Days Lost in Seoul-3

Setelah kemarin prepare my feet now prepare for money karena tema hari ini adalah belanja.

My Bucket list for second day : Itaewon,Ewha Womens University and Dongdaemun

Itaewon

Ini wajib lagi dikunjungi (kayaknya semua wajib ya haha) tapi serius ini wajib, kapan lagi dengar suara azan di Seoul. Cuma disini tempatnya buat mendengar suara azan. Saya selalu merindukan suara azan setiap berkunjung ke Negara orang lain, benar Cuma di Indonesia saja kita selalu bisa mendengar suara azan yang bersaut-sautan dari satu masjid dan masjid yang lainnya setiap waktu shalat. Saya bersyuku untuk ini, Indonesia masih lebih baik. Menjadi minoritas di suatu Negara membuat seseorang menjadi lebih relijius benar tidak?

Itaweon ini tempat kedua yang saya tahu ada sebuah masjid berdiri ditengah-tengah tempat hiburan malam, yup Itaewon sebenarnya termasuk daerah tersebut dan ada sebagian yang merupakan perkampungan islam. Sejenis dengan yang ada di Thailand ketika saya kesana dan menginap di daerah Khaosan Road yang mana pasti semua sudah tahu kalau Khaosan Road merupakah daerah night life di Bangkok. Disana ada sebuah masjid yang berdiri dan tetap melantukan azan setiap waktu shalat, masjid itu bernam Chakrabongse Mosque. Luar biasa kan.

Masjid Itaewon merupakan yang pertama di Korea, di daerah yang berdekatan dengan masjid banyak restoran-restoran halal yang banyaknya menyediakan menu timur tengah dan Malaysia tapi Indonesia juga ada. Jadi jika ingin mencoba makan makanan korea bisa ke masjid Itaewon dan sekitarnya tapi jangan salah masuk gang nanti malah ketemunya bar hahaha

Direction : Itaewon station exit 3 lurus sampai lampu merah pertama lalu belok kanan lurus sampai tanjakan dan mentok diujung jalan lalu belok kiri dan lurus ikuti jalan. Pokoknya kalau sudah melihat banyak restoran turki dan sebagainya anda di gang yang benar

Kesan pertama saya melihat mesjidnya adalah sederhana, Yup sangat sederhana jika dibandingkan mesjid raya di daerah saya atau bahkan dengan istiqlal, tapi dibalik kesederhanaannya , inilah tempat asal mula islam berkembang di Negara ini. Saya melihat banyak pelajar dari SD sampai SMA yang berwisata kesini meskipun mereka bukan beragama islam tapi mereka sudah diajarkan bertoleransi. Ketika saya disana duduk di bangku di depan mesjid ada seorang guru SD bersama muridnya yang masih unyu-unyu. Saya tidak bisa berbahasa Korea secara lancar tapi saya mengerti sedikit-sedikit apa yang guru itu katakan pada muridnya.

Dia berkata
“Ini mesjid tempat ibadah orang islam, Tuhannya orang islam itu Allah, Assalamualaikum merupakan salam mereka dan yang wanita biasanya menggunakan hijab”

Dan seketika guru dan murid-muridnya menoleh pada saya yang berada disamping mereka bersamaan dan saya pun tersenyum kepada anak-anak kecil yang unyu-unyu itu.

Mereka diperbolehkan melihat ke dalam mesjid dengan syarat sepatu mereka harus dilepas, ketika itu juga saya mendengar guru mereka menyuruh mereka melepas sepatu mereka jika ingin melihat ke dalam. Memang tidak sampai masuk ke dalam hanya dari pinggir saja.

Terharu itu yang saya rasakan betapa Negara ini begitu toleran dan saling menghormati walaupun saya tidak tahu apakah seluruhnya seperti ini atau saya hanya diperlihatkan contoh yang baik tapi yang jelas, Islam sangat toleran, islam tidak pernah rasis jadi rasanya sedih jika orang Indonesia disebut rasis, notabene orang Indonesiakan hampir sebagian besar beragama islam berarti orang islam rasis dong. So it was sensitive topic nowadays rite? Haha

Pukul 12 suara azan menggema dan it gave me goosebump, setiap kali mendengar suara azan di Negara lain saya selalu merinding dan bahagia. Saya bertemu seorang anak kecil yang datang bersama bibinya untuk shalat di mesjid. Oh ya tempat shalat wanita terpisah di lantai 2. Anak kecil yang ketika saya Tanya namanya siapa dia malah berceloteh dengan bahasa Korea yang hanya bisa membuat saya tersenyum tidak mengerti.

Cobalah ke Negara dimana kamu menjadi minoritas lalu pergilah ke mesjid disana dan lihatlah betapa sebenarnya kamu sangat mencintai agamamu.

20161015_105108

20161015_105655

Pas pulang dari Itaewon ketemu tukang jualan roti yang isinya kacang merah yang suka ada di drama-drama

20161015_141959.jpg

 

20161015_142003

Ewha Womens University

Direction : Ewha womens university station exit 2/3
Keluar stasiun sudah masuk jalan kearah universitas , letaknya diujung jalan. Mari menyisir jalan sambil cuci mata lihat baju-baju lucu yang dijualin sepanjang jalan. Seriously Korea has the cutest cloth ever lebih unyu dari Thailand loh dan harganya itu murah banget. Satu baju bisa kamu dapatkan dengan harga 5000 won, saya paham sekarang buat menjadi stylist di korea lebih murah dibanding makan disini :p

Selain baju juga dijual sepatu yang ala drama-drama korea, salah satunya seperti yang dipakai oleh Song Hye Kyo di drama fenomenal Descendants Of The Sun, tau kan sepatu sneakers putih itu. Disini cukup dihargai 25000 won, murah bukan?
Intinya ewha merupakan surga belanja, murah tapi kualitas korea seperti yang kita tahu, bagus. Orang Korea bangga sekali dengan produk buatan mereka jadi jangan harap menemukan made in China disini kalaupun ada mereka akan bilang ini made in China dan lebih baik beli made in Korea. Nasionalisme tingkat tinggi.

Kalau saya dikasih kesempatan ke korea lagi saya pasti akan kesini lagi. Baju ala korea yang murah kan kapan lagi, intinya setelah kesini pasti pengen kesini lagi. Watch your money here lol. Diujung jalan seperti yang saya bilang tadi, itulah letak universitasnya. Kenapa menjadi bucket list saya? Apasih istimewanya? Jadi universitas ewha ini memiliki bangunan yang cantik jika kita memasuki kawasan universitas tidak tampak seperti kampus malah seperti gedung-gedung eropa. Bangunannya inilah yang menarik orang-orang untuk dating berfoto yup berfoto saudara-saudara haha. Menurut saya sih unik ada kampus seperti ini dan memang bangunannya cantik sayang untuk tidak difoto jadi kesini benar-benar menyegarkan mata ya.

 

img_0952

 

img_0958

img_0986

Dongdaemun

Direction : Dongdaemun station exit 8/9 atau Dongdaemun culture station exit 14
Serem kan liat exitnya ada 14 haha sama begitu keluar stasiun sudah tidak perlu jalan lagi karena sudah masuk area dongdaemun shopping street. Ada tiga mall disana pertama untuk harga menengah kebawah yaitu good morning APM, harga agak mahal Migliore dan harga kelas atas yaitu Doota Mall. Silahkan pilih sesuai budget kalau saya anehnya ketika kesana Good Morning APM nya sudah tutup haha jadilah melipir ke migliore.

Migliore ini mirip seperti Platinum mall di Bangkok. Terdiri dari banyak lantai dan terbagi atas pakaian wanita, pria, koper dan tas, lalu oleh-oleh. Di lantai 6 biasanya dijual souvenir. Harga yang ditawarkan cukup murah kaos I Love Korea bisa 3000 won dan made in korea, ahjussi penjualnya serius banget waktu bilang ini made in korea haha. Sendok atau sumpit mulai dari harga 1000 won, magnet kulkas, gantungan kuci dll dimulai dari harga 3000 won isi 10 biasanya. Disini juga dijual hanbok dengan harga paling murah ukuran kecil 80000 won.

Secara orang Indonesia itu paling sering dan wajib bawa oleh-oleh maka penjual disini bisa bahasa Indonesia soalnya yang datang kebanyakan orang Indonesia katanya. Ada pilihan lain selain dongdaemun yaitu Insadong dan Namdaemun, tapi saya tidak sempat ke kedua tempat itu karena hari dimana seharusnya saya pergi kesana ternyata waktu tutupnya dua tempat itu. Jadi saya belum bisa bilang di dongdaemun yang paling murah tapi untuk baju saya yakin yang paling murah itu di ewha. Di migliore kita harus tawar menawar yang alot namun lucu sama penjualnya.

 

So you should spent your money for buying these cheap thing in Korea for sure. Kalau buat cewek pasti nggak mau pulang dari Ewha, yakin deh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s