FF: May I Love You Chapter 4

*Maaf buat update yang lama, beberapa minggu ini aku disibukkan dengan pendaftaran seminar dan kemarin aku baru selesai seminar yang alhamdulillah berjalan lancar, terima kasih doanya ^^. Semoga belum lupa sama cerita sebelumnya ya, sorry if it’s too complex, aku belum memutuskan endingnya bakal gimana, so thanks for comment and enjoy ^^*

 

Chapter 4

 

Tidak satu patah kata pun yang keluar dari dua manusia ini. Kedunya hanya terdiam satu sama lain, tidak tahu apa yang harus mereka katakan meski sebenarnya begitu banyak yang ingin mereka sampaikan satu sama lain. Tiga tahun lamanya mereka hanya bisa memendam rasa rindu dan bahkan berusaha saling melupakan, ketika mereka kembali dipertemukan secara tidak sengaja seperti ini tidak ada satu katapun yang bisa mereka ucapkan.

Kedua onyx mata mereka hanya saling memandang satu sama lain. Kyuhyun baru menyadari betapa dia begitu merindukan wajah cantik dihadapannya ketika dia kembali bisa melihatnya. Matanya seakan tidak bisa berpaling dari wajah wanita yang pernah menjadi miliknya. Sementara itu Yong Soon bergelut dengan perasaannya sendiri, dia merasa sudah melangkah terlalu jauh mengikuti perasaanya, membiarkan mereka bertemu seperti ini. Yong Soon tidak menyangka dia akan bertemu dengan Kyuhyun disana. Namun dibalik pergelutan perasaan yang sekarang dia alami, setiap matanya menangkap wajah Kyuhyun, rasa ingin memeluknya, menyentuhnya muncul begitu saja. Dia juga tidak menampik bahwa dia merindukan pria ini.

“Bagaimana kabarmu?”tanya Kyuhyun pada akhirnya memecah keheningan diantara mereka. Senyuman kecil tidak bisa tidak terbentuk di wajah tampan Kyuhyun. Dia bahagia, begitu bahagia bisa kembalo bertemu dengan Yong Soon.

“Baik, bagaimana denganmu?”Yong Soon balik bertanya.

Kini Kyuhyun tersenyum lebih lebar.”Baik.”ujarnya.  Dia kembali mengamati wajah Yong Soon menurutnya semakin cantik sejak terakhir kali dia melihatnya beberapa tahun yang lalu.

Mata hitam itu menangkap sesuatu di jari manis Yong Soon dan dia tersenyum miris kali ini. Bodoh sekali sempat berpikir kalau Yong Soon masih sendiri, dia cantik dan baik, akan banyak pria yang mengejarnya.

“Kau..sudah menikah?”tanya Kyuhyun memastikan meksi sebenarnya dia sudah yakin kalau Yong Soon sudah menikah.

“Iya, kau juga?”

Kyuhyun mengangguk sebagai jawaban. Keduanya kembali terdiam. Yong Soon menundukan kepalanya berusaha menghindari kontak mata yang mungkin saja terjadi antara dia dan Kyuhyun yang membuat perasaannya menjadi hangat. Yong Soon tahu itu adalah sebuah kesalahan, tidak seharusnya dia disini bersama pria ini. Dia sudah memiliki Changmin dan begitu pun pria ini.

Yong Soon tiba-tiba berdiri dari duduknya, Kyuhyun terlihat kaget dan ikut berdiri.”Aku harus pergi.”ujar wanita ini.

Yong Soon berjalan meninggalkan Kyuhyun, dia melirik Kyuhyun sebentar sebelum benar-benar berjalan. Dia menghela nafas perlahan. Cukup, dia tidak boleh dikendalikan lagi oleh perasaannya. Dia tidak ingin menyakiti Changmin. Yong Soon menghadirkan Changmin di benaknya selama perjalanannya kembali ke apartemen namun sial, selalu saja Kyuhyun menggantikannya. Yong Soon membenturkan kepalanya ke kaca bus dan memejamkan matanya sesaat.

Kenapa aku tidak bisa melupakannya? Kenapa aku harus terus menyakiti Changmin?

Dengan langkah perlahan dia kembali ke apartemennya dan Changmin. begitu pintu tertutup, Yong Soon bersandar disana. Lagi-lagi dia menghela nafas, apa yang sebenarnya Tuhan rencanakan untuknya? Tiga tahun bukan waktu yang singkat untuk melupakannya namun dia juga tidak kunjung bisa melupakannya dan hari ini mereka bertemu secara kebetulan.

Yong Soon memasuki kamarnya yang bernuansa putih kesukaannya. Changmin mengisi apartemen ini sesuai dengan apa yang Yong Soon inginkan dan sukai. Wanita berambut  panjang itu melemparkan tas kecilnya ke atas tempat tidur begitu saja. Dia berjalan mendekati sisi tempat tidur mengambil sesuatu dari bawah tempat tidurnya, sebuah kotak yang dia temukan secara tidak sengaja dan malah membuat perasaannya semakin kacau. Dia membukanya, foto itu masih disana.

**

Kyuhyun tidak bisa berpikir apapun sepanjang hari ini, dia pun serasa malas untuk menyelesaikan pekerjaannya. Setelah bertemu dengan seorang klien, dia tidak kembali ke kantornya. Kyuhyun membawa mobil hitamnya mengitari Seoul, bertemu dengan Yong Soon memberikan efek yang begitu besar padanya.

Pertemuan yang sesaat namun justru memberikan kesan yang begitu dalam. Tanpa sadar Kyuhyun sudah memberhentikan mobilnya di depan sekolah Sungyeol. Mungkin berbicara dengan pria kecil itu akan membuatnya menjadi lebih baik. Kyuhyun mengamati sekolah yang sudah sepi itu. dia lupa pasti Sungyeol sudah dijemput oleh Jae Min.

Pria itu mengambil ponselnya dan menyentuh tanda panggil ke ponsel istrinya.

“Jae Min-ah, kau sudah menjemput Sungyeol?”

“Iya, baru saja.Kenapa?”

“Tidak, dia di rumah?”

“Ehm, dia sedang makan, kau mau bicara dengannya?”

“Tidak, aku ingin makan siang di rumah, boleh?”

Aigoo Kyuhyun-ah kenapa harus meminta izin segala. Aku akan sangat senang kau mau makan siang di rumah.”

“Baiklah, aku akan segera sampai di rumah.”

Kyuhyun menaruh kembali ponselnya di kursi disampingnya dan kembali menjalankan mobilnya. Mungkin lebih baik dia pulang, bertemu Jae Min dan Sungyeol. Semoga saja dengan melihat mereka Kyuhyun bisa melupakan apa yang baru saja dia alami. Dia tahu membiarkan perasaanya seperti ini sungguh salah.

Appa!”Sungyeol langsung menyambutnya begitu pria itu masuk ke dalam rumah. Sungyeol merentangkan tangannya minta digendong. Pria itu segera membawanya ke dalam pelukannya.

Anak laki-laki berwajah manis itu mencium pipi ayahnya seklias membuat Kyuhyun tertawa kecil. Dia begitu menyayangi Sungyeol seperti putranya sendiri karena pria kecil ini begitu lucu dan mampu menarik hatinya.

“Apa saja yang terjadi di sekolah hari ini?”tanya Kyuhyun ketika membawa tubuh kecil itu ke ruang makan mereka.

Jae Min sudah menyiapkan makan siang Kyuhyun. Wanita itu mendekati tubuh Kyuhyun dan mencium pipi pria itu sekilas. Jae Min mengambil Sungyeol dari gendongan Kyuhyun untuk membiarkan pria itu makan.

“Sungyeol sayang semakin berat saja.”ujar Jae Min dan kecupan singkat mendarat di pipi chubby balita itu. Kyuhyun tersenyum kecil karenanya, dia seharusnya sudah bahagia, dia seharusnya sudah bisa melupakan masa lalunya. Lihatlah, dia memiliki seorang istri yang cantik dan putra yang begitu lucu, kenapa dia tidak bisa bahagia? Kenapa dia masih saja merasa kosong.

“Kyuhyun, ayo makan. Kenapa kau hanya diam?”tanya Jae Min dan mendudukan tubuhnya dihadapan Kyuhyun. Dia melihat Kyuhyun hanya terdiam.

Kyuhyun tertawa pelan.”Tidak, aku akan makan. Kau sudah makan?”tanyanya.

“Sudah dengan Sungyeol. Oh ya tumben sekali kau bisa makan siang di rumah. Kau tidak sibuk hari ini?”tanya Jae Min.

“Ya, aku hanya bertemu seorang klien hari ini, aku ingin mengajaknya makan siang bersama tadi tapi dia bilang dia ingin makan siang dengan istrinya. Dia membuatku juga ingin makan siang bersamamu.”

Muka Jae Min memerah mendengar kata-kata Kyuhyun,dia tertawa pelan untuk menyembunyikan rasa malunya.

“Oh ya, klienku itu bernama Tuan Shim, aku tidak menyangka dia seusia denganku.  Aku sempat berbicara banyak dengannya, kurasa dia memiliki  persamaan denganku. Sama-sama terpaksa untuk menjalankan perusahaan ini.”lanjut Kyuhyun yang mulai bercerita.

Jae Min menyimaknya dan terkadang memberikan tanggapan. Dia senang ketika Kyuhyun selalu melibatkannya dalam kehidupannya, dia senang ketika Kyuhyun menjadikannya tempat bercerita. Itu artinya Kyuhyun peduli padanya.

 

**

 

Yong Soon memasukkan kotak merah itu ke bawah tempat tidur tepat ketika pintu kamarnya terbuka. Yong Soon buru-buru berdiri kembali dan dia melihat Changmin berdiri di depan pintu kamar. Dia tersenyum.

“Kau sudah pulang?”tanya Yong Soon yang kaget melihat keberadaan Changmin di apartemen mereka pada siang hari seperti ini.

“Tidak, aku ingin makan siang di rumah, aku membawakan makanan dan ingin makan bersamamu.”ujar Changmin berjalan masuk ke kamar.

Yong Soon buru-buru menghampiri Changmin sebelum dia bertanya apa yang sedang dia lakukan.”Ayo makan.”ujar Yong Soon lalu menarik lengan Changmin untuk keluar kamar.

Yong Soon menatap Changmin yang tengah bercerita padanya, wanita itu tersenyum. Dia sudah memilki Changmin yang begitu baik dan perhatian, kenapa dia masih belum merasa cukup dengan itu, kenapa dia masih mengharapkan orang lain?

Tiba-tiba Changmin menyodorkan makanan disumpitnya ke hadapan Yong Soon. Wanita itu tersadar dari lamuannya. Dia mengamati makanan di sumpit Changmin sesaat lalu mengerenytikan dahinya.

“Bukan dagingkan?”tanya Yong Soon.

Changmin tertawa.”Bukan, sayang.”

Changmin pernah mengerjainya dengan menyuapkan daging. Yong Soon tidak suka makan daging, setiap kali dia mencecapi rasa daging dia akan muntah dan Changmin pernah menjadikannya sebagai bahan keisengan. Sebenanya niat Changmin bukan hanya untuk mengisengi istrinya saja, dia ingin membiasakan Yong Soon agar bisa makan daginga. Namun rasanya perut Yong Soon terlalu sensitif dengan daging.

Yong Soon balas menyuapi Changmin, pria itu tampak senang karenanya. “Mashita.”ujarnya dengan senyum yang lebar.

Changmin tidak kunjung pergi juga bahkan setelah selesai makan siang meski Yong Soon sudah mengusirnya. Dia begitu merindukan waktu-waktu bersama Yong Soon ketika mereka masih di Amerika, frekuensi mereka bertemu lebih sering dibanding ketika mereka sudah kembali ke Seoul.

Setelah di paksa oleh Yong Soon beberapa kali, akhirnya pria itu mau pergi juga namun tetap tidak semudah itu. Changmin masih berdiri di depan pintu apartemen mereka, memagut bibir Yong Soon sejak tadi. Dia benar-benar tidak ingin kembali dan lebih ingin bersama istrinya. Yong Soon mendorong tubuh Changmin, pria itu melepaskan ciumannya namun masih merangkul pinggang istrinya. Changmin menatap Yong Soon dengan lembut.

“Pergilah, kau pria yang bertanggung jawab, bukan.”ujar Yong Soon.

Changmin tersenyum kecil dan kembali mengecup bibir Yong Soon.”Baiklah, aku pergi istriku sayang.”ujarnya dengan kecupan singkat di kening Yong Soon.”Aku mencintaimu Yong Soon-ah.

Yong Soon hanya menggumam sebagai jawabannya. Changmin melepaskan rangkulannya dan segera pergi. Yong Soon tidak pernah menjawabnya selama ini.

 

**

 

Kyuhyun dan Yong Soon sama-sama tidak bisa tidur malam ini, keduanya begitu terhanyut memikirkan satu sama lain dalam keheningan malam. Mereka sudah berusaha mencoba untuk melupakan tapi sungguh rasanya begitu sulit. Perasaan yang mereka miliki tidak pernah berubah selama ini.

Yong Soon memainkan mug yang berisi susu hangat di hadapannya sejak tadi sementara pandangannya kosong. Dia bahkan belum sedikit pun menyentuh minuman dihadapannya. Pikirannya terlalu sibuk memikirkan orang lain yang juga memikirkannya di tempat lain.

Ingatannya kembali memutar pertemuan mereka hari ini. Yong Soon merasa bodoh, dia tidak bisa bicara apa-apa padanya, dia hanya menjawab. Padahal rasanya saat itu dia ingin memeluk pria itu dan mengatakan padanya kalau dia sangat merindukan Kyuhyun. Yong Soon menundukkan kepalanya,tetesan bening mulai mengalir di sudut matanya. Dia meringis pelan, merutuki perasaannya sendiri yang tidak pernah bisa melupakan Kyuhyun. Sejujurnya Yong Soon lelah harus terus seperti ini,mencoba melupakan tapi tidak pernah bisa. Bahkan meski dengan kehadiran Changmin sekalipun.

Yong Soon mengusap kedua matanya dengan tangannya.”Kenapa kita harus seperti ini Kyuhyun-ah.”lirihnya.

Yong Soon merasa bodoh ketika memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Kyuhyun. Dia sudah menjadi bodoh dengan melepas pria yang sudah jelas tidak akan bisa dia lupakan. Yong Soon dihadapkan pada dua pilihan saat itu, Kyuhyun atau keluarganya, begitupun dengan Kyuhyun. Mungkin Kyuhyun lebih berani dengan menentang keluarganya, dia rela tidak diakui dan diusir oleh keluarganya asal dia bisa bersama Yong Soon. Sementara Yong Soon tidak bisa, saat itu orang yang paling disayanginya sakit ketika mengetahi dirinya telah menikah secara diam-diam dengan Kyuhyun. Orang itu adalah ibunya. Dia merasa bersalah dan akhirnya menuruti keinginan ibunya yang ternyata telah membodohinya. Andai dia mengikuti apa yang Kyuhyun lakukan, mungkin mereka maish bersama saat ini. Mereka tidak butuh harta yang melimpah, cukup dengan cinta yang mereka miliki.

Kyuhyun memutar gelas winei-nya, tatapannya kosong persis seperti Yong Soon dan gelas itu pun belum tersentuh sejak tadi meski Kyuhyun sudah mengisinya dengan cairan berwarna ungu itu. Dia juga melakukan hal yang sama, memikirkan Yong Soon. Kyuhyun juga merutuki kebodohannya yang hanya bertanya kabar. Lidahnya seakan kelu saat melihat wanita itu. Banyak yang ingin dia tanyakan.

Kemana dia selama ini?

Apa yang dia lakukan selama ini?

Apakah dia merindukannya?

Apakah dia masih mencintai Kyuhyun?

Begitu banyak dan tidak ada satupun yang sanggup dia lontarkan saat itu. Kyuhyun menaruh gelasnya dan bersandar pada sofa putih ini. Matanya terpejam. “Yong Soon-ah, aku mencintaimu.”

 

**

 

Kyuhyun kembali ke tempat mereka bertemu kemarin. Pria berkulit pucat itu tidak berharap akan bertemu dengan Yong Soon hanya saja hatinya menginginkannya untuk kembali kesini. Seharusnya dia ke kantornya pagi ini namun dia malah lebih memilih untuk singgah kesini. Onyx hitamnya bergerak-gerak mengamati sekelilingnya. Terkadang senyuman terbentuk di wajahnya ketika ingatannya ketika mereka kembali berputar di otaknya. Jika dia bisa memutar waktu kembali, dia akan memaksa Yong Soon untuk bersamanya, dia akan memohon pada orang tua Yong Soon untuk membiarkannya bersama wanita itu. Dia tidak peduli lagi dengan kedua orang tuanya, dia tidak peduli jika orang tuanya mengusirnya dari keluarganya. Dia hanya butuh Yong Soon. Kyuhyun tidak mengerti apa yang membuat kedua orang tua mereka saling membenci seperti ini.

Pria tinggi itu menghela nafas perlahan. Sebaiknya dia kembali. Kyuhyun memutar tubuhnya dan tepat saat dia berbalik. Seorang wanita berdiri di hadapannya, Yong Soon. Kyuhyun tampak terkejut melihat keberadaan Yong Soon disini lagi.

Tiba-tiba Yong Soon berjalan cepat mendekati Kyuhyun dan memeluk pria itu. Kyuhyun tersentak kaget karenanya.

“Kyuhyun-ah..Kyuhyun-ah..”wanita itu memanggilnya terus menerus dengan suara lirih dan terdengar begitu menderita.

Kyuhyun dengan canggung membalas pelukan wanita ini, dia mengusap punggung Yong Soon perlahan. Ah, sudah lama sekali rasanya tidak memeluk tubuh yang begitu mungil dalam dekapannya ini.

Yong Soon tahu apa yang dilakukannya lagi-lagi salah tapi dia suda tidak bisa menahannya lagi. Dia tidak bisa menahan perasaannya, dia tidak bisa hanya diam saja dihadapan Kyuhyun, dia ingin menunjukkan betapa dia begitu merindukan pria ini. Masa bodoh dengan apa yang akan terjadi selanjutnya, saat dia harus kembali menata hatinya.

 

**

 

Yong Soon mengikuti langkah Kyuhyun dihadapannya. Entah apa yang dia pikirkan, begitu saja menerima ajakan Kyuhyun. Pria itu ingin bicara dengannya. Kyuhyun mengajaknya ke apartemen miliknya.

“Kau masih menggunakan apartemen ini?”tanya Yong Soon pada Kyuhyun yang tengah membuka pintu.

Wanita cantik ini tahu tempat ini. Dulu, dia sering menghabiskan waktu bersama dengan Kyuhyun disini dan mereka juga sempat tinggal disini setelah menikah, sebelum orang tua Kyuhyun tahu.

“Tidak, aku hanya sesekali saja kesini. Lee Hyuk Jae, sepupuku yang menempatinya. Kau tahu dia kan?”tanya Kyuhyun membukakan pintu untuk Yong Soon. Matanya tidak bisa lepas dari wajah Yong Soon. Kyuhyun benar-benar merindukan wajah itu.

“Uhm, ya aku tahu.”jawab Yong Soon. Lee Hyuk Jae sepupu Kyuhyun. Pria dengan senyum gummy  itu, dia pernah bertemu dengannya saat pernikahan diam-diam mereka. Hyuk Jae datang saat itu.”Dia tidak ada disini sekarang?”tanya Yong Soon lagi ketika mendapati apartemen yang begitu dikenalnya ini tampak kosong.

“Dia hanya dua hari sekali ke apartemen ini. Pekerjaannya membuatnya tidak bisa pulang setiap hari dan hari inidia tidak akan pulang.”jawab Kyuhyun.”Ah, kau mau minum apa?”tanyanya lagi.

“Apa saja.”jawab Yong Soon.

Yong Soon mengamati apartemen ini, masih sama seperti dulu. Bahkan Kyuhyun tidak membuang foto-foto mereka, bagaimana kalau orang tuanya tahu?. Yong Soon tersenyum ketika melihat sebuah foto merek berdua dengan wajah kotor oleh tepung. Saat itu mereka tengah membuat kue untuk ulang tahun Kyuhyun.

“Aku hanya punya jus,”Kyuhyun kembali membawa dua kaleng jus yang dia temukan di kulkasnya yang hampir kosong, sepertinya Hyuk Jae tidak suka memasak.

Kyuhyun mendudukan tubuhnya disamping Yong Soon.”Terima kasih.”ucap Yong Soon.

Kedunya diam, terlihat kecanggungan diantara mereka. Yong Soon mengambil kaleng jus itu dan meminumnya.

“Aku merindukanmu, Yong Soon-ah.”

“Uhuk.”

Yong Soon tersedak karena mendengar ucapan Kyuhyun. Pria tinggi itu kaget. “Gwenchana?”tanyanya cemas.

Yong Soon mengangguk cepat dan menaruh kembali jus tersebut ke meja. Kyuhyun masih memperhatikannya. “Maaf, aku hanya ingin jujur padamu.”ujarnya lagi.

Yong Soon menoleh pada Kyuhyun, ditatapnya onyx hitam itu dengan seksama. Kyuhyun menatapnya begitu lembut, mengingatkannya saat mereka masih sepasang suami istri.”Aku juga merindukanmu, Kyu.”lirih Yong Soon.

Kyuhyun menangkup wajah Yong Soon dengan sebelah tangannya. Dia menatap wajah itu dengan intens.

Aku mencntainya. Ya, aku sangat mencintainya.

“Kau semakin cantik Yong Soon-ah,”ucap Kyuhyun perlahan. Wajah Yong Soon langsung memerah seketika, matanya menunduk, dia tidak berani menatap mata Kyuhyun yang  seakan menusuknya.

Entah siapa yang memulai terlebih dahulu, kedua manusia ini sudah saling menyentuhkan bibir mereka. Kedunya terhanyut dalam ciuman yang begitu lembut dan perlahan menunjukkan betapa mereka saling merindukan satu sama lain. Kyuhyun membawa Yong Soon duduk dipangkuannya, membuatnya lebih mudah untuk mencium Yong Soon. Wanita itu mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun, menarik tengkuk pria itu. ciuman yang awalnya lembut berubah menjadi lebih panas dan penuh nafsu.

Keduanya seakan lupa bahwa apa yang mereka lakukan saat ini adalah suatu kesalahan. Rasa rindu dan cinta yang mendalam membuat mereka kehilangan akal sehat mereka. Kedua tubuh itu sudah berpindah tempat ke ranjang. Bahkan kedua tubuh mereka sudah hampir polos.

“Kyuhyun-ah, andwe.”Yong Soon mendorong tubuh Kyuhyun yang menindihnya ketika pria itu hendak membuka penutup terakhir di tubuhnya. Wajah Changmin muncul di benaknya dan dia baru sadar apa yang telah dia lakukan dan akan dia lakukan. Dia akan mengkhianati Changmin jika diteruskan.

Kyuhyun menghela nafas dengan berat, dia memindahka tubuhnya dari atas tubuh Yong Soon dan menduduka dirinya di pinggir ranjang. Kyuhyun mengacak-acak rambutnya, dia juga merasakan hal yang sama seperti yang Yong Soon rasakan. Wajah Jae Min dan Sungyeol muncul dibenaknya.

Yong Soon mendekai tubuh Kyuhyun dan memeluk tubuh atasnya yang sudah polos itu.”Aku mencintai suamiku Kyu tapi..aku juga mencintaimu

Kyuhyun menghadapkan tubuhnya pada Yong Soon, menarik kepala wanita itu dan mencium keningnya perlahan.”Aku mencintaimu Yong Soon-ah-“

“Tapi kau juga mencintai istrimu.”

“Mungkin.”jawab Kyuhyun,dia menatap mata coklat Yong Soon lagi.

“Ini pertemuan pertama dan terakhir kita Kyu.”

“Apa?!”

“Kita tidak bisa seperti ini, Kyu. Kita sudah memiliki pasangan.”

“Tapi aku mencintaimu dan kau juga.”Kyuhyun mengucapknya dengan mantap, matanya yang menatap lembut Yong Soon kini berubah tajam. Dia tidak ingin berpisah lagi dengan wanita dihadapannya ini.

“Tapi apa yang harus kita lakukan Kyu, kita tidak bisa meninggalkan pasangan kita.”

Kyuhyun menarik tubuh Yong Soon ke dalam pelukannya kembali.”Biarkanlah seperti ini. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi Yongie-ya. Aku mencintaimu, sangat!”

 

**

 

Jae Min datang ke kantor Kyuhyun membawa makan siang untuk Kyuhyun. Wanita sudah sampai di lantai tempat ruangan Kyuhyun berada. Sejak tadi dia tidka berhenti tersenyum membayangkan Kyuhyun akan terkejut melihat kedatangannya.

“Nyonya Cho,anda ingin bertemu dengan Tuan Cho?”tanya sekretaris Kyuhyun di depan pintu ruangan pria itu tepat sebelum Jae Min masuk.

Ye, Kyuhyun ada di dalam kan?”tanya Jae Min.

“Tuan Cho belum datang sejak pagi.”jawab sekretaris Kyuhyun.

Jae Min mengerutkan keningnya. Setahunya Kyuhyun sudah berangkat tadi pagi, dia yang mengantarnya. Tidak mungkin kalau Kyuhyun tidak sampai, Kyuhyun juga tidak bilang apa-apa jika dia pergi ke tempat lain hari ini.

Akhirnya Jae Min memutuskan untuk menunggu saja di ruangan Kyuhyun dan beberapa kali menghubungi pria itu. Beberapa kali pula Kyuhyun tidak mengangkat teleponnya.

“Jae Min-ah.”Kyuhyun terlihat kaget begitu masuk ke ruangannya dan mendapati Jae Min ada disana.

“Kau darimana Kyu?, kau tidak mengangkat telepon dariku.”ujar Jae Min.

Kyuhyun berjalan mendekat dan duduk disamping Jae Min di sofa.”Aku bertemu dengan Tuan Shim lagi tadi dan aku lupa menghidupkan ponselku.”jawab Kyuhyun sambil tersenyum meyakinkan.

Jae Min mengangguk mengiyakan.”Ah, aku membawakanmu makan siang. Kita makan bersama ya.”ujarnya semangat. Kyuhyun hanya mengangguk. Sebenarnya dia sudah makan siang bersama Yong Soon tadi, wanita itu memasak untuknya. Setelah sekian lama dia tidak pernah memakan masakan Yong Soon, akhirnya dia bisa memakannya lagi.

Jae Min mengeluarkan bekal yang dia buat dan menyusunnya di meja.

“Dimana Sungyeol? Kenapa dia tidak ikut?”tanya Kyuhyun.

“Dia sedang di rumah eomma.”jawab Jae Min lalu memberikan sumpit pada Kyuhyun. Pria itu mulai menyantap makanan yang dibawa istrinya tersebut.

“Kyu, apa sebaiknya kita memberikan Sungyeol adik?”

“Uhuk.”

“Kau baik-baik saja Kyu?”tanya Jae Min yang langsung menepuk punggung suaminya perlahan dan memberikannya air ketika Kyuhyun tersedak.

“Aku baik-baik saja.”ujar Kyuhyun.

Dia kaget mendengar perkataan Jae Min barusan. Dia tidak menyangka wanita itu akan membicarakan hal tersebut. Mereka pernah menyepakati ini sebelumnya, mereka menunggu siap untuk memiliki anak. Kyuhyun tidak menyangka Jae Min akan mengatakannya secara tidak langsung kalau dia siap saat ini, sementara itu pria ini belum siap. Ditambah lagi dengan kehadiran Yong Soon kembali.

“Jae Min-ah, kurasa aku belum siap..dan Sungyeol kurasa dia masih butuh perhatian lebih dari kita.”

Jae Min menatap Kyuhyun. Sejujurnya dia mengatakan hal itu takut jika Kyuhyun sebenarnya sudah ingin memiliki anak tapi takut mengatakannya. Mungkin Kyuhyun berpikir Jae Min belum siap. Tiba-tiba wanita ini langsung memeluk Kyuhyun.”Kyu, terima kasih kau telah menyayangi Sungyeol seperti putramu sendiri.”ujarnya.

Kyuhyun mendesah lega, syukurlah Jae Min tidak memaksanya.Kyuhyun balas memeluk Jae Min.”Ya, aku mencintai Sungyeol.”

“Aku mencintaimu, Kyu.”

Kyuhyun hanya menggumam pelan. Tiba-tiba pintu ruangan mereka terbuka.”Kyuhyun-ah.”seorang pria berdiri di depan pintu dan memasang wajah kaget.

“Ah, aku menganggumu sepertinya.”ujar pria yang tidak lain adalah Donghae.

“Ah, aniya hyung. Aku sedang makan siang dengan suamiku Jae Min. Jae Min-ah ini Donghae hyung yang pernah aku ceritakan.”

Kyuhyun memperkenalkan Donghae pada Jae Min. Wanita tiu berdiri dan membungkuk.

Oppa, kau sudah makan siang? Kalau belum makanlah bersama kami.”ujar Jae Min.

“Tidak, silahkan lanjutkan saja acara makan kalian, nanti saja aku kembali.”ujar Donghae lalu menutup pintu kembali.

Dia berdiri sesaat di depan pintu ruangan Kyuhyun.

Dia sudah bisa melupakan Yong Soon rupanya sama seperti Yong Soon. Semoga mereka bahagia dengan pasangan mereka masing-masing.

Advertisements

24 thoughts on “FF: May I Love You Chapter 4

  1. saengiiii….
    makin complicated aja yaaa ini.. haha..
    tp majin seru.. aku penasaran gmn..
    moga moga happy ending kyusoon ya.. ga tega liat kyusoon berpisah.. hiks..

    dsn yongsoon ga suka daging, apa kamu jg saeng? mian, aku pgn tau aja.. hihi..

    ditunggu next updatenya yaa.. ^^
    fighting~❤

  2. Kyaaaaaa..
    Penasaran akutttt.. Gmna klnjutan kisah kyu-soon..
    Makinn runyam cinta.a..
    Hahha
    kyu-soon FIGHTING!

  3. ya ampun, hampir aja tadi ke bablasan, ckckck jadi mereka ga d setujuin ama keluarga.a yoh, aq bru paham nih, .

    btw kapan kyusoon d lanjut chingu?

  4. Ahhhh crtnya makin seru aja… Yeyeyeye… Td jd ga yah mrk “itu” nti yongsoon bs2 hamil ana kyu lg? Rasanya ga yah.. Hehehe.. Aduh ga savar thor di tgu next partnya yah.. Ff nya author selalu bkin gregetan ceritanya.. Kkkkk~

  5. onniee,,akhirnya part 4 nya publish,, makin complicated bgt ya, kasian sama semua pihak, tapi akhirnya kayak gimanapun please onnie, ”save sungyeol”,pelis,,,kasian bgt itu bocah lucu,,hehe

  6. Ga’ pa2 kok kelamaan, semoga tugas dan kegiatannya berjalan lancar didoain selalu, kapanpun next partnya dipublis selalu ditunggu. Oya dipart ini makin galau aja apapun endnya yg penting happy end semangat

  7. Yoong Soon hanya boleh punya anak dari Kyu ya…
    Gak boleh dari Changmin,begitu juga Kyu ya eonni…
    Chapter 5nya jgn lama2 ya…

  8. لْحَمْدُلِلّه yah seminarnya lancar
    Akhirnya di post juga hehehe makin…selalu membuat penasaran hehehe

    ditunggu part selanjutnya yah…

  9. لْحَمْدُلِلّه seminarnya lancar
    Akhirnya di post juga hehehe makin…selalu membuat penasaran hehehe

    ditunggu part selanjutnya yah…

  10. لْحَمْدُلِلّه seminarnya lancar
    Akhirnya di post juga hehehe …selalu membuat penasaran hehehe

    ditunggu part selanjutnya yah…

  11. Kesian sama yongsoon dan kyu 😦
    Jadi seungyol bukan anak kandung kyu ????
    Lanjutin !!! Semoga ga berakhir sad ending

  12. Pikiran egois ku blg ga masalah mereka tetap berhubungan,dari pada mereka saling tersiksa.. tapi ak juga sebel kalo mereka mngkhianati pasangan mereka, aaah complicated banget c 😦

  13. mkin seruu ajha dahh onn critanyaaa….
    moga2 ajhaa kyusoon bersama lgii…
    mreka lbh cocokk drpda ama pasangan laennyaa…

  14. Huaaaaa dri kamaren aku ke sini trus .. Tp part 4 nya belom ada2 😦
    Nd skarang udh ada aq seneeeeeng ..
    Aduuuuh itu pasanya .. Aq suka mereka ketemuan lgi …

    Apa mereka akan melakukan hubungan gelap??! ​☺º°˚˚˚°kªªªy<3 klo gtuh aq suka 😀 …
    Emank yah klu udh KyuSoon's fan mah gkpp deh mau mereka nikah diem2 kek to gmna kek .. Ttp setujoooooh …

    Eonnnie aku G̲̮̲̅͡aк̲̮̲̅͡ bisa nebak2 apa slanjutnya .. Tp ​Ƴα̍Ϟƍ jls FF mu itu slalu buat aq penasaran nd ketagihan bacanya !!! Seeemaaangat eon … Di tunggu ​Ƴα̍Ϟƍ selanjutnya !! Eonnie JJANG !!

  15. Eonnie sumpah jadi deg deg gmn gitu bacanya, Kyusoon itu emng ngga akan cintanya luntur deh kyaa geregtan eon,ditunggu next chapternya

  16. Wahh,,Eon mkin daebak ajjh nih ffnya !!
    Nyessek sih pass bca kLo kyu ama yong soon pisah gra2 prnikahan mreka gk direstui ama kLuarga msing2 ..
    Fighting Eonnie,keep Writing 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s