FF: Jinjja? (KyuSoon Couple)

*Drabble iseng yang aneh :p*

 

“Terima kasih,”

Aku keluar dari sebuah mini market yg tidak jauh dari apartemenku setelah membeli beberapa bahan makanan. Aku belum sempat belanja beberapa hari ini. Kalau bukan karena besok aku harus sarapan,aku tidak akan keluar malam-malam. Ponselku berbunyi ketika aku baru sampai di halte. Sebuah telepon masuk dari nomor yg tadi siang baru mengabariku tentang kegiatannya di Thailand. Kutaruh belanjaanku disampingku.

Ne?”sapaku.

“Kenapa lama sekali mengangkatnya?”

Aku mendesah pelan. Cho Kyuhyun si bayi besar.

“Aku baru keluar dari minimarket dan tanganku penuh belanjaan bagaimana aku bisa mengambil ponselku.”

“Yasudah.”

“Ada apa?”tanyaku tidak biasanya dia menelepon malam-malam seperti ini.

“Tidak ada,hanya sedang bosan sendirian di kamar hotel.”

Aku tersenyum kecil benar-benar seperti anak kecil.

“Kalau begitu tidurlah.”

“Disini masih sore,”

“Kau kelihatan lelah tadi Istirahatlah.”

“Aku belum mau istirahat.”

“Lalu kau mau apa?”

“Mendengar suaramu,”

Aku tertawa mendengar jawabannya. Cho Kyuhyun bodoh.

“Ya kenapa kau tertawa. Aku sedang mencoba menjadi romantis,”

“Dan kau tidak berhasil Cho,ah busnya sudah datang,aku naik dulu,”

“Jangan matikan teleponnya.”

Aku bergumam dan mengambil belanjaanku lalu bergegas naik ke bis.

“Sudah.”kataku.

“Kenapa kau tidak membawa mobil?”

“Tempatnya dekat tidak perlu menggunakan mobil segala.”

Dia bergumam pelan.

“Tidurlah,besok kegiatanmu pasti padat.”

“Shiro,aku tidak mau tidur sendiri”

“Lalu kau mau tidur dengan siapa hah? Ya sudah suruh manager oppa menemanimu tidur.”

Aku mau tidur denganmu,”

“Jangan aneh-aneh Kyu,”

“Itu tidak aneh-aneh Yongie sayang,”

Sepertinya pria ini keracunan makanan thailand sehingga bicaranya melantur seperti ini.

“Sudah 2640 menit aku tidak melihatmu dan itu membuatku sangat merindukanmu.”

Lagi-lagi aku tertawa. Ya Tuhan apa yang salah dengan pria ini. Tiba-tiba berubah menjadi sok romantis.

“Bisakah sekali saja kau juga bersikap romantis padaku,”

Aku diam. Berusaha menahan tawaku. Aku bukannya tidak bisa bersikap romantis tapi memang pada dasarnya aku bukanlah orang yang romantis. Rasanya cinta tidak perlu ditunjukkan dengan kata-kata romantis cukup dengan perbuatan.

“Oh jadi kau ingin aku bersikap romantis,Kyuhyun sayang,”aku memelankan kata Kyuhyun karena sekarang aku sedang berada di tempat umum. Ya siapa tahu ada yg mendengar dan mengira-ngira itu Kyuhyun. Walaupun kurasa aku terlalu berlebihan sampai berpikiran seperti itu.

“Isshh kau memang tidak cocok menjadi romantis. Kau memanggilku sayang dan terdengar sangat aneh membuatku merinding,”

“Ya kau pikir aku hantu.”

“Hantu tidak akan takut pada dirinya sendiri.”

“Kau meledekku,hah.”

Dia ingin meledekku karena kejadian kemarin. Hufft lihat saja akan aku balas dia nanti.

Ani. Aniya, aku hanya bercanda Yongie sayang. Kau mau aku bawakan apa dari bangkok?”

Tumben sekali dia ingin membelikanku sesuatu.

“Apa saja asal bukan makanan ringan yang kau iklankan disana. Cukup tahun lalu kau membawanya,”

Dia tertawa. Ya tahun lalu dia bilang akan membawakan oleh-oleh untukku dan oleh-oleh itu adalah setas makanan ringan yang dia iklankan. Aku seharusnya tidak berharap lebih dari seorang Cho Kyuhyun.

“Tidak,aku tidak akan memberikanmu masita lagi. Kali ini aku serius. Kau mau apa?”
Aku tidak percaya. Tahun lalu juga dia mengatakan hal yang sama tapi tetap yang dia bawa masita.

“Aku tidak butuh apa-apa. Aku hanya ingin kau pulang selamat dan secepatnya. Ah dan jaga kesehatanmu disana,jangan banyak minum. Kau pikir aku tidak tahu kau mabuk lagi kemarin,”

“Ani,aku tidak mabuk Yongie-ya. Aku hanya minum sedikit.”

“Sedikit sehingga bisa membuat mukamu merah.”

Jinjja aku tidak mabuk.”

“Terserah,”

“Kau marah?”

“Tidak.”

“Kenapa nada bicaramu jadi aneh”

“Aku tidak marah Kyuhyun sayang. Sudahlah,pergilah tidur.”

Mwo? Kau tidak merindukanku?”

“Aku merindukanmu sayang tapi semakin lama kita berbicara akan membuatku semakin merindukanmu.”

“Akhirnya kau mau mengaku juga. Aku sangat merindukanmu Cho Yong Soon-ku.”

Nado dan bayi kita juga merindukanmu.”

“Apa yang kau katakan barusan?”

“Cepatlah pulang,”

“Yongie-ya,kau bilang bayi kita? Kau hamil?”

“Ceptlah pulang Kyuhyun sayang.”

Aku tersenyum kecil begitu kuputusakn sambungan telepon. Dia pasti sedang memikirkan apa yang aku katakan.

Advertisements

20 thoughts on “FF: Jinjja? (KyuSoon Couple)

  1. kyaaaa author jinjja yongie hamil ? #kenapa aq yg seneng yah

    penasaran chingu, publish.a jgn lama” please #mohon”

  2. Jinja ? Jinja? Jinja???
    Omoooooo beneran hamiiil???
    Ato Yong Soon ngerjain si Kyu???
    Yak !! Eonnnnnnn knpa di buat pnasaaaaraaaan????!!
    Ahhhh semoga deh Yongie hamiil :p

  3. Aaiisshh….. Thor knp ending gtu, ahhh…bkin pnsara’an ajh nich …..

    #chukkae,kau sukses membuat smua’a pnasara’a stngah hidup# kekekeke

  4. Yong Soon hamil yaaa? Huwaaaaa…. Cukkhae πŸ™‚
    Akhirnya perjuangan (?) mereka selama ini membuahkan hasil πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s