When?

Kyuhyun baru saja menyelesaikan rangkaian konser solonya di Seoul. Keluarga Kyuhyun mengadakan acara makan malam. Ayah dan ibu Yong Soon datang dari Inggris untuk menonton konser menantunya dan kini mereka juga sudah berkumpul di rumah Kyuhyun. Ada Ahra juga suaminya yang ikut datang. Kini mereka berkumpul di depan sebuah meja ,tampak Kyuhyun berbicara santai dengan ayah Yong Soon Disampingnya sementara Yong Soon dan Ahra mulai meletakkan makanan ke meja dan menyusunnya.
Bel rumah Kyuhyun berbunyi. Ayah Kyuhyun tampak berdiri untuk melihat siapa yang datang.
“Haraboji..,”terdengar suara cempreng khas anak-anak begitu ayah Kyuhyun sampai di depan pintu. Seorang anak laki-laki bermata cokelat bening dengan rambut ikal cokelat berlari menghambur ke arahnya. Usianya mungkin sekitar 3 tahun. Tuan Cho langsung mengangkat tubuh anak laki-laki itu.
“Aigoo Danny-ya kau sudah semakin besar,”ujarnya pada anak laki-laki yang bernama Danny itu.
Seorang wanita berambut merah yang masuk belakangan langsung membungkuk.”Annyeonghaseyo ahjussi,apa kabar?”tanyanya.
Tuan Cho menurunkan tubuh Danny dan tersenyum pada wanita itu.”Baik Jenny-ya bagaimana kabarmu? Ayo masuk.”
“Mom aku masuk duluan,”Danny langsung berlari masuk ke dalam rumah.
“Jangan lupa memberi salam,”ujar Jenny ibu dari anak laki-laki tadi.
“Aku sangat baik ahjussi,ini aku membelikan buah tadi,”ujar Jenny lagi seraya memberikan tas kertas yang berisi buah pada Tuan Cho dan mereka pun masuk ke dalam rumah.
“Annyeonghaseyo!”sampai dihadapan orang-orang Danny membungkukkan kepalanya. Kelima orang yang berada di ruangan itu tampak terkejut melihat kedatangan Danny.
“Haraboji..” laki-laki kecil itu menghampiri ayah Yong Soon dan mencium pipinya sekilas.
“Halmoni..,”kali ini da menghampiri ibu Yong Soon.
“Halmoni..”lanjut menghampiri ibu Kyuhyun.
“Samchon..”ujarnya kini pada kakak ipar Kyuhyun.”
“Uncle….”anak laki-laki itu lalu menghampiri Kyuhyun dengan wajah sangat senang dan langsung memeluk leher pria tinggi itu. Paman kesukaan Danny. Begitulah Kyuhyun bagi Danny.
“Apa kabar pangeran kecil,”ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambut Danny yang kini sudah duduk dipangkuannya. Danny mengangguk kencang sebagai jawaban. Kyuhyun tersenyum sambil mencubit pipi Danny yang menurutnya sangat menggemaskan itu.
“Dimana aunty?”tanya Danny mencari sosok favoritnya satu lagi. Yong Soon.
Tidak lama Yong Soon keluar dari dapur membawa semangkuk sup ditangannya. Dia terlihat senang melihat Danny juga datang.
“Aunty..,”ujar Danny begitu menangkap sosok Yong Soon.
Gadis itu menaruh sup diatas meja lalu menggapai lengan Danny yang meminta untuk dipeluk.
“You look so tall since the Last time i met you,”ucap Yong Soon yang selalu menggunakan bahasa Inggris jika berbicara pada Danny.
“I will grow tall just like Kyuhyun uncle,”jawabnya sambil kembali meminta untuk duduk dipangkuan Kyuhyun.
“Imo,”Danny melambaikan tangannya pada Ahra yang meletakkan sepiring seafood diatas meja.
“Aigoo Danny,kau datang hm?”Ahra mengusap kepala anak kecil yang manis itu.
Kehadiran Danny di tengah-tengah mereka membuat suasana semakin ramai karena laki-laki kecil itu tidak berhenti berbicara membuat yang lain tertawa.

**

“Lihatlah istrimu Kyuhyun-ah, dia sudah tertidur pulas,”ujar Ibu Yong Soon sambil melirik putri semata wayangnya yang tertidur pulas di dalam mobil.
Setelah acara makan malam, ayah dan ibu Yong Soon ikut pulang bersama Kyuhyun karena mereka akan menginap di apartemennya.
Kyuhyun hanya terkekeh pelan lalu melirik ke kaca spion, melirik Yong Soon yang memang sudah tertidur.
“Akhir-akhir ini kerjaannya sangat banyak,dia menjadi sangat lelah sepertinya,”lanjut Kyuhyun.
“Setelah ini kau tidak ada jadwal lagi?”tanya Ayah Yong Soon yang duduk disamping Kyuhyun yang meyerir mobil.
“Masih ada abonim, ada beberapa taping yang harus aku lakukan,”jawab Kyuhyun sambil tersenyum pada ayah mertuanya itu.
“Jaga kesehatanmu Kyuhyun-ah,kau membuat eomonim khawatir dengan begitu padatnya jadwal konsermu dua bulan kemarin.”kali ini ibu Yong Soon yang berbicara.
“Nde eomonim tentu saja, terima kasih sudah mengkhawatirkanku,”balas Kyuhyun.
“Mintalah Yong Soon untuk memasak yang banyak,”lanjut ibu Yong Soon.
Kyuhyun tertawa pelan dan menganggukkan kepalanya,”Nde eommonim,”

**
Ibu Yong Soon mengguncang bahu putrinya begitu mereka sudah sampai di parkiran apartemen Yong Soon. Gadis berambut pendek itu membuka matanya malas.
Dia pun turun dari mobil dengan mata setengah terbuka. Dia akui minggu ini rasanya dia lelah sekali,pekerjaannya seakan tidak berhenti datang. Sebenarnya akhir pekan ini dia hanya ingin istirahat di apartemennya tapi Kyuhyun akan konser dan tidak mungkin dia tidak datang ke konser solo terakhir suaminya itu. Ditambah orang tuanya datang dan ada makan malam dengan orang tua Kyuhyun juga.
“Berhentilah bekerja kalau kau jadi kelelahan seperti ini,”ucap ibu Yong Soon pada anaknya ketika mereka di dalam lift.
Yong Soon yang menyenderkan kepalanya di dinding lift hanya menatap malas ibunya.
“Lagipula Kyuhyun sudah memintamu berhenti bekerja kan?”lanjut ibu Yong Soon.
“Nde eomonim Yong Soon sangat keras kepala,tolong nasehati dia eomonim,”ucap Kyuhyun yang sukses mendapat tatapan tajam dari Yong Soon. Pengadu. Pikir Yong Soon.
“Benar kau ini keras kepala sekali sama seperti ayahmu, sudahlah berhenti bekerja dan rencanakan kehamilanmu,”
“Eomma!”Yong Soon langsung memotong ucapan ibunya. Topik itu lagi.
“Wae? Ibu benar kan? Kapan kalian akan memberikanku cucu? Memangnya kau tidak mau memiliki anak Yong Soon-ah,”
Yong Soon mendesah pelan. Kyuhyun yang berdiri di depan ibu Yong Soon tidak berani melirik kebelakang lagi. Tidak mau ikut campur.Sementara ayah Yong Soon yang berdiri disamping Kyuhyun hanya tertawa pelan.
“Tentu saja aku ingin memiliki anak tapi tidak sekarang eomma,”jawab Yong Soon.
“Kenapa? Kyuhyun-ah kau tidak ingin memiliki anak?”kali ini ibu Yong Soon bertanya pada Kyuhyun. Pria itu tidak bisa menghindar,inilah yang daritadi dia takutkan.
“Tentu saja ingin eomonim tapi…”
“Ada apa dengan kalian? Kenapa kalian tidak ingin segera memiliki anak Hah?”ujar ibu Yong Soon memotong perkataan Kyuhyun. Dia tampak sedikit kesal. Dia sungguh tidak mengerti apa yang dipikirkan kedua anaknya ini. Setelah 3 tahun menikah mereka belum berpikir untuk segera memiliki anak.
“Sudahlah sayang itu urusan Kyuhyun dan Yong Soon,”ayah Yong Soon coba menengahi. Namun sepertinya ibu Yong Soon benar-benar kesal dan terus saja berbicara bahkan sampai di depan pintu apartemen Kyuhyun dan Yong Soon.

**

Kyuhyun melirik istrinya yang tengah bersandar di bahunya sambil membaca buku diatas tempat tidur. Sementara Kyuhyun baru saja selesai bermain game di ponselnya. Dia meletakkan ponsel hitamnya ke nakas. Dia berdehem pelan.
“Apa yang ingin kau katakan? Katakanlah.”ujar Yong Soon yang seakan tahu apa yang Kyuhyun inginkan. Matanya masih fokus pada halaman yang sedang dia baca.
Kyuhyun kembali berdehem pelan. Dia ragu-ragu untuk bertanya tapi dia penasaran apakah Yong Soon memikirkan hal yang sama dengannya.
“Yong Soon-ah apakah kau memikirkan apa yang eomonim katakan?”tanya Kyuhyun.
Yong Soon langsung menutup bukunya dan menegakkan tubuhnya dia menghadap Kyuhyun dan menatapnya. Perasaan bersalah terlihat dari wajahnya. Dia tahu dialah yang meminta Kyuhyun untuk menunda memiliki anak karena banyak hal yang Yong Soon pikirkan saat itu.
“Apa kau ingin segera memiliki anak?”Yong Soon balik bertanya.
“Tidak bukan begitu..aku hanya..apa yang kau pikirkan tentang perkataan eomonim itu?”tanya Kyuhyun lagi.
Yong Soon mendesah pelan.”Mianhe Kyuhyun-ah, aku yang memintamu untuk tidak segera memiliki anak. Aku hanya merasa waktunya tidak tepat dengan kondisi kita saat itu dan sekarang….yah kupikir mungkin ini memang saatnya tapi tidak bisakah dua tahun ini aku menikmatimu sendiri saja?”terang Yong Soon.
Kyuhyun tersenyum dan mengacak-acak rambut Yong Soon.
“Kita hampir berpisah dan aku ingin dua tahun ini kita benar-benar memperbaiki hubungan kita, benar-benar menghabiskan waktu bersama, aku juga sudah tidak meminum obat pencegah kehamilan sejak dua tahun yang lalu. Berarti aku tidak ada keinginan menunda lagi kan? Biarkan Tuhan menentukan kapan waktu yang tepat mungkin Tuhan tahu aku masih belum mau membagimu dengan yang lain,”Yong Soon tersenyum di akhir kalimatnya.
“Aku mengerti,”Kyuhyun langsung menarik Yong Soon kedalam pelukannya.”Sepertinya aku juga belum mau membagimu dengan yang lain,”
Yong Soon mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun.”Bukannya kau tidak pernah mau membagiku dengan yang lain termasuk dengan Danny tadi,”ujar Yong Soon mendongakkan kepalanya mengingat kejadian makan malam tadi dimana Danny yang selalu mengikutinya kemanapun,minta disuapi olehnya,minta dipangku olehnya membuat Kyuhyun kesal dan mengambil Danny menyuruhnya duduk disamping Kyuhyun.
“Benar,kau hanya milikku tidak ada yang boleh mengambil perhatianmu dariku,”ucap Kyuhyun.
“Egois,”
“Memang,kau baru tahu suamimu ini egois?”
Yong Soon menegakkan tubuhnya lalu melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun.
“Tidak dari dulu kau sudah egois dan semakin sangat egois,”
Kyuhyun terkekeh pelan. Yong Soon memiringkan kepalanya dan menggapai bibir Kyuhyun. Pria itu memyambutnya dan melumat perlahan bibir Yong Soon. Gadis manis itu pun mulai membalas ciuman Kyuhyun. Ditariknya tengkuk Kyuhyun untuk memperdalam ciuman mereka. Tangan Kyuhyun bergerak untuk menaikkan kaus Yong Soon namun gadis itu langsung menghentikannya dan melepas ciuman mereka.
“Kyu,kau harus mengantar eomma dan appa besok pagi,”ujar Yong Soon.
Kyuhyun mendesah pelan, dia baru ingat harus bangun pagi besok untuk mengantar mertuanya ke bandara karena mereka akan pulang besok.
“Baiklah,”ujar Kyuhyun kecewa.
“Lagipula aku sedang datang bulan,”lanjut Yong Soon nyengir.
Kyuhyun tampak kaget.”Kau tidak bilang kalau kau sedang datang bulan? Biasanya kau akan bilang,”
“Iya aku lupa memberitahumu,ayo tidur,”ucap Yong Soon lalu merebahkan tubuhnya.
Kyuhyun merebahkan tubuhnya dan memeluk tubuh istrinya itu dari belakang.
“Sudah berapa hari?”tanya Kyuhyun.
“Hah masih lima hari lagi,”
“Dasar mesum,”
“Siapa yang kau sebut mesum, aku suamimu,itu wajar,”
“Ya ya ya…ayo tidur,”Ujar Yong Soon Tidak mau memperpanjang perdebatan.
“Beritahu aku kalau kau sudah selesai datang bulan,”
“Kyu!!”

Advertisements

4 thoughts on “When?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s