Goodbye For Now

IMG_3366

“Eonni aku pulang ya,”sapa Yong Soon pada seniornya sambil menundukkan kepala begitu melintasi mejanya.
“Ah ne,”jawab wanita itu singkat.
Yong Soon berjalan cepat keluar ruangan menuju lift. Dia mengambil ponsel di saku cardigannnya dan mengetik sesuatu di layar ponselnya.

Aku di lift

Yong Soon bergegas masuk ke lift yang pintunya terbuka lalu menekan tombol 1. Sebuah pesan masuk lagi ke ponselnya.

Aku tunggu di depan.

Begitu sampai di lantai 1, Yong Soon dengan setengah berlari segera keluar gedung. Dia takut seseorang yang menunggunya terlihat oleh orang lain. Sebuah mobil hitam tepat berhenti di depan pintu masuk gedung. Seakan sudah tau siapa yang ada di dalam mobil itu, Yong Soon segera menghampirinya. Dia membuka pintu dan masuk ke dalam.
Yong Soon menoleh pada seorang pria disampingnya, dia tersenyum.
“Aku baru saja potong rambut. Bagaimana? Apakah aku terlihat sangat buruk dengan rambut sependek ini?”tanya Pria yang tidak lain adalah Kyuhyun.
Yong Soon menatapnya seksama. Kenapa dia kembali sedih melihat Kyuhyun sudah memangkas habis rambutnya karena besok dia akan segera masuk camp di Nonsan.
Gadis manis itu mengulurkan tangannya ke arah kepala Kyuhyun dan mengelusnya. “Tidak buruk tapi aku akan merindukan rambut sarang lebahmu,”ujar Yong Soon yang membuat Kyuhyun langsung tertawa.
“Jadi mau kemana kita?”tanya Kyuhyun.
“Keluar Seoul….nowon bagaimana?”Yong Soon balik bertanya.
Tadi pagi tiba-tiba Yong Soon ingin pergi berdua saja dengan Kyuhyun semacam kencan. Karena tahu besok Kyuhyun sudah harus berangkat wajib militer dan satu tempat yang dia pikirkan tadi saat di lift adalah tempat Kyuhyun dulu tinggal.
“Call, kau tidak mau makan dulu?”tanya Kyuhyun sambil melihat ponselnya yang sudah menunjukkan pukul 8 malam ini.
“Kita beli makanan ringan saja di GS25 di dekat pertigaan di depan.”jawab Yong Soon.
Kyuhyun melajukan mobilnya dan mengikuti permintaan Yong Soon. Mobil hitam itu berhenti di depan mini market. Yong Soon turun dan membeli beberapa makanan ringan dan juga minuman. Tidak lama dia sudah kembali lagi.
“Apa kita akan menginap?”tanya Kyuhyun ketika Yong Soon memasukkan barang belanjaan ya yang cukup banyak ke belakang mobil.
“Ini untuk besok pagi, aku lupa kalau isi kulkas kita sudah habis karena kau makan sangat banyak akhir-akhir ini,”jawab Yong Soon.
“Kapan lagi aku bisa menghabiskan makanan di rumah? Setelah ini bahkan aku tidak bisa makan masakanmu lagi,”ujar pria itu dengan bibir mengerucut.
Yong Soon mendesah pelan sambil memasang sabuk pengamannya.
“Ya kau benar,”lirih Yong Soon.
Tangan panjang Kyuhyun menjangkau kepala Yong Soon dan mengacak-acak rambutnya.
“Jangan sedih sayang,”ujarnya.
Yong Soon berusaha untuk tidak sedih seminggu ini tapi rasanya dia gagal. Dia menyibukkan dirinya dengan pekerjaan berharap dia akan lupa ternyata tidak,dia malah semakin menghitung hari-hari Kyuhyun yang tersisa bersama dirinya.

**

2 jam kemudian mereka sudah sampai di Nowon.
“Ah aku lapar,”ujar Kyuhyun begitu dia memberhentikan mobil dipinggir jalan. Disamping mereka sebuah ada kedai makanan kecil. Kyuhyun terus merengek sepanjang perjalanan bahwa dia lapar meski Yong Soon sudah menyuapinya makanan yang dia beli tadi.
Yong Soon turun dari mobil lebih dahulu dan berjalan namun langkahnya terhenti ketika tangan Kyuhyun menggenggam tangannya dan menariknya untuk berjalan bersama. Hari sudah larut dan jalanan pun sepi apalagi ini diluar kota. Yong Soon menoleh dan tersenyum pada Kyuhyun dan membalas genggaman tangan Kyuhyun. Hanya waktu-waktu tertentu dia bisa menggandeng tangan Kyuhyun seperti ini.
“Ahjumma aku mau ramyeon dan daging,”ujar Kyuhyun.
“Juga 2 soju ahjumma,”
Kyuhyun langsung menggelengkan kepalanya mendengar perkataan Yong Soon.
“Cola saja ahjumma tidak jadi soju,”
Pemilik kedai itu pun mengangguk dan berlalu.
“Ya!kenapa tidak boleh soju?”tanya Yong Soon kesal.
“Sejak kapan kau jadi menyukai soju Hah? Aku harus menyetir pulang dan aku tidak mau menggendongmu yang mabuk.”terang Kyuhyun.
Yong Soon hanya mengerucutkan bibirnya sebal.
Begitu makanan dihidangkan dihadapan mereka,keduanya larut dengan makanan mereka. Yong Soon dan ramyeon dan Kyuhyun dengan daging. Beberapa kali Yong Soon mengambil daging yang dipanggang menaruhnya diatas selada menambahnya dengan gochujang dan menyuapi Kyuhyun. Keduanya juga tertawa bersama ketika saling menceritakan hal lucu. Ini benar-benar terasa seperti kencan yang sebenarnya bagi Yong Soon meski hanya bisa mereka lakukan di malam hari.
Setelah mengisi perut mereka. Kyuhyun mengajak Yong Soon ke rumah Kyuhyun yang dulu. Kyuhyun lahir dan besar di Nowon sebelum pindah ke Seoul. Keduanya masih bergandengan tangan ketika memasuki jalanan ke rumah Kyuhyun. Hari sudah tengah malam,tidak ada orang lagi dijalan ini. Keduanya berjalan dalam diam.
“Jangan menangis besok,”ujar Kyuhyun.
“Bukannya harusnya kau senang aku menangis besok,itu artinya aku sangat mencintaimu bukan?”
“Kau tidak perlu menangis aku sudah tahu kau sangat mencintaiku.”
“Percaya diri sekali kau,”
“Yong Soon-ah menurutmu kita harus kemana saja tahun ini?”tanya Kyuhyun lagi.
“Aku akan ikut kemanapun kau mengajakku,”
Kyuhyun tertawa. Yong Soon menghentikan langkahnya. Dia berdiri menghadap Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah,cium aku,”pinta Yong Soon tiba-tiba. Kyuhyun membulatkan bola matanya sempurna.
Yong Soon tertawa kecil melihat ekspresi Kyuhyun.
“Kenapa kau diam? Bukannya kau duluan yang selalu minta kucium harusnya senang aku minta kau menciumku sekarang,”
“Tidak…ini aneh,”ujar Kyuhyun yang bingung.
“Aigoo Kyuhyun-ah,aku hanya ingin mencoba bagaimana rasanya berciuman di tengah jalan,lagipula disini sepi dan sudah malam,tidak akan ada yang…”
Ucapan Yong Soon terhenti ketika bibir lembut Kyuhyun menekan bibirnya. Tangan besar Kyuhyun menangkup wajah mungil Yong Soon dan gadis itu tersenyum disela ciuman mereka.

**

Yong Soon tidak mau melepaskan Kyuhyun yang sudah bersiap pergi ke Nonsan pagi ini. Dia merasa tidak rela melepaskan Kyuhyun walaupun hanya untuk satu bulan saja.
“Aigoo Yong Soon-ah,”ibu Kyuhyun tersenyum geli melihat kelakuan menantunya ini.
“Eomoni bisakah aku ikut ke Nonsan dengan Kyuhyun,”pinta Yong Soon dengan muka memelas membuat ayah,ibu,kakak perempuan Kyuhyun dan suaminya tertawa.
“Eomma bisa aku tunda satu tahun lagi,”kali ini Kyuhyun yang berbicara.
“Aigoo kalian ini,sudah-sudah cepatlah berangkat,”ujar kakak Kyuhyun. Ahra.
“Kau benar tidak mau ikut Yong Soon-ah? Kau bisa menunggu di mobil,”ujar ayah Kyuhyun begitu pasangan ini melepas pelukan mereka.
Yong Soon menggeleng. Ayah dan ibu Kyuhyun akan ikut mengantar Kyuhyun ke Nonsan.
“Kabari aku begitu kau sempat,”ujar Yong Soon terakhir kalinya di depan pintu. Kyuhyun mengangguk dan mengecup bibir Yong Soon singkat.
Yong Soon memandangi tubuh Kyuhyun yang sudah menghilang ke dalam mobil. Ahra menepuk bahunya.
“Kau mau menginap di tempatku? Kau pasti kesepian di apartemen kan hm?”
Yong Soon tersenyum kecil.
“Eonni kau meledekku,”
“Kyuhyun akan baik-baik saja Yong Soon-ah jangan dipikirkan mengerti?”
Yong Soon mengangguk dan tersenyum pada Kakak Kyuhyun yang merangkul bahunya. Iya Kyuhyun akan baik-baik saja. Lagipula ini hanya sebulan saja kan.

Advertisements

Sad

Kyuhyun baru saja menyelesaikan fanmeeting terakhirnya dua jam yang lalu. Kini pria itu bersama keluarganya tengah makan malam di Mom house,penginapan milik keluarga Kyuhyun. Yong Soon yang juga datang ke acara fanmeeting Kyuhyun juga ikut makan malam bersama. Gadis manis itu duduk disamping Kyuhyun, Ahra, kakak Kyuhyun mengajaknya berbicara sepanjang acara makan malam membuat Kyuhyun tampak sedikit sebal karena kakaknya itu memonopoli istrinya. Padahal dia baru pulang beberapa hari yang lalu dari Vietnam setelah 10 hari disana,menyelesaikan beberapa shooting terakhir untuk singlenya lalu lanjut dengan fanmeeting tadi. Dia bahkan belum berbicara banyak dengan Yong Soon,padahal beberapa hari lagi dia akan segera pergi wajib militer dan sekarang sepanjang acara makan malam kakaknya lah yang berbicara dengan Yong Soon.
“Hati-hati sayang,menginaplah disini sesekali Yong Soon-ah kalau kau kesepian di apartemen,”ujar ibu Kyuhyun sambil memeluk Yong Soon ketika mengantar kedua anaknya ini yang hendak pulang.
“Nde eomonim,kami pulang dulu,”pamit Yong Soon setelahnya berjalan ke arah mobil mereka.
Saat Kyuhyun hendak membuka pintu mobil, Yong Soon menengadahkan tangannya dihadapan Kyuhyun.
“Aku saja yang menyetir,”ujarnya meminta kunci mobil.”Kau tadi minum kan,”lanjut Yong Soon ketika Kyuhyun belum juga menyerahkan kuncinya.
“Baiklah,”ucap Kyuhyun seraya menyerahkan kunci mobil hitam ini.
Kyuhyun kini duduk disamping Yong Soon yang tengah menyetir. Sesekali dia melirik istrinya ini. Dia ingin mengajak berbicara gadis ini tapi sepertinya Yong Soon sangat fokus dengan jalanan di depannya.
“Yong Soon-ah,”panggil Kyuhyun pada akhirnya.
Yong Soon menggumam pelan dengan mata yang masih menatap jalan.
“Aku pernah cerita kan kalau aku pernah mengantar temanku masuk camp,”
Yong Soon menggumam sebagai tanggapan.
“Kau tahu dia putus dengan pacaranya,”lanjut Kyuhyun.
“Lalu?”tanya Yong Soon yang akhirnya bersuara meski dia masih menatap jalan.
“Aku takut akan seperti itu juga,”ujar Kyuhyun.
“Kau tidak punya pacara Kyu,”Yong Soon menoleh pada Kyuhyun sedetik sebelum kembali memandang lurus.
“Eoh tapi aku punya kau,”
“Dan aku tidak akan segila itu untuk meninggalkanmu,”Yong Soon kembali menoleh pada Kyuhyun.
“Benarkah?”tanya Kyuhyun menuntut. Dia bahkan memiringkan kepalanya kearah Yong Soon.
“Cho Kyuhyun,kau pikir hubungan kita semudah sepasang kekasih,aku istrimu,mana mungkin aku meninggalkanmu hanya karena kau pergi wajib militer.”kini Yong Soon berbicara namun tanpa menoleh.
Kyuhyun tersenyum lebar mendengar jawaban Yong Soon.
“Baru kali ini aku mendengar kau menyebut dirimu istriku,”ujar Kyuhyun lalu tertawa pelan sementara Yong Soon hanya tersenyum.

**

Yong Soon tiba-tiba memberhentikan mobilnya dipinggir jalan. Kyuhyun terlihat bingung.
“Aku ingin membeli tteokboki dulu,”ujar Yong Soon seraya keluar mobil.
Kyuhyun berdecak pelan. Gadis itu belum kenyang rupanya,padahal dia sudah makan banyak sekali tadi. Pikir Kyuhyun.
Yong Soon kembali ke mobil tidak lama kemudian. Dia menyerahkan bungkusan tteokboki itu pada Kyuhyun.
“Jangan dimakan!”ujar Yong Soon.
Yong Soon yang dulu biasa saja dengan tteokboki kini sangat menggemarinya,apalagi kalau bukan karena Kyuhyun. Tteokboki makanan favorit Kyuhyun yang kini juga menjadi makanan favorit Yong Soon.
Kyuhyun tersenyum jahil dan malah membuka tempat tteokboki itu.
“Ya!Cho Kyuhyun kau mau mati Hah!”seru Yong Soon.
Kyuhyun tertawa sambil menyandarkan tubuhnya ke jok mobil.
“Kau benar-benar sangat menyukaiku bahkan kau menyukai tteokboki sekarang,”
Yong Soon hanya mendesah pelan. Terserah pria itu mau berkata apa dia tidak peduli.
Begitu sampai di parkiran apartemen mereka. Yong Soon berjalan lebih dahulu menuju lift meninggalkan Kyuhyun. Pria chubby itu segera mengejar Yong Soon.
“Ya berjalanlah bersamaku,”ujarnya ketika sudah bisa menyamakan langkah kakinya dengan istrinya.
“Kalau ada yang melihat bagaimana?”ujar Yong Soon seraya masuk ke dalam lift yang untungnya sudah kosong karena sudah lewat tengah malam.
Kyuhyun mengikutinya kemudian.
“Yong Soon-ah,besok aku akan bertemu hyungdeul di SUM, kau mau ikut?”tawar Kyuhyun.
“Seperti aku bisa ikut saja, tidak,aku ada janji dengan Yeon Ji,”jawab Yong Soon.
“Baiklah, aku akan menjemputmu setelahnya,”
Yong Soon hanya menggumam sebagai jawaban. Gadis itu keluar lift lebih dulu diikuti Kyuhyun dibelakangnya.
Kyuhyun dan Yong Soon kini tengah menghabiskan tteokboki yang dibeli mereka tadi namun tidak ada percakapan di antara mereka. Kyuhyun merasa aneh dengan istrinya yang tampak tidak seperti biasanya sejak tadi lebih tepatnya setelah pulang makan malam. Meski Yong Soon berbicara biasa padanya dan menjawab semua pertanyaannya dan juga menanggapi candaannya tapi ada sesuatu yang berbeda dari Yong Soon.

**

Kyuhyun mengamati wajah istrinya yang tengah tertidur Dihadapannya. Dia tersenyum mengamati wajah gadis yang sangat dicintainya,gadis yang selama tiga tahun ini selalu menjadi yang pertama dia lihat di pagi hari meski tidak setiap hari. Hari-hari dimana paginya tidak melihat wajah Yong Soon adalah hari yang paling tidak disukainya. Dia sangat bersyukur bisa bertemu gadis seperti Yong Soon. Gadis yang mandiri,kuat,berani namun terkadang kerasa kepala. Kyuhyun merasa dirinya belum bisa menjadi seorang suami yang baik untuk Yong Soon, dia belum bisa menjaganya dengan baik, berada disisinha setiap saat,tidak seperti suami yang lain. Tapi gadis ini tidak pernah mengeluh, saat dia harus selalu sendiri di apartemennya dia tidak akan pernah bilang pada Kyuhyun jika dia kesepian. Saat harinya buruk pun dia akan tetap bertanya lebih dulu bagaimana hari Kyuhyun hari itu. Dia juga tidak pernah sekalipun mengeluh bahwa dia tidak akan pernah bisa menggenggam tangan Kyuhyun di tempat umum.
Kyuhyun mengelus kepala Yong Soon penuh sayang. Dan bahkan disaat beberapa hari lagi Kyuhyun akan pergi, Yong Soon tidak memintanya untuk selalu berada disampingnya,dia berperilaku seakan Kyuhyun hanya akan pergi shooting seperti biasanya. Walaupun setelah sebulan mereka akan lebih sering bertemu tapi tetap saja bagi Kyuhyun berat. Setelah mereka pernah dua bulan lebih tidak bertemu,berpisah beberapa hari pun terasa sangat berat. Kyuhyun ingin segera sebulan ini segera berlalu, ketika dia mulai menjalani pelayan publiknya dia bisa setiap hari bertemu Yong Soon. Saat pagi hari membuka mata, mungkin makan siang bersama, mereka akan sampai di rumah bersama dan akan tidur di waktu yang sama. Dua tahun ini dia akan menghabiskan banyak waktu dengan Yong Soon. Dia akan menjadi suami yang baik untuk gadis ini. Kyuhyun mencium kening Yong Soon perlahan agar tidak membangunkannya.
“Maaf aku belum bisa menjadi suami yang baik untukmu,tapi aku janji dua tahun ke depan aku akan selalu bersamamu,disampingmu,lirih Kyuhyun.
Pria itu beranjak dari tempat tidurnya dan keluar kamar.
Yong Soon membuka matanya perlahan. Dia tidak tidur sejak Kyuhyun mulai menatapnya. Gadis berambut pendek itu mendesah pelan.
“Kenapa jadi sedih ya?”lirih Yong Soon.

**

Kyuhyun mengambil ponselnya diatas meja dan tersenyum begitu membaca pesan singkat yang masuk ke ponselnya. Saat ini dia baru saja makan bersama member Super Junior yang lain.
“Hyung aku pulang duluan ya,”ujarnya seketika.
Heechul yang duduk Disampingnya langsung menoleh. Semua juga langsung menatap Kyuhyun.
“Aku harus menjemput Yong Soon,”ujar Kyuhyun menjadi jawaban atas muka-muka penuh pertanyaan Dihadapannya.
“Oh baiklah, kenapa kau tidak mengajaknya makan bersama kami tadi?”tanya Leeteuk yang duduk dihadapan Kyuhyun.
“Dia ada janji dengan Yeon Ji,”jawab Kyuhyun sambil melirik Yesung yang tampak acuh.
Kyuhyun berdiri dari duduknya.
“Kyuhyun-ah katakan pada Yong Soon untuk membalas pesan-pesanku kalau tidak aku akan mencekiknya saat bertemu dengannya,”ujar Heechul menahan tangan Kyuhyun sebelum pergi.
Kyuhyun tertawa,”Nde Hyung, dia sangat sibuk sekarang ini,”
“Aku tidak peduli,katakan padanya.”
Kyuhyun mengangguk terakhir kalinya sebelum berpamitan pada yang lain.
“Sampaikan salamku pada Yong Soon,”ujar Leeteuk.
“Aku juga,”Donghae pun ikut berkata.
Dan pada akhirnya semuanya mengatakan hal yang sama.
“Ya ya aku akan sampaikan padanya, ck,”

**

“Jadi bagaimana perasaanmu sebentar lagi Kyuhyun akan pergi?”tanya Yeon Ji sambil menyeruput jus grapefruitnya.
Setelah mengantar Yeon Ji berbelanja,keduanya duduk di sebuah cafe di daerah garosugil.
“Kau orang kesekian yang bertanya seperti itu padaku Yeon Ji-ya, apa yang harus aku rasakan toh selama dua tahun dia tetap akan ada bersamaku.”jawab Yong Soon sambil menghabiskan jus mangganya.
“Iya aku tahu tapi tetap saja kan selama sebulan dia akan pergi, memangnya kau tidak sedih?”tanya Yeon Ji lagi.
“Untuk apa sedih, aku tidak mengerti kenapa aku harus merasa sedih lagipula itu hanya sebulan bahkan aku pernah tidak bertemu dengannya berbulan-bulan,”
Yeon Ji menaikkan alisnya,”Aku mengerti tapi kan saat itu kau sedang kesal dengannya tidak melihat wajahnya mungkin malah menyenangkan tapi sekarang kan lain kau tidak sedang kesal dengannya,”
Yong Soon malah tertawa pelan,”Yeon Ji-ya apa sebenarnya kau sedang mengatakan bahwa kau lah yang sedih saat Yesung oppa pergi wajib militer saat itu.”
Yeon Ji langsung menggeleng cepat.”Tidak mana mungkin aku sedih,saat itu kami sudah putus,”
Yong Soon hanya tertawa menanggapinya.
“Kalau kau merasa kesepian saat Kyuhyun pergi menginaplah ditempatku,”ujar Yeon Ji sambil tersenyum.

**
“Kau sendirian gadis manis?”Kyuhyun duduk disamping seorang gadis berambut pendek dengan bomber merah dan jeans serta sepatu sneakers. Tidak akan ada yang mengira gadis ini sudah berusia 25 tahun dari wajahnya yang kecil dan tubuhnya yang mungil.
Yong Soon menoleh pada Kyuhyun. “Kau sudah seperti ahjussi mesum Kyu,”ucap Yong Soon yang membuat Kyuhyun memasang wajah kesal.
Yong Soon tadi meminta Kyuhyun untuk menjemputnya di Banpo Bridge. Setelah bertemu Yeon Ji dia malah meminta Kyuhyun untuk menjemputnya disini. Untunglah hari ini tidak begitu ramai dan karena dipinggir sungai ini sedikit gelap, kemungkinan Kyuhyun untuk dikenali sangatlah minim.
“Hmm bagaimana kalau kita makan di tempat nenek, sepertinya sudah lama kita tidak makan berdua disana,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun mengangguk,”Ide bagus,ayo!”ucap Kyuhyun sambil berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Yong Soon berdiri namun gadis itu tidak mengambil tangan Kyuhyun dan langsung berdiri. Meski tidak ada yang mengenali Kyuhyun yang kini memakai topi yang menutupi setengah wajahnya dan juga jaket tapi tetap saja mereka harus hati-hatikan.
Kyuhyun berjalan dibelakang Yong Soon menuju mobilnya.
“Halmoni kami datang,”ujar Yong Soon begitu masuk kedai makan yang hanya ada beberapa pengunjung yang kesemuanya orang tua.
Kyuhyun melepas topinya. Di tempat ini dia bisa lebih leluasa karena tidak banyak yang tahu kedai makan ini dan kalaupun ada pengunjung yang datang,mereka tidak ada yang mengenali Kyuhyun bahkan saat pertama datang Halmoni pemilik kedai ini pun tidak mengenali Kyuhyun.
“Aigoo,kalian datang berdua kali ini,duduklah,”ujar Halmoni pemilik kedai ini dan menyuruh mereka berdua duduk di salah satu meja disana.
“Aku mau Udon dan 2 soju Halmoni,”ucap Yong Soon.
Kyuhyun mendelik tajam pada Yong Soon ketika gadis itu mengatakan soju.
“Karena aku bersamamu aku boleh mabuk kan Kyu,”Yong Soon memamerkan senyum termanisnya.
Kyuhyun mendesah pelan,”Aku sama dengan Yong Soon Halmoni,”
Nenek itu tersenyum dan mengangguk sebelum berlalu menyiapkan pesanan mereka.
“Saat kau tidak bersamaku kenapa kau pernah mabuk hm?”tanya Kyuhyun sambil menuangkan air putih ke gelas dan menyerahkannya pada Yong Soon.
“Aku kan sudah minta maaf untuk yang itu,”jawab Yong Soon.
“Si Joo Hyun itu masih sering mendekatimu?”tanya Kyuhyun lagi dengan nada tidak suka.
“Tentu saja dia kan rekan kerjaku, jangan pernah cemburu padanya,kau seperti anak kecil saja,”ucap Kyuhyun.
Pesanan mereka datang. Yong Soon membuka botol soju dan menuangkannya ke gelas lalu menyerahkannya pada Kyuhyun. Lalu dia menuang lagi pada gelas yang lain. Dia mengangkat gelas miliknya yang sudah berisi soju lalu menempelkannya pada gelas Kyuhyun.
“Chan,bersulang.”seru Yong Soon lalu meneguk habis soju digelasnya. Dia meringis pelan merasakan rasa pahit yang menyentuh tenggorokannya.
“Kau ingin agar aku menggendongmu saat pulang hm?”
Yong Soon menuang lagi soju digelasnya dan mengangguk mantap,”Kapan lagi aku bisa merepotkanmu,”gadis itu menjulurkan lidahnya sebelum kembali meneguk habis gelas keduanya.

**

“Dia mabuk?”tanya nenek pemilik kedai menghampiri mereka berdua.
Yong Soon sudah menaruh wajahnya dia meja, matanya terpejam. Dia mabuk.
“Eoh bahkan setengah botol saja belum,”ujar Kyuhyun menunjukkan botol dihadapan Yong Soon.
“Gadis ini benar-benar ingin mendapat perhatianmu rupanya,selama dia datang sendiri kesini dia selalu bilang kau terlalu sibuk,tidak memperhatikannya dan dia akan terus mengoceh padaku sampai dia akan meminta tambahan Udon,”terang nenek pemilik kedai ini.
“Benarkah?”tanya Kyuhyun tidak percaya seraya berusaha menegakkan tubuh Yong Soon.
“Iya, tapi dia mengatakannya dengan muka bercanda bukan kesal. Dia selalu bilang dia adalah gadis paling kesepian meski sudah memiliki suami. Dasar gadis ini,”nenek itu tertawa pelan. Kyuhyun jadi tersenyum,dia pikir Yong Soon kesal karena selalu ditinggal olehnya.
“Aku akan mulai wajib militer Halmoni minggu depan,”ucap Kyuhyun.
“Oh ya? Bagus sekali,”
“Iya tapi bukan sebagai tentara aktif hanya sebagai pelayan publik,kesehatanku tidak memungkinkan aku menjadi tentara aktif,”terang Kyuhyun.
“Yah tidak apa-apa yang jelas kau sudah berbakti pada negaramu,”ujar nenek sambil menepuk bahu Kyuhyun.
Kyuhyun lalu menggendong Yong Soon yang sudah tidak sadar itu.
“Sering-seringlah datang kemari,setiap akhir pekan bersama Yong Soon, dia pasti akan sangat senang.”
Kyuhyun tersenyum dan mengangguk sebelum berpamitan pada nenek. Dia menggendong Yong Soon sampai ke mobil mengenakan sabuk pengaman pada gadis itu.
Bahkan ketika sudah sampai di apartemen Kyuhyun tidak membangunkan Yong Soon dan kembali menggendong gadis itu. Ada beberapa orang yang memperhatikan tapi Kyuhyun tampak tidak terganggu. Orang-orang ini sudah tau mereka tinggal disini seharusnya mereka tidak akan berbicara pada orang luar.
Kyuhyun meletakkan tubuh Yong Soon perlahan di tempat tidur.
“Eung Kyu,”gumam Yong Soon sambil membuka matanya perlahan. Dia menyentuh keningnya.
“Ini akibatnya sudah tau tidak bisa minum,”ujar Kyuhyun.
Yong Soon malah tersenyum.”Kapan terakhir kali aku mabuk saat bersamamu?rasanya sudah lama sekali kan,”
“Aku ambilkan minum dulu,”ujar Kyuhyun beranjak keluar kamar.
Kyuhyun kembali kamar tidak lama kemudian,memberikan segelas air pada Yong Soon yang duduk bersandar pada kepala tempat tidur. Gadis itu meminumnya dalam sekali teguk.
“Yong Soon-ah kalau kau kesepian menginaplah di tempat eomma,”ujar Kyuhyun tiba-tiba. Yong Soon menatapnya aneh.
“Kenapa hari ini orang-orang selalu berkata aku kesepian? Tidak Kyu aku baik-baik saja jangan mencemaskan aku seperti yang lain, mengerti? Seperti aku tidak pernah ditinggal olehmu saja,”jawab Yong Soon.
“Tapi aku..”ucapan Kyuhyun terpotong begitu Yong Soon memeluk tubuh tinggi itu. Dia menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun.
“Biarkan aku tidur kepalaku sangat pusing,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun menyentil dahi Yong Soon.”Ini karena kau sok ingin minum soju,”
Yong Soon tersenyum.”Aku akan kehilangan bantalku selama sebulan,”
Kyuhyun hanya tertawa pelan.”Aku akan Merindukanmu,”
“Harus,”
“Yong Soon-ah kau masih ingat aku pernah marah padamu karena kau tidak pernah bilang padaku saat kau sakit atau apapun,jika aku sudah masuk camp setiap kali aku meneleponmu kau harus bercerita apapun mengerti?”
Yong Soon hanya mengangguk dalam pelukan Kyuhyun.
Tiba-tiba Kyuhyun merasakan tubuh Yong Soon bergetar. Kyuhyun menepuk bahu istrinya.
“Yong Soon-ah kau menangis?”tanya Kyuhyun.
Yong Soon menggeleng. Kyuhyun lalu melepaskan pelukannya dan menegakkan tubuh gadis itu.
Kyuhyun kaget begitu melihat wajah Yong Soon dengan air mata yang mengalir dari sudut matanya. Dia tidak menyangka Yong Soon akan menangis. Kyuhyun tidak pernah melihat gadis ini menangis sekalipun selama ini,gadis yang selalu kuat begitu Yong Soon bagi Kyuhyun. Namun kali ini dia melihat istrinya itu menangis. Yong Soon mengusap matanya.
“Jangan melihatku,”ujarnya.
Kyuhyun langsung menarik Yong Soon kedalam pelukannya lagi. Dia mengusap punggung istrinya itu perlahan.
“Jangan menangis Yong Soon-ah bukankah kau bilang ini hanya sebulan bahkan kita pernah berpisah lebih lama dari itu,apakah kau menangis seperti ini juga?”
“Saat itu kita sedang bertengkar tentu saja aku tidak menangis sekarang kan kita tidak sedang bertengkar,”jawab Yong Soon.
“Aku akan menghubungimu setiap hari,kau pun akan mengunjungiku setiap minggu dan setelah sebulan kita akan selalu bersama. Ingat kan rencana yg sudah kita buat setiap harinya. Kita akan menghabiskan waktu lebih banyak berdua dan aku akan menjadi suami yang baik untukmu yang selalu ada untukmu dan selalu disampingmu, terdengar sangat menyenangkan bukan. Jadi jangan terlalu dipikirkan apa yang akan kita lewati sebulan kedepan nanti pikirkanlah apa yang bisa kita lakukan setelah sebulan nanti,”
Kyuhyun mengakhiri ucapannya dengan mengecup kening Yong Soon. Lalu mengusap pipi Yong Soon yang basah karena air matanya dan terakhir mengecup singkat bibir Yong Soon.

센치해

“Semuanya sudah kau bawa kan?”tanya Yong Soon pada Kyuhyun ketika mengantarnya sampa di depan pintu apartemen mereka. Hari ini Kyuhyun akan pergi selama 10 hari untuk shooting variety show New Journey To The West 4.
Kyuhyun mengangguk mantap dengan kaus putih yang dipadukan dengan kemeja biru serta tas punggung hitam. Pria tinggi itu lebih tampak seperti anak kecil yang akan pergi karya wisata.
“Kau bilang akan ke India tapi ternyata ke Vietnam, kau membohongiku,”Yong Soon mencubit pipi Kyuhyun gemas. Sebelumnya Kyuhyun bilang dia akan ke India selama 10 hari tapi tadi ketika sarapan pria itu mengaku kalau sebenarnya dia akan pergi ke Vietnam bukan India.
Kyuhyun mengaduh dan mengusap pipi chubby nya. Dia tersenyum bersalah.
“Na PD menyuruhku untuk tidak boleh bilang siapa-siapa kalau kami akan ke Vietnam,”ujar Kyuhyun.
“Bahkan pada seorang istri yang tidak diketahui ini,”
Kyuhyun langsung memeluk tubuh mungil Yong Soon.”Maaf…aku tidak bermaksud seperti itu,”
Yong Soon mendesah pelan.
“Aku merindukanmu,”ucapnya sambil membenamkan wajahnya di dada Kyuhyun. Menghirup aroma tubuh Kyuhyun yang sangat disukainya. Kyuhyun memakai parfum favorit Yong Soon hari ini. Campuran Aquatic-Citrus dengan hint musk. Dia akan sangat merindukan aroma Kyuhyun sampai 10 hari ke depan.
“Aku belum pergi dari hadapanmu dan kau sudah Merindukanku..apakah kau sakit Yong Soon-ah?”tanya Kyuhyun sambil terkekeh pelan. Dia merasa lucu dengan tingkah Yong Soon sejak kemarin. Dia seperti tidak rela Kyuhyun pergi dan hal ini sangat tidak biasa. Gadis yang biasanya cuek ini tiba-tiba berubah menjadi sangat sensitif.
Yong Soon menegakkan tubuhnya dan memukul dada Kyuhyun.”Isshh kau menyebalkan Cho!”
Kyuhyun kini malah tertawa,dia kembali membawa Yong Soon kedalam pelukannya dan memeluknya dengan erat.
“Aku juga akan sangat Merindukanmu Yong Soon-ah. Bagaimana kalau aku bilang aku sakit dan tidak bisa ikut mereka ke Vietnam?”ujar Kyuhyun.
Yong Soon tertawa pelan.”Eoh, coba saja katakan itu pada mereka.”
Tiba-tiba ponsel Kyuhyun bergetar disakunya. Yong Soon melepas pelukan Kyuhyun seakan mengerti ponsel Kyuhyun yang berbunyi menandakan bahwa pria itu harus segera pergi.
“Selamat tinggal, hati-hati. Kabari aku jika kau sudah mau berangkat dan jika sudah sampai. Oiya jangan lupa mengabari aku juga selama disana. Jaga kesehatanmu dan juga jangan memaksakan dirimu dan…”
Ucapan Yong Soon terhenti ketika bibir Kyuhyun menyentuh bibirnya. Yong Soon menarik leher Kyuhyun dan mengalungkan tangannya disana sebelum membalas ciuman Kyuhyun.
“Pergilah,”ujar Yong Soon setelah melepaskan ciuman mereka. Tangan Yong Soon bergerak merapikan rambut Kyuhyun.
“Eoh, hati-hati di apartemen sendirian. Kalau kau kesepian menginaplah di tempat eomma,”ucap Kyuhyun.
“Seperti aku tidak pernah sendirian saja di apartemen, aku tidak mau merepotkan eomonim dengan menginap ditempatnya. Sudah sana pergi sebelum aku berubah pikiran dan menyekapmu,”ujar Yong Soon sambil menyuruh Kyuhyun berbalik dan mendorong tubuh tinggi itu.
“Ya! Kau mengusirku eoh,”ujar Kyuhyun tidak suka. Sambil berbalik.
“Bye Bye bayi besarku,”Yong Soon kembali menyuruh Kyuhyun berbalik dan menepuk pantat pria itu.
“Cho Yong-…”baru Kyuhyun akan berbalik tapi Yong Soon sudah masuk ke dalam apartemen dan hanya melongokkan kepalanya saja dibalik pintu.
Yong Soon melambaikan tangannya.”Jangan lupa sampaikan salamku pada Mino ya, katakan padanya terima kasih sudah memberikanku album winner dengan tanda tangan mereka dan jaga baik-baik Mino-ku,”
Wajah mungil itu sudah lenyap dibalik pintu bahkan sebelum Kyuhyun mengucapkan sesuatu. Akhirnya pria itu hanya bisa menggerutu.
“Mino-ku? Huh apa maksudnya itu. Tsk. Gadis itu belum berubah masih saja mencari pria-pria lain untuk membuatku cemburu, harusnya aku tidak mau ketika diminta mengenalkannya pada Mino. Apa-apaan itu menyuruhku untuk menjaga Mino,”
Kyuhyun terus menggerutu bahkan sampai masuk ke dalam lift.

000

Ponsel Yong Soon berbunyi diatas meja disamping tempat tidur. Gadis manis yang tengah memindahkan buku-bukunya ke rak bergegas mengambil ponselnya itu dan menempelkan ke telinganya.

“Ya,ada apa?”tanyanya tanpa basa-basi karena dia sudah tahu siapa yang dengan menghubunginya saat ini. Tidak lain adalah Kyuhyun.

“Kau belum tidur?”tanya suara bass diseberang telepon.

“Belum,kau belum tidur?”tanya Yong Soon balik seraya menghampiri rak bukunya dengan dua buah buku ditangannya,menaruhnya ditempat kosong di rak buku tersebut.

“Aku baru saja minum dengan teman-temanku,”jawab Kyuhyun.

“Liburanmu menyenangkan?”tanya Yong Soon lagi.

“Eung..tapi aku Merindukanmu,”

Yong Soon hanya tersenyum.

“Kenapa kau tidak ikut saja denganku? Jadi aku tidak kesepian dan Merindukanmu seperti ini,”

Yong soon berdecak pelan,”Aku tidak bisa Kyu,kau tahu Pekerjaanku sedang banyak-banyaknya sekarang dan aku sudah terlalu banyak ijin kemarin ketika menemanimu konser.”

Kyuhyun hanya menggumam pelan.

“Nikmati liburanmu bersama teman-temanmu. Jarang-jarang kau bisa melakukan ini kan,”

Lagi-lagi Kyuhyun hanya menggumam.

“Kita hanya punya waktu 25 hari bersama dan 10 hari malah akan aku habiskan berpisah denganmu lagi,”ujar Kyuhyun dengan nada sedih.

Yong Soon memutar bola matanya. Kyuhyun kembali mengatakan seperti ini semenjak dia tahu tanggal masuk camp-nya mendadak dia semakin melankolis membuat Yong Soon sebal.

“Kau tidak bermaksud memintaku menemanimu ke India kan? Aku bisa dipecat pergi sepuluh hari seperti itu,”

“Bagus kalau begitu,”

“YA Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun terdiam.

“Kita makan siang bersama ketika kau pulang dari Jeju OK?”

Tidak ada jawaban dari Kyuhyun.

“Oh Ayolah Kyu apa lagi yang kau inginkan,aku sudah berjanji akan mengunjungi mu setiap minggu saat kau di camp,lagipula hanya sebulan Kyu.”

Yong Soon tahu Kyuhyun menjadi semakin murung akhir-akhir ini karena waktu masuk camp-nya sebentar lagi. Pasti berat baginya yang sudah puluhan tahun selalu di depan kamera mendadak selama dua tahun tidak akan terlihat lagi.

“Kyuhyun-ah semuanya juga harus melewati kondisi ini. Tidak apa mungkin sekarang kau takut tapi tenang aku akan selalu ada Disampingmu menyemangatimu dan semuanya akan terasa cepat berlalu. Jadi tidurlah ini sudah malam,”

Kyuhyun hanya menjawab dengan gumaman. Yong Soon mendesah pelan.

“Nikmati liburanmu Kyuhyun-ah, aku mencintaimu,”

Yong Soon memutuskan sambungan telepon dan mendesah pelan. Kyuhyun yang kekanak-kan akan sedang muncul sepertinya.

Tiba-tiba sebuah pesan masuk.

 

‘Kau lupa ciumannya,’

 

“Dasar bayi besar,”

 

 

When?

Kyuhyun baru saja menyelesaikan rangkaian konser solonya di Seoul. Keluarga Kyuhyun mengadakan acara makan malam. Ayah dan ibu Yong Soon datang dari Inggris untuk menonton konser menantunya dan kini mereka juga sudah berkumpul di rumah Kyuhyun. Ada Ahra juga suaminya yang ikut datang. Kini mereka berkumpul di depan sebuah meja ,tampak Kyuhyun berbicara santai dengan ayah Yong Soon Disampingnya sementara Yong Soon dan Ahra mulai meletakkan makanan ke meja dan menyusunnya.
Bel rumah Kyuhyun berbunyi. Ayah Kyuhyun tampak berdiri untuk melihat siapa yang datang.
“Haraboji..,”terdengar suara cempreng khas anak-anak begitu ayah Kyuhyun sampai di depan pintu. Seorang anak laki-laki bermata cokelat bening dengan rambut ikal cokelat berlari menghambur ke arahnya. Usianya mungkin sekitar 3 tahun. Tuan Cho langsung mengangkat tubuh anak laki-laki itu.
“Aigoo Danny-ya kau sudah semakin besar,”ujarnya pada anak laki-laki yang bernama Danny itu.
Seorang wanita berambut merah yang masuk belakangan langsung membungkuk.”Annyeonghaseyo ahjussi,apa kabar?”tanyanya.
Tuan Cho menurunkan tubuh Danny dan tersenyum pada wanita itu.”Baik Jenny-ya bagaimana kabarmu? Ayo masuk.”
“Mom aku masuk duluan,”Danny langsung berlari masuk ke dalam rumah.
“Jangan lupa memberi salam,”ujar Jenny ibu dari anak laki-laki tadi.
“Aku sangat baik ahjussi,ini aku membelikan buah tadi,”ujar Jenny lagi seraya memberikan tas kertas yang berisi buah pada Tuan Cho dan mereka pun masuk ke dalam rumah.
“Annyeonghaseyo!”sampai dihadapan orang-orang Danny membungkukkan kepalanya. Kelima orang yang berada di ruangan itu tampak terkejut melihat kedatangan Danny.
“Haraboji..” laki-laki kecil itu menghampiri ayah Yong Soon dan mencium pipinya sekilas.
“Halmoni..,”kali ini da menghampiri ibu Yong Soon.
“Halmoni..”lanjut menghampiri ibu Kyuhyun.
“Samchon..”ujarnya kini pada kakak ipar Kyuhyun.”
“Uncle….”anak laki-laki itu lalu menghampiri Kyuhyun dengan wajah sangat senang dan langsung memeluk leher pria tinggi itu. Paman kesukaan Danny. Begitulah Kyuhyun bagi Danny.
“Apa kabar pangeran kecil,”ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambut Danny yang kini sudah duduk dipangkuannya. Danny mengangguk kencang sebagai jawaban. Kyuhyun tersenyum sambil mencubit pipi Danny yang menurutnya sangat menggemaskan itu.
“Dimana aunty?”tanya Danny mencari sosok favoritnya satu lagi. Yong Soon.
Tidak lama Yong Soon keluar dari dapur membawa semangkuk sup ditangannya. Dia terlihat senang melihat Danny juga datang.
“Aunty..,”ujar Danny begitu menangkap sosok Yong Soon.
Gadis itu menaruh sup diatas meja lalu menggapai lengan Danny yang meminta untuk dipeluk.
“You look so tall since the Last time i met you,”ucap Yong Soon yang selalu menggunakan bahasa Inggris jika berbicara pada Danny.
“I will grow tall just like Kyuhyun uncle,”jawabnya sambil kembali meminta untuk duduk dipangkuan Kyuhyun.
“Imo,”Danny melambaikan tangannya pada Ahra yang meletakkan sepiring seafood diatas meja.
“Aigoo Danny,kau datang hm?”Ahra mengusap kepala anak kecil yang manis itu.
Kehadiran Danny di tengah-tengah mereka membuat suasana semakin ramai karena laki-laki kecil itu tidak berhenti berbicara membuat yang lain tertawa.

**

“Lihatlah istrimu Kyuhyun-ah, dia sudah tertidur pulas,”ujar Ibu Yong Soon sambil melirik putri semata wayangnya yang tertidur pulas di dalam mobil.
Setelah acara makan malam, ayah dan ibu Yong Soon ikut pulang bersama Kyuhyun karena mereka akan menginap di apartemennya.
Kyuhyun hanya terkekeh pelan lalu melirik ke kaca spion, melirik Yong Soon yang memang sudah tertidur.
“Akhir-akhir ini kerjaannya sangat banyak,dia menjadi sangat lelah sepertinya,”lanjut Kyuhyun.
“Setelah ini kau tidak ada jadwal lagi?”tanya Ayah Yong Soon yang duduk disamping Kyuhyun yang meyerir mobil.
“Masih ada abonim, ada beberapa taping yang harus aku lakukan,”jawab Kyuhyun sambil tersenyum pada ayah mertuanya itu.
“Jaga kesehatanmu Kyuhyun-ah,kau membuat eomonim khawatir dengan begitu padatnya jadwal konsermu dua bulan kemarin.”kali ini ibu Yong Soon yang berbicara.
“Nde eomonim tentu saja, terima kasih sudah mengkhawatirkanku,”balas Kyuhyun.
“Mintalah Yong Soon untuk memasak yang banyak,”lanjut ibu Yong Soon.
Kyuhyun tertawa pelan dan menganggukkan kepalanya,”Nde eommonim,”

**
Ibu Yong Soon mengguncang bahu putrinya begitu mereka sudah sampai di parkiran apartemen Yong Soon. Gadis berambut pendek itu membuka matanya malas.
Dia pun turun dari mobil dengan mata setengah terbuka. Dia akui minggu ini rasanya dia lelah sekali,pekerjaannya seakan tidak berhenti datang. Sebenarnya akhir pekan ini dia hanya ingin istirahat di apartemennya tapi Kyuhyun akan konser dan tidak mungkin dia tidak datang ke konser solo terakhir suaminya itu. Ditambah orang tuanya datang dan ada makan malam dengan orang tua Kyuhyun juga.
“Berhentilah bekerja kalau kau jadi kelelahan seperti ini,”ucap ibu Yong Soon pada anaknya ketika mereka di dalam lift.
Yong Soon yang menyenderkan kepalanya di dinding lift hanya menatap malas ibunya.
“Lagipula Kyuhyun sudah memintamu berhenti bekerja kan?”lanjut ibu Yong Soon.
“Nde eomonim Yong Soon sangat keras kepala,tolong nasehati dia eomonim,”ucap Kyuhyun yang sukses mendapat tatapan tajam dari Yong Soon. Pengadu. Pikir Yong Soon.
“Benar kau ini keras kepala sekali sama seperti ayahmu, sudahlah berhenti bekerja dan rencanakan kehamilanmu,”
“Eomma!”Yong Soon langsung memotong ucapan ibunya. Topik itu lagi.
“Wae? Ibu benar kan? Kapan kalian akan memberikanku cucu? Memangnya kau tidak mau memiliki anak Yong Soon-ah,”
Yong Soon mendesah pelan. Kyuhyun yang berdiri di depan ibu Yong Soon tidak berani melirik kebelakang lagi. Tidak mau ikut campur.Sementara ayah Yong Soon yang berdiri disamping Kyuhyun hanya tertawa pelan.
“Tentu saja aku ingin memiliki anak tapi tidak sekarang eomma,”jawab Yong Soon.
“Kenapa? Kyuhyun-ah kau tidak ingin memiliki anak?”kali ini ibu Yong Soon bertanya pada Kyuhyun. Pria itu tidak bisa menghindar,inilah yang daritadi dia takutkan.
“Tentu saja ingin eomonim tapi…”
“Ada apa dengan kalian? Kenapa kalian tidak ingin segera memiliki anak Hah?”ujar ibu Yong Soon memotong perkataan Kyuhyun. Dia tampak sedikit kesal. Dia sungguh tidak mengerti apa yang dipikirkan kedua anaknya ini. Setelah 3 tahun menikah mereka belum berpikir untuk segera memiliki anak.
“Sudahlah sayang itu urusan Kyuhyun dan Yong Soon,”ayah Yong Soon coba menengahi. Namun sepertinya ibu Yong Soon benar-benar kesal dan terus saja berbicara bahkan sampai di depan pintu apartemen Kyuhyun dan Yong Soon.

**

Kyuhyun melirik istrinya yang tengah bersandar di bahunya sambil membaca buku diatas tempat tidur. Sementara Kyuhyun baru saja selesai bermain game di ponselnya. Dia meletakkan ponsel hitamnya ke nakas. Dia berdehem pelan.
“Apa yang ingin kau katakan? Katakanlah.”ujar Yong Soon yang seakan tahu apa yang Kyuhyun inginkan. Matanya masih fokus pada halaman yang sedang dia baca.
Kyuhyun kembali berdehem pelan. Dia ragu-ragu untuk bertanya tapi dia penasaran apakah Yong Soon memikirkan hal yang sama dengannya.
“Yong Soon-ah apakah kau memikirkan apa yang eomonim katakan?”tanya Kyuhyun.
Yong Soon langsung menutup bukunya dan menegakkan tubuhnya dia menghadap Kyuhyun dan menatapnya. Perasaan bersalah terlihat dari wajahnya. Dia tahu dialah yang meminta Kyuhyun untuk menunda memiliki anak karena banyak hal yang Yong Soon pikirkan saat itu.
“Apa kau ingin segera memiliki anak?”Yong Soon balik bertanya.
“Tidak bukan begitu..aku hanya..apa yang kau pikirkan tentang perkataan eomonim itu?”tanya Kyuhyun lagi.
Yong Soon mendesah pelan.”Mianhe Kyuhyun-ah, aku yang memintamu untuk tidak segera memiliki anak. Aku hanya merasa waktunya tidak tepat dengan kondisi kita saat itu dan sekarang….yah kupikir mungkin ini memang saatnya tapi tidak bisakah dua tahun ini aku menikmatimu sendiri saja?”terang Yong Soon.
Kyuhyun tersenyum dan mengacak-acak rambut Yong Soon.
“Kita hampir berpisah dan aku ingin dua tahun ini kita benar-benar memperbaiki hubungan kita, benar-benar menghabiskan waktu bersama, aku juga sudah tidak meminum obat pencegah kehamilan sejak dua tahun yang lalu. Berarti aku tidak ada keinginan menunda lagi kan? Biarkan Tuhan menentukan kapan waktu yang tepat mungkin Tuhan tahu aku masih belum mau membagimu dengan yang lain,”Yong Soon tersenyum di akhir kalimatnya.
“Aku mengerti,”Kyuhyun langsung menarik Yong Soon kedalam pelukannya.”Sepertinya aku juga belum mau membagimu dengan yang lain,”
Yong Soon mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun.”Bukannya kau tidak pernah mau membagiku dengan yang lain termasuk dengan Danny tadi,”ujar Yong Soon mendongakkan kepalanya mengingat kejadian makan malam tadi dimana Danny yang selalu mengikutinya kemanapun,minta disuapi olehnya,minta dipangku olehnya membuat Kyuhyun kesal dan mengambil Danny menyuruhnya duduk disamping Kyuhyun.
“Benar,kau hanya milikku tidak ada yang boleh mengambil perhatianmu dariku,”ucap Kyuhyun.
“Egois,”
“Memang,kau baru tahu suamimu ini egois?”
Yong Soon menegakkan tubuhnya lalu melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun.
“Tidak dari dulu kau sudah egois dan semakin sangat egois,”
Kyuhyun terkekeh pelan. Yong Soon memiringkan kepalanya dan menggapai bibir Kyuhyun. Pria itu memyambutnya dan melumat perlahan bibir Yong Soon. Gadis manis itu pun mulai membalas ciuman Kyuhyun. Ditariknya tengkuk Kyuhyun untuk memperdalam ciuman mereka. Tangan Kyuhyun bergerak untuk menaikkan kaus Yong Soon namun gadis itu langsung menghentikannya dan melepas ciuman mereka.
“Kyu,kau harus mengantar eomma dan appa besok pagi,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun mendesah pelan, dia baru ingat harus bangun pagi besok untuk mengantar mertuanya ke bandara karena mereka akan pulang besok.
“Baiklah,”ujar Kyuhyun kecewa.
“Lagipula aku sedang datang bulan,”lanjut Yong Soon nyengir.
Kyuhyun tampak kaget.”Kau tidak bilang kalau kau sedang datang bulan? Biasanya kau akan bilang,”
“Iya aku lupa memberitahumu,ayo tidur,”ucap Yong Soon lalu merebahkan tubuhnya.
Kyuhyun merebahkan tubuhnya dan memeluk tubuh istrinya itu dari belakang.
“Sudah berapa hari?”tanya Kyuhyun.
“Hah masih lima hari lagi,”
“Dasar mesum,”
“Siapa yang kau sebut mesum, aku suamimu,itu wajar,”
“Ya ya ya…ayo tidur,”Ujar Yong Soon Tidak mau memperpanjang perdebatan.
“Beritahu aku kalau kau sudah selesai datang bulan,”
“Kyu!!”

That Night

“Ayah maaf aku terlambat,”
Yong Soon tampak menundukkan kepalanya dan memasang wajah bersalah begitu memasuki sebuah restoran. Dia juga memasang wajah bersalah kepada sosok paruh baya Dihadapannya yang tidak lain adalah ayahnya. Tuan Choi hanya tersenyum.
Kyuhyun berdiri membantu Yong Soon melepaskan coatnya.
“Eoh,kau sudah datang?”tanya Yong Soon menolehkan kepalanya kearah Kyuhyun yang sedang menaruh coat Yong Soon disandaran tempat duduknya.
“Jadwalku selesai lebih cepat,”jawab Kyuhyun sembari duduk kembali.
“Yong Soon-ah harusnya kau minta maaf pada Kyuhyun karena dia yang sampai pertama ditempat ini,”ujar Tuan Choi.
Yong Soon mendudukkan tubuhnya dikursi.
“Gwechana abonim, sebenarnya aku yang akan datang terlambat tapi ternyata jadwalku bisa selesai lebih cepat,”ucap Kyuhyun sambil memberikan gelas miliknya yang sudah berisi air pada Yong Soon. “Kau bawa mobil?”tanya Kyuhyun lagi.
Yong Soon mengangguk setelah memandaskan air di gelas yang diberikan Kyuhyun.”Wae?”tanya gadis manis itu.
“Aku sudah tidak ada jadwal lagi setelah ini dan akan langsung pulang,”jawab Kyuhyun.
Yong Soon mengangguk-anggukan kepalanya.
“Kau sangat sibuk sekali Kyuhyun-ah, kau harus menjaga kesehatanmu,”ujar Tuan Choi.
“Ye abonim,”jawab Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya.
Yong Soon meliriknya,”Ayah,tolong beritahu dia untuk makan tepat waktu,dia sering mengabaikan kata-kataku untuk makan tepat waktu,”
Kyuhyun membulatkan matanya sempurna seraya menoleh pada Yong Soon. “Kapan?”tanya Kyuhyun tidak terima diadukan ke ayah Yong Soon seperti ini.
Tuan Choi malah tertawa melihat kedua anaknya yang duduk Dihadapannya ini yang tingkahnya masih saja seperti anak kecil meski mereka sudah menikah.
“Sudah..sudah…Aku sudah mengobrol banyak dengan Kyuhyun tadi sambil menunggumu datang,”ucap Tuan Choi.
“Maaf membuatmu menunggu lama ayah,”Yong Soon kembali memasang wajah bersalah.
Tidak lama pelayan datang membawakan makanan yang sudah dipesan oleh Kyuhyun sebelum Yong Soon datang.
Kini ketiganya sudah sibuk dengan hidangan dihadapan mereka.
“Kyuhyun-ah makanlah yang banyak ,”ujar Tian Choi sembari menaruh daging di nasi Kyuhyun.
Pria jangkung itu mengucapkan terima kasih sambil menundukkan kepalanya. Sementara Yong Soon yang duduk Disampingnya memasang wajah tidak suka. Beginilah jika ayahnya bertemu Kyuhyun,ayahnya hanya akan memperhatikan pria bersuara emas itu dan Yong Soon akan diabaikan. Seakan-akan anaknya adalah Kyuhyun bukan Yong Soon. Ya, dia cemburu.
“Ayah juga harus banyak makan, Tuan Duta besar ini kan sangat sibuk,”Yong Soon memberikan sepotong daging ke mangkuk nasi ayahnya kemudian sayuran ke mangkuk nasi Kyuhyun yang membuat pria itu mendelik sebal pada Yong Soon.
“Ayah kenapa tidak menginap ditempatku?”tanya Yong Soon yang kaget begitu tahu ayahnya ke Seoul tiba-tiba. Dia baru tahu ketika ayahnya menghubunginya begitu mendarat untuk meminta bertemu makan siang bersama termasuk dengan Kyuhyun.
“Aku hanya 2 hari di Seoul Yong Soon-ah lagipula di hotel aku lebih terjamin,makan selalu disediakan,”jawab Tuan Choi.
“Memangnya ditempatku tidak,ayah jahat bahkan ayah tidak mau menginap di tempat putri ayah dan makan masakannya,”ucap Yong Soon sebal.
Tuan Choi hanya tertawa, dia menatap Kyuhyun yang sedang makan.”Kyuhyun-ah apakah masakan Yong Soon enak?”tanya Tuan Choi.
“Appa!”Yong Soon mengerucutkan bibirnya. Lalu melirik tajam Kyuhyun Disampingnya.
“Eoh, masakannya tidak buruk, walaupun dia hanya bisa memasak yang mudah tapi aku selalu rindu dengan masakannya ketika diluar negeri.”
Tuan Choi langsung tergelak mendengar jawaban Kyuhyun.”Kyuhyun-ah kau benar-benar tahu bagaimana caranya menjawab,”
Kyuhyun tersenyum lebar pada Yong Soon Disampingnya yang hanya bisa berdecak sebal.

**
“Ayah biar aku mengantarmu ke hotel,”ujar Yong Soon pada ayahnya di depan restoran tempat mereka makan tadi.
“Nde abonim biar kami mengantarmu ke hotel,”sambung Kyuhyun.
Tuan Choi menggeleng,”Tidak usah,ini sudah malam,ayah akan naik taksi saja.”
Yong Soon tampak kecewa,sudah ayahnya tidak mau menginap ditempatnya dan sekarang ayahnya juga tidak mau diantar pulang olehnya.
“Ah itu ada taksi, ayah pulang dulu ya, ayah akan menghubungimu lagi besok sebelum berangkat,”ujar Tuan Choi sambil menepuk pipi Yong Soon yang cemberut.
“Abonim biar kami mengantarmu,ini sudah sangat larut,”pinta Kyuhyun lagi.
“Tidak apa Kyuhyun-ah,kalian pulanglah,hati-hati,”ujar Tuan Choi sambil menepuk bahu Kyuhyun.
Yong Soon tahu tidak akan ada gunanya dia berdebat dengan ayahnya yang keras kepala ini. Dia lalu memeluk ayahnya sebentar sebelum memberhentikan taksi untuk ayahnya.
“Hati-hati ayah,aku akan menghubungimu nanti,”ujar Yong Soon pada ayahnya yang kini sudah masuk ke dalam taksi.
Tuan Choi tersenyum pada Yong Soon dan Kyuhyun sebelum taksi yang dia tumpangi pergi.
“Ayahmu sama keras kepalanya denganmu,”ucap Kyuhyun sambil menoleh pada Yong Soon Disampingnya.
Gadis manis itu mengangguk mengiyakan,”Benar sekali,Kyuhyun-ah sebelum pulang bagaimana kalau kita beli tteokboki dulu?,”
“Kau belum kenyang?”alis Kyuhyun bertaut mendengar permintaan istrinya ini.
Yong Soo mengangguk mantap lalu menggamit lengan Kyuhyun,”Ayo pulang,”
**
Yong Soon tengah memasukkan pakaian Kyuhyun ke dalam koper. Besok suaminya itu akan pergi lagi. Rangkaian konsernya belum selesai masih tersisa dua negara Hongkong dan Thailand, begitu dari Hongkong,Kyuhyun akan langsung terbang ke Thailand. Yong Soon menyiapkan baju yang lebih banyak untuk Kyuhyun karena tahu Kyuhyun tidak akan kembali dulu ke Korea.
Kyuhyun keluar dari kamar mandi dan melihat Yong Soon sudah selesai mempersiapkan yang akan Kyuhyun bawa. Pria tinggi itu menghampiri Yong Soon lalu mencium sekilas pipi istrinya itu. “Terima kasih Yong Soon-ah,”
Yong Soon hanya tersenyum sebelum menyingkirkan koper Kyuhyun dari atas tempat tidur ke sudut ruangan.
“Kau sudah tahu jadwal Pesawatmu ke Bangkok?”tanya Kyuhyun yang kini duduk di atas tempat tidur sambil mengeringkan rambutnya.
“Eoh,”jawab Yong Soon sembari duduk disamping Kyuhyun dan menggantikan tangan Kyuhyun mengeringkan rambut pria itu.
“Aku akan Menemuimu di hotel kalau begitu,kau tahu aku ada fansigning juga di Bangkok,”
“Iya aku tahu,”jawab Yong Soon.
“Kau tidak mau menontonku dari back stage saja?”tanya Kyuhyun lagi. Yong Soon bersikeras untuk menonton Kyuhyun dari bangku penonton begitu pria itu meminta Yong Soon untuk ikut ke Bangkok.
“Tidak,aku akan menontonmu dari kursi penonton.”jawab Yong Soon.
Kyuhyun mendesah pelan,”Baiklah.”
“Selesai,tidurlah besok kau harus pergi pagi-pagi ke bandara,”ujar Yong Soon seraya mengacak-acak rambut kecoklatan Kyuhyun membuat pria itu tertawa.
Kyuhyun merebahkan tubuhnya di tempat tidur lalu merentangkan tangannya.”Ayo tidur,”ujarnya meminta Yong Soon untuk memeluknya.
“Aku mau membaca dulu,”ucap Yong Soon.
“Tidak boleh,temani aku tidur,”kini Kyuhyun sudah memasang wajah memohon yang membuat Yong Soon hanya bisa memutar bola matanya jengah. Kyuhyun yang manja sedang datang.
“Baik….baik…bagaimana bisa aku menikah dengan orang yang sangat manja sepertimu,bahkan kau sudah 30 tahun Kyu,”
Meski dengan menggerutu Yong Soon tetap merebahkan tubuhnya disamping Kyuhyun dan masuk ke dalam pelukan pria itu.
“Sudah,tidurlah,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun tersenyum senang dan memeluk tubuh mungil istrinya itu.

**

Beberapa kali Kyuhyun mengecek ponselnya menunggu kabar dari istrinya yang 6 jam lalu bilang sudah naik pesawat dan sudah 3 jam berlalu sejak seharusnya gadis itu sudah tiba di Bangkok. Kyuhyun tampak cemas, dia ingin meminta manajernya untuk mencari Yong Soon tapi dia tidak enak selalu merepotkan manajernya itu.
“Kyuhyun-ah,ayo,”panggil manajernya.
Hari ini sebelum konser Kyuhyun mengadakan fan signing untuk penonton yang membeli tiket konsernya. Dengan kemeja berwarna pink dia sudah berdiri dihadapan fansnya. Kyuhyun tersenyum hangat kepada semua yang hadir meski pikirannya masih dipenuhi dimana keberadaan Yong Soon. Pada akhirnya Kyuhyun meminta tolong pada manajernya untuk mengecek keberadaan Yong Soon di hotel yang Kyuhyun pesan kan untuknya.
Kyuhyun terlihat sangat ramah menyapa satu persatu fansnya. Beberapa ada yang mengajaknya berbicara dan Kyuhyun menanggapinya dengan antusias.
“Untuk siapa?”tanya Kyuhyun pada seorang fans yang menyodorkan album terbaru Kyuhyun untuk ditandatangani. Kyuhyun menunduk memandangi album terbarunya itu.
“Cho Yong Soon,”
“Baiklah..Cho Y-…”
Kyuhyun langsung mendongakkan kepalanya dan mata hitamnya membulat sempurna begitu melihat siapa yang sekarang berdiri Dihadapannya. Meski memakai topi hitam tentu saja dia masih mengenali wajah yang selama tiga tahun selalu dilihatnya pertama kali setiap bangun tidur. Ya Yong Soon-lah yang ada Dihadapannya saat ini.
Yong Soon menggelengkan kepalanya agar Kyuhyun tidak berkata apapun lalu menunjuk album yang dipegang Kyuhyun. Sadar dengan keberadaannya sekarang yang berada di tengah keramaian,Kyuhyun dengan cepat menuliskan sesuatu di albumnya juga tanda tangannya sebelum memberikan album itu pada Yong Soon.
“Terima kasih,”ujar Yong Soon sambil tersenyum yang membuat Kyuhyun hanya terdiam tidak percaya bahwa istrinya yang sejak tadi dia khawatirkan karena tidak memberinya kabar ternyata datang ke acara fansigning-nya.
Yong Soon kembali ke tempat duduknya dan melihat album Kyuhyun ditangannya. Senyumnya mengembang begitu melihat tulisan Kyuhyun juga tanda tangannya.

Aku sangat mencintaimu Yong Soon-ah ❤️

**

Yong Soon melepaskan tautan bibir mereka dan mengecup bibir tebal Kyuhyun sekilas. Gadis itu duduk dipangkuan Kyuhyun dan menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun.
“Kau benar-benar membuatku terkejut Yong Soon-ah,”
Yong Soon tertawa pelan,tangan besar Kyuhyun mengelus kepala Yong Soon perlahan.
“Akhirnya aku berhasil membuatmu terkejut,”ujar Yong Soon.
“Kau sudah membuatku terkejut di Taiwan juga,”
“Sepertinya aku semakin mahir memberikan kejutan untukmu,”Yong Soon menegakkan tubuhnya dan tersenyum senang menatap Kyuhyun.
Pria bersuara bass itu menyentil dahi Yong Soon.”Jangan lakukan itu lagi,kau membuatku khawatir karena kau tidak mengabariku kalau kau sudah sampai di Bangkok.”
Yong Soon mengerucutkan bibirnya.”Kalau aku mengabarimu aku sudah sampai di Bangkok tidak akan menjadi kejutan tadi,”
“Pokoknya jangan lakukan itu lagi,tetap kabari aku,mengerti?”
“Nde Cho Kyuhyun-nim,”jawab Yong Soon sambil mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun. Pria itu memiringkan kepalanya dan menyentuhkan bibirnya di bibir Yong Soon perlahan dan melumatnya.
“Kau ingat kita pernah bulan madu di Bangkok,”lirih Kyuhyun setelah melepaskan ciumannya,jarak keduanya masih begitu dekat sehingga Kyuhyun bisa menangkap semburat merah di pipi Yong Soon. Iya Yong Soon ingat,tiga tahun yang lalu dia pernah kesini yang menurut Kyuhyun adalah ‘bulan madu’ padahal nyatanya mereka ke Bangkok karena Kyuhyun dan member Super Junior yang lain akan mengadakan konser disini. Namun bukan hal itu yang membuat pipi Yong Soon bersemu merah melainkan di Bangkok tiga tahun lalu akhirnya Yong Soon menjadi milik Kyuhyun seutuhnya secara sadar.
“Bagaimana kalau kita mengulanginya lagi malam ini,”ucap Kyuhyun sambil mengelus pipi Yong Soon yang memerah. Tanpa perlu jawaban Yong Soon sudah menarik tengkuk Kyuhyun untuk kembali membawanya ke dalam ciuman yang panjang.

Good Night

Kyuhyun memperhatikan Yong Soon yang begitu lahap menghabiskan ayam goreng yang dibawa Kyuhyun begitu pria itu pulang. Gadis itu sudah menghabiskan 6 potong,Kyuhyun tahu jika seperti ini berarti istrinya ini sedang kesal. Mereka sedang duduk di ruang tengah dilantai dengan dua boks ayam di meja. Kyuhyun pulang bersamaan dengan Yong Soon bahkan mereka bertemu di lift. Istrinya itu sudah memasang wajah cemberut begitu bertemu dengannya. Dia tidak mengatakan apapun dan langsung memakan ayam goreng yang dibawa Kyuhyun.
“Jadi ada apa?”tanya Kyuhyun begitu Yong Soon menyelesaikan satu potong ayam lagi. Dia membersihkan mulutnya dengan tisu dan mengambil kaleng bir dihadapan Kyuhyun.
“Ya Cho Yong Soon,”Kyuhyun menghentikan tangan Yong Soon yang akan meneguk minuman tersebut.
“Sekali saja,aku sedang kesal hari ini,”pinta Yong Soon.
Kyuhyun mendesah pelan.”Ceritakan padaku,”
“Aku kesal hari ini. Kau tahu teman-teman dikantorku sangat menyebalkan,mereka membuatku harus mengerjakan banyak hal dan harus diselesaikan hari ini. Mana mungkin mereka pikir tanganku ada delapan tsk dan aku tidak mengeluh ketika mereka memberikan semua pekerjaaan padaku tapi tidak bisakah mereka menyelesaikan hal-hal kecil untuk sedikit membantuku ah menyebalkan sekali,”terang Yong Soon setelah meneguk habis sisa bir milik Kyuhyun.
“Kenapa kau tidak bilang pada mereka?”tanya Kyuhyun.
“Aku tidak mau berdebat dengan mereka,”jawab Yong Soon.
“Kau ini,lebih memilih berdebat denganku dibanding dengan mereka,”ujar Kyuhyun sambil menyandarkan tubuhnya di sofa.
“Itu berbeda Kyuhyun-ah,”bantah Yong Soon.
Gadis itu kembali betapa kesalnya dia hari ini. Kyuhyun mendengarkannya dengan seksama bahkan dia tersenyum yang malah membuat Yong Soon semakin kesal. Bukan karena dia tidak peduli pada cerita Yong Soon hanya saja dia merasa senang mendengar Yong Soon bercerita. Rasanya sudah lama sekali Yong Soon menceritakan harinya pada pria ini. Yong Soon yang belum pulang atau Yong Soon yang sudah tidur,itulah yang beberapa bulan ini dia temui ketika pulang ke apartemennya. Jarang sekali mereka memiliki waktu seperti ini.

**

Kyuhyun mematikan televisi Dihadapannya dan melirik Yong Soon yang sudah tertidur di Disampingnya bersandar dibahunya,memeluk lengannya dengan erat. Kyuhyun tersenyum kecil, pria bersuara indah itu menegakkan tubuhnya perlahan agar tidak membangunkan istrinya itu dan dengan satu gerakan Kyuhyun menggendong tubuh Yong Soon.
“Ya Tuhan, istriku jadi kurus karena bekerja terlalu keras,”gumamnya bermonolog sendiri sambil membawa Yong Soon ke kamar.
Kyuhyun meletakkan tubuh Yong Soon ke tempat tidur,menyelimuti tubuh itu. Pria jangkung itu membenarkan letak poni Yong Soon,gadis itu memotong pendek rambutnya membuat Kyuhyun terkejut begitu bertemu dengannya. Ah,akan butuh waktu yang lama untuk melihat Yong Soon dengan rambut panjagnya lagi.
“Tidurlah,jangan kesal lagi,”ucap Kyuhyun sambil menyentuh dahi Yong Soon. Lalu menciumnya perlahan.

**

Yong Soon menggerakkan tubuhnya berbalik dan mendapati Kyuhyun duduk ditempat tidur dengan ponsel ditangannya.
“Kyuhyun-ah,kau belum tidur?”tanya Yong Soon.
Kyuhyun hanya menggumam sepertinya dia sedang asyik bermain game di ponselnya.
“Tidurlah besok kau harus berangkat pagi-pagi kan,”ujar Yong Soon.
“Eoh,sebentar lagi,”jawab Kyuhyun.
“Cho Kyuhyun,tidur!”
Kyuhyun melirik kesamping dan mengacak-acak rambut Yong Soon membuat gadis itu memekik.
“Kau cerewet sekali seperti ahjumma,”ucap Kyuhyun.
“Apa maksudmu? Aku belum setua itu kau yang sudah seperti ahj-”
Belum sempat Yong Soon menyelesaikan kalimatnya,bibirnya dibungkam lebih dahulu oleh bibir Kyuhyun.
“Tidurlah kembali,”ujar Kyuhyun setelah mengecup bibir Yong Soon.
“Kau juga,tidurlah,”pinta Yong Soon.
Kyuhyun masuk ke dalam selimut dan Yong Soon langsung memeluknya dengan erat. Kyuhyun tertawa pelan dan merangkul Yong Soon.
“Kau begitu merindukan tidur memelukku sampai kau memelukku dengan erat seperti ini,”ujar Kyuhyun.
“Hmmm sangat, Andy tidak sehangat tubuhmu,”ucap Yong Soon menyebut boneka beruang kesayangannya.
“Yong Soon-ah aku sudah membelikanmu tiket pesawat juga menyewa hotel untukmu di Bangkok,”
Yong Soon tersenyum dan mendongak menatap Kyuhyun.
“Kau benar-benar suami yang bisa diandalkan,”
“Memangnya selama ini aku tidak bisa diandalkan Hah?”ujar Kyuhyun sambil mencubit hidung Yong Soon.
“Hmm terkadang,”jawab Yong Soon asal sambil tertawa.
Kyuhyun malah menarik tubuh Yong Soon semakin dekat.”Tidurlah,”
“Kyuhyun-ah,”panggil Yong Soon.
“Apa lagi?”tanya Kyuhyun,dia pikir Yong Soon memintanya untuk tidur kenapa sekarang malah memanggilnya lagi.
Yong Soon menegakkan tubuhnya dan menatap Kyuhyun. Pria itu terlihat bingung. Gadis manis itu bingung atau lebih tepatnya selalu bingung disaat seperti ini. Dia tidak tahu bagaimana harus mengatakannya kepada Kyuhyun tanpa membuatnya harus merasa malu. Karena Yong Soon tidak kunjung bicara akhirnya Kyuhyun juga menegakkan tubuhnya.
“Wae?”tanyanya sambil menyentuh pipi Yong Soon. Apakah ada sesuatu yang ini Yong Soon bicarakan.
Gadis manis itu menggigit bibir bawahnya,semakin membuat Kyuhyun bingung.
“Yong Soon-ah kau…”
Ucapan Kyuhyun terhenti ketika Yong Soon menarik tengkuk Kyuhyun dan menempelkan bibirnya di bibir Kyuhyun. Seakan mengerti apa yang Yong Soon inginkan,Kyuhyun malah tersenyum disela ciuman mereka. Ketika Yong Soon melepaskan ciumannya dia langsung menutup mulut Kyuhyun dengan tangannya sebelum pria itu meledeknya.
“Jangan katakan apapun,”ujar Yong Soon yang mukanya kini sudah semerah tomat. Dia akan selalu seperti ini,tidak pernah terbiasa memulai lebih dulu.
Kyuhyun menarik Yong Soon untuk duduk dipangkuannya dan melingkarkan tangannya di pinggang gadis itu.
“Kau sangat lucu Yong Soon-ah,”ujar Kyuhyun sambil menyentuh dagu Yong Soon dan mendekatkan tubuhnya pada gadis itu.
Bibir Kyuhyun mulai mencium bibir Yong Soon perlahan. Gadis itu menyambutnya dengan membalasnya perlahan namun kemudian berubah menjadi lebih cepat. Tangannya mengalung di leher Kyuhyun. Pria tinggi itu melepaskan ciumannya di bibir Yong Soon dan mulai menciummi dagunya lalu turun ke leher. Mengecupnya perlahan.
“Aku Merindukanmu Yong Soon-ah,”lirih Kyuhyun.

Late Convo

Yong Soon menaruh kepalanya di meja sebuah restoran,matanya terpejam sesaat. Dia merasa hari ini begitu lelah dibanding hari-hari kemarin. Kenapa akhir-akhir ini pekerjaannya semakin banyak saja? Bahkan sudah dua minggu ini dia selalu pulang malam. Seorang pria tinggi yang duduk Dihadapannya mengerutkan keningnya,menatap aneh Yong Soon. Gadis ini yang memintanya bertemu tapi sejak tadi Yong Soon hanya meletakkan kepalanya di meja dan mendesah pelan.
“Yong Soon-ah kau baik-baik saja?”tanya pria yang memiliki suara tinggi ini.
Yong Soon menegakkan tubuhnya dan menatap sayu pria yang merupakan sahabat terdekat suaminya. Changmin.
“Aku sangat lelah oppa,”ujar Yong Soon sambil menopang wajahnya dengan sebelah tangannya.
“Kenapa kau tidak pulang saja dan istirahat?”tanya Changmin yang heran. Tiba-tiba saja ketika dia pulang bertugas sebuah pesan masuk ke ponselnya. Yong Soon memintanya bertemu,menagih janji es krim.
“Aku kesepian,”jawab Yong Soon sambil mengerucutkan bibirnya.
Changmin menyandarkan tubuhnya pada kursi dan bersidekap,”Kalau kau bilang pada Kyuhyun,dia pasti akan menyuruhmu untuk berhenti bekerja,”ujar Changmin.
“Iya dan aku akan semakin kesepian,”bantah Yong Soon.
Pelayan mulai menghidangkan makanan di meja dua orang ini. Yong Soon tampak sedikit bersemangat ketika makanan mulai tersaji Dihadapannya. Dia sengaja menghubungi Changmin untuk menemaninya makan hari ini. Sudah dua minggu ini Yong Soon selalu meminta orang-orang terdekatnya untuk menemaninya makan sehabis pulang bekerja. Dia merasa malas untuk makan sendirian di apartemennya dan lebih memilih untuk langsung tidur.
Changmin sudah mulai menyumpit japchae Dihadapannya ketika Yong Soon mengambil gelas bir Changmin.
“Ya ya ya Yong Soon,aku bisa dimarahi Kyuhyun kalau kau mabuk,”Changmin menahan gelasnya.
“Sekali saja oppa, aku benar-benar pusing dengan Pekerjaanku,hanya satu gelas hm? Aku tidak akan mabuk,”jawab Yong Soon sambil menarik gelas itu lagi.
Changmin akhirnya membiarkannya dan hanya bisa menatap Yong Soon yang kini tengah meminumnya. Kalau gadis ini sampai mabuk habislah dia oleh Kyuhyun. Gumam Changmin dalam pikirannya.
“Ayo makan,”ujar Yong Soon yang sudah menghabiskan bir setengah gelas itu.

**

Changmin menaruh satu cup es krim dihadapan Yong Soon lalu menarik kursi dan duduk dihadapannya. Setelah makan malam Yong Soon mengajak Changmin untuk menuntaskan hutannya yaitu mentraktir es krim untuk Yong Soon.
“Kau dan Kyuhyun sama saja, kalian makan sangat banyak.”ujar Changmin.
Yong Soon tertawa sambil menyendok es krimnya.”Memangnya oppa tidak Hah? Oppa,kau juga makan sama banyaknya,”
Kali ini Changmin yang tertawa. Bersama dengan Yong Soon membuatnya merasa memiliki adik perempuan.
“Yong Soon-ah, kenapa kau tiba-tiba mengajakku makan malam?”tanya Changmin yang mulai menghabiskan es krim cokelatnya.
“Tidak ada yang bisa kuajak makan lagi,”jawab Yong Soon sambil membersihkan mulutnya dengan tisu.
Changmin menaikkan sebelah alisnya tidak mengerti.
“Iya sudah dua minggu ini aku selalu mengajak siapapun untuk makan malam bersamaku,kemarin aku mengajak Donghae oppa lalu kemarin lusa dengan Heechul oppa,tadinya aku ingin mengajak Leeteuk oppa tapi dia sibuk jadi aku menghubungimu,”terang Yong Soon.
Changmin mengangguk-anggukan kepalanya.
“Kau benar-benar kesepian rupanya,”ujar Changmin.
Yong Soon menganggukkan kepalanya sambil memasang wajah pura-pura sedih yang malah membuat Changmin tertawa. Keduanya malah tertawa bersama setelahnya. Ah,Yong Soon merasa lelahnya hilang hanya dengan berbicara dengan orang-orang yang sering dia temui dua minggu ini. Karena Kyuhyun tidak ada,dia tidak bisa bercerita bagaimana lelahnya dia setiap hari,hanya orang-orang inilah yang bisa menjadi tempatnya bercerita. Setidaknya itu dapat menghilangkan rasa lelahnya.

**

Yong Soon memasuki apartemennya yang sepi. Dia mendesah pelan dan berjalan malas ke kamarnya. Membersihkan dirinya dan setengah jam kemudian dia sudah duduk ditempat tidurnya dengan kacamata dan sebuah buku di tangannya. Gadis manis itu tampak larut dengan bacaannya sampai ponselnya berbunyi. Dengan cepat Yong Soon mengambil ponsel Disampingnya itu. Dia melirik sekilas Layarnya memastikan siapa yang meneleponnya sebelum menempelkan ponsel ditelinganya.
“Ada apa?”tanya Yong Soon tanpa basa-basi karena dia sudah tahu siapa yang meneleponnya.
Si pemilik suara bass ini berdehem pelan.
“Kau belum tidur?”tanyanya.
“Belum,ada apa?”tanya Yong Soon lagi.
“Tidak ada,”jawab suara pria yang tidak asing lagi bagi Yong Soon. Pria yang harus dia akui sangat dia cintai.Kyuhyun.
“Ya,Kyuhyun-ah ada apa?”tanya Yong Soon menuntut. Tidak biasanya Kyuhyun menghubunginya begitu larut. Bahkan dia berpikir Kyuhyun sudah tidur. Terakhir Kyuhyun mengabari sedang makan malam tepat saat Yong Soon baru keluar kantornya. Setelah itu Kyuhyun tidak menghubunginya lagi,dia pikir Kyuhyun pasti sudah istirahat.
“Maaf,”ucap Kyuhyun.
Yong Soon menautkan alisnya,tidak mengerti ucapan Kyuhyun.
“Untuk?”tanya Yong Soon. Mereka tidak sedang bertengkar kenapa Kyuhyun harus minta maaf.
“Maaf karena aku tidak bisa bersamamu saat ini,kau pasti tidak bisa tidur karena takut,”ujar Kyuhyun.
“Tidak kata siapa aku tidak bisa tidur, aku kan sudah bilang kalau kau tidak ada aku menghidupkan semua lampu jadi aku bisa tidur,”terang Yong Soon dengan bangganya.
“Jam berapa kau pulang kantor hari ini?”tanya Kyuhyun lagi.
Yong Soon semakin bingung dengan perkataan Kyuhyun.
“Bukankah aku sudah bilang, seminggu ini aku akan pulang jam 8 terus,”jawab Yong Soon.
“Maaf,”ujar Kyuhyun lagi.
“Kyuhyun-ah ada apa?”tanya Yong Soon yang semakin bingung.
“Tidurlah ini sudah malam,”lanjut Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Yong Soon.
“Besok akhir pekan aku bisa bangun siang,seharusnya kau yang harus tidur Kyuhyun-ah. Kegiatanmu kan sangat banyak. Maaf aku tidak bisa selalu bersamamu. Akhir-akhir ini aku semakin mengkhawatirkan mu, apakah kau makan dengan benar? Apakah kau makan banyak? Apakah kau bisa istirahat? Jaga kesehatanmu.”terang Yong Soon.
Kyuhyun terdiam sesaat.
“Iya aku makan dengan benar,aku juga makan banyak, aku bisa istirahat dengan baik dan aku akan menjaga kesehatanku. Harusnya aku yang minta maaf untuk tidak bisa selalu bersamamu, maaf sudah membuatmu kesepian,maaf aku tidak bisa menemanimu makan malam,maaf aku tidak bisa mendengar ceritamu setiap harinya. Maafkan aku Yong Soon-ah, meski aku tidak bisa selalu bersamamu, aku sangat menyayangimu,”ujar Kyuhyun.
Yong Soon malah terkekeh pelan.”Apa yang terjadi pada Kyuhyun-ku? Sampai jadi seperti ini.”
Kyuhyun hanya menggumam pelan.
“Tadi aku bertemu Changmin oppa,dia bertanya kapan dia bisa mengajakmu minum,aku bilang Kyuhyun-Ku tidak akan Kubiarkan minum dengan oppa,”
Kyuhyun tertawa pelan,”Aku baru menghubunginya tadi,”
“Hmm begitu.. ah Kyuhyun-ah bagaimana kalau kita makan es krim setelah kau recording Radio Star sebelum kau pergi lagi,”ucap Yong Soon.
“Dengan senang hati, Yong Soon-ah,kau akan ke Bangkok? Jangan mengagetkanku dengan datang tiba-tiba seperti di Taiwan,”tanya Kyuhyun.
“Percaya diri sekali kalau aku akan datang,”bantah Yong Soon.
“Kau bahkan tidak bilang pada eomma kau mau ke Taiwan dan eomma malah bertanya padaku,”ucap Kyuhyun.
“Aku sudah minta maaf pada eomonim karena aku tidak sempat menemuinya di Taiwan, kau tahu awalnya aku tidak berniat mengikutimu ke Taiwan jadi ini benar-benar tidak terencana,”terang Yong Soon.
“Baiklah,datanglah ke Bangkok kalau begitu,”
Yong Soon menggumam pelan.”Aku tidak memiliki tiket konsermu,aku juga belum membeli tiket pesawat uang tabunganku habis untuk pergi ke Taiwan kemarin,”
“Cho Yong Soon!”
Yong Soon tertawa.”Baik-baik aku akan ke bangkok, sudah sana tidurlah.”
“Kau sedang apa?”tanya Kyuhyun.
“Ck, aku sedang membaca dan kau mengangguku. Tidurlah Cho Kyuhyun,”perintah Yong Soon.
“Baiklah,jangan tidur terlalu malam,aku akan menghubungimu lagi besok pagi,”
Yong Soon malah menganggukkan kepalanya.”Saranghae,”ucap Yong Soon pelan. Entah dari mana Yong Soon berkeinginan mengucapkan kata-kata yang jarang sekali dia katakan pada Kyuhyun. Entahlah hari ini rasanya dia tidak merasa lelah sama sekali apalagi setelah berbicara dengan Kyuhyun. Sepertinya pria ini sangat berpengaruh pada hidupnya.
“Aigoo Yong Soon-ah kau membuatku ingin ke Seoul sekarang juga dan menciummu,”ujar Kyuhyun senang.
“Isshh kau tidak membalas ucapanku Hah?”
Kyuhyun terkekeh pelan ah dia menjadi sangat merindukan gadis ini.”Nado saranghae, aku sangat mencintaimu,sangat!”

Surprise

Yong Soon memberhentikan mobilnya di depan sebuah cafe yang sudah tidak asing baginya. Cafe itu tampak sudah sangat sepi karena memang sebentar lagi akan tutup, Yong Soon memang sengaja datang saat sudah sepi karena dia akan menemui seseorang di dalam. Gadis itu merapatkan coatnya ketika turun dari mobil dengan tas kecil yang menyampir di bahunya. Ini sudah akhir Februari tapi udara masih dingin.
Yong Soon masuk lewat pintu belakang, seorang pelayan wanita yang sedang membereskan meja langsung menyapanya.
“Annyeonghaseyo Yong Soon-ssi,”
Yong Soon tersenyum sebagai balasan. Pelayan wanita ini sudah mengenal wajah Yong Soon yang kerap datang kemari menemui pemilik cafe ini.
“Oppa,”panggil Yong Soon pada seseorang yang baru saja keluar dari ruangan dibelakang meja kasir. Pria pemilik cafe ini. Lee Donghwa.
“Dia ada di dalam,”ujar Donghwa seakan tahu apa yang akan Yong Soon tanyakan.Gadis itu tersenyum dan beranjak masuk ke dalam. Hari ini dia akan bertemu Donghae.

**

“Ini,”seorang pria yang memiliki tatapan mata teduh ini. Donghae. Dia memberikan segelas cokelat hangat kepada gadis Dihadapannya lalu menarik kursi dan duduk.
“Terima kasih oppa,”ujar gadis bermata cokelat yang tidak lain adalah Yong Soon.
“Ada apa kau datang malam-malam seperti ini?”tanya Donghae sambil meyesap kopi digelasnya.
“Tadi aku lembur lalu menemani sunbaeku melihat gaun pengantinnya,lalu makan malam dan berakhir disini,”bukannya menjawab tujuannya kesini,Yong Soon malah menceritakan apa yang dia lakukan sebelum sampai di cafe ini.
“Kau kesepian?”tanya Donghae lagi.
Yong Soon bersidekap,”Tentu saja,kalian membuat suamiku harus bekerja keras dan meninggalkanku terus,”
Donghae tertawa pelan.”Memangnya Kyuhyun sedang kemana lagi sekarang?”
“Taiwan,”jawab Yong Soon cepat sebelum meminum cokelat hangat digelasnya.
Tiba-tiba ponsel Yong Soon di meja bergetar,gadis itu menatap Layarnya dan berdecak pelan melihat siapa nama yang tertera disana. Dengan sekali gerakan dia mengambil ponselnya dan menjawab panggilan video itu namun dia mengarahkan Layarnya pada Donghae. Pria itu tampak kaget.
“Ya Yong Soon-ah kenapa kau….Hyung!?,”ujar suara diseberang telepon kaget.
“Hai Kyuhyun-ah,”sapa Donghae sambil melambaikan tangannya dan tersenyum manis.
“Hyung,kenapa kau…”
Belum sempat Kyuhyun berbicara Yong Soon sudah memindahkan ponsel kehadapannya.
“Aku sedang ditempat Donghae oppa,”ujar Yong Soon.
“Kau tahu ini sudah jam berapa?”tanya Kyuhyun dengan wajah tidak suka. Kyuhyun masih saja selalu sensitif jika Yong Soon dekat dengan Donghae.
“Aku kan sudah bilang,hari ini aku lembur, lalu mengantar sunbaeku melihat gaun pengantinnya dan makan malam bersamanya. Tentu saja aku baru sampai di tempat Donghae oppa jam segini.”terang Yong Soon.
“Pulang,”ujar Kyuhyun singkat.
Donghae malah terkekeh pelan melihat kelakukan pasangan ini yang selalu punya cara yang berbeda dalam menunjukkan rasa sayang mereka.
“Iya aku akan segera pulang kapten,”
“Pulang sekarang juga,”
Yong Soon memutar bola matanya dan mendesah pelan. Kyuhyun si posesif.
“Kau sudah makan?”tanya Yong Soon mengalihkan.
“Eoh,”jawab Kyuhyun singkat. Dia kesal,dia ingin istrinya ini segera meninggalkan tempat Donghae. Salahkan dirinya yang begitu posesif,dia tidak suka Yong Soon dekat-dekat dengan Donghae.
“Istirahatlah dan semangat untuk konsernya besok, jal ja.”Yong Soon melambaikan tangannya dan memutus sambungan panggilan video itu sebelum Kyuhyun berbicara lagi.
“Oppa,adikmu itu ya benar-benar. Kapan dia bisa berubah? Dia sudah 30 tahun tsk,”keluh Yong Soon.
Donghae berdiri dari duduknya dan mengambil gelas Yong Soon.
“Kau sendiri kan yang memilihnya,coba kau lebih memilihku,”ujar Donghae.
“Tidak akan pernah,”bantah Yong Soon.
“Kau jahat,”ujar Donghae seraya menunjukkan wajah sedihnya.”Ah kau mau tambah cokelat panasnya? Atau caramel macchiato kesukaanmu?”tawar Pria tampan itu.
Yong Soon menggeleng,”Aku pulang saja, lagipula besok aku harus bangun pagi.”tolaknya.
“Di akhir pekan?”Donghae menaikkan sebelah alisnya.
Lagi-lagi Yong Soon mengangguk.”Eoh,aku harus menyusul adik Kesayanganmu itu ke Taiwan, kau tahu tabunganku habis hanya untuk menyusulnya dan aku akan terus menyalahkan kalian,”
Donghae tertawa kencang,lucu dengan ekspresi Yong Soon.”Aigoo,gadis kecilku ini sudah sangat berubah dari sejak terakhir bertemu,kau benar-benar menurut pada Kyuhyun sekarang.”

**

Yong Soon menunggu taksi yang akan mengantarkannya dari Taiwan Touyuan International Airport ke hotel yang sudah dia pesan sebelum ke tempat konser Kyuhyun. Dia harus meletakkan barang-barangnya dulu dan bertemu seseorang di depan venue konser Kyuhyun karena tiketnya ada pada orang itu.
Pesan Kyuhyun yang terus masuk ke ponselnya dia abaikan begitu saja. Dia tahu pria itu pasti sudah sangat kesal. Kali ini dia benar-benar akan memberikan kejutan pada pria yang dicintainya itu.
Empat puluh Lima menit kemudian Yong Soon sudah sampai di hotel, dia meletakkan tas ranselnya lalu keluar hotel. Dia mengirimi pesan kepada seseorang yang sudah menunggunya di depan venue konser bahwa dia akan segera sampai.
“Yeon Ju-ya..”Yong Soon menepuk bahu seseorang dengan coat cokelat dari belakang.
Seorang gadis berambut merah sebahu langsung berbalik dan membulatkan matanya melihat Yong Soon Dihadapannya.
“Aigoo Yong Soon-ah,sudah lama sekali tidak bertemu dengannya,”gadis yang lebih tinggi dari Yong Soon itu langsung memeluknya dengan erat.
“Ya..ya..Yeon Ju-ya lepaskan aku,”ujar Yong Soon.
“Apa kabar hm?”tanya Gadis bernama Yeon Ju ini setelah melepaskan pelukannya.
“Kau bisa lihatkan aku sangat baik,”jawab Yong Soon sambil tersenyum.
“Kau bahkan baru menghubungiku karena ingin menonton konser Kyuhyun,”
Yong Soon tersenyum bersalah,”Maaf maaf begitu aku mendengar dia akan konser di Taiwan,namamulah yang aku ingat untuk membantuku mencarikan tiket,”
Kali ini Yong Soon tidak meminta bantuan manajer Kyuhyun karena dia merasa tidak enak setelah merepotkan pria itu di Jepang. Yeon Ju adalah temannya ketika kuliah dan sekarang gadis ini menetap di Taiwan. Begitu dia memutuskan untuk menyusul Kyuhyun ke Taiwan dia langsung menghubungi Yeon Ju untuk mencarikannya tiket.
“Kau benar-benar menyukai Kyuhyun sampai kau mau ke Taiwan hanya untuk menonton konsernya, apakah Han Sae Ra yang meracunimu,bukankah dia yang sangat menggilai Kyuhyun?”
Yong Soon tertawa pelan,”Ya mungkin,”
“Kau masih bertemu dengan gadis cerewet itu?”tanya Yeon Ju.
“Eoh,minggu lalu aku baru bertemu dia.”jawab Yong Soon.
“Kenapa kau tidak menginap di apartemenku saja?”tanya Yeon Ju lagi.
“Aku tidak ingin merepotkanmu,”
“Kau pikir membelikanmu tiket konser tidak merepotkanku Hah?”
Yong Soon hanya nyegir lalu menggamit lengan Yeon Ju.”Aku akan mentraktirmu makan setelah ini,”
Yeon Ju hanya berdecak pelan melihat kelakuan temannya ini.

**

Yong Soon berbisik pada Yeon Ju yang duduk Disampingnya mengatakan kalau dia ingin ke toilet. Yeon Ju mengangguk pelan. Kini keduanya sedang menonton konser Kyuhyun.
Yong Soon bukan ke toilet melainkan keluar. Jarinya mengetikkan sederet kalimat di layar ponselnya sebelum dia kirimkan ke seseorang. Tidak lama seorang pria menghampirinya dan mengajaknya masuk ke dalam lagi.

**

Kyuhyun baru saja berganti baju, dia melirik ponselnya yang belum ada tanda-tanda pesan baru dari seseorang yang ditunggunya. Apakah gadis itu belum bangun?pikir Kyuhyun. Sejak pagi dia sudah berusaha menelepon dan mengirimi pesan pada ponsel istrinya itu tapi tidak ada jawaban bahkan ponselnya tidak aktif sekarang. Kyuhyun khawatir. Dia kembali mengambil ponselnya dan duduk lalu mengetikkan sederet pesan pada istrinya. Tiba-tiba seseorang menyodorkan sebotol air padanya.
“Eoh hyung terima..,”Kyuhyun menolehkan kepalanya. Wajahnya menunjukkan keterkejutan begitu melihat siapa yang memberikannya minum.
Seorang gadis yang sejak pagi berusaha dia hubungi, seorang gadis yang dia khawatirkan dan membuatnya tidak fokus. Yong Soon. Kini gadis itu berdiri Dihadapannya memasang senyum termanisnya.
“Kyuhyun-ah,ayo,”panggil manajer Kyuhyun. Pria itu tampak berdiri mematung dihadapan Yong Soon karena tidak percaya kalau gadis itulah yang ada Dihadapannya sekarang. Dia tidak percaya Yong Soon akan menyusulnya tanpa pemberitahuan seperti ini.
“Semangat,”Yong Soon menepuk bahu Kyuhyun lalu mendorong tubuh pria yang masih kaget itu untuk berjalan.

**

“Aku tidak bisa, aku akan makan malam bersama temanku,”jawab Yong Soon ditelepon.
Gadis itu sudah berada di lapangan parkir begitu konser selesai. Kyuhyun menghubunginya untuk mengajaknya makan malam.
“Siapa?”tanya Kyuhyun.
“Teman,”
“Siapa?”tanya Kyuhyun lagi menuntut. Dia belum mendapat penjelasan bagaimana Yong Soon bisa ada di Taiwan dan kini gadis itu malah pergi makan malam dengan temannya.
“Choi Yeon Ju,kau tahu kan?”jawab Yong Soon malas.
Kyuhyun diam cukup lama.
“Baiklah,aku akan Menemuimu dulu sebelum pulang,tunggu aku di lapangan parkir,”
“Ya! Kau gila, jangan kesini,”cegah Yong Soon.
Namun sambungan telepon sudah dimatikan. Yong Soon mendesah pelan.
“Yong Soon-ah ayo pulang,”ujar Yeon Ju yang sudah menghampirinya.
Gadis itu mengangguk dia melirik ke belakang takut-takut menunggu seseorang yang akan datang.
“Kau menunggu seseorang?”tanya Yeon Ju.
“Ah tidak..tidak…ayo,”ujar Yong Soon dan menggamit lengan Yeon Ju. Baru beberapa langkah berjalan seseorang memanggilnya.
“Yong Soon-ah,”panggil suara yang sudah sangat Yong Soon kenal itu.
Yeon Ju melihat seseorang dengan topi dan masker menutupi wajahnya. Dia melirik Yong Soon.
“Tunggu sebentar Yeon Ju-ya,”Yong Soon berbalik dan berjalan mendekati pria yang juga berjalan mendekatinya.
Yong Soon menahan tangan pria itu.”Kenapa kau kemari? Akan aku beritahu alamat hotelku,”ujar Yong Soon lirih.
Kyuhyun memiringkan kepalanya menatap Yeon Ju.
“Dia temanmu?”tanya Kyuhyun.
“Eoh,sudah sana.”usir Yong Soon.
Yeon Ju yang merasa aneh melihat Yong Soon dihampiri seorang pria yang wajahnya tidak terlihat itu malah mendekati Yong Soon. Dia takut Yong Soon kenapa-kenapa.
“Yong Soon-ah,kau baik-baik saja?”tanya Yeon Ju tepat dibelakang Yong Soon.
Gadis itu langsung berbalik dan memasang wajah kaget.
“Ah Yeon Ju-ssi? Aku Cho Kyuhyun, kau tahu aku yang kau tonton tadi dan aku suami Yong Soon,”Tanpa diduga Kyuhyun menurunkan maskernya dan memperkenalkan dirinya pada Yeon Ju.
Yong Soon mendelik sebal pada Kyuhyun. Matilah dia harus menjelaskan panjang lebar pada Yeon Ju tentang Kyuhyun. Kenapa pria ini senang sekali pamer kalau dia adalah suaminya?pikir Yong Soon.

**

“Ya! Yong Soon-ah hentikan…aw…aw…sakit Yong Soon-ah!”
Kamar hotel ini dipenuhi suara kesakitan Kyuhyun yang kini sedang dicubiti oleh Yong Soon. Gadis ini sedang melampiaskan kekesalannya akibat ulah suaminya ini. Yeon Ju menginterogasinya sampai dua jam karena pengakuan Kyuhyun.
“Rasakan ini Cho Kyuhyun! Kau benar-benar menyebalkan!”ucap Yong Soon sambil mencubit perut Kyuhyun,sasaran kekesalannya sejak tadi.
Kyuhyun yang berbaring di tempat tidur hanya bisa pasrah begitu sampai di hotel tempat Yong Soon menginap,bukan ciuman dari gadis itu yang menyambutnya melainkan cubitannya.
“Sekali lagi kau melakukan seperti tadi, akan kuhabisi kau Cho Kyuhyun!”ujar Yong Soon yang duduk di paha Kyuhyun.
Kyuhyun menarik kausnya memperlihatkan perutnya.”Ya kau tahu bekasnya tidak akan hilang sampai seminggu,”
Yong Soon mendudukkan tubuhnya ditempat tidur.”Itu karena salahmu,”
“Salah? Apa yang salah? Aku kan memang suamimu,”bantah Kyuhyun.
Yong Soon tidak tahu harus berkata apalagi terhadap kelakuan Kyuhyun.
“Hanya cubitan? Tidak ada ciuman untukku hm?”tanya Kyuhyun sambil memejamkan matanya dan memajukan bibirnya dihadapan Yong Soon.
“Pulanglah,aku ingin tidur,”Yong Soon langsung berbaring memunggungi Kyuhyun.
“Aku kesini hanya untuk menerima cubitan?”
“Memangnya apalagi?”
Kyuhyun berdecak pelan lalu ikut berbaring dan memeluk Yong Soon dari belakang.
“Aku akan tidur disini malam ini,”ujar Kyuhyun.
“Tidak,pulang,”
“Tidak,”
“Pulang Kyuhyun,”
“Tidak,”
“Kyuhyun,”
“Tidak,”
“Cho Kyuhyun!”
“Tidak,”
“Ya Tuhan Cho Kyuhyun,”Yong Soon berbalik menghadap Kyuhyun lalu dengan cepat mengecup bibir Kyuhyun yang memejamkan matanya.
“Pulanglah,”
Kyuhyun membuka matanya dan tersenyum. Akhirnya dia mendapatkan apa yang dia mau.
“Sekali lagi ne?”pinta Kyuhyun.
Belum sempat Yong Soon menjawab Kyuhyun sudah menarik kepala Yong Soon dan menyentuhkan kedua bibir mereka.

Kyuhyun sedang berdiri di depan konter sebuah toko es krim,dia menengadah melihat papan menu diatasnya sambil bergumam pelan,berpikir untuk memesan apa. Tidak lama dia pun menyebutkan pesanannya pada kasir. Di sebelahnya seorang pria tinggi pun ikut menyebutkan pesanannya kemudian. Kali ini Kyuhyun yang bayar,dia menyerahkan kartu kreditnya pada kasir dan setelahnya mereka berdiri menunggu pesanan datang.

“Kyuhyun-ah,bagaimana kabar Yong Soon?”tanya pria kurus dan tinggi yang merupakan sahabat terdekat Kyuhyun. Pria yang kini tengah menjalani wajib militernya sebagai anggota polisi. Choi Kang Changmin.

Kyuhyun menoleh pada Changmin Disampingnya,”Baik”jawab Kyuhyun singkat.

“Sudah lama aku tidak bertemu dengannya,”ujar Changmin sambil melipat kedua tangannya,matanya menerawang,”Sudah hampir setahun kurasa,”lanjut Changmin.

Kyuhyun mengambil pesanan mereka yang sudah datang lalu berjalan mencari tempat duduk yang kosong. Toko es krim ini tidak terlalu ramai saat ini,memudahkan mereka untuk duduk dengan nyaman tanpa ada orang yg mengerumuni mereka.

“Dia sibuk,sangat,”ucap Kyuhyun menanggapi perkataan Changmin tadi seraya duduk.

Changmin terkekeh,”Bukankah kau lebih sibuk,”

“Iya tapi dia lebih sibuk,lihat saja di saat aku sedang libur dia malah sibuk bekerja,dia meninggalkan aku sendirian di apartemen,”

“Dia masih bekerja?”tanya Changmin.

“Eoh,aku sudah menyerah membujuknya berhenti bekerja,”keluh Kyuhyun.”Kurasa sebentar lagi dia akan membeli SM,”

Changmin langsung tertawa begitu mendengar perkataan Kyuhyun. Ah dia selalu senang melihat pasangan ini. Changmin mengenal Yong Soon lebih dulu karena dia adalah sepupu Minho,keduanya bisa dibilang tidak dekat dulu hanya sekedar mengenal sampai akhirnya Kyuhyun yang berstatus sebagai sahabat baiknya ini menjalin hubungan dengan Yong Soon,mereka akhirnya dekat. Changmin menganggap Yong Soon seperti adiknya sendiri. Terkadang mereka sering bertemu tanpa Kyuhyun hanya untuk membeli es krim. Keduanya menyukai es krim dan Changmin sering mengajak Yong Soon bertemu untuk menemaninya makan es krim.

“Bagaimana kalo kau mengajaknya makan siang bersama kita hm?”tanya Changmin.

“Sudah kubilang dia sibuk,”tolak Kyuhyun.
“Oh ayolah,kau bilang aku akan mentraktirnya es krim,”
Kyuhyun mengeluarkan ponselnya dari saku coatnya dan menghubungi Yong Soon sesuai permintaan pria Dihadapannya ini.

**

Yong Soon tengah sibuk dengan kertas-kertas di mejanya. Sudah seminggu ini dia merasa pekerjaannya begitu banyak.Sesekali dia melirik ke layar komputer dan menuliskan sesuatu di kertas Dihadapannya. Ponselnya bergetar dibawah tumpukan kertas Disampingnya, dengan sebelah tangan masih mengetik di keyboard ,dia mengambil ponselnya.
“Ya,”ujar Yong Soon langsung,dia sudah tahu siapa yang biasa mengganggunya di tengah hari seperti ini jika orang itu sedang libur.
“Kau sudah makan siang?”tanya pemilik suara bass diseberang telepon.
Yong Soon mengerutkan alisnya,melepaskan tangannya dari keyboard dan menatap jam di komputernya. Apakah ini sudah waktunya makan siang dan saking sibuknya dia melewatkan jam makan siang? Tidak, ini masih jam 11.
“Ini masih jam 11, ada apa?”tanya Yong Soon yang merasa aneh dengan pertanyaan suaminya itu.
“Aku ingin mengajakmu makan siang denganku,”ujar Kyuhyun.
“Aku sibuk Cho,”jawab Yong Soon cepat.
Penting sekali pria ini menghubunginya di saat jam sibuknya hanya untuk mengajaknya makan siang. Yong Soon sudah sejak lama tidak mau lagi diajak makan siang oleh Kyuhyun karena pria itu terkadang mengajaknya makan siang di lokasi yang jauh dari kantornya dan akan memperlambat waktu istirahatnya.
Terdengar Kyuhyun mendesah pelan,dia seperti malas melanjutkan kata-katanya. Dia sudah menduga Yong Soon tidak akan mau diajaknya makan siang namun pria yang masih Dihadapannya ini bersikeras. Sekarang pria itu malah berbicara agar menyebutkan namanya,bilang pada Yong Soon kalau dia akan membelikan gadis itu es krim.
“Ada Changmin,dia akan mentraktirmu es krim,”lanjut Kyuhyun dengan malas.
“Changmin oppa? Call,aku akan kesana beritahu aku alamatnya,”
Kyuhyun mendesah pelan,lagi. Kalau nama Changmin diikutkan pasti dia akan langsung menerima ajakannya belum ditambah dengan ditraktir es krim.
“Changmin oppa sedang libur? Apakah dia memakai seragam polisi?”tanya Yong Soon yang sudah merubah Eskpresinya menjadi semangat. Dia senang sekali ketika mendengar nama Changmin disebut. Salah satu pria favoritnya. Lagipula dia sudah lama sekali tidak bertemu dengan pria itu.
“Ya Cho Yong Soon kau masih berbicara dengan suamimu,”
“Ya ya ya aku tahu,kau sensitif sekali,baiklah aku akan datang,”

**
Kyuhyun meletakkan ponselnya setelah memberitahu alamat tempat mereka akan makan siang.
“Bagaimana?”tanya Changmin sambil menghabiskan es krim Dihadapannya.
“Sekalipun dia sedang di Busan saat ini,dia akan langsung kesini begitu aku menyebut namamu,ck,”kesal Kyuhyun.
Changmin tertawa kencang,”Aigoo,kau cemburu Kyuhyun-ah?”
“Tidak, aku hanya tidak habis pikir kenapa dia begitu memujamu,”bantah Kyuhyun yang menyandarkan tubuhnya ke kursi dan melipat kedua tangannya.
“Kurasa aku lebih tampan darimu,”
Kyuhyun hanya berdecak pelan sebagai jawaban.

**
Yong Soon berjalan dengan cepat untuk segera keluar dari gedung kantornya sampai dia melihat Joo Hyun yang hendak berjalan masuk ke dalam gedung.
“Oppa,aku makan siang diluar ya,”ujarnya pada Joo Hyun yang hanya menatap Yong Soon heran. Gadis itu sudah menghilang dari pandangan Joo Hyun begitu pria itu berbalik.
Yong Soon langsung memberhentikan taksi begitu sampai dipinggir jalan. Dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Changmin,apalagi jika pria itu mengenakan seragam polisinya rasanya Yong Soon akan menjadi sangat bahagia saat itu juga. Gadis itu begitu terobsesi melihat pria-pria favoritnya mengenakan seragam polisi dari mulai Donghae. Gadis manis itu keluar dari taksi didepan sebuah restoran kecil tempat favorit Kyuhyun dan Changmin. Gadis manis yang berponi dan menggelung rambutnya itu menyunggingkan senyum begitu masuk ke dalam restoran. Mata cokelat beningnya ditutupi kacamata bulat yang bertengger manis di hidungnya. Dia mengedarkan pandangannya mencari sosok tinggi milik Changmin. Sampai dia menemukannya,lambaian tangan pun dia berikan pada pria itu.
“Oppa,”ucapnya senang begitu sampai dihadapkan dua pria ini.
Changmin tampak senang sementara pria yang duduk Dihadapannya hanya melirik malas Yong Soon.
Yong Soon langsung mendudukkan tubuhnya disamping Kyuhyun yang duduk berhadapan dengan Changmin.
“Oppa kau sedang libur? Donghae oppa juga libur?”tanyanya berurutan.”Oppa kenapa kau tidak memakai seragam polisi?”
Kyuhyun berdecak sebal Disampingnya. Rasanya dia ingin pulang saja saat ini.
“Yong Soon-ah kau kan takut polisi,”ujar Kyuhyun.
“Tidak,itu waktu aku masih kecil,”Yong Soon melirik Kyuhyun sekilas lalu kembali pada Changmin dan tersenyum manis.
“Oppa bagaimana kabarmu?”tanya Yong Soon pada Changmin.
“Baik,sangat baik. Bagaimana kabarmu Yong Soon-ah?”Changmin bertanya balik.
“Aku selalu baik,”jawab Yong Soon sambil tersenyum senang membuat Kyuhyun di sebelahnya kembali berdecak sebal.
Yong Soon melirik Kyuhyun yang memasang wajah masam sejak tadi.
“Oppa bisakah kau bilang pada pria di sampingku ini untuk tidak memasang wajah seperti itu terus,dia tampak seperti ahjussi tua,”ucap Yong Soon pada Changmin.
“Apa maksudmu?”tanya Kyuhyun tidak terima.
Yong Soon menoleh pada Kyuhyun.”Ahjussi saranghaeyo,”ujarnya lengkap dengan senyum termanis dan tanda hati menggunakan jarinya.
Tawa Changmin langsung meledak setelahnya. Dia benar-benar tidak habis pikir dengan pasangan ini,selalu ada saja yg membuatnya tertawa melihat tingkah kedua orang ini. Meski mereka sudah sama-sama dewasa tapi tingkah mereka masih seperti anak kecil.

**

Yong Soon terlihat begitu antusias mendengar cerita Changmin tentang kegiatan dia sehari-hari meski dia sudah mendengarnya dari Donghae tapi cerita Changmin memberikan rasa yang berbeda. Tentu saja cerita Changmin lebih lucu di banding Donghae.

Terkadang di sela makan mereka, Yong Soon akan tertawa setelah Changmin menceritakan kegiatannya menjadi seorang polisi yang terkadang menemui hal lucu. Kyuhyun yang duduk dipojok kini merasa diabaikan. Changmin dan Yong Soon seperti memiliki dunia mereka sendiri saat ini. Beberapa kali Kyuhyun berdeham namun tidak digubris oleh keduanya.
“Ya ya ya kalian mau makan atau bercerita Hah?”kesal Kyuhyun.
“Kau benar Yong Soon-ah, dia sudah seperti ahjussi tua,”ujar Changmin dan sukses mendapat tatapan sebal Kyuhyun.
Yong Soon menoleh pada Kyuhyun dan memberikan daging di atas nasinya.
“Ahjussi makan yang banyak Eoh? Aku tidak mau kau sakit lagi seperti kemarin,kau tahu jadwalnya sangat padat kan,”
Changmin menautkan kedua alisnya,”Kalian membuatku iri,”
“Walaupun dia memujamu aku tetap suaminya,”ucap Kyuhyun.
Yong Soon mengambil ponselnya di meja dan melihat angka di Layarnya.
“Aku harus kembali oppa,”ujar Yong Soon.
“Kau sudah harus kembali?”tanya Changmin.
“Maaf,aku harus kerja kembali,”
“Sudah kubilang tidak usah bekerja lagi,”komentar Kyuhyun yang sukses membuatnya mendapat cubitan dipinggang.”Ya!”
“Baiklah,padahal aku belum mentraktirmu es krim,”ujar Changmin.
Yong Soon berdiri dari duduknya dan menyampirkan tasnya di bahu.”Berarti oppa masih berhutang padaku,”
“Kita harus bertemu lagi untuk membayar hutangku kalau begitu,”lanjut Changmin.
“Call,”balas Yong Soon sambil tersenyum.”Aku pergi babi gendut,”lanjut Yong Soon sambil mencubit pipi Kyuhyun yang membuat Kyuhyun meringis mengusap pipinya.
“Aku pergi oppa,”
Dan setelahnya gadis manis itu sudah menghilang dari pandangan kedua pria ini. Kyuhyun kembali menyantap makan siangnya.
“Kyuhyun-ah, aku tidak menyangka gadis itu yang bisa membuatmu menangis seperti anak kecil padaku,”
“Kapan?”tanya Kyuhyun menghentikan makannya dan menatap Changmin.
“Eii masa kau lupa ketika dia ingin berpisah darimu, harusnya aku ceritakan padanya kalau suaminya ini…”
“Ya Choi Kang Changmin sampai kau berani mengatakan itu pada Yong Soon,akan kubunuh kau,”potong Kyuhyun sebelum Changmin menceritakan detil kejadian memalukan itu.
“Didepannya kau bisa berpura-pura baik-baik saja padahal setiap malam kau bercerita padaku sambil menangis,kau benar-benar menyukai gadis itu rupanya,”
“Ya!Changmin!”