FF: The Story of Us (12)

Part 12

 

Kyuhyun mengalami kecelakaan malam itu, dia langsung tidak sadarkan diri begitu sampai di rumah sakit. Ahra lah yang pertama kali mengetahui kecelakaan Kyuhyun dan wanita itu segera menuju rumah sakit. Dia langsung menghubungi Yong Soon begitu mendengar nama wanita itu lah yang disebut Kyuhyun sebelum dirinya koma.

Sudah tiga hari ini Yong Soon selalu datang ke rumah sakit untuk menjenguk Kyuhyun, dia selalu datang malam hari karena takut jika harus bertemu dengan ibu Kyuhyun. Ahra yang meminta Yong Soon untuk terus datang dan dia tidak bisa menolaknya. Yong Soon sudah menganggap Ahra sebagai kakaknya sendiri. Kini wanita itu tengah memperhatikan wajah Kyuhyun yang terbaring lemah di tempat tidurnya dengan berbagai perlatan yang menyokong kehidupannya. Berkali-kali wanita itu menghela nafas, tidak percaya bahwa Kyuhyun akan mengalami hal ini. Yong Soon sebenarnya tidak berkewajiban untuk selalu menjenguk Kyuhyun, toh mereka sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi dalam bentuk fisik tapi keterikatan pria ini dengan anaknya lah yang membuatnya mau berada disini. Dia sungguh berharap Kyuhyun akan segera sadar karena sudah beberapa hari ini Yong Hyun terus menanyakannya,mungkin Yong Hyun merasakan ada seseuatu yang terjadi pada ayahnya itu.

Ahra masuk ke dalam kamar rawat Kyuhyun dan tersenyum tipis melihat Yong Soon yang tengah berdiri memandangi Kyuhyun. Wanita itu menyadari kalau ada seseorang yang masuk kamar Kyuhyun.

“Kau sudah mau pulang?”tanya Ahra.

“Ya.”jawab Yong Soon mendekat pada Ahra lalu memeluk tubuh tinggi itu yang terlihat begitu sedih tiga hari ini. Bagaimana tidak, adik kesayangan sudah tiga hari tidak sadarkan diri.

“Changmin menjemputmu?”

“Iya.”

“Hati-hati, ne.”

Yong Soon tersenyum dan mengangguk, lalu dia keluar dari ruang rawat Kyuhyun. Di depan pintu dia menghela nafas perlahan sebelum benar-benar berjalan keluar dari rumah sakit.

Sebuah mobil hitam sudah menunggunya di depan pintu keluar. Changmin sedikit menurunkan kaca mobilnya. Dia tersenyum pada Yong Soon ketika wanita itu sudah mendekat dan masuk ke dalam mobil.

“Bagaimana keadaannya?”tanya Changmin ketika mobil sudah mulai berjalan.

“Masih sama seperti kemarin.”jawab Yong Soon sambil menoleh pada Changmin. “Kau tidak ingin melihatnya?”tanya Yong Soon.

Changmin tidak menjawab dan Yong Soon hanya bisa mendesah pelan. Inilah tanggapan Changmin sejak tiga hari yang lalu. Begitu Yong Soon mengatakan kalau Kyuhyun kecelakaan, ekspresi Changmin sungguh biasa. Padahal sudah jelas-jelas Kyuhyun adalah sahabatnya. Ketika wanita itu memintanya untuk melihat Kyuhyun, Changmin selalu menolak dan lama kelamaan ajakan Yong Soon dihiraukannya sama seperti saat ini. Rasanya sudah lelah Yong Soon terus mengatakan kalau Kyuhyun tetaplah sahabatnya tidak adakah rasa sedih yang Changmin rasakan melihat kondisi Kyuhyun saat ini.

“Aku akan melihatnya besok.”ucap Changmin tiba-tiba membuat Yong Soon disampingnya kaget mendengar kata-kata Changmin. Dia tidak percaya dan terlihat begitu bahagia. Dia tahu Changmin tidak sejahat itu.

“Kenapa kau tampak senang sekali hanya karena aku mau menjenguk Kyuhyun?”tanya Changmin sambil melirik Yong Soon.

Yong Soon bisa menangkap kecemburuan dari cara Changmin bertanya dan juga tatapan matanya tadi. “Aku hanya senang kau mau menjenguk sahabatmu, kenapa? Kau cemburu?”tanya Yong Soon.

“Tidak, untuk apa aku cemburu.”elak Changmin. Yong Soon tertawa pelan. Pria ini tidak bisa berbohong dihadapannya.

“Changmin-ah, sudah berapa kali aku katakan. Rasa cintaku padanya telah lama hilang tapi aku tetap tidak bisa lepas darinya begitu saja karena ada Yong Hyun, mengerti?”

Changmin mengacak-acak rambut Yong Soon dengan sebelah tangannya membuat wanita itu mendnegus kesal. “Iya aku mengerti, istriku sayang.”

“Oh iya aku lupa. Tadi aku menjemput Yong Hyun di rumah Je Ri dan sekarang dia ada di rumah eomma. Kita akan menjemputnya disana.”

“Isshh kenapa kau tidak bilang dulu.”

“Maaf aku lupa. Lagipula kau pasti sedang serius dengan mantan kekasihmu itu.”

“Changmin-ah, dia sedang sakit.”

“Iya, aku tahu, aku hanya bercanda.”

Mobil itu berhenti di kediaman keluarga Shim, Changmin keluar terlebih dahulu dari dalam mobil dan membukakan pintu mobil untuk Yong Soon. Keduanya memasuki rumah yang sudah Changmin tinggali sejak dia masih kecil. Ibu Changmin langsung menyambut mereka begitu masuk ke dalam rumah. Dia langsung memeluk hangat Yong Soon.

“Bagaimana kabarmu, sayang? Sepertinya kau tampak lebih kurus. Changmin-ah, kau tidak menjaga Yong Soon dengan baik, hm?”

Anieyo eommonim. Aku hanya sedang banyak pikiran akhir-akhir ini.”

“Tapi kau jangan sampai lupa makan. Pernikahan kalian kan semakin dekat. Apa kau memikirkan pernikahan itu?”

“Tidak eommonim, eh, dimana Yong Hyun?”

“Dia ada di dalam bersama ayah Changmin.”

Ibu Changmin menarik tangan Yong Soon masuk ke dalam rumah dan Changmin mengikuti berjalan di belakang mereka. Yong Hyun tengah bermain bersama ayah Changmin dan ketika dilihatnya ibunya datang, pria kecil itu langsung berlari ke arahnya. Tangannya terentang ingin digendong. Rupanya beberapa jam tidak bertemu sudah membuat Yong Hyun begitu merindukan ibunya. Yong Hyun langsung mencium pipi ibunya dan memeluk leher wanita itu dengan manja.

 

 

**

 

Sudah seminggu lebih dan tidak ada perkembangan yang berarti ditunjukkan oleh Kyuhyun. Dia bahkan masih sama seperti pertama kali Yong Soon melihatnya di ruang rawat ini. Nafasnya masih teratur dibantu dengan alat pernafasan, jantungnya pun berdetak begitu pelan dan lemah. Yong Soon mengambil tempat duduk disamping ranjang Kyuhyun. Matanya tidak lepas dari menatap wajah pucat Kyuhyun yang tampak semakin pucat saja. Sebuah percakapan singkat sempat didengarnya ketika dia baru tiba di rumah sakit.

 

                “Seharusnya Tuan Cho sudah sadar saat ini. Pemeriksaan terakhir menunjukkan tidak ada sesuatu yang mencurigakan di kepalanya tapi saya tidak mengerti kenapa Tuan Cho sampai saat ini belum sadar. Jika sampai lusa dia masih belum sadarkan diri, saya akan memeriksanya kembali dan jika apa yang saya pikirkan benar, Tuan Cho akan dioperasi tapi ada resiko dibalik operasi tersebut terutama dalam kondisi Tuan Cho yang seperti ini. Kemungkinan operasi akan berhasil membuatnya sadar 60%.”

Yong Soon mendesah pelan, disentuhnya jemari Kyuhyun yang terbebas dari selang infus, mengusapnya perlahan. Ditatapnya sendu wajah pucat Kyuhyun. Meski Kyuhyun telah menyakiti hatinya dan meninggalkannya begitu saja saat mengandung Yong Hyun tapi dia sama sekali tidak mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi pada pria ini. Melihat kondisinya yang begitu memprihatinkan seperti ini memunculkan rasa simpati Yong Soon. Kyuhyun adalah ayah Yong Hyun dan jika terjadi sesuatu pada pria ini apa yang akan dikatakannya pada Yong Hyun yang tidak berhenti menanyakannya akhir-akhir ini. Bahkan kemarin pria kecil itu menangis karena ibunya tidak memberikan jawaban yang memuaskan kenapa ayahnya tidak kunjung mengunjunginya. Yong Soon berdoa dalam hati agar Kyuhyun segera sadar dan bisa kembali seperti dulu. Matanya terpejam seraya merapalkan harapan dan doanya di dalam hati pada Tuhan untuk kesembuhan Kyuhyun sementara tangannya terus mengenggam jemari Kyuhyun, merasakan dinginnya tangan itu.

Wanita yang sudah memiliki putra itu tidak menyadari bahwa dirinya jatuh tertidur duduk disamping tempat tidur Kyuhyun. Tangannya masih mengenggam erat tangan Kyuhyun. Sebuah gerakan tangan yang sedang digenggamnya membuat Yong Soon terbangun dari tidurnya. Dia melepaskan tangannya dari tangan Kyuhyun dan melihat jari lentik itu bergerak perlahan. Yong Soon tampak mengusap matanya, dia merasa seperti sedang bermimpi tadi. Yong Soon memperhatikan wajah Kyuhyun, kelopak matanya sedikit bergerak, wanita itu langsung berdiri dari duduknya dan berjalan cepat untuk keluar kamar Kyuhyun.

Yong Soon memberitahu dokter yang menjaga Kyuhyun malam itu. ketika dokter itu masuk ke kamar Kyuhyun. Pria berkulit pucat itu sudah membuka penuh matanya. Dia tampak bingung ketika mendapati tubuhnya di penuhi oleh alat-alat. Dia juga tampak bingung ketika melihat ada Yong Soon dihadapannya. Dokter segera memeriksa Kyuhyun dan mengatakan kalau kondisi pria itu telah stabil.

Begitu dokter menyatakan kondisi Kyuhyun baik-baik saja, Yong Soon merasa lega dan bersyukur pada Tuhan, doanya telah dikabulkan. Dia tampak begitu lega ketika kembali duduk disamping Kyuhyun. Pria itu hanya diam, mungkin karena tubuhnya masih lemah namun matanya tidak lepas dari menatap wajah Yong Soon. Wanita itu menjadi salah tingkah karenanya. Dia merutuki kebodohannya bisa tertidur di ruang rawat Kyuhyun hingga tengah malam seperti ini, tangannya mengambil tasnya lalu membuka ponsel miliknya yang langsung memunculkan puluhan panggilan tidak terjawab dari Je Ri, juga pesan singkat dari Changmin yang sekarang sedang berada di Cina. Kemarin Changmin berpamitan pada Yong Soon, kalau pria itu akan pergi ke Cina membantu tugas ayahnya. Je Ri pasti begitu cemas karena Yong Soon tidak menjemput Yong Hyun. Wanita itu langsung mengetik pesan singkat permintaan maaf pada adiknya. Begitu selesai berurusan dengan alat elektoniknya, dia mendapati Kyuhyun masih menatapnya. Tatapannya begitu lembut membuat jantung Yong Soon berdebar. Tatapan Kyuhyun masih sama seperti bertahun-tahun yang lalu ketika memandangnya, penuh cinta. Selama ini sepertinya Yong Soon tidak sadar karena hatinya telah tertutup oleh rasa sakit dan kebencian pada pria dihadapannya ini. Lama keduanya hanya saling bertatapan.

“Tidurlah kembali,kondisimu masih belum membaik.”ujar Yong Soon setelah sekian lama berada pada situasi yang rasanya begitu aneh. Mereka hanya saling bertatapan di ruangan yang sepi ini.

Kyuhyun tersenyum tipis dan mengangguk. Tangannya yang bebas meraih tangan Yong Soon yang dia taruh di pinggir tempat tidur, digenggamnya dengan erat. Dia pun menaruhnya di dadanya, matanya mulai terpejam lagi dan Yong Soon hanya bisa mendesah pelan. Dia seakan tidak bisa menolak permintaan halus Kyuhyun untuk menemaninya hingga besok pagi.

 

 

**

 

“Yong Soon-ah!”ujar Ahra terkejut ketika membuka pintu kamar rawat adiknya, dia mendapati Yong Soon masih ada disana, tertidur disamping Kyuhyun dan tangannya digenggam erat oleh Kyuhyun yang pagi ini tidak terlihat sepucat ketika dia masih koma. Ahra diberitahu oleh suster kalau adiknya sudah sadar begitu dia sampai di rumah sakit untuk menemani Kyuhyun. Langsung saja wanita itu bergegas ke kamar adiknya namun dia tidak menyangka kalau Yong Soon juga ada disana.

Wanita itu tampak terbangun karena kaget. “Onnie,”lirihnya seraya melepaskan genggaman tangan Kyuhyun perlahan. Dia berdiri dari duduknya.

“Maaf, aku tidak memebritahu onnie kalau semalam Kyuhyun sudah sadar.”ujar Yong Soon.

Ahra berjalan menghampiri Yong Soon yang tampak masih setengah sadar itu. Ahra tersenyum bahagia lalu memeluk tubuh Yong Soon yang masih sedikit limbung karena bangun dengan terkejut.

“Terima kasih Yong Soon-ah, kau telah membuatnya sadar.”

“Aku tidak melakukan apapun onnie. Tuhan telah mendengan doa onnie.”

Ditatapnay wajah Yong Soon penuh rasa syukur.”Terima kasih sudah menjaganya semalaman.”lanjut Ahra.

Yong Soon mengangguk. “Sebaiknya aku pulang, Je Ri pasti marah karena aku menitipkan Yong Hyun terlalu lama. Dia pasti kerepotan.”ujar Yong Soon sambil mengambil tasnya.

“Mau kuantar?”tawar Ahra.

“Tidak usah onnie. Sebaiknya onnie menunggu Kyuhyun bangun.”Yong Soon memeluk tubuh Ahra sekilas lalu berjalan menuju pintu. Tepat sebelum membuka pintu dia berbalik lagi.

“Mungkin besok aku akan membawa Yong Hyun untuk bertemu Kyuhyun, tidak apa-apa kan? Aku akan datang malam seperti biasanya.”

“Kenapa tidak hari ini?”

“Rasanya tidak bisa hari ini.”

“Baiklah, tapi jangan datang malam. Aku akan menyuruh eomma agar tidak datang siang besok jadi kau dan Yong Hyun bisa datang dari pagi. Bagaimana?”

Yong Soon mengangguk lalu keluar dari kamar rawat Kyuhyun. Sepertinya dia harus membawa Yong Hyun bertemu ayahnya besok karena hari ini pasti keluarga Kyuhyun akan datang dan tidak mungkin dia datang hari ini dengan membawa Yong Hyun. Yong Hyun tidak boleh tahu kalau keluarga ayahnya tidak menerimanya.

Ahra terlihat begitu senang melihat wajah adiknya tidak sepucat kemarin, tangannya sudah hangat kembali.

“Yong..Soon-ah..”terdnegar suara lemah Kyuhyun sebelum pria itu membuka matanya perlahan. Pandangannya kabur sesaat, dia pikir yang ada dihadapannya adalah Yong Soon namun begitu jelas dia melihat kakak perempuannyalah yang ada disini.

Noona,”lirihnya.

“Kau sudah sadar Kyu, bagaimana keadaanmu? Tunggu sebentar aku panggilkan dokter.”

Ahra berjalan cepat keluar dari kamar Kyuhyun dan memanggil dokter. Kondisi Kyuhyun sudah semakin baik. Bahkan pagi ini alat-alat di tubuhnya sudah dicopot hanya tersisa infus dan selang yang membantunya untuk bernafas. Ahra begitu senang melihat perkembangan adiknya. Kedua orang tuanya sudah dia beritahukan dan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit saat ini.

“Bagaimana keadaanmu?”tanya Ahra pada Kyuhyun yang masih berbaring setelah semua peralatan di tubuhnay dicopot.

“Lebih baik.”lirih Kyuhyun. Suaranya masih terdnegar lemah dan dia masih merasa tubuhnya begitu lemas. “Noona, dimana Yong Soon? Bukankah semalam dia menemaniku?”tanya Kyuhyun yang sepertinya sedikit tidak percaya kalau yang semalam dilihatnya adalah Yong Soon, makanya dia bertanya pada Ahra.

“Ya, semalam dia menemanimu, sekarang dia sedang pulang. Besok dia akan membawa Yong Hyun. Kau rindu padanya kan?”

“Iya.”

“Aku sungguh senang Yong Soon mau menjengukmu setiap hari.”

Kyuhyun tersenyum tipis. Bahkan setelah dia menyakiti Yong Soon, wanita itu masih baik padanya.

 

**

 

Yong Soon tersenyum ketika mendapati sosok tinggi menjulang milik Changmin yang keluar dari pintu kedatangan luar negeri. Ya hari ini Changmin sudah kembali lagi dan begitu menjemput Yong Hyun di rumah Je Ri , Yong Soon langsung membawa putranya itu untuk bertemu Changmin.

Uncle.”pekik Yong Hyun ketika melihat Changmin. Pria tinggi itu langsung menggendong Yong Hyun dan menghadiahinya ciuman bertubi-tubi di pipinya membuat pria mungil itu tergelak.

“Dimana ayahmu?”tanya Yong Soon yang melihat hanya Changmin sendiri yang kembali.

“Ayah baru akan pulang lusa.”

“Dan kau?”

“Aku malas Yong Soon-ah. Lagipula aku merindukanmu.”sebuah kecupan singkat mendarat di pipi Yong Soon membuat wanita itu memukul bahu Changmin karena seenakanya saja di tempat umum menciumnya.

Changmin hanya tertawa lalu membawa Yong Hyun di gendongannya untuk berjalan. Yong Soon diminta Changmin untuk menjemputnya dengan membawa mobil miliknya. Pria itu terkadang sering bertindak sesukanya dan meminta sesukanya.

“Ini Tuan Shim, saya sudah membawakan mobil anda.”ujar Yong Soon seraya menyerahkan kunci mobil milik Changmin padanya. Changmin tertawa.

“Terima kasih Nyonya Shim.”balas Changmin sambil menyerahkan Yong Hyun pada Yong Soon lagi dan masuk ke dalam mobil. Yong Soon mengikutinya kemudian.

“Kyuhyun sudah sadar?”tanya Changmin.

“Ya, semalam. Kau akan menjenguknya kan?”

“Ok, nanti saja. Aku masih lelah dan lapar.”

“Lapar.”celetuk Yong Hyun.

“Kau juga lapar sayang?”tanya Changmin.

Pria kecil itu mengangguk.

“Kau mau makan apa Changmin-ah? Aku takut persedian makanan di rumah tidak cukup, jadi nanti berhenti sebentar di super market, ne?”

“Baiklah nyonya Shim.”

“Ya, aku bertanya, kau mau makan apa?”

“Terserah sayang. Aku akan memakan masakan apapun yang kau buat.”

Yong Soon hanya bisa berdecak pelan dan tidak disangka Yong Hyun malah tertawa melihat eskpresi ibunya. Changmin pun ikut tertawa dan mengusap penuh sayang kepala putra Yong Soon itu. Dalam hati Yong Soon bergumam, bagaimana jadinya jika mereka menjadi ayah dan anak?

 

 

**

 

Yong Soon menggendong Yong Hyun berjalan masuk ke dalam rumah sakit. Pria kecil itu tampak bingung ketika ibunya bilang akan memeprtemukannya dengan ayahnya disini. Mata anak laki-laki itu terus bergerak-gerak mengamati hal baru yang dilihatnya. Dia begitu penuh rasa ingin tahu ketika melihat sesuatu yang dianggapnya baru dia lihat, sehingga celotehan tidak hentinya keluar dari bibir mungil itu, hingga di depan kamar Kyuhyun.

Ahra membuka pintu untuk mereka berdua dan dia tampak senang melihat Yong Hyun. “Yong Hyun-ah,”sapa Ahra pada pria kecil itu.

Aunty.”ujarnya.

Ahra langsung menggendong tubuh Yong Hyun, dia merindukan sosok pria yang begitu mirip Kyuhyun ini. Diciuminya kedua pipi Yong Hyun.

“Yong Hyun sayang ingin bertemu daddy?”Ahra membawa Yong Hyun ke tempat ayahnya sedang menghabiskan sarapan.

Kyuhyun tampak sudah lebih sehat hari ini, dia sudah tidak membutuhkan alat bantu pernafasan lagi dan hanya tersisa infus di tangannya. Luka-luka ditanggan sudah mengering semenjak dia masih koma. Dia juga sudah tampak lebih segar dan hidup. Yong Soon merasa senang. Dia tersenyum tipis ketika mengikuti langkah Ahra yang membawa Yong Hyun ke dekat Kyuhyun.

Ahra mendudukan Yong Hyun disamping Kyuhyun. “Daddy.”Yong Hyun berdiri diatas tempat tidur Kyuhyun, memeluk leher pria itu dan mencium pipinya.

Daddy sakit?”tanya Yong Hyun dengan nada khas anak-anak.

“Iya, Yong Hyun sayang harus makan yang banyak biar tidak sakit seperti daddy, hm?”

Yong Hyun mengangguk, Kyuhyun dengan sebelah tangannya memeluk pria kecil itu.  Matanya bertatapan dengan Yong Soon dan keduanya langsung mengalihkan tatapan mereka. Ahra melihatnya dan merasa harus membiarkan keduanya berbicara. Wanita itu kembali menggendong Yong Hyun.

“Yong Hyun haus tidak? Kita belum minum dulu, eoh?”ujar Ahra lalu membawa Yong Hyun keluar kamar dan membiarkan kedua orang ini untuk berbicara.

Yong Soon mendekati tempat tidur Kyuhyun. “Bagaimana keadaanmu?”tanyanya.

“Jauh lebih baik hari ini. Terima kasih sudah mengunjungiku.”

“Ya.”

Keduanya terdiam dan hanya saling menunduk.

“Kyuhyun-ah.”

“Yong Soon-ah.”

Keduanya saling bertatapan ketika kedua kata-kata terucap bersamaan.

“Kau duluan.”ujar Yong Soon.

“Aku belum sempat meminta maaf padamu masalah ibuku yang mendatangimu waktu itu. Aku sungguh tidak menyangka kalau ibuku akan melakukan itu padamu. Aku benar-benar minta maaf atas kata-kata ibuku yang kasar.”

Onnie sudah memberitahukannya padaku..juga semua alasan kau meninggalkanku bertahun-tahun yang lalu.”

Kyuhyun tampak terkejut mendengar pernyataan Yong Soon.

“Kurasa memang seharusnya kita mengakhiri hubungan kita bertahun-tahun yang lalu. Kita tidak ditakdirkan bersama, bukan. Memaksakannya hanya akan membuat kejadiaannya seperti ini. Aku tidak bisa mengatakan menyesal memiliki Yong Hyun tapi jika kita lebih bijak saat itu mungkin keadaanya tidak akan seperti ini.”

Kedua mata itu kembali bertatapan. “Aku masih mencintaimu Yong Soon-ah.”lirih Kyuhyun.

“Tidak ada bedanya saat ini, kau masih mencintaiku atau tidak. Kondisi tetap tidak akan bisa membuat kita bersama. Aku akan menikah akhir pekan ini.”

“Aku tahu dan inilah akhir cerita kita.”

“Kurasa begitu.”

Kyuhyun mendekati tubuh Yong Soon dan mencium kening wanita itu perlahan sebagai ciuman terakhir.

Advertisements

30 thoughts on “FF: The Story of Us (12)

  1. syok . .
    Dongsaeng, mendapat serangan d pagi hari ini

    ini beneran abis, bener2 abis
    yaampun kasian bgt ci kyu.
    Haha

    ada apa dee dgmmu??
    Ky’a blakangan ini bkin sad ending mulu??
    Hatimu berpalingkah dr kyu??
    Hoho
    tp bgus jga ci, jd ragam cerita’a gga monoton

      1. huaaa
        iaa bner,
        narik kolor kyu

        haha
        maklumlah bru bgun lsg baca, masi ngawang2
        abis masi keinget postingan kmrn. Jd aku kira ni part terakhir

        jebal, jgn bkin sad ending
        huhu

  2. Hiks… Inibuda end yah? Gabada tulisan tbc sih. Huaaa.. Knp si kyu ga sama yongsoon? Uda di relain yak? Akhr crt cinta… Pyah.. Yah… Yah… Saya pikir happy ending lho.. Di buat happy ending donk.. Plisss.. *mupeng

  3. ya ampun chingu ini beneran mau nikah ama changmin? omo omo

    galau deh jadi.a nih, . bagusan ama changmin sih tapi kenapa ga rela yah, . berarti bagusan ama kyuhyun

    galau tingkat akut

  4. Wae???wae??eonni,koq ceritanya begitu eoh?eoh?
    Katanya happy eending koq jadi begitu eonn…

    G rela liat kyu begitu eonn,kasian amat si lu bang…

    eonni,kau membuatku galau…wkwkwkw

  5. huwwee.. TT_TT
    kok mereka berpisah jd.nya..
    tapi tapi tapi,, masih ada bbrp part lg kan,unn..??
    jd masih blum mnutup kmungkinan kan klo yong soon bakal balikan lg sm si epil..

    penasaran bgeett..
    d.tnggu lanjutannya ya..
    cemungutdh.. (^_^)9

  6. Omooo, miris ngbayangin kyu kcelakaan, jd teringat tragedi 2007 😥
    Berarti ada ksempatan kyu balik lg dong sm yong soon? Seneng c, tapi agak ga rela juga kalo changmin ny sedih,
    Haduuh jadi galau bgini :/

  7. FOR GOD SAKE ??!!! SHOCK !!!!
    Beneran yongsoon bakal berakhir sama changmin ? Gimana sama kyu ?
    Michigetta !!!! Andweee !!!!

  8. Ahhh,,, haru bget dehh pas akhirx,,, si yong soon tuhh ntr am kyu ajha,, jgn am changmin,, kan kasian kyu bahkan ampe kecelakaan…
    Next chapter’a d tnggu yahh onn

  9. Huaaa eon .. Aku masiiiih berharap akhirnya back to kyu lagi .. Supaya jdi akhir yg bahagia .. Jujur aku gak sanggup klu akhirnya sma changmin .. Kasian Kyu ;(

    Pokoknya di tunggu yg selanjutnya .. Jdi gak sabar .. Di tunggu lhooo eon .. Semangat !!

  10. Ciyee… Yongie masih cinta Kyu, tapi gemes juga sama Yongie dia mau nerima Changmin aaaa… Emang sih kalau ada di posisi Yongie pasti mau nerima Changmin, orang dia selalu ada buat Yongie dari pada Kyu huhuhu… Poor Kyu… Tapi Pengen tetep sama Kyu… Hanya untuk Kyu hehe

  11. Huaaaaa udh lama g tinggal jejak di fff chingu,waktu itu cuma part 1 dan karna sibuk tbtb udh adfetrnya story nya lg.haaa mianhae aku tinggal jejak di part 12 abis keterusan hihi,dr 1-12 feel?dpt bgt dr sedih nya hamil tanpa suami,sweetnya yong soon changmin haa daebak deh!!lanjut ah XD

  12. ANDWAEEEE!! Kok? Jadi yongsoon beneran sama changmin nih endingnya? Huh semoga yongsoon berubah pikiran di next part ;P
    ok lanjutin baca ah

  13. Knp jadi sedih yaa , kyuhyun gag balik lg sama yong soon .

    Tp tenang ini belum endingnya
    Masih ada 2 part selanjutnya .
    Next part aja langsung dr pd penasaran endingnya yong soon sm siapa

  14. Ko nyesek ya.
    Apa kyuhyun rela yongsoon menikah?
    Jujur galau banget lah. Di satu sisi kasian sama changmin apalagi dia banyak berkorban di sisi lain pasti yongsoon masih adalah sedikit rasa buat kyuhyun apalagi ada yonghyun.
    Penasaran lah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s