FF: Our Anniversary? (KyuSoon Couple)

Sudah hampir tiga bulan ini Yong Soon disibukkan dengan menyusun skripsinya membuatnya sedikit berinteraksi dengan Kyuhyun dan begitu juga dengan apa yang terjadi pada namja yang setahun ini tinggal bersamanya, semenjak Kyuhyun mulai disibukkan dengan promosi album Super Junior yang baru interaksi mereka pun semakin jarang. Bahkan selama Kyuhyun melakukan promosi Yong Soon hanya sekali datang menonton.

Hal ini membuat Kyuhyun merasa kehilangan Yong Soon-nya, mereka memang masih tinggal bersama, tidur bersama, sarapan bersama meski tidak sering namun cukup banyak dilakukan bersama, tidak banyak lagi hal yang mereka bicarakan bersama sekarang ini karena biasanya setiap pagi Yong Soon sudah terburu-buru pergi dan selama seharian gadis itu hanya menyibukkan dirinya dengan buku-buku di perpustakaan begitupun saat kembali ke apartemen. Begitu Kyuhyun pulang terkadang Yong Soon masih sibuk dengan buku-buku atau sudah tidur, intinya tidak banyak interaksi yang mereka lakukan membuat Kyuhyun sangat merindukan gadisnya itu.

Sama seperti pagi kemarin, Kyuhyun hanya bisa menatap pasrah Yong Soon yang sudah mau pergi kembali padahal Kyuhyun baru saja bangun. Terkadang dia merasa kesal dengan sikap Yong Soon yang acuh seperti itu karena memang pada dasarnya Kyuhyun sangat tidak suka diacuhkan oleh Yong Soon namun dia tahu gadis itu tidak bermaksud bersikap acuh padanya hanya saja kondisinya memang tidak memungkinkan, dia harus menerima bahwa istirnya itu sedang sibuk menyelesaikan kuliahnya.

“Aku pergi”hanya sebuah sapaan singkat yang selalu Yong Soon katakan sebelum pergi membuat namja dengan rambut coklat kemerahan itu mendesah pelan dan menatap pasrah pintu yang baru saja ditutup.

“Bahkan dia tidak pernah memberikanku morning kiss lagi”lirih Kyuhyun sambil beranjak kembali ke dalam kamarnya, namja itu kembali merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur kemudian menggapai ponsel hitam miliknya . Diliriknya sekilas layar ponselnya lalu matanya menerawang ke langit-langit kamarnya. Pikirannya tertuju pada sebuah tanggal yang hanya tinggal beberapa hari lagi.  Ingin sekali ditanggal itu Yong Soon dapat meluangkan waktunya bersama tapi sepertinya itu sulit bahkan Kyuhyun merasa istrinya itu sama sekali tidak ingat tentang hari ulang tahun pernikahan mereka, ya tanggal yang sedang Kyuhyun pikirkan adalah hari ulang tahun pernikahannya. Sebenarnya Kyuhyun sudah merencanakan untuk menghabiskan waktu berdua dengan Yong Soon pada hari itu tapi bagaimana bisa jika Yong Soon sendiri tidak sadar akan hari itu?

 

**

 

Seorang gadis berambut hitam sebahu berjalan dengan langkah cepat menuju ruangan di ujung koridor, wajahnya terlihat cemas dan sesekali menengok jam ditangannya. Dia membuka pintu ruangan itu segera begitu sampai dihadapannya dan langsung mencari-cari sesuatu lewat ekor matanya, memeriksa satu persatu tempat duduk yang berisi orang-orang yang memegang buku atau menulis sesuatu dan juga setiap rak buku, ya gadis ini sedang berada di perpustakaan dan dia sedang mencari seseorang. Wajahnya menyunginggkan senyum beberapa saat ketika menemukan apa yang sedang dia cari. Kali ini dengan langkah biasa dia berjalan menghampiri sebuah meja.

“Maaf aku terlambat”ujarnya sambil menudukkan kepalanya. Seorang namja mendongakkan wajahnya dari buku yang sedang dia baca dan menyunginggkan senyum ramah pada gadis itu. “Gwenchana”jawabnya kemudian melepas kacamata yang dia gunakan. Gadis itu menganggukan kepalanya dan kemudian menarik kursi dihadapannya dan duduk disana.

“Kau diantar suamimu?”tanya namja itu. “Ah, tidak”jawab gadis itu cepat. Kali ini namja itu yang menganggukan kepalanya. “Baiklah mana bagian yang ingin diperbaiki, Yong Soon-ah?”tanya namja itu pada gadis yang tidak lain adalah Yong Soon.

Gadis yang kini sedang duduk ini adalah Yong Soon dan namja dihadapannya adalah Lee Joo Hyun, dia adalah sunbae yang cukup dekat dengan gadis bermarga Choi tersebut. Semenjak Yong Soon mulai mengerjakan skripsinya Joo Hyun selalu membantunya karena kebetulan mereka memiliki judul yang sama. Yong Soon sering meminta bantuan jika mengalami kesulitan atau jika ada yang harus diperbaiki. Joo Hyun tahu status Yong Soon yang sudah menikah dan terkadang masih tidak menngerti kenapa Yong Soon bisa mengambil keputusan untuk menikah diusia yang sangat muda seperti ini.

Yong Soon mengobrak-abrik isi tasnya dan mendesah kecewa sambil menatap Joo Hyun.

“Ketinggalan”ucap Yong Soon kecewa, dia lupa membawa kertas yang seharusnya dia bawa dan tanyakan, ini karena tadi pagi dia bangun terlambat sehingga harus terburu-buru dan lupa memasukkan kertas itu. Joo Hyun tertawa pelan melihat tingkah juniornya yang terkadang bisa sangat pelupa ini.

“Ya sudah ambil saja, aku tidak sedang buru-buru”Joo Hyun berdiri dari duduknya membuat Yong Soon mengerjapkan matanya dan memasang wajah bingung. “Oppa”ucap Yong Soon.

Wae?aku antar kau mengambilnya”Joo Hyun tersenyum sekilas.

“Ah, tidak perlu aku akan mengambilnya dengan cepat dan kembali kesini”ujar Yong Soon sambil berdiri dari duduknya. “Jamkaman Oppa”lanjut Yong Soon.

Namun saat Yong Soon hendak pergi Joo Hyun menahan tangannya. “Aku antar saja”katanya.

 

**

 

Yong Soon melepaskan seatbelt begitu sampai di depan apartemennya dan hendak turun namun begitu melihat Joo Hyun juga hendak turun, gadis berambut sebahu itu segera mencegahanya. Tentu saja dia tidak mau mengambil resiko Joo Hyun bertemu dengan Kyuhyun.

Oppa tunggu disini saja aku hanya sebentar”gadis itu pun kemudian keluar dan dengan langkah yang cepat memasuki gedung apartemen itu tanpa sadar dia melewati Kyuhyun yang baru saja turun, saking terburu-burunya dia tidak sadar kalau Kyuhyun memperhatikannya. Kyuhyun sedikit kesal melihat gadisnya itu sama sekali tidak menyadarinya dan dia semakin kesal begitu tahu darimana arah Yong Soon berjalan. Sebuah mobil hitam dan seorang pria didalamnya.

“Gadis itu”gerutu Kyuhyun, dia ingin kembali ke atas dan menegur istrinya itu, kenapa dia tidak pernah bercerita mengenai pria yang sedang menunggu di mobil itu namun ponsel Kyuhyun berbunyi saat dia hendak kembali ke atas. Dia masih ditunggu member yang lain untuk pergi.

 

**

Yong Soon sedang mencoret beberapa kata dan menggaris kata yang lain dengan warna merah. “Ah, selesai”ujarnya begitu dia menyapukan spidol merah pada kata terakhir di lembaran-lembaran kertas dihadapannya. Dia menatap Joo Hyun dihadapannya dengan tatapan terima kasih.

Gomawo Oppa”ucapnya sambil tersenyum senang, dia benar-benar merasa berterima kasih karena Joo Hyun mau membantunya dan bahkan meluangkan waktunya disela-sela kesibukannya hanya untuk membantu Yong Soon, bagaimanapun juga Joo Hyun sudah bekerja dan dia merasa sangat senang namja itu mau membantunya.

“Mau kemana setelah ini?”tanya Joo Hyun pada Yong Soon yang sedang memasukkan kembali kertas-kertas itu ke dalam tasnya, gadis itu melirik jendela disampingnya, menatap langit yang mulai berwarna kuning. Sudah pasti Yong Soon ingin segera pulang, siapa tahu Kyuhyun juga sudah pulang, bukankah dia harus menyiapkan makan malam untuk suaminya itu?

“Pulang”jawab Yong Soon sambil berdiri dari duduknya.

“Aku antar”tawar Joo Hyun, Yong Soon ingin menolak kembali namun dia merasa tidak enak jika menolak, kalaupun ingin menolak harus ada alasan kuat tapi dia tidak punya alasan, dia tidak ingin pergi kemana-mana lagi saat ini, dia hanya ingin pulang. Kenapa Yong Soon tidak mau diantar Joo Hyun adalah karena dia takut Kyuhyun akan melihatnya, dia sangat mengenal suaminya yang memiliki tingkat kecemburuan sangat tinggi itu, kalau sampai Kyuhyun melihatnya diantar Joo Hyun maka sudah bisa dibayangkan apa yang akan dilakukan Kyuhyun dan itu artinya kebohongannya pada Joo Hyun akan terbongkar. Yah meski Yong Soon bilang dia sudah menikah tapi dia tidak pernah bilang dengan siapa dia menikah pada Joo Hyun, jika Kyuhyun tahu maka namja itu akan langsung bilang pada Joo Hyun kalau dia adalah suami Yong Soon. Yong Soon tidak mau itu terjadi.

Akhirnya Yong Soon tidak mampu menolak tawaran Joo Hyun, diapun diantar Joo Hyun sampai di depan apartemennya, dia hanya berharap Kyuhyun belum pulang.

“Yong Soon-ah, besok aku bisanya sore, bagaimana?”tanya Joo Hyun begitu Yong Soon keluar dari mobilnya.

“Oh ne gwenchana oppa, bertemu ditempat biasa saja akan aku bawakan buku-bukunya”jawab Yong Soon kemudian membungkuk sambil memberi salam dan kemudian berbalik berjalan ke apartemennya.

Yong Soon menunggu hingga lift membawanya ke lantai tempat apartemennya berada begitu lift berhenti di lantai apartemennya dia segera turun. Dia berjalan menuju pintu apartemennya, memasukkan passwordnya sehingga pintu itu terbuka. Gadis itu melihat ada sepatu Kyuhyun, Kyuhyun sudah pulang, gumamnya. Yong Soon melepas sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah.

Baru sampai di ruang tengah dia sudah ditunggu Kyuhyun yang berdiri dengan memasang wajah kesal, kedua tangannya dilipatnya di depan dadanya. Dia memandang tajam istrinya itu, kenapa dia bersikap seperti itu, tentu saja karena apa yang dia lihat tadi pagi. Kyuhyun sudah menunggu-nunggu saat ini, saat menginterogasi istrinya tentang siapa pria yang bersamanya tadi. Kyuhyun sedang cemburu saat ini.

“Oh, jadi kau berkencan sambil mengerjakan skripsi?”tanya Kyuhyun dengan nada kesal. Yong Soon menatap tidak mengerti dengan apa yang Kyuhyun tanyakan. Dia bukan berpura-pura tapi dia memang tidak mengerti apa yang terjadi?kenapa tiba-tiba Kyuhyun kesal padanya?

“Apa maksudmu?”tanya Yong Soon.

“Siapa yang mengantarmu pulang?!”nada bicara Kyuhyun mulai tinggi. Yong Soon masih tidak mengerti dengan apa yang sedang Kyuhyun bicarakan.

“Kenapa?”tanya Yong Soon bingung.

“Siapa pria itu?!”Kyuhyun mulai kesal dengan sikap Yong Soon yang menurutnya pura-pura tidak tahu itu.

“Pria siapa?”tanya Yong Soon balik. Dia masih belum paham maksud Kyuhyun. Kyuhyun mendecak kesal.

“Jangan pikir aku tidak tahu pria yang mengantarmu pulang tadi!”seru Kyuhyun. Begitu Kyuhyun berkata seperti itu Yong Soon langsung mengerti, suaminya itu pasti melihat dirinya diantar oleh Joo Hyun tadi.

“Oh, dia sunbaeku, aku meminta sarannya untuk menyelesaikan skripsiku”jawab Yong Soon pelan, dia merasa tenang saja, toh apa yang dia katakan itu benar,Joo Hyun hanya sekedar sunbae yang ia mintai tolong tidak lebih. meski dia tahu pasti Kyuhyun sedang cemburu.

“Kenapa harus pria?memangnya tidak ada yang lain, hah?!”Kyuhyun masih meninggikan suaranya, dia benar-benar sangat kesal sekarang, dia pikir kenapa harus dengan pria, apa dia sengaja memanasiku?pikir Kyuhyun.

“Dia memiliki judul yang sama denganku”terang Yong Soon.

“Alasan, kenapa kau selalu memanasiku seperti ini, hah!”

“Siapa yang memanasimu, aku hanya minta tolong padanya”kali ini Yong Soon yang mulai kesal dengan sikap Kyuhyun yang seenaknya menuduhnya seperti itu.

“Kenapa dia harus mengantarmu!”

“Dia hanya berbuat baik, kenapa kau sensitif sekali”ujar Yong Soon kesal.

“Kau istriku!aku tidak suka kau dekat-dekat dengan pria lain”Kyuhyun menunjuk Yong Soon, gadis itu memutar bola matanya, sampai kapan Kyuhyun akan selalu berlebihan seperti ini. Yong Soon mendecak kesal.

“Lalu apa bedanya denganmu, aku suamiku tapi aku tidak pernah mempermasalahkan kau dekat dengan siapa saja, aku menghargainya sebagai sebuah pekerjaan  kenapa kau tidak bisa seperti itu juga padaku”Kyuhyun hanya terdiam menatap Yong Soon yang sedang mengutarakan perasaannya, sudah lama mereka tidak bisa berbicara bersama karena kesibukan masing-masing, sekalinya melakukan pembicaraan malah bertengkar seperti ini, sebenarnya Yong Soon tidak mau seperti inii tapi dia tidak mengerti kenapa Kyuhyun selalu bersikap seperti anak kecil, cemburu berlebihan.

“Sudahlah Kyu jangan bersikap seperti anak kecil”kali ini Yong Soon yang menatap kesal Kyuhyun dan dengan sengaja meninggalkan namja itu masuk ke dalam kamar karena tidak mau pertengkaran mereka semakin berlanjut. Begitu pintu ditutup Kyuhyun menggerutu kesal dan keluar dari apertemennya.

 

**

 

Keesokan paginya Kyuhyun masih terlihat kesal dengan Yong Soon bahkan dia sama sekali tidak menegur gadis itu. Yong Soon tahu pria berkulit putih pucat itu masih marah padanya dan dia lebih memilih untuk diam dan membiarkan Kyuhyun tidak marah lagi. Sebenarnya Yong Soon sudah tidak kesal lagi pada Kyuhyun, dia paham sifat suaminya yang pencemburu berat itu namun jika sekarang dia bicara pada pria itu, dia yakin Kyuhyun akan kembali marah-marah, jadi lebih baik didiamkan saja.

Kedua pasangan ini sarapan pagi dalam diam, Kyuhyun sama sekali tidak menyentuh makanan di piringnya, Yong Soon menyadari itu namun dia berusaha mengacuhkannya kalau dia tegur, dia yakin pria itu akan kembali marah-marah seperti semalam. Resiko memiliki seorang suami yang memiliki sifat seperti anak kecil, gumam Yong Soon dalam pikirannya.

Begitu selesai sarapan Yong Soon segera membereskan piringnya sementara Kyuhyun masih diposisinya tadi, gadis itu menaruh piringnya di wastafel dan mendesah pelan. Dia melirik jam ditangannya, dia harus segera pergi. Dengan gerakan cepat gadis itu mengambil tasnya yang dia letakkan diatas meja dan beranjak pergi tanpa sekalipun berpamitan pada Kyuhyun. Pria itu menyadari tingkah Yong Soon dan menjadi kesal pada dirinya sendiri, kenapa harus mendiamkan Yong Soon?dengan tidak mendiamkan Yong Soon saja mereka sudah sulit untuk berbicara dan sekarang mereka benar-benar tidak akan bicara lagi.

Kyuhyun tidak berniat mendiamkan Yong Soon pagi ini namun entah kenapa begitu melihat Yong Soon menatapnya dingin dia kembali kesal dan ingat pertengkaran mereka kemarin dan saat Yong Soon pergi tanpa berpamitan begitu saja membuat Kyuhyun kembali berpikir bahwa Yong Soon pasti menemui pria itu lagi dan hal itu kembali membuatnya kesal.

Pria berambut coklat kemerahan itu mendorong piringnya dengan kasar dan mengacak-acak rambutnya sambil menaruh kepalanya di atas meja makan,terdengar erangan frustasi dari bibir pria itu.  Bagaimana bisa mereka seperti ini terus sementara lusa adalah ulang tahun pernikahan mereka?

 

**

 

Yong Soon menutup buku yang baru saja dia baca dan beralih pada ponsel putih yang dia letakkan tidak jauh dari jangkauannya itu, ini sudah yang kesekian kalinya gadis ini melakukan hal yang sama, menatap layar ponselnya menunggu sesuatu atau membuka aplikisan dan hanya menatap layar ponselnya berlama-lama tanpa melakukan apapun. Sebenarnya Yong Soon ingin mengirim pesan pada Kyuhyun tapi dia takut pria itu masih marah padanya. Dia juga tidak ingin kondisi seperti ini apalagi dia tahu lusa adalah ulang tahun pernikahan mereka. Yah, meski gadis ini terlihat tidak peduli tapi sebenarnya dia ingat tanggal itu dan sangat berharap bisa merayakannya bersama Kyuhyun namun apa yang mereka sedang lakukan sekarang?bertengkar.

Gadis itu kembali menekuri buku-buku yang dia ambil dari rak-rak perpustakaan tempat dia berada sekarang, menyibukkan pikirannya agar tidak terlalu memiikirkan pertengkaran mereka. Hanya karena pertengkaran ini saja membuat Yong Soon tidak mood untuk menyelesaikan skripsinya, betapa seorang Cho Kyuhyun sangat berpengaruh pada kehidupan seorang Choi Yong Soon.

 

 

Waktu berjalan sangat cepat dan kini langit yang awalnya cerah mulai gelap. Yong Soon sedang menunggu bis datang di halte tidak jauh dari kampusnya. Dia mendudukkan tubuhnya di salah satu bangku disana, matanya menerawang ke jalan, dia masih terus saja memikirkan Kyuhyun, dia berharap suaminya itu sudah tidak marah lagi padanya. Dia tahu tidak seharusnya dia berkata seperti itu kemarin malam, seharusnya dia bisa memaklumi sifat Kyuhyun bukannya malah mengajaknya bertengkar namun saat itu Yong Soon memang sangat kesal, bagaimana bisa Kyuhyun menuduhnya seperti itu sementara dia baru saja pulang dan merasa sangat lelah, Yong Soon merasa saat itu Kyuhyun benar-benar tidak bisa mengerti kondisinya.

Begitu sampai di apartemennya Yong Soon tidak menemukan Kyuhyun, sepertinya namja itu belum pulang, pikir Yong Soon. Namun sebenarnya Kyuhyun sudah pulang sejak tadi hanya saja dia malas harus ke apartemennya jika dia harus melihat tatapan dingin Yong Soon dan pada akhirnya dia memutuskan untuk singgah di dorm.

Hari ini Kyuhyun benar-benar terlihat tidak bersemangat dan bahkan kerap kali Kyuhyun ditegur oleh hyungdeulnya saat latihan karena pria itu sama sekali tidak fokus. Tentu saja mereka tahu apa penyebab Kyuhyun seperti itu, tidak lain dan tidak bukan pasti Yong Soon, yang semakin membuat pria itu tidak bersemengat hari ini adalah karena dia baru saja tahu kalau Yong Soon ternyata sering berkirim pesan dengan namja yang kemarin mengantar istrinya pulang itu dan menurut Kyuhyun itu terlampau sering untuk sekedar minta bantuan, ditambah lagi Yong Soon memanggilnya Oppa.

“Kyunnie, gwenchana?”tanya Donghae pada Kyuhyun yang sedang duduk di kursi di dapur mereka sambil termenung. Kyuhyun hanya melirik sekilas Donghae dan menggelengkan kepalanya.

Donghae hanya mengangguk-anggukan kepalanya dan melirik ke belakang Kyuhyun, dimana beberapa namja berkumpul disana dengan tatapan penasaran, ah bukan berkumpul lebih tepatnya tapi bersembunyi dibalik dinding dan mengintip. Kelima pria itu memang sengaja menyuruh Donghae untuk bertanya pada Kyuhyun yang tiba-tiba saja ikut ke dorm dan sejak sejam yang lalu hanya duduk melamun di dapur membuat tanda tanya besar bagi seluruh penghuni dorm itu. Apa mereka sedang bertengkar hebat ya?gumam Donghae sambil menatap Kyuhyun dan menggelengkan kepalanya ke arah kelima pria yang memasang wajah khawatir itu. Sudah sering kali mereka melihat pasangan ini bertengkar namun baru kali ini mereka melihat Kyuhyun seperti ini.

 

Sementara itu Yong Soon masih menunggu Kyuhyun pulang, dia terus saja menatap layar ponselnya, awalanya dia berniat untuk melanjutkan mengerjakan skripsinya namun bagaimana bisa dia melanjutkan jika pikirannya hanya tertuju pada Kyuhyun, padahal sejak tadi dia sudah meletakkan kertas-kertas di meja juga laptop yang sudah dia nyalakan hanya dia anggurkan begitu saja.

Tiba-tiba ponselnya memunculkan ikon pesan, wajah Yong Soon menjadi semangat begitu melihat nama pengirim pesan, mungkin Kyuhyun sudah tidak marah lagi padanya. Secepat wajah Yong Soon berubah semangat secepat itu juga wajahnya kembali seperti tadi. Kyuhyun tidak akan pulang, dia lebih memilih menginap di dorm.

 

**

 

Berulang kali Yong Soon mendesah pelan dihadapan sarapannya, bahkan sejak tadi hanya itu yang dia lakukan, sarapan sepertinya tidak menarik minatnya pagi ini. Yong Soon mengedarkan pandangannya kesekeliling apartemennya, sangat sepi, meski memang selama ini selalu sepi tapi tidak ada Kyuhyun semakin sepi, biasanya meski mereka tidak saling bicara karena Yong Soon selalu terburu-buru dipagi hari paling tidak dia melihat keberadaan Kyuhyun dihadapannya, keberadaan oksigennya. Hari ini tidak ada Kyuhyun lagi, di hari ulang tahun pernikahan mereka. Gadis itu berpikir Kyuhyun tidak akan marah lagi dan memberikan kejutan padanya di pagi hari ulang tahun mereka tapi itu hanya sebuah harapan kosong, namja itu masih marah padanya dan entah sampai kapan.

Yong Soon beranjak keluar apartemennya,gadis itu sengaja berhenti dilantai tempat dorm mereka. Dia berjalan menuju pintu dorm mereka, Yong Soon ingin bertemu Kyuhyun namun dia ragu-ragu dan hanya beridiri di depan pintu tanpa memencet bel. Dia takut Kyuhyun tidak mau menemuinya. Yong Soon berniat untuk meminta maaf dan berinisiatif untuk mengakhiri perang dingin ini.

“Yong Soon-ah”sebuah suara memanggil gadis berambut sebahu ini, Yong Soon menoleh ke arah sumber suara, ternyata seorang namja dengan tubuh tegap dan senyuman khas yang memanggilnya. Namja dengan tubuh tinggi itu menghampiri Yong Soon.

“Siwon Oppa”sapa Yong Soon sambil tersenyum pada namja itu yang ternyata adalah Siwon.

“Kenapa tidak masuk?”tanya Siwon. “Kyunnie masih di dalam”lanjut Siwon. Siwon tahu kalau kedua pasangan ini sedang bertengkar dan mungkin dengan mempertemukan mereka, kedua pasangan ini akan kembali berbaikan. Pertengkaran kedua pasangan ini membuat seluruh penghuni dorm menjadi pusing karena Kyuhyun menjadi gampang marah-marah dan tidak bisa konsentrasi.

“Tidak usah Oppa, aku buru-buru bilang saja padanya aku pergi”ujar Yong Soon kembali tersenyum dan berjalan melewati Siwon namun tiba-tiba dia kembali berbalik.

“Eum, Oppa kalau kalian ingin sarapan aku sudah memasakkan pasta untuk kalian diatas”Siwon mengangguk dan tersenyum. “Gomawo

Siwon pun segera masuk kedalam dorm dan menghampiri Kyuhyun yang sedang duduk selonjoran dilantai dorm, sepertinya baru bangun tidur.

“Kalian masih bertengkar, hm?”tanya Siwon langsung, Kyuhyun mendongak dan menatap malas hyungnya itu, tentu saja mereka masih bertengkar, kalau sudah tidak bertengkar tidak mungkin dia masih ada disini, sudah pasti dia akan pulang ke apartemennya, makan bersama gadisnya itu, menikmati wajah bangun tidur gadis itu bukannya di dorm mendengar omelan hyungdeulnya.

“Tadi Yong Soon kesini tapi dia hanya berdiri di depan pintu”ujar Siwon, Kyuhyun segera menoleh pada Siwon dan membulatkan matanya. “Benarkah?”tanyanya. Siwon mengangguk, dia bingung kalau masih bertengkar kenapa Kyuhyun terlihat sangat semangat sekali, ah dia tahu dongasengnya ini mana bisa bertengkar lama-lama dengan Yong Soon.Kyuhyun sudah bergerak cepat ke depan pintu.

“Tapi dia sudah pergi”lanjut Siwon membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya. Pupus sudah harapanya melihat gadis yang sangat dia rindukan, dua hari tidak melihat wajah istrinya itu benar-benar menyiksa Kyuhyun.

“Sudahlah Kyu berhenti mendiamkannya seperti itu”suara Teukie terdengar dan wajah namja itu muncul dari dapur.

“Kau selalu memintanya percaya padamu, kau juga harus percaya padanya jangan cemburu buta seperti ini lagi”Sungmin sudah menambahkan kata-kata Teukie, sebenarnya mereka sudah gerah melihat kedua pasangan ini terutama Kyuhyun.

Arasso!”seru Kyuhyun yang merasa kini hyungdeulnya itu memojokkannya, dia tahu kembali dia lagi yang salah dengan mendiamkan gadis itu. dia juga tersiksa dengan mendiamkan Yong Soon namun saat itu dia hanya sedang kesal dan sekarang dia menyesal, menyesal mendiamkan istrinya itu dan membuatnya tersiska sendiri apalagi hari ini hari ulang tahun pernikahan mereka.

 

**

 

Yong Soon terus menatap ponselnya berharap Kyuhyun akan mengirimnya pesan, dia tidak terlalu berharap Kyuhyun mengucapkan selamat ulang tahun pernikahan, dia hanya ingin Kyuhyun menanyakan keadaannya yang akan menandakan bahwa dia sudah tidak marah lagi. Yong Soon sangat berharap hari ini mereka akan baikkan.

“Kau menunggu sesuatu?”tanya Joo Hyun, yup saat ini Yong Soon sedang bersama Joo Hyun.”Telepon dari suamimu?”lanjut Joo Hyun.Yong Soon buru-buru menggeleng dan tersenyum, apa dia terlihat seperti menunggu sesuatu?apa terlihat sekali?pikir Yong Soon.

Aniya”Yong Soon kembali mempertegas jawabannya.

“Kalian bertengkar?”tanya Joo Hyun lagi.”Tidak”Yong Soon menjawab cepat, kenapa Joo Hyun bisa menebak seperti itu?Yong Soon menjadi bingung kenapa Joo Hyun bisa berpikir seperti itu.

“Dia cemburu padaku?”

“Eh?”

“Kurasa begitu”Joo Hyun tersenyum diakhir kalimatnya, dia mengerti kenapa Yong Soon terlihat aneh beberapa hari ini. Yong Soon mendesah pelan, apakah dia memang terlihat sedang ada masalah dan masalah itu dengan Kyuhyun?bahkan Joo Hyun semudah itu tahu.

“Dia memang kekanak-kanakan Oppa”lirih Yong Soon.

“Memangnya berapa usia suamimu?”tanya Joo Hyun.

“Sama dengan Oppa, kelahiran tahun 1988”jawab Yong Soon, Joo Hyun menganggukan kepalanya.

“Jujur aku masih belum percaya kau bisa memutuskan menikah secepat ini”Joo Hyun menatap Yong Soon yang kini menerawang mengingat bagaimana bisa dia memutuskan menikah dengan Kyuhyun, tidak lebih tepatnya bagaimana Kyuhyun memutuskan untuk memaksanya menikah dengan pria itu setahun yang lalu. Ah tidak terasa sudah setahun yang lalu. Setahun yang berat,orang-orang selalu bilang satu tahun awal pernikahan itu yang paling berat dan itu benar, berapa kali kami bertengkar?bahkan sekarang pun sedang bertengkar .

“Entahlah aku juga tidak mengerti Oppa, semuanya terjadi begitu saja, aku percaya dia takdirku dan begitupun dia,lalu kami memutuskan menikah”

Yong Soon tersenyum sendiri mengingat memori pernikahan mereka setahun yang lalu, pernikahan yang tidak diketahui orang lain dan bahkan membuat Oppadeul juga Onniedeulnya menginterogasi mereka berdua seharian penuh karena mereka sama sekali tidak diberitahu. Lucu jika mengingat itu. Aku merindukannya, gumam Yong Soon dipikirannya.

Tiba-tiba ponsel Yong Soon berbunyi dengan cepat gadis itu membuka pesan yang membuat jantungnya berdetak sangat kencang karena itu dari Kyuhyun dan dia sudah menunggunya sejak tadi.

Kalau kau masih menganggapku suamimu cepat datang ke kona beans sekarang!!

Bibir Yong Soon membentuk senyuman begitu membaca pesan dari Kyuhyun itu, betapa senangnya dia mendapat pesan itu, Kyuhyun sudah tidak marah lagi padanya.

Oppa, aku ambil besok saja ya”pintanya pada Joo Hyun,seakan mengerti Joo Hyun mengangguk.

“Dari suamimu?”tanya Joo Hyun, Yong Soon mengangguk dan dengan cepat membereskan barang-barangnya.

“Aku pergi dulu oppa, mianhe, gomawo”ujar Yong Soon cepat sebelum menghilang dari pandangan Joo Hyun.

 

**

 

Yong Soon langsung menuju Kona Beans, dia sudah tidak sabar lagi untuk bertemu Kyuhyun, ingin rasanya dia langsung memeluk namja itu begitu sampai disana. Dia begitu merindukan Kyuhyun saat ini.

Begitu sampai di depan Kona Beans, dia heran kenapa sudah gelap, dia melirik jam tangannya bukankah baru jam 10, kenapa sudah gelap? Dimana Kyuhyun?pikir Yong Soon, kembali ponsel gadis itu berbunyi. Dengan cepat Yong Soon membuka pesan dari Kyuhyun lagi.

Cepat masuk

Kyuhyun memerintahkan Yong Soon untuk masuk, dengan perlahan dia membuka pintu toko itu, semuanya gelap, Yong Soon sedikit takut, apa Kyuhyun mengerjainya? Dia mulai melangkahkan kakiknya masuk ke dalam.

“Kyunnie, Oddieya?”lirih Yong Soon.

Tiba-tiba sebuah tangan melingkari pinggang Yong Soon dari belakang, Yong Soon terlonjak kaget dan ingin melepaskan tangan orang itu.

“Selamat ulang tahun pernikahan, aku mencintaimu”dan sebuah ciuman singkat di pipi Yong Soon membuat gadis itu tersadar kalau tangan yang melingkari pinggangnya saat ini adalah Kyuhyun.

“Kyu”lirih Yong Soon, dia sungguh tidak percaya kalau Kyuhyun ingat tentang hari ini.

Mianhe, tidak seharusnya aku mendiamkanmu”ucap Kyuhyun pelan sambil kembali mencium pipi Yong Soon.

Mianhe, tidak seharusnya aku berkata seperti itu kemarin”Yong Soon juga meminta maaf. Kyuhyun melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuh Yong Soon, meski dala keadaan gelap dia masih bisa melihat wajah istri yang sangat dicintainya itu.

“Terima kasih sudah menemaniku setahun ini dan aku memintamu untuk menemaniku ditahun-tahun selanjutnya, apa kau bersedia?”tanya Kyuhyun sambil menatap intens wajah Yong Soon. Gadis itu menganggukan kepalanya. Kyuhyun menyentuhkan tangannya ke pipi Yong Soon dan menarik wajah itu untuk mendekat sehingga kedua bibir itu bertemu, sebuah ciuman yang menyiratkan rasa cinta dan kerinduan mereka lakukan.

Kyuhyun menarik tubuh Yong Soon mendekat, menaruh tangannya dipinggang gadis itu. Ciuman yang awalanya pelan kini semakin intens, ketika Kyuhyun mulai melumat perlahan bibir mungil Yong Soon dan dibalas oleh gadis itu sehingga menimbulkan bunyi decakan yang membuat beberapa orang disana saling berpandangan.

Sampai seseorang menghidupkan lampu, reflkes kedua pasangan itu menghentikan French Kiss mereka dan wajah mereka menjadi merah begitu menyadari banyak pasang mata yang sejak tadi ada disini. Orang-orang terdekat mereka.

“Kenapa tida dilanjutkan?sudah kunyalakan lampunya biar jelas”celetuk Eunhyuk yang menghidupkan lampu sambil tersenyum penuh arti.

Oppa!”seru Yong Soon yang mukanya sudah semerah tomat begitupun dengan Kyuhyun yang sejak tadi hanya bisa menyentuh belakang lehernya bagaimana dia bisa tidak sadar kalau bukan hanya ada mereka berdua disana, berciuman seperti tadi, ah benar-benar hal terbodoh yang Kyuhyun pernah lakukan. Kyuhyun memang sengaja meminta orang-orang terdekat mereka untuk datang merayakan ulang tahun pernikahan mereka namun dia tidak ingat akan hal itu tadi dan malah asyik merasakan bibir Yong Soon yang sudah seminggu ini tidak dia rasakan.

“Selamat sayang”ibu Kyuhyun maju kehadapan Yong Soon dan memeluk gadis yang sedang diliputi rasa malu karena apa yang dia lakukan tadi berusaha menutupi rasa malu menantunya itu.

 

 

 

**

Kedua tangan pasangan itu terus bertaut semenjak dari Kona Beans sampai saat ini mereka sudah sampai di apartemen mereka. Bahkan saat Kyuhyun membuka pintu tangan pria itu tetap tidak lepas mengenggam tangan Yong Soon. Di depan pintu mereka saling bertatapan.

“Kau tahu aku sangat mencintaimu”ujar Kyuhyun.

Nado”jawab Yong Soon sambil tersenyum lembut.

“Jangan pernah tinggalkan aku”

“Tidak akan pernah”

“Kau milikku”

“Aku milikmu”

Bibir mereka kembali bertemu kali ini mereka akan lebih leluasa dibanding tadi, tidak akan ada yang menginterupsi kegiatan mereka karena hanya ada mereka saja di apartemen ini. Kyuhyun mulai menggerakan bibirnya memberikan lumatan-lumatan lembut membuat tangan Yong Soon mengalung di leher Kyuhyun menarik pria itu semakin dalam menciumnya. Di remasnya rambut coklat kemerahan Kyuhyun setiap kali pria itu menghisap bibirnya. Tidak tinggal diam Yong Soon pun membalas setiap lumatan Kyuhyun, ketika lidah Kyuhyun mulai memasuki mulutnya dan menyapa lidahnya, pria itu mengangak tubuh Yong Soon dan menggendongnya, berjalan menuju kamar mereka dengan bibir yang masih bertaut yang sekali menimbulkan suara decakan dan malam itu ditutup dengan menyatukan diri mereka.

 

**

Yong Soon membuka matanya yang terasa sangat berat karen masih mengantuk ditambah badannya yang masih pegal-pegal akibat kegiatan semalam. Gadis itu menoleh kesampingnya dan melihat seorang namja yang masih tertidur pulas, wajah yang polos membuat Yong Soon tersenyum sendiri. Betapa berbedanya wajah pria ini saat tidur dan jika sudah bangun, jujur Yong Soon lebih suka dengan wajah pria ini saat tertidur. Perlahan Yong Soon mendekat hendak mencium wajah pria yang sangat dicintainya ini namun getaran ponsel di meja lampu membuatnya menghentikan kegiatannya itu.

Kau jadi mengambilnya jam 9

Mata Yong Soon sukses terbuka lebar ketika membaca pesan yang baru masuk itu. Dia lupa kalau hari ada janji dengan Joo Hyun jam 9, Yong Soon langsung panik begitu melihat jam sudah menunjukkan pukul 9, dengan terburu-buru Yong Soon turun dari tempat tidurnya mengenakan kembali pakaiannya dan masuk ke dalam kamar mandi.

Kyuhyun perlahan mulai bergerak-gerak dan begitu menggapai sampingnya dia tidak merasakan tubuh seseorang membuatnya membuka matanya, Yong Soon sudah tidak ada disampingnya, Kyuhyun bangun dan mengedarkan pandangannya kesekeliling mencari sosok istrinya namun tidak ada,lalu matanya tertuju pada ponsel Yong Soon yang tergeletak begitu saja di atas tempat tidur, dia mengambilm ponsel itu dan melihat isi pesan Joo Hyun.

“Jadi dia mau bertemu dengan pria itu setelah bercinta denganku, bukankah itu tampak seperti sedang selingkuh, babo”gerutu Kyuhyun sambil menatap kesal ponsel Yong Soon.

Pintu kamar mandi terbuka dan Yong Soon sudah siap untuk pergi.

“Aku pergi”Yong Soon mencium pipi Kyuhyun sekilas dan keluar kamar. Kyuhyun menatap tidak percaya apa yang dilakukan istrinya itu. Tidak sampai sedetik wajah Kyuhyun sudah berubah, dia menunjukan sebuah senyuman evil.

“Aku punya ide bagus”

 

**

 

Mianheyo Oppa”ujar Yong Soon untuk yang kesekian kalinya, dia merasa tidak enak karena datang terlambat.

Gwenchana”ucap Joo Hyun sambil tersenyum. Joo Hyun sudah menyerahkan barang yang ingin Yong Soon ambil,gadis itu belum amu beranjak pergi karena tidak enak sudah membuat Joo Hyun menunggu lama.

Annyeonghaseyo, apa urusan kalian sudah selesai?”sebuah suara membuat Yong Soon terlonjak kaget di tempat duduknya, suara yang tentu saja sangat dia kenal, bagaimanapun juga pemilik suara itu adalah oksigennya, Kyuhyun. Bagaimana bisa dia kemari?

Yong Soon menatap tidak percaya Kyuhyun yang kini ada disampingnya dengan topi dan kacamata hitam. Gadis itu berdoa dalam hati agar Joo Hyun tidak menyadari siapa yang sedang berdiri dihadapannya saat ini.

“Ah, ne sudah, kau suaminya Yong Soon, aku Lee Joo Hyun”ujar Joo Hyun memperkenalkan dirinya.

“Kim KyuhyunKyuhyun memperkenalkan dirinya dengan marga yang lain, Yong Soon sedikit merasa lega namun dia takut kalau Joo Hyun bisa mengenali siapa Kyuhyun karena namja itu hanya menggunakan kacamata hitam dan topi dan begitu melirik kesekitarnya, kali ini banyak orang yang menatap ke arah mereka. Apa mereka tahu ini Kyuhyun?Yong Soon baru sadar. Betapa bodohnya suaminya ini!

Oppa, terima kasih, aku pergi”Yong Soon segera menarik tangan Kyuhyun untuk pergi dari tempat ini sebelum orang-orang disana menyadari siapa Kyuhyun.

 

**

 

“Seenaknya saja kau pergi menemui dia tanpa memberitahuku”ujar Kyuhyun kesal ketika mereka sedang berada di dalam mobil Kyuhyun.

“Maaf tadi aku buru-buru, tidak enak membuatnya lama menunggu”Yong Soon meminta maaf. “Kau tidak ada jadwal hari ini?”tanya Yong Soon.

“Tidak ada”jawab Kyuhyun mantap.

“Yakin?”Yong Soon masih tidak percaya, dia tahu mereka sedang sangat sibuk akhir-akhir ini mana mungkin punya waktu hanya untuk membuntutiku.

“Aku meliburkan diri”jawab Kyuhyun santai. Yong Soon mengerjapkan matanya tidak percaya, pria ini selalu begitu.

“Mana bisa begitu”kesal Yong Soon, dia seharusnya profesionalkan?

“Sudahlah, ayo makan es krim”ujar Kyuhyun penuh semangat dan membelokkan mobilnya ke arah toko es krim tempat mereka biasa pergi.

Kyuhyun terlihat snagat senang begitu keluar dari mobil, sudah lama mereka tidak berkencan kesini, Yong Soon pun begitu, dia senang bisa pergi bersama Kyuhyun.

Seperti biasa Yong Soon memesan semangkuk besar es krim sementara Kyuhyun hanya asyik memandangi wajah istrinya yang sedang menghabiskan semangkuk besar es krim itu, sesekali dia tersenyum melihat tingkah gadis itu yang seperti anak kecil.

Tiba-tiba Kyuhyun ingin mengerjai Yong Soon, dia menahan sendok Yong Soon lalu meminta untuk menyuapi gadis itu namun bukannya menyuapinya dengan benar, Kyuhyun malah sengaja agar bibir Yong Soon dipenuhi es krim.

“Ya!”seru Yong Soon kesal, sementara Kyuhyun terkikik geli, Yong Soon mengambil tissue hendak membersihkan mulutnya namun Kyuhyun malah menahan tangannya.

“Biar aku bersihkan” Kyuhyun mendekatkan tubuhnya ingin membersihkan bibir Yong Soon dengan bibirnya namun gadis itu langsung mundur.

“Ini tempat umum”ucap Yong Soon dan kemudian gadis ini balas dendam dengan melakukan hal yang sama membuat mereka akhirnya tertawa bersama.

 

**

 

Suara decakan terdengar di dalam kamar bernuansa biru ini, sepasang yeoja dan namja berbaring di atas tempat tidur dengan kedua bibir yang saling berpagutan. Mereka berciuman dengan intens dan berusaha saling mendominasi.

“Jangan temui pria itu lagi”ujar namja yang berada diatas tubuh yeoja itu begitu mereka melepaskan ciuman panjang mereka tadi.

“Sebentar lagi Kyu, hm”

Shireo!”

“Jangan seperti anak kecil, percaya padaku”yeoja yang tidak lain adalah Yong Soon menatap mata obsidian Kyuhyun dengan seksama dan mengelus pipi Kyuhyun.

“Aku belum bisa percaya kecuali kita sudah punya bayi”ujar Kyuhyun.

Aigoo, kita sudah membicarakannya ratusan kali Kyu, tidak sampai aku luluh dan kita sudah sepakat”terang Yong Soon.

“Sebentar lagi juga kau lulus, kenapa tidak sekarang?”

“Sekarang dan nanti beda Kyu, ayolah sebentar lagi, hm”

Kyuhyun mempoutkan bibirnya membuatnya persis seperti anak kecil sekarang. Terkadang Yong Soon merasa lucu dengan keinginan Kyuhyun untuk memiliki bayi, lihatlah bagaimana dia meminta. Akan ada dua bayi nantinya jika sifat Kyuhyun masih seperti ini. Banyak hal yang menjadi pertimbangan Yong Soon sebelum memutuskan untuk memiliki bayi, Kyuhyun sedang sibuk sekarang ini dia tidak mau saat ada hamil Kyuhyun akan sering meninggalkannya dan saat dia melahirkan dia tidak mau kalau bukan Kyuhyun yang ada disampingnya.

Yong Soon mencium bibir Kyuhyun sekilas.

“Kalau kita punya bayi kau tidak akan melirik pria lain”ujar Kyuhyun lagi.

“Ya! Memangnya aku suka melirik pria lain, aniya, kau saja yang cemburu”bantah Yong Soon.

“Nah, kalau kita punya bayi aku tidak akan cemburu lagi”

“Tidak sekarang Kyuuu…”

Lagi-lagi Kyuhyun mempoutkan bibirnya.

“Tapi aku ingin jadi ayah”Kyuhyun mengelus perut Yong Soon membuat gadis itu mendesah pelan, bagaimana bisa pria berusia 25 tahun ini merengek ingin memiliki bayi. Yong Soon memutar bola matanya.

“Tunggu sebentar lagi,ne,begitu aku lulus aku tidak akan menunda untuk memiliki bayi”

“Baiklah”Kyuhyun akhirnya mengalah membuat Yong Soon tertawa pelan, betapa lucunya suaminya ini jika sedang merengek dan akhirnya mengalah, persis seperti anak kecil. Yong Soon menarik kepala Kyuhyun mendekat dan menyatukan bibir mereka kembali. Mereka pun kembali berciuman dan pada akhirnya dilanjutkan dengan kegiatan seperti malam kemarin.

 

 

Advertisements

21 thoughts on “FF: Our Anniversary? (KyuSoon Couple)

  1. Kyu susah bgt sih ngubah kelakuanmu yg cemburuan ituuu ~
    Tapi untung dua duanya inget ulangtahun pernikahan mereka khkhkhk … Aigoo, saking napsunyaa inget yg ada disana dong kyu -_-
    Yasudah Happy 1st Anniversary yaaa

  2. happy anniversary kyusoon!?
    *tiup2 terompet

    aigoo aigoo kyu,
    mentang2 seminggu gga dpt morning kiss dan krg interaksi, skrg lsg kejar setoran yaa
    kekeke

    author yaa panjangkanlah sdkt story’a biar tmbh puas gt
    oke oke
    #kedip2

    oh iaa td ada typo dkt, hrs’a aku istrimu, tp d tls’a suamimu.

  3. 😀 happy anniversary kyusoon !!!

    aduh itu si kyu cemburuan akut yah ..
    untung uda baikkan 🙂

    asikk,
    sepertinya ‘little kyusoon’ uda mau datang nih 🙂
    pasti tambah rame deh keluarga kecil ini 😉

    kyu,, kalo mau punya baby jgn cemburuan mulu ..
    ntar kalo yongsoon lebih sering habisin waktu sama baby .,
    kyu cemburu jg lagi 😐
    hehehe ^^v

    ditunggu next story kyusoon ^^9

  4. Aigoooo makin mesra ajh couple ini !!
    Wkwkwkwkw daebak …
    Semangat eonnie buat FF yg selanjutnya …
    Di tunggu~

  5. Wow.. O.o kyu benar2 pencemburu yg berat!
    Hihi.. Lucu bgt! Romantis seperti biasanya, dan sulit dipercaya ketika dia merengek meminta bayi! Keke
    aigo..uri magnae sdh menginginkan dipanggil appa? Sulit dipercaya tp disinilah letak menariknya. Simple tp feelnya dpt
    lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s