FF: Graduation (KyuSoon Couple)

*FF yg aneh banget, stuck and suddenly idea kkk~*

 

Yong Soon membuka pintu apartemen yang telah ia tinggali selamahampir dua tahun bersama suaminya itu. Wajahnya tampak menyiratkan kelelahan ketika ia sudah masuk ke dalamnya. Langkahnya seperti diseret memasuki apartemen mewah dengan dominasi warna putih sebagai interiornya. Yong Soon menuju sebuah pintu yang menghubungkan ke kamarnya, matanya mencari-cari sesuatu di dalam kamar itu namun ketika dia tidak menemukannya ia kembali menutup pintunya. Dia kemudian berjalan kembali ke kamar yang lain, kamar yang ia sempat tempati sebelum perjanjian atau kesepakatan dengan suaminya itu berakhir. Kini kamar itu hanya berisi koleksi buku-buku Yong Soon yang memang sangat mencintai membaca. Ketika pintu terbuka, Yong Soon masuk ke dalam karena dia sudah menemukan yang dia cari. Siapa lagi kalau bukan Kyuhyun. Pria itu tengah duduk di meja belajar Yong Soon dengan laptop dihadapannya. Pria jangkung itu tengah bermain game kesukaannya.

Yong Soon mendekat lalu menarik kursi di depan lemari bukunya yang biasa Kyuhyun gunakan untuk menemaninya belajar bukan menemani lebih tepatnya menganggu. Kyuhyun sering kali sengaja menunggui Yong Soon belajar, meski bukan menunggui kata yang tepat sebab pria itu akan mulai merecoki Yong Soon yang sedang mengerjakan tugas dengan segala ide jahilnya. Gadis berwajah manis itu mendudukan tubuhnya di kursi tepat disamping Kyuhyun sementara itu pria yang kini tengah serius bermain game tampak tidak terusik sama sekali,bahkan ketika Yong Soon sudah menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun. Gadis itu mendesah pelan lalu memejamkan matanya perlahan. Rasanya begitu nyaman berada disamping Kyuhyun ketika dirinya sedang lelah seperti ini.

“Kau sudah pulang?”Kyuhyun yang akhirnya sadar istirnya itu sudah pulang bertanya, meski fokusnya masih pada permainan yang sedang ia mainkan. Yong Soon hanya menjawab dengan anggukan pelan.

“Aku lelah,”keluh Yong Soon. Kyuhyun menghentikan game­nya dan beralih pada istrinya.

“Siapa yang menyuruhmu bekerja, hah?”Kyuhyun kembali mengungkit keputusan Yong Soon untuk bekerja. Sebenarnya dia tidak ingin Yong Soon bekerja karena bagaimanapun juga ia masih bisa menafkahi Yong Soon bahkan lebih dari cukup. Namun gadis keras kepala disampingnya tetap ingin bekerja.

“Aku hanya ingin mandiri,”

“Kau sudah terlalu mandiri selama ini.”

“Aku bosan di rumah,”

“Itu bukan alasan, Cho Yong Soon.”Kyuhyun menegakkan tubuhnya sehingga Yong Soon harus berhenti bersandar di bahu Kyuhyun. Pria itu berdiri dari duduknya kemudian pindah ke sofa yang tepat ada di tengah ruangan itu.

“Kemari,”Kyuhyun menyuruh Yong Soon menghampirinya, dengan malas gadis itu berjalan. Langkahnya seperti diseret, kemudian menjatuhkan tubuhnya tepat disamping Kyuhyun. Pria itu langsung menarik tubuh Yong Soon dan mendudukannya di pangkuannya seraya melingkarkan tangannya di pinggang istrinya itu.

“Lebih nyaman,”lirih Kyuhyun dan meletakkan kepala Yong Soon di dadanya. Yong Soon mengangguk sebagai jawaban.

Yong Soon menyamakan tubuhnya di pangkuan Kyuhyun, memeluk erat tubuh jangkung itu dan menghirup feromon Kyuhyun yang dirasanya sangat menenangkannya saat ini. Kyuhyun mengelus lengan Yong Soon perlahan untuk memberikan kenyamanan pada gadis ini.

“Hari ini banyak sekali yang harus aku kerjakan,”cerita Yong Soon.

“Bersama pria itu,”selidik Kyuhyun dengan nada cemburu yang sangat kentara sekali.

“Berhenti memanggilnya pria itu, dia punya nama Kyu. Joo Hyun.”

“Terserahlah siapapun namanya, aku tidak peduli, yang jelas aku tidak suka dia dekat-dekat denganmu.”

“Dia tahu aku sudah menikah, Kyu.”

“Ya, tapi dia tidak tahu dengan siapa kau menikah. Cih,seharusnya saat itu aku bilang siapa aku sebenarnya, agar dia tidak menggodamu lagi,”Yong Soon memutar bola matanya perlahan mendengar ucapan posesif Kyuhyun yang dirasanya terlalu berlebihan namun ia tahu begitulah Kyuhyun dan mungkin itulah yang dia sukai dari Kyuhyun.

Yong Soon menegakkan tubuhnya sedikit dan dikecupnya bibir tebal Kyuhyun sekilas untuk menghentikan ucapan posesif Kyuhyun. “Aku milikmu,”Kyuhyun tersenyum kecil karenanya.

“Aku tahu, hanya saja-“Yong Soon kembali mengecup bibir Kyuhyun.

“Hei, kau menggodaku Cho Yong Soon, ingin ciuman dariku eoh?”

Kiss me,” Kyuhyun menunjukan smirknya ketika mendengar kata-kata Yong Soon yang seakan menantangnya. Dia tidak habis pikir kadang istirnya itu bisa begitu agresif namun bisa juga sangat tidak peduli dan kesempatan saat Yong Soon agresif tidak akan Kyuhyun sia-siakan, kapan lagi Yong Soon akan meminta ciuman lebih dulu darinya?.

Kyuhyu sudah menempelkan bibirnya di bibir plum Yong Soon, awalnya hanya kecupan-kecupan singkat yang tercipta dari keduanya. Namun lama kelamaan berubah menjadi lumatan-lumatan kecil. Yong Soon melingkarkan lengannya di leher Kyuhyun sehingga memperdalam ciuman mereka.Memang sudah lama keduanya tidak memiliki waktu-waktu seperti ini sehingga kesempatan ini tidak akan mereka sia-siakan.

Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka, ketika dirasanya Yong Soon sudah membutuhkan oksigen.Kening mereka saling menempel begitupun dengan kedua hidung mereka. Nafas mereka yang terengah-engah masih terdengar jelas. Keduanya tersenyum, meski keduanya sering beradu argumen dan keduanya sama-sama keras kepala tapi ada kalanya keduanya mampu menujukkan sisi keromantisan seperti ini. Kyuhyun menggesekan hidungnya pada hidung Yong Soon.

“Aku merindukanmu,”lirih Kyuhyun seraya mengelus pipi Yong Soon yang tengah merona, berapa kalipun mereka berciuman tetap saja jantung Yong Soon selalu berdebar kencang dan pipinya akan selalu merona.

“Tapi aku lelah Kyu,”ujar Yong Soon, tersirat kekecewaan di wajah Kyuhyun namun dia tidak bisa memaksakan kehendaknya saat Yong Soon sedang seperti ini.

Arasso, ayo mandi dan setelah itu makan. Aku belum makan karena menunggumu pulang.”Kyuhyun langsung menggendong tubuh Yong Soon membuat gadis itu memekik.

“Ya Kyu!kau mau apa?”

“Mandi bersama, aku juga belum mandi Yongie-ya,”lagi-lagi Kyuhyun menunjukkan senyum jahilnya dan Yong Soon hanya bisa mendesah pelan.

Yong Soon memukul bahu Kyuhyun ketikamereka tengah berjalan keluar kamar. “Hanya mandi bersama, areo”ujarnya mengingatkan.

**

Kini keduanya tengah makan malam bersama, meski sudah sangat telat untuk dibilang makan malam namun rasanya hal itu tidak menganggu kegiatan keduanya ini. “Yongie-ya, kapan upacara kelulusanmu?”tanya Kyuhyun disela-sela makan mereka.

“Lusa.”jawab Yong Soon.”Kau tidak perlu datang,”lanjut Kyuhyun.

Tahun ini Yong Soon akan lulus dan lusa adalah upacara kelulusannya.

Wae?”tanya Kyuhyun terlihat kesal mendengar ucapan Yong Soon, dahinya mengkerut dan pandangannya sudah beralih dari makan malamnya.Kini ia menatap Yong Soon.

“Untuk apa? Aku tidak mau kampusku heboh karena kedatangan anggota SuperJunior yang paling menyebalkan,”Yong Soon menyelesaikan aktifitas makan malamnya, lalu berdiri dari duduknya untuk mengambil minum di kulkas.

“Tapi aku suamimu.”

“Lalu? Sudah Kyu, jangan melakukan yang aneh-aneh,”

“Pria itu pasti datang iyakan? Kau takut kalau aku datang kau tidak bisa menemui pria itu,”

Yong Soom berdecak pelan mendengar perkataan Kyuhyun yang menuduh seperti itu. Meski dia sedang kesal dengan Kyuhyun sekalipun tidak ada niatan untuknya berselingkuh. Meski Kyuhyun menyebalkan dan sok mengatur, dia tidak pernah berniat selingkuh.

“Namanya Joo Hyun, Kyu. Joo Hyun oppa memang selalu datang, dia satu kampus denganku juga.”

“Kau bahkan memanggilnya oppa?!”Kyuhyun menghampiri Yong Soon yang kini tengah menuci piring. Dia tepat berdiri disamping Kyuhyun.

“Oh, kau juga ingin dipanggil oppa, baiklah.”Yong Soon menoleh sebentar ke arah Kyuhyun yang sudah memasang wajah cemberut.

“Tidak, aku jadi semakin terlihat tua jika kau memaggilku oppa,”gadis itu hanya bisa mendesah pelan dengan kelakukan Kyuhyun yang seperti anak kecil ini.

Yong Soon mengeringkan tangannya dan berjalan ke kamar, Kyuhyun mengekorinya di belakang. Gadis itu naik ke tempat tidur dengan buku ditangannya. Kyuhyun pun ikut dan duduk disamping Yong Soon yang bersandar di kepala tempat tidur. Gadis itu tengah serius membaca.

“Kau ingin hadiah apa untuk kelulusanmu?”tanya Kyuhyun mengalihkan pembicaraan dari Joo Hyun. Yong Soon melirik sekilas Kyuhyun sebelum kembali menekuri buku bacaannya.

“Tidak perlu, tidak ada yang kuinginkan.”jawab Yong Soon.

“Bagaimana dengan baby,”wajah Kyuhyun tepat dihadapan Yong Soon dna gadis itu langsung memukul kepala Kyuhyun denga bukunya.

“Dasar mesum!”

Kyuhyun mengusap kepalanya dengan bibir yang dia kerucutkan, dia hanya berniat menggoda Yong Soon tapi malah mendapatkan perlakukan kasar seperti ini. “Kau kasar sekali pada suamimu,”keluh Kyuhyun. Yong Soon langsung menangkup wajah Kyuhyun dan mengusap kepala suaminya itu.

“Oh, sakit sekali ya suamiku, maaf.”Yong Soon memasang wajah pura-pura bersalah membuat Kyuhyun berdecak pelan dan melepaskan tangan Yong Soon dengan kasar sementara gadis itu langsung mengecup bibir Kyuhyun lagi. “Aku ingin buku pride and prejudicei juga gone with the wind”lanjut Yong Soon.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya berpura-pura marah tentu saja. Yong Soon mendekati tubuh Kyuhyun dan mengguncangnya pelan. “Ya, kau marah Kyu, isshh sensitif sekali”Kyuhyun tidak bergeming.

“Kyu,”

Kyuhyun menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya masih melancarkan aksi marahnya. “Sayang,”akhirnya Yong Soon mengelurkan panggilan yang sebenarnya amat tidak disukai Yong Soon untuk disebutkan namun biasanya Kyuhyun akan berhenti marah, jika sudah dipanggil seperti itu. Benar saja Kyuhyun sudah membuka selimutnya.

Poppo,”Kyuhyun menunjuk bibirnya. Yong Soon memutar bola matanya lalu mulai mendekati wajah Kyuhyun sementara pria berkulit pucat itu langsung menarik pinggang Yong Soon sehingga menindih tubuhnya.

“Yongie-ya, aku merindukanmu. Hanbon

Yong Soon menenggakan tubuhnya lalu merebahkan tubuhnya dengan membelakangi Kyuhyun. “Aku lelah.”

**

Kyuhyun baru saja menyelesaikan kegiatannya hari ini bersama member yang lain. Mereka tengah menuju mobil saat ini sampai Kyuhyun berhenti berjalan dan menghentikan langkah Sungmin yang berjalan disampingnya.

Hyung, aku baru ingat sesuatu”ujar Kyuhyun dengan pandangan menerawang. Sungmin disampingnya mengerutkan dahinya.

“Apa?”tanya Sungmin.

“Temani aku membeli hadiah untuk Yong Soon”pinta Kyuhyun.

“Hadiah? Bukankah ulang tahun Yong Soon masih satu bulan lagi?”tanya Sungmin lagi.

“Dia akan lulus besok dan dia memintaku membelikannya hadiah,”terang Sungmin dan pria itu hanya menganggukan kepalanya sembari kembali berjalan.

“Memangnya dia mau hadiah apa?”tanya Sungmin.

“Buku,”

Sungmin terkekeh pelan, cukup dengan buku Yong Soon sudah senang. “Istrimu itu Kyu. Buku adalah hadiah yang paling berharga untuknya.”

“Sebentar lagi dia akan membuat perpustakaan di apartemen kami”Kyuhyun mendesah pelan membayangkan kamar Yong Soon dulu kini sudah berubah menjadi perpustakaan kecil dengan lemari-lemari dan rak-rak yang berisi koleksi buku-buku istrinya itu. Kyuhyun tidak habis pikir dengan hobi Yong Soon, sangat mencintai buku.

Keduanya tidak pulang bersama yang lain melainkan pergi ke toko buku. Dengan penyamaran yang lengkap mereka masuk ke toko buku bahasa Inggris yang ada di pusat kota itu. Kyuhyun segera mencari buku yang Yong Soon inginkan sementara Sungmin pergi untuk melihat-lihat koleksi buku yang dijual. Tidak butuh waktu lama Kyuhyun sudah menemukan kedua buku tebal itu. Dia hanya bisa mendesah pelan melihat betapa tebalnya buku yang akan dia beli ini.

Kyuhyun segera membayar kedua buku tersebut lalu keduanya keluar dari toko buku.

Hyung, menurutmu kejutan apa yang harus aku berikan padanya. Aku ingin membuat sesuatu  yang berbeda di hari kelulusannya,”ujar Kyuhyun ketika mereka sudah kembali ke mobil.

“Datang ke acara kelulusannya.”

“Dia tidak membolehkannya,ada saran lain?”tanya Kyuhyun.

Sungmin tampak berpikir sejenak sebelum menjalankan mobilnya. “Ah, aku tahu hyung. Aku pergi sebentar, tunggu, ne?”Kyuhyun kembali keluar mobil dengan cepat bahkan sebelum Sungmin sempat berbicara.

**

Yong Soon mematut dirinya di depan cermin yang ada di kamarnya, memperhatikan penampilannya yang berbalut gaun putih selutut. Gaun yang merupakan pemberian dari ibunya untuk kelulusannya hari ini. Wajah naturalnya terlihat semakin manis dengan gaun putih aksen bunga-bunga dilehernya. Yong Soon tersenyum sekilas mengamati rambut panjangnya yang dia gerai begitu saja. Rambut panjang yang oleh Kyuhyun sama sekali tidak boleh dipotong agar Yong Soon masih terlihat seperti seorang gadis.

Terdengar bunyi bel, gadis penyuka beruang itu segera keluar kamarnya dimana Kyuhyun masih tertidur pulas di atas tempat tidur. “Eomma, appa”ujar Yong Soon ketika melihat kedua orang tuanya disinilah yang datang.

“Apa kabar sayang?”wanita paruh baya yang dipanggilnya eomma memeluknya sekilas.

“Baik, appa”Yong Soon beralih pada pria paruh baya yang dipanggilnya appa itu.

“Kyuhyun dimana?”tanya ibu Yong Soon pada gadis dihadapannya.

“Dia masih tidur. Dia baru pulang tadi pagi,”jawab Yong Soon.

“Dia tidak ikut?”tanya appa Yong Soon.

“Tidak boleh, ayo berangkat.”

Untuk kelulusannya, Kedua paman dan bibinya yang biasa dipanggilnya ayah dan ibu-lah yang datang. Sebenarnya kedua orang tuanya juga ingin datang tapi Yong Soon mengatakan tidak perlu datang. Dia tahu betapa sibuknya kedua orang tuanya disana. Jadilah ibunya mengirimkan sebuah gaun putih untuk dipakai putrinya itu.

Yong Soon benar-benar tampak berbeda hari ini, mungkin jika Kyuhyun melihatnya tidak akan percaya bahwa gadis yang tengah menerima buket bunga diatas stage ini adalah istrinya. Dia benar-benar tampak seperti seorang wanita saat ini. Ketika dia turun setelah menerima medali kedua orang tuanya langsung memeluknya.

Beberapa teman Yong Soon juga menghampirinya dan memeluknya. Se Ra juga ada disana.

“Yong Soon-ah, akhirnya kita lulus,”Se Ra memekik senang seraya memeluk tubuh Yong Soon. “Kyu oppa tidak datang?”tanya Se Ra ketika menyadari tidak ada sosok yang dia sukai itu disini. Bukankah ini momen penting Yong Soon?

“Dia masih tidur. Lagipula aku tidak mau membuat kampus heboh karena kedatangannya”

“Ah iya benar juga. Aku lupa kalau Kyuhyun oppa sangat terkenal. Apa dia memberikanmu sesuatu, hadiah?” Se Ra selalu tampak bersemangat ketika sudah membicarakan Kyuhyun. Yong Soon hanya menegakkan bahunya.

“Yong Soon-ah,”namanya dipanggil oleh seorang pria jangkung berkaca mata, Yong Soon berbalik dan tersenyum senang melihat kedatangan seorang pria yang telah dianggap kakaknya itu namun Kyuhyun tidak menilai seperti itu. Pria yang selalu membuat Kyuhyun cemburu akhir-akhir ini, Joo Hyun.

Sebuket mawar merah diberikannya pada gadis bergolongan darah AB ini. Yong Soon menerimanya dengan wajah senang kemudian memeluk Joo Hyun sekilas. “Terima kasih oppa,” Joo Hyun menepuk kepala Yong Soon perlahan.

“Selamat,”ucap Joo Hyun.

“Joo Hyun oppa, kau tidak memberiku bunga?”Se Ra yang sejak tadi disamping Yong Soon berbicara dengan nada sebal karena hanya Yong Soon yang diberikan bunga.

“Ah, iya aku lupa se-“

“Selamat,”seseorang menyodorkan bunga lagi kehadapan Yong Soon membuat gadis itu terkesiap kaget.

Pria tinggi yang berkulit pucat ini tengah berdiri tepat disamping Joo Hyun dengan kacamata hitam bertengger diwajahnya. Dia membukanya lalu menoleh pada Joo Hyun yang kini terlihat bingung melihat ekspresi kaget Yong Soon. Gadis itu meringis pelan sementara Se Ra tampak bahagai melihat pria yang disukainya itu datang.

“Joo Hyun-ssi, kau masih ingat aku? Ah mungkin kau lupa. Biar aku perkenalkan diriku lagi. Aku Cho Kyuhyun, suami dari gadis yang kau beri bunga, Cho Yong Soon,”Kyuhyun berkata dengan menekankan nama Yong Soon dan memberikan senyuman meremehkan pada Joo Hyun yang malah semakin memasang wajah bingung.

Yong Soon menghela nafas perlahan, sementara Se Ra disampingnya tidak hentinya tersenyum memandangi wajah Kyuhyun yang memakai setelan jas hitam lengkap,membuatnya tampak sangat mempesona di mata Se Ra. Joo Hyun mengangguk-anggukan kepalanya lalu melirik Yong Soon. Dia tidak menyangka kalau dihadapannya ada seorang Cho Kyuhyun, meski dia tidak terlalu tentang perkembangan dunia musik negaranya tapi siapa yang tidak tahu Cho Kyuhyun. Magnae Super Junior, hanya saja dia tidak habis pikir kalau ternyata dialah suami Yong Soon.

“Ah satu lagi. Aku member Super Junior,kau tahu Super Junior, kan?”lagi-lagi Joo Hyun hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya.

“Bagus, maaf kemarin aku tidak sempat memperkenalkan siapa aku sebenarnya,”Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan .

Oppa, aku permisi dulu.” Yong Soon menarik tangan Kyuhyun berjalan meninggalkan dua orang yang tengah terpaku karena dua hal yang berbeda.

Sepanjang ditarik Yong Soon, Kyuhyun tampak senang. Akhirnya dia bisa mengatakan pada Joo Hyun siapa dia dan dia yakin setelah ini Joo Hyun akan menjaga jarak bahkan menghindari istirnya ini.

“Kenapa kau datang?”nada jengkel tidak bisa tidak terdengar dari suara Yong Soon. Mereka sudah sampai di depan mobil hitam Kyuhyun. Pria itu tersenyum, yang selalu Yong Soon sebut senyum menyebalkan.

“Kau pergi  begitu saja saat aku tidur.” Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Yong Soon dan itu membuat Yong Soon semakin kesal.

Gadis itu berdecak pelan kemudian pergi meninggalkan Kyuhyun yang kini hanya bisa mendesah pelan. Namun setelahnya sebuah senyum tersungging dibibirnya, entah apa yang dia rencanakan.

**

“Dia itu sangat menyebalkan, merusak momen kelulusanku!!”Yong Soon tidak henti-hentinya menggerutu dihadapan kedua sahabatnya yang kini tengah datang berkumpul di apartemen Rae Bin.

Yong Soon berjalan mondar-mandir sambil terus mengumpat dan mengomel. Sementara ketiga gadis lainnya di ruangan ini hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Sudahlah Yongie-ya, memangnya kenapa kalau Kyuhyun bilang yang sebenarnya pada Joo Hyun,”ujar Rae Bin. Yong Soon berhenti mondar-mandir lalu duduk di sofa.

“Dia akan tahu aku telah berbohong selama ini padanya,”

“Lalu kenapa? Kurasa Joo Hyun mengerti alasanmu tidak mengatakan yang sebenarnya selama ini. Kau itu aneh,kenapa harus takut ketahuan berbohong. Kau memiliki perasaan pada pria itu?”selidik Rae Bin.

Eonnie, tidak mungkin. Aku hanya menggapnya kakak tidak lebih tapi tetap saja,”

“Lalu apa masalahnya?”Yeon Ji menyahut.

Yong Soon mendengus kesal merasa tidak ada yang membelanya.

“Kuenya sudah jadi,”Je Ri datang dari arah dapur dengan sebuah cake cantik yang dia kerjakan sejak pagi demi Yong Soon, sahabatnya.

Yong Soon tampak senang melihat kue berwarna putih itu dengan hiasan beruang coklat diatasnya.Seketika itu juga dia lupa dengan kekesalannya pada Kyuhyun.

“Selamat, kau sudah lulus!”ujar Je Ri dan menaruh kue itu dihadapan Yong Soon. “Kita akan berpesta malam ini,”lanjutnya. Rae Bin dan Yeon Ji hanya tertawa pelan sebagai tanggapan terhadap tingkah polos Je Ri.

“Kita potong kuenya,”

Ketiga sahabat itu larut dengan suasana pesta sederhana yang mereka buat, ketiganya bermain-main dengan krim kue buatan Je Ri dan tertawa bersama ketika muka mereka sudah penuh krim yang saling ditempelkan ke wajah masing-masing.

**

Kyuhyun bangun begitu pagi bahkan sebelum Yong Soon bangun, pria berkulit pucat itu turun dari tempat tidur kemudian keluar kamar dengan langkah perlahan. Dia kembali tidak begitu lama dengan sebuah kotak besar berwarna biru, diletakkanya tepat disamping Yong Soon, diatas tempat tidur. Didekatinya tubuh istrinya itu mengamati wajah Yong Soon yang masih tertidur pulas. Gadis ini tengah marah padanya dan tidak mau bicara dengannya semalaman.

“Hanya gara-gara Joo Hyun, kau mendiankamku. Lihat apa yang akan aku lakukan padamu hari ini.” Dikecupnya kening Yong Soon perlahan agar tidak membangunkannya lalu ia masuk ke dalam kamar mandi.

Yong Soon terbangun ketika Kyuhyun sudah pergi. Dia sedikit terkejut ketika mendapati sampingnya telah kosong. Namun dia menyadari ada sesuatu di atas tempat tidurnya. Sebuah kotak biru yang besar. Diambilnya kotak biru itu dan membukanya. Dua buah buku berwarna coklat ada disana, buku yang Yong Soon minta sebagai hadianya. Yong Soon tersenyum sekilas lalu mengambil secari kertas diatas tumpukan buku itu.

Selamat,kau sudah lulus. Bagaimana kalau kita merayakannya hari ini. Kutunggu di Les Blues jam 9 malam.

 

-Kyuhyun-

 

                “Kyuhyunku yang bodoh.”Yong Soon menaruh kertas itu kembali dan matanya beralih pada satu benda lagi yang ada di dalam sana. Diambilnya sesuatu yang berwarna biru. Sebuah gaun. Senyuman kembali tebentuk di wajah Yong Soon.

“Permintaan maaf, eoh?”Yong Soon kembali menaruh gaun itu ke tempatnya lalu dia turun dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi.

Pagi berangin ini tetap mengharuskan Yong Soon untuk pergi bekerja. Dirapatkannya jaket coklat kembaran dengan Kyuhyun yang sedang ia kenakan. Kedua tangannya dia gosok-gosokkan untuk menghalau dingin. Wajahnya sedikit pucat karena udara yang dingin.

“Yong Soon-ah,”gadis itu sedikit terlonjak kaget ketika mendapati seseorang duduk disampingnya di dalam bus. Joo Hyun.

Oppa”sapanya. Joo Hyun tersenyum, ada rasa bersalah pada diri Yong Soon karena kejadian kemarin. “Maaf untuk yang kemarin oppa,”ujar Yong Soon.

Joo Hyun menoleh dan kembali tersenyum “Maaf untuk apa, kau tahu aku tidak menyangka kalau Kyuhyun yang kau maksud itu Kyuhyun ‘Super Junior’,” Joo Hyun menggelengkan kepalanya tidak percaya, sementara Yong Soon hanya bisa tertawa pura-pura.

“Kulihat dia sangat mencintaimu, eoh?”

Lagi-lagi Yong Soon hanya bisa mengangguk.

“Dia memang agak terlalu posesif,”

“Kurasa wajar dia posesif untuk gadis yang mudah disukai sepertimu,”

“Eh?”

“Tidak apa-apa,semoga kehidupan rumah tanggamu bahagia, Yongie-ya,”

Oppa,”

**

Berulang kali Yong Soon mengecek ponsel putihnya, menunggu pesan atau telepon dari pria yang tengah dia tunggu. Siapa lagi kalau bukan Kyuhyun. Gadis dengan gaun biru itu tengah duduk di sebuah restoran dengan pandangan menerawang keluar jendela. Kyuhyun mengajaknya makan malam namun seharian pria itu sama sekali tidak menghubunginya bahkan sampai saat ini. Yong Soon sudah mengiriminya pesan bahkan meneleponnya namun tidak ada pesan yang dibalas begitupun juga dengan telepon yang tidak diangkat.

Yong Soon tampak gelisah, sudah setengah jam dan belum ada tanda-tanda pria itu datang. Gerutuan mulai keluar dari mulut gadis ini. Apa jangan-jangan Kyuhyun mengerjainya? Pikir Yong Soon. Kalau sampai seperti itu, dia benar-benar akan menghabisi Kyuhyun.

Menit-menit berlalu dan tidak disangka sudah satu jam Yong Soon menunggu Kyuhyun. Gadis itu sudah benar-benar marah saat ini. Dia berdiri dari duduknya kemudian berjalan keluar dari restoran itu. Wajahnya cemberut sepanjang jalan kembali ke apartemennya. Begitu sampai di depan pintu apartemennya, dengan kasar dia memnecet kombinasi password apartemennya dan membuka pintu tersebut.

“Cho Kyuhyun menyebalkan, menyebalkan, menyebalkan!!!”Yong Soon mengganti sepatunya dengan sandal rumah lalu masuk ke dalam apartemennya yang gelap. Dengan meraba-raba dia mencari saklar lampu dan begitu lampu dinyalakan.

Happy graduation”ada banyak orang di ruangan ini. Ke semua member Super Junior ada disana beserta ketiga sahabatnya. Ah, bahkan ada Hyo Soo.

“Kalian”lirih Yong Soon.

“Kau sungguh sangat sabar menunggu selama satu jam disana. Hampir saja aku menjemputmu kesana”Kyuhyun muncul diantara mereka dengan seringaian jahilnya dan ditanggapi dengan death glare dari Yong Soon.

“Mereka yang menyuruhku berbohong padamu,”bela Kyuhyun.

“Aissh, sudah ayo kita mulai pestanya,”Hyo Soo menarik tubuh Yong Soon untuk masuk. Gadis itu masih memberikan lirikan tajampada Kyuhyun yang hanya ditanggapi dengan tawa pelan dari pria itu. Dia begitu senang bisa membuat Yong Soon kesal.

Ruangan tengah apartemen ini benar-benar sudah disulap menjadi sebuah ruangan pesta, lengkap dengan hiasannya. Sebenarnya Kyuhyun tidak berniat sampai membuat pesta seperti ini, awalnya dia memang hanya inin mengajak Yong Soon makan malam. Namun tida menyangka ternyata hyung-hyungnya ingin membuat pesta kecil-kecilan untuk Yong Soon. Jadilah terpaksa dia berbohong pada Yong Soon, agar mereka bisa menyiapkan ini semua.

“Kau berhutang maaf padaku,”ancam Yong Soon pada Kyuhyun yang tengah berdiri disampingnya, memeluk pinggang Yong Soon dengan posesif.

“Kau berhutang janji yang harus ditepati,”Yong Soon menoleh pada Kyuhyun dan menatapnya bingung. Janji? Apa yang sudah ia janjikan pada Kyuhyun, rasanya tidak ada. Pikir Yong Soon.

Baby, kau bilang kalau kau sudah lulus, kita bisa memiliki bayi, kau ingat,hm? Bisa kutagih janjimu sekarang”

“Ya!Cho Kyuhyun mesum!”

Advertisements

23 thoughts on “FF: Graduation (KyuSoon Couple)

  1. Hahahaha neomu neomu neomu johaaaaa~
    Daebak eonnie FFnya .. Hhahahaha senyum2 sendiri bacanya !! Kereeen~
    Kekeke aigooo Kyu yadong .. Asiiik berarti nnti ada Baby KyuSoon duuuund .. Azeeeek .. Hehehe di tunggu yah eon .. Semangat !!

  2. chukkae yong soon ah, akhir ny lulus juga..
    yg lulus yong soon knapa kyu yg mnta hadiah –‘ LOL

    ya!! dasar yadong, ngambil ksempatan dalam ksempitan mulu nih c kyu, yda cepetan d bikin(?) baby ny..
    ga kebayang pasti yong soon makin repot karna punya 2 baby^^

  3. Hahaha happy graduation yongsoon !! Sifat kyu yg posesif emg udh ciri khas dia dan ga bisa di ilangin kayanya wkwkw gapapa ko kyu tetep keren *nah?*
    Baby oh baby ku tunggu kehadiranmu hihihi

  4. Kyaaaaaaa finally graduation !!!
    Baby baby baby baby baby !!! Ayo buat baby !
    Hohohohho ga sabar liat suami istri abnormal ini punya anak !

  5. Haha.. Aigo.. Lucunya mereka..
    Wellm, bacanya bs bikin senyum2 gaje kekeke
    sifat kyu dan yong itu sm2 pencemburuuuuuuuuuuuuu hihi..
    Nah.. Kyu dah minta tuh, kepengen bgt baby. Apa yong akan mengabulkannya yah?
    Yong ternyata sgt menyukai membaca.. Hemm.. Sm kyk aku. Bedanya aku beli buku klo ada duit, mungkin klo aku jd yong.. Aku jg dah punya perpustakaan kecil dirmh keke
    ff nya daebak dan romantis
    lanjut

  6. hahahaha…romantis banget kyuhyunnya..lucu juga..tp yoongsun agak menyebalkan..knapa dia lebih memberatkan rasa sungkannya pada jonghyun drpd orasaan suaminya sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s