FF:Get Me Right (KyuSoon Couple)

Yong Soon duduk manis di depan konter memperhatikan seorang gadis sedang memasaka, gadis itu tidak lain adalah Rae Bin. Meski tatapannya mengarah pada Rae Bin tapi pikirannya melayang-layang,dari belakang terlihat Yeon Ji memperhatikan Yong Soon yang dia pikir sedang melamun dan pikiran gadis paling muda itu benar, Yong Soon sedang termenung, tiba-tiba sebuah ide iseng muncul di otaknya, dia ingin mengangetkan Yong Soon yang sedang melamun itu, dengan perlahan dia mendekat ke belakang Yong Soon. Rae Bin tidak melihatnya karena sedang sibuk dan membelakangi mereka.

“Ya!”seru Yeon Ji sambil menyentuh pundak Yong Soon.

 

Yong Soon terlonjak kaget dan berbalik kemudian memberikan tatapan tajam pada gadis dengan rambut panjang.

 

“Yeon Ji-ya!”teriaknya, Yeon Ji hanya terkikik geli, kemudian duduk disampingnya.

 

“Selesai”Rae Bin berbalik dan sepiring besar spagethi telah selesai dia buat, dia menaruhnya dihadapan kedua gadis ini, Yeon Ji dengan gerakan cepat mengambil piring yang lain kemudian mulai menyendok spagethi untuk dimasukkan ke piringnya.

 

“Yong Soon-ah, katanya kau lapar”ucapan Rae Bin kembali membawa Yong Soon sadar dari lamunanya,setelah Yeon Ji mengangetkannya dia kembali melamun.

 

Yong Soon hanya mengangguk kecil sambil melihat Yeon Ji yang mulai menyantap spagethi carbonara buatan Rae Bin. Rae Bin memilih untuk memanggil Je Ri di kamarnya sebelum makan.

 

“Yong Soon-ah, waeyo? Kenapa kau diam saja dari tadi?”Yeon Ji bertanya pada Yong Soon yang sedang memainkan sendok dan garpunya di atas piring yang sudah disiapkan Rae Bin, Yong Soon menoleh dan menggeleng.

 

“Kyuhyun-kah?”tanya Yeon Ji langsung, dia tahu wajah Yong Soon selalu seperti ini jika ada sesuatu tentang laki-laki yang dia sebut tadi.

 

“Aniya”jawab Yong Soon cepat.

 

Yeon Ji masih mengamati wajah Yong Soon dengan sekasama, mencar-cari jawaban kenapa sikap sahabatnya ini menjadi sangat aneh.

 

“Apa karena Kyu ikut acara pernikahan itu?”tebak Yeon Ji, entah kenapa dia yakin alasan Yong Soon aneh adalah hal itu, sejak dia tahu Kyuhyun ikut acara itu, dia pikir Yong Soon pasti akan uring-uringan

 

“Tidak”jawab Yong Soon lagi-lagi singkat.

 

Yeon Ji mendesah pelan, kalau bukan itu apalagi?. Je Ri masuk ke dalam dapur dan mengambil piring lalu duduk tepat disamping Yeon Ji.

 

“Kenapa tidak makan? Tadi kau yang memaksaku masak”Rae Bin berdiri di belakang Yong Soon yang sama sekali belum menyentuh masakannnya.

 

“Nde”Yong Soon kemudian mengambil spagethi dan mulai memakannya, Rae Bin sudah berpindah tempat ke hadapan Yong Soon dan ikut makan bersama mereka. Dia tersenyum senang melihat sahabat yang sudah menjadi bagian dari keluarganya ini makan bersama, sudah lama memang mereka tidak berkumpul semenjak masing-masing sibuk dengan kegiatannya.

 

“Yong Soon-ah, tumben kau tidak marah-marah karena Kyuhyun ikut acara itu?”tanya Rae Bin disela-sela makannya.

 

Yong Soon hanya memutar bola matanya, dia merasa kenapa semua orang harus menyangka dia akan marah karena Kyuhyun ikut acara itu,Rae Bin tertawa pelan melihat ekspresi Yong Soon.

 

“Tapi aku tidak menyangka ternyata Kyuhyun bisa juga menjadi pria yang romantis”lanjut Rae Bin, Yong Soon mengehntikan makannya dan menatap Onnienya itu.

 

“Onnie, jangan memanas-manasiku”ujarnya.

 

“Siapa yang memanasimu, aku hanya memberi tanggapan ternyata Kyuhyun bisa juga melakukan hal romantis”bela Rae Bin.

 

Yong Soon mendesah pelan.

 

“Itu hanya script”ucapnya singkat.

 

“Yah, meski script tapi aku bisa melihat sebenar Kyu itu pria yang romantis”lanjut Rae Bin.

 

“Lalu?”tanya Yong Soon malas sambil menatap jengah Rae Bin yang sejak tadi membicarakan hal itu, meski dia percaya pada Kyuhyun tapi dia juga malas kalau semua orang mulai membicarakan hal itu.

 

“Memangnya dia tidak cerita padamu?”Rae Bin balik bertanya.

 

“Dia cerita semuanya, sudahlah kenapa harus membahas itu”ujar Yong Soon kesal.

 

“kau tidak berniat untuk menonton acaranya nanti?”celetuk Yeon Ji sambil tersenyum penuh arti.

 

“Aku sudah selesai”Yong Soon berdiri dari duduknya menaruh piring di wastafel dan meninggalkan ketiga sahabatnya itu, Yeon Ji terkikik geli melihat tingak sahabatnya itu, meski dia bilang bukan karena Kyuhyun wajahnya ditekuk seperti itu tapi buktinya, dia tidak bisa menyembunyikan perasaannya.

 

**

 

Begitu pulang dari apartemen Rae Bin, Yong Soon tidak langsung ke apartemennya, entah kenapa dia malas kesana, ditambah moodnya juga buruk gara-gara sahabatnya itu terus saja membicarakan acara yang membuat perasaannya kacau.

 

Hujan turun perlahan ketika Yong Soon sudah sampai di depan apartemennya dengan segera dia menuju lift dan menekan angka 12, dia ingin bertemu siapa saja yang ada di dorm, berbicara dengan mereka dan memperbaiki moodnya, siapa tahu yang dia temui Shindong sehingga bisa membuatnya tertawa atau Teukie yang mungkin bisa memberikannya solusi atau siapa sajalah yang bisa membuat rasa kesalanya hilang.

 

Pintu lift terbuka dengan langkah cepat Yong Soon sudah sampai di depan pintu dorm, dia memencet belnya namun tidak ada tanggapan, lagi dia melakukannya dan sama seperti tadi, tidak ada tanggapan. Akhirnya Yong Soon mulai memasukkan password pintu ini, dia tahu password ini dari Kyuhyun.

 

Begitu pintu terbuka, Yong Soon melepas sepatunya dan masuk ke dalam, namun sampai di dalam dia menemukan dorm kosong, apa semuanya sedang ada jadwal? Gumam Yong Soon dalam pikirannya, dia berjalan ke dapur, juga kosong tidak ada siapa-siapa.

 

“kemana mereka?”keluh Yong Soon, akhirnya dia berjalan menuju pintu kamar mereka, siapa tahu mereka ada di dalam.

 

Pintu pertama pintu kamar Shindong, tidak ada jawaban, dia terus melakukannya sampai di depan pintu kamar Sungmin, dia berharap setidaknya ada satu orang yang bisa diajaknya bicara karena dia butuh itu.

 

“Oppa, kau di dalam?”tanya Yong Soon dari luar.

 

“Masuklah”jawab suara di dalam, Yong Soon merasa senang ternyata masih ada Sungmin, dia membuka pintunya perlahan dan dia tampak kaget melihat Kyuhyun juga ada di dalam kamar itu, begitu bertatapan dengan Kyuhyun, rasa kesal Yong Soon semakin menjadi, dia memalingkan mukanya membuat Kyuhyun bingung.

 

“Waeyo Yong Soon-ah?kau mencari Kyu, ini dia”tunjuk Sungmin pada Kyuhyun yang duduk diatas tempat tidurnya dulu sementara Sungmin di depan sebuah meja.

 

“Tidak, aku mencari Oppa”ujar Yong Soon dan memberikan lirikan tajam pada Kyuhyun, Kyuhyun semakin tidak mengerti ada apa dengan gadisnya itu.

 

“Wae?”tanya Sungmin yang heran kenapa Yong Soon mencarinya.

 

“Aku hanya ingin bicara berdua dengan Oppa”Yong Soon berbicara dengan penuh penekanan dan tatapan tajam pada Kyuhyun.

 

“Ya!kau mau mengusirku, ini kamarku, bicara saja disini”ujar Kyuhyun tidak terima, tatapan mata Yong Soon seakan mengisyaratkan pengusiran untuknya dan lagipula untuk apa harus bicara berdua dengan Sungmin?

 

“Kan sudah aku bilang, aku ingin bicara hanya dengan Sungmin Oppa”suara Yong Soon mulai meninggi, kekesalannya semakin memuncak dengan sikap Kyuhyun sekarang.

 

“Tapi ini kamarku!lagipula apa yang ingin kau bicarakan dengan hyung?kenapa aku tidak boleh tahu?!”seru Kyuhyun.

 

“Itu bukan urusanmu!”balas Yong Soon dan tanpa sadar sekarang mereka sudah berdiri berhadapan dengan memandang satu sama lain.

 

“Neo!”

 

“Ya!Stop!kalian ini!wae?!”Sungmin yang sejak tadi diam akhirnya buka suara,dia tidak ingin kedua orang ini bertengkar dengan hanya ada dia di dorm, mereka berdua melirik Sungmin.

 

“Yong Soon-ah memangnya kau ingin bicara apa?kenapa Kyu tidak boleh tahu?”tanya Sungmin pada Yong Soon yang masih di depan pintu sejak tadi.

 

“Tidak jadi, aku pulang!”Yong Soon berbalik dan dengan segera meninggalkan dorm.

 

Setelah Yong Soon pergi, Sungmin beralih pada Kyuhyun.

 

“Kyuhyun-ah, Yong Soon kenapa?”tanyanya, melihat Yong Soon yang sepertinya sangat kesal pada Kyuhyun.

 

“Nan molla, dia memang gadis aneh, datang-datang langsung marah-marah, hah kenapa aku bisa menyukai gadis seperti dia?”Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya dan mengambil gitar Sungmin.

 

“Ayo hyung lanjutkan”pinta Kyuhyun.

 

“Kau akan memberikan kejutan di malam valentine untuknya? Sejak kapan kalian merayakan valentine?”tanya Sungmin sambil duduk disamping Kyuhyun.

 

“Tidak, hanya saja kebetulan, kau tahu hyung bagaimana rasanya selalu diremehkan karena aku tidak bisa bermain gitar, sangat tidak enak, lagipula melakukan hal romantis untuknya sekali-kali tidak ada salahnya”ujar Kyuhyun.

 

Sungmin tersenyum mendengar perkataan dongsaengnya ini, Kyuhyun benar-benar sangat mencintai Yong Soon rupanya, pikir Sungmin.

 

**

 

Keesokan harinya, Yong Soon masih berbicara ketus dengan Kyuhyun, entah kenapa setiap melihat Kyuhyun dia menjadi kesal lagi, seperti pagi tadi  mereka kembali beradu mulut hanya karena hal sepele sebelum akhirnya Kyuhyun mengalah dan pergi, sebenarnya Kyuhyun bingung dengan perubahan sikap Yong Soon. Dia merasa tidak melakukan apapun yang membuat Yong Soon marah tapi sikap Yong Soon menunjukan dia sedang marah padanya, dia berharap kejutannya di malam valentine nanti bisa membuat Yong Soon baik.

 

Yong Soon sedang asyik dengan buku bacannya dan earphone yang terpasang, dia terlihat sangat serius membaca buku yang kemarin baru dia beli sampai tiba-tiba lagu yang dia dengarkan mati, ternyata ada sebuah telepon yang masuk ke ponselnya. Dia mendesah pelan begitu melihat nama yang tertera, siapa lagi kalau bukan Kyuhyun, dengan enggan dia mengangkat telepon itu.

 

“Kau di apartemen?”tanya Kyuhyun.

 

“Ne”Yong Soon hanya menjawab singkat dengan nada malas.

 

“Kau tunggu aku di Namsan Tower jam 8 ini, aku ingin mengajakmu pergi”

 

“Ne”Yong Soon menyahut singkat.

 

“Ya!awas kalau tidak datang, pokoknya kau harus datang, ara!”

 

Kali ini jawaba Yong Soon hanya gumaman, sebelum Kyuhyun memutuskan sambungan telepon.

 

“Maunya apa sih?”gerutu Yong Soon, dia melihat jam sekilas, baru jam 6 masih dua jam lagi dan memangnya dia akan datang kesana? Tidak!

 

Yong Soon kembali asyik dengan buku bacaan ditangannya tanpa sadar sudahhampir pukul 8 malam, Yong Soon berhenti baca karena dia merasa pegal dengan posisi duduknya, dia menaruh bukunya di meja dan bangkit dari duduknya meregangkan tubuhnya, matanya menatap jam, dia sadar seharusnya dia sudah ada disana untuk memenuhi permintaan Kyuhyun tapi dia tidak ada niatan untuk kesana.

 

Namun begitu, Yong Soon terus saja teringat kata-kata Kyuhyun, meski dia sedang kesal dengan Kyuhyun tapi dia juga tidak mau membuat Kyuhyun kecewa apalagi jarang-jarang Kyuhyun mengajaknya pergi.

 

“Hah, kenapa aku harus selalu kalah dengannya”Yong Soon berjalan masuk ke dalam kamarnya.

 

**

 

Kyuhyun melirik jam di ponselnya berkali-kali, sudah setengah jam dia menunggu dan gadis itu belum muncul juga, dia sudah berusaha menghubunginya tidak diangkat. Kyuhyun berpikir apa Yong Soon benar-benar kesal sampai tidak mau bertemu dengannya disini. Padahal jarang sekali ada kesempatan mereka bisa pergi bersama apalagi ditengah kesibukan Kyuhyun seperti ini.

 

“Apa yang membuatnya kesal?”Kyuhyun bertanya pada dirinya sendiri, dia masih memikirkan kenapa gadisnya menjadi aneh beberapa hari ini.

 

Wajah Kyuhyun berubah senang ketika melihat seorang gadis berjalan ke arahnya, dia sangat yakin itu adalah Yong Soon.

 

“Bagus sekali Cho Yong Soon, kau membuatku menunggu sampai setengah jam”Kyuhyun memasang wajah pura-pura kesal, walaupun mereka sering bertengkar tapi dia tidak pernah bisa marah terlalu lama pada gadis ini sama seperti saat ini meski tadi pagi sempat bertengkar namun sekarang Kyuhyun sudah bisa tersenyum pada gadis dihadapannya ini.

 

“Siapa yang mengiyakan ajakanmu”balas Yong Soon, Kyuhyun hanya menanggapinya dengan senyuman, dia tidak akan marah saat ini, rasa marahnya sudah hilang seketika ketika melihat Yong Soon datang.

 

“Ara, aku yang memaksamu datang, kajja, aku sudah lapar”Kyuhyun menarik tangan gadis yang masih mengembungkan pipinya tampak tidak suka pada kenyataan bahwa dia akhirnya menerima ajakan Kyuhyun namun berbeda dengan Kyuhyun dia tampak senang bisa menghabiskan malam ini bersama gadisnya.

 

**

 

Kyuhyun mengajaknya makan di sebuah restoran, sejak tadi wajah Yong Soon tetap tidak berubah dia menekuk wajahnya.

 

“Kenapa kau tidak pernah tersenyum sejak tadi?kau tidak suka kemari?”tanya Kyuhyun, ketika mereka sudah selesai makan, bahkan Yong Soon tidak menyentuh makanannya.

 

“Tidak”Yong Soon menjawab singkat namun jawabannya terdengar sangat ambigu entah dia mengakui kalau dia memang tidak suka kemari atau tidak karena dia suka diajak kemari.

 

Kyuhyun tersenyum sekilas, dia menjulurkan tangannya memperbaiki letak topi rajutan Yong Soon, Yong Soon sedikit tersentak kaget, menurutnya hari ini Kyuhyun sangat aneh, tumben sekali dia tidak marah dengan kata-kata sinis yang dia ucapkan, biasanya mereka akan langsung beradu mulut.

 

“Kau baru membeli topi itu?”tanyanya lagi, Yong Soon menyipitkan matanya, kenapa jadia bertanya yang tidak penting? Baru saja Yong Soon ingin bilang kalau topi itu hadiah ulang tahunnya dari Taemin, Kyuhyun sudah kembali berbicara.

 

“Aku senang kau memakai syal dariku”Yong Soon sendiri baru sadar dia memakai syal pemberian Kyuhyun, syal yang sangat dia inginkan dan ternyata Kyuhyun menghadiahkannya sebagai kado ulang tahun meski terlambat memberikannya, menurut Yong Soon, Kyuhyun melakukan itu karena tidak mau kalah dengan Junho yang memberikan Yong Soon boneka berusang besar miliknya.

 

“Kau sangat tidak cocok menjadi romantis Kyu, ayo pergi”Yong Soon beranjak dari duduknya, dia sudah sangat ingin pergi dari sini, dia merasa aneh dengan sikap Kyuhyun yang tiba-tiba baik dan romantis seeprti ini, mengajaknya makan malam romantis? Yong Soon benar-benar merasa risih, apalagi dia tahu malam ini adalah malam Valentine, mereka memang tidak pernah merayakannya karena menurut mereka itu tidak penting tapi kenapa Kyuhyun malah mengajaknya menikmati keromantisan malam valentine sedangkan dia sangat alergi dengan keromantisan seperti ini.

 

Sampai diluar restoran Yong Soon berjalan lebih dahulu, Kyuhyun mengejarnya sampai di depan mobil.

 

“Mau kemana lagi?”tanya Kyuhyun.

 

“Pulang”jawab Yong Soon singkat, dia lebih memilih menghabiskan malam yang dingin ini di dalam apartemennya yang hangat dibanding harus berkeliaran di kota Seoul.

 

“Aku sudah menyempatkan waktuku untuk jalan-jalan denganmu, hargailah sedikit”Kyuhyun berusaha mengungkapkan kekesalannya sejak tad dengan kata-kata yang lebih lembut, dia ingat pesan Sungmin untuk mulai bersikap dewasa dan tidak mudah marah-marah.

 

“Kalau begitu kita ke Kona Beans”Yong Soon langsung membuka pintu mobil dan masuk ke dalam, Kyuhyun tidak mengerti kenapa tiba-tiba Yong Soon ingin kesana, setahunya Yong Soon paling malas kesana karena dia harus menyamar, kondisinya yang merupakan sepupu dari Minho SHINee tidak mungkin membuatnya semudah itu datang kesana kalau tidak mau ada yang curiga.

 

Akhirnya Kyuhyun dan Yong Soon datang kesana, sebelum turun Yong Soon mengenakan kacamata dan memilih untuk masuk duluan, dia menyuruh Kyuhyun tidak perlu menyamar hanya dia saja. Yong Soon pun turun dan masuk ke dalam.

 

Di dalam mobil Kyuhyun mendesah pelan, kenapa Yong Soon malah ingin kesini? Sudah jelas disini mereka tidak akan leluasa untuk bicara apalagi gadisnya itu menyuruhnya untuk tidak menyamar, sepertinya dia sengaja.

 

“Ada apa dengan gadis itu?”gerutu Kyuhyun.

 

Yong Soon masuk dengan santai ke dalam mendekati tempat kasir melihat seseorang yang dia kenal berdiri disana.

 

“Oppa”panggilnya membuat laki-laki yang sedang menunduk itu mendongak.

 

“Yong Soon-ah”wajah laki-laki itu berubah senang ketika mengetahui siapa yang memanggilnya.

 

“Sungjin-ah”suara laki-laki lain yang amat dikenal Yong Soon terdengar.

 

“Ne, hyung”jawab laki-laki di depan konter kasir yang ternyata adalah Sungjin.

 

“Oppa”yong Soon menyapa Sungmin yang muncul dari dalam, Sungmin sedikit kaget dan menggerak-gerakan kepalanya melihat kebelakang Yong Soon, seakan dia tahu Yong Soon tidak datang sendiri. Namun dia tidak melihat siapapun.

 

“Duduklah”Sungjin menyuruh Yong Soon untuk duduk disalah satu meja disana, malam ini cukup ramai apalagi Sungmin juga ada disini dan sebentar lagi akan semakin ramai karena ternyata Kyuhyun juga ada.

 

Sungjin menghampiri Yong Soon yang sudah duduk.

 

“Kau mau minum apa?”tanya Sungjin.

 

“Tidak perlu”jawab Yong Soon.

 

“Akan aku buatkan coklat panas”Sungjin tersenyum kemudian meninggalkan Yong Soon yang duduk sendiria, Sungmin ingin memanggil gadis itu dan bertanya apakah dia sendiri atau bersama Kyu namun tidak mungkin dia lakukan, bisa-bisa ada yang curiga, dia heran kenapa Yong Soon mau datang disaat sedang ramai seperti ini?

 

“Kau datang sendiri?mana hyung?”tanya Sungjin yang sudah kembali lagi membawakan segelas coklat panas untuk Yong Soon.

 

“Dibelakang”jawabnya singkat sambil mulai meminum coklat panas itu, jujur Yong Soon merasa tubuhnya sangat kedinginan.

 

Sungmin sedikit mendengar percakapan Sungjin dan Yong Soon dan merasa lega ternyata Yong Soon tidak datang sendirian, benar saja tak lama kemudian seseorang masuk membuat semua pengunjung disana menatapnya, dia hanya tersenyum kepada setiap yang melihatnya.

 

“Kyuhyun-ah”panggil Sungmin, Kyuhyun melirik sekilas Yong Soon yang sedang mengobrol dengan Sungjin, gadis itu hanya melirik sekilas juga Kyuhyun yang kini duduk bersama Sungmin.

 

Kyuhyun sesekali menengok ke sampingnya, Yong Soon daj Sungjin sudah mengobrol dengan akrabnya, dia bahkan tidak tahu kalau Yong Soon dan Sungjin kenal sedekat itu.

 

“Waeyo?”tanya Sungmin karena dari tadi Kyuhyun sering sekali menegok ke sampingnya.

 

“Aniya”jawab Kyuhyun dihadapan Sungmin.

 

“Mereka memang dekat, jangan cemburu”ujar Sungmin.

 

“Bagaimana?”tanya Sungmin lagi.

 

Kyuhyun mendesah pelan dan menyenderkan tubuhnya di tempat duduk.

 

“Aku sudah mengikuti apa yang hyung katakan untuk bersikap lembut, tidak marah-marah tapi apa hyung aku semakin kesal dengan tingkah gadis itu, hah”Kyuhyun mengungkapkan kekesalannya sejak tadi karena Yong Soon yang memperlakukannya sangat dingin.

 

“Lihat saja hyung dia bisa tertawa seperti itu di depan Sungjin sedangkan di depanku dia selalu memasang wajah cemberut, menyebalkan sekali”Kyuhyun kembali menumpahkan kekesalannya begitu melihat Yong Soon tertawa saat berbicara dengan Sungjin. Sungmin terkekeh pelan mendengar dongsaengnya ini sedang emncurahkan isi hatinya.

 

“Dan bahkan menurutku dia sengaja meminta kemari karena dia ingin menjauhiku, sebenarnya dia marah kenapa, aku sama sekali tidak melakukan apapun”Kyuhyun masih terus berbicara dna dengan setia Sungmin mendnegarnya, dia hanya menyunggingkan senyum mendnegar cerita Kyuhyun.

 

“Ya hyung bicaralah sesuatu kenapa sejak tadi hyung diam saja”ujar Kyuhyun yang kesal Sungmin tidak memberikan tanggapan apapun tentang ceritanya.

 

Sungmin menggeleng-gelengka kepalanya kemudian melihat keluar jendela, dia sendiri juga bingung harus menanggapi apa, sebenarnya kedua pasangan ini sama-sama tidak peka satu sama lainnya dan dia bingung harus memberi saran apalagi pada mereka berdua.

 

“Aku bingung”ucap Sungmin sambil menatap Kyuhyun yang duduk dihadapannya itu.

 

“Aku lebih bingung hyung”balas Kyuhyun membuat Sungmin tertawa, melihat ekspresi dongsaengnya ini yang terlihat memang sangat bingung.

 

Sayup-sayup mereka mendengar suara percakapan beberapa remaja dibelakang mereka.

 

“Itukah pacarnya Sungjin Oppa?”

 

“Iya sepertinya benar, lihat saja mereka akrab sekali”

 

“Wah, beruntung sekali gadis itu”

 

“Mereka sangat cocok sekali, Sungjin Oppa manis dan gadis itu sangat imut”

 

Kyuhyun benar-benar gerah mendengar percakapan di belakangnya, ingin sekali dia bilang gadis yang duduk dengan Sungjin adalah istrinya, ya istrinya dan dia tidak cocok dengan Sungjin.

 

“Hyung, dia istriku”Kyuhyun menatap Sungmin kesal.

 

“Nde, arasso, kau tidak mungkin menariknya keluar di tempat seperti ini”ucap Sungmin mengingatkan Kyuhyun.

 

Kyuhyun mendengus kesal mengeluarkan ponselnya dan menggerakan jarinya mengetikkan sesuatu, begitu selesai dia langsung menengok ke sampingnya, sepertinya dia baru saja mengirimkan sms pada Yong Soon, terlihat Yong Soon mengeluarkan ponselnya dan setelah itu dia melirik Kyuhyun dan menggeleng. Kyuhyun benar-benar kesal sekarang, dia menyuruh gadis itu untuk pulang tapi dia tidak mau.

 

“Aku pulang hyung”Kyuhyun bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dengan cepat, Yong Soon melihatnya, Yong Soon bertatapan dnegan Sungmin sejenak yang memberikan kode untuk menyusul Kyuhyun lewat tatapan matanya, Yong Soon mengangguk malas.

 

“Sungjin Oppa, aku pulang dulu”ujar Yong Soon sambil berdiri dari duduknya.

 

“Eoh, hyung sudah keluar ya”Sungjin baru sadar Kyuhyun sudah keluar, Yong Soon mengangguk, dia tersenyum sekilas pada Sungmin sebelum menyusul Kyuhyun keluar.

 

Yong Soon melihat Kyuhyun sudah masuk mobil, dia sebenarnya merasa bersalah sudah memperlakukan Kyuhyun seeperti ini, dia hanya kesal pada Kyuhyun, meski Kyuhyun sudah bilang untuk percaya padanya tetap saja, dia juga seorang gadis yang punya rasa cemburu.

 

“Aku rasa aku sudah berlebihan padanya”gumam Yong Soon sambil melangkah mendekati mobil Kyuhyun.

 

Namun baru keluar sedikit dari Kona Beans, seseorang berlari dan menabrak tubuh Yong Soon membuatnya terjatuh dan juga barang-barang yang dibawa orang itu.

 

“Jwesonghanida”seorang gadis yang menabrak Yong Soon meminta maaf.

 

“Yong Soon-ah, gwenchana”Sungjin sudah membantu Yong Soon untuk berdiri, Yong Soon segera membantu memunguti barang-barang gadis yang menabrakanya tadi.

 

“Jwesonghmanida”gadis itu membungkuk ketika semua barang-barangnya sudah dia ambil.

 

“Ne”Yong Soon tersenyum kemudian gadis itu pergi.

 

“Kau tidak terluka?”tanya Sungjin yang ada disamping, Yong Soon menggeleng, dia baik-baik saja.

 

“Aku pulang dulu”Yong Soon kembali berpamitan dan segera menuju mobil Kyuhyun.

 

Namun saat dia berjalan, dia merasa kakinya sedikit sakit, apa kakinya sedikit terkilir saat Sungjin mmebantunya berdiri?sudahlah nanti juga sembuh. Yong Soon berpikir seperti itu. dia membuka pintu mobil Kyuhyun, Kyuhyun hanya meliriknya sekilas.

 

Di perjalanan, Yong Soon dan Kyuhyuh hanya terdiam, Yong Soon sibuk menatap jendela sampingnya sementara Kyuhyun tidak ada niatan untuk mengajak gadisnya ini berbicara, dia masih merasa kesal, walaupun begitu sesekali Kyuhyun masih melirik Yong Soon dan dia memperhatikan sejak tadi Yong Soon menyentuh kakiknya dan seketika itu juga Yong Soon seperti meringis menahan sakit. Kyuhyun tahu tadi Yong Soon jatuh, apa terjadi sesuatu dengan kakinya? Pikir Kyuhyun.

 

Kyuhyun kemudian menepikan mobilnya di pinggir Sungai Han, Yong Soon terlihat bingung kenapa Kyuhyun tiba-tiba memberhentikan mobilnya disini, bukankah dia mau pulang, Kyuhyun membuka pintu untuk Yong Soon.

 

“Turunlah, akan aku obati kakimu”ujar Kyuhyun, Yong Soon hanya diam, Kyuhyun berjongkok dihadapan Yong Soon, mengisyaratkan gadis itu untuk naik ke punggungnya, dia akan menggendong Yong Soon ke tempat duduk yang ada disana.

 

“Cepatlah, hari sudah semakin dingin, kau mau aku menggendongmu ke apartemen, hah”ujar Kyuhyun, akhirnya Yong Soon melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun dan menumpangkan tubuhnya ke punggung Kyuhyun.

 

Kyuhyun mulai berjalan membawa Yong Soon ke salah satu tempat duuk kosong di tepi sungai Han.

 

“Apa kau menggendong Yi Xiao seperti ini?”tanya Yong Soon tanpa sadar, dia bingung kenapa dia bisa-bisanya bertanya seperti ini, dia ingin meralat kembali ucapannya namun Kyuhyun sudah berbicara lebih dulu.

 

“Kenapa membahas hal itu”Kyuhyun hanya menjawab itu, ada perasaan kecewa pada Yong Soon, kenapa Kyuhyun tidak menjelaskan, toh dia hanya bertanya.

 

“Aku hanya bertanya dan aku bertanya baik-baik”ucap Yong Soon, Kyuhyun tidak menanggapi lagi dan menurunkan Yong Soon ke tempat duduk disana.

 

Dengan cepat Kyuhyun melepas sepatu Yong Soon. Kyuhyun menatap Yong Soon.

 

“Aku sudah cerita semuanya, kau tidak perlu bertanya lagi, kita tidak akan membahas hal itu”Kyuhyun berbicara dengan perlahan namun penuh penekanan. Kyuhyun mulai memijit kaki Yong Soon.

 

“Apa kau marah dua hari ini karena hal itu?”tanya Kyuhyun sambil terus memijit kaki Yong Soon, Yong Soon tidak menjawab karena apa yang dikatakn Kyuhyun benar, dia marah karena tidak suka melihat Kyuhyun bisa bersikap romantis pada gadis lain.

 

Kyuhyun kembali mendongak dan menatap mata Yong Soon.

 

“kau tahu kenapa aku tidak mau membahas itu? aku tidak mau kau cemburu, aku memang senang jika kau cemburu padaku tapi untuk hal seperti ini, hal yang kulakukan berdasarkan script sangat tidak beralasan, bahkan kita sudah melakukan hal yang lebih daripada script acara itu”jelas Kyuhyun, Yong Soon langsung menunduk, dia tidak mau Kyuhyun melihat mukanya yang memerah, jelas setiap Kyuhyun mengingatkannya akan hal itu, Yong Soon benar-benar merasa malu.

 

Selanjutnya mereka hanya terdiam, Yong Soon terkadang meringis saat merasa kakinya sakit namun tak lama kemudian dia sudah tidak merasa sakit lagi.

 

“Kau tahu setiap kali kau cemburu padaku, pasti ujung-ujungnya aku yang akan berbalik cemburu padamu, melihatmu sangat akrab dengan Sungjin juga ucapan orang-orang yang bilang kau pacarnya membuatku benar-benar kesal, rasanya saat itu aku ingin menarikmu dari hadapan Sungjin dan bilang kalau kau istriku”terang Kyuhyun sambil menatap langit.

 

“Terkadang aku merasa kesal dengan diriku sendiri, kenapa aku tidak pernah bisa menggenggam tanganmu, duduk dihadapanmu, bicara denganmu sebagai aku, sebagai Cho Kyuhyun tidak perlu menyamar, tapi rasanya itu mustahil kulakukan untuk saat ini dan itu membuatku cemburu melihatmu bisa melakukan hal yang ingin aku lakukan denganmu dengan laki-laki lain”Kyuhyun kembali menatap mata Yong Soon.

 

“Intinya, jangan pernah membahas hal itu lagi, aku melakukannya hanya untuk pekerjaanku, areo?”Kyuhyun menepuk kepala Yong Soon perlahan, Yong Soon mengangguk, ya dia merasa sudah bersalah, dia tahu bagaimana rasanya menjadi Kyuhyun, dia tahu Kyuhyun sangat menyayanginya namun Kyuhyun tidak bisa menunjukkannya secara langsung.

 

Kyuhyun tersenyum, Yong Soon pun ikut tersenyum meski hanya sebuah senyum tipis dan dia tidak berani menatap mata Kyuhyun, inilah saat-saat dimana dia merasa sangat gugup di dekat Kyuhyun.

 

“Oh ya, aku sudah membaca suratmu untuk ulang tahunku”ujar Kyuhyun sambil memakaikan kembali sepatu Yong Soon.

 

“Darimana kau temukan?”tanya Yong Soon yang sedikit kaget mendengar ucapan Kyuhyun.

 

“kau yang menaruhnya di dalam tasku bukan?”jawab Kyuhyun, seingatnya dia ingin memberikan surat itu begitu Kyuhyun sampai dirumah dan kenapa malah Kyuhyun sudah membacanya, Yong Soon tidak merasa menaruhnya di tas Kyuhyun.

 

“Sudahlah, kau itu memang pelupa, ayo pulang sudah malam, kau sudah bisa berjalankan?”tanya Kyuhyun sambil berdiri.

 

Yong Soon tersenyum dan menggeleng.

 

“Gendong aku Oppa”pinta Yong Soon dengan puppy eyesnya dan wajah aegyo, Kyuhyun ingin tertawa melihatnya.

 

Kyuhyun kembali berjongkok dan menggendong Yong Soon dibelakang seperti tadi.

 

“Oppa, apa aku berat?”tanya Yong Soon dengan suara yang sengaja dia buat manja, Kyuhyun kali ini benar-benar tertawa, kenapa gadisnya tiba-tiba jadi seperti ini.

 

“Ya, kau sangat berat, sangat berat”Kyuhyun menjawab membuat Yong Soon terkekeh pelan.

 

“Oppa, saranghae”ucap Yong Soon kemudian mengecup leher Kyuhyun, dia tersenyum geli mendengar apa yang baru dia katakan, dia sengaja ingin bermain dengan Kyuhyun.

 

“Yongie-ya berhenti memanggilku Oppa, kau sangat tidak cocok memanggilku seperti itu”ucap Kyuhyun sambil menurunkan Yong Soon di depan mobil mereka.

 

Yong Soon tertawa pelan, Kyuhyun kemudian membukakan pintu untuk Yong Soon.

 

“Gomawoyo Oppa”ujar Yong Soon lagi kemudian masuk ke dalam mobil, Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya.

 

“Bukankah Oppa ingin aku memanggilmu dengan sebutan Oppa”ucap Yong Soon ketika Kyuhyun sudah masuk ke dalam mobil.

 

“Ya, tapi kurasa aku lebih suka kau memanggilku dengan sebutan biasa, rasanya terdengar aneh kau memanggilku Oppa”jawab Kyuhyun, Yong Soon tertawa pelan.

 

**

Begitu sampai di apartemen Kyuhyun berjalan disamping Yong Soon dan mengenggam tangannya dengan erat, meski Yong Soon sudah bilang dia baik-baik saja tapi Kyuhyun tidak percaya. Keluar dari lift Kyuhyun masih mengenggam erat tangan Yong Soon.

 

“Kau mau aku gendong lagi?”tanya Kyuhyun sambil tersenyum, Yong Soon terlihat bingung, bukankah permainannya sudha berakhir, tanpa persetujuan Yong Soon terlebih dahulu Kyuhyun segera menggendong Yong Soon di depan.

 

“Kyu!”seru Yong Soon yang terkejut karena tiba-tiba Kyuhyun menggendongnya.

 

“Bukankah kau tadi sedang bermain memanggilku Oppa”ujar Kyuhyun.

 

“Oppa babo”ucap Kyuhyun kemudian melingkarkan tangannya ke leher Kyuhyun, Yong Soon mendekatkan wajahnya dan mencium pipi Kyuhyun.

 

“Drama apa yang sudah kau tonton?kenapa dari tadi kau menciumku terus? Apa kau ingin  aku menciummu?”tanya Kyuhyun dengan smirkknya.

 

“Menurut Oppa”Yong Soon mengerling dan tersenyum penuh arti lalu kembali mencium pipi Kyuhyun.

 

“Ok, chagiya masukkan passwordnya”perintah Kyuhyun ketika mereka sampai di depan pintu apartemen mereka, Kyuhyun tidak bisa menggunakan tangannya yang sedang menggendong Yong Soon.

 

“Ya!kenapa kau memanggilku chagiya?aku tidak suka Kyu!”Yong Soon memasukan password dengan sedikit menggerutu karena dia tidak suka Kyuhyun memanggilnya dengan sebutan chagiya, entahlah dia sangat alergi dengan sebuat itu.

 

“Bukankah kita sedang bermain menjadi pasangan yang romantis”ujar Kyuhyun sambil membawa Yong Soon masuk.

 

“Kau membalasku!”seru Yong Soon, Kyuhyun hanya tertawa saja, salah sendiri memulai duluan, sudah Kyuhyun bilang dia tidak suka Yong Soon memanggilnya Oppa maka dia membalas dengan sebutan yang Yong Soon tidak suka.

 

Yong Soon membuka pintu kamarnya, kemudian Kyuhyun menurunkannya di atas tempat tidur.

 

“Apa permainannya maish berlanjut sampai besok?”tanya Kyuhyun sambil mengeluarkan senyumnya.

 

“Sudha, aku capek kalau kau memanggilku chagiya aku tidak mau!”Yong Soon mengembungkan pipinya kesal.

 

 

“padahal aku suka saat kau menjadi manja,ah aku baru ingat tunggu sebentar”Kyuhyun keluar dari kamar Yong Soon terburu-buru, ada apa dengan Kyu? Pikir Yong Soon. Tak lama kemudian Kyuhyun kembali lalu duduk di tepi tempat tidur Yong Soon.

 

“Igo, ini balasan dari suratmu”Kyuhyun menyerahkan sebuah kertas, Yong Soon mengambilnya dan membukanya.

 

Terima kasih, hanya itu yang bisa aku ucapkan, sama sepertimu aku tidak bisa merangkai kata-kata indah.

Yang jelas, aku sangat berterima kasih padamu, terima kasih karena sudah selalu menemaniku, terima kasih untuk selalu menjagaku, mengkhawatirkanku, cemburu padaku, terima kasih untuk segalanya.

 

Terakhir, terima kasih untuk telah lahir kedunia ini, saranghae J

 

Yong Soon tersenyum kemudian menatap Kyuhyun dihadapannya, dia benar-benar merasa Kyuhyun snagat mencintainya saat ini, sekarang dia baru sadar kalau Kyuhyun ternyata pria yang romantis.

 

“Ada satu lagi”Kyuhyun beranjak dari duduknya mengambil gitar milik Yong Soon yang dia letakkan disamping mejanya dan kembali lagi ke hadapan Yong Soon, Yong Soon heran melihat Kyuhyun yang membawa gitarnya.

 

“Kau bisa bermain gitar?”tanya Yong Soon meremehkannya.

 

“Tentu saja, aku tidak mau kalah denganmu”jawab Kyuhyun dan kemudian dia mulai memetik gitar itu.

 

Yong Soon pensaran, apakah benar Kyuhyun bisa bermain gitar?

 

Kyuhyun mulai memainkan gitar dan bernyanyi, lagu yang dia nyanyikan adalah Just The Way You Are. Yong Soon malah teringat kalau lagi itu adalah lagu kesukaan Donghae.

 

“Bukankah itu lagu kesukaan Donghae Oppa”Yong Soon menginterupsi Kyuhyun, membuat Kyuhyun kesal apalagi dia mneyebutkan Donghae.

 

“Ya, biarkan aku menyelesaikan lagunya dulu”seru Kyuhyun, Yong Soon menahan tawanya dan mengangguk lalu Kyuhyun mulai bernyanyi.

 

Yong Soon terus memperhatikan gerak-gerik Kyuhyun, meski masih sedikit kaku tapi Kyuhyun bisa memainkan gitar dengan cukup baik, bahkan kini Yong Soon sudah menopangkan kedua wajahnya dengan tangannya yang dia letakkan di kakiknya, dia trelihat menikmati lagu yang Kyuhyun bawakan, suara bass Kyuhyun yang lembut memberikan warna tersendiri bagi lagu itu dan Yong Soon merasa Kyuhyun cocok juga menyanyikan lagu itu apalagi Kyuhyun terdengar sangat fasih, hampir tidak ada yang salah dari semua lirik yang dia nyanyika, tanpa sadar Yong Soon tersenyum sendiri. Kyuhyun belajar bermain gitar untuknya.

 

“Otteyo?”tanya Kyuhyun semangat begitu lagu yang dia nyanyikan selesai, dia merasa bangga sekali, apalagi melihat Yong Soon yang sangat terpesona padanya.

 

“Oppa, kau sangat keren”Yong Soon mengucapkannya dengan ekspresi seakan-akan dia benar-benar terpesona dengan Kyuhyun seseungguhnya dia memnag terpesona dengan Kyuhyun.

 

“Geureso, sekarang kau tidak ada alasan menyukai namja yang bisa bermain gitar karena sekarang aku juga bisa”ucap Kyuhyun bangga.

 

“Darimana Oppa belajar?”tanya Yong Soon.

 

“Sungmin hyung, sebenarnya saat kau datang itu aku sedang latihan dengan Sungmin hyung”jelas Kyuhyun, Yong Soon mengangguk-anggukan kepalanya.

 

“Daebak Oppa!joha!”Yong Soon kembali memuji Kyuhyun, meski mereka sedang bermain menjadi pasangan romantis tapi sebenarnya itu kata-kata Yong Soon yang ingin dia katakan, dia senang Kyuhyun melakukannya untuk dia.

 

Yong Soon kembali mencium pipi Kyuhyun, Kyuhyun menjadi terkejut.

 

“Ya, sudha tiga kali kau melakukannya, apa kau benar-benar ingin aku cium, hah?”Kyuhyun menantang Yong Soon, sementara Yong Soon malah tersenyum.

 

“Coba saja Oppa”Yong Soon malah memejamkan matanya seakan memang mengharapkan Kyuhyun untuk menciumnya, mendapatkan persetujuan dari Yong Soon, Kyuhyun mulai mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun.

 

Disentuhnya bibir mungil Yong Soon perlahan sebelum kini bibirnya sudah menekan lembut bibir Yong Soon, Kyuhyun menaruh tangannya di pinggang Yong Soon menarik gadis itu untuk semakin mendekat, tangan Yong Soon melingkar di leher Kyuhyun. Mereka mulai menikmati ciuman mereka.

 

“Kau milikku Oppa”lirih Yong Soon ketika mereka melepas ciuman mereka untuk mengambil nafas.

 

“Kau juga milikku Yongie sayang”balas Kyuhyu sambil tersenyum dan menatap mata Yong Soon dalam, sebelum mereka kembali melanjutkan ciuman mereka yang penuh cinta itu.

 

Advertisements

9 thoughts on “FF:Get Me Right (KyuSoon Couple)

  1. Ehmm..ehmm… #envy ToT deh w
    aigo… Pasangan ini selalu romantis
    kya.. Daebak daebak
    penjelasan kyu tuh bermakna bgt, dia gk mau bahas hal2 bgtuan krn memang sdh dibahas sedari awal, dan jika dibahas lg hanya akan memperburuk keadaan. Menyakiti yoongie misalnya, dan kyu gk mau itu terjadi. Bukankah sedari awal dia sdh jujur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s