FF: The Story of Us After Story Part 2

*The second part. Enjoy and thx for comment ^^*

 

Kyuhyun memeluk tubuh istrinya yang baru saja selesai mandi, menyesap aroma vanila yang menguar dari tubuhnya. Yong Soon meremas lengan Kyuhyun yang melingkari perutnya dan menggumam pelan. Yong Soon hanya mengenakan pakaian dalamnya saja sementara Kyuhyun tidak memakai pakaian atasnya. Keduanya baru saja selesai mandi bersama di pagi hari yang cerah setelah semalam mereka bercinta. Tubuh putih Yong Soon masih menyisakan jejak Kyuhyun semalam yang berwarna kemerahan di beberapa tempat.

Yong Soon membalikan tubuhnya lalu menjangkau bibir Kyuhyun dengan sedikit berjinjit. Kesempatan yang tidak disia-siakan Kyuhyun tentu saja, dirangkulnya pinggang istrinya itu dan memagut bibir mungil berwarna plum itu. Keduanya kembali terlibat pagutan panas seperti semalam. Bahkan tanpa Yong Soon sadari, Kyuhyun sudah mengangkat tubuhnya. Pria tinggi itu membawa istrinya kembali ke kamar dan menjatuhkan tubuh Yong Soon ke tempat tidur. Wanita manis itu tertawa pelan, apakah suaminya ini masih belum puas dengan apa yang sudah mereka lakukan semalam?

“Kau harus berangkat kerja, Kyu.”Yong Soon mengingatkan.

“Sebentar saja, ne. Ayah tidak akan mempermasalahkannya. Kita masih pengantai baru-kan?”

“Sudah tiga bulan, sayang.”

“Tidak apa-apa.”

Kyuhyun kembali menyentuhkan bibirnya di bibir istrinya, memagutnya. Membuat wanita yang sudah menjadi istrinya ini mendesah tertahan. Keduanya kembali terlarut dengan kegiatan mereka yang akan mengulang kejadian semalam.

Mommy!!!

Teriakan dari seorang pria kecil di kamar sebelahnya membuat Yong Son melepaskan ciuman Kyuhyun dan mendorong tubuh pria itu. Dia baru ingat, putra kesayangannya itu pasti sudah bangun dan dia harus berada di dekatanya ketika versi kecil Kyuhyun itu bangun. Jika tidak, dia akan berteriak dan menangis. Benar saja, kini Yong Soon sudah mendengar suara tangisan dari kamar anaknya itu. Dengan cepat Yong Soon membenarkan pakaian dalamnya yang hampir dibuka oleh Kyuhyun lalu mengambil secara kasar bajunya dari lemari, mengenakannya cepat-cepat dan keluar kamar. Semuanya diperhatikan Kyuhyun dalam diam, seharusnya dia ingat kalau mereka tidak hanya berdua di rumah ini, ada putra kecilnya.  Kyuhyun hanya bisa pasrah menerima hasrtanya pagi ini tidak bisa terpenuhi. Dia beranjak mengambil kemeja putihnya dan memakainya.

Yong Soon langsung medekap tubuh anaknya itu dan menggendongnya, berusaha menenangkannya.

Omo, maafkan mommy sayang, hm. Cup jangan menangis lagi Hyunnie sayang.”

Pria kecil yang rambut ikalnya berantakan juga wajahnya yang basah oleh air mata masih saja menangis. Dia kesal karena ibunya tidak kunjung datang ke kamarnya. Yong Soon menepuk-nepuk punggung Yong Hyun menenangkannya.

Daddy!!”kali ini Yong Hyun memekikan nama ayahnya dan meronta-tona di gendongan Yong Soon.

Akhirnya Yong Soon membawa putranya itu keluar kamar lalu masuk ke dalam kamarnya.Kyuhyun sudah rapi dan sedang mengancingkan tangan kemejanya. Dia kaget melihat Yong Soon masuk ke kamar dengan membawa Yong Hyun yang masih menangis.

Daddy..”tangan mungil Yong Hyun ingin menggapai ayahnya. Kyuhyun melirik Yong Soon bertanya ada apa namun wanita itu hanya menggedikan bahunya.

Kyuhyun mengambil tubuh Yong Hyun. “Ada apa sayang, hm? Kenapa menangis?”

Kyuhyun mengusap wajah Yong Hyun lalu memeluknya dengan erat, sedikit demi sedikit tangisan pria kecil itu mereda. Yong Soon hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dulu Yong Hyun lebih senang bermanja-manja dengannya, mengadu segala hal padanya dan tidak bisa berbuat apa-apa ketika dinasehati. Sekarang ada Kyuhyun, ayahnya. Pria kecil itu senang sekali mencari perlindungan pada Kyuhyun.

“Katanya Yong Hyun ingin punya adik bayi, Yong Hyun tidak boleh sering menangis lagi. Kan mau jadi kakak.”ujar Kyuhyun.

Yong Hyun yang semula bersandar di bahu Kyuhyun menegakkan tubuhnya. Mata coklat beningnya menatap Kyuhyun dan mengerjap-ngerjapkan matanya. Tampak sangat imut, hal inilah yang membuat siapa saja begitu gemas padanya.

“Adik bayi? Kapan?”tanyanya seraya menaruh tangannya di leher ayahnya.

“Segera.”

“Kapan? Kapan Hyunnie punya adik bayi?”tanyanya menuntut.

Yong Soon yang sedang merapikan tempat tidur mereka hanya bisa mendesah pelan. Pertanyaan yang sama. Kyuhyun juga sengaja memancingnya, biarkan saja pria kecil itu terus bertanya, gumam Yong Soon. Sudah beberapa minggu ini Yong Hyun lupa bertanya kapan dia akan punya adik dan sekarang Kyuhyun malah mengungkitnya. Sudah bisa dipastikan selama seminggu ini Yong Hyun akan terus bertanya.

“Kata halmoni kalau mommy dan dady sudah pulang jalan-jalan, Hyunnie akan punya adik, mana? Mana adik bayi untuk Hyunnie.”rengek pria kecil itu.

“Hyunnie sudah punya adik.”ujar Kyuhyun.

Yong Soon mendelik tajam pada suaminya. Awas jika dia bicara macam-macam.

“Mana?”tanyanya lagi.

Kyuhyun membawa Yong Hyun mendekati Yong Soon dan tiba-tiba pria itu menyentuh perut Yong Soon yang tengah merapikan selimut mereka.

“Disini sudah ada adik Hyunnie.”terang Kyuhyun, sontak Yong Soon menyentak tangan Kyuhyun dan memberikan tatapan membunuh pada Kyuhyun. Dia belum hamil dan bagaimana bisa dia berbohong pada putranya sendiri.

Pria kecil itu menatap ayahnya bingung.

“Adik bayi Hyunnie masih di perut mommy, dia harus tumbuh besar dulu seperti Ryeori baru boleh keluar dari perut mommy.”

“Kenapa?”

“Karena di perut mommy lebih aman, Hyunnie juga dulu begitu.”

“Oh, berapa lama adik Hyunnie disana?”

“Sembilan bulan.”

“Satu..dua..tiga…empat..lima..mmm..enam..tujuh..delapan..sembilan..”Yong Hyun menghitung menggunakan jari mungilnya.

Dia menunjukkan sembilan jarinya pada Kyuhyun. Pria tinggi itu mengangguk.

“Berapa lama?”tanyanya lagi. Tentu saja pria kecil itu tidak akan mengerti.

“Sangat lama, sekarang ayo mandi dan setelah itu sarapan.”Yong Soon memotong percakapan ayah dan anak itu lalu menggendong Yong Hyun membawanya keluar kamar. Sebelumnya dia memberikan lirikan tajam pada Kyuhyun dan pria itu hanya tertawa kecil.

 

**

 

Yong Soon mengantar Kyuhyun hingga kedepan pintu rumah mereka. Pria itu sudah siap untuk pergi. Wanita itu memberikan ciuman selamat tinggal sekilas di bibir suaminya.

“Jangan membicarakan mengenai adik lagi pada Yong Hyun.”pesan Yong Soon.

“Kenapa?”tanyanya, dengan wajah yang dibuat-buat seolah kaget, padahal dia tahu kenapa Yong Soon mengatakan hal itu. Kyuhyun mengulum senyum karenanya.

“Memangnya kau tidak ingin memiliki bayi lagi?”lanjut Kyuhyun.

“Bukan begitu, hanya saja jangan membohonginya dengan mengatakan aku sedang hamil padahal nyatanya belum.”

Kyuhyun tersenyum tipis, dielusnya perut Yong Soon,”Aku yakin sebentar lagi disini benar-benar akan ada bayi yang cantik.”

Yong Soon hanya ikut tersenyum. “Ah ya,aku hampir lupa. Hari ini aku akan bertemu dengan Changmin.”

“Untuk?”potong Kyuhyun.

“Aku tidak tahu,katanya ada sesuatu yang ingin dia bicarakan denganku. Dia juga bilang merindukan Yong Hyun.”

“Oh, begitu. Baiklah.”

Yong Soon mengamati ekspresi Kyuhyun dihadapannya dengan seksama. Wajahnya selalu berubah aneh jika dia menyebutkan sesuatu tentang Changmin. Wanita itu berusaha menahan senyumnya.

“Kau marah?”tanya Yong Soon dengan kepala yag sedikit dimiringkan.

Kyuhyun hanya menggeleng.

Aigoo, apakah sekarang Kyuhyun-ku sedang cemburu, hm?”Yong Soon menangkup wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya. Senyuman tipis terbentuk di wajah Kyuhyun.

Kyuhyun ikut menyentuhkan tangannya pada tangan Yong Soon yang menangkup wajahnya. “Aku tidak bisa cemburu padanya, aku malah merasa berhutang banyak padanya.”

Yong Soon melepaskan tangannya dan memeluk tubuh pria itu dengan erat. Apa yang dikatakan Kyuhyun benar, dia juga merasakan hal yang sama. Changmin sudah melakukan banyak hal untuknya, bahkan menyatukan mereka kembali. Yong Soon senang Kyuhyun menyadari hal itu, dia tidak mungkin meninggalkan Changmin begitu saja. Pria yang selalu tampak biasa bahkan ketika dia tahu wanita yang hampir dinikahinya kembali pada mantan kekasihnya. Tidak bisa Yong Soon pungkiri, Changmin memiliki tempat sendiri dihatinya dan dia berharap pria itu akan segera menemukan kebahagiannya.

“Kalau kau terus memelukku seperti ini, bagaimana aku bisa pergi?”perkataan Kyuhyun membuat Yong Soon langsung melepaskan pelukannya.  Suaminya itu mengusap kepala Yong Soon perlahan.

“Hyunnie sayang, daddy sudah mau pergi.”panggil Yong Soon pada anaknya.

Seorang pria kecil berlari dari dalam rumah dan tiba dihadapan ayahnya. Wajah lucunya itu sudah terpasang senyum khas anak-anak. Kyuhyun mengambil tubuh putranya itu, menggendongnya.

Yong Hyun dengan cepat mencium pipi ayahnya. “Hati-hati Daddy, Hyunnie akan menjaga adik bayi di perut mommy.”

Yong Soon menghela nafas perlahan sementara Kyuhyun tertawa pelan lalu kembali menyerahkan Yong Hyun pada ibunya. Dia mencium kening Yong Soon dan pergi.

“Hari ini kita akan bertemu Uncle Changmin.”ujar Yong Soon pada putranya.

“Benarkah?”

Yong Soon mengangguk.

“Yeah,”Yong Soon bersorak begitu senang akan bertemu pria favortinya itu. sudah cukup lama memang mereka tidak bertemu.

 

**

 

“Apa? Kau akan menikah?”Yong Soon membulatkan mata coklatnya begitu mendengar penuturan Changmin yang duduk dihadapannya.

Mereka bertemu untuk makan siang bersama hari ini. Changmin yang duduk dihadapannya mengangguk dengan yakin membuat Yong Soon hanya diam. Apakah dia bermimpi ketika mendengar Changmin berkata dia akan menikah dalam waktu dekat ini atau mungkin Changmin sedang mengerjainya. Pria ini senang sekali bercanda.

“Kau serius? Aku sedang tidak ingin diajak bercanda Changmin-ah,”ujar Yong Soon.

“Iya, aku serius Yongie sayang.”ucap Changmin.

Yong Soon menghela nafas perlahan, masih belum percaya. Dia menatap Changmin dan lagi-lagi menghela nafas.

“Changmin-ah, aku serius.”

“Iya, aku juga serius, aku akan menikah.”

“Dengan siapa?”

“Kau pasti kenal.”

“Siapa?”tuntut Yong Soon. Dia begitu penasaran. Sejujurnya dia masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Changmin.

Setahunya, sejak dia menikah, Changmnin tidak pernah sama sekali membicarakan mengenai wanita dengannya. Jika mereka bertemu hanya saling menanyakan kabar dan membicarakan hal-hal ringan, seperti Yong Hyun, Kyuhyun, Je Ri atau keluarga Changmin sendiri. Jadi pantaslah Yong Soon tampak tidak percaya.

“Choi Yoon Yang, sepupu Ryeowook.”

“Apa?”

Kali ini wajah Yong Soon semakin terkejut. Dia kenal wanita itu, sepupu dari adik iparnya. Mereka bertemu pertama kali saat Je Ri melahirkan dan kerap bertemu lagi setelahnya tapi sudah sebulan ini mereka tidak pernah bertemu lagi.

“Jangan bercanda Changmin-ah.”

“Ya Tuhan Cho Yong Soon. Aku tidak bercanda, aku benar-benar serius.”

“Bagaimana bisa?”

Changmin tertawa terbahak-bahak membuat Yong Hyun yang sedang serius menepikan sayuran dipiringnya, menatap ke arah Changmin dengan penuh tanda tanya.

“Tentu saja bisa sayang. Ah, kau cemburu? Sayang sekali, aku tidak mungkin mengkhianati sahabatku.”

“Changmin!”

Changmin kembali tertawa.

“Aku tahu ini terlalu tiba-tiba tapi aku sudah yakin dan kali ini sungguh yakin. Dia tidak memiliki mantan kekasih yang begitu mencintainya jadi aku benar-benar akan menikah dengannya.”

Yong Soon memutar bola matanya.

“Aku mengenalnya belum cukup lama tapi aku rasa aku menyukainya.”

“Rasanya?”

Changmin tersenyum.”Masih sulit untukku mengatakan cinta pada wanita lain karena wanita yang kucintai seujurnya masih wanita dihadapanku.”

Kedua mata itu saling menatap satu sama lain. Ada rasa bersalah dari tatapan mata Yong Soon dan penyesalan di mata Changmin. jika dia tidak begitu mendewakan persahabatannya, tentu saja wanita dihadapannya ini sudah menjadi istrinya. Tapi apa yang bisa dilakukannya saat ini, itu sudah menjadi keputusannya. Merelakan wanita yang dicintainya untuk sahabatnya.

Uncle.”panggilan Yong Hyun membuat kedua orang ini langsung tersadar dari berbagai macam pikirannya.

“Apa sayang?”tanya Changmin pada pria yang duduk disampingnya.

“Hyunnie akan punya adik bayi. Adik bayi yang cantik seperti Ryeori.”

“Benarkah?”

“Iya,kata daddy adik bayi Hyunni ada di perut mommy.”Yong Hyun menunjuk perutnya. Changmin langusng mengarahkan tatapannya pada Yong Soon yang rasanya saat ingin memarahi Kyuhyun yang dengan seenaknya saja mengatakan dirinya hamil.

“Kau hamil?”tanya Changmin.

Yong Soon mendesah pelan dan menggeleng.

“Lalu?”Changmin terlihat bingung.

“Kyuhyun hanya memberi alasan pada Yong Hyun agar dia tidak bertanya mengenai adik terus pada kami tapi kata-katanya malah membuatnya percaya dan mengira dia akan segera memiliki adik.”

Changmin menganggukan kepalanya dan tersenyum pada pria kecil disampingnya. “Kalau Yong Hyun akan punya adik bayi, Hyunnie tidak boleh menangis dan merengek, kan sudah mau jadi kakak. Mengerti?”

Yong Hyun mengangguk mantap. “Daddy juga bilang begitu.”

“Dan kalau Hyunnie jadi kakak, sayurannya harus dimakan.”Changmin mengetengahkan sayuran di piring Yong Hyun dan meminta pria kecil itu untuk menghabiskannya. Yong Hyun mengerenyitkan dahinya dan menatap piringnya takut-takut, ditatapnya Changmin, seakan memohon jadi kakak tidak harus membuatnya menyukai sayuran. Namun Changmin seakan menunggu Yong Hyun untuk memakan sayuran dipiringnya.

“Changmin-ah, aku ke toilet sebentar.”tiba-tiba Yong Soon berdiri dari duduknya dan berjalan cepat ke toilet. Changmin menatap bingung Yong Soon yang melangkah ke toilet dengan terburu-buru.

 

**

 

Kyuhyun menatap wajah putranya yang masih terjaga sejak tadi. Mata coklatnya tidak kunjung menutup padahal hari sudah begitu malam. Bahkan pria berkulit pucat itu sudah berkali-kali menyanyikan lagu agar putranya segera tertidur namun tetap saja Yong Hyun belum bisa tidur.

“Tidurlah, sayang.”ujar Kyuhyun sambil mengusap kepala Yong Hyun. Mata kecil itu mengerjap pelan, mendekatkan tubuhnya pada ayahnya dan menyembuyikan kepalanya di dada ayahnya itu.

Pria itu kembali mengusap punggung Yong Hyun agar dia segera tidur. Ini sudah yang kesekian kalinya, semoga kali ini anaknya bisa tidur. Pria itu keluar lagi dari kamarnya setelah setengah jam dia masuk ke kamar dan langsung mengatakan kalau dirinya tidak bisa tidur. Kyuhyun sudah menemaninya selama satu jam lebih.

Bibir pria itu mulai melantunkan nyanyian agar putranya segera tertidur namun tidak berapa lama dia bernyanyi. Yong Hyun menegakkan kepalanya dan menggeleng pelan.

Daddy buatkan susu, ne?”Kyuhyun bangun dari tidurnya tepat saat itu dia mendengar suara dari kamarnya. Suara Yong Soon yang sepertinya tengah memuntahkan sesuatu.

Pria itu bergegas keluar kamar dan kembali ke kamarnya. Dia takut terjadi sesuatu pada istirnya. Tepat ketika dia sampai diambang pintu. Yong Soon baru saja keluar dari kamar mandi dengan menutup mulutnya lalu tidak sampai sedetik dia kembali masuk ke kamar mandi dan suara itu kembali terdengar.

Kyuhyun mendekati tubuh istrinya, memijit tengkuknya agar Yong Soon merasa lebih baik.

“Kau baik-baik saja?”tanya Kyuhyun ketika Yong Soon sudah merasa sedikit lebih lega. Dia merasa begitu mual tapi tidak ada yang dia keluarkan.

Kyuhyun merangkul tubuh Yong Soon membawanya ke tempat tidur.

Mommy.”suara yang begitu lirih dari seorang pria kecil dengan piyama berwarna putih bergambar mobil. Yong Hyun berdiri diambang pintu.

“Hyunnie belum tidur, hm?”Yong Soon menyuruh putranya untuk mendekat dan dengan sedikit berlari Yong Hyun naik ke tempat tidur dan duduk dihadapan ibunya yang terlihat sedikit pucat.

“Akan aku ambilkan air hangat dulu.”ujar Kyuhyun dan pria itu pun keluar dari kamar.

Mommy sakit?”tanya Yong Hyun dengan polosnya. Matanya memperhatikan wajah ibunya dengan seksama.

“Tidak, mommy tidak sakit.”

“Benarkah?”

“Iya benar. Hyunnie sayang kenapa belum tidur, hm?”tanya Yong Soon.

“Hyunnie tidak bisa memejamkan mata Hyunnie, setiap memejamkan mata, matanya terbuka lagi.”cerita Yong Hyun lengkap dengan peragaannya, dia menutup matanya dan membukanya lagi. Yong Soon mengulum senyum melihat betapa lucunya putra kecilnya ini.

“Mau mommy temani?”

“Tidak, mommy sedang sakit.”

“Kalau begitu tidur disini bersama mommy, ne?”

Yong Hyun menggeleng. “Kata daddy Hyunnie sudah mau jadi kakak, tidak boleh tidur dengan mommy lagi.”

Yong Soon memutar bola matanya. Oh, sungguh anaknya ini begitu menginginkan adik. Hingga dia mau menuruti apa yang Kyuhyun ataupun Changmin katakan mengenai seorang kakak. Rasanya Yong Soon ingin mengatakan yang sebenarnya tapi dia tidak mau membuat Yong Hyun menjadi kecewa dan merasa dibohongi.

“Tidak apa-apa, kalaupun Hyunnie sudah jadi kakak, Hyunnie boleh tidur dengan mommy.”terang Yong Soon.

Yong Hyun tersenyum. Dia berdiri dari duduknya lalu mendekati tubuh ibunya dan mencium bibir Yong Soon cepat. “Hyunnie sudah bisa tidur, selamat malam mommy.”

Pria kecil itu melompat turun dari tempat tidur orang tuanya lalu berlari kecil kembali ke kamarnya. Yong Soon hanya bisa menggelengkan kepalanya. Kyuhyun yang hendak kembali ke kamarnya membawakan air hangat untuk Yong Soon melihat putranya kembali ke kamarnya.

“Kau mau ke dokter?”tanya Kyuhyun sembari menyerahkan gelas pada Yong Soon.

“Tidak perlu, aku baik-baik saja.”

“Kau yakin? Wajahmu pucat.”disentuhnya wajah istrinya itu perlahan.

“Mungkin aku salah makan, besok pagi juga sembuh.”

“Yakin?”

Wajah Kyuhyun jelas menunjukkan kekhawatiran. Yong Soon mengangguk meyakinkan.

“Kalau begitu istirahatlah.”Kyuhyun mengambil gelas yang baru diminum setengahnya itu.

“Kyu,bisa kau temani Yong Hyun. Aku baik-baik saja.”ujar Yong Soon pada Kyuhyun yang tengah menyelimutinya dan hendak berbaring disampingnya.

“Kurasa dia sudah tidur.”sahut Kyuhyun.

“Dia bilang masih belum bisa tidur.”

Kyuhyun mendesah pelan. “Baiklah.” Dia beranjak dari tempat tidur. Sebelumnya dikecupnya kening istrinya ini.

“Tidurlah, jika besok pagi kau masih muntah-muntah, kita ke dokter,ne

 

**

 

Aigoo, Ryeori tubuhmu semakin berat saja, hm”ucap Yong Soon ketika  dia tengah menggendong tubuh bayi perempuan itu. Keponakannya.

Bayi perempuan itu mengerjapkan matanya perlahan, membuat Yong Soon tidak tahan untuk tidak mencium pipinya yang putih bersih itu. Dia tengah berdiri di kamar bayi perempuan itu tepat disamping tempat tidurnya.

“Dia bangun onnie?”tanya Je Ri yang masuk ke kamar setelahnya.

“Ya, tapi dia tidak menangis.”jelas Yong Soon. Dia kembali menatap wajah keponakannya yang kini mulai kembali tertidur. Kelopak matanya menutup perlahan.

Seketika Yong Soon merasakan sesuatu menyentuh indera penciumannya. Gejolak pada perutnya yang dia rasakan semalam kembali menyerangnya.

“Je Ri-ya, apa yang sedang kau masak?”tanya Yong Soon.

Samgye-“ucapan Je Ri terputus ketika tiba-tiba Yong Soon memberikan bayinya padanya dan setelah itu, kakaknya berjalan cepat keluar kamar.

Je Ri menaruh bayinya di dalam box bayinya itu dan menyusul kakaknya. Dia melihat kakaknya di dalam kamar mandi dan seperti tengah memuntahkan sesuatu di wastafelnya. Seakan deja vu, Je Ri seperti kembali ke beberapa tahun yang lalu. Dia juga pernah menemui keadaan seperti ini. Namun kali ini bukan wajah terkejut yang dia tunjukkan tapi senyuman terbentuk di wajahnya. Dia masuk ke kamar mandi dan mendekati tubuh kakaknya, membantu memijit tengkuk kakaknya itu.

Ketika Yong Soon sudah merasa lebih baik dia menegakkan kepalanya. “Sejak kemarin aku terus seperti ini.”cerita Yong Soon.

Onnie sudah datang bulan?”tanya Je Ri.

“Memangnya sekarang sudah tanggal berapa?”

“25.”

Yong Soon tampak terkejut dan menggelengkan kepalanya.

Onnie sepertinya kau hamil!”pekik Je Ri senang.

Yong Soon mengerjapkan matanya. Apa mungkin dia hamil?

 

**

 

Yong Soon mendengarkan seksama cerita Changmin mengenai bagaimana dia bisa menyukai Yoon Yang. Yah, pria itu baru mau mengatakan kalau dia baru menyukai wanita itu. Sebenarnya Yong Soon tidak setuju jika Changmin memutuskan untuk menikahi Yoon Yang padahal dia masih belum bisa mencintainya, menurut Changmin. namun pria tinggi itu tetap ingin menikah.

“Ini adalah cara agar aku benar-benar bisa melupakanmu. Jika aku terus membiarkan hubunganku dengan Yoon Yang seperti ini, aku takut aku kembali berharap padamu.”senyuman jahil terbentuk di wajah rupawan itu membuat Yong Soon hanya bisa memutar bola matanya.

“Jangan bermain-main dengan pernikahan Shim Changmin.”ingat Yong Soon.

“Yes, Nyonya Cho. Kali ini aku serius.”sahut Changmin dengan mantap.

“Dia wanita yang baik, jangan mempermainkannya.”pesan Yong Soon lagi.

Changmin yang tengah menyetir mobil hitamnya untuk mengantar Yong Soon pulang hanya berdeham pelan. Mereka baru saja bertemu, Changmin memintanya untuk memilihkan hadiah yang akan dia berikan pada Yoon Yang. Seakan berusaha menunjukkan pada wanita itu bahwa Changmi serius dengan hubungannya bersama Yoon Yang.

“Aku melihat dirimu dengan versi yang berbeda pada dirinya, dia begitu baik tapi terlalu polos dan terkadang kepolosannya sungguh lucu.”ujar Changmin dengan pandangan mata yang tetap tertuju pada jalan. Yong Soon disampingnya tersenyum. Semoga kali ini Changmin benar-benar akan mendapatkan kebahagiannya.

“Ah, Changmin-ah, maukah kau mengatarku ke suatu tempat?”tanya Yong Soon tiba-tiba membuat Changmin mengerem mendadak.

“Ya!Shim Changmin!”seru Yong Soon kesal.

Changmin nyengir. “Maaf, kemana?”tanya Changmin.

“Rumah sakit.”jawab Yong Soon sekenanya, dia masih kesal karena Changmin berhenti mendadak dan membuat dahinya yang tengah bersandar ke kaca terantuk.

“Kau sakit? Sakit apa?”tanya Changmin berturut-turut.

“Tidak, aku tidak sakit. Antarkan saja aku kesana,kau akan tahu.”

Changmin masih menatap Yong Soon bingung namun dia tetap menjalankan mobilnya dan mengatar Yong Soon ke rumah sakit.

Bahkan hingga sampai di rumah sakit, Yong Soon masih belum menjelaskan kenapa mereka harus kesini namun Changmin tetap mengikuti Yong Soon. Hingga masuk ke dalam sebuah ruangan,dia pun tetap mengikuti Yong Soon.

“Lagi-lagi kau mengaku menjadi suamiku.”ujar Yong Soon ketika mereka sudah kembali ke mobil. Dia melirik Changmin yang hanya terkekeh pelan.

“Memangnya kenapa? Selagi tidak ada Kyuhyun disampingmu, akulah suamimu.”

Yong Soon berdecak pelan dan masuk ke mobil.

“Aku akan bertemu Kyuhyun setelah ini.”

“Jangan katakan apapun padanya.”potong Yong Soon.

“Ya, nyonya. Aku tidak mungkin melangkahi orang yang lebih berhak memberitahunya, lagipula jika aku memberitahunya dia pasti akan sedikit merasa didahului. Karena aku lebih dulu tahu.”

“Terserah, jangan katakan apapun padanya.”

 

**

 

“Aku bertemu Changmin hari ini dan tidak menyangka kalau dia akan menikah.”Kyuhyun duduk dihadapan istrinya di tempat tidur. Tidak seperti beberapa malam yang lalu Kyuhyun harus selalu menemani Yong Hyun tidur karena tiba-tiba saja putranya itu tidak bisa tidur. Kini dia tidak melakukan kegiatan yang membosankan itu lagi karena secara ajaib malam ini Yong Hyun langsung tertidur.

“Ya, aku juga tidak menyangka. Kupikir Changmin sudah memberitahumu dari dulu.”sahut Yong Soon. Dia menyandarkan tubuhnya di kepala tempat tidur.

Kyuhyun mendekatinya dan ikut melakukan hal yang sama. Yong Soon menaruh kepalanya di bahu Kyuhyun. Pria itu mencium kening istrinya .

“Kau sudah tidak muntah-muntah lagi?”tanya Kyuhyun.

“Ya, aku sudah baik-baik saja.”

“Baguslah kalau begitu. Aku merindukanmu.”lirih Kyuhyun tepat ditelinga Yong Soon.

Yong Soon tahu maksud dari kata-kata Kyuhyun itu namun dia malah membalasa permintaan Kyuhyun dengan cubitan di perut pria itu.”Dasar mesum.”

“Apa salahnya meminta pada istrimu sendiri, hm”

“Tidak salah, hanya saja waktunya tidak tepat.”

“Kenapa tidak tepat?”

Yong Soon menegakkan tubuhnya, ditatapnya wajah rupawan suaminya itu.

“Kau akan menganggu baby yang ada disini.”Yong Soon mengelus perutnya yang masih datar itu.

Mata bulat Kyuhyun mengerjap-ngerjap persis seperti Yong Hyun. Dia seakan baru mencerna perkataan Yong Soon barusan. “Apa maksudmu?”tanya Kyuhyun.

“Ya Tuhan Kyu. Kau yang bilang pada Yong Hyun kalau aku sedang hamil dan sekarang aku benar-benar sedang hamil Kyu!”Yong Soon menggerutu pelan. Sungguh terkadang suaminya ini lambat sekali berpikir. Padahal dia yang berbohong pada Yong Hyun bahwa dirinya sedang hamil dan saat dikatakan jika dirinya benar-benar hamil, pria ini malah seperti tidak percaya.

“Hamil?”

“Iya Kyu, Yong Hyun akan segera punya adik.”

“Kau tidak sedang membalasku karena sudah membohongi Yong Hyun, kan?”

Yong Soon menggeram pelan. Lalu merebahkan tubuhnya dan membelakangi tubuh Kyuhyun,. Dia pikir Kyuhyun akan memekik senang, memeluknya atau hal-hal lain yang menunjukkan bahwa dia senang jika Yong Soon hamil seperti harapannya dari sejak mereka menikah. tetapi apa yang didapatkan Yong Soon sungguh berbeda. Pria itu malah berpikir dia sudah membohonginya.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya dan memeluk tubuh istirnya, meletakkan tangannya di perut Yong Soon dan mengelusnya.

“Ternyata benar, ibu hamil itu sangat sensitif. Aku hanya bercanda sayang.”

Yong Soon mendesah pelan. “Bercandamu tidak lucu.”

“Aisssh, kau marah, eoh?”Kyuhyun membalikan tubuh istrinya.

Yong Soon menatap sinis Kyuhyun.

Baby, kau lihat mommy­-mu marah pada daddy hanya karena daddy tidak percaya kau ada disini. Padahal dari dulu daddy yakin kau pasti akan segera ada disini.”tangan Kyuhyun tidak beranjak dari perut Yong Soon.

Daddy senang kau sudah ada disini.”

Yong Soon tersenyum mendengar perkataan Kyuhyun yang menurutnya lucu. Bahkan di dalam perutnya belum terbentuk janin masih gumpalan darah dan pria ini sudah mengajaknya bicara.

“Dasar aneh. Dia belum terbentuk Kyu. Sudahlah, ayo tidur.”

Yong Soon masuk ke dalam pelukan Kyuhyun dan menyadarkan kepalanya di dada Kyuhyun.

“Terima kasih Yong Soon-ah, aku sangat mencintaimu. Kali ini aku benar-benar akan menjagamu, selalu ada disampingmu.”

Advertisements

41 thoughts on “FF: The Story of Us After Story Part 2

  1. yeiiiyyy… yongie hamil.. hahaha…
    murip ama only u ya yg bagian ini saengi.. cm aku ttp suka ffmu selalu.. haha..

    rasanya ga pengen berhenti baca ff kamu saeng.. bikin yg kyusoon lagi donk.. haha.. kno aku addict bgt ama ffmu..

    ditunggu next part yaaa..

  2. Ahhh akhrnya yong hyun bakalan punya adik.. Req boleh ga? Adek cewe deh.. *dilemparin kalengan ama author.. Hahaha…. Hmmm baca ini senyum2 sndiri.. Keluarga bhagia yah.. After story nya crtnya bhagia semua. Asik.. Asik.

  3. Yeeey yong hyun jadi kaka beneran \(^o^)/
    Kyu ga boleh “nakal” ya nnti dede bayi ny ksakitan #yadongkumat,abaikan#

    Chukkae akhir ny tuan shim akan mnikah 🙂

    Dtggu klanjutan ny chingu 😉

  4. Huaaaaa Yongie hamiiil !!! Seneeeeeng seneeeeng seneeeeng .. Yeaaay yeaaay yeaaaay …

    Hhahaha eon aku bacanya senyam senyum sendiri berasa gak waras(?) Hhahaha .. Keren eon .. Gak sabar sma yg ke tiga nd special storynya !! Hhehehe klu ada .. Hhahaha tp berharap ada !! Kekekeke …

    Poikoknya eon semangat .. Aku selalu suka baca. Ff mu … Di tunggu yg selanjutnya eonniiiieeee ^^

  5. yaaaaayy akhirnya kyusoon have baby again !!! horaaayy!! hahha
    chukhae for kyusoon and yong hyun ..
    eh tapi kasian ya kyu pengen “itu” tapi ga bisa wkwkwk baryaw kyu ..
    di tunggu next storynya eonniii :*

  6. Akhirnya hamil juga si yong soon…hehe

    yeaaay,yong hyun bakalan punya adik…

    Keke..changmin jadi pengen nikah kali ya..jadi dpt si yoon yang deh…hehehe

    next part ditunggu eonn…annyeong.

  7. maaf baru komen, pdhal baca dri smlem, tpi dri hp jdi ga bs komen :’)
    aku suka part ini, aku selalu suka cerita klo yongie hamil, soal’a jadi manis bgt cerita’a n_n
    terharu pas bagian hyunie mau nglakuin apa aj asal bisa pnya adek,, agak ga tega jg 😦

    keep writting novi-sshii

  8. Yeayyyyy..
    Ada adikk bayiiiii..
    *borsorak ria breng yong hyun
    kkkkk~
    kembar ya..??
    *plakkk bnyak mau.a..

    Tpii sdihh nh mau dekati part 3.. Berarti pisah ma cho family..
    Huaaa ;(

  9. Errr… Cho Kyuhyun prevy kekeke… Masa sebelum kerja ngerayu terus Yongie hohoho untung ada Yong Hyun yang pinter… aaaaaaaaaaa keluarga yang manis, suka banget sama interaksi mereka yang sekarang jadi senyum sendiri, berasa lagi jatuh cinta hahahahaha… Tapi masih ya Changmin haaaaa… Untung mau nikah meskipun dia belum cinta. Semoga Young Yang bisa langsung buat changmin cepet cinta hohoho… Au au au adik baru Hyunni hohoho SUKAAAAAAA…. Pasti bentar lagi aku kangen mereka… Aaaaaaa

  10. Yeay !!! Finally she’s pregnant !!!
    Part 3nya langsung dimunculin aja babynya atau mau proses penyiksaan kyu dulu nih ??
    Ckckck … Jangan-jangan nanti kaya yg di lust or love itu, yongsoon jadi alergi kyu hahahaha …
    YongHyun pasti bahagia banget.
    Ditunggu part 3nya, dan semoga berlanjut lagi ..
    Masih ada beberapa typo dan kayanya kurang kata gitu, tapi overall bagusss !!!
    Part 3 palli juseyo ^^

  11. ahahahaha,.. kebohongan kyu jadi kenyataan,. 😀 chukkae buat kyu n yong soon, yee bentar lagi yong hyun mau jadi kakak,. 😀
    chukkae jg buat changmin mau nikah,..

  12. pengen punya adik kayak yonghyun deh jadinyaaaaa 😦
    ffnya bagus kak, jadi pengen nikah sama kyuhyun /digampar/ 😀

  13. Yong hyun bakalan punya adek
    Yeaaay semoga adeknya nanti yeoja .

    Terus kyuhyun sama yong soon juga semakin jadi pasangan yang sangaaaaaat maniss 🙂

  14. Yahhhhh
    Chukae chukae
    Akhirnya yonghyun punya adik juga. Di tambah dengan keromantisan orang tuanya. Ya ampun so sweet
    Kabar baik datang lg klo changmin bakal nikah ya ampun bahagianya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s