FF: You Are The Apple In My Eyes 2

“Aku tidak mengerti kenapa kau begitu rajin belajar padahal 10 tahun lagi kau tidak akan menemukan Log di pekerjaanmu, kau percayakan?

 

**

“Cho Kyuhyun, bangun!”teriakkan memekakakan telinga itu tepat ada disampingku, memangnya sudah jam berapa ini sehingga kakak tercintaku itu harus berteriak untuk membangunkanku. Aku menarik selimut untuk menutupi tubuhku namun selimut itu tertahan.

Noona biarkan aku tidur lima menit lagi”pintaku.

“Bangun kau Cho Kyuhyun!atau kusiram air”mendengar ancamannya aku segera bangun. Aku tidak mau kejadian bulan lalu terulang kembali, karena aku sama sekali tidak mau bangun dia langsung menyiramku dengan air di tempat tidur.

Aku mengacak-acak rambutku yang sudah berantakan dan berdecak kesal. “Segera mandi”ujarnya sebelum aku mendengar pintu kamarku kembali ditutup.

Dengan mata masih setengah terpejam aku berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Satu hari yang menyebalkan lagi.

Bagiku, aku baru benar-benar hidup dari mulai sore hari hingga tengah malam. Sementara pagi hingga siang hari aku hanyalah robot. Aku menaiki bus yang akan membawaku ke tempat dimana robot itu bekerja.

“Hei Kyu”seseorang menepuk kepalaku dengan kencang, aku menepis tangannya dengan kasar kemudian membalas menepuk kepalanya lagi. Akhirnya kami malah saling pukul diatas bus hingga kami harus menghentikannya saat tatapan tajam penumpang mengarah pada kami.

“Sungmin-ah, kau sudah baik-baik saja?”tanyaku pada Sungmin, siapa lagi yang suka menepuk kepalaku kalau bukan Sungmin. Dia mengalihkan tatapannya keluar jendela. Posisi kami sedang berdiri saat ini karena tidak mendapat tempat duduk.

“Tentu saja”dia tersenyum sambil menoleh padaku. Dia pikir aku bisa dibohongi olehnya, lihat saja wajahnya masih kusut begitu.

Aku mengedarkan pandanganku ke bagian belakang bus dan mendapati Choi Yong Soon duduk di sisi kanan bus, kini dia tengah membaca sesuatu. Sepertinya hidupnya hanya untuk membaca saja. Ah aku jadi ingat kejadian semalam saat bertemu dengannya dijalan. Aku penasaran apa yang dia lakukan malam-malam seperti itu. kurasa untuk gadis pintar seperti dia, malam bukanlah waktu yang tepat untuk berjalan-jalan. Seharusnya dia sedang bercengkrama dengan bukunya.

 

**

Seperti perintah kepala sekolah kemarin, aku duduk tepat dihadapan Choi Yong Soon, murid terpintar di sekolah yang kini bertugas mengawasiku. Aku melemparkan tasku begitu saja diatas meja membuat gadis yang tengah membaca itu sedikit kaget, dia memberikan tatapan membunuh padaku.  Aku menjulurkan lidahku padanya.

Aku merebahkan kepalaku di atas meja, tidur sebelum masuk sepertinya bagus. Tiba-tiba aku merasakan ujung pulpen menusuk punggungku. Dengan kesal aku mengangkat kepalaku dan menoleh kebelakang, siapa lagi yang ada dibelakangku kalau bukan gadis super pintar yang tidak asik dan kini tambah dengan menyebalkan.

Wae?”tanyaku geram.

“Jangan tidur”katanya singkat. Cih, dia benar-benar memainkan perannya dengan baik rupanya. Aku berbalik dan menyandarkan punggungku ke kursi lalu mulai mengambil PSP yang selalu kubawa kemana-mana ini. Tidak bisa tidur lebih baik aku main saja.

Tuk

Pulpen itu kembali mengenaiku, kini ke kepalaku. Aku menggeram pelan. Gadis ini sudah berubah menjadi super menyebalkan rupanya..

Wae?”tanyaku kesal.

“Jangan main”katanya lagi.

Aku berbalik dan menaruh dengan kasar PSP itu ke mejaku. Aku melipat kedua tanganku di depan dada, berpikir apa yang harus aku lakukan lagi. Akhirnya kuputuskan untuk kembali berbalik. Kulihat gadis itu tengah serius membaca buku bacaan dengan judul bahasa inggris.

“Hei”panggilku.

Dia tidak menyahut.

“Hei”aku kembali memanggilnya.

Dan dia kembali tidak menyahut.

“Choi Yong Soon-ssi”kataku lagi.

Akhirnya dia melirikkan matanya padaku.

“Kenapa kau suka sekali belajar?”tanyaku.

“Bukan urusanmu”jawabnya singkat kemudian berdiri dari duduknya dan pergi keluar kelas. Apa? Cih dasar gadis pintar yang sombong, tidak asik dan super menyebalkan.

 

**

 

Pelajaran pertama adalah Bahasa Inggris, ingin rasanya aku keluar dari kelas ini. pelajaran yang sangat membosankan karena hanya menyuruhmu untuk membaca bacaan bahasa Inggris yang sangat panjang dan menjemukkan. Aku mengeluarkan buku dan menaruhnya diatas meja. Ketika Lee sonsaengnim masuk. Wajahnya tampak lebih sangar dari biasanya hari ini dan lebih baik memang tidak mencari masalah dengannya.

“Selamat pagi, keluarkan buku kalian”perintah Lee seonsangnim. Dia menatap kami satu persatu seperti kebiasaannya mengecek siapa yang tidak membawa buku dan akan memberikan hukuman yang sangat berat. Aku saja tidak berani macam-macam dengan guru ini. hukumannya bisa membuatmu mati ah paling tidak pingsan.

Aku merasa sesuatu yang aneh dibelakangku. Gadis itu sepertinya sedang mencari-cari sesuatu. Apa dia tidak membawa buku bahasa Inggris. Wah sungguh sebuah kejutan jika dia tidak membawa buku. Aku menengok ke belakang dan melihat wajahnya cemas sambil mencari-cari bukunya di laci juga tasnya. Aku ingin lihat bagaimana dia tiba-tiba disuruh keluar dari kelas karena tidak membawa buku, bukankah itu akan mencoreng catatan baiknya selama ini.

“Siapa yang tidak membawa buku”ujar Lee seonsaengnim. Aku menyunginggkan senyum sebelahku melihatnya yang masih sibuk mencari buku itu.

Namun tiba-tiba entah mengapa aku merasa kasihan padanya, dia terlihat sangat pucat dan ketakutan. Ah apa aku tersentuh melihat wajahnya. Kutaruh buku bahasa Inggrisku di mejanya.

“Aku saem”kataku sambil berdiri dari dudukku. Sepertinya aku tidak tega melihat catatan baiknya sebagai murid teladan tercoreng. Biarlah dia selalu diatas dan aku dibawah.

“Cho Kyuhyun, kau lagi!kau tahu apa hukumannya tidak membawa buku di pelajaranku?keluar kelas sekarang dan lari keliling lapangan sampai jamku selesai”aku berjalan keluar dari mejaku seperti perintahnya dan keluar kelas.

Aku menjadi malaikat penyelamatmu hari ini Choi Yong Soon, aku meliriknya sekilas sebelum benar-benar keluar kelas.

 

**

“Ini”Changmin memberikanku sebotol air mineral begitu pelajaran bahasa Inggris selesai, aku masih terkapar di lapangan sekolah akibat berlari. “Bagaimana bisa kau tidak membawa buku bahasa inggris, bukankah kau tidak mau mencari masalah dengan Lee saem”ujar Changmin.

Aku meneguk isi botol itu dengan cepat untuk meredakan dahagaku.

“Aku membawa bukunya”jawabku.

“Lalu?”

“Aku meminjamkannya pada Choi Yong Soon

“Apa?!”sudah kuduga ekspresi Changmin akan seperti ini.

“Sudahlah tidak perlu terkejut seperti itu, aku sedang kerasukan setan baik hari ini”kataku sambil berdiri dari dudukku. “Aku lapar, ayo makan”aku berjalan meninggalkannya.

Ketika itu aku melihatnya melintas cukup jauh dariku bersama temannya, aku tersenyum tipis. Bisa-bisanya aku meminjamkannya bukuku sehingga membuatku yang dihukum. Aku sendiri tidak mengerti kenapa aku bisa melakukan hal itu. Aku hanya tidak tega, tidak tega melihat wajahnya yang ingin menangis tadi. Eh, apa yang aku katakan tadi?

 

**

Aku meregangkan kedua tanganku begitu selesai merapihkan buku perpustakaan sebagai hukumanku berkelahi minggu lalu. Rasanya tanganku pegal semua, kenapa bisa ada buku setebal itu di sekolah ini.

“Ehm”aku mendengar seseorang berdehem dibelakangku dan ketika aku menoleh gadis pintar itu yang ada dibelakangku.

“Ada apa?”tanyaku.

“Terima kasih untuk yang tadi”katanya. Aku mengangguk pelan kemudian berjalan melewatinya, mengambil tasku di meja perpustakaan yang mulai sepi ini.

“Hei”panggilnya lagi. Aku berbalik.

“Ada apa lagi?”tanyaku.

“Kenapa kau mau membantuku?”tanyanya.

“Bukan urusanmu”jawabku sama seperti yang dia lakukan padaku tadi pagi lalu melangkah keluar perpustakaan. Aku tersenyum sendiri melihat ekspresinya mengucapkan terima kasih tadi, sungguh sangat lucu. Apa mungkin itu pertama kalinya dia mengucapkan terima kasih pada seseorang?mungkin saja. Gadis lucu, sombong, tidak asik dan super menyebalkan.

 

**

Hari menyebalkan lainnya, selama masih masuk sekolah, aku menyebutnya menyebalkan. Dengan malas aku masuk ke dalam kelasku yang masih sepi. Seperti kebiasaanku, aku langsung merebahkan kepalaku begitu sampai di mejaku. Tidak mempedulikan keadaan sekelilingku saat ini. aku ingin melanjutkan tidurku sebelum pelajaran dimulai.

Tuk

Lagi-lagi pulpen itu menyentuh kepalaku. Dia lebih senang berkomunikasi denganku lewat pulpen yang dia pukulkan ke kepalaku. Aku kan sudah membantunya kemarin lusa, tidak bisakah dia bersikap manis padaku.

Wae?”tanyaku sambil berbalik. Tiba-tiba saja dia menyodorkan sebuah buku dan beberapa kertasa padaku. Aku menaikkan sebelah alisku.

“Untukmu belajar”katanya. Aku tertawa pelan, tertawa mengejek lebih tepatnya.

“Kau meledekku hah?”

“Tidak, aku hanya ingin membantumu. Ehm ungkapan rasa terima kasihku karena mau membantuku. Disitu ada soal-soal yang bisa kau kerjakan dan aku akan mengoreksinya besok pagi”

“Tidak perlu”kataku lagi.

Aku baru menyadari matanya berwarna coklat, dia mengerjapkan matanya perlahan. Kurasa aku tahu kenapa aku mau membantunya kemarin. Aku luluh hanya karena melihat matanya saja. Aku tidak tega melihat mata yang seperti memohon itu. aku mengambil buku dan kertas itu.

“Hei,boleh kutanya sesuatu?”tanyaku padanya.

“Apa?”

“Aku tidak mengerti kenapa kau begitu rajin belajar padahal 10 tahun lagi kau tidak akan menemukan Log di pekerjaanmu, kau percayakan?”

Dia mengangguk.

“Lalu kenapa kau masih saja belajar?”tanyaku lagi.

“Terkadang ada suatu usaha yang tidak membuahkan hasil”

“Ucapanmu seperti orang dewasa saja”kataku sambil berbalik. Dia tetap saja gadis pintar yang tergila-gila belajar, salah aku bertanya seperti itu padanya.

“Hei, jangan lupa besok aku koreksi jawabanmu”katanya sambil menusuk punggungku dengan pulpennya.

Advertisements

18 thoughts on “FF: You Are The Apple In My Eyes 2

  1. Wah….. Kyu jadi orang bodoh disini ya? Trus Yong Soon jd cewek yang super duper pintar dan primadona , haha 😀 Aku jadi penasaran sama kelanjutannya, akankah mereka akan bersatu? Semoga saja
    jangan lama-lama ya thor 🙂

  2. Aah jinjja!!!

    aku mabok kyuhyun disini… secara biasanya kyuhyun bakal jd sosok primadona… pinter.. tampan… kaya!!! semuanya utk kyuhyun dan skrg terbalik!!!

    akhir minggu?? 😦 Sedikit lama but fighting ‘-‘)9

  3. Akhirnya ad ff baru ya…

    Critanya bagus eonn,gak terlalu berat..enteng maksudnya..haha
    ditunggu next partnya eonn..gumawo

  4. haha kyuuu~ bae banget sama yong soo kereeeeen ! aku suka jalan ceritanya apa lagi karakternya kyu yang bedaaa

  5. Ak suka sma cara nulis ffnya eonni . Gak terkesan pasaran dan bkin org penasaran . Smngat ajaaa eonni . Ddan sering seringin ngepublish ff . 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s