FF: RaeHyuk Wedding

Seorang gadis berambut coklat sepinggang termenung di mejanya, menatap layar komputer yang tepat ada dihadapannya. Sesekali terdengar helaan nafas darinya, terkadang juga dia mengetuk-ngetukkan jari lentiknya ke meja yang di jadikan sandaran saat ini.

“Rae Bin-ssi”sebuah suara terdengar memanggil gadis bermata hitam ini. Seakan terkejut gadis itu buru-buru menoleh ke arah sumber suara yang ternyata kini ada dihadapannya. Seorang gadis berambut pendek tengah menatapnya bingung. “Je Soo-ya”gadis berambut pendek itu tersenyum pada rekan kerjanya itu.

“Ada apa denganmu?kenapa sejak tadi kuperhatikan kau hanya melamun saja, hm?sedang bertengkar dengan kekasihmu?”tanya Je Soo tanpa jeda. Rae Bin hanya menggelengkan kepalanya lalu tersenyum, tentu saja dia tidak bisa cerita apa yang sedang dia pikirkan kalau Eunhyuklah yang sejak tadi terus menganggu pikirannya ini. Je Soo hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja, meski dia baru mengenal Rae Bin sejak tiga bulan yang lalu saat dia baru masuk kantor ini namun dia sudah merasa dekat dengan gadis ini karena sifat Rae Bin yang ramah pada siapapun.

“Nanti kita makan siang bersama bagaimana?”tawar Je Soo.

“Ok”Rae Bin hanya menjawab dengan singkat setelah itu Je Soo meninggalkan meja kerja Rae Bin dan kembali membiarkan Rae Bin terlarut dalam pikirannya.

Sudah lebih dari empat bulan ini Rae Bin merasa bingung dengan dirinya sendiri juga hubungannya dengan Eunhyuk. Empat bulan yang lalu kedua pasangan ini memutuskan untuk mengakhiri hubungan spesial mereka dengan alasan yang sangat aneh, Rae Bin merasa dia lebih nyaman bersama Eunhyuk dalam konteks sahabat bukan sebagai kekasih. Rae Bin sendiri tidak mengerti kenapa dia merasa seperti itu. Akhirnya mereka memutuskan untuk rehat meski begitu sikap Eunhyuk pada Rae Bin tidak berubah, sama seperti ketika mereka masih sepasang kekasih, berkebalikan dengan Rae Bin, dia benar-benar memperlakukan Eunhyuk hanya sebagai sahabatnya yah walaupun jika dilihat bentuk perhatian Rae Bin lebih daripada sekedar sahabat. Hal ini membuat sahabat-sahabat mereka bingung dengan status apa yang pasangan ini jalankan. Bukan sepasang kekasih lagi tapi jika dilihat sikap keduanya masih menunjukkan kalau mereka adalah sepasang kekasih.

Inilah yang beberapa minggu ini selalu Rae Bin pikirkan. Sebelum Eunhyuk jalan-jalan ke Yunani dimana dia bertemu dengan Rae Bin juga disana, Eunhyuk meminta gadis itu untuk kembali lagi namun Rae Bin belum memberikan jawaban sampai saat ini. Selanjutnya Eunhyuk kembali meminta Rae Bin dan hal itu membuat gadis manis ini berpikir, apakah dia ingin kembali bersama Eunhyuk sebagai sepasang kekasih?

Lamunannya terbuyarkan karena getaran ponsel di mejanya. Tangannya menggapai ponsel flip berwarna merah muda itu membukanya dengan cepat. Sebuah pesan masuk.

From: Hyuk

Apa yang sedang kau lakukan sekarang? aku baru selesai syuting dan sedang sarapan. Aku merindukanmu

Bibir tipis gadis itu membentuk sebuah senyuman ketika membaca pesan dari Lee Hyuk Jae, sahabatnya. Dia menganggapnya seperti itu. Rae Bin mengetikkan balasan dengan cepat lalu menutup ponselnya dan meletakkanya ke dalam tas kerjanya.

Kebingungannya semakin menjadi-jadi saat ini. Jika ditanya apakah dia mencintai Eunhyuk, dia bisa menjawab iya namun iya yang dia maksud bukan seperti perasaan antara seorang pria pada wanita. Rae Bin sendiri tidak mengerti kenapa perasaan cintanya pada Eunhyuk berubah, dia merasa lebih nyaman saat menjadikan Eunhyuk sebagai sahabatnya bukan kekasihnya dan Eunhyuk sepertinya tidak mengerti itu. Dia hanya merasa Rae Bin sedang bosan dengan hubungan yang mereka jalani dan membutuhkan waktu untuk tidak terikat beberapa saat.

Kembali ponsel gadis itu bergetar, kali ini lebih lama. Ponsel merah muda itu diambilnya dari dalam tasnya,membukanya untuk mengangkat telepon itu.

Appa”sapa Rae Bin begitu mendengar suara pria yang sangat dia sayangi itu, ayahnya. Wajahnya terlihat sangat senang karena ayahnya meneleponnya.

Nde?”

“Ah, arra”Rae Bin melirik jam sekilas.

“Umm”

Ponsel pun dimatikan, sebuah pesan ternyata masuk ke ponselnya dari Eunnyuk. Rae Bin tidak menghiraukannya dan memasukkan ponselnya ke dalam tas.

 

**

 

“Apa yang sebenarnya terjadi antara kau dengan Eunhyuk?”tanya seorang pria paruh baya dihadapan Rae Bin yang kini tengah meminum jusnya. Siang tadi Tuan Shin, ayah Rae Bin menghubungi putrinya dan mengajak bertemu untuk makan siang bersama. Rae Bin langsung mengiyakan ajakan ayahnya karena jarang sekali ayahnya berkunjung ke Seoul.

Wae?”Rae Bin bertanya balik pada ayahnya.

“Kalian bertengkar?”tanya ayah Rae Bin lagi.

Gadis itu hanya menggeleng.

“Lalu kenapa Eunhyuk bilang kalian sudah putus?”

“Kapan Hyukkie bilang pada ayah?”

“Kemarin, ayah menghubunginya untuk menanyakan kalian dan dia bilang kalau kalian sudah putus empat bulan yang lalu”ayah Rae Bin menekankan setiap kata-kata yang dia ucapkan membuat gadis itu hanya bisa mengigit bibir bawahnya.

Dia memang tidak bilang pada orang tuanya kalau mereka sudah putus, menurutnya tidak perlu mengatakannya buru-buru karena dia sendiri masih bingung dengan konsep break yang mereka pilih, apa itu bisa disebut sebagai putus?

Eomma tahu?”tanya Rae Bin.

“Belum, aku tidak mengatakan padanya kalau dia sampai tahu dia pasti akan marah padamu. Ibumu sudah mengijinkan kalian tapi kenapa sekarang kalian malah putus, apa Eunhyuk selingkuh?dia menyakitimu?”

Aniya, dia tidak akan pernah melakukan itu”

“Lalu?”ditatapnya mata hitam putrinya yang persis sama dengan matanya itu.

“Terlalu sulit untuk menjelaskannya pada ayah, aku sendiri tidak yakin dengan keputusan yang aku buat”lirih Rae Bin.

Tatapn teduh ayahnya saat ini malah semakin membutanya bingung dengan perasaannya sendiri.

“Kenapa kau menjadi ragu dengan Eunhyuk?bukankah kau sangat mencintainya”Rae Bin hanya terdiam mendengar kata-kata ayahnya.”Jujur aku sangat berharap kalau kalian bisa sampai menikah”.

Rasanya saat ini Rae Bin ingin mengacak-acak rambutnya karena saking bingungnya dengan perasaan yang dia rasakan saat ini. Kedatangan ayahnya saat ini malah semakin membuatnya bingung. Dia tahu ayahnya sangat mendukung hubungannya dengan Eunhyuk bahkan Tuan Shin juga yang membantu meluluhkan hati Nyonya Shin untuk menerima hubungan Rae Bin dan Eunhyuk. Tentu saja Tuan Shin sangat terkejut saat tahu kalau Eunhyuk dan Rae Bin putus. Dia sangat berharap bisa melihat pasangan ini menikah.

 

**

 

Jam sudah menujukkan pukul 5 sore, langit terlihat gelap karena sebentar lagi akan hujan. Rae Bin masuk ke dalam lift yang akan membawanya turun ke lantai dasar gedung ini dan segera kembali ke apartemennya. Perkataan ayahnya tadi siang masih terus terngiang-ngiang diotaknya bahkan dia sampai tidak sadar kalau pintu lift sudah terbuka. Buru-buru dia keluar sebelum pintu lift kembali terbuka.

Dia keluar gedung pencakar langit itu, menengadah ke langit yang berwarna abu-abu itu. Saat dia hendak melangkah ponselnya berbunyi. Gadis itu segera membuka tasnya dan mengeluarkan ponsel merah muda miliknya, menaikkan kedua alisnya ketika melihat nama yang tertera di ponselnya. Dia membuka ponsel itu dan menempelkan ke telinganya.

“Hyuk-ah, Waeyo?”tanya gadis itu to the point.

Mwo?”gadis itu berputar dan menggerak-gerakkan kepalanya seakan mencari sesuatu diantara jalanan yang mulai ramai di sore hari seperti ini.

Matanya membulat sempurna ketika melihat seorang pria berdiri disamping mobil berwarna silver sambil melambaikan tangannya. Meski dari jauh sekalipun dia tahu kalau itu Eunhyuk. Empat tahun bersama pria itu tentu saja membutanya sangat hapal dengan perawakan pria yang memiliki gummy smile itu.

Rae Bin menutup ponselnya kemudian berjalan menghampiri pria yang tengah memakai kacamata dan masker hitam itu.

“Kenapa kau menjemputku?’tanya Rae Bin ketika dia sudah berada dihadapan pria kurus itu.

“Memangnya kenapa?kebetulan jadwalku baru selesai dan ternyata tempat syuting tadi tidak jauh dari kantormu jadi lebih baik aku sekalian menjemputmu”terang pria dihadapannya ini.

“Tidakkah kau berpikir bagaimana kalau ada yang mengenalimu?”Rae Bin tampak terlihat kesal karena Eunhyuk sama sekali tidak bilang kalau ingin menjemputnya. Eunhyuk merasa sedikit bersalah karenanya.

Mianhe”lirih Eunhyuk.

“Sudahlah, ayo cepat pergi”Rae Bin membuka pintu mobil Eunhyuk dan masuk ke dalamnya. Pria itu kemudian menyusul masuk ke dalam mobil. Diliriknya Rae Bin di kursi samping. Padahal niatnya hari ini untuk memberikan kejutan pada Rae Bin, menyenangkannya tapi kenapa malah jadi seperti ini. Rae Bin menjadi kesal padanya.

“Kau marah?”tanya Eunhyuk, tanpa menoleh Rae Bin menggeleng. Eunhyuk pun kemudian mulai menjalanakan mobilnya.

Selama perjalanan kedua orang ini hanya saling terdiam. Eunhyuk bingung harus memulai pembicaraan apa, dia melihat suasan hati Rae Bin sedang tidak enak terlihat dari raut wajahnya yang tidak berseri-seri seperti biasanya.

“Bagaimana harimu?”tanya Eunhyuk mencoba mengajak bicara Rae Bin.

“Baik”Rae Bin hanya menjawab dengan singkat.

“Aku juga”ujar Eunhyuk padahal Rae Bin tidak bertanya balik. Hal itu membuat gadis berambut panjang ini tersenyum kecil.

“Iya, aku tahu. Sarapan di jam 11 Lee Hyuk Jae?”Rae Bin menoleh pada Eunhyuk.

“Aku sedang terburu-buru tadi pagi”jawab Eunhyuk sambil tersenyum tanpa dosa.

“Lakukan saja seperti itu terus dan sebentar lagi kau akan jatuh sakit”

“Ya Rae Bin-ah, kenapa kau bicara seperti itu?”

“Sudah berapa kali aku mengingatkanmu untuk sarapan di waktu sarapan bukan makan siang”

“Kau mengkhawatirkanku?”tanya Eunhyuk.

“Tentu saja”

“Kau masih mencintaiku?”tanya pria itu lagi.

“Entahlah”jawab Rae Bin singkat.

“Rae Bin-ah..”

“Lee Hyuk Jae, perhatikan jalanmu”

Eunhyuk hanya bisa mendesah pelan. Setelahnya mereka kembali saling diam. Sampai di depan apartemen Rae Bin, kedua pasangan ini hanya saling diam di dalam mobil.

“Hyuk-ah”

Eunhyuk menoleh pada Rae Bin yang memanggilnya. Gadis itu menatap lekat-lekat wajah Eunhyuk.

“Kau selalu bertanya apakah aku masih mencintaimu atau tidak, tidak sadarkah kalau kita sudah putus. Tidak seharusnya kau bersikap seakan-akan kau kekasihku”

“Tapi Rae-ya..”

“Bisakah kau tidak menemuiku beberapa hari ini, aku butuh waktu sendiri untuk memikirkan hal ini”Rae Bin menatap lekat Eunhyuk. Pria itu hanya terdiam.

Gadis berambut panjang itu membuka pintu mobil dan keluar begitu saja, sementara itu Eunhyuk masih mencerna kata-kata Rae Bin.

“Rae Bin-ah..”Eunhyuk keluar dari mobilnya dan memanggil Rae Bin yang sudah berjalan menjauh. Pria itu hanya bisa mendesah pelan, padahal ada sesuatu yang ingin dia katakan pada gadis itu.

 

**

 

Rae Bin sedang membereskan barang-barangnya diatas meja ketika ponsel merah mudanya bergetar di atas meja. Dengan sekali gerakan gadis itu menyambar ponselnya dan membukanya. Wajahnya terlihat kaget begitu melihat layar yang menampilkan sebuah pesan dari seseorang. Rae Bin dengan cepat keluar dari mejanya kemudian keluar dari gedung tempat dia bekerja.

Gadis itu berjalan cepat menuju sebuah restorang yang tidak jauh dari tempatnya bekerja. Kepalanya bergerak-gerak mencari seseorang. Dia mulai berjalan masuk menuju sebuah meja dimana disana telah duduk seorang gadis dengan pakaian berwarna merah. Gadis itu menyambut kedatangan Rae Bin dengan berdiri dari duduknya lalu memeluk erat Rae Bin.

“Aku sangat merindukanmu Rae Bin-ah”ujar gadis yang tidak lain adalah kakak perempuan Lee Hyuk Jae.

Rae Bin membalas pelukan kakak ‘mantan’ kekasihnya itu lalu tersenyum begitu melepaskan pelukannya.

“Kau sedang sibuk?”tanya Sora ketika mereka kembali duduk.

“Sedikit”

“Pantas, aku jarang sekali melihatmu pergi dengan Hyuk Jae”Rae Bin hanya tersenyum tipis, bukan karena sedang sibuk tapi karena memang mereka memutuskan untuk ‘break’.”Ah, kau tahu kenapa aku mengajaknmu makan siang hari ini?”tanya Sora dengan cepat gadis dihadapannya menggeleng dengan wajah bingung.

“Aku ingin mengajakmu melihat gaun pengantinmu”seru Sora dengan riang sementara kini Rae Bin hanya bisa membulatkan matanya sempuran, tidak paham dengan apa yang dikatakan Sora. Rae Bin mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali. Gaun pengantin apa?membicarakan tentang pernikahan saja tidak pernah,pikir Rae Bin.

“Rae Bin-ah, kau tidak senang?ah pasti Hyuk Jae belum bilang padamu, iya kan?”tanya Sora lagi membuat Rae Bin semakin bingung.

Onnie, sebenarnya apa yang terjadi?aku bingung”ucap Rae Bin. Sora mendesah pelan, dia yakin sekali kalau adiknya belum memberitahu kekasihnya ini mengenai rencana pernikahan mereka.

“Aishhh, si bodoh itu sudah kubilang untuk mengatakannya padamu kemarin-kemarin”Sora menggerutu sendiri menambah kadar kebingungan Rae Bin. “Rae-ya kau tahu setelah dia melamarmu di hari ulang tahunmu tahun lalu dia mendatangi ibumu dan meminta ijin ibumu untuk menikahimu meski awalanya ibumu tidak setuju dua bulan setelahnya tiba-tiba saja ibumu setuju. Hyuk Jae bilang dia ingin membuat kejutan untukmu makanya dia merahasiakan persiapan pernikahan kalian. Aku sudah bilang padanya beberapa minggu yang lalu untuk segera memberitahumu tapi ternyata si bodoh itu lupa”terang Sora. Rae Bin hanya terdiam, dia merasa seperti mimpi saat ini. Dia tidak percaya apa yang dia dengar tadi adalah sebuah kenyataan.

“Lalu kapan pernikahannya?”hanya pertanyaan itu yang keluar dari mulutnya, semuanya terlalu membingungkan untuk Rae Bin sehingga dia hanya bisa bertanya seperti itu. Sora hanya tersenyum.

“Dua minggu lagi”

“Apa!”

 

**

 

“Bagaimana cantik kan gaunnya?”tanya Sora sambil menunjukan sebuah gaun berwarna putih gading dengan aksen pita yang cukup besar melingkari pinggangnya. Rae Bin menatap gaun pernikahnnya dengan tatapan bingung. Rasanya saat ini dia ingin ada seseorang mencubitnya dan membuktikan bahwa yang dia alami saat ini adalah mimpi.

Tidak percaya dan kesal, itulah yang Rae Bin rasakan. Tidak percaya karena bagaimana bisa dua minggu lagi dia akan menikah sementara kondisi hubungan dia dengan Eunhyuk bisa dibilang sedang tidak baik. Kesal, tentu saja dia kesal. Bisa-bisanya Eunhyuk tidak pernah mengatakan hal ini sebelumnya.

“Kau suka kan?Hyuk Jae sendiri yang memilihkannya”ujar Sora lagi, Rae Bin hanya menganggukan kepalanya perlahan.

Sora memutar-mutar gaun itu dihadapannya sambil tersenyum sendiri. Dia seperti sudah tidak sabar melihat Rae Bin mengenakkan gaun ini dan melihat adiknya menikah.

“Ah sayang sekali padahal aku ingin melihatmu memakai tapi kau sudah harus kembali ke kantor. Hari sabtu kau harus mencobanya, areo”lagi-lagi Rae Bin hanya bisa tersenyum dan menganggukan kepalanya.

Selama di kantor gadis itu tidak bisa berkonsentrasi, berkali-kali dia membuka ponselnya, ingin sekali saat ini dia menelepon Eunhyuk, meminta kejelasan padanya. Namun berkali-kali pula dia urungkan niatnya itu.

Sampai akhirnya dia sudah pulang dan kembali ke apartemennya. Wajah gadis itu masih menyiratkan kebingungan.

Rae bin duduk diatas tempat tidur berwarna merah muda sambil lagi-lagi memandangi ponselnya. Digigitnya bibir bawahnya. Dia butuh penjelasan dari Eunhyuk saat ini tapi rasanya dia malu untuk menanyakannya pada Eunhyuk.

Akhirnya gadis itu memantapkan hatinya, dengan cepat menggerakan jarinya diatas huruf-huruf di ponselnya lalu mengirimkan pesan singkat itu untuk Eunhyuk.

Sementara itu Eunhyuk bersama member Super Junior yang lain baru saja menyelesaikan kegiatan mereka hari ini. Di dalam van Eunhyuk membuka sebuah pesan yang masuk ke ponselnya dengan wajah berseri-seri, setelah dua hari tidak ada kabar dari gadis yang dicintainya itu karena Rae Bin sendiri yang meminta untuk tidak diganggu. Wajar bila dia menjadi senang melihat Rae Bin sendiri yang memulai menghubunginya. Apa ini pertanda bahwa Rae Bin ingin kembali bersama?

From: Rae

Temui aku hari sabtu ini di apartemen setelah selesai jadwalmu. Ada sesuatu yang ingin aku katakan. Kau harus datang.

Eunhyuk mengerutkan dahinya setelah membaca pesan singkat itu. Selagi berpikir apa maksud dari pesan itu, sebuah pesan lain masuk kali ini dari kakaknya.

From: Sora Noona

Hei, Kenapa kau belum bilang pada Rae Bin soal pernikahan kalian. Kau tahu dia tampak bingung saat aku menceritakannya.

Dia akan sangat cantik dengan gaun yang kau pilihkan ^^

Eunhyuk menepuk dahinya pelan merutuki betapa bodohnya dia. Akhirnya dia tahu maksud dari pesan Rae Bin itu. ini pasti gara-gara pernikahan mereka yang sedang disiapkan Eunhyuk. Wajah Eunhyuk berubah cemas. Dia tidak bisa membayangkan apa yang akan Rae Bin katakan nanti. Apa dia akan bilang dia tidak mau menikah dengan Eunhyuk?

 

**

 

Rae Bin mematut dirinya di depan sebuah cermin besar di kamar Sora. Dia terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pernikahan berwarna putih gading yang sederhana namun tetapt terlihat anggun. Sangat pasa untuk Rae Bin. Sementara itu Sora yang duduk diatas tempat tidurnya ikut tersenyum. Dua orang gadis lain yang ada disana juga terlihat senang melihat Rae Bin mengenakan gaun pengantin itu.

OnnieI sangat cantik”ujar Je Ri sambil menghampiri Rae Bin dan memeluknya. Rae Bin tertawa pelan dan membalas pelukan Je Ri.

“Ternyata Eunhyuk Oppa pintar juga memilih gaun”Yong Soon duduk disamping Sora dan tersenyum pada kakak Eunhyuk itu dan mendapat anggukan cepat dari Sora. “Aku sudah memberitahu Yeon Ji dan dia akan datang”lanjut Yong Soon. Rae Bin menganggukan kepalanya.

Perasaannya campur aduk saat ini, bahagia namun juga masih belum percaya kalau dia memang akan menikah dua minggu lagi. Namun dia masih menanti penjelasan dari Eunhyuk, bisa-bisanya pria itu merahasiakan hal sepenting ini. Kenapa dia tidak bilang sejak mereka memutuskan untuk ‘putus’. Terkadang Rae Bin merasa kesal pada Eunhyuk saat seperti ini, dia merasa Eunhyuk sangat bodoh.

 

**

 

Eunhyuk berdiri di depan pintu apartemen Rae Bin, jantungnya berdegup sangat kencang saat ini. dia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi Rae Bin melihatnya datang. Apa dia akan langsung marah-marah?atau langsung bilang tidak mau menikah dengannya. Berkali-kali Eunhyuk menghela nafas, dia terlihat seperti penakut saat ini.

Ketika dia hendak memencet bel, pintu terbuka lebih dahulu. Seorang gadis terlihat kaget. Je Ri.

Oppa”seru Je Ri, Eunhyuk hanya bisa tersenyum.”Onnie ada di kamarnya, masuklah Oppa. Aku harus pergi dulu sebentar”

Je Ri berjalan melewati Eunhyuk meninggalkan pria itu yang hanya bisa mematung di depan pintu. Perasaannya semakin takut. Dengan perlahan dia melangkah masuk ke dalam apartemen berdinding putih itu. Eunhyuk berjalan menuju kamar Rae Bin yang dia tahu persisi letakanya. Sampai di depannya kembali dia hanya bisa terdiam, dia takut untuk hanya sekedar mengetuk pintunya.

Tiba-tiba pintu kamar itu terbuka dan muncullah pemilik kamar itu. Gadis yang sangat dicintai Eunhyuk. Shin Rae Bin.

“Sampai kapan kau akan berdiri disitu?”tanya Rae Bin dengan wajah yang bisa dibilang tidak baik. Eunhyuk berdehem pelan, dia siap dengan apapun yang akan Rae Bin katakan.

Gadis itu berjalan masuk ke dalam kamarnya lalu diikuti oleh Eunhyuk.

“Kenapa kau tidak mengatakan hal ini sebelumnya?”tanya Rae Bin. Gadis itu duduk di atas tempat tidurnya sambil mendekap boneka hello kitty pemberian Eunhyuk.

Eunhyuk hanya bisa menundukan wajahnya, dia bingung harus menjawab apa saat ini.

“Kau tahu aku kesal padamu. Seenaknya saja kau melakukan ini tanpa sedikitpun memberitahuku”

Mianhe..aku hanya ingin memberikanmu kejutan”jawab Eunhyuk pada akhirnya.

“Lalu kenapa kau membiarkan kita putus?”tanya Rae Bin lagi.

Kali ini Eunhyuk kembali diam. Dia sendiri tidak mengerti kenapa dia mau saja mengikuti keinginan Rae Bin waktu itu untuk putus. Padahal kalau dia bilangdia sedang menyiapkan pernikahan mereka mungkin ceritanya tidak akan seperti ini.

Mianhe..aku tahu ini sangat terlambat. Baiklah akan aku batalkan saja”

“Hyukkie jeongmal baboya!”Rae Bin bangkit dari duduknya dan melemparkan boneka hello kitty itu pada Eunhyuk membuat pria itu kaget. Rae Bin menatap kesal Eunhyuk. Dia tidak mengerti bagaimana jalan pikiran kekasihnya ini. Kenapa seakan pria ini sangat pasrah.

“Rae..”panggilnya sambil mengambil boneka yang tadi digunakan untuk memukul tubuh pria itu.

Tiba-tiba saja Rae Bin langsung memeluk tubuh Eunhyuk.

“Pria bodoh, sangat bodoh. Aku membencimu Lee Hyuk Jae”ujar Rae Bin.

“Rae..mianhe”lirih Eunhyuk.

“Kita akan menikah Hyukkie-ya”Rae Bin semakin mengeratkan pelukannya, dengan perlahan Eunhyuk membalas pelukan Rae Bin.

 

**

 

“Temani aku tidur”pinta Rae Bin sambil menepuk tempat disebelahnya. Eunhyuk terlihat kaget dengan permintaan Rae Bin yang menurutnya sangat aneh dan terlalu berani.

“Rae-ya, kau yakin?”tanya Eunhyuk.

“Ya!apa yang kau pikirkan?aku kan hanya bilang te-ma-ni a-ku ti-dur”Rae Bin menekankan setiap kata-katanya. Akhirnya gadis itu menarik tubuh Eunhyuk untuk berbaring disampingnya jelas saja pria itu langsung kaget apalai kini Rae Bin sudah melingkarkan tangannya di pinggang Eunhyuk dan menaruh kepalanya di dada pria kurus itu.

“R-Rae..”Eunhyuk terlihat gugup. Dia tahu ini hanya untuk menemani tidur tapi tetap saja, dia seorang pria.

Rae Bin hanya menggumam pelan.

“R-Rae”panggil Eunhyuk lagi.

“Dua minggu lagi kita akan menikah Hyukkie dan kau harus terbiasa tidur bersamaku”

“T-tapi..”

Kini hanya terdengar suara nafas Rae Bin yang teratur menandakan gadis itu sudah tertidur, sementara Eunhyuk hanya bisa memandangi langit-langit kamar Rae Bin sambil berusaha meredam detak jantungnya yang tidak karuan saat ini. Dia sangat gugup saat ini. Dia tidak berani melihat wajah Rae Bin yang tertidur di dadanya, dia takut akan melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.

 

**

Eunhyuk mengerjapkan matanya perlahan merasakan sinar matahari yang menyentuh kelopak matanya. Dia menggerakan tubuhnya sedikit dan merasakan tangan seseorang melingkar tubuhnya dan begitu dia membuka matanya terlihatlah wajah seorang gadis tepat dihadapannya. Pria itu segera melepakan pelukan gadis yang tidak lain Rae Bin itu lalu mendudukan tubuhnya. Eunhyuk menyentuh dadanya dengan tangannya, mencoba menetralkan debaran jantungnya. Dia kembali melirik kesampingnya, Rae Bin masih tertidur pulas.

Onnie, aku sudah menyiapkan sarapan, ayo ki..”ucapan seorang gadis terputus begitu membuka pintu kamar Rae Bin dan terlihatlah seorang pria di tempat tidur Rae Bin, pria yang gadis itu kenali sebagai Eunhyuk Oppa kini hanya bisa memandanginya dengan wajah memerah karena malu.

Oppa”lirih gadis yang tidak lain adalah Je Ri, wajah gadis ini juga ikut memerah karena melihat sesuatu yang tidak seharusnya dia lihat.

“Je Ri-ya, ini tidak seperti yang kau pikirkan..aku dan Rae hanya tidur bersama..tidak lebih..”wajah Je Ri semakin terlihat kaget mendengar jawaban Eunhyuk itu.

“Ah..aniya, dia hanya minta ditemani tidur, jinjja aku tidak melakukan apapun pada Onniemu, lihat aku masih pakai bajukan..”

 

**

 

Rae Bin berjalan didampingi ayahnya menuju ke depan altar, wajahnya terlihat sangat cantik meski hanya dipoles make up yang tipis. Gaun putih gading itu membalut tubuh tingginya itu. Manik mata hitam itu tidak pernah lepas dari seorang pria dengan tuksedo hitam di depan altar. Kedua obsidian itu saling bertatapan penuh cinta. Sebentar lagi mereka akan mengukuhkan cinta mereka, mereka akan selalu bersama dan tidak akan pernah terpisahkan lagi saat mereka sudah mengucapkan janji sehidup semati.

Eunhyuk terlihat kagum melihat pengantin wanitanya yang menjadi lebih cantik berkali-kali lipat saat ini. Dia tidak menyangka gadis yang saat ini tampak seperti malaikat itu akan menjadi istrinya, pendampingnya selamanya. Tangan ayah Rae Bin memberikan tangan putrinya pada Eunhyuk, keduanya tersenyum satu sama lain. Mereka tidak henti-hentinya saling bertatapan bahkan saat keduanya mengucapkan janji suci itu.

Tidak banyak yang datang pada pernikahan sederhana ini yang diselenggarakan di kampung halaman Rae Bin. Kesemua sahabat mereka tampak hadir dan terlihat senang melihat kedua pasangan ini sudah resmi menjadi suami istri. Bahkan Je Ri menangis melihat sahabat sekaligus kakaknya ini sudah menikah.

Eunhyuk mengecup bibir Rae Bin sekilas sebelum membawa Rae Bin ke hadapan tamu undangan memberitahukan semuanya bahwa kini gadis disampingnya bukanlah Shin Rae Bin lagi tapi Lee Rae Bin.

“Aku mencintaimu..”

“Aku juga mencintaimu”

Advertisements

One thought on “FF: RaeHyuk Wedding

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s