Goodbye For Now

IMG_3366

“Eonni aku pulang ya,”sapa Yong Soon pada seniornya sambil menundukkan kepala begitu melintasi mejanya.
“Ah ne,”jawab wanita itu singkat.
Yong Soon berjalan cepat keluar ruangan menuju lift. Dia mengambil ponsel di saku cardigannnya dan mengetik sesuatu di layar ponselnya.

Aku di lift

Yong Soon bergegas masuk ke lift yang pintunya terbuka lalu menekan tombol 1. Sebuah pesan masuk lagi ke ponselnya.

Aku tunggu di depan.

Begitu sampai di lantai 1, Yong Soon dengan setengah berlari segera keluar gedung. Dia takut seseorang yang menunggunya terlihat oleh orang lain. Sebuah mobil hitam tepat berhenti di depan pintu masuk gedung. Seakan sudah tau siapa yang ada di dalam mobil itu, Yong Soon segera menghampirinya. Dia membuka pintu dan masuk ke dalam.
Yong Soon menoleh pada seorang pria disampingnya, dia tersenyum.
“Aku baru saja potong rambut. Bagaimana? Apakah aku terlihat sangat buruk dengan rambut sependek ini?”tanya Pria yang tidak lain adalah Kyuhyun.
Yong Soon menatapnya seksama. Kenapa dia kembali sedih melihat Kyuhyun sudah memangkas habis rambutnya karena besok dia akan segera masuk camp di Nonsan.
Gadis manis itu mengulurkan tangannya ke arah kepala Kyuhyun dan mengelusnya. “Tidak buruk tapi aku akan merindukan rambut sarang lebahmu,”ujar Yong Soon yang membuat Kyuhyun langsung tertawa.
“Jadi mau kemana kita?”tanya Kyuhyun.
“Keluar Seoul….nowon bagaimana?”Yong Soon balik bertanya.
Tadi pagi tiba-tiba Yong Soon ingin pergi berdua saja dengan Kyuhyun semacam kencan. Karena tahu besok Kyuhyun sudah harus berangkat wajib militer dan satu tempat yang dia pikirkan tadi saat di lift adalah tempat Kyuhyun dulu tinggal.
“Call, kau tidak mau makan dulu?”tanya Kyuhyun sambil melihat ponselnya yang sudah menunjukkan pukul 8 malam ini.
“Kita beli makanan ringan saja di GS25 di dekat pertigaan di depan.”jawab Yong Soon.
Kyuhyun melajukan mobilnya dan mengikuti permintaan Yong Soon. Mobil hitam itu berhenti di depan mini market. Yong Soon turun dan membeli beberapa makanan ringan dan juga minuman. Tidak lama dia sudah kembali lagi.
“Apa kita akan menginap?”tanya Kyuhyun ketika Yong Soon memasukkan barang belanjaan ya yang cukup banyak ke belakang mobil.
“Ini untuk besok pagi, aku lupa kalau isi kulkas kita sudah habis karena kau makan sangat banyak akhir-akhir ini,”jawab Yong Soon.
“Kapan lagi aku bisa menghabiskan makanan di rumah? Setelah ini bahkan aku tidak bisa makan masakanmu lagi,”ujar pria itu dengan bibir mengerucut.
Yong Soon mendesah pelan sambil memasang sabuk pengamannya.
“Ya kau benar,”lirih Yong Soon.
Tangan panjang Kyuhyun menjangkau kepala Yong Soon dan mengacak-acak rambutnya.
“Jangan sedih sayang,”ujarnya.
Yong Soon berusaha untuk tidak sedih seminggu ini tapi rasanya dia gagal. Dia menyibukkan dirinya dengan pekerjaan berharap dia akan lupa ternyata tidak,dia malah semakin menghitung hari-hari Kyuhyun yang tersisa bersama dirinya.

**

2 jam kemudian mereka sudah sampai di Nowon.
“Ah aku lapar,”ujar Kyuhyun begitu dia memberhentikan mobil dipinggir jalan. Disamping mereka sebuah ada kedai makanan kecil. Kyuhyun terus merengek sepanjang perjalanan bahwa dia lapar meski Yong Soon sudah menyuapinya makanan yang dia beli tadi.
Yong Soon turun dari mobil lebih dahulu dan berjalan namun langkahnya terhenti ketika tangan Kyuhyun menggenggam tangannya dan menariknya untuk berjalan bersama. Hari sudah larut dan jalanan pun sepi apalagi ini diluar kota. Yong Soon menoleh dan tersenyum pada Kyuhyun dan membalas genggaman tangan Kyuhyun. Hanya waktu-waktu tertentu dia bisa menggandeng tangan Kyuhyun seperti ini.
“Ahjumma aku mau ramyeon dan daging,”ujar Kyuhyun.
“Juga 2 soju ahjumma,”
Kyuhyun langsung menggelengkan kepalanya mendengar perkataan Yong Soon.
“Cola saja ahjumma tidak jadi soju,”
Pemilik kedai itu pun mengangguk dan berlalu.
“Ya!kenapa tidak boleh soju?”tanya Yong Soon kesal.
“Sejak kapan kau jadi menyukai soju Hah? Aku harus menyetir pulang dan aku tidak mau menggendongmu yang mabuk.”terang Kyuhyun.
Yong Soon hanya mengerucutkan bibirnya sebal.
Begitu makanan dihidangkan dihadapan mereka,keduanya larut dengan makanan mereka. Yong Soon dan ramyeon dan Kyuhyun dengan daging. Beberapa kali Yong Soon mengambil daging yang dipanggang menaruhnya diatas selada menambahnya dengan gochujang dan menyuapi Kyuhyun. Keduanya juga tertawa bersama ketika saling menceritakan hal lucu. Ini benar-benar terasa seperti kencan yang sebenarnya bagi Yong Soon meski hanya bisa mereka lakukan di malam hari.
Setelah mengisi perut mereka. Kyuhyun mengajak Yong Soon ke rumah Kyuhyun yang dulu. Kyuhyun lahir dan besar di Nowon sebelum pindah ke Seoul. Keduanya masih bergandengan tangan ketika memasuki jalanan ke rumah Kyuhyun. Hari sudah tengah malam,tidak ada orang lagi dijalan ini. Keduanya berjalan dalam diam.
“Jangan menangis besok,”ujar Kyuhyun.
“Bukannya harusnya kau senang aku menangis besok,itu artinya aku sangat mencintaimu bukan?”
“Kau tidak perlu menangis aku sudah tahu kau sangat mencintaiku.”
“Percaya diri sekali kau,”
“Yong Soon-ah menurutmu kita harus kemana saja tahun ini?”tanya Kyuhyun lagi.
“Aku akan ikut kemanapun kau mengajakku,”
Kyuhyun tertawa. Yong Soon menghentikan langkahnya. Dia berdiri menghadap Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah,cium aku,”pinta Yong Soon tiba-tiba. Kyuhyun membulatkan bola matanya sempurna.
Yong Soon tertawa kecil melihat ekspresi Kyuhyun.
“Kenapa kau diam? Bukannya kau duluan yang selalu minta kucium harusnya senang aku minta kau menciumku sekarang,”
“Tidak…ini aneh,”ujar Kyuhyun yang bingung.
“Aigoo Kyuhyun-ah,aku hanya ingin mencoba bagaimana rasanya berciuman di tengah jalan,lagipula disini sepi dan sudah malam,tidak akan ada yang…”
Ucapan Yong Soon terhenti ketika bibir lembut Kyuhyun menekan bibirnya. Tangan besar Kyuhyun menangkup wajah mungil Yong Soon dan gadis itu tersenyum disela ciuman mereka.

**

Yong Soon tidak mau melepaskan Kyuhyun yang sudah bersiap pergi ke Nonsan pagi ini. Dia merasa tidak rela melepaskan Kyuhyun walaupun hanya untuk satu bulan saja.
“Aigoo Yong Soon-ah,”ibu Kyuhyun tersenyum geli melihat kelakuan menantunya ini.
“Eomoni bisakah aku ikut ke Nonsan dengan Kyuhyun,”pinta Yong Soon dengan muka memelas membuat ayah,ibu,kakak perempuan Kyuhyun dan suaminya tertawa.
“Eomma bisa aku tunda satu tahun lagi,”kali ini Kyuhyun yang berbicara.
“Aigoo kalian ini,sudah-sudah cepatlah berangkat,”ujar kakak Kyuhyun. Ahra.
“Kau benar tidak mau ikut Yong Soon-ah? Kau bisa menunggu di mobil,”ujar ayah Kyuhyun begitu pasangan ini melepas pelukan mereka.
Yong Soon menggeleng. Ayah dan ibu Kyuhyun akan ikut mengantar Kyuhyun ke Nonsan.
“Kabari aku begitu kau sempat,”ujar Yong Soon terakhir kalinya di depan pintu. Kyuhyun mengangguk dan mengecup bibir Yong Soon singkat.
Yong Soon memandangi tubuh Kyuhyun yang sudah menghilang ke dalam mobil. Ahra menepuk bahunya.
“Kau mau menginap di tempatku? Kau pasti kesepian di apartemen kan hm?”
Yong Soon tersenyum kecil.
“Eonni kau meledekku,”
“Kyuhyun akan baik-baik saja Yong Soon-ah jangan dipikirkan mengerti?”
Yong Soon mengangguk dan tersenyum pada Kakak Kyuhyun yang merangkul bahunya. Iya Kyuhyun akan baik-baik saja. Lagipula ini hanya sebulan saja kan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s