Days Lost In Seoul-1

Yes I’m not moved yet from South Korea things. So i would like to share the things i did in Seoul for “a very tight” 7 days.

For those who wanted to go to Seoul i recommended never use travel. Why? Because you won’t be lost in Seoul. The public transportation is easy and yeah fast. Nikmati setiap perjalan bukan sebagai seorang turis tapi seperti warga disana.

Day-1
Semenjak Korean Wave menyerang Indonesia, banyak maskapai penerbangan yang menawarkan tiket murah ke negeri Ginseng itu, salah satunya yang sudah tidak asing lagi ya pasti Air Asia yang harus transit di Kuala Lumpur selain itu ada Garuda Indonesia, Korean Air, Asiana Airlines yang punya direct flight ke Incheon International Airport. For those who’s asked how much price i got. It was 3million rupiah for return flight. Cheap? maybe but i must wait almost a year πŸ™‚

Sampai di Incheon sore hari karena ambil flight jam 8 pagi dari KL, pegel dan ngantuk masih harus cari cara ke guesthouse. Walaupun dengan penuh drama akhirnya nyampe juga di guesthouse di kawasan Hongdae. The first mission for that day was Banpo Bridge.
Kalo pernah nonton MV Super Junior ft SNSD jaman dulu yang judulnya Seoul Song pasti tahu, Since this bridge was quiet famous too with the colorful light in the night. Jadi waktu yang cocok mengunjungi jembatan ini adalah malam hari. Kenapa Banpo menjadi bucket list saya kalo ke Seoul? Karena sejak saya menonton MV Seoul Song, saya wajib kesana kalo ke Seoul karena Banpo Bridge yang selalu mengingatkan saya dengan Seoul bukan namsan tower atau gyeongbokgung palace bahkan setelah 7 tahun menonton MV itu :p

Direction to get there mau dari stasiun subway manapun please stop in express bus terminal then take exit 8-1 harus 8-1 loh ya kalau enggak bisa jauh jalannya. Subway di Korea punya exit yang banyak so you must be careful or you would end up round and round. Dari situ lurus aja sampai ketemu jalan fly over lalu belok kanan ketemulah dengan jalan underpass, ikutan jalan underpass and here we go The Famous Banpo Bridge. Disekitar Banpo Bridge itu taman yang malam hari ramai sama anak-anak muda disana ada yang bersepeda ada juga yang bermain skateboard. Pertunjukan warna-warninya itu dimulai dari jam 8 malam. Bisa duduk didekat sungainya sambil liatin warna-warni air,beli odeng atau roti kacang merah paling enak apalagi kalo kesana musim gugur atau winter yang dijamin bakal bikin anget kalo udah makan makanan itu. It was 10 degree when i reached that place. Duduk sebentar menikmati angin dingin musim gugur yang nusuk tulang habis itu langsung pergi mencari kehangatan di stasiun subway haha

Kesan saya setelah ke Banpo Bridge, it was beautiful but not too much beautiful, maksudnya? Yah cantik sih tapi yah cantik aja enggak cantik banget dan enggak spesial juga tapi yang saya salut bahkan cuma dengan air warna-warni itu bisa menarik wisatawan untuk melihatnya. Kapan Indonesia punya yang seperti itu ya? Sungai bukan menjadi tempat yang jorok atau menyeramkan tapi menjadi tempat yang menyenangkan melepas penat seperti Banpo Bridge dan Sungai Han. Padahlah Sungai Han sendiri di bagian yang lain sering dijadikan tempat bunuh diri loh.
Banpo Bridge dan MV Seoul Song akan selalu saya ingat hahaha

 

seoul-caps-9

Masih ingat MV ini kan and here is the pic i took there

 

img_0445

Sama kan? sama dong? hahaha

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s