Birthday Boy

“Kyuhyun-ah,tutup matamu,”perintah Yong Soon yang tengah membuka kotak berisi cake untuk Kyuhyun yang dibelinya tadi. Dengan gerakan yang cepat dia menempatkan lilin-lilin diatas ya dan juga menyalakan lilin itu.

“Aku sudah tahu kau akan memberikan aku kue kenapa aku harus tutup mata.”sanggah Kyuhyun yang duduk diatas tempat tidur di kamar hotel ini. Sementara Yong Soon berada di wastafel menyiapkan cake untuk Kyuhyun.

“Pokoknya kau harus tutup mata,aku tidak akan keluar sebelum kau tutup mata,”

“Isshh baik baik,”ujarnya cepat agar gadis itu segera keluar dengan cake-nya. Tidak peduli dengan tiup lilin dia hanya ingin cake-nya.

Kyuhyun memejamkan katanya,sayup-sayup dia mendengar langkah kaki Yong Soon mendekat dan gadis itu mulai bernyanyi.

“Saengil chukka hamnida…saengil chukka hamnida…saranghaneun uri Kyuhyunie…saengil chukka hamnida…selamat ulang tahun BabiKyu..buka matamu..”

Kyuhyun membuka katanya dan tersenyum senang melihat sebuah cake dihadapannya. Walaupun sederhana tapi rasanya menyenangkan. Untuk ulang tahunnya kali ini,Yong Soon bahkan rela mengikutinya ke Jepang hanya untuk merayakan ulang tahun bersama. Ralat bukan cake yang Kyuhyun butuhkan tapi Yong Soon. Selama ada gadis itu ulang tahunnya tanpa cake atau pesta sudah cukup.

“Buatlah permohonan dan tiup lilinnya,”perintah Yong Soon.

“Aku ingin selalu bersama Cho Yong Soon selamanya,”ucap Kyuhyun sebelum meniup semua lilin diatas cake itu.

“Ya,kenapa kau mengucapkan permohonannya harusnya didalam hati tidak boleh ada yang tahu.”Ujar Yong Soon sambil mencolek krim di cake tersebut.”Hmm..enak,”lanjutnya.

“Benarkah?”Kyuhyun yang mendengar kata enak langsung penasaran dan ikut mencolek krimnya.

“Ah,sepertinya aku juga membeli pisau kue dimana ya?”Yong Soon memberikan cake itu pada Kyuhyun dan berbalik mencari pisau untuk memotong kue yang dia rasa dibelinya tadi tapi dia lupa menaruhnya dimana. Dia mencarinya di dekat tasnya begitu mendapatkannya dia kembali mendekati Kyuhyun. Namun ternyata pria itu malah menaruh cake nya diatas meja dan menarik tubuh Yong Soon dan memeluk pinggangnya dengan erat.

“Terima kasih,”ujar Kyuhyun seraya membenamkan wajahnya di perut Yong Soon,menyesap aroma tubuh Yong Soon yang sangat disukainya. Seperti campuran vanila dan cokelat. Manis. Wangi parfum kesukaan Yong Soon yang lama kelamaan sudah menjadi aroma tubuhnya.

Yong Soon mengusap rambut kecoklatan Kyuhyun perlahan.

“Terima kasih untuk selalu bersamaku sampai saat ini,”lanjut Kyuhyun.

“Terima kasih untuk masih bersamaku sampai saat ini,”balas Yong Soon.

Kyuhyun menengadahkan kepalanya menatap Yong Soon yang kini juga sedang menatapnya. Tangan Yong Soon diletakkan di pipi Kyuhyun mengelusnya perlahan. Ini ulang tahun Kyuhyun tapi rasanya dia juga ikut senang. Dia masih bisa merayakannya bersama pria yang sangat dicintainya.

“Aku mencintaimu,”lirih Yong Soon.

“Aku juga mencintaimu,”jawab Kyuhyun.

Yong Soon mendekatkan wajahnya pada Kyuhyun dan mempertemukan kedua bibir itu. Tangan Kyuhyun di pinggang Yong Soon,menarik gadis itu untuk duduk dipangkuannya. Yong Soon mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun sebelum menyesap bibir tebal Kyuhyun. Keduanya berpagutan menyalurkan rasa cinta mereka sebelum akhirnya Yong Soon melepaskan diri untuk mengambil nafas. Gadis manis itu menatap bola mata kelam Kyuhyun sambil tangannya merapihkan rambut di dahi Kyuhyun.

“Aku belum membelikan hadiah untukmu,aku bingung memberikan apa lagi. Apa yang kau inginkan?”tanya Yong Soon.

“Kau,”Kyuhyun menjawab cepat dan mantap.

Yong Soon menoyor dahi Kyuhyun San berdecak sebal. Bisa-bisanya dia bercanda.

“Berhenti berpikiran mesum Cho,”ujar Yong Soon.

Kyuhyun memasang wajah polos,”Bagian mana yang disebut berpikiran mesum Hah? Eiii jangan-janga kau merindukanku hm?”Pria itu menaikkan kedua alisnya dan sukses membuat sebuah cubitan mendarat diperutnya.

“Ya Cho Yong Soon,”

Yong Soon bangkit dari pangkuan Kyuhyun dan menjulurkan lidahnya.

“Kau lihat ini bekas cubitanmu dua hari yang lalu saja belum hilang,kau malah menambahnya lagi,”ujar Kyuhyun sambil menyingkap kausnya dan menunjukkan perutnya yang dicubit Yong Soon dua hari lalu dan kini gadis itu kembali mencubitnya.

Yong Soon kemudian duduk disamping Kyuhyun dan mengelus perut pria itu. “Aigoo sepertinya ditambah satu lagi masih cukup,”

“Ya singkirkan tanganmu dari perutku,”Kyuhyun segera menurunkan kausnya lagi dan menyentak tangan Yong Soon. Gadis itu hanya tertawa.

“Aku serius ingin kau sebagai hadiahku,aku ingin bisa menghabiskan waktu lebih banyak denganmu,kau tahu kita sangat sangat sibuk akhir-akhir ini. Aku merindukan saat kita berdua.”lanjut Kyuhyun.

Yong Soon juga merasakan hal yang sama kapan terlahir mereka kencan? Rasanya sudah lama sekali. Semakin kesini waktu mereka bisa bersama semakin sedikit.

“Bagaimana kalau kita pergi liburan?”ujar Yong Soon.

“Kemana?”tanya Kyuhyun.

“Ke tempat yang tidak banyak orang mengenalmu jadi aku bisa menggandeng tanganmu ketika berjalan…seperti Vietnam? Atau Myanmar?”

“Tidak..tidak.. aku terlalu terkenal di Asia Tenggara,”

Yong Soon memutar bola matanya mendengar ucapan sombong Kyuhyun.

“Ya ya ya Tuan Cho yang sangat terkenal,”

“Bagaimana kalau Eropa?”saran Kyuhyun.

“Call, kemana?”

“Praha,”

Keduanya mengucapkan bersamaan dan tertawa bersama kemudian.

“Aku tahu Isi pikiranmu,Yong Soon-ah,”

“AKu juga tahu Isi pikiranmu, tapi kurasa kita tidak bisa melakukannya dalam waktu dekat ini,”

“Kau benar,”Kyuhyun mendesah pelan,jangankan ke Eropa,pergi keluar kota saja sudah susah. Jadwalnya benar-benar padat sebelum dia masuk wajib militer.

“Bagaimana kalo kita menghabiskan waktu berdua kita di rumah saja, kita bisa menonton film bersama,main game, masak bersama,kurasa kita bisa melakukannya akhir pekan ini begitu aku pulang dari Busan,”ujar Yong Soon.

“Call,”jawab Kyuhyun cepat. Hanya itu yang memungkinkan saat ini tapi begitu dia masuk wajib militer dan menjalankan masa pelayanan publiknya dia akan melalukan semua rencana yang sudah dia susun,menghabiskan waktu bersama Yong Soon. Mereka juga bisa liburan ke Eropa. Ah Kyuhyun tidak sabar untuk segera masuk wajib militer, sekarang wajib militer terdengar menyenangkan baginya.

“Kyuhyun-ah tidurlah besok kau harus tampil,”Yong Soon mendorong tubuh Kyuhyun untuk berbaring.

“Kau akan menontonku kan?”tanya Kyuhyun.

Yong Soon yang berada diatas Kyuhyun mengangguk mantap dan tersenyum.

“Dan sorenya aku harus ke Busan untuk bekerja ck,”

“Kau mau aku susul?”tawar Kyuhyun.

Yong Soon memggeleng cepat,”Tidak,aku tidak mau teman-teman kantorku kaget melihat Cho Kyuhyun Super Junior menjemput seorang gadis biasa,”

“Joo Hyun juga?”

Yong Soon memutar bola matanya,sudah berkali-kali dia bilang Joo Hyun tidak ada,pria ini masih saja terus bertanya. Semenjak kejadian dia mabuk dan Joo Hyun mengantarnya pulang,pria ini terus bertanya setiap kali Yong Soon ada acara di kantornya,apakah Joo Hyun ada?

“Sudah kubilang dia tidak ikut Kyuhyun-ah, dia sedang bertugas di Jepang.”

“Disini?”tanya Kyuhyun kaget.

“Eoh,osaka,”jawab Yong Soon.”Sudahlah kenapa jadi membicarakan Joo Hyun,tidurlah,”

“Karena aku tidak mau istriku diambil orang lain,”ujar Kyuhyun dan menarik Yong Soon untuk berbaring dan pria itu langsung mendekap Yong Soon.

“Tidak Kyu,aku milikmu,selamanya. Tidurlah”

Kyuhyun menggumam pelan dan memejamkan matanya. Yong Soo mendongakkan kepalanya menatap Kyuhyun,mengelus pipi pria itu perlahan.

“Selamat memasuki usia 30 tahun Kyu, kumohon jangan keriput dulu agar aku tidak terlihat menikahi paman tua.”

“Ya Cho Yong Soon!”

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s