FF: The Story of Us (8)

Part 8

 

Yong Soon memperhatikan anaknya yang tengah beralri-lari mengejar mobil-mobilan barunya yang dibelikan Changmin, dia menggelengkan kepalanya. Tangannya memegang semangkuk nasi untuk makan siang putranya itu. namun berkali-kali Yong Soon memanggil anaknya untuk makan, dia tetap saja tidak mau menghampirinya.

“Yong Hyun-ah, makan dulu sayang,”panggil Yong Soon sekali lagi namun pria kecil itu tampak asyik denga mainan barunya dan menghiraukan ibunya yang terus memanggil.

Akhirnya Yong Soon menjadi geram sendiri kemudian berdiri dan menghampiri Yong Hyun tepat ketika itu bel rumah ini berbunyi. Yong Soon terpaksa menaruh mangkuk nasi anaknya ke meja lalu berjalan cepat menuju pintu. Awalnya dia ragu untuk membuka karena bukankah yang tahu keberadaanya di rumah ini hanya Changmin, Je Ri dan ayahnya. Biasanay mereka akan menghubungi dulu jika ingin datang. Namun karena bel terus dibunyikan akhirnya Yong Soon pun membuka pintu.

Wajah keterkejutan jelas ditunjukkan Yong Soon tepat ketika pintu terbuka, tidak jauh berbeda dengan sesosok pria tinggi dengan kaus garis-garis yang berdiri dihadapannya. Kedunya terdiam satu sama lain. Si pria merasa tidak percaya kalau akhirnya dia bisa kembali melihat wanita yang dicintainya. Sementara si wanita juga tidak percaya bahwa pria ini bisa mengetahui tempat tinggalnya.

“Yong Soon-ah,”lirih Kyuhyun, sungguh tidak percaya bisa melihat wanita ini lagi.

“Maaf, anda salah orang. Saya tidak mengenal anda.”Yong Soon menutup pintunya begitu saja, dia menghela nafas setelahnya.

“Yong Soon-ah, aku tahu itu kau. Berhentilah berpura-pura tidak mengenalku. Aku tahu aku salah, aku akan menjelaskan semuanya padamu.”

Yong Soon tidak mendengarkan ucapan Kyuhyun dan beranjak meninggalkan pintu. Pindah kesini ternyata bukan merupakan keputusan yang baik. Dari awal dia sampai, dia sudah bertemu kembali dengan pria itu. padahal sudah jelas-jelas Yong Soon sedang berusaha melupakan pria itu.

Mommy,”langkah Yong Soon terhenti ketika mendengar dirinya di panggil oleh suara kecil.

Yong Hyun tengah berusaha menyendok makanannya namun dia malah membuat semua makannya berjatuhan di meja,Yong Soon tersenyum kecil dan mendekati tubuh mungil anak laki-lakinya itu. Mata coklatnya lekat menetap mata ibunya.

“Ayo mommy suapi.”ujar Yong Soon dan mengambil mangkuk makanan itu lalu menggendong tubuh Yong Hyun dan membawanya ke dapur.

Pria kecil itu dengan lahap menghabiskan makan siangnya. Yong Soon tersenyum senang dan membersihkan mulut anak laki-lakinya itu. Ditatapnya wajah anaknya dengan seksama. Dia begitu mirip dengannya,gumam Yong Soon di dalam pikirannya.

Dia sungguh tidak menyangka Kyuhyun bisa tahu dimana dia tinggal. Mungkinkah dia harus memberitahu Kyuhyun mengenai Yong Hyun. Tidak, Yong Hyun adalah putranya bukan putra Kyuhyun.

Mommy,”tangan mungil Yong Hyun menyentuh wajah ibunya yang sejak tadi terus menatapnya. Wanita itu sedikit terkejut.

“Ada apa sayang?”tanya Yong Soon.

Tangan mungilnya menunjuk benda berbentuk kotak dan berwarna putih di atas meja yang sejak tadi terus berbunyi. Yong Soon mengambil ponselnya.

“Iya, aku sedang dirumah.”ujar Yong Soon pada seseorang di telepon. Mata coklatanya melirik Yong Hyun yang kini asyik berceloteh sendiri.

“Dia baru saja makan.”jawab Yong Soon.

“Aku baik-baik saja,”

Yong Soon menghela nafasnya perlahan dan menaruh kembali ponselnya di atas meja. Dia beranjak menggendong anaknya dan membawanya ke kamar.

 

**

 

“Pesawat.”

“Mobil,uhmm.”

Changmin menahan tawanya ketika melihat ekspresi Yong Hyun yang sedang berusaha menebak nama benda yang Changmin tanyakan. Pria kecil ini sungguh pintar meski kadang bicaranya masih belum terlalu jelas tapi dia mudah belajar hal-hal yang baru. Seperti saat ini, Changmin begitu senang mengajari Yong Hyun, sepulangnya dia bekerja, pria tinggi itu selalu menyempatkan dirinya mengunjungi Yong Soon dan anaknya. Seakan-akan bermain atau belajar dengan Yong Hyun seperti sebuah hiburan setelah seharian bekerja. Yong Soon tidak keberatan akan hal itu karena malah terkadang anaknya lah yang menanyakan keberadaan Changmin. Bisa dibilang Yong Hyun menganggapnya seperti ayah baginya.

Yong Hyun menggeleng kecil ketika dia menyerah untuk menebak apa yang Changmin tanyakan dan akhirnya tawa itu terdengar. Dicubitnya pelan pipi chubby Yong Hyun.

“Ini motor, sayang.”ujar Changmin.

“Motor,”ulang Yong Hyun.

Senyum terbentuk di wajah Changmin, diusapnya kepala Yong Hyun perlahan dan ketika itu kepalanya bergerak mencari sosok ibu anak laki-laki ini. Dilihatnya dari balik sofa, Yong Soon sedang duduk di depan konter dapur di hadapan bahan masakan yang belum sempat dia apa-apakan. Seharian ini wanita itu begitu aneh,bisa dibilang dia masih terkejut karena pertemuannya dengan Kyuhyun tadi. Changmin juga menyadari perubahan pada diri Yong Soon sejak dia sampai di rumhanya. Pria itu segera berdiri dan meninggalkan Yong Hyun yang kini sudah kembali bermain dengan mainannya. Di dekatinya tubuh itu.

“Yong Soon-ah, gwenchana?”tanya Changmin perlahan sambil menyentuh bahu Yong Soon.

Wanita itu langsung menoleh.”Ah, iya aku baik-baik saja.”jawab Yong Soon cepat, dia kemudian berdiri dari duduknya dan membereskan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi.

“Kau yakin?”tanya Changmin yang kini ada di belakang Yong Soon yang sedang mencucui sayuran untuk makan malam.

“Iya, aku baik-baik saja Changmin-ah,”ujar Yong Soon lagi.

Tiba-tiba Yong Soon merasakan seseorang merangkul pundaknya dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu Yong Soon. Tubuh wanita itu langsung menegang.”Changmin-ah,”lirih Yong Soon, dia begitu takut untuk bergerak.

“Aku sudah pernah bilang padamu Yong Soon-ah, kau bisa cerita apapun padaku,hm. Apa ada sesuatu yang menganggumu?”tanya Changmin.

Yong Soon hanya bisa menghela nafas perlahan, dia bisa merasakan kekhawatiran Changmin padanya. Sungguh pria ini begitu baik. Yong Soon belum pernah menceritakan mengenai Kyuhyun pada pria ini, dia menutupnya rapat-rapat dan Changmin juga sepertinya enggan untuk menanyakannya karena itu privasi Yong Soon. Begitu pun dengan perasaan yang dirasakannya. Dia masih membatasi dirinya dalam berinteraksi dengan Changmin. Namun sekarang, disaat tidak ada Eunhyuk sebagai tempatnya bercerita dan hanya ada Changmin, apakah dia bisa bercerita semuanya pada Changmin. Bagaimana perasaanya ketika kembali melihat Kyuhun?

“Aku bertemu dengannya Changmin-ah, pria itu.”ujar Yong Soon berbalik ke hadapan Changmin.

Kedua mata itu saling bertatapan. Changmin tampak terkejut mendnegar ucapan Yong Soon yang baru kali ini mengungkit masalah pria yang pernah meninggalkannya. Changmin memeluk tubuh Yong Soon dengan erat dan mengusap punggungnya perlahan. “Ceritakan padaku,”

Akhirnya Yong Soon menceritakan bahwa dia bertemu dengan Kyuhyun di bandara dan tadi pria itu datang ke rumah. Namun Yong Soon sama sekali tidak menyebut nama Kyuhyun pada Changmin.

“Aku tidak tahu Changmin-ah, aku pikir aku tidak akan pernah bertemu denganya lagi tapi kenapa aku harus bertemu dengannya lagi? Aku tidak ingin melihatnya lagi.”

“Tapi dia ayah Yong Hyun, kau harus memberitahunya mengenai Yong Hyun.”

“Dia putraku bukan putranya.”

“Yong Soon-ah, dengarkan aku. Yong Hyun harus tahu siapa ayahnya dan begitu pun sebaliknya.”

Yong Soon menggigit bibir bawahnya dengan kuat lalu menggeleng kuat. Changmin kembali memeluknya.

“Aku ingin melupakannya Changmin-ah, aku ingin mengubur semua kenanganku dengannya dan menganggap tidak pernah ada yang terjadi diantara kami tapi kenapa rasanya begitu sulit.”

“Kau tidak akan bisa melupakannya Yong Soon-ah, itu bagian dari kehidupanmu.”

 

**

 

Siang itu matahari begitu hangat khas musim semi. Yong Soon tengah membawa anak laki-laki pergi berbelanja keperluannnya,dengan menggendong tubuh mungil itu Yong Soon mengambil beberapa barang yang dia butuhkan. Yong Hyun tak henti-hentinya berceloteh menunjuk berbagai barang yang menurutnya menarik. Hal itu membuat Yong Soon harus ekstra sabar untuk menanggapinya. Apalagi anaknya ini akan marah jika tidak ditanggapi.

“Iya, sayang.”

Mommy,”pekik Yong Hyun ketika dirasanya ibunya tidak menanggapi perkatannya barusan padahal jelas-jelas Yong Soon menanggapinya meksi hanya sekedar kata ‘iya’ dan jelas itu tidak disukai Yong Hyun.

Yong Soon berhenti berjalan dan ditatapnya Yong Hyun yang tengah duduk di trolley. Wanita itu mencubit hidung anaknya dengan gemas.

“Kenapa kau cerewet sekali,hum? Mommy tidak secerewet dirimu ketika kecil.”ujar Yong Soon. Yong Hyun tergelak dan hal itu membuat bibir Yong Soon membentuk senyuman.

Sudah seminggu sejak kedatangan Kyuhyun ke rumahnya dan pria itu tidak pernah kembali lagi. Yong Soon pikir Kyuhyun akan datang kembali dan sempat berpikir untuk tinggal di tempat Je Ri atau ayahnya namun ternyata pria berkulit pucat itu tidak pernah kembali. Hal itu memberikan sebauh kelegaan bagi Yong Soon, meski dia tidak mengerti kenapa Kyuhyun memutuskan untuk tidak mendatanganiya lagi.

Setelah kembali mengecek belanjaannya sudah memenuhi apa yang dia inginkan, Yong Soon membawanya ke kasir.

“Yong Soon-ah,”seorang wanita memanggilnya dan menepuk bahunya perlahan, refleks Yong Soon langsung berbalik. Wajahnya terkejut ketika mendapati sosok wanita cantik di hadapannya.

Wanita yang wajahnya begitu mirip dengan pria yang berusaha dilupakannya. Kakak perempuan Kyuhyun. Wanita itu tersenyum pada Yong Soon yang telah lama sekali tidak ditemuinya.

Eonni,”lirih Yong Soon yang seakan tidak percaya bisa bertemu dengan sosok wanita yang sudah dianggapnya seperti kakaknya sendiri.

Yong Soon dan Kyuhyun adalah teman semasa kecil dan wajar jika Yong Soon juga mengenal kakak perempuan Kyuhyun, Ahra. Malah bisa dibilang keduanya sangat dekat ketika Yong Soon masih sekolah menengah. Ahra tahu mengenai hubungan Kyuhyun dan Yong Soon yang sudah berubah menjadi sepasang kekasih selepas mereka lulus sekolah menengah. Mengenai perjodohan Kyuhyun pun, Ahra mengetahuinya meski dia saat itu menetap di luar negeri, melanjutkan sekolahnya. Hubungan Kyuhyun dan Yong Soon pasca pernikahan Kyuhyun pun, wanita itu mengetahuinya.

“Apa kabar?”tanyanya dengan riang.

Yong Soon memaksakan senyumnya, bagaimanapun dia merasa canggung bertemu kembali dengan kakak mantan kekasihnya, meski mereka pernah dekat sebelumnya.”Baik, eonni?”tanya Yong Soon balik.

“Aku sangat baik sayang, boleh aku memelukmu?”

“Ah, iya.”

Kedunya berpelukan. Ahra begitu merindukan Yong Soon apalagi setelah dia tahu wanita bergolongan darah AB tersebut tidak ada kabarnya tepat sebelum Kyuhyun ke Jepang. Ada kekhawatiran pada diri Ahra setelah mengetahui akan bagaimana kelangusngan hubungan Kyuhyun dan Yong Soon, makanya begitu dia mendapat kabar dari Kyuhyun bahwa tidak ada lagi kabar dari Yong Soon, wanita itu begitu ingin mengetahui kondisi Yong Soon. Dia tahu ini semua salah adiknya, diapun sempat marah pada Kyuhyun. Namun dia tidak bisa ikut camput urusan pria dan wanita yang sudah dewasa ini.

“Aku pikir aku tidak akan bertemu denganmu lagi.”ucap Ahra.

Yong Soon kembali tersenyum, sebenarnya memang hampir saja mereka tidak akan pernah bertemu lagi. “Kapan eonni pulang?”tanya Yong Soon.

“Kemarin lusa.”jawab Ahra dengan senang karena bisa bertemu dengan Yong Soon.

Yong Soon pun merasakan hal yang sama, dia juga senang bisa kembali bertemu wanita yang semakin terlihat sangat cantik. Dulu dia begitu mengangumi wanita dihadapannya ini. Kedunya keluar dari super market setelah membayar belanjaan mereka masing-masing.

“Kau sudah menikah?”tanya Ahra ketika dilihatnya sosok pria mungil yang begitu lucu sejak di super market terus menatapnya dengan penuh tanda tanya.

“Ah-iya.”jawab Yong Soon.

Ahra cukup merasa lega mendengar kabar Yong Soon sudah menikah. Itu lebih bagus dibanding mengharapkan Kyuhyun yang malah menyakiti hatinya.

“Ini anakmu,”

“Mm,”

“Lucunya, siapa namamu sayang?”tanya Ahra sambil menyentuh lengan mungil Yong Hyun.

“Yong Hyun.”jawab Yong Soon.

“Anakmu lucu sekali Yong Soon-ah, lihat matanya persis sepertimu, pipinya chubby sekali.”celoteh Ahra dan mencubit pipi Yong Hyun gemas, membuat pria kecil itu tertawa.

Aigoo, boleh aku menggendongnya.”

“Iya boleh.”

Ahra menggantikan menggendong Yong Hyun.

“Kita makan siang bersama dulu,hm.”

Belum sempat menjawab tawaran Ahra, wanita itu sudah membawa Yong Hyun berjalan lebih dahulu. Pria kecil itu sepertinya senang-senang saja bertemu dengan orang baru. Yong Soon menghela nafas perlahan dan berjalan mengikuti kedua orang ini. Ada rasa aneh ketika Yong Soon mengatakan bahwa dirinya sudah menikah dan sekarang melihat Yong Hyun digendongan Ahra. Ahra adalah bibi Yong Hyun dan rasanya aneh ketika harus menyembunyikan kenyataan ini.

Keduanya makan siang di sebuah restoran yang tidak jauh dari tempat mereka belanja tadi. Ahra begitu senang dengan anak laki-laki Yong Soon dan begitu juga sebaliknya. Rasanya aneh melihat Yong Hyun langsung begitu akrab dengan orang baru bahkan dengan ayah Yong Soon sendiri, putra semawat wayang Yong Soon butuh beberapa jam untuk akrab berbeda dengan Ahra. Mungkin wanita itu mudah mengambil hati anak kecil.

Selama makan siang, Ahra sama sekali tidak menyinggung Kyuhyun dalam percakapan mereka. Dia memang sengaja melakukannya, dia ingin berbicara dengan Yong Soon sebagai sahabatnya bukan kakak mantan kekasihnya. Ahra sungguh bersyukur karena Yong Soon menerimanya seperti itu dan tidak membawa masalah hubungannya dengan Kyuhyun pada persahabatan mereka.

“Rasanya aunty ingin membawamu sayang,”ujar Ahra seraya mengecup pipi Yong Hyun sebelum mereka berpisah. Ahra ingin mengantar Yong Soon namun wanita itu segera menolaknya.

Ahra tersenyum melihat Yong Soon yang sudah berjalan pergi menjauhinya namun tangan Yong Hyun masih melambai pada dirinya. Pria kecil itu lucu dan tampan, matanya coklat. Kulitnya putih meski sedikit pucat, senyumnya begitu menawan dan hal itu mengingatkannya pada seseorang. Ah, tiba-tiba Ahra berpikir sesuatu namun dia segera meralat pikiran anehnya.

“Yong Hyun begitu mirip seseorang.”lirih Ahra, setelahnya dia segera kembali ke mobilnya dan mengabaikan pikiran anehnya.

 

**

 

Pria bertubuh tinggi dan berkulit pucat itu berjalan dengan langkah malasa menuju apartemennya. Dimasukannya password di depan pintu sebelum pintu tersbeut terbuka. Masih dengan langkah malah dia masuk ke dalam apartemennya. Dia begitu lelah hari ini dan ingin segera tidur, maka langkahnya sudha jelas langsung menuju kamar.

“Kyu.”panggil seorang wanita membuat pria itu mendesah pelan dan berbalik.

Noona.”ujarnya dengan malas dan wajah begitu lelah.

“Kau begitu tampak kacau, makanlah dulu lalu bersihkan tubuhmu dan tidur.”ujar kakak perempuannya itu. Kyuhyun mengikuti langkah kakaknya ke dapur apartemennya yang bisa dibilang jarang dia datangi.

Apartemen ini adalah apartemen pribadi Kyuhyun, dia akan selalu kesini jika dia sudah malah harus berpura-pura sebagai keluarga yang harmonis bersama Hye Jin. Dua hari yang lalu kakak perempuannya pulang dari luar negeri dan memutuskan untuk tinggal di apartemen Kyuhyun. Hal itu sedikit menolong apartemen Kyuhyun yang tampak berantakan. Sebulan setelah kepulangannya dari Jepang dengan surat pengajuan perceraian itu, dia lebih memilih tinggal di apartemennya. Itu membuatnya lebih bisa berpikir jernih dalam bekerja, dibanding di rumah. Dimana dia harus selalu mendengar ocehan ibunya agar dia tidak jadi bercerai.

Kyuhyun dengan malas duduk di meja makan. Ahra, sang kakak mengambilkan makanan untuk adik kesayangannya itu.

“Yong Soon sudah kembali.”ujar Ahra ketika Kyuhyun sudah mulai menyantap makanannya. Wanita itu duduk tepat dihadapan Kyuhyun.

“Aku tahu.”ujar Kyuhyun dengan nada malas yang kentara sekali.

Seminggu yang lalu dia bertemu dengan Yong Soon dan wanita itu mengabaikannya. Awalnya dia berniat ingin kembali lagi menemui Yong soon dan memohon pada wanita itu, namun dia sadar Yong Soon akan semakin mengabaikannya jika dia melakukan hal itu. sekarang dia tengah memikirkan bagaimana caranya agar bisa berbicara dengan Yong Soon dan wanita itu mau mendengarkannya.

“Dia sudah menikah.”

“Apa?!”rasa lelah yang mendera Kyuhyun tadi seakan sirna begitu mendengar penuturan kakanya mengenai Yong Soon yang telah menikah.

Wajahnya begitu terkejut dan keningnya bekerut, dia menggelengkan kepalanya perlahan. Dia tidak percaya Yong Soon sudah menikah dan dia tidak boleh menikah. Begitulah kira-kira isi kepala Kyuhyun. Meski dia sudah tahu bahwa dia telah menyakiti Yong Soon, dia masih berhapar bisa kembali bersama wanita itu apalagi dia tengah dalam proses perceraian dengan istrinya.

“Aku pikir kau sudah tahu. Tadi aku bertemu dengannya di super market dan dia membawa seorang anak kecil yang sangat lucu. Dia bilang dia sudah menikah dan anak laki-laki itu adalah anaknya.”

“Tidak mungkin.”ucap Kyuhyun.

Ahra menatap prihatin adiknya itu.”Kyu, sudahlah. Kurasa ini yang terbaik untuk Yong Soon. Dia sudah bahagia sekarang, jangan sakiti dia lagi.”

Noona tahu aku begitu mencintainya bahkan sampai detik ini.”

“Ya, aku tahu tapi sudahlah Kyu, dia sudah bahagia. Biarkan dia menjalani kehidupannya sekarang tanpa tersakiti lagi.”

“Aku mencintainya noona. Aku tidak bisa hidup tanpa dia.”

“Ini sudah yang kesekian kalinya kita membicarakan ini. Aku sungguh kecewa padamu Kyu ketika tahu kau tega menjadikannya orang ketiga dalam pernikahanmu dna sejujurnya aku bersyukur dia pergi meninggalkanmu dan lebih bersyukur lagi ketika aku mengetahui dia sudah mendapatkan kebahagiannnya. Sekarang kau hanya perlu minta maaf padanya atas apa yang telah kau lakukan dan lepaskan dia.”

Ahra meninggalkan Kyuhyun yang masih terpekur ditempatnya. Dia tidak percaya bahwa Yong Soon sudah menikah. Dia tidak bisa terima hal itu. Kyuhyun mengacak-acak rambutnya frustasi. Apakah dia sudah begitu terlambat?begitulah pikiran Kyuhyun. Rasanya sakit mendengar Yong Soon sudah menikah, dua tahun dia terus mencintai wanita itu semuanya sia-sia. Dia tahu sudah begitu bersalah pada wanita itu tapi apakah harus seperti ini balasannya. Yong Soon adalah oksigennya dan ketika okesigennya diambil oleh orang lain, bagaimana dia bisa hidup.

“Yong Soon-ah,”lirih Kyuhyun, dia menyentuh pelipisnya dan memejamkan matanya. Dia begitu kaget mendengar berita dari kakaknya.

                Tidak bisakah aku diberikan satu kesempatan lagi untuk membahagiakannya?, gumam Kyuhyun. Dia menutup mukanya dengan kedua tangan dan sebuah kristal bening terbentuk di sudut matanya.

 

**

 

Yong Soon baru saja kembali dari rumah ayahnya. Yong Hyun digendongannya tengah berceloteh kembali mengenai apa saja yang dia lakukan bersama kakekya itu. Bahkan sampai di depan rumah, dia tidak berhenti bicara. Hal ini membuat Yong Soon sedikit pusing, apalagi ditamabah ada beberapa hal yang menjadi beban pikirannya beberapa hari ini. Dua hari yang lalu ayahnya kembali mengungkit masalah dua tahun yang lalu, entah karena apa. Pria paruh baya itu kembali bertanya menganai siapa ayah Yong Hyun dan sudah pasti Yong Soon menutup mulutnya rapat-rapat. Dia sudha tidak ingin membahasa hal itu, toh dia juga tidak bernita untuk meminta pertanggung jawaban, yang ada malah Yong Soon berusaha menghindari Kyuhyun.

Mommy, jangan diam.”keluh Yong Hyun.

Mommy capek sayang,hm.”

Tepat ketika dia membuka pintu pagar, namanya di panggil oleh sebuah suara yang begitu familiar di telingannya. Suaranya yang selalu memanggil namanya dengan manja dulu. Yong Soon tidak menghiraukannya dan berjalan masuk ke dalam rumah namun langkah kaki pria itu mengejarnya.Yong Soon berhenti di tempat.

“Yong Soon-ah, kumohon. Ijinkan aku bicara sekali saja denganmu. Aku ingin menjelasakan semuanya. Setelah ini aku tidak akan menganggumu. Aku janji.”

Wanita itu menimbang-nimbang. Apakah dia harus memberikan Kyuhyun kesempatan bicara?tanyanya dalam hati. Namun Kyuhyun berjanji tidak akan menganggunya lagi, bukankah itu yang diharapkan Yong Soon. Kyuhyun tidak menganggunya lagi sehingga dia tidak perlu tahu bahwa dia sudah memiliki putra.

 

Advertisements

23 thoughts on “FF: The Story of Us (8)

  1. kenapa jadi makin rumit yah chingu? tapi aq tetep suka, . yong hyun.a lucu dan menggemaskan yah, ukh jadi pengen cubit pipi.a deh,

    lanjut chingu publish ff.a

  2. Balikan balikan balikan !!!!
    Atau se-ngganya kyu harus tau kalau yong hyun tuh anaknya.
    Next part ditunggu banget. Semoga membawa berita baik 🙂

  3. Bacanya nyesek sendiri aku eon …
    Begitu rumiiiit … !!! Berharap gak sad ending 😥
    gak mau klu smpe ini sad ending … Blm selese ajh aku udah mau nangis bacanya !!!! Semoga Kyu sadar yong hyun itu anaknya … Ahra eonnie jga pasti sadar !!! Knp dia malah suruh Kyu kyak gtuh !!! Aturan buat Kyu ma Yong soon balikan lagi donk !!! #kan #jadi #emosi … Wkwkwkwkw pokoknya di tunggu bgt eon lanjutannya .. Dan pliiiissss jgn lma2 😀

  4. huuuaaa,.. ini kpn bahagianya??? knp aku klu baca bagian yong hyun akrab bgt sama changmin, rada gmn gitu, *no bash* *hanya pendapatku*
    ayoollaaahh, bikin kyuSoon bersatu *puppy eyes*

  5. Ah aku tungguiinn akhirnya di post juga eonnii ehehhe
    akhinyaa bang kyuhyun datang juga huft
    smga masalah mereka cepet beres yaaa, kasian liat mereka sama” kesiksa hiks

  6. Hello… Mngkin sya udh prnah komen, tp lupa itu kpn. Coz br. Buka lg nie blog kmrin mlem ehheheh.
    Ff yg ada disini smua bgus n lucu2 terutama kyuyoon couple_nya :p

  7. koq jd mkin rumit yah critanya?
    npa yong soon hrus blg ud nikah sih
    kan kasian kyu jd ptah hti pdhl dy ud nyerain istrinya

  8. hahah… Rasain tuh Cho Kyuhyun… Puas banget onnie hehe… Tapi ada Ahra onnie? Omona… Trus Kyu kan belum tahu Yongie punya Danny… Ya ampun… Bikin sesak hohoho… KEREN… ONNIE KEREN..

  9. no comment la thor
    miris banget suami saya (╥﹏╥) walaupun dia yang salah sih ;D
    kyuhyun niichan ganbateeee rebut hati yongsoon lagi eoh? *no woles

  10. Semakin galau aja ceritanya .
    Pokoknya semoga nanti endingnya yng terbaik buat kyu sama yong soon aja 🙂
    Bingung mau coment apa

  11. Ya ampun rasanya semakin kacau aja ya.
    Sekarang jd kasian sama kyuhyunnya. Tp kira kira ntar kyuhyun sadar ga ya sama anaknya yongsoon?
    Tp lebih kasian lg changmin ya.
    Eh kenapa ayah yongsoon terus terusan nanyain kyuhyun ya? Ada apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s