FF: May I Love You Chapter 7

*Really sorry for the late post, too late T.T ternyata kuliah itu lebih menyenangkan daripada bekerja huhuhu mungkin udah pada lupa ya sama ceritanya tapi karena udah tanggung ditengah-tengah aku harus menyelesaikannya, mungkin chapter 8 nya akan sedikit lama but i promise i will post it, thanks for comment and happy reading  ^^*

 

Chapter 7

 

Yong Soon tidak mampu menegakkan kepalanya sama sekali ketika Donghae dihadapannya terus menasehatinya sejak tadi. Apa yang dikatakan Donghae adalah kebenaran yang selama ini berusaha untuk dia sangkal, membenarkan semua yang dilakukannya dengan Kyuhyun adalah kesalahan. Donghae benar seharusnya dia menjauh dari Kyuhyun, apa yang dia lakukan hanya akan membuat Kyuhyun dan Changmin tersakit.

“Yong Soon-ah, aku menyanyangimu dan aku tidak mau membiarkanmu melakukan kesalahan.”suara Donghae tidak pernah meninggi sejak tadi, dia berusaha berkata begitu lembut pada sepupunya ini.

Donghae sudah tidak bisa membiarkan sepupunya ini larut dalam hubungan terlarang ini. Dia tidak ingin melihat nantinya, Yong Soon yang akan tersakiti. Donghae berpindah duduk disamping sepupunya itu, memperhatikan dari samping wajah yang sejak tadi hanya diam mendengarkannya bicara. Perlahan Donghae menarik bahu Yong Soon dan membawanya ke dalam pelukannya.

Tangisan Yong Soon pun pecah seketika. Donghae mengusap punggung Yong Soon perlahan dan memeluk tubuh wanita itu dengan erat.

“Aku mencintai keduanya oppa,”lirih Yong Soon disela isakan tangisnya. Donghae mengelus kepala Yong Soon, kepalanya menggeleng perlahan.

“Tidak, kau tidak mencintai keduanya Yong Soon-ah, berpikirlah dengan jernih, kau dan Kyuhyun hanya terlarut dalam kenangan masa lalu kembali bukan karena kau benar-benar mencintainya.”terang Donghae.

Pria bermata teduh itu menegakkan tubuh Yong Soon, menangkup wajah yang sudah basah oleh air mata itu penuh sayang dan rasa simpati yang begitu besar. Ditatapnya mata coklat Yong Soon yang berkaca-kaca.

“Lupakanlah pria itu Yong Soon-ah, jangan lakukan hal ini lagi.”ujar Donghae.

Yong Soon menggigit bibir bawahanya, air mata kembali turun dari kedua mata indahnya itu.

Donghae menghela nafas perlahan di depan pintu apartemen Yong Soon. Setelah menenangkan sepupunya itu, dia menjadi bingung apakah yang dilakukannya benar atau salah. Melihat Yong Soon menangis membuatnya begitu iba. Dia tahu kalau wanita itu masih begitu mencintai Kyuhyun, apa yang dikatakannya tadi hanyalah agar Yong Soon berhenti memikirkan Kyuhyun tapi dia juga tidak ingin Yong Soon melakukan kesalahan yang semakin besar.

Pria berwajah tampan itu kembali ke kantornya dengan pikiran yang terus tertuju pada Yong Soon. Hingga tanpa sadar dia berhenti di lantai tempat ruang kerja Kyuhyun. Dia berjalan sampai ke depan pintu ruangan Kyuhyun. Apakah sebaiknya dia juga menjelaskan pada Kyuhyun.

Cukup lama Donghae berdebat dengan pikirannya di depan pintu ruang kerja Kyuhyun. Hingga tiba-tiba pintu itu terbuka dan muncullah Kyuhyun yang kaget melihat Donghae ada di depan pintunya.

Hyung, ada apa?”tanya Kyuhyun bingung

Donghae yang juga terkejut melihat Kyuhyun membuka pintu berusaha memikirkan alasan yang jelas kenapa dia hanya berdiri di depan pintu.

“Ah, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu.”

 

**

 

Kyuhyun termenung di kursinya memandang kosong. Pikirannya terus saja memutar ulang percakapannya dengan Donghae tadi. Setiap detil perkataan Donghae begitu jelas terngiang-ngiang dikepalanya. Sebagai sebuah sentakan yang mengingatkan apa yang selama ini dia telah lakukan adalah kesalahan.

Kyuhyun-ah, pernahkah kau berpikir bagaimana kalau Jae Min tahu.

                Kau akan menyakiti keduanya, Jae Min juga Yong Soon.

                Kyuhyun-ah, ini belum terlambat untuk mengakhiri segalanya.

                Kalian sudah memiliki hidup yang bahagia, apa itu masih kurang?

Kyuhyun memejamkan matanya, kepalanya terasa pening saat ini. Dahinya mengkerut, dia tidak bisa berpikir apapun saat ini. Hanya perkataan Donghae-lah yang ada diotaknya. Semua yang dikatakan Donghae benar, apa yang dia lakukan sangat salah tapi bagaimana dengan perasaannya. Dia mencintai Yong Soon,sangat mencintai wanita itu. apakah memiliki perasaan itu pun salah?

“Tuan Cho, maaf. Tuan Shim ingin bertemu dengan anda.”

Pintu ruangan Kyuhyun terbuka membuat pria itu sedikit terkejut. Sekeratrisnya memasang wajah meminta maaf telah mengangggu atasannya itu dengan langsung membuka pintu namun sebenarnya sejak tadi dia sudah mengetuk pintu dan tidak menjawab jawaban.

Kyuhyun langsung menganggukan kepalanya, memberikan izin.  Changmin memberikan senyum ramah ketika masuk ke ruangan Kyuhyun. Kedua pria itu saling berjabat tangan. Kyuhyun memkasakan senyum ketika menyuruh Changmin untuk duduk. Bagaimana bisa disaat dia sedang memikirkan sesuatu yang menyangkut mereka, Changmin malah datang. Namun setelahnya Kyuhyun ingat, dia memang sudah ada janji dengan Changmin untuk bertemu membahas kerja sama mereka sejak seminggu yang lalu.

Changmin mulai berbicara mengenai proyek kerja sama mereka pada Kyuhyun namun pria itu sama sekali tidak mendengarkannya. Dia hanya menatap Changmin yang sedang berbicara, otakanya terus saja memikirkan percakapannya dengan Donghae.

Dia sudah bahagia dengan Changmin.

Kyuhyun mendesah pelan. Pria dihadapannya ini begitu beruntung. Changmin bisa memiliki apa yang tidak bisa dia miliki di dunia ini. Yong Soon. Kyuhyun juga kembali mengingat bagaimana Changmin begitu perhatiannya pada Yong Soon.  Sudah jelas Changmin bisa membuat wanita yang dicintainya itu bahagia. Kyuhyun juga sadar, Changmin adalah pria yang baik dan mereka bahkan sudah bersahabat, bagaimana bisa dia mengkhianti pria ini?

“Kyu, sepertinya ayahmu ingin bertemu.”ujar Channgmin.

Kyuhyun yang sedang termenung itu tersentak kaget, dia menatap bingung Changmin lalu beralih pada pintu ruang kerjanya yang dibuka oleh sekretarisnya.

“Ah, tunggu sebentar Changmin-ah.”Kyuhyun segera beranjak dari kursinya dan keluar ruangan meninggalkan Changmin di dalma ruangan itu.

Changmin mengamati ruangan ini dan sebuah senyuman miris terbentuk di wajahnya.

 

**

 

“Kau dimana?”tanya Changmin seraya mengamati sosok wanita yang berdiri hanya beberapa meter darinya namun sosok wanita itu tidak melihatnya karena tubuhnya yang membelakangi Changmin.

Dia tersenyum kecil melihat ekspresi ceria wanita itu ketika menjawab pertanyaan singkatnya dengan panjang. Wanita itu mulai bercerita banyak hal. Changmin tahu kenapa dia begitu mencintai wanita yang sudah menjadi istrinya itu, dia selalu bisa membuat Changmin tersenyum dengan apapun yang dia lakukan. Ya,wanita itu adalah Yong Soon.

“Aku akan menjemputmu.”ujar Changmin lagi.

“Menjemputku? Bagaimana bisa? Kau masih di Jepang kan?”tanya Yong Soon melalu telepon.

Changmin tidak menjwab dan berjalan mendekati Yong Soon.

“Changmin-ah.”panggil Yong Soon melalu telepon. Dia belum menyadari keberadaan suaminya yang sekarang begitu dekat itu.

“Changmin-ah, kau disana?”

“Aku disini Yong Soon-ah.”

Yong Soon langsung berbalik begitu mendengar suara yang begitu familiar baginya. Mata coklatnya membulat sempurna ketika melihat sosok jangkung dihadapannya. Suaminya.

“C-changmin-ah..,”Yong Soon tampak tidak percaya jika suaminyalah yang beridiri dihadapannya.

Changmin menangkup wajah Yong Soon.”Ya, kau pikir siapa lagi, eoh?”ujarnya dan menyentuhkan kedua hidung mereka dan menggesekannya perlahan sebelum melepaskan tangannya dari wajah Yong Soon.

Yong Soon terkikik kecil. “Aku pikir aku melihat arwahmu yang begitu merindukanku sehingga dia langsung terbang kesini.”

Changmin tertawa pelan dan menarik Yong Soon ke dalam pelukannya.”Aku merindukanmu.”lirih Changmin.

“Aku juga,”

Keduanya berpelukan cukup lama tanpa peduli bahwa mereka sedang ada di pinggir jalan dan beberapa pasang mata mengamati mereka. Changmin mengecup kening Yong Soon setelah melepaskan pelukan mereka.

“Kau tahu ini tempat umum.”ujar Yong Soon.

“Tidak apa-apa. Apa salahnya dengan mencium istrimu sendiri.”jawab Changmin lalu menarik tangan Yong Soon menuju mobilnya yang tidak terparkir jauh dari tempat mereka berdiri tadi.

“Jadi, kenapa kau bisa ada disini?”tanya Yong Soon setelah memasang sabuk pengamannya.

“Seperti yang aku bilang tadi, aku begitu merindukanmu sehingga aku mempercepat pekerjaanku disana.”

“Kau bukan memboloskan Shim Changmin?”

“Tidak sama sekali nyonya Shim.”

Keduanya tertawa bersama.

“Jadi kau akan menerima tawaran Je Ri untuk membantunya mengajar?”tanya Changmin.

Yong Soon mengangguk.”Iya, aku tidak ingin berdiam diri saja di aparteme seharian, sebaiknya aku mencari pekerjaan.”terang Yong Soon.

Changmin mengangguk lalu mulai menjalankan mobilnya.

“Kemana kita akan pergi?”tanya Yong Soon yang heran karena Changmin tidak mengendarai mobilnya menuju apartemen mereka.

“Kita akan ke pantai sayang.”

“Apa?”

 

**

 

Changmin membawa istrinya itu ke pantai. Entah kenapa hari ini dia begitu ingin pergi bersama istrinya dan menghabiskan waktu bersama. Padahal Changmin baru tiba dari Jepang tadi pagi.

Yong Soon tampak senang dibawa ke pantai. Sudah lama memang mereka tidak pergi ke pantai, di Amerika mereka sering sekali berjalan-jalan ke pantai. Bermain disana dari pagi hingga malam, menyaksikan matahari terbenam bersama.

Wanita berambut panjang itu tampak seperti anak kecil yang pertama kali diajak ke pantai. Yong Soon berlari dengan kaki telanjang merasakan lembutnya pasir pantai dan sapuan ombak yang pelan itu. Changmin hanya mengamati istirnya itu sambil duduk di pasir pantai.

“Hei, kau mengajakku kesini dan hanya menontonku bermain?”

“Menontonmu lebih menyenangkan.”

Yong Soon mencibir kesal lalu menarik tangan Changmin untuk berdiri dan menarik pria itu ke bibir pantai untuk ikut bermain bersamanya. Keduanya tampak tertawa bersama dan begitu bahagia. Yong Soon seakan sudah melupakan masalah yang tengah membelitnya atau dia sudah memahami penjelasan Donghae dan melupakan segalanya?

Setelah puas bermain dan membuat baju mereka basah, Yong Soon dan Changmin duduk bersama di atas kap mobil mereka dan menonton matahari terbenam. Yong Soon merebahkan kepalanya ke bahu Changmin sementara Changmin merangkul tubuh yang begitu mungil di pelukan tubuh tingginya itu. Dia mencium puncak kepala istrinya itu.

Keduanya terdiam menikmati keheningan malam yang mulai menyelimuti mereka. Langit sudah gelap dan hanya lampu jalan yang menerangi mereka. Yong Soon memejamkan matanya sesaat.

“Changmin-ah, maafkan aku.”ujar Yong Soon tepat ketika dia membuka matanya. Tubuhnya tegak menghadap Changmin. pria itu tampak bingung melihat Yong Soon.

“Maafkan aku.”ulang Yong Soon dengan nada manja.

“Untuk?”tanya Changmin.

“Tidak menjawab telepon dan pesanmu kemarin.”

Changmin malah tertawa dan mengacak-acak rambut Yong Soon.”Tidak apa-apa. Syukurlah kau bisa tidur malam itu.”

Yong Soon terdiam, dia menatap Changmin seksama.

Dia mencintaiku, dia rela melakukan apapun untukku, akan sangat egois jika aku terus menyakitinya. Maafkan aku Changmin-ah, aku gadis yang jahat dan bodoh yang bisa-bisanya menyakiti pria sebaik dirimu. Maukah kau memafkanku dan memulai semuanya dari awal?

“Changmin-ah, aku mencintaimu.”

Yong Soon menyentuhkan bibirnnya pada bibir Changmin. Pria tinggi itu tampak kaget pada awalnya namun kemudian dia membalas ciuman Yong Soon.

 

**

 

Kyuhyun mengelus punggung Sungyeol perlahan, menidurkan putranya itu. terdengar senandung kecil dari bibirnya. Pria kecil itu sudah tertidur beberapa menit yang lalu namun sepertinya Kyuhyun enggan untuk beranjak dari tempat tidur anaknya itu.  Ditatapnya wajah polos Sungyeol, rasa bersalah menyeruak setiap kali dia melihat wajah Sungyeol. Apa yang dia lakukan selama ini mungkin akan menyakiti Sungyeol nantinya. Dia tidak ingin Sungyeol membencinya, meski Sungyeol bukan darah dagignya tapi dia sudah terikat dengan pria kecil ini. Dia begitu menyanyanginya.

Tanpa Kyuhyun sadari seorang wanita mengamatinya dari balik pintu kamar Sungyeol yang dibukan sedikit. Dia mengatai ayah dan anak itu tapi lebih kepada sang ayah, Kyuhyun.  Jae Min terdiam di depan pintu kamar putranya dengan menunduk, hingga tiba-tiba Kyuhyun membuka pintu.

“Jae Min-ah.”Kyuhyun tampak terkejut.

“Oh, Kyu, Sungyeol sudah tidur?”tanya Jae Min.

Ne, sudah.”Kyuhyun tersenyum.”Kenapa kau belum tidur?”tanya Kyuhyun.

“Ah, iya, aku akan tidur. Aku hanya mengecek apakah Sungyeol sudah tidur atau belum. Kau pasti lelah harus menidurkan Sungyeol.”

“Tidak, tidak sama sekali Jae Min-ah. Dia juga putraku.”

Jae Min berbalik dan hendak berjalan kembali ke kamarnya namun tiba-tiba Kyuhyun menahan tubuhnya dengan memeluknya. Jae Min kaget dan ingin melepaskan pelukan Kyuhyun.

“Maafkan aku Jae Min-ah,”ujar Kyuhyun dan membenamkan wajahnya di bahu Jae Min.

                Aku begitu bodoh selama ini. Kau sudah begitu baik padaku, kenapa aku tidak pernah bisa melihatnya? Kau yang begitu tulus mencintaiku meski tahu tentang perasaanku yang belum menentu. Maafkan aku Jae Min-ah, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi.

Kyuhyun semakin memeluk erat tubuh Jae Min.”Aku mencintaimu, Jae Min-ah.”

 

**

 

Yong Soon memasukkan pakaiannya ke dalam koper sambil diperhatikan Changmin yang hanya duduk di atas tempat tidur. Semalam Changmin memberikan kejutan pada Yong Soon, pria itu mengajak Yong Soon untuk berlibur ke Jepang, sebagai permintaan maafnya karena sudah meninggalkan Yong Soon kemarin.

“Kau tampak senang sekali.”ujar Changmin sambil berusaha menahan tawanya melihat Yong Soon yang tampak seperti anak kecil akan pergi tamasya.

“Tentu saja aku senang. Sudah lama kita tidak berlibur bersama.”

Yong Soon lalu naik ke atas tempat tidur dan mendekati tubuh Changmin yang tengah memainkan macbooknya. Yong Soon langsung menyingkirkan benda kesayangan Changmin itu agra fokus pria itu beralih padanya.

“Ada apa sayang?”tanya Changmin.

“Aku punya kejutan untukmu.”ujar Yong Soon tampak begitu senang.

Changmin memiringkan kepalanya menatap Yong Soon, bertanya-tanya apa kejutan yang ingin Yong Soon berikan padanya.

“Kejutan? Sepertinya aku tidak sedang ulang tahun.”

“Isshh, aku serius sayang.”

“Baiklah, apa kejutannya?”

“Berikan aku ekspresi paling bahagia ketika aku mengatakannya.”

“Baiklah.”

“Janji?”

“Kenapa harus berjanji?”

“Pokoknya kau harus berjanji.”

“Iya iya, apa kejutannya Yong Soon sayang?”

Yong Soon terdiam sejenak. Dia menarik nafas dan meghembuskannya perlahan.

“Aku sudah siap untuk memiliki anak.”

Keheningan tercipta di kamar besar ini. Changmin tampak terdiam, berusaha mencerna perkataan Yong Soon barusan, sementara Yong Soon menunggu tanggapan Changmin yang dijanjikannya tadi.

“Kau serius? Maksudku-.”

“Iya aku serius Changmin-ah, aku sudah melepasnya kemarin.”Yong Soon memamerkan senyumnya.

Tiba-tiba saja Changmin langsung memeluknya membuat keseimbangan tubuhnya goyah dan terjatuh ke tempat tidur. Changmin langsung menautkan bibir mereka menyalurkan rasa bahagia yang dia rasakan saat ini.

“Terima kasih Yong Soon-ah.”

 

**

 

Donghae tengah membicarakan mengenai pekerjaan dengan Kyuhyun di ruangan Kyuhyun. Keduanya tampak serius. Sudah beberapa hari sejak percakapan Donghae yang secara tidak langsung membuat Kyuhyun sadar akan kesalahannya selama ini. Dia sudah bertekad untuk melakukan apa yang Donghae katakan, dia juga tidak pernah lagi menghubungi Yong Soon ataupun bertemu dengannya.

“Baiklah, akan aku lihat kemungkinannya.”ujar Kyuhyun sambil membaca berkas yang Donghae berikan.

Tiba-tiba ponsel Donghae berbunyi. Kyuhyun hanya meliriknya sekilas ketika pria itu mendekatkan ponselnya ke telinga.

Mwo?”Donghae berdiri dari duduknya sehingga mendapat perhatian penuh dari Kyuhyun.

Pria berkulit pucat itu mengamati wajah Donghae yang berubah panik.

“Baiklah, aku akan segera kesana.”ujar Donghae cepat sebelum memutuskan sambungan telepon.

“Kyuhyun-ah, aku harus pergi. Kita bahas lain kali saja.”ujar Donghae terburu-buru.

“Apa yang terjadi hyung?”

“Yong Soon kecelakaan.”

Mata Kyuhyun membulat sempurna ketika mendengar jawaban Donghae yang sudah menghilang dihadapannya. Bohong jika dia sudah benar-benar tidak peduli pada wanita itu, bagaimanapun juga dia pernah mencintainya dan sekarang mendengar berita buuk mengenai mantan istrinya membuat tubuh Kyuhyun terasa lemas.

Tidak, tidak terjadi apapun pada Yong Soon. 

Advertisements

20 thoughts on “FF: May I Love You Chapter 7

  1. akhirnya dilanjutin juga nih cerita 😀
    ukh akhirnya kyuhyun dan yong soon sadar juga 🙂
    itu yong soonnya kecelakaan gimana keadaannya tuh ??
    kelanjutannya ditunggu ya jangan lama-lama 🙂

  2. Huaaaa kok rasanya kyu dan yongsoon uda makin menjau yah? Author nya uda makin menjau. Wkwkwk… Hmmm apa kemungkinan ff ini bakal happy ending tp yongsoon sma changmin dan kyu sma jaemin? T_T

  3. Smoga Yoong Soon baik” ja ya…
    Kyu sama Yoong Soon harus bersatu pokoknya
    Ffnya makin kerennn
    Tapi part dpan jgan terlalu lama lagi ya
    Dtggu part 8nya

  4. Huaaaaaa akhirnyaaaaa post jugaaaaaaaa *.*
    Senangnya .. Dri kmren2 nungguiiiin muluuuu …

    Huaaaa eonnieeee makin penasaran sma endingnya .. Trus jga .. Ahhhh itu knpa Yongie kecelakaan?? Ahhhhhh semakiiiiin penasaaaaaaaraaaaaaan jinjaaaaah !!

    Apa Yongie bakal balik gy ma Kyu? Atau ttp ma Changmin … ???! Huaaaaaaaaa sukses bikin aku pnasaran … Di tunggu dah yg selanjutnya 😀

    Thanks eonnie masih ttp sempet nyempatin wktumu untuk posting !! Hebaaaaat (y) daebak dah eonnie ,,, (y)
    Oh ya eon .. Ff mu bnyak yg gak bisa di buka 😦 aku kangen baca ff2 mu semuaaaaa 😀 …

  5. Omo yong soon kecelakaan???

    Akhirnya publish juga lama sekali chingu…tapi aq tetep setia menanti kelanjutannya….next part semoga. Lebih panjang ceritanya hehehehe

  6. semoga yong soon kenapa – kenapa … hahahha jahat bgt.
    kyu sama yongsoon jadi pisah ? ga akan balik lagi ? andwaeeee ….
    mereka harus bersatu..
    ditunggu kelanjutannya ya thor jangan lama

  7. akhirnya nongol jg nii critaa…:-D
    kyusoon lbh ccok onn…
    jgn pisahinn mreka….
    qlo changmin am jae smoga mreka ngerti n ktemuu dgn seseorang yg lbh baik…
    drpd kyusoon pd bimbanh dgn prasaan mreka mendingan d satuin ajhaa dahh keduanya…
    kasiann onn mreka bginii…
    mreka am suami n istri masing2 tp hati mash melayang kmana2…

  8. akhir.a d lanjutkan juga eon, . yongson kecelakaan kah, mudah2an ga kenapa2, dg mereka ber dua, yongsoon kecelakaan.a ma changmin kan???

    untung mereka sadar juga klo masing2 udah punya kehidupan sendiri, jangan pisahkan yongsoon ma changmin eon, sekali2 sekali, hehehhe

    kan kasian changmin udah berbesar hati ngadepin yongsoon, cinta bgt malah, jd sekali2 lah bikin seneng eon….

  9. ceritanya makin seru oen,, jadi deg2an juga sih sebenernya,, eh oen tapi jaemin sama kyu jangan pisah dong,, ntar jaemin sama siapa? Terus Masa sungyeol nanti ganti papa tiga kali,, sekali2 kyuhyun sama yang lain kek oen,,hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s