FF: A Romantic Day (KyuSoon Couple)

*Rasanya udah lama gak bikin ff couple ini, anybody miss them? kkk~ gonna be the last ff for this holiday^^ selanjutnya mungkin gak sering-sering update ff cause my new semester started next monday. Gomawo untuk yang selalu comment selama ini, ur comment makes my holiday amazing cause i can finish two ff^^, so enjoy this ff :)*

 

 

Kyuhyun memperhatikan istrinya yang sedang menaruh masakannya di meja makan. Sepertinya gadis itu tidak menyadari keberadaan Kyuhyun sampai  ketika dia berbalik dan melihat suaminya sudah rapi dengan  T-shirt berwarna biru langit. Gadis itu tersenyum sekilas sebelum melambaikan tangannya menyuruh pria itu mendekat.

“Kyuhyun-ah, sarapannya sudah jadi ayo makan”ajak gadis yang tidak lain adalah Yong Soon itu.

“Panggil aku Oppa”Kyuhyun langsung menarik kursi dan duduk dihadapan piringnya.

Yong Soon memutar bola matanya perlahan, ini sudah yang kesekian kalinya Kyuhyun memintanya memanggil pria itu dengan panggilan ‘oppa’ tepatnya sejak kemarin dia semakin menuntut agar Yong Soon memanggilnya dengan sebutan itu.

“Apa yang mereka katakan padamu, hm?kenapa kau ingin sekali dipanggil Oppa?”Yong Soon menyangka ini pasti ulah para hyung suaminya itu. Entah perkataan apa lagi yang mereka sampaikan pada Kyuhyun sehingga membuat pria itu ingin sekali dipanggil ‘Oppa’.

Kyuhyun menatap Yong Soon yang duduk tepat dihadapannya, dia menatap gadis itu dengan seksama. Yong Soon hanya menaikkan sebelah alisnya. “Karena aku lebih tua darimu, kau itu sangat tidak sopan sekali padaku”Yong Soon langsung tertawa mendengar jawaban Kyuhyun.

“Aku tidak akan memanggilmu oppa kecuali waktu-waktu tertentu. Bagaimana bisa aku memangilmu oppa kalau tingkahmu seakan-akan usiamu dibawahku, andweyo. Dasar anak kecil”

“Ya, kau pikir kau tidak seperti anak kecil juga”tukasnya.

Yong Soon mendesah pelan. “Aisssh, sudah jangan dilanjutkan lagi, tidak akan pernah selesai menentukan siapa yang bertingkah lebih seperti anak kecil disini. Makanlah sarapanmu”Yong Soon segera menghentikan perdebatan mereka sebelum mereka malah tidak akan sarapan. Kyuhyun terlihat masih kesal dan Yong Soon hanya bisa menggelengkan kepalanya. Lihat siapa yang sekarang bertingkah seperti anak kecil hanya karena ingin dipanggil oppa.

“Oh ya, Kyuhyun-ah, hari ini aku mau ke tempat Rae onnie”ujar Yong Soon.

“Tidak boleh”Kyuhyun menjwabnya dengan cepat bahkan sepertinya Yong Soon belum selesai berbicara.

Wae?”tanya Yong Soon tidak terima mendengar jawaban Kyuhyun. Kyuhyun menghentikan makannya dan menatap istrinya.

“Aku libur hari ini dan aku tidak mau ditinggalkan sendirian di rumah, kau harus menemaniku”Yong Soon mendesah pelan mendengar jawaban Kyuhyun yang sangat Kyuhyun sekali. Salahkah dia punya suami yang seperti anak kecil ini?

“Kyu!aku Cuma sebentar “bujuk Yong Soon.

“Tidak”tegas Kyuhyun.

Oppa…”Yong Soon mulai merajuk, kali ini dengan memanggil Kyuhyun  ‘oppa’. “Oppa, sebentar saja, ne?”Yong Soon sudah memasang wajah termanisnya agar diijinkan Kyuhyun. Pria itu terdiam berpikir. Saat seperti ini saja dia memanggilku Oppa, cih. Akhirnya Kyuhyun hanya mengangguk pelan meski masih dengan setengah hati.

Tiba-tiba Yong Soon langsung bangun dari tempat duduknya dan mengambil tas kertas disampingnya.

“Kyu, kau yang mencuci piringnya, aku pergi ke tempat Rae onnie dulu ya”

“Apa?!”Kyuhyun menghentikan langkah Yong Soon.

“Kau bilang hanya boleh sebentar saja kan, makanya aku pergi sekarang agar cepat pulang”

Shireo..shireo”Kyuhyun menggelengkan kepalanya. Yong Soon mendekat pada Kyuhyun lalu dengan cepat mencium sekilas pipi pria itu.

Oppa aku pergi dulu”gadis itu langsung pergi begitu saja meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam karena tiba-tiba Yong Soon menciumnya namun begitu gadis itu pergi Kyuhyun hanya bisa menghela nafas perlahan. Karena hari ini dia libur dia ingin sekali menghabiskan hari ini bersama istrinya itu tapi sepertinya Yong Soon tidak mengerti keinginan Kyuhyun.

 

**

 

“Sebenarnya ada apa dengan Yeon Ji?”tanya seorang gadis berambut ikal sambil mondar mandir dihadapan dua orang gadis yang sedang duduk di sofa berwarna putih itu.

Mollaso, aku sudah mengirimnya e-mail dan tidak pernah ada yang dibalas”jawab Yong Soon yang kini tengah bersandar di bahu seorang gadis yang lebih kecil dari dia yang tidak lain adalah Je Ri dan gadis yang masih mondar mandir dihadapan mereka ini adalah Rae Bin.

Rae Bin mendesah pelan, sudah hampir sebulan ini sahabat sekaligus adiknya yang bernama Yeon Ji itu tidak ada kabarnya. Dia pergi begitu saja ke Indonesia tanpa memberitahukan alasan kenapa dia pergi kesana kepada sahabat-sahabatnya.

“Apa kita susul saja ke Indonesia”usul Je Ri dan Yong Soon disampingnya langsung mengacak-acak rambut Je Ri dengan kasar. “Ide yang bagus Je Ri-ya”ujar Yong Soon, Je Ri langsung menepis kasar tangan Yong Soon dan mengerucutkan bibirnya dihadapan Yong Soo. Lalu membalas perlakuan Yong Soon tadi dan kini mereka malah saling mengacak rambut masing-masing.

“Kalian pikir gampang menyusulnya kesana”ujar Rae Bin sambil duduk di sofa dihadapan mereka berdua dan tampak berpikir tidak mempedulikan kegiatan kedua sahabatnya yang persis seperti anak kecil itu.

Tiba-tiba ponsel Yong Soon berbunyi, gadis itu menjitak kepala Je Ri terlebih dahulu sebelum mengambil ponselnya yang ternyata dia letakkan di dapur Rae Bin. Gadis berambut sebahu itu membuka sebuah pesan yang masuk.

Yongie-ya cepat pulang, aku demam

Yong Soon terlihat kaget mendapat pesan dari Kyuhyun, bukankah tadi pagi dia baik-baik saja. Yong Soon segera keluar dari dapur Rae Bin.

Onnie,aku pulang dulu”pamit Yong Soon, bagaimanapun dia khawatir dengan Kyuhyun dan tidak mungkin membiarkan pria itu sendirian.

“Kenapa buru-buru sekali?”tanya Rae Bin melihat raut wajah kekhawatiran pada gadis itu.

“Kyuhyun sakit, aku pulang dulu ya”Yong Soon pun segera keluar dari apartemen itu dan segera pulang.

**

Sampai di apartemennya, dia segera mencari Kyuhyun di kamar.

“Kyuhyun-ah”Yong Soon membuka pintu kamar mereka namun tidak melihat Kyuhyun ada di dalam, dia kemudian mencari di kamarnya yang dulu juga tidak menemukan sosok suaminya itu. Yong Soon terlihat cemas sekali, dia jadi merasa bersalah kenapa meninggalkan Kyuhyun tadi, jangan-jangan tadi pagi Kyuhyun sudah mulai demam.

“Kyu, Oddieya? “

“Kyu..”

“Kyuhyun-ah”

Panggil Yong Soon berkali-kali sambil membuka semua ruangan di apartemen mereka itu dan tidak menemukan Kyuhyun dimana-mana. Yong Soon hendak ke dapur ketika melihat PSP Kyuhyun diatas meja di depan TV. Yong Soon berjalan menuju sofa putih itu dan terkejut ketika melihat Kyuhyun tengah berbaring di sofa itu sambil memejamkan matanya dan terkadang ebrgumam pelan.

“Kyuhyun-ah, gwenchana? Kau demam?ada yang sakit lagi?kita ke dokter hm?”tanya Yong Soon sambil menyentuh tubuh Kyuhyun, lalu menangkup wajah pria berkulit pucat itu dan mengangkat kepalanya sedikit. Namun tiba-tiba gadis itu berheti berbicara saat dia merasakan sesuatu yang aneh. Kyuhyun bilang dia demam tapi suhu tubuh Kyuhyun baik-baik saja. Dia membohongiku?

“Ya!Cho Kyuhyun!kau tidak demam, hah!buka matamu!”seru Yong Soon. Bibir Kyuhyun membentuk sebuah senyuman. Yong Soon segera menjatuhkan kepala Kyuhyun ke sofa lagi dan mendecak kesal.

Appo”Kyuhyun membuka matanya dan melihat wajah Yong Soon dihadapannya yang kini tengah menatapnya kesal, pria itu hanya terkekeh pelan dan sama sekali tidak merasa bersalah telah membohongi Yong Soon. Gadis itu semakin kesal dengan tanggapan Kyuhyun.

“Kau menyebalkan Kyu!”Yong Soon langsung mencubit pinggang Kyuhyun dengan kencang, membuat pria itu langsung bangun dari tidurnya dan berteriak kesakitan.

“Aissh..appo..appo”ujarnya sambil menyentuh pinggangnya dan mengusapnya perlahan sambil duduk di sofa. “Berani-beraninya kau membohongiku”ujar Yong Soon yang masih berdiri dihadapan Kyuhyun.

Mianhe, kau tahu selama sejam ini aku sangat bosan sekali. Kau bilang tidak akan lama tapi kau malah pergi sejam lebih. itu sangat lama Yongie-ya. Aku kesepian”Kyuhyun memasang tatapan puppy eyes-nya membuat Yong Soon hanya bisa mendesah pelan. Pria itu lalu menarik Yong Soon untuk duduk dan membawanya ke dalam pelukan Kyuhyun.

“Aku kesepian tanpamu”Kyuhyun mencium pipi gadis itu sekilas. “Kau tahu kalau aku paling tidak suka dibohongi. Kau tahu betapa cemasnya aku”Yong Soon menoleh pada Kyuhyun, ditatapnya bola mata bulat milik suaminya itu. Kyuhyun mengusap pipi Yong Soon dengan punggung tangannya. “Mianhe”lalu mulai mendekatkan wajahnya namun Yong Soon langsung melepaskan rangkulan Kyuhyun dan duduk menjauh dari pria itu.

“Aku masih kesal denganmu Cho Kyuhyun, kiss won’t make it better

“Jadi apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu tidak kesal lagi, hm?”

“Terserah”

“Nonton film?”

 

**

 

Yong Soon mendengus kesal  begitu menyadari pilihan film yang Kyuhyun ajukan. Film favoritnya yang sudah dia tonton berulang-ulang. Titanic.

“Kyu, kau sudah meontonnya berulang-ulang,yang lain saja”keluh Yong Soon ketika pria itu tengah memasukan kepingan film favortinya itu ke DVD player. Dia tidak menghiraukan perkataan Yong Soon lalu duduk disamping gadis itu dan merangkulnya. Yong Soon hanya bisa menghela nafas perlahan.

“Titanic lebih bagus dibanding film vampir-mu itu”ujar Kyuhyun.

“Ya tapi kau sudah menontonnya berulang-ulang, apa kau tidak bosan hah?”

“Tidak”

Dan percakapanpun terhenti sampai disitu. Yong Soon tidak bisa lagi membantah dan hanya bisa menerima saja film yang dipilih Kyuhyun itu. Gadis itu menyadarkan kepalanya di dada Kyuhyun, belum sepuluh menit film diputar, Yong Soon sudah mulai menguap. Dia benar-benar tidak suka jeni film seperti ini karena hanya akan membuatnya mengantuk. Dia lebih memilih menonton film kartun saja.

Kyuhyun kini tengah serius menonton sementara gadis disampingnya sudah terkantuk-kantuk bahkan beberap kali dia sudah memejamkan matanya.

“Kyu, aku tidur ya”tidak ada tanggapan dari Kyuhyun, kalau sudah serius dengan suatu hal pria itu tidak akan mengindahkan hal lain. Maka Yong Soon pun akhirnya memutuskan untuk tidur saja lagipula dia tidak meninggalkan Kyuhyun, dia hanya tertidur saja disamping Kyuhyun.

Cukup lama gadis itu memajamkan matanya sampai dia merasakan Kyuhyun bergerak sedikit. Yong Soon membuka matanya perlahan. Apa filmnya sudah selesai? Yong Soon masih bersandar di dada Kyuhyun dan tangannya masih melingkar di pinggang suaminya itu. Matanya melirik layar televisi yang sudah tidak lagi menampilkan adegan film. Sepertinya sudah selesai. Namun Yong Soon merasa aneh kenapa Kyuhyun hanya diam saja, biasanya pria itu akan langsung membangunkannya dan marah-marah karena dia tidak ikut menonton sama seperti waktu itu.

Yong Soon menegakkan tubuhnya lalu menatap wajah Kyuhyun yang kini tengah terdiam. Gadis itu memperhatikan wajah suaminya yang tampaknya berbeda sampai tiba-tiba mata Yong Soon membulat sempurna.

“Kyu, kau menangis!”seru Yong Soon.

Aniya”Kyuhyun buru-buru mengelak begitu menyadari Yong Soon sudah bangun dan memperhatikannya sejak tadi. Dia langsung mengusap kedua matanya dengan tangannya.

Aigoo, kau menangis hanya karena menonton film Kyu”Yong Soon berdecak pelan lalu tertawa terbahak-bahak karenanya, baru kali ini dilihatnya Kyuhyun menangis hanya karena menonton film.

Jinjja, uri  Kyunnie menangis, apa waktu itu kau juga menangis, hah?”

“Ah, sayang sekali aku tidak melihatnya padahal kan lucu”

“Bagaimana kau bisa menangis hanya karenan menonton film, ck”

“Kyu,kau benar-benar lucu, apa oppadeul  pernah melihatmu menangis karena meonton film?”

Yong Soon terus berceloteh di depan Kyuhyun yang kini tampak kesal dan muknya sudah memerah karena malu.

“Aisshh, kau menyebalkan Cho Yong Soon!ayo main game saja”Kyuhyun lalu berdiri dari duduknya membereskan film kesukannya itu lalu memasang Playstation miliknya. Yong Soon berusaha menahan tawanya di sofa, tidak menyangka Kyuhyun akan menangis karena menonton film . bahkan dia tidak bisa mengelaknya. Mukanya sangat lucu saat aku mengatakan dia menangis.

 

**

 

“Ganti permainan yang lain”Yong Soon melemparkan stik Psnya begitu saja dan mengerucutkan bibirnya, sejak tadi dia selalu kalah terus dari Kyuhyun dan itu membuatnya sangat kesal. Dia tidak suka harus selalu kalah dari suaminya itu. Bagaimana tidak kalah kalau permainan yang mereka mainkan adalah permainan keahlian Kyuhyun.

Kyuhyun mem-pause gamenya lalu menoleh pada istrinya yang kini tengah cemberut. Dia terkekeh pelan.

“Kau bilang mau mencoba bermain ini tadi”

“Aku bosan”

“Bosan?atau karena selalu kalah?”

“Cih, Kyu!aku tidak suka permainan strategi seperti ini, ganti yang lain”Yong Soon lalu mencari-cari permainan yang bisa dia menangkan dengan mudah, sementara Kyuhyun kembali melanjutkan permainnya yang tanggung itu Dia keluarkan semua kaset game Kyuhyun lalu mengamatinya satu persatu sampai dia menemukan satu permainan yang dia yakin bisa dia menangkan dengan mudah.

“Balap mobil”ujar Yong Soon kemudian dengan seenaknya mematikan permainan Kyuhyun dan menggantinya.

Kyuhyun menggerutu kesal karena sedikit lagi dia akan menang untuk yang ketiga kalinya dari Yong Soon namun gadis itu malah langsung menggantinya begitu saja.

“Yongie-ya!”seru Kyuhyun sambil menoleh pada Yong Soon dan gadis itu hanya memamerkan senyum termanisnya. Kyuhyun hanya mendesah pelan sambil menaruh stik Psnya.

Cha, ayo mulai”Yong Soon menaruh stik Psnya kembali ke tangan Kyuhyun, akhirnya mau tidak mau Kyuhyun meladeni  permainan Yong Soon. Tentu saja dia tidak mau kalah dari Yong Soon dalam permainan seperti ini. Dia akan tunjukkan pada Yong Soon dalam permainan apapun, dia akan selalu menang.

Namun ternyata mengalahkan Yong Soon tidak semudah dugaannya ternyata Yong Soon mahir bermain balap mobil seperti ini.

“Kyuhyun-ah, kau akan kalah”ujar Yong Soon yang melihat mobil Kyuhyun masih tertinggal jauh dibelakang, dia senang sekali bisa menemukan hal yang Kyuhyun tidak bisa.

“Aku tidak akan kalah Cho Yong Soon”

“Coba saja, sebaiknya kau latihan lagi cara mengemudi yang benar”Yong Soon mengejek Kyuhyun yang beberapa kali mobilnya menabrak dinding pembantas.

“Tuan Cho aku menang”Yong Soon mennolehkan kepalanya pada Kyuhyun yang kini tengah menatap layar tidak percaya, dia baru saja dikalahkan oleh istrinya sendiri.

“Ayo main lagi”ujar Kyuhyun, Yong Soon hanya menunjukkan smirk-nya melihat Kyuhyun yang sepertinya kesal dengan kenyataan bahwa dia kalah.

Kali ini Yong Soon membiarkan mobil Kyuhyun berjalan di depan lebih dulu, dia yakin akan memenangkan permainan ini dengan mudah kembali dan benar saja tidak butuh waktu lama mobil Yong Soon-lah yang sudah memimpin di depan.

“Kau akan kalah lagi, Cho Kyuhyun-ssi”

“Tidak semudah itu Cho Yong Soon-ssi”

Yong Soon mempercepat laju mobilnya sampai kini meninggalkan Kyuhyun dan begitu sedikit lagi sampai garis finish tiba-tiba layar TV berubah hitam.

“Aku bosan, ganti yang lain”ujar Kyuhyun yang mematikannya.

“Kyu!”Yong Soon terlihat geram. Namun Kyuhyun terlihat santai sama seperti Yong Soon tadi, sepertinya dia memang berniat membalas Yong Soon.

Yong Soon melemparkan stik Psnya begitu saja dan berpindah duduk kembali di sofa, dia melipat kedua tangannya di depan dada. Kyuhyun tertawa melihatnya.

“Hei, bagaimana kalau kita bermain permainan yang netral saja. Bukan keahilanmu juga bukan keahlianku. Otte?”tanya Kyuhyun, Yong Soon tampak tertarik lalu kembali turun dari sofa dan duduk di lantai disamping Kyuhyun.

“Apa?”tanyanya.

“Sepak bola”Kyuhyun menunjukan kaset game bola yang kemarin dia pinjam dari Eunhyuk. Yong Soon tampak berpikir sebentar lalu mengangguk.”Ok”lanjut Kyuhyun kemudian mulai memasang kaset game  bola itu.

“Manchester United”

“Barcelona”

Mereka kemudian memilih tim yang mereka akan mainkan.

“Siap”ujar Kyuhyun.

“Ah, jamkaman”kata Yong Soon. “Bagaimana kalau ada taruhannya, kalau aku menang kau harus menuruti apa yang aku katakan seharian penuh dan begitu sebaliknya, bagaimana?”Yong Soon melakukan penawaran. Kyuhyun langsung mengangguk mantap. Gadis itu tersenyum dan permainan pun dimulai.

Kyuhyun pikir akan mudah melawan Yong Soon, walaupun dia tidak terlalu ahli bermain seperti ini tapi beberapa kali Eunhyuk sering mengajaknya bermain dan Kyuhyun tidak yakin Yong Soon suka bermain game ini. namun ternyata dugaan Kyuhyun salah, Yong Soon mengerti permainan ini dan bahkan bisa dibilang kemampuan mereka hampir sama.

“Kau terkejut melihat aku bisa bermain game  ini, Cho Kyuhyun-ssi?”

“Tidak juga Cho Yong Soon-ssi”

Cukup dengan waktu 15 menit Yong Soon sudah bisa memasukkan satu gol ke gawang Kyuhyun. Pria itu tidak percaya menatap layar dihadapannya yang menunjukkan angka 1-0 untuk istrinya.

“Satu kosong, Cho Kyuhyun-ssi. Bersiap menerima kekalahanmu dan menjadi budakku hari ini”ujar Yong Soon.

“Ini baru babak pertama Cho Yong Soon-ssi”

Namun bukan Kyuhyun namanya kalau dia menyerah begitu saja. Di babak kedua Kyuhyun bisa menyamakan kedudukan.

“Akan aku kalahkan kau Yong Soon-ssi”

Mereka terlarut dalam permainan dan sangat serius untuk bisa memenangkan permainan ini sampai ketika Yong Soon berdiri dari duduknya dan berteriak ‘aku menang’ permainan pun selesai. Yong Soon-lah yang berhasil menang.

“Aku lebih hebat darimu Kyuhyun-ssi”ujar Yong Soon sambil memeluk tubuh suaminya dan mencium sekilas pipi pria yang kini tampak tidak terima dirinya dikalahkan oleh Yong Soon. Selama ini dia tidak pernah kalah bahkan saat bermain dengan Teukie, kini harus kalah oleh seorang gadis yang jug adalah istrinya.

“Kyu, masak makan siang”Yong Soon memberi perintah pertama sambil menarik tubuh suaminya untuk berdiri dari duduknya, dia masih kaget dan tidak percaya dirinya kalah.

 

**

 

“Kyu potonganya jangan terlalu tebal, kau mau makan wortel yang masih mentah hah”Yong Soon mengomentari cara Kyuhyun memotong sayuran. Gadis itu duduk dihadapan Kyuhyun yang tengah memotong sayuran untuk dibuat sup seperti keinginan Yong Soon.

Dengan menggerutu Kyuhyun memotong kecil-kecil wortel, kentang juga brokoli. Sementara Yong Soon hanya memberikan instruksi dan terkadang memarahi jika Kyuhyun salah.

“Sekarang masukkan semua ke panci”titah Yong Soon, Kyuhyun hanya menurutinya saja. “Tambahkan garamnya”Kyuhyun lalu mencari garam.

“Itu bukan garam Kyu, itu gula”

“Jangan banyak-banyak, kau mau menjadi sup garam”

Jelas terlihat sekali kalau Kyuhyun sangat kesal diperintah seperti itu oleh Yong Soon namun mau tidak mau dia harus menurutinya.

“Kyu, balik telurnya, kau mau telurnya gosong”

“Aisshh Kyu”

Akhirnya meski diselingi oleh omelan-omelan Yong Soon, Kyuhyun bisa menyelesaikan masakannya. Dia begitu lega telah selesai meski masakannya tidak bisa dibilang bagus bahkan sangat buruk. Yong Soon mendesah pelan begitu mencoba sup buatan Kyuhyun belum dengan telurnya yang gosong.

“Kurasa ini yang terbaik yang bisa kau lakukan, semoga aku tidak keracunan”sambil tersenyum miris dan menggelengkan kepalanya. Kyuhyun langsung menepuk kepala gadis itu membuat Yong Soon menoleh pada Kyuhyun yang kini duduk dihadapannya dan memandangnya dengan tatapan-apa memang seburuk itu masakanku-

Jinjja, kau coba saja. Semoga saja kita tidak keracunan”Kyuhyun mencoba sup buatannya lalu mengerenyit setelah merasakan rasa asin yang terlalu terasa dilidahnya.

“Sudah kubilang garamnya jangan terlalu banyak”ujar Yong Soon.  Kyuhyun menaruh sumpit dan sendoknya.

“Oke, tidak usah dimakan”kata Kyuhyun.

“Apa?lalu kita makan apa?”

“Pesan saja”

“Issh, kau harus menghargai masakan buatanmu sendiri. Kita akan memakannya”Yong Soon kembali memakan telur buatan Kyuhyun dan memejamkan matanya lalu menelannya.”Tidak terlalu buruk,aku meralat kata-kataku kalau kita akan keracunan,  cobalah”Yong Soon tersenyum dan Kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengikuti apa yang Yong Soon lakukan.

Yong Soon merasa setidaknya dia harus menghargai apa yang telah Kyuhyun lakukan. Dia tidak bisa memasak tapi dia mau berusaha untuk melakukannya bukankah itu hebat.

Begitu mereka selesai makan siang yang menurut mereka terasa sangat panjang karena butuh waktu lama bagi mereka untuk menelan makan siang mereka ini. Yong Soon membereskan bekas makan mereka.

“Aku saja yang mencuci”ujar Yong Soon lalu membawa piring-piring itu ke wastafel. Kyuhyun mengikutinya karena merasa seharusnya dia yang mencuci bukankah hari ini dia menjadi pembantu Yong Soon.

“Biar aku saja”ujar Kyuhyun. Yong Soon berbalik dan menggeleng.”Kau sudah memasak biar aku yang mencuci”ujar Yong Soon.

Kyuhyun tetap berdiri disamping Yong Soon dan tiba-tiba Yong Soon merasa dirinya di foto dan benar saja ternyata Kyuhyun yang melakukannya.”Ya!apa yang kau lakukan?”tanya Yong Soon.

“Pembantuku sungguh sangat cantik”Kyuhyun menunjukan foto Yong Soon dihadapan gadis itu.

“Aku bukan pembantumu, kau yang jadi pembantuku hari ini”Yong Soon memercikan air ke tubuh Kyuhyun, pria itu segera berlari menghindar sebelum tubuhnya basah dan Yong Soon hanya bisa menggerutu kesal.

 

**

Kyuhyun kini tengah mengamati Yong Soon yang sedang membuat pancake, sepertinya gadis itu tidak akan membiarkan Kyuhyun untuk memasak lagi setelah apa yang terjadi pada makan siang mereka. Sebuah senyuman jahil muncul di wajah Kyuhyun, dia melirik tepung yang ada disampingnya lalu memasukkan tangannya ke dalam tepung itu dan mengambilnya segenggam.

“Yongie-ya”panggil Kyuhyun tanpa tahu apa yang akan Kyuhyun lakukan, Yong Soon mendongak ketika namanya dipanggil dan tepat saat dia mendongak Kyuhyun melemparkan tepung itu ke wajah Yong Soon.

“Kyu!”Yong Soon langsung berteriak, sementara Kyuhyun malah tertawa.

“Yongie-ya, kau cantik sekali”goda Kyuhyun. Yong Soon membersihkan mukanya lalu menatap tajam Kyuhyun yang masih tertawa dihadapannya.“Cho Kyuhyun kau mengotori dapurku!”

Menyadari kalau Yong Soon akan membalasnya, pria itu langsung berlari pergi keluar dapur meninggalkan Yong Soon yang menggerutu kesal karena mukanya putih akibat ulah Kyuhyun.

Kyuhyun tidak terlihat lagi di ruang tengah, gadis itu kemudian pergi ke kamar mereka dan tidak menadapati Kyuhyun disana, lalu dia menuju kamarnya yang dulu dan begitu membuka pintu dia melihat Kyuhyun tengah duduk di atas tempat tidur sambil memegang sesuatu berbentuk buku.

Pria itu tersenyum beberapa kali memperhatikan begitu banyaknya foto dirinya disana dengan berbagai macam ekspresi. Dia tidak tahu kalau istirnya membuat album seperti ini. Dia selalu perhatian padaku bahkan saat aku bilang sakit dia langsung pulang seperti tadi.

“Kyu”panggil Yong Soon, Kyuhyun menoleh pada Yong Soon yang masih berdiri di depan pintu. Kyuhyun tersenyum dan menutup album foto itu lalu menyuruh Yong Soon mendekat. Yong Soon merasa aneh dengan tingkah Kyuhyun hari.

“Duduklah, akan aku bersihkan wajahmu”Kyuhyun menarik Yong Soon untuk duduk lalu dia keluar kamar dan tak lama kemudian kembali sambil membawa handuk basah untuk membersihkan wajah Yong Soon.

Kyuhyun membersihkan wajah Yong Soon perlahan, gadis itu merasa aneh dengan sikap Kyuhyun hari ini. Rasanya dia merasa Kyuhyun sangat berbeda.

“Ada yang salah denganmu hari ini?”tanya Yong Soon ketika Kyuhyun sudah selesai membersihkan wajahnya. Kyuhyun menatap lembut istrinya itu.

“Tidak, wae?”Kyuhyun balik bertanya. Yong Soon menggeleng dengan cepat, pria itu tersenyum. Kedua mata mereka kembali bertemu dengan perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya, ditaruhnya tangannya di pipi Yong Soon lalu mempertemukan kedua bibir mereka, Yong Soon memejamkan matanya. Dia selalu suka sensasi saat Kyuhyun menciumnya dengan lembut dan perlahan sama seperti saat ini, seakan banyak kupu-kupu berterbangan di perutnya.

Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka dan kembali tersenyum lembut pada Yong Soon.

“Ah, Yongie-ya, kau yang membuat ini”Kyuhyun menunjukkan album bersampul merah itu. mata Yong Soon langsung membelalak lebar. Dia tidak menyangka Kyuhyun akan menemukan benda rahasianya itu.

Yong Soon langsung mengambil benda itu dan berdiri dari duduknya.

“Kau sangat sangat perhatian padakku dan aku suka itu Yongie-ya”Yong Soon mengerucutkan bibirnya lalu berjalan keluar dari kamar dengan muka yang memerah. Tentu saja dia sangat malu.

Sementara itu Kyuhyun hanya memandang kepergian Yong Soon sambil tersenyum. Dia sungguh tidak menyangka Yong Soon sangat perhatian padanya sampai seperti itu. dia kembali mengingat bagaimana tadi pagi Yong Soon langsung pulang begitu Kyuhyun bilang dia demam. Ternyata selama ini meski dia melihat Yong Soon sangat cuek ternyata dia perhatian, sangat perhatian. Kyuhyun merasa perhatiannya pada Yong Soon masih kurang dibanding Yong Soon padanya.

Pria itu berjalan keluar dari kamar lalu menuju dapur dan melihat Yong Soon tengah melanjutkan pekerjaannya membuat pancake, muka Yong Soon kembali memerah ketika melihat Kyuhyun lagi. Pria itu menghampiri istirnya.

“Biar aku yang buat, kau duduk saja dan beritahu aku caranya”Kyuhyun menyuruh Yong Soon untuk duduk disampingnya.

“Baiklah”ujar Yong Soon.

“Apa yang harus dilakukan”

“Kau pecahakn telurnya”

“Seperti ini”

“Kulita telurnya jangan ikut masuk Kyu”

“Eoh, oke”

“Jorok, kenapa aku mengambilnya dengan tanganmu”

 

**

 

Pancake buatan Kyuhyun sudah jadi, pria itu sudah menaruhnya ke piring, satu untuk dirinya satu lagi untuk Yong Soon.

“Ada yang kau inginkan lagi Nona?”tanya Kyuhyun layaknya seperti penjual pada Yong Soon disampingnya.

“Aku mau es krim coklat diatasnya”tujuk Yong Soon pada pancake-nya. Kyuhyun mengambil  es krim coklat di kulkas mereka dan mengambil satu scoop, menaruhnya di pancake itu.

“Ini pancake anda Nona”Yong Soon menggeleng.

“Aku mau dua”

“Bukankah nona hanya sendiri?”

Aniya, aku tidak sendiri. Satu untukku, satu lagi untuk suamiku yang jelek dan menyebalkan”

“Benarkah dia jelek dan menyebalkan?”

“Ehm, dia jelek dan menyebalkan tapi aku sangat mencintainya”Yong Soon tersenyum senang dihadapan Kyuhyun.

“Baiklah, anda ingin menambahkannya dengan es krim rasa apa?”

“Coklat”

“Apakah coklat kesukaan suami anda?”

“Bukan itu kesukaanku tapi dia akan selalu suka apa yang aku suka. Dia yang bilang begitu”

Begitu Kyuhyun menaruh es krim diatas pancakenya mereka malah tertawa bersama. Lalu Yong Soon mencoba memakannya. Kyuhyun tidak sabar menunggu tanggapan Yong Soon.

“Ini makanan yang lebih normal yang aku makan hari ini, yeah kau berhasil Kyu”ujar Yong Soon. Kyuhyun tampak tidak percaya lalu dia mengambil sendok dan hendak mencobanya namun Yong Soon menahan tangan Kyuhyun meminta agar dia yang menyuapi Kyuhyun.

“Kurasa ini makanan paling normal yang aku makan hari ini”ujar Kyuhyun kemudian mereka kembali tertawa bersama.

Mereka menghabiskan pancakei  itu bersama kemudian Kyuhyun membawa Yong Soon kembali ke ruang tengah. Pria itu mematikan semua lampu dan membuka jendela lebar-lebar membiarkan hanya sinar matahari sore yang menerangi ruangan ini. Kyuhyun kemudian memasukkan CD kedalam music player yang ada disana dan tidak lama kemudian mengalunlah sebuah musik yang sangat indah, alunan piano yang benar-benar sangat indah.

Yong Soon terpaku ditempatnya, ketika Kyuhyun berbalik dan tersenyum padanya. “Claire de Lune, favoritmu”ucap Kyuhyun. Yong Soon ikut tersenyum.

“Ayo berdansa”Kyuhyun menghampiri Yong Soon dan mengulurkan tangannya.

“Tapi aku tidak bisa berdansa”

“Aku juga”

“Lalu apa yang akan kita lakukan?”

Mereka hanya berdiri di tengah-tengah ruangan, saling mengenggam tangan masing-masing. Kedua mata mereka tidak pernah lepas satu sama lain menunjukka  betapa kedua orang ini saling mencintai. Alunan musik indah ini menambah suasana romantis diantara mereka.

Yong Soon mendekat dan langsung memeluk tubuh Kyuhyun menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya itu, merasakan kehangatan yang tercipta dari pelukan ini. Mereka hanya terdiam satu sama lain sambil terus berpelukan, mendengarkan alunan musik piano juga sinar matahari sore yang masuk ke dalam ruangan ini. Rasanya berdiam diri sudah cukup menunjukkan betapa mereka sangat mencintai satu sama lain.

“Kyuhyun-ah, ada yang ingin kau katakan?”tanya Yong Soon setelah sekian lama terdiam. Kyuhyun sedikit kaget mendengar pertanyaan istrinya itu.

“Tidak”

“Tapi jantungmu berdetak sangat kencang, kau selalu seperti ini jika ingin mengatakan sesuatu hal yang romantis”

J-jinjja? K-kurasa tidak seperti itu”Kyuhyun mencoba mengelak, dia memang ingin mengatakan sesuatu dan ya dia memang merasa jantungnya berdetak tidak karuan sejak tadi. Suasana yang sangat romnatis ini malah membuatnya gugup untuk mengatakan sesuatu.

Yong Soon terkekeh pelan dan semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Kyuhyun.

“Iya, kau selalu seperti ini..”

Suara bel apartemen mereka membuat kedua pasangan ini melepaskan pelukan masing-masing. Kyuhyun menatap Yong Soon seakan bertanya siapa yang datang, sementara gadis itu hanya menggedikkan bahunya tidak tahu.

Kyuhyun berjalan menuju pintu apartemen mereka dan membukanya.

“Kyuhyun-ah, kalian baik-baik saja kan?”

“Kalian tidak pergi ke pantai seperti kemarin”

“Tidak ada yang terjad pada kalian kan?”

“Kenapa kami tidak bisa menghubungi kalian seharian ini”

Celotehan dari beberap pria juga wanita yang kini tengah mentapa Kyuhyun dengan tatapan penasaran membuat Yong Soon mengikuti Kyuhyun menuju pintu.

Oppadeul”seru Yong Soon.

“Ya apa yang kalian lakukan disini, kami baik-baik saja, sudah sana kembali ke tempat kalian”seakan baru kembali ke alam sadaranya Kyuhyun segera mengusir kelima pria dewasa yang penuh keingin tahuan ini.

“Kemana saja kalian seharian ini?”tanya pria yang tidak lain adalah Sungmin.”Di rumah”jawab Kyuhyun singkat sambil mendorong tubuh pria-pria ini keluar dari kediamannya. Mereka sudah menganggu momen romantis yang sudah tercipta tadi.

“Yongie-ya, kenapa ada musik kematian disini”celetuk Eunhyuk.

“Ya oppa itu bukan musik kematian, itu Claire de Lune, sudah sana kembali ke tempat kalian”Yong Soon segera menutup pintu apartemennya. Dia menggerutu kesal, bisa-bisa Eunhyuk menyebut musik seindah ini dengan musik kematian.

Kyuhyun tertawa pelan.

“Hei jangan cemberut seperti itu, kau membuatku ingin menciummu”Yong Soon mendelik tajam pada Kyuhyun.

“Ayo kita pesan makan malam”Kyuhyun berjalan mendahului Yong Soon ke dalam.

 

**

 

“Kyuhyun-ah, apa yang ingin kau katakan tadi?”tanya Yong Soon ketika mereka sedang main catur saat ini. Setelah menyelesaikan makan malam dari hasil pesanan karena tidak ada yang mau memasak dan tidak ada juga yang mau memakan masakan Kyuhyun, merekapun memilih untuk memesan saja.

Kini mereka tengah bermain catur di ruang tengah.

“Tidak ada”Kyuhyun menjawab sambil menaruh bidak caturnya ke tengah.

“Benarkah?saat jantungmu berdetak kencang itu”Yong Soon mengingatkan Kyuhyun, dia ingin tahu kata-kata romantis apa yang ingin Kyuhyun katakan padanya.”Skak mat, aku menang”Yong Soon tersenyum girang ketika untuk kesekian kalinya dia berhasil mengalahkan Kyuhyun dalam bermain catur.

Gadis itu mengeluarkan kertas dan menandakan satu garis disana. “ya apa itu?”tanya Kyuhyun mengalihkan pembicaraan, sebenarnya dia ingat apa yang ingin dia katakan tapi dia tidak mau mengatakannya,dia terlalu malu untuk mengatakannya.

“Disini tertulis berapa kali aku menang bermain catur darimu, aku tujuh dan kau dua. Aku hebat”ujarnya riang.

“Cih, menang catur saja sudah bangga, untuk apa membuat hal konyol seperti itu”

“Aku bisa menunjukkan tidak selamanya Cho Kyuhyun-ku yang pintar ini pintar. Dalam hal ini aku lebih pintar darimu”Yong Soon menjulurkan lidahnya. Kyuhyun hanya berdecak pelan.

“Ah, Kyuhyun-ah jadi apa yang ingin kau katakan tadi?”tanya Yong Soon sambil menopang wajanya dengan kedua tangannya di meja.

“Tidak ada”jawab Kyuhyun lalu berdiri dan berjalan meninggalkan tempat itu.

“Kyu, kau mau kemana?”tanya Yong Soon.

“Tidur”

Mwo, ini masih sore”

“Aku mengantuk dan ingin tidur daripada aku menidurimu”

“Ya!”

Yong Soon mengejar langkah Kyuhyun sampai ke depan pintu kamar mereka yang sudah ditutup lebih dahulu oleh Kyuhyun. Gadis itu mendesah pelan. Apa harus selalu aku yang mulai.

Sebenarnya Kyuhyun belum tidur, dia bahkan masih berdiri di depan pintu sama seperti yang Yong Soon lakukan.

Yong Soon menendang pintu kamar.

“Ya!aku tahu kau belum mengantuk”ujar Yong Soon. “Aku sebenarnya ingin tahu kata-kata romantis apa yang ingin kau katakan karena aku selalu suka kata-katamu tapi tidak dengan yang di pantai waktu itu ya tapi kalalu kau tidak mau mengatakannya juga tidak apa-apa”

Kali ini Kyuhyun yang menendang pintu kamar.

“Apakah aku perhatian padamu?”tanyanya.

Yong Soon sedikit terkejut mendengar Kyuhyun ternyata ada di balik pintu.

“Kau punya cara perhatian yang berbeda dengan yang lain, cemburu, marah-marah itu bentuk perhatianmu padaku”

“Kau suka itu?”

“Entahlah tapi kalau tiba-tiba kau berubah menjadi seperti Donghae oppa misalnya, sepertinya aku tidak akan suka. Kenapa kau bertanya seperti itu?”

“Tidak, aku hanya merasa aku tidak pernah perhatian padamu berbeda denganmu. Aku merasa tidak adil padamu”

“Begitukah yang kau pikirkan? Dasar Cho Kyuhyun-ku yang bodoh, aku kan sudah bilang tadi cara perhatianmu itu berbeda”

Arasso, hei tadi kau bilang ‘Cho Kyuhyun-ku yang pintar’ kenapa sekarang jadi ‘Cho Kyuhyun-ku yang bodoh’?”

“Karena kau bisa menjadi bodoh dan pintar dalam satu waktu”

Kyuhyun memuta bola matanya, dia masih berdiri di balik pintu kamar. Rasanya sangat aneh melihat mereka berbicara seperti ini.

“Jangan pernah berubah”

Yong Soon kembali berbicara.

“Hm, apa maksudmu?”

“Kau tahu aku merasa aneh melihatmu hari ini, tiba-tiba menjadi perhatian, romantis, rasanya bukan seperti dirimu. Bukan aku merasa suka dengan sifatmu yang menyebalkan hanya saja kau itu memang menyebalkan aku menyukaimu karena hal itu jadi kalau kau berubah rasanya aku bisa tidak menyukaimu lagi”

“Ya!jangan katakan kau tidak menyukaiku lagi”

“Aku bercanda Cho Kyuhyun-ssi, kecuali kau berubah aku kan sudah bilang”

“Tidak, aku tidak akan berubah. Aku mencintaimu”

“Aku juga mencintaimu, wanna hug and kiss? Buka pintunya”

Kyuhyun pun membuka pintu kamar mereka. Yong Soon segera memeluk tubuh jangkung itu.

“You are the only one who has ever touched my heart. It will always be yours”lirih Kyuhyun, Yong Soon tersenyum namun tiba-tiba dia merasa kata-kata itu familiar baginya, dia segera melepaskan pelukan Kyuhyun dan menatap pria itu penuh kecurigaan. Kyuhyun merasa akan hal itu.

“Aku belum dapat poppo,kau bilang kalau aku membukakan pintu aku akan dapat ciuman darimu”Kyuhyun menunjuk bibirnya. Yong Soon tidak menghiraukan kata-kata Kyuhyun.

“Ya darimana kau mengutip kata-kata itu?kau membaca bukukukan?”

Aniya”Yong Soon memperhatikan wajah Kyuhyun dengan seksama.”Aisssh, mengenalmu, mencintaimu dan memilikimu adalah kebahagian terbesar untukku, saranghae”dengan cepat Kyuhyun mencium pipi Yong Soon lalu segera naik ke tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut sebelum Yong Soon bertanya yang macam-macam.

“Ya!Cho Kyuhyun, aku belum selesai bicara denganmu, kau selalu bilang tidak suka dengan buku itu tapi kau malah membacanya. kau sungguh..”Yong Soon mengguncangkan tubuh Kyuhyun diatas tempat tidur, pria itu membuka selimutnya membuat Yong Soon berhenti berbicara.

“Aku ingin tidur Yongie-ya jangan mengangguku atau kau ingin aku tiduri”Kyuhyun langsung menarik tubuh Yong Soon berbaring bersamanya.

“Ya!Cho Kyuhyun mesum!”

 

Advertisements

21 thoughts on “FF: A Romantic Day (KyuSoon Couple)

  1. Yongsoon emg perhatian bgt sama kyu dannn Asli ngakak lah pas si kyu diem diem nangis wkwkwk
    Aigoo kenapa mereka jadi romantis begini siihh ??? Tapi aku sukaaa aaahaahaa
    Suara kematian? eunhyuk babo ~

  2. aaaa
    i’m gonna miss this couple soo bad

    aku jga bkal mulai sibuk lg ci, tp 2mggu lg
    hehe

    kenalan yuk??
    Pgn tw empunya kyusoon couple lbh jauh ni
    hehehe

  3. aigoooooo pasangan ini semakin hari semakin sweet ajh Siiih~

    Btw aku kangen bgt baca KyuSoon Couple … Huhuhu .. Eonnieya daebak!!

    Kekekekekek~
    di tunggu yg selanjutnya ..

  4. KyuSoon… ^^ Romantis bgt… aku ngakak abis baca adegan Kyu nangis gara2 film.. Omo!! (Nyaingin gue aja nih si Kyuhyun…)

    Aah~~ pokoknya yg selanjut-selanjutnya gini deh sweet2 gmn gt…

    Fighting!! ^^

  5. aigo, akhir ny kluar juga kyusoon couple, makin cinta, saranghae author,saranghae nae yeobo kyuhyun#dtendang sparkyu#
    oppadeul,kalian jangan ggu kyusoon, mereka lagi romantis tauuu,sini main d rmh(?) ak ajh.,,

  6. Well. Klo kyu berubah seperti donghae, itu namanya bukan kyu. Kyu yg bgnilah yg aku jg suka keke…
    Kya… Ff nya daebak
    romantis? Tentuuuuuuu
    keren keren
    cara memberikan perhatian kyu itu memang berbeda dan itulah dia
    lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s