FF: The Story of Us (3)

Part 3

 

Je Ri tengah meyiapkan makan siang untuk dia dan kakanya. Dia begitu sibuk di dapur milik Yong Soon ini. Tangannya cekatan memasukkan beragam bahan ke dalam panci dan merebusnya. Sejak kejadian itu Je Ri memutuskan untuk menemani kakaknya, dia takut terjadi sesuatu pada wanita yang sangat disayanginya itu. Apalagi setelah dia tahu bahwa kekasih kakaknya yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kondisi Yong Soon saat ini, tidak bisa dihubungi. Hal itu membuat kondisi Yong Soon memburuk, dia menjadi malas makan dan harus selalu dipaksa oleh Je Ri, dia begitu memperhatikan kondisi kakaknya dan bayi yang dikandungnya itu.

Wanita mungil ini menata makanan yang dia sudah siapkan untuk Yong Soon di nampan dan membawanya ke kamar Yong Soon. Sejak kejadian itu pula Yong Soon lebih memilih untuk berdiam diri di dalam kamar. Dia juga mengunci mulutnya rapat-rapat. Je Ri merasa sangat sedih melihat kondisi kakaknya yang seperti ini.

Eonni,”panggil Je Ri sambil membuka pintu kamar kakaknya. “Omo!”seru Je Ri terkejut melihat kakanya tergeletak begitu saja di lantai dekat tempat tidurnya. Je Ri buru-buru menaruh nampannya dan mendekati kakaknya dengan wajah panik.

Eonni, bangunlah.”panggilnya, dia berusaha menepuk pipi kakaknya yang begitu pucat beberapa kali namun kakaknya tidak kunjung sadar.

Akhirnya dia mengambil ponsel milik kakaknya dan menghubungi nomor yang dikenalnya untuk membantunya membawa kakaknya ke rumah sakit.

Oppa, bisakah kau ke tempat Yong Soon eonni sekarang, dia pingsan, palliwa oppa!”suara Je Ri terdengar begitu panik.

Je Ri masih berusaha menyadarkan kakaknya, namun Yong Soon tetap diam.

“Je Ri-ya,”suara seorang pria sudah sampai di ambang pintu kamar Yong Soon.

Pria itu langsung mendekati tubuh Yong Soon dan mengangkatnya.

“Apa yang terjadi?”tanya pria berambut hitam itu.

“Aku tidak tahu, begitu aku masuk ke kamarnya eonni sudah pingsan.”jawab Je Ri yang mengejar langkah pria yang merupakan kekasihnya itu yang kini sudah berjalan keluar apartemen. Pria itu menuju mobilnya dan memasukkan Yong Soon ke dalamnya, Je Ri mengikutinya. Setelah itu mereka pergi ke rumah sakit.

Je Ri hanya bisa menatap sendu kakaknya yang tengah dipasangi infus, Yong Soon sudah sadar bahkan sebelum sampai rumah sakit namun tubuhnya begitu lemah sehingga Je Ri tetap berniat membawanya ke rumah sakit. Pikiran yang menggelayutinya selama beberapa minggu ini yang membuat kondisinya lemah apalagi Yong Soon sedang hamil. Untunglah bayi Yong Soon baik-baik saja hanya saja Yong Soon kekurangan asupan gizi sehingga membuat kondisinya lemah.

Yong Soon sudah dipindahkan di ruang rawat, dia tengah tertidur. Tubuhnya yang sangat lemah membuatnya begitu sulit hanya untuk membuka matanya. Je Ri masih setia menemani kakaknya, mengenggam erat tangan Yong Soon yang terasa dingin. Dia merasa ikut sakit melihat kakaknya seperti ini. Dia harap dia bisa melakukan sesuatu agar bisa mengurangi sakit kakaknya ini. Ayah mereka sepertinya masih belum bisa menerima kejadian ini dan dia tampak tidak mau tahu mengenai kondisi Yong Soon. Belum lagi Kyuhyun yang sampai saat ini tidak ada kabarnya. Rasanya jika Je Ri bisa bertemu Kyuhyun, dia akan memukul pria itu habis-habisan, karena dialah kakaknya menderita. Selalu karena dia, selama ini kakaknya mengharapkan sesuatu yang tidak pasti juga karena pria itu. Je Ri kembali menghubungi ponsel Kyuhyun setelah Yong Soon dipindahkan ke ruang rawat namun hasilnya, nomornya tidak aktif.

“Bagaimana?”tanya pria yang tadi membawa Yong Soon ke rumah sakit. Pria yang juga kekasih Je Ri, Ryeowook.

Je Ri menggeleng dan meletakkan ponselnya kembali ke saku jaketnya. Dia menoleh pada Ryeowook meminta saran dari kekasihnya ini. “Apa yang harus aku lakukan sekarang?”tanya Je Ri.

“Bagaimana kalau kau coba datangi tempat tinggalnya.”saran Ryeowook. Je Ri terdiam, apa sebaiknya dia datangi rumah Kyuhyun.

“Kenapa? Kau tidak tau rumahnya?”tanya Ryeowook lagi.

“Aku tahu hanya saja, apa Kyuhyun oppa mau bertanggung jawab.”ujar Je Ri sedikit ragu. Dulu dia memang yakin kalau Kyuhyun begitu mencintai Yong Soon.

Ketika Kyuhyun tahu dia akan menikah dan memberitahukan hal ini pada Yong Soon, wanita itu meminta agar mereka mengakhiri hubungan yang telah mereka jalin selama itu. Namun Kyuhyunlah yang tidak mau. Yong Soon sempat tidak mau menemui Kyuhyun beberapa waktu agar pria itu melupakannya dan mengakhiri hubungan mereka tapi apa yang terjadi. Kyuhyun jatuh sakit, dia memohon pada Yong Soon agar tidak meninggalkannya. Akhirnya Yong Soon luluh. Namun setelah melihat kejadian ini, dimana Kyuhyun begitu sulit untuk dihubungi, dia ragu Kyuhyun mau bertanggung jawab.

“Kau bilang dia sangat mencintai Yong Soon-kan? Kurasa dia mau bertanggung jawab.”ujar Ryeowook, pria yang sumuran dengan Yong Soon.

Semenjak kejadian itu, mau tidak mau Ryeowook juga ikut terlibat. Dia tidak bisa melihat kekasihnya begitu sedih karena kondisi kakaknya. Pria itu setia mendampingi Je Ri dan menjadi tempatnya berkeluh kesah.

“Baiklah, aku akan mencoba kesana.”

“Aku akan mengantarmu.”

“Tidak usah, pulanglah. Aku tidak mau merepotkanmu. Terima kasih sudah membantuku.”

Ryeowook menepuk kepala Je Ri perlahan. “Tidak perlu mengucapka terima kasih, aku akan selalu ada untukmu.”

Je Ri tersenyum dan menganggukan kepalanya.

“Baiklah, aku pulang dulu. Jika kau butuh sesuatu kau bisa menghubungiku, areo.”lanjut Ryeowook. Je Ri kembali mengangguk.

Hari ini dia akan mencoba menemui pria yang menjadi kekasih kakaknya itu di rumahnya atau di tempat kerjanya. Dia harus menceritakan bagaimana kondisi kakaknya pada pria itu dan Kyuhyun harus bertanggung jawab.

 

**

 

Je Ri membawa mobilnya melewati kawasan perumahan di jantung kota Seoul. Dia melewati beberapa rumah sebelum memberhentikan mobil hitamnya di depan sebuah rumah bertingkat dua yang begitu mewah. Dia pernah sekali ke rumah ini beberapa tahun yang lalu. Wanita ini turun dari mobilnya berharap kali ini dia bisa bertemu dengan Kyuhyun. Sebelumnya dia sudah pergi ke kantor Kyuhyun namun dia tidak dapat menemukan Kyuhyun, karyawannya bilang Kyuhyun sudah tidak datang lagi ke kantor sejak tiga hari yang lalu.

Dia mendekat ke pintu pagar yang tinggi, ditekannya bel tepat disamping pintu pagar. Terdengar suara dari interkom.

“Aku Choi Je Ri, aku ingin bertemu Cho Kyuhyun-ssi. Apa dia ada?”tanya Je Ri.

Jawaban dari orang di dalam rumah membuatnya kecewa. Kyuhyun tidak ada di rumah.

“Kau yakin dia tidak ada di rumah? Aku harus bertemu dengannya ada hal penting yang harus aku katakan padanya.”ujar Je Ri namun dia kembali harus menelan kekecewaan. Tidak ada jawaban dari kata-katanya barusan.

Je Ri mendesah pelan dan memandang lantai dua rumah mewah ini. Dia tidak yakin Kyuhyun tidak ada di rumah. Apa pria itu sudah tahu dan tidak mau bertanggung jawab?pikiran jelek mulai menghantui Je Ri. Jika benar itu terjadi bagaimana nasib kakaknya.

Dia kembali mencoba menghubungi ponsel Kyuhyun dan lagi-lagi pesan nomor yang tidak aktiflah yang dia dapat. Tidak berhenti sampai disitu, Je Ri kembali mencoba menghubungi sambil berjalan kembali ke mobilnya. Dia memutuskan untuk menunggu beberapa jam di depan rumah Kyuhyun, siapa tahu pria itu keluar.

 

 

**

 

Yong Soon membuka matanya perlahan. Tubunya terasa begitu lemas saat ini, dia melirik ke samping dan mendapati seorang pria baru saja menaruh sesuatu di meja di samping tempat tidurnya.

“Yong Soon-ah, kau sudah sadar?”tanya Ryeowook mendekat pada Yong Soon.

“Ryeowook-ssi,”lirih Yong Soon.

Nde,kau butuh sesuatu?”tanya Ryeowook lagi.

“Aku haus.”suara Yong Soo begitu lemah. Ryeowook segera mengambilkan air untuk Yong Soon, dibantunya wanita itu untuk duduk. “Terima kasih,”ucap Yong Soon menyerahkan kembali gelas minumnya pada Ryeowook. Pria itu tersenyum dan kembali membantu Yong Soon merebahkan tubuhnya.

“Dimana Je Ri?”tanya Yong Soon, suaranya sudah mulai lebih kuat.

Ryeowook terdiam sebentar, apa sebaiknya dia mengatakan kemana Je Ri pergi, bagaimana kalau Yong Soon sedang tidak ingin mendengar nama Kyuhyun saat ini.

“Ah, aku tidak tahu. Dia hanya bilang pergi sebentar,dia akan segera kembali. Tidurlah, kau harus banyak istirahat agar kau dan bayimu sehat.”ujar Ryeowook seraya mengusap kepala Yong Soon perlahan, wanita itu mengangguk dan tidak butuh waktu lama Yong Soon sudah memejamkan matanya kembali.

Ryeowook keluar kamar dan tepat ketika dia keluar kamar rawat Yong Soon, Je Ri kembali.

“Apa kau bertemu dengannya?”tanya Ryewook. Je Ri hanya bisa memberikan ekspresi wajah yang sulit diartikan. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya lagi saat ini. Ryeowook merengkuh tubuh kekasihnya. “Kau sudah berusaha membantu kakakmu.”

Je Ri melepaskan pelukan Ryeowook. “Aku akan melihat eonni dulu.”ujarnya dan masuk ke kamar rawat Yong Soon.

Di dekatinya tubuh yang sedang terbaring lemas itu. Dia menarik tempat duduk tepat disamping Yong Soon, mengenggam erat tangannya yang tidak diinfus. Ditatapnya penuh kasih sayang kakak satu-satunya ini.

Mianhe eonni,”lirih Yong Soon.

 

**

 

Yong Soon sudah diperbolehkan kembali ke tempat tinggalnya setelah tiga haris dirawat di rumah sakit. Je Ri masih begitu setia menemaninya, memastikan bahwa kakaknya mengikuti semua perintah dokter untuk selalu meminum obat yang dia berikan dan makan lebih banyak.

Wanita itu tengah berada di kamarnya, membaca buku kesukaannya. Lebih banyak perubahan yang terjadi pada Yong Soon setelah pulang dari rumah sakit, dia sudah mau makan lebih banyak dan memperhatikan kondisi tubuhnya juga bayinya. Yong Soon terdiam sesaat. Sulit untuk bisa menjabarkan apa yang saat in sedang dia rasakan. Dia merasa semua ini seperti mimpi. Di usapnya perutnya yang masih rata namun sudah mulai terbentuk makhluk hidup di dalamnya. Yong Soon tidak pernah menyalahkan bayinya atas semua kejadian yang terjadi, dialah yang patut disalahkan, jika saja dulu dia mendengar saran Je Ri. Mungkin semuanya tidak akan seperti tapi apa daya semuanya telah terjadi.

Yong Soon mengambil ponsel putihnya dan membuka kotak masuk emailnya, mengecek pesan yang dia kirim beberapa hari yang lalu saat di rumah sakit. Dia tersenyum ketika sudah mendapatkan balasan. Sebuah balasan singkat namun hal itu sudah mampu membuat sebuah kelegaan di hati Yong Soon. Sudah saatnya dia kembali menjalani hidupnya yang baru.

Sudah satu bulan tidak ada kabar dari Kyuhyun. Yong Soon tidak lagi mengharapkan kedatangan ataupun kabar dari Kyuhyun, wanita ini seakan tengah ingin melupakan Kyuhyun. Wajar saja dia melakukan ini, kecewa tentu saja. Dia merasa Kyuhyun hanya membohonginya selama ini dengan kata-kata manisnya. Meski begitu tetap saja tidak bisa dipungkiri bahwa dia merindukan ayah dari bayi yang dikandungnya ini, dia pernah begitu bodohnya mencintai pria itu dan parahnya dia masih merasakan perasaan itu meski Kyuhyun sudah mencampakkannya seperti ini.

Pintu kamar Yong Soon diketuk perlahan dan tak lama muncul wajah ceria Je Ri, dia begitu melihat sekarang kakaknya sudah lebih baik. Senyuman terbentuk di wajah Yong Soon. Je Ri dengan nampan di tangannya membawa makan siang untuk kakaknya itu.

“Aku membuatkan samgyetang, eonni suka kan?keponakanku juga suka kan?”Je Ri menyentuh perut kakaknya dan mengelusnya, keduanya tertawa pelan.

Gomawo, kau sudah merawatku selama ini.”ucap Yong Soon tulus. Je Ri mengangguk pelan kemudian memberikan semangkuk samgyetang pada tangan Yong Soon dan wanita itu mulai memakannya.

“Bagaimana perisapan pernikahanmu?”tanya Yong Soon tiba-tiba membuat Je Ri terkejut.

“Ah, itu..”ucapan Je Ri terhenti.

“Kenapa?”tanya Yong Soon penasaran.

“Kami berencana menundanya sampai eonni benar-benar sudah baik.”Yong Soon terdiam mendengar jawaban Je Ri. Bahkan adiknya rela mengorbankan kebahagiannya demi dia.

“Kau tidak perlu melakukan itu Je Ri-ya. Aku sudah merasa sangat baik, aku tidak mau hanya karena aku, kau menjadi tidak bahagia.”

Aniya eonni, posisimu saat ini begitu sulit. Aku tidak bisa meninggalkanmu.”

“Kau tidak perlu memikirkanku lagi setelah ini aku akan pergi ke Jerman.”

Je Ri membulatkan mata hitamnya sempurna mendengar penuturan kakaknya. “Apa?”Je Ri terlihat tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

“Aku akan tinggal bersama immo disana, aku sudah menghubungi mereka dan mereka mau menerimaku.”

Eonni, kau tidak perlu melakukan ini, kau tidak perlu pergi.”ujar Je Ri. Yong Soon menggeleng pelan.

“Aku tidak bisa tinggal disini lagi, terlalu banyak hal yang menyakitkan disini. Aku ingin memulai hidup yang baru.”

“Tapi-,”

“Aku ingin melihatmu menikah,”ujar Yong Soon menghentikan percakapan mereka. Dia tahu Je Ri tidak setuju dengan rencananya pergi ke Jerman.

Apa yang dia bisa lakukan sekarang, ayahnya sendiri tidak mau menemuinya. Kyuhyun mencampakannya. Tidak ada yang bisa dia harapkan disini. Mungkin memang lebih baik dia pergi dari tempat ini ke tempat dimana dia bisa memulai kehidupannya lebih baik. Pilihannya jatuh ke rumah adik ibunya di Jerman. Yong Soon telah menceritakan semua permasalahn yang menimpanya dan bibi nya itu menyuruhnya untuk ke Jerman dan tinggal disana. Dia sungguh bersyukur bahwa bibi nya masih mau menerima dirinya dengan kondisinya yang seperti ini.

Yong Soon sudah bertekad untuk pergi dan melupakan semua yang pernah terjadi padanya disini. Dia akan memulai hidup yang baru disana. Yong Soon tidak berpikir untuk kembali lagi jika sudah berada disana. Sepertinya wanita ini benar-benar ingin melupakan semuanya. Malam itu Yong Soon memejamkan matanya seraya berdoa dia akan memiliki kehidupan yang lebih baik lagi di Jerman.

 

**

 

Seorang  pria muda mengenakan kemeja dan kaca mata hitam berjalan cepat keluar dari sebuah bandara internasional.  Disebelahnya seorang wanita berambut panjang bewarna kecoklatan menggamit lengannya dengan manja. Beberapa kali dia menoleh pada pria disampingnya ini dan tersenyum senang.

Merek berhenti berjala ketika dihadapan mereka muncullah seorang pria berjas hitam. Pria itu membungkuk sedikit dan tersenyum ramah pada pria yang masih mengenakan kaca mata hitam ini.

“Tuan Cho, selamat datang di Jepang.”ujarnya. Setelah itu mempersilahkan pria muda yang dipanggilnya tua itu untuk berjalan lebih dahulu menuju mobil berwarma hitam yang sudah menunggu mereka. Mobil itu melesat dengan cepat begitu penumpangnya sudah masuk ke dalam mobil.

 

 

 

 

Advertisements

29 thoughts on “FF: The Story of Us (3)

  1. cerita.a bagus eon,

    kenapa kyu oppa bohong sama yongie, apa yongie bener2 akan pergi k jerman eon, trus kyu oppa bakal ga tau klo dia udah punya anak? hiks kasian yongie,.

    trus nasip.a donghae oppa gimana eon? mian kebanyakan nanya hihihi

    mudah2an cepet publish yah eon chapter selanjut.a #please

  2. part 3’a keluar dan makin membuat galau,,
    jgn blg si evil lgi ga bs bkutik gara” d tahan sm istri’a,, (semacam suami” takut istri)
    kyuuu, pacar lo lgi hamil noh.. *loh
    semoga part 4’a ga lama dan ad titik terang *ehh

    keep writing so i’ll keep reading n_n

  3. Demi apa yah FF ini bikin gregetaaaan !!!

    Aihhhh eoooon aku jdi mau mukul sesuatu !! Apa maksudnya Kyu ??? Huh ?? Huuu???
    Kebawa emosi jdinya =.=

    Konfliknya bner2 yaaaaaaaah … Apa ini bakal jdi ff yg panjang??? Ahhhh yg jelas pasti ditunggu lanjutannya jgn lama2 yah eonnie 😀
    Hwaiting!!!

  4. lho,si dongek kmn nich??kog di part nie kgak kliatan btang idungnya.. (–,–)a

    mkin gak sbar nunggu klanjutannya,,
    next part jgn lama-lama ya,eon..
    hehehehe..
    hwaiting (^_^)9

  5. Ga mgkinkan kyu ny ga bertanggung jwb, pasti krna istri ny kyu yg punya ide jahat,,
    Yong soon-ah yg sabar ya, kyu pasti blk lg 🙂

  6. CHO KYUHYUN… AAAAAAAAAAA tuhkan dia kenapa tiba-tiba ngilang ukhhhhhhhh… Nyebelin… Pengen banget gigit itu yang namanya Cho Kyuhyun… Aaaaaaaaaaaaaaa kasian Yongie… aaaaaaaaaa kecewa sama Cho Kyuhyun.

  7. kyuhyun, tau gk tanganku gatel pengen bunuh kamu beb Щ(ºДºщ) *sorry emosi
    ugggh nyesek baca part ini
    hufftt baca lanjutannya deh

  8. Yak! Cho kyuhyun di jepang! Ee… Wanitamu lg kesusahan, kau malah dijepang! For what?!
    Aduh.. Kasian yong soon
    daebak
    dan semakin penasaran

  9. Gag tau sama jalan pikiran kyu .
    Knp skrang dia malah ke jepang .
    Gag tau apa kalau yong soon lg hamil anaknya

    Sudalah aku setuju sama yong soon mending kmu kejerman tinggalkan kyu .
    Biar dia tau rasa .
    gimana kalau ditinggalin sama orang yng kita cintai

  10. Jadi selama ini kyuhyun di jepang? Kok dia gak mau ngasih kabar sih? Knp juga hpnya gak di aktifin?
    Apa bener dia udah mulai peduli sama isrtinya dan ninggalin yongsoon?
    Aduh banyak pertanyaan di part ini. Awalnya aku sempet nyalahin yongsoon tp skrng aku ngerasa kasian jg. Kyu km knp berubah gt

  11. sebenernya kyu ke japan ngapain si. terus sebulan ini dia ke mana. apa dia bener gak mau yong soon lagi. tp janji ya wktu itu gmna ???

  12. q suka bgt ff nya.Maaf bru comment soalnya q ngebut + penasaran. ama critanya. part 1 az udah nyesek. mkin ksini part 3 mba di tinggal lgi. hiks kyuhyun hrusnya ngasih kabar ke. Jgn pergi” gtu az. Q ykin kyuhyun bkal brtanggung jawab. tpi kan yong soon jdi slah faham . moga cpet ktmu deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s