FF: Only U Part 4

Part 4

 

Yong Soon menghampiri putranya yang sedang beramin di karpet coklat di depan televisi rumahnya, dia membawa segelas untuk anaknya itu. Yong Soon masih memutuskan untuk tidak bekerja hari ini memastikan bahwa kondisi Yong Hyun sudah baik. Anak laki-laki kecil itu sibuk bermain dengan mobil-mobilan miliknya itu tidak menyadari kehadiran ibunya yang kini sudah duduk disampingnya, terkadang Yong Hyun menggumam sambil menjalankan mobilnya.

Dielusnya kepala putranya itu dengan perlahan membuat Yong Hyun menoleh pada ibunya dan tersenyum.

“Eomma”ujarnya riang sambil menghambur ke pelukan ibunya itu, hari ini Yong Hyun sudah terlihat lebih baik, tubuhnya juga sudah tidak demam lagi.Saat sedang sakit Yong Hyun akan menjadi lebih manja sama seperti saat ini.

“Minum susu dulu”Yong Soon menyerahkan gelas plastik itu pada Yong Hyun yang sedang memeluk manja ibunya, balita itu merubah posisi duduknya dan mengambil gelas plasti dari tangan ibunya. Dengan cepat dia meminum susu yang dibuat Yong Soon itu.

Begitu selesai, Yong Soon mengusap bibir Yong Hyun yang terdapat sisa susu coklat kesukaanya itu. Yong Hyun tergelak membuat Yong Soon juga ikut tertawa karenanya. “Aku sangat menyanyangimu Hyunnie”Yong Soon memeluk anaknya itu dan menciummi pipinya berkali-kali membuat Yong Hyun tertawa.

Bel pintu rumah Yong Soon berbunyi, dia melepaskan pelukannya pada Yong Hyun dan kemudian berjalan menuju pintu. Ketika pintu dibuka, wajah Yong Soon berubah menjadi sebuah kekagetan. Dilihatnya Kyuhyun disana.”Ada apa?”tanya Yong Soon sedikit kaku, semenjak kejadian beberapa hari yang lalu itu membuat Yong Soon merasa dirinya semakin kaku saja dengan Kyuhyun.

“Bagaiman keadaan Yong Hyun?”tanya Kyuhyun.

“Dia sudah sehat”jawab Yong Soon tanpa sekalipun menatap Kyuhyun. “Kau mau melihatnya?”tanya Yong Soon karena tersadar dengan sikapnya yang malah membiarkan Kyuhyun berdiri di depan pintu, menurutnya kurang sopan.

“Aku boleh masuk?”tanya Kyuhyun lagi, Yong Soon hanya mengangguk, selama ini dia memang tidak mengjinkan Kyuhyun untuk masuk ke dalam rumahnya namun kali ini sepertinya tidak sopan membiarkan Kyuhyun yang hanya berdiri di depan pintu saja. Kyuhyun mengikuti Yong Soon masuk ke dalam baru sampai di ruang tengah bernuansa putih itu suara cempreng milik putra Kyuhyun itu sudah terdengar, dia sepertinya sangat bahagia melihat ayahnya datang menjenguknya.

Kyuhyun langsung menggendong putranya itu begitu Yong Hyun menghampirinya. Yong Hyun langsung mencium Kyuhyun begitu ada digendongannya.

“Hyunnie kangen appa”ucap Yong Hyun sambil memeluk leher ayahnya dengan lengan mungilnya itu. “Appa juga kangen Hyunnie”sahut ayahnya.

 

**

 

Sejak tadi Yong Soon hanya memandangi ayah dan putranya ini yang sedang bercengkrama bersama, terlihat sekali Yong Hyun menjadi lebih ceria dengan kedatangan ayahnya. Mereka terlihat begitu dekat saat ini, tanpa sadar hal itu menimbulkan senyuman di bibir Yong Soon. Dia tidak berniat menganggu keakraban dua orang ini makanya dia hanya melihat saja dari jauh.

Tiba-tiba Yong Hyun menoleh ke arahnya. “Eomma kemari”Yong Hyun melambaikan tangannya menyuruh ibunya mendekat padanya. Dia ragu untuk menghampiri anaknya itu apalagi ditambah Kyuhyun yang sejak tadi terus memandanginya namun dia tidak mungkin menolak permintaan anak kesayangannya itu.

“Ada apa sayang?”tanya Yong Soon lembut.

“Aku mau main sama eomma dan appa”pinta Yong Hyun sambil menatap kedua orang tuanya bergantian. “Sama appa saja ya Hyunnie”ibunya melirik Kyuhyun lalu berdiri dari duduknya namun lengan mungil Yong Hyun menahannya.

“Aku mau main sama eomma dan appa”pintanya lagi sambil mengeluarkan puppy eyesnya, Yong Soon hanya bisa mendesah pelan dan mengikuti kemauan anak satu-satunya ini.

Sepertinya Yong Hyun ingin agar kedua orang tuanya banyak melakukan interaksi satu sama lain. Kali ini Yong Hyun mengajak kedua orang tuanya untuk bermain, awalnya kedua orang ini terlihat canggung satu sama lain namun lama kelamaan mereka seperti sudah terbiasa dan jika dilihat dari jauh mereka seperti sebuah kelurga yang harmonis. Bahkan kini mereka sudah bisa tertawa bersama.

Yong Hyun mulai menguap, seperti mengerti kalau anaknya sudah mengantuk karena biasanya jam seperti ini dia akan tidur siang. “Oh, anak eomma sudah mengantuk, ayo tidur siang”Yong Soon langsung menggendong tubuh mungil Yong Hyun dan membawanya ke kamar. “Aku tinggal dulu”Yong Soon berkata pada Kyuhyun dan dijawab dengan anggukan oleh pria itu.

Yong Soon merebahkan tubuh putranya yang berambut ikal itu ke tempat tidur, mata anak kecil itu sudah setengah merapat, Yong Soon ikut merebahkan tubuhnya disamping Yong Hyun, mengelus kepala putranya itu sampai tertidur tanpa Yong Soon sadari dia juga jadi ikut tertidur disamping Yong Hyun.

Sementara itu diluar Kyuhyun masih duduk ditempatnya semula bermain-main dengan mainan Yong Hyun sambil sesekali tersenyum mengingat apa yang mereka lakukan tadi, seperti setahun yang lalu saat mereka masih bersama. Mereka juga sering bermain seperti tadi ketika Kyuhyun pulang bekerja. Entah kenapa Kyuhyun berharap bisa mengulang lagi hal yang sudah mereka lalui tadi dan dia berharap masih bisa melakukan hal itu lagi dan dalam hati kecilnya dia berharap mereka bisa kembali lagi bersama. Namun buru-buru Kyuhyun menepis pemikiran itu, Yong Soon masih mengijinkan dirinya bertemu dengan wanita itu sudah cukup membuatnya senang, dia tidak berharap lebih.

Langkah kaki terdengar mendekati Kyuhyun, kaki mungil itu berjalan perlahan seakan dia ingin mengagetkan pria yang sedang termenung itu dan begitu sampai di belakang pria itu, tangan mungilnya menyentuh bahu pria itu membuat Kyuhyun kaget dan langsung menoleh ke belakang.

“Appa lucu”pria kecil itu terkikik geli. Yong Hyunlah yang mengagetkan ayahnya itu. “Hei, Hyunnie kanapa tidak tidur, hm?”Kyuhyun menarik tubuh mungil itu ke dalam dekapannya.

“Aku mau tidur sama eomma dan appa”lagi-lagi permintaan itu, Kyuhyun tidak mengerti kenapa putranya itu ingin sekali mereka tidur bersama.

“Kan sudah ada eomma di dalam, hm”obsidian coklat milik putranya itu menatap lekat matanya, tiba-tiba saja mata beningnya itu berkaca-kaca membuat Kyuhyun menjadi bingung.”Hyunnie, wae?”tanyanya pada putra kesayangannya itu.

“Soo Mi pernah tidur bersama appa dan eommanya kenapa Hyunnie tidak pernah”pria kecil itu berkata lirih, suaranya sedikit tertahan. Kyuhyun pikir Yong Hyun akan menangis. “Ssttt uljima, kata siapa Hyunnie tidak pernah tidur sama appa dan eomma, waktu Hyunnie kecil Hyunnie selalu tidur dengan appa dan eomma”Kyuhyun mencoba menjelaskan pada Yong Hyun.

“Tapi Hyunnie maunya sekarang”suara Yong Hyun masih terdengar tertahan, Kyuhyun hanya bisa mendesah pelan, sebentar lagi pasti putranya ini akan menangis, lihat saja kini dia suda memeluk leher Kyuhyun dan membenamkan wajahnya ke pundak Kyuhyun. Setelah menimbang beberapa saat akhirnya Kyuhyun berdiri sambil menggendong Yong Hyun. “Baiklah ayo tidur siang”Kyuhyun tidak tahu ini salah atau tidak, yang jelas dia tidak bisa tidak menuruti keinginan putra semata wayangnya ini, dia begitu menyanyangi pria kecil dipelukannya dan tidak mau mengecewakannya. Saat dewasa nanti dan putranya ini sudah mengerti arti perpisahan yang sesungguhnya mungkin dia akan sangat marah pada Kyuhyun, oleh sebab itu sebisa mungkin saat ini Kyuhyun selalu menuruti keinginan putranya ini.

Kyuhyun membuka pintu kamar Yong Soon , dia melihat wanita itu sudah tertidur di atas tempat tidur. Ada sedikit perasaan takut kalau Yong Soon terbangun dan tahu niatnya sehingga wanita itu akan marah padanya. Perlahan dia menaruh Yong Hyun disamping Yong Soon agar wanita itu tidak makan, Yong Hyun langsung menarik ujung kaus Kyuhyun meminta pria itu untuk tidur disampingnya, dengan ragu akhirnya Kyuhyun ikut merebahkan tubuhnya disamping Yong Hyun, sehingga posisi Yong Hyun kini ada ditengah tengah kedua orang tuanya itu.

Mata Kyuhyun malah tertuju pada wanita disamping Yong Hyun. Wajahnya saat tidur masih sama, cantik. Seakan terhipnotis oleh wajah wanita yang sedang tidur itu Kyuhyun terus saja memandangnya tanpa berkedip sampai tangan mungil Yong Hyun menarik kaus Kyuhyun.

“Appa nyanyikan Hyunnie lagu”pinta balita itu. Kyuhyun tersenyum lalu mulai menggumamkan sebuah lagu sambil mengelus kepala putranya itu perlahan. “Tidurlah”

 

**

 

Mata coklat yang bening itu mengerjap beberapa kali, dilihatnya ke samping kiri dan kanannya ada dua orang yang sangat disayanginya. Bibirnya membentuk senyuman, dia merasa senang karena akhirnya keinginannya bisa terwujud. Dia bangun dari tidurnya dan memperhatikan kedua orang tuanya ini sedang tertidur. Terdengar kikikan geli dari bibir anak laki-laki itu. Tanpa disangka pria kecil itu mengambil ponsel milik ayahnya yang diletakkan di ata meja lampu. Dia memainkannya sebentar mencari sesuatu setelah menemukannya lalu mengarahkan ponsel itu ke arah kedua orang tuanya,mengabadikan momen yang jarang dia temu ini. kikikan geli masih saja terus keluar dari bibir mungilnya, apalagi ketika dia mulai mengotak-atik ponsel itu.

“Kirim ke siapa ya?”gumam anak laki-laki itu, dia tersenyum lebar ketika sudah selesai melakukan rencananya. Pria kecil itu turun perlahan dari tempat tidur lalu keluar kamar.

Diluar kamar, dia kembali asyik bermain-main dengan mobilnya tanpa menyadari bahwa apa yang dia lakukan tadi akan membuat sebuah kehebohan. Dia hanya ingin melihat orang tuanya bersama.

Yong Soon mengerjapkan matanya perlahan, melihat kesampingnya tidak dia temukan putranya malah kini, tidak jauh darinya, dia melihat wajah seorang pria yang biasanya dia lihat setiap kali membuka matanya tapi itu setahun yang lalu dan kenapa sekarang dia kembali melihat wajah pria ini ketika bangun. Yong Soon langsung menegakkan tubuhnya, menepuk kedua pipinya memastikan bahwa ini bukanlah mimpi. Begitu Yong Soon menoleh kembali, pria itu memang ada disana, tidur di tempat tidur tidak juah dari tempat dia tidur. Apa yang tejadi?

Yong Soon segera turun dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar lalu mencari satu sosok yang dia yakini yang menyebabkan dirinya bisa tidur bersama mantan suaminya itu.

“Yong Hyun-ah”Yong Soon memanggil putrnya yang kini tengah asyik dengan mainannya. “Eomma”tanpa rasa bersalah Yong Hyun menyapa ibunya. Yong Soon menghampiri pria kecil itu untuk menanyakannya namun tiba-tiba ponsel Yong Soon yang tidak berada juah dari tubuh Yong Hyun berbunyi, Yong Soon langsung mengagkatnya tanpa melihat layarnya dulu. Yong Hyun kembali asyik denga mainanya.

“Sayang, kalian berniat rujuk?”begitu telepon diangkat pertanyaan itulah yang langsung dia dengar dan itu suara ibunya. Kening Yong Soon berkerut,Apa maksud ibunya?rujuk?

“Rujuk?”tanya Yong Soon tidak megerti.

“Yong Hyun-ah”Kyuhyun keluar dari kamar dan terlihat memanggil Yong Hyun dengan nada kesal, Yong Soon buru-buru mematikan ponselnya. “Wae?kenapa kau memanggil Yong Hyun seperti itu”Yong Soon tidak suka cara Kyuhyun memanggil putranya itu.

Yong Hyun hanya mengerjapkan matanya ketika Kyuhyun, ayahnya ada dihadapannya.

“Apa yang sudah kau lakukan?”tanya Kyuhyuh sedikit kesal dengan apa yang dilakukan putranya.”Kyuhyun-ah ada apa?”tanya Yong Soon sambil mendekati putranya. Yong Hyun hanya diam.

“Apa-apaan yang dia lakukan ini”Kyuhyun menunjukan ponselnya pada Yong Soon, dimana disitu terlihat ada foto mereka berdua sedang tidur. “Bagaimana kau bisa menuduhnya yang melakukan?”Yong Soon bertanya.

“Lalu siapa lagi Yong Soon-ah, Yong Hyun-ah, kau mengirimkannya ke siapa saja hah?kau tahu kalau kau sudah berbuat kesalahan dengan melakukan ini”Kyuhyun memarahi Yong Hyun dan putranya itu merasa kalau Kyuhyun sedang memarahinya, mata beningnya mulai berkaca-kaca, dia hanya ingin menunjukkan bahwa orang tuanya itu bersama tidak terpisah.

“Kau tidak boleh seperti itu Yong Hyun-ah”terang Kyuhyun lagi. Yong Soon tidak suka putranya dimarahi seperti itu, anak ini belum mengerti apa-apa, kenapa Kyuhyun menganggapnya serius kenapa tidak dianggap saja ini sebagai kenakalan anak kecil yang biasa. Yong Soon memeluk Yong Hyun dengan erat menenangkan putranya itu yang kini menangis terisak.

“Sudahlah Kyu, dia masih kecil, tidak mengerti apa-apa, kenapa kau tidak menganggap ini sebagai kenakalan anak kecil yang biasa hah”Yong Soon menepuk punggung anaknya perlahan karena dia mulai menangis sekarang.

“Kau tahu kalau hal itu bisa membuat salah paham orang-orang hah”Kyuhyun kini malah menumpahkan amarahnya pada Yong Soon dan wanita ini tidak terima.

“Siapa yang akan salah paham?tunanganmu itu?baik, aku yang akan menjelaskanya padanya nanti”Kyuhyun terdiam mendengar perkataan Yong Soon yang seolah-olah benar-benar menusuknya saat ini.

“Kalau tidak ada kepentingan lagi, kau lebih baik pulang Kyu”Yong soon secara tidak langsung mengusir Kyuhyun, entahlah saat ini dia sedang merasa kesal pada Kyuhyun karena sampai memarahi Yong Hyun hanya karena masalah kecil seperti ini.

 

**

 

“Kyuhyun-ah, apa-apa maksudnya ini?!”Hye Jin datang ke rumah Kyuhyun dan langsung marah-marah begitu dia mendapatkan foto Kyuhyun tidur bersama Yong Soon di ponselnya. Kyuhyun hanya diam tidak tahu harus menjelaskan seperti apa. “Kau ingin bilang kalau kau kembali dengan mantan istrimu!”suara Hye Jin meninggi, dia seharusnya tahu kalau Kyuhyun memang tidak akan pernah bisa melupakan mantan istrinya itu dan ini buktinya.

“Hye Jin-ah”

“Aku tahu Kyu, kau tidak pernah bisa melupakannya!seharusnya aku tidak masuk ke kehidupanmu!”Hye Jin langsung berbalik dan berjalan untuk keluar rumah Kyuhyun, pria itu menahan tangan Hye Jin yang selama ini sudah mau menemaninya melewati masa-masa sulit ketika ditinggalkan oleh Yong Soon.

“Mianhe”lirih pria itu.

“Sebaiknya kau pikirkan rencanamu menikahi Kyu, kalau kau belum bisa melupakanku lebih baik pertunangan ini tidak usah diteruskan” Hye Jin melepaskan lengan Kyuhyun pada lengannya dan tanpa menoleh lagi meninggalkan Kyuhyun yang kini tengah mengaca-acak rambutnya frustasi.

Bagaimana hari ini dia mengecewakan orang-orang yang dia sayangi, dia membentak Yong Hyun putranya juga Yong Soon dan Hye Jin.  Dia menyesal telah membentak Yong Hyun tadi, dia masih mengingat suara tangisan anak itu ketika dia memarahinya juga kata-kata Yong Soon tadi, dia yakin setelah ini dia tidak akan diperbolehkan bertemu dengan anaknya. Belum lagi dengan Hye Ji.  Hal ini membuatnya benar-benar pusing.

 

**

 

“Yong Hyun sayang”seorang wanita paruh baya langsung mengambil Yong Hyun dari gendongan ibunya, wajah balita itu masih terlihat tidak terlalu ceria. “Kenapa cucu nenek cemberut?”tanya wanita paruh baya itu yang tidak lain adalah nenek Yong Hyun, ibu Yong Soon.

“Tidak apa-apa eomma, dia hanya sedang ngambek”Yong Soon mencoba menjelaskan namun tidak menceritakan semuanya. Dia tahu Yong Hyun pasti sedang marah pada Kyuhyun yang memarahinya tadi siang. Oleh sebab itu Yong Soo mengajak Yong Hyun kesini untuk memperbaiki moodnya mungkin bertemu dengan nenek dan kakeknya akan membuatnya senang.

“Yongie-ya, kalian ingin rujuk?”tanya ibu Yong Soon ketika mereka ada di ruang tengah rumah kediaman Choi ini. Yong Soon menggeleng pelan. “Lalu?”tanya ibu Yong Soon sambil memberikan susu coklat pada cucunya yang sedang duduk menonton TV bersama ayah Yong Soon.

“Tidak eomma, aku tidak punya rencana untuk rujuk”terang Yong Soon.”Lalu kenapa kalian tidur bersama?”tanya ibunya.

“Itu hanya salah paham eomma, sudahlah jangan bahas itu lagi”pinta Yong Soon. Ibunya hanya mengangguk, dia tidak mungkin ikut campur urusan anaknya yang sudah dewasa ini, kalau Yong Soon merasa tidak butuh bantuan orang tuanya untuk menyelesaikan urusannya, mereka tidak akan mencampurinya.

“Padahal tidak apa-apa kalau kalian rujuk kembali, kurasa Yong Hyun akan senang akan hal itu”ayah Yong Soon berkomentar.

“Aku tidak bisa”lirih Yong Soon, terlalu banyak pertimbangan baginya untuk memilih rujuk dengan Kyuhyun.

“Lalu kapan kau akan mencari ayah baru untuk Yong Hyun, hm?”lagi-lagi ayahnya menanyakan hal itu, semenja beberapa bulan yang lalu Tuan Choi memang selalu menanyakan pada Yong Soon, kapan dia akan menikah lagi.  Bukannya apa-apa, dia hanya ingin ada yang bisa menjaga anaknya itu juga cucunya ini.

“Aku belum berpikir untuk menikah appa”jawab Yong Soon. Ayah Yong Soon menoleh pada putrinya itu dan mendesah pelan.

“Harus ada seseorang yang bisa menjaga kalian berdua”lanjut ayah Yong Soon.

“Bagaimana dengan Donghae?”ibu Yong Soon kini kembali berbicara, ditatapnya wajah putrinya itu dengan seksama menunggu jawaban putrinya ini, dia tahu kalau sejak dulu Yong Soon memang dekat dengan Donghae bahkan setelah Yong Soon berpisah dengan Kyuhyun, hubungan mereka semakin dekat dan jujur ibu Yong Soon sempat berharap kalau Donghae akan menikahi Yong Soon namun sampai sekarang tidak ada tanda-tanda menuju hal itu.

“Eomma, Donghae hanya sahabatku, tidak lebih”Yong Soon menjelaskan pada ibunya bahwa perasaanya pada Donghae hanya sebatas sahabat tidak lebih, dia memang menyukai Donghae tapi ya hanya sebagai sahabatnya.

“Kalau lebih juga tidak apa-apa, aku menyukainya, kurasa ayahmu juga. Kau sudah mengenalnya sejak masih sekolah begitu juga kami dan kurasa dia pria yang baik” Yong Soon hanya bisa mendesah pelan melihat tingkah ibunya yang sepertinya sangat berharap dia akan menikah dengan Donghae.

Tiba-tiba bel rumah keluarga Choi ini berbunyi dengan cepat Yong Soon berdiri, dia tahu siapa yang datang karena dia memang menyuruhnya kesini.

“Donghae-ya”sapa Yong Soon pada Donghae yang sudah ada di depan rumah keluarga Choi itu, dia tersenyum pada Yong Soon. “Sudah kubilang aku akan datang”ujar Donghae.”Eomonim”Donghae menyapa ibu Yong Soon yang ada di dalam dan terlihat olehnya sedikit.

“Masuklah dulu”Yong Soon menyuruh Donghae masuk dan pria itu pun masuk ke dalam.

“Donghae-ya, apa kabar?”ibu Yong Soon menghampiri Donghae dan memeluk pria itu. “Baik, eomonim sendiri?”Donghae balik bertanya.

“Sangat baik”jawab ibu Yong Soon. “Kalian ingin pergi?”tanya ibu Yong Soon pada putrinya ketika melihat Yong Soon sudah membawa tasnya.  Yong Soon mengangguk.

“Aisshh, tidak ada yang boleh pergi sebelum makan malam”ibu Yong Soon langsung menarik lengan Donghae membawanya ke ruang makan, pria itu menatap Yong Soon dengan tatapa  bagaimana ini namun Yong Soon hanya mengikuti ibunya menarik Donghae ke dalam.

“Lihat ibumu sangat menyukai Donghae”ayah Yong Soon berjalan melewati Yong Soon sambil menggendong Yong Hyun. Wanita itu mendesah pelan. Semua orang dikeluarganya menyukai Donghae, hebat sekali.

Mereka pun memulai makan malam mereka, sejak tadi ayah dan ibu Yong Soon silih bergantian mengajak bicara Donghae dengan menanyakannya berbagai macam, Yong Soon menatap jengah kedua orang tuanya ini dan lebih memilih memperhatikan putranya yang sedang makan dengan lahap, sepertinya Yong Hyun sudah lebih baik sekarang.

Yong Soon memasukkan lauk ke piring anaknya untuk memudahkannya mengambil lauk sehingga tidak perlu menjangkau terlalu jauh. Yong Hyun berusaha menggapai gelas miliknya yang ditaruh agak sedikit jauh dari jangkauan tangannya, dia sedidik kewalahan namun Donghae langsung menolongnya sebelum Yong Soon mengambilkan gelas putranya itu. Kedua orang tua Yong Soon memperhatikan kejadian tadi dan senyuman muncul di wajah mereka, sepertinya mereka memang berharap kalau Donghae akan menjadi menantu mereka.

“Yong Hyun bilang apa”Yong Soon mengingatkan anaknya untuk berterima kasih jika sudah ditolong. “Terima kasih hyung”Yong Hyun tersenyum pada Donghae yang duduk disampingnya itu.

“Hyunnie, kenapa kau tidak memanggil appa pada Donghae?”tanya ayah Yong Soon membuat putrinya langsung tersedak dan buru-buru minum dari gelasnya dia memberikan tatapan tajam pada ayahnya, sementara Donghae juga terkejut dengan perkataan ayah Yong Soon dan bisa dilihat kalau dia malu. Dia memang berharap, berharap bisa menjadi ayah Yong Hyun yang itu berarti menikah dengan Yong Soon.

 

**

 

Yong Hyun tidak mau pulang dan ingin menginap dirumah kakek dan neneknya begitu Yong Soon mengajak pulang. Akhirnya dia hanya pulang berdua dengan Donghae dan memutuskan tidak jadi pergi ke tempat awal yang ingin dia tuju karena hari sudah terlalu malam. Ini karena ibunya mengajak makan malam bersama dan selanjutnya mereka terus saja mengajak Donghae mengobrol.

“Orang tuamu tidak berubah ya, tetap ramah”uajr Donghae ketika mereka sedang ada di dalam mobil Donghae mnuju rumah Yong Soon, wanita itu hanya menggumam pelan. Donghae mnyadari mood sahabatnya ini sedang tidak baik dan selanjutnya dia tidak berusaha mengajak Yong Soon bicara lagi.

Tiba-tiba ponsel Yong Soon berbunyi, dia bergegas membuka tasnya, alisnya bertaut ketika melihat tidak ada nama penelepon hanya nomornya. Yong Soon pun mengangkat telepon itu.

“Ne”

“Mwo?”

“Ah..ne..ne”

“Gomawo Oppa”

Yong Soon memutuskan sambungan telepon dan menaruh ponselnya kembali ke tasnya, wajanya terlihat berbeda sekarang membua Donghae penasaran namun sebelum dia bertanya Yong Soon sudah meminta turun.

“Hae-ya, turunkan saja aku disini, ada hal yang harus aku lakukan dulu”pinta Yong Soon.

“Biar aku antar”tawar Donghae, Yong Soon menggeleng. “Baiklah”Donghae mengalah dan menepikan mobilnya. Yong Soon segera turun dari mobil Donghae. “hati-hati”pesan Donghae, Yong Soon mengangguk dan setelahnya mobil Donghae sudah menghilang dari hadapannya.

Yong Soon segera menyetop taksi untuk membawanya ke tempat itu. Setidak pedulinya aku tetap saja sebenarnya aku peduli.

 

**

 

“Gomawo Oppa”Yong Soon membungkuk pada seorang pria berambut hitam dan berwajah imut untuk ukuran seorang pria.

“Mianhe Yong Soon-ah, aku hanya punya nomormu, makanya aku menghubungimu dan dia juga memanggil namamu berkali-kali”ujar pria itu, Yong Soon mengangguk-anggukan kepalanya, setelahnya dia masuk ke dalam taksi dan menyuruh taksi itu menuju rumahnya.

Wanita itu melirik pria yang kini tengah duduk dengan setengah sadar, pria yang pernah menjadi suaminya, orang yang snagat dicintainya. Dia mendesah pelan.

Tadi itu adalah Sungmin sahabat Kyuhyun, pria itu menghubungi Yong Soon mengatakan bahwa Kyuhyun mabuk dan memanggil namanya beberapa kali. Itulah alasan Yong Soon ada disini sekarang, dia selalu berusaha untuk tidak peduli pada Kyuhyun semenjak mereka berpisah namun dia tetap tidak bisa. Kalau dia mau tidak peduli, dia bisa saja menolak permintaan Sungmin dan tidak datang kemari namun lagi-lagi karena Yong Soon masih peduli pada Kyuhyun dia datang kemari.

“Kau tidak pernah sadar betapa aku sangat peduli padamu?”lirih Yong Soon sambil menatap wajah pria yang kini tengah tertidur itu. Digenggamnya tangan Kyuhyun dengan erat dan dia mendesah pelan sambil melihat jalanan disampingnya. Perasaanya membingungkan saat ini.

 

**

 

Kyuhyun sudah sadar dan dia baru menyadari kalau sekarang dia ada di rumah Yong Soon, wanita itu memberikannya teh hangat lalu duduk dihadapan pria itu. tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut mereka berdua, mereka hanya terdiam satu sama lain.

“Mianhe”Kyuhyun berkata sangat lirih namun Yong Soon hanya menjawabnya dengan helaan nafas saja.

“Aku..”

“Kalau kau ingin menginap kau bisa tidur di kamar Yong Hyun”Yong Soon memotong perkataan Kyuhyun lalu berdiri dari duduknya, dia tidak mau membicarakan apapun dengan Kyuhyun saat ini namun tangan Kyuhyun malah menahannya membuatnya jatuh terduduk disamping Kyuhyun.

Pria itu menaruh tangannya disamping tubuh Yong Soon membuat wanita itu tidak bisa pergi kemana-mana. Kyuhyun menatap seksama wajah wanita yang kalau boleh jujur masih dia cintai ini namun dia tidak bisa mengungkapkannya, dia tidak bisa bilang bahwa dia mencintai wanita ini dan ingin dia kembali. Dia terlalu pengecut untuk mengatakannya.

Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada wajah Yong Soon,membuat wanita itu membulatkan matanya sempurna, menyadari apa yang akan Kyuhyun lakukan selanjutnya namun dia tidak tahu bagaiman lepas dari kungkungan Kyuhyun. Akhirnya Yong Soon hanya bisa pasrah ketika dia merasakan bibir lembut Kyuhyun menyentuh bibirnya perlahan. Yong Soon terhenyak, bibir yang tidak pernah dia rasakan selama setahun ini kembali dia rasakan, rasanya masih sama seperti dulu, lembut dan manis. Bukan hanya menempelkan bibirnya saja tapi Kyuhyun juga mulai menggerakan bibirnya pada bibir Yong Soon. Dia merindukan bibir yang sempat menjadi miliknya ini namun dia kehilangannya karena sikap pengecutnya itu. Yong Soon hanya terdiam, dia tidak berani membalas ciuma Kyuhyun, kalau dia membalas berarti sama saja dia memenangkan perasaanya, perasaan bahwa dia masih mencintai Kyuhyun. Jauh dilubuk hatinya perasaanya pada pria ini masih ada. Ketika Kyuhyun merengkuh wajahnya dengan kedua tangannya, Yong Soon tidak bisa melakukan apa-apa lagi kecuali membalas ciuman Kyuhyun. Jantungnya berdegup sangat kencang saat ini, merasakan lumatan-lumatan lembut Kyuhyun pada bibirnya. Aku masih mencintainya.

 

**

 

Kedua orang ini hanya saling tertunduk sejak tadi, sudah lebih setengah jam mereka hanya terdiam dengan posisi seperti ini. Kyuhyun menundukan kepalanya ke bawah begitupun dengan Yong Soon yang menunduk memainkan sendoknya di cangkir teh. Tidak ada keberaniannya untuk menatap pria dihadapannya.

Setelah ciuman mereka semalam, Yong Soon merasa semakin bingung dengan perasaanya pada Kyuhyun saat ini. Apa yang Kyuhyun maksud dengan ciuman semalam?

“Yong Soon-ah, soal semalam, anggap saja itu tidak pernah terjadi, mianhe”kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibir Kyuhyun, bahkan dia merasa tidak sadar mengatakan itu dan menurutnya kata-kata tadi terlalu kasar, dia ingin meralat ucapannya namun kembali lidahnya kelu untuk mengatakan yang sebenranya, mengatakan kalau ciuman semalam menunjukan kalau dia masih mencintai Yong Soon, masih menginginkan wanita itu kembali bersama padanya. Bukan sesuatu yang tidak penting dan menganggapnya tidak pernah terjadi.

“Ya, aku tahu”ada rasa kecewa muncul pada hati Yong Soon, tidak ada arti apa-apa bagi Kyuhyun, dialah yang bodoh menganggap kalau Kyuhyun masih mencintainya,masih mengharapkannya kembali.

“Yong Soon-ah”sebuah suara di dapur Yong Soon membuat kedua orang ini mendongak dan kaget begitu melihat orang tua Yong Soon bersama Yong Hyun datang dan melihat mereka bersama.

“Kyuhyun-ah, Yong Soon-ah”ucap ibu Yong Soon dengan tatapan tidak percaya melihat kedua mantan suami dan istri ini bersama di pagi hari. Tidak mungkin Kyuhyun bertamu sangat pagi seperti ini dan di dapur. Ibu Yong Soon mulai berpikiran yang aneh, sementara ayah Yong Soon hanya menggeleng-gelengkan kepalanya hanya yong Hyun yang terlihat senang.

“Appa, eomma!”pria kecil itu langsung menghambur ke kedua orang tuanya sementara orang tua Yong Soon tidak tahu harus berkata apa.

Advertisements

17 thoughts on “FF: Only U Part 4

  1. aigooo makin terpesona sma FF ini !!!
    Huaaaaa suka jalan ceritanya .. Suka sma karekter2 castnya ..
    Ahhh eonnie .. Kau hebat sekali …

    Ngefeelnya dpet bgt … Huaaaaaaaa … Di tunggu yg selanjutnya Eon .. Semangat !! 😀

  2. waahhh kreenn thor 🙂
    smga yoong hyun sma kyu rujuk lgi 😉 . Dan yoo hyun gak k’krngan ksih syang dri appa n eomma y 🙂
    Lanjuuttt thorr 🙂

  3. ………..
    Diemin aja deh kyu putus sama hye jin wkwkwkwk
    Jahat bgt ya kyu marahin yong hyun -.-
    Dannn aku gak setuju klo hae sama yong soon ;(
    Ih… Kyu kok tiba2 nyium yong soon? 😀
    Tp ucapannya kyu itu loh -.-
    Jangan blg klo ortunya yong soon gak suka sama kyu? :O

  4. Sang anak young hyun bner2 sangat ingin orang tua ny bersatu kembali dan menjadi keluarga yg lengkap, mk ny di memfoto orng tua ny saat tdak bersma dgn ny …
    Ya mlah kyu marahin…
    Knpa kyu blg bgtu stelah terjadi ny ciumannya dgn yoong soo pastilah young soo berasa kecwe dy berfikir kl kyu tdak mencintai ny lg…
    Stelah nii apa yg akan terjadi dgn mreka ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s