FF: Only U Part 10

We’re destined together

no matter what will happen next

i will always beside you, i promise

Part 10

“Kenapa kau terlihat sedih?kau akan menikah Yong Soon-ah, kau harusnya bahagia”Donghae menatap wajah Yong Soon dihadapannya.

“Ne, aku  bahagia”ujar Yong Soon sambil menatap Donghae dengan tatapan sendu, dia memang merasa bahagia dia akan kembali bersama Kyuhyun tapi dia selalu sedih jika mengingat Donghae.”Lalu bagaimana denganmu?”tanya Yong Soon.

“Aku pernah melihatmu menikah sebelumnya dan kau lihat aku baik-baik saja”jawab Donghae sambil tersenyum.

“Bukan begitu Donghae-ya, kau selalu mengorbankan perasaanmu”

“Asal membuatmu bahagia tidak apa-apa”

Yong Soon menghela nafas perlahan, bagaimana bisa pria dihadapannya ini bisa berkata seperti tadi?tidakkah dia memiliki keegoisan sekali ini saja terhadap kebahagiannya. Bagaimana bisa dia merelakan kebahagiannya diambil oleh orang lain begitu saja?

“Aku tidak pernah bisa mengerti dirimu Donghae-ya”

“Ya, karena kau hanya bisa mengerti Kyuhyun”lagi-lagi Donghae hanya tersenyum pada wanita dihadapannya ini, wanita yang akan selalu dicintainya tapi dia tahu kalau dia tidak akan bisa memiliki wanita ini.”Sudahlah kenapa kau jadi memikirkan perasaanku, aku baik-baik saja Yongie-ya, asal kau bahagia aku juga ikut bahagia, hm. Ah bagaimana kabar Yong Hyun?”tanya Donghae mengalihkan pembicaraan.

Tidak mungkin Donghae tidak merasa kecewa dan sedih, tentu saja, sejak dulu dia berharap bisa bersama Yong Soon namun selalu saja ada hal-hal yang tidak bisa membuatnya bersama wanita yang dicintainya ini. Namun Donghae selalu berpikir asal bisa melihat Yong Soon bahagia walaupun dia tidak bersama wanita ini, dia akan bahagia bersamanya. Sudah begitu lama mereka bersama sebagai sahabat maka Donghae tidak hanya melihat Yong Soon sebagai orang yang dicintainya tapi juga saudaranya.

“Dia sudah sehat, kemarin dia menanyakanmu”jawab Yong Soon.

“Sebaiknya aku harus segera mengunjunginya”

**

Yong Hyun mengerjapkan matanya perlahan, pria kecil berguling-guling diatas tempat tidurnya menggeliat pelan. Sinar matahari mulai masuk ke kamar berwarna biru. Tubuh kecil itu bangun dari tempat tidurnya merasa aneh dengan hari ini, biasanya ibunya sudah membangunkannya tapi hari ini dia sudah bangun sebelum ibunya membangunkannya. Kaki mungil itu mulai turun dari tempat tidur dan mulai berjalan keluar kamarnya.

Dilihatnya rumahnya tampak sangat sepi, biasanya dia mendengar ibunya sudah menyiapkan sarapan namun tidak ada yang terdengar di rumah yang cukup besar itu. Yong Hyun berjalan ke salah satu kamar yang tidak jauh dari kamar tidurnya, dia membuka kamar itu perlahan dan masuk ke dalam matanya bergerak-gerak mencari sosok yang dia kenal namun dia tidak menemukan kamar yang sudah kosong itu.

“Eomma..appa”suara cempreng itu memanggil kedua orang yang dia sayangi namun tidak ada jawaban.

Dia keluar kamar dan kemudian berjalan menuju dapur.

“Eomma”dia kembali memanggil ibunya namun lagi-lagi dia tidak mendengar suara wanita yang dia panggil ibu itu.

“Yong Hyun-ah”malah ada suara orang lain yang menyapanya. Seorang wanita paruh baya menghampiri Yong Hyun.

“Eomma, oddieya, halmoni?”tanya pria kecil itu ketika wanita paruh baya yang dipanggilnya nenek itu berjongkok dihadapannya menyamakan tingginya dengan cucu laki-lakinya itu. Neneknya hanya tersenyum.

“Eomma dan appa sedang pergi kemana?”tanya Yong Hyun lagi.

“Sekarang Yong Hyun mandi dan halmoni akan membawamu ke tempat appa dan eomma, hm”Yong Hyun mengangguk lalu tubuhnya mulai digendong oleh neneknya itu, dia tidak mengerti kenapa hari ini sangat aneh sekali. Ibu dan ayahnya pergi meninggalkannya begitu saja dan tiba-tiba ada neneknya di rumahnya.

**

Yong Hyun sudah berpakaian rapih dengan jas putih yang membalut tubuh mungilnya itu, neneknya menggendong pria kecil itu ke dalam mobil. Yong Hyun semakin terlihat bingung.

“Halmoni, siapa yang ulang tahun?”tanya pria kecil itu ketika mereka sudah ada di dalam mobil. Lagi-lagi neneknya hanya tersenyum, membuat Yong Hyun semakin bingung. Anak laki-laki ini benar-benar sangat polos.

Ketika mereka sudah sampai di sebuah taman yang ada dipinggiran kota, mereka keluar dari mobil.

“Halmoni, kenapa kita kesini?”tanya Yong Hyun lagi yang kini sedang dituntun oleh neneknya

“Sebentar lagi kau akan tahu sayang”jawab neneknya.

Mereka mulai masuk ke dalam taman yang memilik rumput berwarna hijau itu, salah satu bagian taman itu disulap menjadi sebuah tempat pesta,banyak dekorasi bunga yang menghiasi taman itu. beberpa pasang mata yang ada disana, kebanyakan adalah keluarga mereka memperhatikan Yong Hyun dengan seksama.

“Aigoo, mirip sekali dengan Kyuhyun”beberapa kali rambut Yong Hyun diacak-acak ketika mereka sedang berjalan menuju kursi paling depan. Sementara pria kecil itu hanya mengerjapkan matanya dengan wajah bingung, kenapa banyak orang yang berkumpul di tempat ini dan apa hubungannya dengan ayah dan ibunya.

Beberapa kursi yang ada disana sudah terisi beberapa orang, dibagian depan ada ayah dan ibu Yong Soon. Di bagian paling depan lagi terdapat altar kecil yang dihiasi oleh bunga-bunga mawar putih, kesukaan Yong Soon.

“Yong Hyun-ah”seorang pria memanggilnya begitu mereka sampai di depan, pria yang dikenalanya sebagai Donghae hyung. Yong Hyun terlihat senang bertemu pria itu dan langsung berlari menuju Donghae.

“Hei, kau sangat tampan sekali hari ini”Donghae mencium pipi pria itu dan mendudukan Yong Hyun disampingnya.

Pria kecil ini mengamati tempat yang sudah disulap menjadi tempat pernikahan yang sangat indah, mata kecil itu mengerjap beberapa kali, dia merasa takjub melihat taman yang menjadi tampak lebih cantik ini namun dia masih belum tahu untuk apa dia ada disini. Semua orang berpakaian rapih termasuk Donghae.

“Kau pasti sangat bahagia Hyunnie”Donghae merangkul tubuh pria kecil kesayangannya itu, Yong Hyun hanya mengangguk-anggukan kepalanya namun wajahnya terlihat bingung, membuat Donghae tertawa pelan.

Seorang pria berkulit pucat dengan tuxedo putih itu berjalan menuju altar dan berdiri disana, wajahnya selalu tersenyum sejak tadi. Tentu saja dia sedang bahagia saat ini, suatu kebahagian yang tidak dapat dibandingkan dengan apapun.

“Appa”Yong Hyun memanggil pria itu, dia menoleh dan tersenyum pada putra satu-satunya itu. kini wajah mereka terlihat benar-benar mirip,Yong Hyun bagaikan versi kecilnya pria yang tidak lain adalah Kyuhyun, dan apa yang membuatnya sangat bahagia hari ini adalah karena hari ini hari pernikahannya dengan wanita yang sangat dicintainya Yong Soon.

**

Yong Soon mengenakan gaun putih tanpa lengan dengan aksen renda-renda di bagian bawahnya yang menjuntai sampai ke belakang. Tangannya yang memaki sarung tangan berjaring menggamit kuat lengan seorang pria paruh baya disampingnya. Senyum tidak pernah lepas dari bibir Yong Soon, matanya hanya tertuju ke depan altar pada seorang pria dengan tuxedo putih yang sudah menunggunya itu.

“Eomma”Yong Hyun berkata lirih begitu melihat ibunya itu berjalan melewatinya, dia terlihat kagum melihat betapa cantiknya ibunya saat ini.

Ketika ayah Yong Soon memberikan tangan anaknya pada tangan Kyuhyun, pria itu kembali tersenyum begitupun juga Yong Soon, mereka saling bertatapan beberap saat mengangumi wajah masing-masing dengan senyum yang tidak pernah hilang menghias wajah mereka saat ini. Ada sebuah rasa syukur dihati mereka masing-masing bahwa mereka masih ditakdirkan bersama sekali lagi dan kali ini mereka tidak akan menyianyiakan kesempatan ini dan mereka berjanji akan saling menjaga mulai saat ini dan seterusnya.

Seperti kebanyakan pernikahan lainnya, mereka pun kembali mengucapkan janji untuk selalu bersama selamanya. Ketika mereka sudah mengucapkan wedding vow mereka, keduanya saling berhadapan untuk melakukan tradisi saling berciuman tiba-tiba Kyuhyun turun dari altar menuju tempat duduk putranya lalu membawa pria kecil itu ke altar, digendongnya putranya, seakan mengerti apa yang dilakukan Kyuhyun, Yong Soon dan Kyuhyun kemudian mencium kedua pipi buah hati mereka ini. Kyuhyun lalu menarik tubuh Yong Soon menghadap ke arah tamu-tamu. Mereka bertepuk tangan melihat kelurga kecil ini sudah kembali bersama. Bahkan ibu Yong Soon menangis melihatnya. Donghae tersenyum pada Yong Soon, kedua mata mereka bertemu sesaat, Yong Soon menatapnya penuh rasa terima kasih pada Best Man-nya itu.

**

Pesta sederhana juga dilakukan di taman itu, kedua pasangan suami-istri ini menerima banyak ucapan selamat dan harapan agar kali ini mereka benar-benar akan selalu bersama. Yong Soon dan Kyuhyun menanggapinya dengan senyuman. Ya mereka berjanji kali ini mereka akan selalu bersama.

Sejak tadi Kyuhyun terus mengenggam erat tangan Yong Soon tanpa melepaskannya sedetikpun, terkadang mereka saling bertatapan lalu muncullah senyum di kedua wajah pasangan ini, sepertinya mereka sangat bahagia bisa kembali bersama. Terkadang Kyuhyun mencium sekilas bibir Yong Soon sama seperti saat ini.

“Aku sangat mencintaimu”lirih Kyuhyun ketika dia melepas tautan  bibir mereka, Yong Soon menganggukan kepalanya. Tiba-tiba gaunnya ditarik oleh seseorang, wajah bagaikan malaikat itu menatap kedua orang tuanya.

“Hyunnie sayang”ujar Yong Soon lalu kemudian menggendong putranya itu, Yong Hyun tersenyum dan mencium pipi Yong Soon.

“Eomma sangat cantik”celoteh pria kecil itu. Kyuhyun mengacak-acak rambut putranya dan tertawa pelan.

“Sekarang appa dan eomma akan selalu bersama Hyunnie”ujar Kyuhyun pada putranya, pria kecil itu terlihat senang, setelah diterangkan neneknya kalau ini adalah pernikahan ayah dan ibunya yang artinya bahwa ayah dan ibunya akan selalu bersama, dia terlihat sangat senang sekali. Pria kecil itu menganggukan kepalanya.”Janji?”tanyanya.

“Janji”Kyuhyun menjawab dengan cepat.

“Aisshh, kalian masih disini?kalian bisa ketinggalan pesawat. Yong Hyun-ah ayo kemari”ibu Yong Soon mengambil Yong Hyun dari gendongan putrinya itu. Yong Soon tidak mengerti ucapan ibunya dan melirik Kyuhyun disampingya, seperti tersadar sesuatu Kyuhyun bergumam.

“Ah ya, aku lupa. Yong Hyun-ah, appa dan eomma pergi dulu ya”ujar Kyuhyun pada putranya dan yang kemudia mengangguk dengan cepat.

“Bawakan adik bayi yang banyak untuk Hyunnie ya appa”ujar pria kecil itu membuat ibunya semakin tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan, sepertinya hanya dia yang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Ibu Yong Soon tertawa kecil mendengar ucapan Yong Hyun.

“Ya sudah cepat sana pergi, nanti kalian ketinggalan pesawat”

Kyuhyun mencium pipi Yong Hyun sekilas lalu menarik tangan Yong Soon yang masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Kyuhyun menarik tangannya keluar dari taman menuju mobilnya.

“Kyu, kita mau kemana?”tanya Yong Soon ketika Kyuhyun menyuruhnya untuk masuk ke dalam mobil.

“Bulan madu sayang”Kyuhyun tersenyum begitu mereka masuk ke dalam mobil dan mulai menjalankan mobilnya.

“MWO!Kyuhyun-ah, apa yang kau bilang? Bulan madu?Yong Hyun?aisshh kau tahu kalau kita sudah memiliki anak untuk apa bulan madu lagi?”Yong Soon terkejut mendengar kata-kata Kyuhyun, bagaimana bisa mereka pergi bulan madu dan meninggalkan Yong Hyun. Seperti yang sudah diketahui kalau Yong Soon tidak bisa meninggalkan Yong Hyun pada orang lain, bisa dibilang dia terlalu protektif pada putranya itu.

“Kyuhyun-ah, tidak bisa, kita kembali, bagaimana dengan..”

Kyuhyun menaruh telunjuknya di bibir istrinya itu, membuat istrinya itu diam.

“Ssttt..Yong Hyun sudah minta adik Yongie-ya, hm. Jadi mari kita membuat adik untuk Yong Hyun”Kyuhyun menunjukkan smirknya membuat Yong Soon hanya terdiam, bingung harus berkata apa lagi. Dia tidak tahu kemana Kyuhyun membawanya, pasti pria ini sudah merencanakannya dari jauh hari bahkan mungkin dia sudah bilang pada Yong Hyun, pasti dia yang membujuk Yong Hyun sehingga putranya itu biasa saja ketika mendengar ayah dan ibunya akan pergi. Sebenarnya bukan Yong Hyun yang ingin punya adik tapi pria disampingnya ini. Yong Soon hanya bisa mendesah pelan, kalah dengan keinginan suaminya itu.

**

Yong Soon menatap tidak percaya pria disampingnya ini, dia tidak menyangka Kyuhyun akan membawanya kesini. Tempat yang selama ini ingin dia kunjungi.

“Kyuhyun-ah, gomawo”ucap Kyuhyun begitu mereka sudah sampai di tempat bula madu mereka.

“Aku tahu kau selalu ingin ke Venice, jadi aku membawamu kesini. Kau senang?”tanya Kyuhyun, Yong Soon mengangguk cepat.

Kyuhyun membawa Yong Soon ke Vencie, tempat yang selalu ingin dikunjungi oleh istrinya itu sejak dulu. Ketika mereka menikah dulu Yong Soon pernah bilang dia ingin sekali ke Venice, Kyuhyun ingat Yong Soon mengatakan itu di kencan pertama mereka setelah menikah, dimana dia mulai jatuh hati pada wanita disampingnya ini. Tiba-tiba Kyuhyun menarik pinggang Yong Soon dan berbisik ditelinga istrinya itu.

“Jangan lupa kalau kita kesini untuk membuat adik Yong Hyun”

Yong Soon langsung mendorong tubuh Kyuhyun dan menatap sebal pria yang sekarang menjadi suaminya lagi.

“Dasar mesum!”serunya, Kyuhyun tertawa lalu merangkul tubuh Yong Soon dan membawanya berjalan keluar bandara.

“Ayo ke hotel”

Hotel mereka tidak jauh dari bandara, hotel yang cukup terkenal di kota yang memiliki banyak kanal-kanal dan merupakan salah satu tempat paling romantis di dunia ini. Yong Soon menatap kanal yang terlihat jelas dari jendela hotel ini.Beberapa perahu berjalan di atas kanal itu dan ada pasangan yang duduk di perahu kecil itu, persis seperti yang dia lihat di televisi. Dia membayangkan betapa romantisnya hal itu.

Yong Soon merasakan sebuah tangan melingkari pinganggnya dan sebuah kecupan lembut mendarat di pundaknya yang terbuka.

“Kau suka?”tanya Kyuhyun lagi, Yong Soon mengangguk pelan. Dibaliknya tubuh Yong Soon sehingga menghadapnya saat ini.

Mereka saling bertatapan penuh cinta, tangan Kyuhyun merengkuh wajah Yong Soon.

“Aku mencintaimu”

“Aku juga mencintaimu”

Kedua bibir itu kini telah bertemu, sebuah kecupan yang berubah menjadi lumatan lembut sebagai penyalur rasa cinta mereka juga rasa bahagia mereka karena bisa bersama lagi. Kedua jemari iru saling bertaut seakan tidak ingin terlepas satu sama lain. Matahari yang mulai turun menambah romatisnya ciuman kedua pasangan ini. Ketika ciuman itu terlepas karena keduanya membutuhkan oksigen, kembali mereka bertatapan, sebelum akhirnya Kyuhyun menarik tubuh istrinya itu ke tempat tidur dan direbahkannya perlahan, mata mereka tidak pernah terlepas dari menatap mata masing-masing. Mereka kembali berciuman di atas tempat tidur, ciuman yang akan membawa mereka pada kenikmatan dunia itu di sore hari yang cantik di Venice.

 

*As the last part gamsahamnida buat semua yang udah comment, ur comment give me spirit to finish the story, sekali lagi terima ksih buat yang udah comment *deep bow* semoga kalian suka endingnya ^^ see u on next ff :)*

Advertisements

23 thoughts on “FF: Only U Part 10

  1. Huaaaaa udh ending???!!!
    Kyaaaaa aku suka suka suka bgt sma ff ini~
    Keren ceritanya daebak .. Menarik bgt eonnie …

    Kyaaaa kyaaaaaaaa~
    Endingnya so sweet bgt kekekeke …
    Bahagiannya klu jdi Yong Soon ..

    Daebak eonnie … Di tunggu FF slanjutnya !! Semangat !!

  2. Huwaa,.,.,udh end ….

    Deabak critnya…

    Sbnrny q dh dari part 1 bcany tpi bru coment skrng…..he..he… mian …

  3. wuah udah end….
    keren..keren…akhirnya mereka bersama kembali,,,hahaha
    bikin sequelnya dong thor,,, fighting 😀

  4. Annyeong author, aq reader baru ni, salam kenal ya,, ff nya daebak banget lho,, suka cerita kyusoon mian ya aq g komen d ff sebelumnya abis aq bacanya ngebut sih kalo bisa sequel dong thor, gomawo

  5. Nyesel banget baru nemu nih ff. Sumpah keren banget thor.. *plak lebay ye. Hihii… lanjut thor bikin ff yang kerenya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s