FF: You Are The Apple In My Eyes 13

“Selamat menempuh hidup baru, masa remajaku”

“Kyuhyun-ah, cepatlah. Katanya kau tidak mau terlambat”manajer hyung berdiri diambang pintu kamarku. Aku tengah merapihkan kemeja putih yang aku kenakan. Aku meliriknya lewat cermin kamarku.

“Iya, tunggu aku lima menit lagi”kataku.

“Aku tunggu di mobil”dia pun berlalu dari kamarku.

Kuambil jas hitam diatas tempat tidurku, memakinya namun mataku tertuju pada buku biru penuh kenangan yang tergeletak terbuka diatas tempat tidurku, aku ingat semalam aku kembali membuka-buka buku itu. Kuambil buku itu, kubuka halaman pertamanya, disana aku menggambar wajah Yong Soon dengan asal dan penuh kekesalan karena dia memaksaku belajar hingga tengah malam, kubuka secara acak buku-buku itu. Ada beberapa gambar lagi, dimana aku menuliskan namaku dan namanya lalu diberikan tanda cinta ditengahnya. Sungguh kelakukan bodoh sekali. Aku tersenyum sekilas kemudian kubalik ke halaman terakhir, halaman favoritku. Foto itu kini sudha kutempel dihalaman terkahir itu.  Satu-satunya fotoku bersama.

Terlalu banyak kenangan bersama gadis ini yang sudah mewarnai hidupku sejauh ini, kualihkan tatapanku pada sarung tangan strawberi yang masih aku simpan juga, kuambil sarung tangan itu, menatapnya sekilas. Kenangan kami pergi ke Namsan Tower berkelebat dipikiranku. Sarung tangan itu kumasukkan ke dalam laci meja kecil disamping tempat tidurku.

Aku keluar kamarku dengan membawa buku biru ditanganku, menuju lapangan parkir, dimana manajer hyung sudah menungguku dengan menggerutu karena sebenarnya setelah ini aku masih ada jadwal lagi dan aku tidak boleh telat. Aku tidak mau melewatkan momen ini tentu saja, kapan lagi aku bisa merasakannya, mungkin butuh waktu lama.

Mobil sedan hitam ini meluncur membelah kota Seoul yang tetap saja ramai diakhir pekan ini. Semakin jauh mobil berjalan meninggalkan hiruk pikuk kota yang sibuk ini, melewati jalanan kecil dengan pemandangan padang rumput hijau, khas musim semi. Sampai akhirnya mobil berhenti di depan sebuah gereja berdinding batu alam yang sangat indah. Aku keluar dari mobil masih dengan buku biru itu lalu berjalan masuk ke dalam gereja ke sebuah ruangan berpintu coklat.

Kuketuk pintu itu beberapa kali menandakan kalau aku mau masuk, sebelum mulai kuputar kenop pintunya dan membukanya.

“Hai”sapaku, seorang gadis bukan dia sudah benar-benar menjadi wanita dewasa sekarang, mengenakan gaun pengantin putih yang membalut tubuh sempurnyanya. Rambut panjangnya dibiarkannnya tergerai hanya diikita sedikit. Sungguh dia benar-benar sangat cantik hari ini. Aku terpana ditempatku. Dia tampak seperti malaikan saat ini. Kunormalkan kembali perasaanku sebelum aku berpikiran yang aneh. Kututup pintu itu lalu mendekat padanya.

“Kau sangat cantik Yong Soon-ah”kataku tulus, dia tersenyum kemudian maju memelukku.

“Terima kasih”katanya.”Aku senang kau bisa datang”lanjutnya.

“Tentu saja, aku tidak akan melewati momen spesial seumur hidupmu ini”dia melepaskan pelukannya. Rasanya aku ingin kembali memeluknya, menumpahkan perasaanku saat ini, perasaan senang sekaligus sedih.

“Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu”kataku, dia terlihat menunggu apa yang ingin aku tunjukkan. Aku buka buku biru itu dan menunjukkan halaman terkahir buku itu yang berisi foto kami berdua juga sebuah tulisan.

‘Selamat menempuh hidup baru masa remajaku’

Matanya berkaca-kaca melihatnya, dia mengalihkan tatapannya padaku. Mata coklat beningnya itu berkaca-kaca. Aku segera memeluknya, mendekapnya dengan erat.

“Jangan menangis nanti kau tidak cantik lagi di depan calon suamimu”kataku sambil mengusap punggungnya.

“Terkadang sesuatu tidak berjalan sesuai dengan yang kita inginkan”

“dan sesuatu berjalan sesuai dengan yang kita inginkan”aku menambahkan. “Dan ini yang kita inginkan”

“Bukan, ini yang harus kita jalani bukan yang kita inginkan”kulepaskan pelukanku dan menatap manik matanya, diapun melakukan hal yang sama. Kusentuhkan tanganku dipipinya, mengelusnya perlahan. Dia sangat cantik dan calon suaminya adalah laki-laki paling beruntung bisa memilikinya.

Aku tidak mengerti apa yang aku pikirkan saat ini. Aku tahu ini salah tapi biarkan aku memberikannya ciuman perpisahan. Kusentuhkan bibir sewarna plum itu perlahan, kupejamkan mataku begitupun dia. Lewat ciuman ini aku ingin menyalurkan perasaan cintaku pada gadis ini. Betapa aku merasa kehilangannya saat ini dan butuh waktu lama untuk bisa menerima kenyataan ini.

“Aku mencuri ciuman pengantin wanita dari pengantin pria, aku harus minta maaf apda calon suamimu kalau begini”kataku terkekeh pelan dia ikut tertawa pelan.

“Dan itu menjadi ciuman pertamaku Kyu. Aku selalu berharap kaulah yang menjadi ciuman pertamaku dan aku senang itu benar-benar kau”

**

Dia terlihat sangat anggun berjalan menuju altar, disana suaminya sudah menunggu dengan tuksedo putih. Kurasa mereka tampak serasi. Siapa sangka laki-laki yang menjadi suami Yong Soon sebentar lagi adalah laki-laki yang pernah aku lihat waktu itu. Lee Donghae namanya. Dia laki-laki paling beruntung mendapatkan gadis seperti Yong Soon.

Yong Soon memberitahuku kalau dia sudha bertunangan dan akan menikah dalam waktu dekat sepulang kami makan siang hari itu. Awalnya aku terkejut namun aku tahu tidak ada yang bisa aku lakukan lagi selain berharap kebahagiaan padanya.

Keduanya mengucapkan janji sehidup semati dan Yong Soon sudah menjadi milik laki-laki itu. Mereka terlihat bahagia, Donghae mencium kening Yong Soon dan rasanya melihat itu sama seperti saat Sungmin mencium Yong Soon. Cemburu namun aku tahu, aku tidak punya hak cemburu padanya setelah ini.Dia milik Lee Donghae.

Setelahnya dilakukan resepsi kecil-kecilan, manajerku terus saja mengingatkanku tentang jadwalku selanjutnya, aku tahu. Aku tidak akan membolos hanya saja aku ingin sedikit lebih lama bersama gadis ini, memandanginya yang kini tengah menerima ucapan selamat dari beberapa sahabat Donghae mungkin.

“Hei, tuan sibuk”seseorang menepuk bahuku perlahan, aku tersenyum ringan pada Changmin disampingku, dia mengikuti arah pandangku.”Hidup tidak akan berhenti hanya-“

“Karena kau tidak mendapatkan gadis yang kau sukai”aku melanjutkan kata-katanya dan selanjutnya kami tertawa bersama. “Tapi akan butuh waktu lama untuk bisa melupakannya membuka hati untuk gadis lain”kupandangi lagi gadis manis itu.

“Aku tahu dan kau akan mendapatkan gadis yang lebih baik”

“Dia yang terbaik Changmin-ah”

Whatever, asal jangan tiba-tiba aku mendengar berita. Seorang penyanyi yang sedang naik daun Cho Kyuhyun bunuh diri di apartemennya”kupukul bahunya membuatnya meringis lalu kami tertawa bersama.”Ayo kita ucapkan selamat padanya”Changmin mengajakku ke tempat Yong Soon, aku mengangguk dan mengikuti Changmin berjalan.

Aku menyalami Lee Donghae lebih dulu.

“Selamat, jaga Yong Soon baik-baik”pesanku.

“Pasti”dia tersenyum kemudian beralih menyambut tangan Changmin. Aku dihadapannya kini. Dia tersenyum menatapku dan langsung memelukku.

“Terima kasih sudah datang Kyu”aku harus mengingat momen terakhir dia akan memelukku seperti ini, kurekam diotakku agar bisa aku kenang suatu saat nanti.

“Selamat menempuh hidup baru masa remajaku”lirihku dan itu akan menjadi kata terakhir yang kuucapkan padanya seakan menjadi kata penutup sebuah buku cerita dan bukankah memang seperti itu. Kisahku dengannya sudah selesai. Jika diibaratkan dia seperti apel yang manis dilihat oleh mata tapi tidak untuk dimiliki.

FIN

Advertisements

45 thoughts on “FF: You Are The Apple In My Eyes 13

  1. akhhhhh ternyata ga sama kyu Σ(゚Д゚)

    bener2 verita yg ga bsa k tebak, padahal aku pikir mereka bakal bersama2, daebak thor

  2. akhhhhh ternyata ga sama kyu Σ(゚Д゚)

    bener2 cerita yg ga bsa k tebak, padahal aku pikir mereka bakal bersama2, daebak thor

  3. whooaa ada apa dg ending ny???? ga rela TT
    knapa mereka ga nikah? atau knapa ga tiba2 kyu ny bawa kabur yongsoon gt? hiks hiks 😦

    sekuel dong thor, trus bikin yong soon ny balik lagi sama kyu,
    greget ama ending ny #tarik kyu ke KUA#

  4. Yah. . . .eonnie, aku kecewa sama endingnya, aku kira mereka berdua bakal bersama dan nikah…
    Huweeee 😥
    #nangisbarengddangkoma

  5. ff nya bgs bgt. tp ending nya sedikit mengecewakn dgn tiba2 yong soon menikah dgn Kyu . jauh dr seperti yg diharapkan . thor coba buat ending versi lain. versi kyu & yong soon yg menikah =)

  6. Aku kira akhirnya bakal sma Kyu .. Tp ternyata sma Hae .. Ahhhhh sedikit kecewa … Tp dri FF ini ada pesan klu ending gak mesti bahagia … Hahahaha .. Good job eon .. FFnya makin keren ajh siiih~
    Sukses terus eon .. Ditunggu next FFnya 😀

  7. Tuuuhh kaaannnn… endingnya ga enak bgt sm kyk filmnya!! 😦

    Kenapa harus sm Donghae? Donghae kn udh pny aku!! *eh ‘-‘)a Aku ma Kyu aja deh 😛

    But, gomawoyo~ aku suka ffnya!! ‘-‘)*

  8. ;)Telat baca telat baca…
    Huaaaa ini ending nya?haaa padahal berharap kyu sempet pcrn gitu sm yong soon yah tp mlah yong soong langsung nikah sm ikan ganteng,bagian sweet itu pas ciuman td waahh kyu pengantin org dicolong ciuman nya hadehh wkwkwk
    eonnie daebak deh ff nya,kita tunggu yg ff lain ya,fightiing annyeong

  9. eon ff ini terinpirasi sama film taiwan yang judulnya you are the apple of my eyes ya? saya suka eong jadi bisa ngebayangin kyu yang jadi cowok nakal nya 😀

  10. waahh ternyata gak bisa bersatu ya hiks tapi keren ceritanya ampe terbawa emosi lho thor :).. thor sekali2 dong buat ff yg comedi romance,,, ^0^ salam kenal ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s