FF: Only U (After Story)

Aku memilih membuat after storynya terlebih dahulu ingin tahu bagaimana tanggapan kalian, wanna make the before story or not?so mianhe klo after storynya tidak memuaskan atau tidak seperti yang kalian inginkan, i’m trying to do my best to finish (?) the story.

So mungkin ini yang terakhir dari cerita ONLY U (if u want it to be the last kkk~) Neomu gomawoyo buat semua komennya ^^

 

Only U (After Story)

 

Yong Soon melepaskan lengan seseorang yang melingkari pinggangnya dengan erat secara perlahan, agar tidak membangunkan pria dengan rambut hitam yang berantakan itu.  Pria yang juga berkulit pucat itu menggeliat pelan dan malah mengeratkan pelukannya pada wanita yang sudah berstatus sebagai istrinya lagi. Yong Soon tertawa pelan lalu mencium sekilas pipi pria yang dicintainya itu membuat sebuah senyuman terukir di wajah pria yang masih memejamkan matanya itu.

Ireona”Yong Soon kembali mencium pipi pria itu namun si pria sama sekali tidak mendengarkan perkataan istrinya itu dan tetap memejamkan matanya. “Ireona Kyunnie”Yong Soon kembali mencium pipi pria yang bernama Kyuhyun itu. Jari Kyuhyun menunjuk bibirnya meminta Yong Soon untuk menciumnya di bibir.

Yong Soon memutar bola matanya perlahan, tidak habis pikir betapa manjanya suaminya ini di pagi hari. Wanita itu menatap wajah suaminya yang meminta ciuman darinya dengan tetap memejamkan matanya tepat dihadapannya. Kyuhyun kembali menujuk bibirnya tidak sabaran. Wanita itu dengan sengaja tidak mengikuti apa yang Kyuhyun inginkan, dia ingin lihat sampai mana kesabaran Kyuhyun. Pria itu masih menanti bibir Yong Soon menyentuhnya namun dia tidak kunjung merasakannya.

“Ya!palli!”Kyuhyun yang tidak sabaran akhirnya membuka matanya dan menatap kesal wanita dihadapannya ini. Yong Soon langsung tertawa karenanya. Lihat dia akan bangun sendirikan.

Aigoo Kyuhyun-ah,sudah bangun, eoh”Yong Soon melepaskan lengan Kyuhyun dipinggangnya dan bangun dari tidurnya membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

“Mana morning kiss-ku?”ujarnya dengan nada manja, Yong Soon menoleh dan memasang wajah sedang berpikir. “Ya!”Kyuhyun kembali merajuk sambil menarik ujung piyama Yong Soon disampingnya.

“Bahkan Yong Hyun tidak semanja dirimu kalau dibangunkan, ayo cepat bangun dan mandi. Aku akan menyiapkan sarapan”Yong Soon turun dari tempat tidurnya membuat wajah Kyuhyun berubah kecewa.

“Yongie-ya, kau tidak sayang padaku?”Kyuhyun kembali merajuk. Yong Soon mendesah pelan, kata-kata yang sama yang selalu Yong Hyun katakan jika dia tidak mau mengabulkan permintaannya.

Aigoo, aku punya dua bayi sekarang. Baby Kyunnie, aku sangat sayang padamu”Yong Soon kembali ke tempat tidur lalu menyentuhkan wajahnya di pipi suaminya itu dan berkata tepat dihadapannya seperti seorang ibu yang sedang berbicara pada anaknya yang belum mau bangun. Dikecupnya sekilas bibir tebal milik Kyuhyun itu namun tentu saja bukan sekedar ciuman biasa yang Kyuhyun minta, kali ini pria itu sudah menarik tengkuk Yong Soon dan memperdalam ciuman mereka. Pagutan panas memulai pagi yang cerah ini.

 

**

Eomma..appa”sebuah suara cempreng dan juga ketukan di pintu kamar mereka membuat kedua pasangan ini menghentikan pagutan mereka. Yong Soon mendorong tubuh Kyuhyun diatasnya membuat pria itu memasang wajah kecewa sambil mengerucutkan bibirnya.

Another baby”Yong Soon segera turun dari tempat tidurnya sementara Kyuhyun kembali berbaring.

Dibukanya pintu kamar bernuansa biru itu perlahan dan muncullan seorang pria kecil yang menggunakan piyama berwarna putih, tangannya mengucek salah satu matanya lalu menguap, Yong Soon tersenyum kecil dan digendongnya putranya dengan Kyuhyun itu.

“Hyunnie sudah bangun?”tanyanya pada pria kecil digendongannya itu, Yong Hyun mengangguk sambil kembali menguap. Yong Soon membawa putranya ke dalam kamarnya dan didudukannya diatas tempat tidurnya.

Appa oddie?”tanya Yong Hyun, ibunya hanya melirik kesampingnya, seorang pria yang kembali tertidur.”Bangunkan appa”ujar Yong Soon pada putranya.

Yong Hyun mengangguk lalu mulai duduk diatas perut Kyuhyun. “Appa bangun!!!”Yong Hyun berteriak tepat dihadapan Kyuhyun membuat Yong Soon tertawa. Tiba-tiba Kyuhyun membawa Yong Hyun ikut berbaring di pelukannya.

Appa masih mengantuk sayang”

“Bangun, bangun, bangun”

Yong Hyun memukul dada Kyuhyun yang memeluknya berkali-kali agar ayahnya itu segera bangun.

“Kyuhyun-ah, cepat bangun dan mandi dengan Yong Hyun sekalian”Yong Soon menepuk lengan Kyuhyun lalu turun dari tempat tidurnya, mengikat rambutnya ke atas secara asal dan berjalan keluar kamar meninggalkan ayah dan putranya itu.

Kyuhyun membuka matanya perlahan, wajah kecil Yong Hyu tepat ada dihadapannya. Yong Hyun menatap ayahnya dengan tatapan polosnya lalu Kyuhyun mencubit hidung putranya itu.

“Ayo jagoan kecil, kita mandi”Kyuhyun langsung menggendong tubuh putranya membuat Yong Hyun tertawa, dibawanya tubuh anaknya itu ke kamar mandi yang ada di dalam kamar itu juga.

 

**

 

Yong Soon sedang sibuk menaruh sarapan yang dia buat ke atas meja makannya, ketika dia merasakan sepasang tangan melingkari pinganggnya dari belakangm wanita itu langsung berbalik. Dia tersenyum kecil pada pria yang kini tengah memeluknya. Kyuhyun memajukan wajahnya dan mencium sekilas bibir istrinya itu.

“Aku sangat mencintaimu”ujarnya, Yong Soon hanya tersenyum menanggapinya, dibalasnya ciuman Kyuhyun dengan mencium bibir pria itu lagi. Kesempatan ini tidak disia-siakan Kyuhyun, dia pagut bibir plum itu lebih lama sehingga kini mereka mulai berciuman lebih panas, diberikannya lumatan-lumatan lembut pada bibir Yong Soon.

“Kapan Yong Hyun akan punya adik?”tanya Kyuhyun ketika mereka melepaskan ciuman yang cukup lama itu untuk bernafas.

“Bersabarlah”Yong Soon memaikan kancing kemeja Kyuhyun dengan jarinya, kembali diciumnya bibir Yong Soon itu sekilas.

“Aku ingin merasakan pengalaman yang belum aku rasakan saat kau mengandung Yong Hyun”ujar Kyuhyun, ditatapnya wajah Yong Soon dengan perasaan bersalah. Yong Soon tersenyum lembut padanya. Dia tahu Kyuhyun sangat ingin mereka memiliki bayi lagi karena saat mengandung Yong Hyun, pria itu tidak pernah peduli dengannya. Saat itu adalah masa-masa yang paling tidak pernah ingin Yong Soon ingat.

Yong Soon mengelus pipi Kyuhyun perlahan. “Aku berjanji kali ini kau akan merasakannya”, wanita itu tersenyum lembut pada Kyuhyun.

Eomma”suara dari putra mereka membuat mereka segera menjauh dari posisi mereka tadi, Yong Hyun berjalan mendekat ke arah meja makan dengan seragam yang masih berantakan. Yong Soon segera menoleh pada Kyuhyun dan memasang wajah kesal,dia menyuruh Kyuhyun untuk memandikannya juga untuk memakaikan pakaian Yong Hyun bukannya ditinggal begitu saja.

“Kyu, kenapa kau meninggalkan Yong Hyun?dia belum rapi”Yong Soon beranjak menuju Yong Hyun, berjongkok dihadapannya lalu membenarkan seragam Yong Hyun.

“Mianhe,aku lupa”jawab Kyuhyun dengan santainya membuat Yong Soon mendecak kesal. Digendongnya tubuh mungil Yong Hyun lalu didudukannya di kursi disamping Kyuhyun yang kini tengan memulai sarapannya.”Sarapannya dihabiskan, ne?”Yong Soon berpesan pada Yong Hyun dan putranya itu mengangguk dengan cepat.

Yong Soon meninggalkan mereka kembali ke kamar, membereskan kamar mereka lalu mandi karena diapun harus bekerja. Setelah mereka menikah kembali Yong Soon memutuskan untuk tetap bekerja dan meski sedikit tidak rela Kyuhyun tetap menginjikannya. Apa yang membuat Kyuhyun tidak ingin Yong Soon bekerja adalah karena istrinya itu akan selalu bertemu dengan Donghae, pria itu cemburu jika melihat Yong Soon terlalu dekat dengan Donghae.

 

**

 

“Hyunnie sudah selesai?”tanya Yong Soon pada putranya yang kini tengah memakai tas kecilnya, wanita itu tengah membereskan bekas sarapan kedua pria yang sangat dicintainya, menaruhnya di wastafel dan mencucinya.

Nde eomma

“Kyuhyun-ah, antarkan Yong Hyun dan tunggu sampai dia masuk, areo

Kyuhyun tertawa kecil mendengar ucapan Yong Soon yang selalu dia dengar setiap pagi itu, Yong Soon memang terlalu protektif pada putra kesayangannya itu.

“Baik istriku yang cantik”jawab Kyuhyun sambil membenarkan letak dasinya.”Yongie-ya, kau tidak mau berangkat bersama?”tanya Kyuhyun. Wanita itu menggeleng sambil mengeringkan tangannya dengan handuk.”Kalian duluan saja, arah kitakan berbeda”jawab Yong Soon sambil menghampiri Kyuhyun dan membantunya membenarkan dasi yang berusaha dia pakai sejak tadi namun tidak berhasil juga.

“Dijemput Donghae lagi?”tanya Kyuhyun dengan nada tidak suka, wanita itu mendesah pelan. Sebenarnya dia juga tidak mau kalau Donghae menjemputnya namun entah kenapa beberapa hari ini pria itu selalu menjemputnya katanya ada yang ingin dia bicarakan dengan Yong Soon namun sampai hari inipun Donghae belum membicarakan apa-apa dengan Yong Soon.

“Kau masih cemburu?”tanya Yong Soon. “Tentu saja”jawab Kyuhyun cepat.”Kau istriku”lanjut Kyuhyun.

Arasso, arasso, arasso. Sudah sana pergi Yong Hyun sudah menunggu dari tadi di depan. Hati-hati”Yong Soon mencium sekilas pipi Kyuhyun lalu beranjak ke luar rumah. Putranya tengah berdiri di depan teras berjongkok memperhatikan sesuatu.

“Yong Hyun-ah”panggil Yong Soon, pria kecil itu berdiri dan menghampiri ibunya.”Belajar yang benar ne”Yong Soon mencium kening Yong Hyun dan mengusap lembut kepala anaknya yang kini tengah mengangguk menjawab ucapannya.

Kyuhyun menghampiri Yong Hyun lalu menuntun anaknya keluar dari rumah. Yong Soon sadar kalau Kyuhyun mulai marah lagi seperti kemarin. Pembicaraan ini selalu akan berakhir dengan marahnya pria itu, Yong Soon sudah berusaha menjelaskan tapi sepertinya Kyuhyun tidak mau mengerti. Bagaimanapun juga Donghae adalah sahabatnya, dia bertemu Donghae lebih dulu daripada Kyuhyun, dia tidak bisa mengabaikan Donghae ataupun menjauhi pria itu. Terkadang hal itulah yang tidak bisa dipahami oleh Kyuhyun, dia hanya takut kalau istrinya akan memiliki perasaan lain pada Donghae.

 

**

 

Yong Soon membuka sebuah pintu ruangan berwarna coklat itu perlahan, melongokkan kepalanya sedikit. Bola matanya bergerak mencari sosok yang sedang dia cari saat ini, begitu melihat seorang pria sedang serius menghadap layar komputernya, senyum mengembang di wajah manis itu. Perlahan dia mulai masuk ke dalam dan mendekati meja pria yang tampaknya masih sangat serius sehingga tidak memperhatikan kedatangan wanita ini.

“Hae-ya!”

Pria bernama Donghae itu sedikit terlonjak kaget di tempat duduknya ketika namanya dipanggil. Wajahnya terlihat bingung begitu melihat sahabatnya itu kiniada diruangannya, tidak biasanya Yong Soon datang ke tempatnya. Ditambah lagi kini Yong Soon sedang tersenyum penuh arti.

Waeyo?ada yang ingin kau minta?”tanya Donghae.

Yong Soon duduk di kursi di hadapan Donghae.

“Kau mau mengantarku ke suatu tempat?”tanya Yong Soon.

“Tempat apa?”

“Pokoknya nanti kau akan tahu dengan sendirinya, kau mau?”

Donghae tampak berpikir sebentar, rasanya aneh melihat Yong Soon seperti ini, tidak biasanya dia mengajak pergi ke tempat yang sepertinya dia rahasiakan ini.

“Kenapa tidak dengan Kyuhyun saja?”tanya Donghae lagi.

“Dia tidak boleh tahu aku pergi kesana”

Wae?”

“Pokoknya nanti kau tahu kenapa dia tidak boleh tahu dulu aku pergi kesana, jadi mau ya?”

“Yong Soon-ah, sebenarnya kau mau pergi kemana?”

“Issh, kau itu cerewet sekali Donghae-ya, pokoknya kau harus menemaniku kesana, sekarang!”

Mwo?”

Yong Soon langsung menarik lengan Donghae untuk berdiri, dia tidak mau mendengar pertanyaan lagi atau penolakan dari Donghae, pokoknya pria itu harus menemaninya pergi. Wanita itu menarik Donghae keluar ruangan lalu membawanya berjalan ke luar gedung.

Akhirnya Donghae tidak banyak tanya lagi dan mengikuti keinginan Yong Soon. Terkadang wanita ini memang selalu memaksakan kehendaknya, apa yang dia inginkan harus dituruti sama seperti ini.

Kini Yong Soon sudah masuk ke dalam mobil Donghae sementara pria itu mendecak kesal ketika menjalankan mobilnya mengikuti arahan Yong Soon.

“Rumah sakit?”Donghae terlihat terkejut ketika mereka sampai ke tempat yang ingin Yong Soon datangi. Donghae menatap Yong Soon dengan tatapan penuh pertanyaan, kenapa sahabatnya ingin diantarkan kesini, siapa yang sedang sakit?atau dia sedang sakit?

“Kau sakit?”tanya Donghae lagi. Yong Soon hanya menjawabnya dengan senyuman lalu turun dari mobil begitu saja membuat Donghae semakin bertanya-bertanya.

 

**

 

Kyuhyun menatap ponselnya dengan wajah kesal, beberapa kali terdengar helaan nafas dari pria itu. dia seperti ini karena beberapa kali dia menghubungi ponsel istrinya sama sekali tidak diangkat olehnya.

“Kemana dia?”gerutu Kyuhyun sambil menumpukkan wajahnya dengan kedua tangannya. Dia tampak berpikir kemana istrinya itu pergi sehingga tidak mengangkat teleponnya padahal dia ingin mengajak wanita itu juga putranya makan siang bersama.

Tiba-tiba Kyuhyun berdiri dari duduknya dan terlintas sebuah ide diotaknya, dia mengambil kunci mobilnya di meja lalu pergi dari kantornya. Sudah jelas dia berniat menghampiri istrinya di kantor wanita itu.

Semua orang di kantor Donghae memang sudah tahu kalau Kyuhyun sering datang kesini terutama untuk menjemput istrinya itu, sama seperti saat ini. Kyuhyun sudah menuju ruangan Yong Soon. Ketika di sampai dihadapan ruangan itu, dia mengetuknya perlahan namun tidak ada tanggapan. Dia mulai membuka pintu itu yang ternyata tidak dikunci dan yang didapatinya adalah ruangan yang kosong. Kyuhyun mendesah pelan kecewa karena ternyata Yong Soon tidak ada diruangannya.

Pria itu menggerutu kesal sambil menghampiri meja Yong Soon dan mendapati ponsel wanita itu tergeletak begitu saja diatas meja, pantas Yong Soon sama sekali tidak mengangkat telepon pria itu, dia meninggalkan ponselnya.

“Kau dengar kata dokterkan Yong..”sebuah suara membuat pria itu berbalik dan mendapati Yong Soon masuk ke dalam ruangan bersama dengan Donghae yang menggendong Yong Hyun dibelakangnya.

Yong Soon terlihat kaget melihat Kyuhyun datang ke tempatnya sementara Kyuhyun sudah menunjukan wajah kecemburuan, tentu saja dia cemburu melihat istrinya pergi dengan sahabatnya yang memiliki perasaan khusus padanya dan bahkan sempat akan menikahi istrinya itu. belum lagi ditambah kenyataan bahwa Yong Hyun bisa dekat dengan Donghae.

Appa”Yong Hyun terlihat senang melihat ayahnya ada disini, dia sudah ingin turun dari gendongan Donghae dan menghampiri ayahnya itu namun begitu melihat suasana yang tidak enak antara Yong Soon dan Kyuhyun karena kini mereka hanya saling bertatapan membuat Donghae memutuskan untuk membawa Yong Hyun ke ruangannya saja.

“Yong Hyun-ah, ikut hyung dulu ya keatas”Donghae lalu membawa Yong Hyun pergi dari ruangan Yong Soon.

“Kau baru datang?”tanya Yong Soon berusaha mencairkan suasana, dia tahu kalau Kyuhyun sudah seperti ini dia pasti sedang cemburu dan Yong Soon tahu pasti kenapa Kyuhyun cemburu.

Kyuhyun hanya menjawab dengan gumaman.

“Aku tadi pergi dengan Donghae dan aku lupa membawa ponselku”lanjut Yong Soon, lagi-lagi Kyuhyun hanya menggumam.”Mianhe”ujar Yong Soon lagi sambil mendekat pada Kyuhyun yang kini berdiri bersandar di meja Yong Soon.

“Kemana kalian pergi?”tanya Kyuhyun dengan tatapan tajam.

“A-ah itu menjemput Yong Hyun”

“Kenapa tidak sendiri saja atau memintaku yang menjemput?bukannya biasanya seperti itu”

“Itu..”

“Apa yang kalian sembunyikan dariku?kemana kalian pergi berdua?kenapa dia selalu menjemputmu?”

Yong Soon hanya bisa diam melihat Kyuhyun yang sedang mengungkapkan kemarahannya,dia tidak tahu harus menjelaskan seperti apa saat ini.

“Aku suamimu Yongie-ya, aku tidak suka melihatmu dekat dengan pria lain”tegas Kyuhyun, ditatapnya obsidian coklat milik istrinya itu.

Arayo, aku hanya tidak ingin merepotkanmu..”

“Sudah sepantasnya aku direpotkan olehmu, aku suamimu”Kyuhyun menghela nafas perlahan. “Aku tahu Donghae adalah sahabatmu sejak dulu, aku datang setelahnya tentu kau melihatku berbeda dengan Donghae. Aku tahu itu tapi bisakah kau membedakan mana sahabatmu dan suamimu”

“A-aku..”ucapan Yong Soon terhenti ketika melihat Kyuhyun berjalan melewatinya lalu keluar dari ruangannya. Wanita itu mendesah pelan.

 

**

 

“Kau mau pulang lebih awal?”tanya Donghae ketika Yong Soon datang ke ruangannya. Wanita itu mengangguk. “Kalian baik-baik saja?”tanya Donghae lagi karena dia bisa melihat wajah Yong Soon yang terlihat berbeda.

“Ya, kami baik-baik saja”jawab Yong Soon.

“Aku yakin dia tidak akan marah lagi jika mendengar kejutan darimu”Donghae tersenyum pada sahabat dekatnya itu. Yong Soon mencoba tersenyum dan mengangguk-anggukan kepalanya, dia berharap hal yang sama dengan Donghae, namun melihat tatapan Kyuhyun tadi membuatnya tidak terlalu yakin. Terkadang jika Kyuhyun sudah marah, tidak mudah membuat pria itu baik kembali.

“Mau kuantar?”tawar Donghae ketika Yong Soon sudah berdiri sambil menggendong Yong Hyun yang sedang tidur itu.

“Tidak usah,aku mau membawanya ke tempat eomma dulu”Yong Soon lalu keluar dari ruangan Donghae, menyetop taksi di depan kantor itu lalu pergi ke rumah ibunya.

Yong Soon menekan bel rumahnya beberapa kali, hingga kini muncullah seorang wanita paruh baya membukakan pintu.

Eomma”sapa Yong soon sambil tersenyum pada ibunya.

“Ada apa sayang?masuklah”ibunya sedikit terkejut melihat kedatangan putrinya yang tiba-tiba itu. Dia pun mempersilahkan putrinya untuk masuk lalu memindahkan Yong Hyun dari gendongan ibunya dan membawa cucunya itu ke dalam kamar yang bisa ditempati anaknya ketika pulang ke rumah.

Yong Soon duduk diruang tamu menunggu ibunya kembali setelah menaruh Yong Hyun.

“Aku mau menitipkan Yong Hyun hanya sampai nanti malam saja eomma, bisa kan?”tanya Yong Soon.

“Tentu saja bisa sayang, kenapa tidak kau biarkan dia menginap disini saja, hm”

Aniyo nanti merepotkan eomma

“Memangnya kalian mau pergi?”

Anni

“Lalu kenapa Yong Hyun dititipkan?”Yong Soon tersenyum penuh arti lalu dia menceritakan kenapa dia menitipkan Yong Hyun untuk beberapa jam saja sebenarnya. Ibunya terlihat terkejut.

“Aisshh kukira ada apa?ah chukkae sayang”ibunya memeluk putrinya itu. “Gomawo”jawab Yong Soon.

“Jangan membuat Kyuhyun cemburu lagi, kau tahu dia sering cerita pada ibu kalau dia tidak suka kau terlalu dekat dengan Donghae”

Arasso, sekarang pun dia sedang cemburu. Hah dia seperti anak kecil saja”

“Itu artinya dia sangat mencintaimu sayang, hm”Yong Soon mengangguk-anggukan kepalanya.

 

**

 

Yong Soon kini sudah ada dirumhanya, dia ingin membuat suatu kejutan untuk Kyuhyun. Dia mengetikkan pesan singkat untuk suaminya itu agar pulang tepat waktu. Diletakkan ponselnya itu di konter dapur lalu dia mulai mengelurkan bahan-bahan di dalam kulkas, dia ingin membuat makan malam spesial untuk Kyuhyun.

Sementara itu Kyuhyun membaca pesan singkat dari istrinya tanpa ekspresi apa-apa, sudah jelas dia masih marah pada Yong Soon. Kyuhyun terlihat tidak peduli dengan pesan singkat yang dikirim istrinya itu.

“Dia berusaha berbaikan denganku, hah”

 

**

 

Tepat jam 7 malam Yong Soon sudah selesai dengan masakkan yang dia buat dan dia pun sudah menata meja makan mereka menjadi lebih cantik. Yong Soon ingin menciptakan makan malam romantis untuk mereka berdua. Dia juga sudah membuat makanan kesukaan Kyuhyun. Ditatapnya layar ponselnya, tidak ada pesan ataupun telepon dari Kyuhyun.

“Dia sudah membacanya atau belum”gumam Yong Soon. Biasanya Kyuhyun sudah pulang saat ini tapi kenapa sampai saat ini Kyuhyun belum datang dan bukankah Yong Soon sudah menyuruhnya untuk pulang tepat waktu.”Mungkin dia sedang dijalan”gumam Yong Soon sambil duduk di kursi meja makan mereka.

Dia duduk menunggu sambil sesekali melihat jam di ponselnya, berharap Kyuhyun akan mengabarinya kalau dia sedang dijalan.

Setengah jam sudah berlalu dan Kyuhyun belum juga datang, dia pun juga tidak mengabari. Yong Soon ingin menghubungi Kyuhyun namun diurungkannya, takutnya Kyuhyun sedang dijalan saat ini.

Begitu jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan, Yong Soon sudah terlihat bosan menunggu bahkan kini kepalanya sudah dia baringkan di meja. Dia masih menatap kosong layar ponselnya.

“Kenapa dia belum pulang?”

 

**

Kyuhyun masih di kantornya saat ini meski sudah tidak ada lagi yang dia kerjakan, entahlah dia malas pulang ke rumah saat ini. bisa dibilang dia masih marah pada Yong Soon saat ini. Dia melirik ponselnya sekilas, melihat jam yang sudah menunjukan pukul setengah sepuluh. Dia bimbang memutuskan untuk tetap disini atau pulang. Mungkin saja Yong Soon sudah tidur saat ini. Kyuhyun seperti lupa dengan pesan yang dikir oleh Yong Soon.

Akhirnya pria itu memutuskan untuk pulang. Dia yakin Yong Soon sudah tidur sehingga dia tidak perlu melihat wajah Yong Soon yang hanya akan membuatnya kesal kembali.

Pria itu memacu mobilnya dengan cepat sampai ke depan rumah bertingkat dua yang berwarna coklat itu. Kyuhyun langsung saja membuka pintu rumahnya dan mendapati ruang tengahnya sudah gelap, sepertinya Yong Soon memang sudah tidur, pikir Kyuhyun. Dia mulai berjalan menuju kamar mereka namun langkahnya terhenti ketika melihat dapurnya masih menyala, dia berjalan kesana dan terlihat kaget ketika melihat banyak makanan terhidang diatas meja dan disalah satu kursi disana Yong Soon terlihat tertidur di meja. Kyuhyun baru ingat kalau Yong Soon menyuruhnya pulang cepat hari ini. Apa karena ini dia memintaku pulang tepat waktu.

Kyuhyun berjalan cepat menuju kamar putranya dan dia tidak menemukan Yong Hyun dikamarnya. Pria itu merasa sedikit bersalah, Yong Soon membuat kejutan untuk dirinya dengan menyiapkan makan malam spesial hanya berdua saja dan dia dengan mudahnya mengacuhkan wanita itu. Kyuhyun kembali ke dapur dan di dekatinya tubuh Yong Soon yang sedang tertidur itu. Dia mengangkat lengan Yong Soon untuk menggendong istrinya itu namun itu malah membuat Yong Soon terbangun.

“Kyuhyun-ah”ujarnya, dia tersenyum senang melihat Kyuhyun sudah pulang.”Kau sudah makan?”tanya Yong Soon.

Kyuhyun menunjukan wajah penyesalannya, dia menggelengkan kepalanya.”Kalau begitu ayo makan, ah mungkin sudah dingin”Yong Soon menoleh pada Kyuhyun menatap pria itu dengan tatapan bersalah karena makanan yang dia buat sudah dingin.”Ah,ne gwenchana”ujar Kyuhyun, Yong Soon hanya tersenyum.

“Duduklah, akan kubuatkan teh hangat”lanjut Yong Soon.

Mianhe

Ne..ne gwenchana Kyuhyun-ah, ummm”Tiba-tiba Yong Soon menutup mulutnya, dia merasakan sesuatu yang aneh pada perutnya. “Duduklah, aku akan kembali”Yong Soon langsung berjalan cepat menuju kamar mandi. Kyuhyun terlihat bingung ada apa dengan istrinya itu, ditambah lagi kini dia mendengar suara istrinya itu sedang muntah-muntah di dalam kamar mandi.

“Yong soon-ah”panggil pria itu sambil berjalan menuju kamar mandi, saat hendak membuka pintu kamar mandi itu, Yong Soon sudah terlebih dahulu keluar.

“Ayo makan”dia langsung menarik lengan Kyuhyun kembali ke meja makan.”Aku pikir kau tidak akan datang”ujar Yong Soon ketika kini mereka sudah duduk berhadapan.

“Maaf aku membuatmu menunggu, aku..”

“Tidak apa-apa, kau pasti banyak pekerjaan, maaf aku memaksamu pulang tepat waktu dan maaf untuk yang tadi, aku janji tidak akan melakukannya lagi”Kyuhyun tersenyum mendengar kata-kata Yong Soon. Semarah-marahnya dengan wanita dihadapannya tidak akan pernah bertahan sampai berhari-hari, sehari saja tidak pernah paling hanya beberapa jam saja.

“Aku juga minta maaf karena telah mengabaikanmu”ujar Kyuhyun sambil tersenyum lembut pada istrinya itu.

“Kyuhyun-ah, aku punya kejutan untukmu”ujar Yong Soon penuh semangat.

“Kejutan apa sayang?”

“Buka piring dihadapanmu”Kyuhyun menatap piring yang ditutup itu yang berada tepat dihadapannya. “Ini?”tujuk Kyuhyun pada piring yang ditutupi penutup berwarna perak itu, Yong Soon menganggukan kepalanya dengan cepat.

Kyuhyun pun membuka penutup piring itu dan mendapati sebuah kertas ada diatas piring. Dia kembali menatap Yong Soon kali ini dengan wajah bingung sambil menunjuk kertas di piring itu.

“Bacalah”perintah Yong Soon. Masih dengan kebingungan, Kyuhyun mengambil kertas itu dan mulai membacanya, matanya membulat sempurna setelah membacanya dari atas sampai bawah. Dia tidak menyangka Yong Soon akan memberikannya kejutan seperti ini.

“Yong..Soon-ah..k-kau..”

“Iya, aku hamil Kyu”Kyuhyun menatap wajah Yong Soon tidak percaya, wanita itu terlihat senang dan menunjukkan senyum terbaiknya. Kyuhyun merasa saat ini dia sedang bermimpi, ini pertama kalinya dia mendengar sendiri istrinya mengatakan bahwa dia hamil padahal ini adalah kehamilan kedua bagi Yong Soon namun bagi Kyuhyun ini serasa yang pertama.

Jinjja?”tanya Kyuhyun masih tidak percaya, dia berdiri dan menghampiri Yong Soon dan menarik wanita itu berdiri. “Jinjja?”tanyanya lagi. Yong Soon menganggukan kepalanya.

“Iya Kyu, Yong Hyun akan punya adik”Yong Soon mengusap perutnya yang masih datar itu karena memang kehamilannya baru memasuki usia satu bulan. Kyuhyun ikut mengelus perut istrinya itu, ditatapnya wajah Yong Soon dengan lembut, dia benar-benar tidak percaya.

Dipeluknya tubuh Yong Soon dengan erat.”Gomawo..gomawo”ujar Kyuhyun berkali-kali, Yong Soon hanya membalas pelukan Kyuhyun dengan mempererat pelukan mereka.

Kyuhyun melepaskan pelukan mereka lalu mengenggam tangan Yong Soon dengan erat, didekatinya wajah istrinya itu menempelkan kedua dahi mereka.

“Aku berjanji akan menebus apa yang tidak pernah aku lakukan dulu, aku akan menjagamu, aku akan selalu ada disampingmu, aku..”Yong Soon menaruh jari telunjuknya di bibir Kyuhyun dan tersenyum pada pria itu.

“Aku percaya Kyu, kau akan selalu menjagaku”dikecupnya bibir Kyuhyun oleh Yong Soon sekilas.

“Aku sangat bahagia Yongie-ya”ujar Kyuhyun lagi.

“Aku juga Kyu”dikecupnya kembali bibir Kyuhyun, kedua bibir mereka saling menempel beberapa saat menyalurkan rasa bahagia dan syukur mereka sebelum bibir Kyuhyun mulai memberikan lumatan lembut pada bibir Yong Soon dan dibalas oleh wanita itu.

“Aku sangat mencintaimu”lirih Kyuhyun di sela-sela ciuman mereka.”Aku juga sangat mencintaimu”balas Yong Soon.

Mereka kembali mempertemukan kedua bibir mereka, pagutan panas kembali tercipat. Pagutan yang menunjukkan betapa mereka saling mencintai dan sangat bersyukur akan kehadiran anggota baru keluarga kecil mereka ini.

Yong Soon melepas pagutan mereka dan Kyuhyun menaruh tangannya di wajah Yong Soon mengelusnya perlahan.

“Kita harus menjemput Yong Hyun di rumah eomma”ujar Yong Soon mengingatkan kalau mereka bukan hanya berdua di rumah ini. Kyuhyun tertawa kecil, dia baru ingat kalau dia sudah memiliki seorang jagoan kecil.

“Biarkan dia menginap di rumah eommonim”sahut Kyuhyun.

“Tapi Kyu..”

Kyuhyun menaruh telunjuknya di bibir Yong Soon membuat wanita itu berhenti berbicara.

“Kapan lagi kita punya waktu berdua seperti ini,hm”Tiba-tiba Kyuhyun sudah menggendong tubuh Yong Soon ala bridal style membuat wanita itu memekik kaget.”Dan aku sudah merindukanmu Yongie-ya”bisik Kyuhyun.

“Ya!kita baru melakukannya kemarin malam”

“Tapi aku sudah merindukanmu lagi”

“Kyu, aku sedang hamil”

“Aku akan pelan-pelan sayang”

Dan setelah itu tidak ada lagi protes yang keluar dari mulut Yong Soon karena bibirnya sudah dibungkam dengan sebuah ciuman yang panjang oleh Kyuhyun sampai mereka masuk ke dalam kamar.

 

Advertisements

29 thoughts on “FF: Only U (After Story)

  1. Uwoooooo Yong Hyung punya adik kekekeke~
    KyuSoon Sweet bgt … Aku ngefans nih sma Yong Hyun .. Hahahahah gemes #cubit
    Ahhhh eonnie aku suka bgt sma Afstornya …
    #terpesona ..

    Kalo Eonnie bersedia bikin Bestornya jga gkpp~ hehehehehe …
    Aku pasti akn slalu menunggu cerita2 eonnie~
    semangat eon !!

  2. ecieeeeee cieeeeee~ bang kyuhyun mesun terus doyan(?) nya x3

    yong uda punya adek yaa 😀

    buat after story lagi gapapa kok eonni, saya malah bahagia *-* ㅋㅋㅋㅋ

    ahya, Happy Ied Mubarak eonni ^^~
    mohon maaf lahir dan batin yaa u,u

  3. Akhirnya yong hyun punya adik jg asikasik:D
    Kyaaa ceritanya seru bgt seriusan deh>o<
    Eonni……lanjut dong after storynya /plak/ jebal……..
    Btw before storynya jg yah^^v /plak/ xixixi

  4. Hah….sjk kpn Kyusoon jd romantis badai kek gni?
    Baca part ini jd senyam senyum sndri….
    Ternyata Yong Soon mesum jg ya?
    Mau yg versi galau dong Cho….before story’nya….

  5. duilehhhhh co cwit bgtttttt envy deh T.T
    kirain kyu bakalan marah bgt sama yong soon wkwkwkkwk
    Asikkkk yong hyun bakalan punya adik!!!
    As usual, kyu sll mesum wkwkwkkw :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s