Sad

Kyuhyun baru saja menyelesaikan fanmeeting terakhirnya dua jam yang lalu. Kini pria itu bersama keluarganya tengah makan malam di Mom house,penginapan milik keluarga Kyuhyun. Yong Soon yang juga datang ke acara fanmeeting Kyuhyun juga ikut makan malam bersama. Gadis manis itu duduk disamping Kyuhyun, Ahra, kakak Kyuhyun mengajaknya berbicara sepanjang acara makan malam membuat Kyuhyun tampak sedikit sebal karena kakaknya itu memonopoli istrinya. Padahal dia baru pulang beberapa hari yang lalu dari Vietnam setelah 10 hari disana,menyelesaikan beberapa shooting terakhir untuk singlenya lalu lanjut dengan fanmeeting tadi. Dia bahkan belum berbicara banyak dengan Yong Soon,padahal beberapa hari lagi dia akan segera pergi wajib militer dan sekarang sepanjang acara makan malam kakaknya lah yang berbicara dengan Yong Soon.
“Hati-hati sayang,menginaplah disini sesekali Yong Soon-ah kalau kau kesepian di apartemen,”ujar ibu Kyuhyun sambil memeluk Yong Soon ketika mengantar kedua anaknya ini yang hendak pulang.
“Nde eomonim,kami pulang dulu,”pamit Yong Soon setelahnya berjalan ke arah mobil mereka.
Saat Kyuhyun hendak membuka pintu mobil, Yong Soon menengadahkan tangannya dihadapan Kyuhyun.
“Aku saja yang menyetir,”ujarnya meminta kunci mobil.”Kau tadi minum kan,”lanjut Yong Soon ketika Kyuhyun belum juga menyerahkan kuncinya.
“Baiklah,”ucap Kyuhyun seraya menyerahkan kunci mobil hitam ini.
Kyuhyun kini duduk disamping Yong Soon yang tengah menyetir. Sesekali dia melirik istrinya ini. Dia ingin mengajak berbicara gadis ini tapi sepertinya Yong Soon sangat fokus dengan jalanan di depannya.
“Yong Soon-ah,”panggil Kyuhyun pada akhirnya.
Yong Soon menggumam pelan dengan mata yang masih menatap jalan.
“Aku pernah cerita kan kalau aku pernah mengantar temanku masuk camp,”
Yong Soon menggumam sebagai tanggapan.
“Kau tahu dia putus dengan pacaranya,”lanjut Kyuhyun.
“Lalu?”tanya Yong Soon yang akhirnya bersuara meski dia masih menatap jalan.
“Aku takut akan seperti itu juga,”ujar Kyuhyun.
“Kau tidak punya pacara Kyu,”Yong Soon menoleh pada Kyuhyun sedetik sebelum kembali memandang lurus.
“Eoh tapi aku punya kau,”
“Dan aku tidak akan segila itu untuk meninggalkanmu,”Yong Soon kembali menoleh pada Kyuhyun.
“Benarkah?”tanya Kyuhyun menuntut. Dia bahkan memiringkan kepalanya kearah Yong Soon.
“Cho Kyuhyun,kau pikir hubungan kita semudah sepasang kekasih,aku istrimu,mana mungkin aku meninggalkanmu hanya karena kau pergi wajib militer.”kini Yong Soon berbicara namun tanpa menoleh.
Kyuhyun tersenyum lebar mendengar jawaban Yong Soon.
“Baru kali ini aku mendengar kau menyebut dirimu istriku,”ujar Kyuhyun lalu tertawa pelan sementara Yong Soon hanya tersenyum.

**

Yong Soon tiba-tiba memberhentikan mobilnya dipinggir jalan. Kyuhyun terlihat bingung.
“Aku ingin membeli tteokboki dulu,”ujar Yong Soon seraya keluar mobil.
Kyuhyun berdecak pelan. Gadis itu belum kenyang rupanya,padahal dia sudah makan banyak sekali tadi. Pikir Kyuhyun.
Yong Soon kembali ke mobil tidak lama kemudian. Dia menyerahkan bungkusan tteokboki itu pada Kyuhyun.
“Jangan dimakan!”ujar Yong Soon.
Yong Soon yang dulu biasa saja dengan tteokboki kini sangat menggemarinya,apalagi kalau bukan karena Kyuhyun. Tteokboki makanan favorit Kyuhyun yang kini juga menjadi makanan favorit Yong Soon.
Kyuhyun tersenyum jahil dan malah membuka tempat tteokboki itu.
“Ya!Cho Kyuhyun kau mau mati Hah!”seru Yong Soon.
Kyuhyun tertawa sambil menyandarkan tubuhnya ke jok mobil.
“Kau benar-benar sangat menyukaiku bahkan kau menyukai tteokboki sekarang,”
Yong Soon hanya mendesah pelan. Terserah pria itu mau berkata apa dia tidak peduli.
Begitu sampai di parkiran apartemen mereka. Yong Soon berjalan lebih dahulu menuju lift meninggalkan Kyuhyun. Pria chubby itu segera mengejar Yong Soon.
“Ya berjalanlah bersamaku,”ujarnya ketika sudah bisa menyamakan langkah kakinya dengan istrinya.
“Kalau ada yang melihat bagaimana?”ujar Yong Soon seraya masuk ke dalam lift yang untungnya sudah kosong karena sudah lewat tengah malam.
Kyuhyun mengikutinya kemudian.
“Yong Soon-ah,besok aku akan bertemu hyungdeul di SUM, kau mau ikut?”tawar Kyuhyun.
“Seperti aku bisa ikut saja, tidak,aku ada janji dengan Yeon Ji,”jawab Yong Soon.
“Baiklah, aku akan menjemputmu setelahnya,”
Yong Soon hanya menggumam sebagai jawaban. Gadis itu keluar lift lebih dulu diikuti Kyuhyun dibelakangnya.
Kyuhyun dan Yong Soon kini tengah menghabiskan tteokboki yang dibeli mereka tadi namun tidak ada percakapan di antara mereka. Kyuhyun merasa aneh dengan istrinya yang tampak tidak seperti biasanya sejak tadi lebih tepatnya setelah pulang makan malam. Meski Yong Soon berbicara biasa padanya dan menjawab semua pertanyaannya dan juga menanggapi candaannya tapi ada sesuatu yang berbeda dari Yong Soon.

**

Kyuhyun mengamati wajah istrinya yang tengah tertidur Dihadapannya. Dia tersenyum mengamati wajah gadis yang sangat dicintainya,gadis yang selama tiga tahun ini selalu menjadi yang pertama dia lihat di pagi hari meski tidak setiap hari. Hari-hari dimana paginya tidak melihat wajah Yong Soon adalah hari yang paling tidak disukainya. Dia sangat bersyukur bisa bertemu gadis seperti Yong Soon. Gadis yang mandiri,kuat,berani namun terkadang kerasa kepala. Kyuhyun merasa dirinya belum bisa menjadi seorang suami yang baik untuk Yong Soon, dia belum bisa menjaganya dengan baik, berada disisinha setiap saat,tidak seperti suami yang lain. Tapi gadis ini tidak pernah mengeluh, saat dia harus selalu sendiri di apartemennya dia tidak akan pernah bilang pada Kyuhyun jika dia kesepian. Saat harinya buruk pun dia akan tetap bertanya lebih dulu bagaimana hari Kyuhyun hari itu. Dia juga tidak pernah sekalipun mengeluh bahwa dia tidak akan pernah bisa menggenggam tangan Kyuhyun di tempat umum.
Kyuhyun mengelus kepala Yong Soon penuh sayang. Dan bahkan disaat beberapa hari lagi Kyuhyun akan pergi, Yong Soon tidak memintanya untuk selalu berada disampingnya,dia berperilaku seakan Kyuhyun hanya akan pergi shooting seperti biasanya. Walaupun setelah sebulan mereka akan lebih sering bertemu tapi tetap saja bagi Kyuhyun berat. Setelah mereka pernah dua bulan lebih tidak bertemu,berpisah beberapa hari pun terasa sangat berat. Kyuhyun ingin segera sebulan ini segera berlalu, ketika dia mulai menjalani pelayan publiknya dia bisa setiap hari bertemu Yong Soon. Saat pagi hari membuka mata, mungkin makan siang bersama, mereka akan sampai di rumah bersama dan akan tidur di waktu yang sama. Dua tahun ini dia akan menghabiskan banyak waktu dengan Yong Soon. Dia akan menjadi suami yang baik untuk gadis ini. Kyuhyun mencium kening Yong Soon perlahan agar tidak membangunkannya.
“Maaf aku belum bisa menjadi suami yang baik untukmu,tapi aku janji dua tahun ke depan aku akan selalu bersamamu,disampingmu,lirih Kyuhyun.
Pria itu beranjak dari tempat tidurnya dan keluar kamar.
Yong Soon membuka matanya perlahan. Dia tidak tidur sejak Kyuhyun mulai menatapnya. Gadis berambut pendek itu mendesah pelan.
“Kenapa jadi sedih ya?”lirih Yong Soon.

**

Kyuhyun mengambil ponselnya diatas meja dan tersenyum begitu membaca pesan singkat yang masuk ke ponselnya. Saat ini dia baru saja makan bersama member Super Junior yang lain.
“Hyung aku pulang duluan ya,”ujarnya seketika.
Heechul yang duduk Disampingnya langsung menoleh. Semua juga langsung menatap Kyuhyun.
“Aku harus menjemput Yong Soon,”ujar Kyuhyun menjadi jawaban atas muka-muka penuh pertanyaan Dihadapannya.
“Oh baiklah, kenapa kau tidak mengajaknya makan bersama kami tadi?”tanya Leeteuk yang duduk dihadapan Kyuhyun.
“Dia ada janji dengan Yeon Ji,”jawab Kyuhyun sambil melirik Yesung yang tampak acuh.
Kyuhyun berdiri dari duduknya.
“Kyuhyun-ah katakan pada Yong Soon untuk membalas pesan-pesanku kalau tidak aku akan mencekiknya saat bertemu dengannya,”ujar Heechul menahan tangan Kyuhyun sebelum pergi.
Kyuhyun tertawa,”Nde Hyung, dia sangat sibuk sekarang ini,”
“Aku tidak peduli,katakan padanya.”
Kyuhyun mengangguk terakhir kalinya sebelum berpamitan pada yang lain.
“Sampaikan salamku pada Yong Soon,”ujar Leeteuk.
“Aku juga,”Donghae pun ikut berkata.
Dan pada akhirnya semuanya mengatakan hal yang sama.
“Ya ya aku akan sampaikan padanya, ck,”

**

“Jadi bagaimana perasaanmu sebentar lagi Kyuhyun akan pergi?”tanya Yeon Ji sambil menyeruput jus grapefruitnya.
Setelah mengantar Yeon Ji berbelanja,keduanya duduk di sebuah cafe di daerah garosugil.
“Kau orang kesekian yang bertanya seperti itu padaku Yeon Ji-ya, apa yang harus aku rasakan toh selama dua tahun dia tetap akan ada bersamaku.”jawab Yong Soon sambil menghabiskan jus mangganya.
“Iya aku tahu tapi tetap saja kan selama sebulan dia akan pergi, memangnya kau tidak sedih?”tanya Yeon Ji lagi.
“Untuk apa sedih, aku tidak mengerti kenapa aku harus merasa sedih lagipula itu hanya sebulan bahkan aku pernah tidak bertemu dengannya berbulan-bulan,”
Yeon Ji menaikkan alisnya,”Aku mengerti tapi kan saat itu kau sedang kesal dengannya tidak melihat wajahnya mungkin malah menyenangkan tapi sekarang kan lain kau tidak sedang kesal dengannya,”
Yong Soon malah tertawa pelan,”Yeon Ji-ya apa sebenarnya kau sedang mengatakan bahwa kau lah yang sedih saat Yesung oppa pergi wajib militer saat itu.”
Yeon Ji langsung menggeleng cepat.”Tidak mana mungkin aku sedih,saat itu kami sudah putus,”
Yong Soon hanya tertawa menanggapinya.
“Kalau kau merasa kesepian saat Kyuhyun pergi menginaplah ditempatku,”ujar Yeon Ji sambil tersenyum.

**
“Kau sendirian gadis manis?”Kyuhyun duduk disamping seorang gadis berambut pendek dengan bomber merah dan jeans serta sepatu sneakers. Tidak akan ada yang mengira gadis ini sudah berusia 25 tahun dari wajahnya yang kecil dan tubuhnya yang mungil.
Yong Soon menoleh pada Kyuhyun. “Kau sudah seperti ahjussi mesum Kyu,”ucap Yong Soon yang membuat Kyuhyun memasang wajah kesal.
Yong Soon tadi meminta Kyuhyun untuk menjemputnya di Banpo Bridge. Setelah bertemu Yeon Ji dia malah meminta Kyuhyun untuk menjemputnya disini. Untunglah hari ini tidak begitu ramai dan karena dipinggir sungai ini sedikit gelap, kemungkinan Kyuhyun untuk dikenali sangatlah minim.
“Hmm bagaimana kalau kita makan di tempat nenek, sepertinya sudah lama kita tidak makan berdua disana,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun mengangguk,”Ide bagus,ayo!”ucap Kyuhyun sambil berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Yong Soon berdiri namun gadis itu tidak mengambil tangan Kyuhyun dan langsung berdiri. Meski tidak ada yang mengenali Kyuhyun yang kini memakai topi yang menutupi setengah wajahnya dan juga jaket tapi tetap saja mereka harus hati-hatikan.
Kyuhyun berjalan dibelakang Yong Soon menuju mobilnya.
“Halmoni kami datang,”ujar Yong Soon begitu masuk kedai makan yang hanya ada beberapa pengunjung yang kesemuanya orang tua.
Kyuhyun melepas topinya. Di tempat ini dia bisa lebih leluasa karena tidak banyak yang tahu kedai makan ini dan kalaupun ada pengunjung yang datang,mereka tidak ada yang mengenali Kyuhyun bahkan saat pertama datang Halmoni pemilik kedai ini pun tidak mengenali Kyuhyun.
“Aigoo,kalian datang berdua kali ini,duduklah,”ujar Halmoni pemilik kedai ini dan menyuruh mereka berdua duduk di salah satu meja disana.
“Aku mau Udon dan 2 soju Halmoni,”ucap Yong Soon.
Kyuhyun mendelik tajam pada Yong Soon ketika gadis itu mengatakan soju.
“Karena aku bersamamu aku boleh mabuk kan Kyu,”Yong Soon memamerkan senyum termanisnya.
Kyuhyun mendesah pelan,”Aku sama dengan Yong Soon Halmoni,”
Nenek itu tersenyum dan mengangguk sebelum berlalu menyiapkan pesanan mereka.
“Saat kau tidak bersamaku kenapa kau pernah mabuk hm?”tanya Kyuhyun sambil menuangkan air putih ke gelas dan menyerahkannya pada Yong Soon.
“Aku kan sudah minta maaf untuk yang itu,”jawab Yong Soon.
“Si Joo Hyun itu masih sering mendekatimu?”tanya Kyuhyun lagi dengan nada tidak suka.
“Tentu saja dia kan rekan kerjaku, jangan pernah cemburu padanya,kau seperti anak kecil saja,”ucap Kyuhyun.
Pesanan mereka datang. Yong Soon membuka botol soju dan menuangkannya ke gelas lalu menyerahkannya pada Kyuhyun. Lalu dia menuang lagi pada gelas yang lain. Dia mengangkat gelas miliknya yang sudah berisi soju lalu menempelkannya pada gelas Kyuhyun.
“Chan,bersulang.”seru Yong Soon lalu meneguk habis soju digelasnya. Dia meringis pelan merasakan rasa pahit yang menyentuh tenggorokannya.
“Kau ingin agar aku menggendongmu saat pulang hm?”
Yong Soon menuang lagi soju digelasnya dan mengangguk mantap,”Kapan lagi aku bisa merepotkanmu,”gadis itu menjulurkan lidahnya sebelum kembali meneguk habis gelas keduanya.

**

“Dia mabuk?”tanya nenek pemilik kedai menghampiri mereka berdua.
Yong Soon sudah menaruh wajahnya dia meja, matanya terpejam. Dia mabuk.
“Eoh bahkan setengah botol saja belum,”ujar Kyuhyun menunjukkan botol dihadapan Yong Soon.
“Gadis ini benar-benar ingin mendapat perhatianmu rupanya,selama dia datang sendiri kesini dia selalu bilang kau terlalu sibuk,tidak memperhatikannya dan dia akan terus mengoceh padaku sampai dia akan meminta tambahan Udon,”terang nenek pemilik kedai ini.
“Benarkah?”tanya Kyuhyun tidak percaya seraya berusaha menegakkan tubuh Yong Soon.
“Iya, tapi dia mengatakannya dengan muka bercanda bukan kesal. Dia selalu bilang dia adalah gadis paling kesepian meski sudah memiliki suami. Dasar gadis ini,”nenek itu tertawa pelan. Kyuhyun jadi tersenyum,dia pikir Yong Soon kesal karena selalu ditinggal olehnya.
“Aku akan mulai wajib militer Halmoni minggu depan,”ucap Kyuhyun.
“Oh ya? Bagus sekali,”
“Iya tapi bukan sebagai tentara aktif hanya sebagai pelayan publik,kesehatanku tidak memungkinkan aku menjadi tentara aktif,”terang Kyuhyun.
“Yah tidak apa-apa yang jelas kau sudah berbakti pada negaramu,”ujar nenek sambil menepuk bahu Kyuhyun.
Kyuhyun lalu menggendong Yong Soon yang sudah tidak sadar itu.
“Sering-seringlah datang kemari,setiap akhir pekan bersama Yong Soon, dia pasti akan sangat senang.”
Kyuhyun tersenyum dan mengangguk sebelum berpamitan pada nenek. Dia menggendong Yong Soon sampai ke mobil mengenakan sabuk pengaman pada gadis itu.
Bahkan ketika sudah sampai di apartemen Kyuhyun tidak membangunkan Yong Soon dan kembali menggendong gadis itu. Ada beberapa orang yang memperhatikan tapi Kyuhyun tampak tidak terganggu. Orang-orang ini sudah tau mereka tinggal disini seharusnya mereka tidak akan berbicara pada orang luar.
Kyuhyun meletakkan tubuh Yong Soon perlahan di tempat tidur.
“Eung Kyu,”gumam Yong Soon sambil membuka matanya perlahan. Dia menyentuh keningnya.
“Ini akibatnya sudah tau tidak bisa minum,”ujar Kyuhyun.
Yong Soon malah tersenyum.”Kapan terakhir kali aku mabuk saat bersamamu?rasanya sudah lama sekali kan,”
“Aku ambilkan minum dulu,”ujar Kyuhyun beranjak keluar kamar.
Kyuhyun kembali kamar tidak lama kemudian,memberikan segelas air pada Yong Soon yang duduk bersandar pada kepala tempat tidur. Gadis itu meminumnya dalam sekali teguk.
“Yong Soon-ah kalau kau kesepian menginaplah di tempat eomma,”ujar Kyuhyun tiba-tiba. Yong Soon menatapnya aneh.
“Kenapa hari ini orang-orang selalu berkata aku kesepian? Tidak Kyu aku baik-baik saja jangan mencemaskan aku seperti yang lain, mengerti? Seperti aku tidak pernah ditinggal olehmu saja,”jawab Yong Soon.
“Tapi aku..”ucapan Kyuhyun terpotong begitu Yong Soon memeluk tubuh tinggi itu. Dia menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun.
“Biarkan aku tidur kepalaku sangat pusing,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun menyentil dahi Yong Soon.”Ini karena kau sok ingin minum soju,”
Yong Soon tersenyum.”Aku akan kehilangan bantalku selama sebulan,”
Kyuhyun hanya tertawa pelan.”Aku akan Merindukanmu,”
“Harus,”
“Yong Soon-ah kau masih ingat aku pernah marah padamu karena kau tidak pernah bilang padaku saat kau sakit atau apapun,jika aku sudah masuk camp setiap kali aku meneleponmu kau harus bercerita apapun mengerti?”
Yong Soon hanya mengangguk dalam pelukan Kyuhyun.
Tiba-tiba Kyuhyun merasakan tubuh Yong Soon bergetar. Kyuhyun menepuk bahu istrinya.
“Yong Soon-ah kau menangis?”tanya Kyuhyun.
Yong Soon menggeleng. Kyuhyun lalu melepaskan pelukannya dan menegakkan tubuh gadis itu.
Kyuhyun kaget begitu melihat wajah Yong Soon dengan air mata yang mengalir dari sudut matanya. Dia tidak menyangka Yong Soon akan menangis. Kyuhyun tidak pernah melihat gadis ini menangis sekalipun selama ini,gadis yang selalu kuat begitu Yong Soon bagi Kyuhyun. Namun kali ini dia melihat istrinya itu menangis. Yong Soon mengusap matanya.
“Jangan melihatku,”ujarnya.
Kyuhyun langsung menarik Yong Soon kedalam pelukannya lagi. Dia mengusap punggung istrinya itu perlahan.
“Jangan menangis Yong Soon-ah bukankah kau bilang ini hanya sebulan bahkan kita pernah berpisah lebih lama dari itu,apakah kau menangis seperti ini juga?”
“Saat itu kita sedang bertengkar tentu saja aku tidak menangis sekarang kan kita tidak sedang bertengkar,”jawab Yong Soon.
“Aku akan menghubungimu setiap hari,kau pun akan mengunjungiku setiap minggu dan setelah sebulan kita akan selalu bersama. Ingat kan rencana yg sudah kita buat setiap harinya. Kita akan menghabiskan waktu lebih banyak berdua dan aku akan menjadi suami yang baik untukmu yang selalu ada untukmu dan selalu disampingmu, terdengar sangat menyenangkan bukan. Jadi jangan terlalu dipikirkan apa yang akan kita lewati sebulan kedepan nanti pikirkanlah apa yang bisa kita lakukan setelah sebulan nanti,”
Kyuhyun mengakhiri ucapannya dengan mengecup kening Yong Soon. Lalu mengusap pipi Yong Soon yang basah karena air matanya dan terakhir mengecup singkat bibir Yong Soon.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s