FF: I’m Yours (KyuSoon Couple)

Kyu POV

 

Aku baru saja selesai membuat bubur untuk gadis itu,setelah dia meminta pulang dari Taiwan tiba-tiba ternyata dia malah sakit begitu sampai disini, untung Rae Bin mau menemaninya sampai aku pulang.

Kubuka pintu kamarnya perlahan, dia sedang duduk diatas tempat tidurnya, aku menghampirinya dan  menaruh nampan yang berisi bubur itu di meja kecil disamping tempat tidurnya.

 

“Bagiamana keadaanmu?”tanyaku padanya.

“Baik”jawabnya singkat tanpa sekalipun menatapku, dia lebih memilih memalingkan wajahnya.

 

Gadis ini masih saja tidak mau melihatku, apa dia masih malu karena kejadian di Taiwan itu,jinjja, kadang aku tidak mengerti dengan jalan pikirannya itu, kenapa dia harus malu dengan suaminya sendiri, kalau dia seperti ini aku jadi semakin senang menggodanya.

 

“Coba aku periksa”ucapku kemudian menyentuhkan tanganku ke dahinya, dia tersentak kaget dan menatapku, begitu mata kami saling bertatapan mukanya langsung  memerah, apakah dia semalu itu?ckckck

 

Aku berusaha menahan tawaku melihat ekspresinya sekarang. Badannya masih sedikit panas, aku melepaskan tanganku dari dahinya, dia malah menunduk, apa yang harus aku lakukan agar dia kembali biasa padaku? Tapi sepertinya untuk sekarang lebih asyik untuk terus menggodanya.

 

Aku mengambil mangkuk bubur dari nampan itu dan memberikannya padanya.

 

”Makan dulu”kataku, dia mengambil mangkuk itu dan mulai menyendok buburnya dengan keadaan sama seperti tadi, tidak mau melihat ke arahku sama sekali. Ini benar-benar sangat lucu, dengan sengaja aku terus memperhatikannya, aku tahu dia pasti sadar aku terus memperhatikannya,dia makan dengan cepat sepertinya dia ingin segera mengusirku dari kamarnya.

 

”Sudah”katanya sambil menaruh mangkuk itu kembali di nampannya, aku mengulum senyum melihat tingkahnya yang benar-benar seperti anak kecil itu.

 

”Aku ada jadwal pagi ini, tidak apa-apakan aku tinggal sebentar,kalau ada apa-apa kau bisa hubungi aku atau ke dorm atas ada Wookie hyung”pesanku padanya, dia hanya mengangguk, masih tetap seperti tadi, tidak mau melihatku.

 

Aku berdiri dan mengambil nampan itu.

 

”Istirahatlah”pesanku lagi,kemudian mendekatinya dan mencium keningnya, bisa kurasakan dia menjadi tegang, wajahnya pasti sangat lucu sekali saat ini, saat aku menjauhkan tubuhku lagi, dia menatapku takut-takut, ya Tuhan kenapa wajah gadis ini sangat lucu membuatku semakin ingin menggodanya dan membuat wajahnya bersemu merah, aku kembali mendekatkan tubuhku padanya dan berbisik di telinganya.

 

”Aku tidak akan menyentuhmu lagi sampai kau sembuh”

 

Dia kembali menunduk tapi aku bisa melihat semburat merah di pipinya, hah dia memang snagat lucu.

 

”Aku pergi dulu”ucapku kemudian keluar dari kamarnya dengan cepat menaruh mangkuk makannya itu ke wastafel, Teukie hyung sudah meneleponku berkali-kali,tidak sabaran sekali dia itu, mungkin karena faktor umur.

 

Setelah itu aku segera keluar dari apartemenku.

 

 

Yong Soon POV

 

Aku tidak bisa tidur, apa yang dia katakan tadi? Aku duduk di atas tempat tidurku, menggeleng-gelengkan kepalaku berusaha menyingkirkan pikiran-pikiran anehku akibat kata-katanya tadi, dasar namja babo!

 

”Ottohke?”lirihku.

 

Jujur aku masih malu karena kejadiaan kemarin itu, aku masih malu untuk menatap wajahnya, setiap kali aku melihat wajahnya aku selalu mengingat kalau dia sudah…aisshh tidak mengatakannya saja sudah membuat mukaku memanas, smapai kapan aku seperti ini? Hah ini gara-gara dia?!

 

Aku mendengar bel apartemenku berbunyi, siapa yang datang pagi-pagi seperti ini, aku beranjak dari tempat tidurku dan membuka pintu apartemenku tanpa melihat siapa yang datang.

 

”Onnie”ucapku begitu melihat Rae Bin eonni yang berdiri di belakang pintu ini.

 

”Bagaimana kabarmu?”tanyanya sambil masuk ke dalam apartemenku tanpa aku suruh, kebiasaan, untuk semuanya, mereka seperti berpikir apartemen ini milik mereka juga -_-

 

”Masih demam”ucapku, mengikutinya masuk ke dalam rumah, dia sudah duduk di sofa, hei onnie sebenarnya ini apartemen siapa?

 

”Baguslah sepertinya Kyuhyun pulang kau jadi cepat sembuh”katanya lagi sambil tersenyum padaku dan entah kenapa hanya mendengar nama namja itu disebut, jantungku jadi berdetak lebih cepat dan kurasakan mukaku memanas, jinjja ada apa denganku.

 

”Wah sepertinya kau memang masih demam,lihat mukamu masih merah, isitirahatlah”Rae onnie menghampiriku, aku menggelengkan kepalaku.

 

”Aniya..aku baik-baik saja, Onnie mau minum apa”ujarku mengalihkan pembicaraan.

 

”Gwenchana, aku bisa ambil sendiri, kau istirahat saja, Yongie-ya kenapa mukamu memerah seperti itu? Kalau aku perhatikan semenjak kau pulang dan sakit mukamu sering memerah tiba-tiba Yongie”

 

Perkataan Rae Onnie membuatku hanya bisa terdiam, tidak tahu harus menjawab apa. Benarkah aku selalu tiba-tiba begini, aishhh.

 

”Aniya onnie, aku baik-baik saja, jinjja”kataku, aku harap dia tidak mengatakan hal yang aneh-aneh lagi.

 

”Apa yang sudah Kyuhyun lakukan padamu?”tanya Rae Onnie tiba-tiba, mwo? Apa yang dia tanyakan.

 

”Anni..anni..anni”jawabku cepat sambil menggeleng-gelengkan kepalaku, aishh kenapa aku jadi gugup seperti ini.

 

 

Author POV

 

Kyuhyun baru saja pulang dari jadwalnya hari ini, dia segera menuju apartemennya ingin mengetahui keadaan istrinya hari ini.

 

”Wasseo”Kyuhyun masuk ke dalam apartemennya dan mencaari Yong Soon dikamarnya, dia melihat gadisnya itu sedang tidur.

 

Kyuhyun tersenyum sekilas sebelum meninggalkan kamar itu dan menuju dapur, dia ingin membuat bubur lagi untuk Yong Soon, dia yakin gadis itu pasti belum makan malam.

 

Setelah selesai membuat bubur untuk Yong Soon, dia kembali ke kamar Yong Soon dengan perlahan mendekati Yong Soon yang masih tertidur pulas, dia sentuhkan tangannya ke dahi Yong Soon.

 

”Masih demam”ucapnya, kemudian dia menepuk pipi Yong Soon pelan untuk membangunkannya.

 

”Yongie-ya, ireona”

 

Yong Soon hanya menggumam pelan namun matanya masih terpejam, Kyuhyun kembali menyentuh pipi Yong Soon untuk membangunkannya.

 

”Yongie-ya, kau harus makan dulu”

 

Yong Soon mulai membuka matanya perlahan, matanya langsung membuka lebar begitu menyadari wajah Kyuhyun tepat dihadapannya, menatapnya lembut, Kyuhyun tersenyum dan tetap mepertahankan posisi mereka seperti itu, Yong Soon menahan nafasnya, jantungnya berdegup sangat kencang, dia tidak tahu seberapa merah mukanya saat ini. Hembusan nafas Kyuhyun terasa di wajahnya membuatnya tidak bisa bergerak dan terpaku menatap wajah Kyuhyun. Ketika Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya Yong Soon hanya bisa memejamkan matanya, dia tahu apa yang selanjutnya akan terjadi, tiba-tiba pikiran Yong Soon dipenuhi kejadiaan saat itu dan itu membuatnya takut. Bibir Kyuhyun mulai menekan lembut bibir Yong Soon, dia hanya bisa merasakan bibir Kyuhyun yang mulai bergerak melumat bibirnya tanpa ada keinginan untuk membalas ciuman Kyuhyun.

 

Kyuhyun menyadari gadis ini takut untuk membalas ciumannya, dia sepertinya masih takut mereka akan berakhir seperti kemarin. Kyuhyun sendiri tidak mengerti kenapa dia malah mencium Yong Soon padahal niat awalnya dia hanya ingin menggoda gadis ini namun begitu melihat bibir Yong Soon pikirannya menjadi kacau, semua kejadian saat mereka melakukannya memenuhi pikirannya, ya Kyuhyun ingat semua apa yang sudah mereka lakukan kemarin. Setelah sadar Yong Soon sama sekali tidak membalas ciumannya, Kyuhyun menegakkan tubuhnya.

 

”Ayo makan”ucap Kyuhyun sambil keluar dari kamar Yong Soon.

 

Yong Soon masih terdiam di posisi tadi, dia menyentuh jantungnya yang berdetak tidak karuan, hanya dengan sebuah ciuman, memang setiap berciuman dengan Kyuhyun, jatungnya akan berdetak tidak normal tapi kali ini lebih parah. Yong Soon beranjak dari tempat tidurnya dan mengikuti Kyuhyun keluar.

 

Kyuhyun menaruh bubur dihadapan Yong Soon, dia tidak menyangka Kyuhyun menjadi snagat perhatian seperti ini.

 

”Gomawo”lirih Yong Soon.

 

Kyuhyun hanya menggumam dan duduk dihadapan Yong Soon dengan ramyon.

 

”Kau makan ramyon?”tanya Yong Soon melihat Kyuhyun yang hanya makan ramyon, apa tadi pagi juga dia makan ini? Pikir Yong Soon.

 

”Memangnya apa lagi yang bisa kubuat selain ini…”jawab Kyuhyun sambil mengambil air minum dari kulkas.

 

”Mianhe”ujar Yong Soon, dia merasa bersalah karena dia sakit sehingga tidak bisa memasak untuk Kyuhyun dan Kyuhyun terpaksa hanya makan ramyon.

 

”Gwenchana…makanya kau harus cepat sembuh”ucap Kyuhyun yang sudah kembali ke tempat duduknya tadi dan tersenyum sambil menaruh gelas di hadapan Yong Soon, tiba-tiba Yong Soon teringat kata-kata Kyuhyun  tadi pagi, sembuh?

”Makan bersama denganku”ucap Yong Soon menyuruh Kyuhyun untuk makan bubur bersamanya, dia ingin menghindari berpikir yang aneh-aneh karena perkataan Kyuhyun tadi.

 

Kyuhyun tersenyum kemudian menggeser duduknya disamping Yong Soon. Niat awalanya dia ingin menggoda gadis ini lagi. Yong Soon kaget Kyuhyun tiba-tiba pindah kesampingnya, dia merasa salah sudah mengajak Kyuhyun makan bersamanya.

 

”Suapi aku”pinta Kyuhyun dengan tatapan memohon yang membuat Yong Soon tidak bisa berkata apa-apa lagi.Dia mulai menyendok bubur itu dan mengarahkannya pada Kyuhyun, Kyuhyun berusaha menahan tawanya melihat Yong Soon yang menuruti apa keinginannya, kenapa dia tampak canggung padaku?pikir Kyuhyun.

 

”Kau dulu baru setelah itu aku”ujar Kyuhyun.

 

Yong Soon mengikuti apa yang diinginkan Kyuhyun, dalam hati Kyuhyun berpikir sepertinya gadis ini akan terus menurut padaku dan kurasa ada bagusnya kejadian kemarin.

 

Kyuhyun melihat sisa bubur disudut bibir Yong Soon, ide jahilnya muncul lagi, dia ingin membuat wajah Yong Soon kembali bersemu merah, ketika Yong Soon ingin menyuapi Kyuhyun tangan Kyuhyun lebih dahulu terulur menyentuh sudut bibir Yong Soon membuat gadis itu terdiam, Kyuhyun dengan sengaja mendekatkan wajahnya kemudian memiringkan wajahnya.

 

”Kau itu benar-benar gadis kecil yang terperangkap di tubuh gadis berusia 20 tahun”ucap Kyuhyun lengkap dengan senyumnya yang lagi-lagi hanya bisa membuat Yong Soon terdiam, Kyuhyun sudah tidak tahan untuk tidak tertawa, dia benar-benar merasa gadis ini sangat lucu jika seperti ini.

 

Kyuhyun menjauhkan tubuhnya dan kembali ke tempat duduknya tadi.

 

”Habiskan buburmu dan minum obat setelah itu kau harus tidur, aku menunggumu sembuh”Kyuhyun menunjukan smirknya di akhir kalimatnya, dia tahu gadisnya ini masih mengingat kata-katanya tadi pagi dan benar saja ketika Kyuhyun mengatakan itu lagi-lagi wajah Yong Soon bersemu merah.

 

Kyu POV

 

Gadis itu tertidur pulas sekali dengan memeluk boneka beruang pemberian Junho, boneka beruang yang bahkan lebih besar dari tubuhnya yang selalu dia sebuh Junho Bear, cih, dia tidak pernah suka boneka kenapa sekarang dia malah menyukai boneka pemberian Junho ini. Lebih baik dia memelukku dibanding boneka ini.

 

Aku melepaskan tangannya dari memeluk boneka beruang aneh ini. Kutaruh tanganku didahinya, dia sudah tidak demam lagi, syukurlah, aku mulai bisa makan dengan benar setelah ini. Dia menggeliat perlahan kemudian membuka matanya perlahan.

 

”Apa yang kau lakukan dikamarku?!”serunya langsung bangun begitu melihatku duduk di tempat tidurnya, cih kadang aku berpikir gadis ini seperti tidak menyadari kalau aku adalah suaminya sekarang dan tentu saja ada atau tidak ada alasan aku boleh masuk ke dalam kamar ini.

 

”Wae? Kau lupa kalau kita sudah menikah, aku bisa ke kamarmu kapan saja lagipula kita sudah…”aku sengaja tidak melanjutkan kata-kataku ketika kulihat pipinya mula bersemu merah, aishh gadisku ini mudah sekali membuatnya tersipu.

 

”Kau sudah sembuhkan?”tanyaku sambil tersenyum penuh arti melanjutkan sesi menggoda pagi ini, dia menatapku aneh, aku tahu apa yang dia pikirkan tapi sayang maksudku bukan itu.

 

”Buatkan aku sarapan”ujarku kemudian berdiri dari dudukku dan melangkah pergi keluar kamarnya.

 

Aku senang sekali menggoda gadis ini Ya Tuhan, salah sendiri dia memiliki wajah polos seperti itu.

 

Yong Soon POV

 

Siang ini, aku pergi ke rumah Jenny, dia memintaku kesana, entah untuk apa, sepertinya tidak jauh-jauh dari menjaga Danny, kemarin seharusnya dia menitipkan Danny di tempatku tapi saat itu aku sedang pergi ke Taiwan, ah stop menyebut nama itu membuatku..ah kau harus lupa Yongie, lupa, bagaimana aku bisa lupa jika namja itu selalu mengingatkanku?!

 

Aku mengetuk pintu rumah Jenny tak lama kemudian pintu dibuka dan muncullah Jenny yang sedang menggendong Danny, aku senang melihat bayi laki-laki ini, segera saja kuambil dia dari gendongan ibunya dan mencium pipinya yang menggemaskan.

 

”Kata Kyu kemarin kau sakit, benarkah?”tanya Jenny yang berjalan lebih dahulu di depanku.

 

”Dia cerita padamu”kataku, bahkan Kyuhyun memberitahu Jenny.

 

”Apa yang tidak dia ceritakan tentangmu padaku, semuanya”Jenny tersenyum sebelum menuju dapurnya, mwo? Apa Jenny juga tahu? Apa Kyu cerita? Aisshh jinjja kenapa aku jadi curiga seperti ini,tidak, Kyu tidak mungkin cerita.

 

Aku mulai asyik bermain dengan Danny yang sedang bermain dengan mobil-mobilnya di ruang tengah.

 

”Mommy..car”katanya menyerahkan sebuah mobil ke tanganku, dia tersenyum, mata abu-abunya yang bulat menatapku, aisshh dia sungguh sangat menggemaskan, tidak tahan kucubit ppinya yang chubby itu.

 

”Ya!jangan cubit-cubit anakku, makanya kau segera memiliki bayi agar kau bisa melakukannya sendiri pada bayimu”

 

”Jenny!”seruku kesal ketika dia datang membawa segelas minuman untukku kemudian mengambil Danny dan mendudukannya di sofa.

 

Kata-katanya itu, sepertinya karena selama ini dia tinggal diluar negeri dia jadi seperti itu.

 

”Bahkan kalian belum pernah melakukannyakan?”tanya Jenny lagi, jinjja gadis ini, bisa-bisanya dia bertanya seperti itu, apa dia tidak malu.

 

”Tentu saja kami per..aisshh Danny sepertinya aku lebih baik menjadi ibumu dibanding gadis ini”kataku membawa Danny, hufft hampir saja aku keceplosan berbicara, Jenny benar-benar menyebalkan jika sudah seperti ini.

 

Aku berdiri dan membawa Danny pergi dari situ ke taman belakang, aku bisa mendengar Jenny tertawa, dasar gadis gila, salah apa aku punya sepupu seeprti dia -___-

 

Saat aku sedang asyik bermain dengan Danny, ponselku berbunyi, hanya dengan melihat sekilas layar aku segera mengangkatnya.

 

”Oddie?”tanya Kyuhyun diseberang telepon.

 

“Rumah Jenny”jawabku, apa dia sudah pulang?kenapa dia meneleponku?

 

”Ya..kau baru sembuh dan kau sudah jalan-jalan, aku akan menjemputmu”Kyuhyun langsung memutuskan sambungan telepon, mejemputku? Bilang saja dia memang ingin kesini. Bagaimana dia bisa snagta dekat dengan gadis gila yang ternyata adalah sepupuku itu?

 

Setengah jama setelahnya aku mendengar di dalam Jenny sedang berbicara dengan seseorang, aku yakin namja itu sudah sampai.

 

”Daddy”ucap Danny sambil tertawa dan merentangkan tangannya, aku menoleh ke arah Danny melihat, namja itu sedang berjalan menghampiri kami. Danny, kenapa kau selalu memanggil namja ini ayah? Aku tidak habis pikir padahal pertama bertemu dia malah menangis.

 

Kyuhyun langsung menggendong Danny begitu sampai dihadapannya, Danny terlihat sangat senang, denganku dia tidak seperti itu, hei padahal aku yang selalu baik pada Danny dan bukankah namja ini jarang sekali bertemu dengan Danny, setelah Danny menginap di tempatku, Kyuhyun hanya bertemu sekali saja dan sekarang yang kedua bagaimana Danny bisa sangat mengingat Kyuhyun.

 

”Miss me”ucap Kyuhyun sambil mencium Danny dan tiba-tiba saja Danny melakukan kebiasaannya kalau bertemu Kyuhyun, menarik rambutnya.

 

”Danny, aku sudah mengganti warna rambutku”keluh Kyuhyun melihat Danny masih saja menjambak rambutnya.

 

Danny malah tertawa itu membuatku ikut tertawa juga.

 

”Dia bukan suka warna rambutmu tapi dia suka rambutmu yang seperti sarang lebah itu”kataku, kemudian meninggalkan mereka masuk ke dalam rumah.

 

”Bukan hanya Danny yang suka, kau juga sukakan?bukankah kau bilang aku sangat seksi saat…”

 

”Kyu, aku pulang!”seruku kesal, apa yang mau dia katakan tadi, cih! Dia benar-benar sangat menyebalkan, dia sengaja agar aku selalu ingat, babo!

 

Aku segera meninggalkannya, lebih baik aku pulang sendiri.

 

”Ya..jamkaman..aku kesini untuk menjemputmu”

 

Terserah, aku benar-benar membencimu!

 

**

 

Aku berjalan mendahuluinya untuk masuk ke dalam apartemen, aku tidka peduli dia yang terus memanggilku, sudah cukup kesabaranku, aku benar-benar kesal dengannya, aku sudah berusaha untuk melupakan kejadian itu dan dia terus menggodaku selama ini, memangnya aku tidak merasa, aku tahu, semua kata-katanya, semua yang dia lakukan,dia sedang menggodaku, namja bodoh!

 

”Ya..sampai kapan kau akan seperti ini?”aku mendengarnya sudah masuk ke dalam apartemen, aku tidak menghiraukannya dan masuk ke dalam kamar namun sebelum aku menutup pintu kamarku dia sudah ikut masuk.

 

”Kenapa kau selalu menggodaku? Sudah kubilang aku ingin melupakan kejadian itu!”seruku padanya dengan tatapan kesal.

 

”Kenapa kau ingin melupakannya?kau malu atau kau memang menyesal melakukannya?”tanyanya.

 

Dia menatap mataku mencari jawaban. Aku hanya bisa diam, entah kenapa aku jadi tidak tahu harus menjawab apa, aku menuduk, aku mendengarnya perlahan mendekatiku.

 

”Padahal kau tahu Yongie, malam itu adalah malam yang indah untukku karena akhirnya kau benar-benar menjadi milikku dan meyankinkanku bahwa kau tidak akan pernah bisa pergi dariku”aku merasakan tangannya menyentuh daguku dan mendongakkannya.

 

Dia menatapku dengan lembut menyentuh dan mengelus pipiku perlahan, aku bisa melihat matanya yang benar-benar menginginkanku dan hanya aku, ketika dia mulai menyentuhkan bibirnya pada bibirku, aku menyambutnya, dia mulai melumat bibirku, aku pun membalasnya, tidak takut-takut seperti kemarin, entahlah apa yang membuatku berani menyerahkan diriku lagi padanya dan malam itu kami kembali mengulang semua yang kami lakukan di malam ulang tahunnya.

Advertisements

18 thoughts on “FF: I’m Yours (KyuSoon Couple)

  1. waaa youngie unnie uda mulai berani loh . hebat .. hehe 😀
    tapii di sini kyuppa berasa bnget sayang plus sabar nya ke yongie unnie 🙂

  2. Ooo .. So sweet ,
    itu si kyu demen bgt godain yong soon , haha
    tpi aku suka bgt dsni kyunya perhatian bgt ><
    akhirnya malah ngelakuin lgi kn , haha

  3. akhirnya kyusoon…??????
    s-x rsa ketagihan boox…..
    hwkwkwkwkwkwk……..
    pdhl dr dlu moment ini yg Q tnggu2….
    semangat for next time…….kkkkk…..

  4. Hohowwww…..
    Jd di thailand mereka?? Keke…
    Pulang2 langsung sakit yongie, mungkin msh syok kali keke
    daebak daebak
    romantis bgt ff nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s