FF: Got It (KyuSoon Couple)

“Onnie, kurasa aku tidak mencintai Kyuhyun lagi”

Rae Bin yang sedang memasak seketika itu juga menghentikan kegiatannya dan terdiam mendengar kata-kata yang baru saja diucapkan oleh salah satu sahabatnya itu, dia berbalik dan menaikkan alisnya menatap seorang gadis yang sedang menatapnya juga, Rae Bin merasa dia baru saja salah dengar dan tidak mungkin gadis dihadapannya itu berkata seperti tadi.

“Aku merasa tidak mencintainya lagi onnie”ujar gadis yang duduk di konter dengan tangan yang menopang wajahnya yang tidak lain adalah Yong Soon.

Rae Bin masih terdiam, mencerna kata-kata yang kembali diucapkan Yong Soon.

“Ya!kau jangan gila Yong Soon-ah”seru Rae Bin setelah merasa kalau dia tidak salah dengar dan benar gadis yang dihadapannya inilah yang mengatakannya.

Aniya, aku serius, aku merasa..”

“Yong Soon-ah, ada yang salah dengan otakmu akhir-akhir ini, apa kau sakit? Terbentur sesuatu mungkin?”tanya Rae Bin memotong ucapan Yong Soon, Yong Soon mendesah pelan menatap Onnie-nya itu, dia menggelengkan kepalanya perlahan.

“Kau yakin?kau tidak sakit, hah?”tanya Rae Bin lagi yang kini sudah menyentuhkan kedua tangannya ke kepala Yong Soon,gadis itu melepaskan tangan Rae Bin dari kepalanya dan menatap Rae Bin kesal.

“Ok, kau sedang bosan lagi dengan namja itu?”tanya Rae Bin sambil duduk dihadapan Yong Soon. Gadis itu menggeleng.

“Lalu?”Rae Bin masih bertanya kenapa gadis dihadapannya ini berkata seperti tadi.

“Entahlah, aku merasa perasaanku padanya hilang”ucap Yong Soon.

Tiba-tiba saja Rae Bin menaruh tangannya di dahi Yong Soon membuat Yong Soon kaget.

“Sepertinya kau benar-benar sakit”ujar Rae Bin, lagi-lagi Yong Soon menghempaskan tangan Rae Bin dengan kesal karena tanggapan sahabatnya itu malah seperti ini.

“Yong Soon-ah,kau sudah menikah, tidak bisa seperti dulu, bagaimana bisa kau bilang tidak mencintai suamimu lagi, hah, memangnya kalian ada masalah apa? Ceritakan padaku”

Yong Soon tidak berkata lagi, dia malah merebahkan kepalanya ke meja hal ini membuat Rae Bin semakin bingung.

**

Yong Soon tertidur di atas meja belajarnya, dia harus menyelesaikan tugasnya sampai larut malam dan akhirnya dia tertidur di meja belajarnya. Jam sudah menujukan hampir tengah malam, terdengar suara pintu terbuka namun gadis ini sepertinya sangat kelelahan dan sudah tertidur pulas sehingga tidak mendengarnya. Kyuhyun baru saja pulang dari jadwalnya hari ini, dia ingin sangat lelah dan ingin segera tidur namun saat melihat pintu kamar Yong Soon terbuka sedikit membuatnya berjalan ke kamar Yong Soon.

Dia buka pintunya perlahan, mencari Yong Soon. Gadis itu tertidur di atas meja, dengan langkah perlahan Kyuhyun menghampirinya. Kyuhyun mendekat dan menatap wajah gadis yang tertidur itu dengan seksama, tangannya bergerak mengelus kepala Yong Soon perlahan agar tidak membangunkannya. Dia merasa sangat rindu dengan gadis ini, sudah lebih seminggu ini sikap Yong Soon sangat berbeda bahkan cenderung menjauhinya, dia masih ingat saat terkahir kali bertanya ada apa dengan dirinya, Yong Soon menjawab dia merasa jauh dengan Kyuhyun, bahkan saat ditanya apakah dia masih mencintai Kyuhyun, gadis ini tidak menjawab. Hubungan mereka akhir-akhir ini memnag sangat buruk, mereka tidak pernah bertengkar hanya saja mereka semakin menjauh.

Bogoshipo”lirih Kyuhyun, dia mencium kening Yong Soon sebelum mengangkat tubuh gadis ini dan menaruhnya diatas tempat tidur. Dia menyelimuti Yong Soon tersenyum sekilas sebelum keluar kamar Yong Soon.

Tak lama kemudian Kyuhyun sudah kembali dan sudah berganti baju, dia naik ke tempat tidur dan berbaring disamping Yong Soon, dia tahu besok pagi pasti Yong Soon akan marah tapi dia sungguh sangat merindukan gadis ini. Dengan perlahan dia menarik tubuh Yong Soon mendekat, melingkarkan tangannya di tubuh gadis ini membuat tubuh Yong Soon ada dalam dekapannya. Dia sungguh merindukan memeluk gadisnya ini saat tidur. Sejak saat itu Yong Soon tidak mau tidur dengan Kyuhyun. Kyuhyun sendiri tidak tahu harus bersikap bagaimana lagi pada Yong Soon, dia sendiri jarang bertemu dengan Yong Soon akhir-akhir ini, entah kebetulan atau apa, Yong Soon selalu berangkat lebih pagi dan saat pulang biasanya Yong Soon sudah sibuk dengan tugasnya.

“Aku tidak tahu ada apa denganmu, aku benar-benar merasa kehilanganmu”Kyuhyun berkata sangat lirih dengan mendekap erat tubuh Yong Soon ternyata Yong Soon terbangun, dia bergerak perlahan.

“Maaf membangunkanmu”ujar Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap wajah Yong Soon tangannya bergerak hendak menyentuh pipi Yong Soon namun tangan Yong Soon lebih dulu mencegahnya.

Mianhe”lirih Yong Soon kemudian berbalik dan tidur membelakangi Kyuhyun, Kyuhyun mendesah pelan, dia tidak mengerti apa yang membuat Yong Soon seperti ini dna dia tidak tahu harus berbuat apa.

**

Paginya, Yong Soon sedang sibuk menyiapkan sarapan, begitu melihat Kyuhyun muncul di dapur, dia tersenyum tipis, hari ini Kyuhyun akan berangkat ke Macau untuk rangkaian konser selanjutnya.

“Kau akan pergi hari ini?”tanya Yong Soon ketika Kyuhyun berjalan menghampirinya.

Ne”jawab Kyuhyun malas, dengan kondisi seperti ini sebenarnya dia ingin selalu dekat dengan Yong Soon bukannya malah pergi beberapa hari seperti ini, bukankah jika seperti itu akan menambah buruk hubungan mereka?

Geure, Hati-hati,ah, aku akan menginap di rumah eomma beberapa hari ini sampai kau pulang dari Macau dan jangan menghubungiku dulu”ucap Yong Soon sambil menunduk, dia tidak bisa menatap wajah Kyuhyun secara langsung saat ini, dia tahu ekspresi apa yang akan ditunjukkan Kyuhyun, dia tidak suka melihatnya tapi dia tidak punya pilihan selain mengatakannya.

“Baiklah”jawab Kyuhyun, Yong Soon tidak menyangka Kyuhyun akan mengatakan hal itu, dia pikir Kyuhyun akan bertanya macam-macam tapi ini, dia malah seakan setuju.

“Aku merasa aneh dengan perasaanku padamu akhir-akhir ini dan mungkin dengan kau tidak menghubungiku beberapa hari nanti, aku bisa memperbaiki perasaanku padamu”terang Yong Soon, Kyuhyun tidak menatap Yong Soon dan hanya mengangguk, Yong Soon mendesah pelan, mengambil tas ransel yang sudah dia siapkan untuk menginap.

“Aku pergi dulu, aku sudah menyiapkan sarapan untukmu, hati-hati”lanjut Yong Soon kemudian pergi.

**

Sebelum ke kampus, Yong Soon menyempatkan dirinya ke rumah bibinya untuk menaruh barang-barangnya dan ingin bilang bahwa dia akan menginap beberapa hari, lagipula hari ini Yong Soon kebagian kelas agak siang.

“Yong Soon-ah”sapa bibinya begitu membuka pintu dan mendapati keponakan yang sudah dia anggap putrinya ini berdiri di depan pintu, Yong Soon tersenyum ramah dan memeluk bibinya ini.

Bogoshippo, eomma”Ujar Yong Soon.

Bibinya melepas pelukan Yong Soon dan mengelus pipi Yong Soon sambil tersenyum lembut, memang sudah lama sejak terkahir kali Yong Soon kesini.

“Masuklah, ada apa kesini?”tanya Nyonya Choi sambil mengajak Yong Soon masuk ke dalam.

“Aku ingin menginap disini beberapa hari disini boleh?”tanya Yong Soon, Nyonya Choi tertawa pelan mendengar pertanyaan Yong Soon.

“Kenapa kau harus meminta ijin segala, ini juga rumahmu sayang, memangnya ada apa?jangan bilang kau bertengkar dengan Kyu?”tebak Nyonya Choi sambil menatap Yong Soon penuh selidik. Yong Soon menggeleng kuat.

“Tidak, kenapa aku harus menginap disini hanya karena bertengkar dengan Kyu, tidak eomma, aku hanya sepi di apartemen, Kyu pergi beberapa hari ke luar negeri”jelas Yong Soon, Nyonya Choi mengangguk-anggukan kepalanya.

“Baiklah, taruh barang-barangmu di kamar dan makan dulu, ini sudah siang”ujar Nyonya Choi.

“Tidak usah eomma,  aku sudah telat ke kampus”ucap Yong Soon sambil nyengir, dia berlari menaiki tangga menaruh tasnya kemudian turun lagi, mencium pipi bibinya sekilas kemudian segera pergi.

“Aku berangkat dulu eomma

Yong Soon mengikuti kelasnya satu persatu, dia sama sekali tidak memikirkan Kyuhyun sampai ponselnya bergetar ketika dia baru saja keluar dari kelas terakhirnya hari itu, dia menatap sekilas layar ponselnya sebelum mengangkatnya.

Yoboseyo”sapanya.

“Yongie-ya, kau sudah pulang?”tanya seorang namja diseberang telepon, Yong Soon sedikit terkejut ketika mendengar suara Kyuhyun di telepon, sepertinya Kyuhyun memang tidak akan pernah mengindahkan kata-katanya untuk tidak meneleponnya.

“Ya, baru saja”jawab Yong Soon singkat, dia ingin menunjukan bahwa dia tidka terlalu suka Kyuhyun meneleponnya, dia sudah bilang dengan semakin seringnya dia mendengar suara Kyuhyun bertemu dengannya semakin membuat perasaannya aneh, dia ingin sedikit menghindari Kyuhyun sehingga membuat perasaanya kembali lagi. Setidaknya jika Kyuhyun tidak menghubunginya beberapa hari ini, dia bisa merindukan Kyuhyun, rindu dapat menunjukan bahwa dia masih memiliki perasaan pada Kyuhyun.

“Kenapa tanggapanmu seperti itu?tidakkah kau ingin tahu aku sudah sampai atau belum?”tanya Kyuhyun lagi, Yong Soon memutar bola matanya, dia menengadah ke langit yang sudah mulai gelap.

“Ya”jawab Yong Soon malas.

“Aku baru saja sampai dan aku sudah merindukanmu saat ini”ucap Kyuhyun, hanya gumaman yang Yong Soon berikan, Kyuhyun sadar Yong Soon tidak suka dia meneleponnya.

“Baiklah, aku akan menuruti kata-katamu, aku tidak akan meneleponmu lagi, hati-hatilah saat pulang, jaga kesehatanmu”pesan Kyuhyun sebelum memutuskan sambungan telepon.

Yong Soon mendesah pelan, Mian Kyu, ujar Yong Soon dalam hati. Dia berjalan keluar kampusnya karena hari sudah gelap, ditambah perutnya yang snagat lapar karena dia sama sekali belum makan sejak siang. Baru saja sampai di halte, ponsel Yong Soon bergetar kembali dan kali ini ada sebuah pesan masuk.

Beberapa jam tidak melihatmu aku sudah merindukanmu, bisa kau bayangkan bagaimana rasa rinduku selama ini, kau ada disampingku tapi aku seperti tidak melihatmu

Aku tidak sabar menunggu minggu ini selesai untuk melihat senyummu

Saranghae (1)

Yong Soon merasa aneh dengan pesan dari Kyuhyun ini namun kemudian dia tidak ambil pusing lagi dan memasukan ponselnya ke dalam tas ketika melihat bus sudah datang.

**

Yong Soon berjalan menuju rumah bibinya dengan langkah cepat, dia ingin segera pulang dan tidur, matanya sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, badannya juga sudah terasa sangat pegal-pegal namun getaran ponselnya membuat langkah gadis itu berhenti. Sebuah pesan kembali masuk.

Aku baru saja sampai hotel, kau sudah sampai rumah? Istirahatlah yang cukup jangan sampai sakit

Saranghae (5)

Ini sudah pesan kelima yang Yong Soon dapat dari namja itu, dia mendesah pelan, ada keinginan untuk membalas pesan itu namun selalu dia urungkan kembali.

“Aku pulang”Yong Soon membuka pintu rumah yang tidak terlalu besar namun tidak bisa dibilang sederhana juga.

Dengan langkah pelan Yong Soon langsung menaiki tangga menuju kamarnya dulu tanpa berniat untuk menyapa bibi dan pamannya yang mungkin sudah ada di rumah, begitu sampai di kamarnya langsung saja dia merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur, badannya rasanya sangat lemas sekali. Ponselnya masih terus bergetar namun dia enggan melihatnya dan memutuskan untuk memejamkan matanya mencoba untuk tidur.

Paginya Yong Soon merasa tidak enak badan namun begitu dia masih bersiap untuk berangkat kuliah, dia melirik jam di ponselnya. Dia segera keluar dari kamarnya,ternyata bibinya sudah berdiri di depan pintu.

“Yongie-ya, sarapan dulu, semalam kau tidak makan bukan?aisshh kalau kau sakit bagaimana”ujar Nyonya Choi cemas.

“Aku baik-baik saja eomma, semalam aku sangat lelah”jawab Yong Soon memberi alasan.

“Kau baik-baik saja?wajahmu sedikit pucat?”tanya Nyonya Choi lagi, dia memperhatikan wajah Yong Soon yang agak sedikit pucat, Yong Soon menggeleng dan tersenyum meyakinkan bahwa dirinya baik-baik saja meski dia memang merasa tidak enak badan hari ini, dia pun turun dan sarapan di ruang makan.

Bagaimana keadaanmu?semalam konsernya sangat hebat, berharap kau bisa bersamaku disini, besok aku akan pulang, aku sangat sangat merindukanmu

 

Saranghae (30)

Yong Soon mendesah pelan membaca pesan yang kembali masuk ke ponselnya, sudah sejak semalam puluhan pesan dari Kyuhyun dia terima, apa yang sebenarnya direncanakan namja itu? pikir Yong Soon. Kyuhyun selalu melaporkan apa yang dia lakukan disana dengan pesan singkat seperti ini dan kata-kata saranghae yang sudah kesekian kalinya.

Hujan turun cukup deras begitu Yong Soon keluar dari kelasnya, hari belum terlalu sore tapi karena langit sangat mendung sehingga tampak sangat gelap. Yong Soon mendesah pelan mengeluarkan payung dari tasnya dan mulai menembus hujan, sebenarnya dia tidak mau tapi dia tidak mungkin menunggu hujan yang sangat deras ini.

Sampai di halte bus, Yong Soon membersihkan butiran air di bajunya, merasa sangat risih karena basah, untunglah dia tidak perlu menunggu lama bus sudah datang, dia pun menaiku bus dan memilih tempat duduk agak di belakang. Yong Soon menatap jendela samping dengan pikiran yang melayang-layang ditambah tiba-tiba dia merasa pusing, dia pun memutuskan untuk memajamkan matanya perlahan.

“Nona, anda ingin turun dimana?”seseorang menepuk bahu Yong Soon membuatnya terbangun dan kaget ketika melihat supir bus lah yang menanyakan hal itu, dia melihat kesekeliling dan sadar kalau dia sudah sampai di pemberhentian terkahir bus, dia ketiduran rupanya.

Yong Soon segera berdiri dan keluar dari bus, menghela nafas perlahan, kenapa dia bisa begitu ceroboh dengan tidur di dalam bus hingga terlewat untuk turun. Hujan kembali turun, membuat Yong Soon mengerang kesal, bagaimana dia bisa pulang, harus menunggu bus selanjutnya lagi. Dia duduk di halte dengan wajah sedih, dia benar-benar merasa sangat sial hari ini. Kepalanya pusing, badannya juga tidak enak, ditambah dia tersesat.

Gadis itu merogoh ponsel di tasnya, mencari kontak seseorang yang bisa membantunya. Begitu dapat dia menempelkan ponsel itu ke telinganya.

Oppa..”

**

Minho berkali-kali menatap Yong Soon yang terus-terusan bersin sejak tadi, wajahnya sangat cemas, Yong Soon memintanya menjemput karena dia bilang dia salah turun. Akhir-akhir ini dia merasa sangat aneh dengan sikap adik kesayangannya ini, bukan hanya menjadi pendiam tapi seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan.

“Kau baik-baik saja?”tanya Minho.

Yong Soon menoleh dan mengangguk.

“Kenapa kau menginap di rumah?kau sedang bertengkar dengan Kyu hyung?”tanya Minho lagi, dia mendengar Yong Soon mendesah pelan.

“Apakah aku harus selalu bertengkar dengannya baru aku boleh pulang”ujar Yong Soon sambil menggosok hidunya.

Aniya, hanya saja..apa ada sesuatu antara kau dan hyung?”tanya Minho masih curiga, dia yakin ada sesuatu antara Kyuhyun dan Yong Soon yang membuat Yong Soon seperti ini.

“Aku baik-baik saja Minho-ya!”tegas Yong Soon, yang mulai merasa terganggu dengan pertanyaan yang hampir sama yang ditanyakan banyak orang, apakah dia harus selalu bilang kalau ada sesuatu antara dia dan Kyuhyun?tidak, itu urusan mereka bukan urusan orang-orang yang bertanya hal itu.

Begitu sampai di rumah, Yong Soon segera ke kamarnya, mengganti bajunya yang basah dan berbaring karena saat ini kepalanya benar-benar sangat pusing, dia menjangkau ponselnya membaca pesan terakhir dari Kyuhyun yang dikirimnya beberapa menit yang lalu.

Hari ini konser kedua, aku sudah tidak sabar bertemu denganmu besok

Saranghae (54)

Yong Soon tersenyum tipis, baru kali ini dia melihat Kyuhyun seperti ini, dia meletakkan kembali ponselnya sembarang dan mulai memejamkan matanya.

Yong Soon POV

Aku merasakan kepalaku pusing sekali dan mulutku pahit, badanku juga sangat lemas, bahkan untuk bangun saja rasanya lemas sekali. Pintu kamarku diketuk perlahan.

Eomma”jawabku lemah, pintu kamarku memang tidak dikunci begitu mendengar jawabaku, eomma membuka pintu dan terkejut melihatku.

“Kau kenapa Yongie-ya?”tanyanya panik, aku berusaha bangun namun kepalaku malah tambah pusing, eomma duduk di tepi tempat tidurku dan menaruh tangannya di dahiku.

“Omo, badannmu panas sekali sayang, akan aku panggilkan dokter, berbaringlah”ujar eomma, aku menuruti perintahnya, aku tidak bisa berpikir apa-apa dan membaringkan tubuhku, rasanya kepalaku mau pecah.

Agak lama sampai aku merasakan sentuhan lembut pada tanganku, aku membuka perlahan mataku dan melihat Minho Oppa disampingku.

Oppa”panggilku, dia bergumam dan menyentuh dahiku.

“Kau harus minum obat dulu, akan aku ambilkan bubur untukmu makan”ujar Minho Oppa kemudian keluar dari kamar.

Tak lama kemudian dia sudah kembali lagi dengan mangkuk di tangannya juga gelas yang berisi air putih, dia duduk di tepi tempat tidurku memberikan mangkuk bubur itu padaku.

“Mau aku suapi?”tanyanya, aku menggeleng, aku mulai menyendok bubur itu namun baru satu suap aku merasa tidak bisa memakannya, mulutku terasa sangat pahit. Aku menaruh mangkuknya.

“Kau harus makan,kau belum minum obat, kau tahu apa kata dokter?kau terlalu kelelahan dan jarang makan, hah, cepat habiskan”Minho Oppa memberikan mangkuk itu lagi, aku mendesah pelan.

Hyung sudah pulang, aku sudah bilang kau sakit dan dia akan menjemputmu begitu sampai disini”sudah kuduga pasti Minho Oppa akan bilang pada Kyuhyun, sepertinya aku harus mengehntikan permainan ini.

Ya sebenarnya aku tidak benar-benar mengatakan kalau aku tidak mencintai Kyuhyun beberapa hari yang lalu,aku hanya sedang mengerjainya, aku memang merasa jauh dengannya beberapa waktu lalu dan Yeon Ji lah yang menyarankan hal ini, dia bilang coba aku bilang tidak mencintai Kyuhyun lagi dan lihat tanggapannya, rencananya aku masih ingin terus mengerjainya tapi sialnya aku malah sakit seperti ini, sepertinya ini akibat aku mengerjainya.

Dengan malas kuambil mangkuk bubur itu lagi dan mulai menghabiskannya meski mulutku terasa sangat pahit, aku benar-benar tersiksa seperti ini.

**

Aku merasakan seseorang mengelus kepalaku perlahan, aku membuka mataku sedikit, itu Kyuhyun, dia langsung kesini begitu sampai? Sungguh aku merasa sudah sangat bersalah padanya, kenapa aku harus sakit, kalau aku tidak sakit, aku tidak mungkin merasa sebersalah ini padanya. Kubuka mataku perlahan, aku bisa melihat wajahnya yang cemas.

“Bagaimana keadaanmu?’tanyanya penuh kekhawatiran.

“Aku baik-baik saja”lirihku, aku masih merasa pusing dan tentu saja tubuhku masih panas.

“Kau ingin disini atau pulang?”tanya Kyuhyun.

“Pulang”jawabku, dia tersenyum, yah aku tidak punya jawaban lain lagipula jujur aku merindukannya, saat aku sakit Kyuhyun akan sangat perhatian dan aku merindukan perhantiannya. Sepertinya benar ini karma karena aku mengerjainya.

Tiba-tiba Kyuhyun sudah mengangkat tubuhku, aku sedikit kaget karenanya.

“Aku akan merwatmu dirumah”ucap Kyuhyun, aku kembali terdiam, sepertinya aku salah selama ini bagaimana bisa aku merasa jauh jika dia selalu berusaha dekat denganku.

Sesampainya di apartemen kami, dia membawaku ke kamarnya, dia menyuruhku untuk berbaring.

“Aku akan membuat makanan untukmu”ucap Kyuhyun mengelus kepalaku perlahan dan setelah itu dia keluar kamar, hah aku benar-benar merasa bersalah, apa yang harus aku lakukan sekarang?

Tidak lama Kyuhyun sudah kembali membawa nampan yang berisi banyak makanan, dia memasak? Aku tidak percaya dia melakukan hal itu.

“Makanlah yang banyak”ujarnya, aku menatap tidak percaya, kugigit bibir bawahku, ingin aku bilang kalau dia tidak perlu seperti ini, hal ini makin membuatku merasa bersalah sudah mengerjainya.

“Maaf, aku tidak bisa menjagamu dengan baik, kau sakit lagi”lanjutnya.

“Ini bukan salahmu, aku yang tidak bisa menjaga diriku sendiri”kataku sambil menunduk.

“Aku suamimu, kau tanggung jawabku sekarang, apapun yang terjadi padamu aku yang bertanggung jawab, buka mulutmu”Aku mendongak dan melihat Kyuhyun dengan sendok di depan mulutku, aku membuka mulutku dan dia mulai menyuapiku, dia tersenyum dan menepuk kepalaku perlahan. Apa yang harus aku katakan padanya?

Selanjutnya Kyuhyun tidak mengatakan apapun dan sibuk menyuapiku, sampai akhirnya habis. Dia menyodorkan minum untukku.

“Anak baik”ucapnya sambil tersenyum dan menepuk kepalaku lagi.

Kyuhyun mulai menaruh mangkuk dan gelas itu ke nampan, dia hendak pergi namun segera kutahan tangannya, dia duduk kembali dan menatapku bingung. Dengan cepat kudekatkan wajahku padanya dan kucium bibirnya sekilas, dia terkejut begitu aku melepaskan ciumanku.

Gomawo”ucapku, dia tersenyum dan mengacak-acak rambutku.

“Terima kasih sudah mengirimkan pesan-pesan itu”lanjutku. Tiba-tiba Kyuhyun mengenggam tanganku.

“Aku ingin kau merasa aku selalu di dekatmu”ujar Kyuhyun sambil menatapku lembut, tatapn yang sangat aku suka darinya. Aku mengangguk pelan.

“Jadi, kau sudah mencintaiku lagi?”tanya Kyuhyun dengan tatapan polos, aku terpaku seketika, apa yang harus aku jawab, hah sepertinya setelah ini aku akan merasakan kemarahan seorang setan.

“Kapan aku bilang tidak mencintaimu”ucapku, dia menaikkan alisnya dan menatapku bingung.

Mianhe Kyu, aku hanya mengerjaimu”lanjutku, bisa kulihat matanya membulat.

Mwoya!

**

“Kau marah?”tanyaku padanya yang sedang menyuapiku tapi ekspresinya sungguh sangat mengerikan, sejak aku bilang aku mengerjainya, dia tidak marah-marah tapi dia langsung mendiamkanku, ah benar kan? apa yang harus aku lakukan sekarang.

“Habiskan makananmu”ucapnya ketus menyuruhku makan sendiri, dia berdiri hendak meninggalkanku namun aku segera menahan tangannya.

“Maafkan aku Kyu, aku hanya…ok aku salah, tidak seharusnya aku mengerjaimu tapi aku tidak bohong soal aku merasa jauh denganmu” dia menghela nafas.

Ara..ara..apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku”dia melirikku dna menujukan senyum evilnya itu, dia kembali duduk dihadapanku.

“Cho Yong Soon, aku sudah mengerjaiku dan aku tidak akan memaafkanmu sebelum kau menerima hukuman dariku”ujarnya tegas, aku bergidik ngeri, apa yang akan dia lakukan?

“Pertama, kau harus selalu tidur denganku selama dua bulan ke depan begitu juga dengan mengantar dan menjemputmu ke kampus, terkahir kau akan ikut aku ke Thailand, kita akan bulan madu sayang”

Mwoya!

Advertisements

17 thoughts on “FF: Got It (KyuSoon Couple)

  1. hahaha… cuma dikerjain toh >,<
    kirain yongsoon emang udh bosan ma kyu oppa. soalnya klo mang iya, aku bersedia kok menampung kyuppa *ditabok yongsoon*
    ditunggu kyusoon couple yg lainnya chingu! 😀

  2. weeee……

    tapi yang part 1 nya itu beneran berasa nyesek loh
    parah banget ngerjainnya…masih untung ga diambekin balik…

  3. agak jengkel baca yg atas, gk taunya Yong Soon cuma ngerjain Kyu. syukurlah klo gtu, saya jdi lega liat Yong Soon dah mule deket lgi ma Kyu….

  4. Aduh onnie…
    Kirain serius nih udh ga cinta sm setan peliharaannya suju. Ternyata cuma ngetes..
    Padahal aku udh siap menerima kyu klo onnie membuangnya. Hahahhahaha kidding.
    Nah hlo hukumannya mah enak itu.

  5. Jiahh, ternyata cuma dikerjain, tpi ngerjainnya parah bgt ampe nyesek sndri bacanya, hehe
    aduhh, klo hukumannya kya gtu mah aku jga mau >< lol

  6. wktu buka nie ff, lngsung syok sya bca kalimat awal ny, sudah ga cinta kyu lagii.. aigoo ada2 aja nir soon unnie . haha 😀
    tapii dlm 2 hr kyuppa pergi.. uda brapa bnyak ya kata -saranghae- di sms kyuppa? oiya.. soon unnie blh minta no. hp kyuppa ..? hoho

  7. Hohoho….
    Kekkekeke… Si evil kena dikerjain
    sampe sms 58 kali dia! (e..klo gk salah 58 kali kan keke)
    yongie akhirnya dpt karma deh, sakit nih ye… Kangen bgt yah sm abang evil keke #ditabok
    lanjut
    daebak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s