FF: One and The Same 7

Yong Soon POV

 

Aku berjalan cepat menuju rumah sakit setelah pertemuanku dengan Changmin itu, aku sudah janjian dengan Yoon Yang disana tapi aku malah telat seperti ini, apa dia masih ada disana ya?

 

Aku sampai di depan rumah sakit dan langsung berlari masuk ke dalam namun tiba-tiba aku menyenggol seseorang.

 

”Jwesonghamnida”ucapku membungkuk beberap kali dan langsung berjalan cepat kembali ke dalam rumah sakit.

 

Aku mencari sosok Yoon Yang dan aku melihatnya sedang duduk di ruang tunggu dengan menundukan kepalanya, aku pun segera menghampirinya.

 

”Mianhe…tadi aku ada urusan sebentar…”ucapku begitu sampai di depannya.

 

Dia menoleh padaku dan tersenyum sekilas.

 

”Bagaimana?”tanyaku sambil duduk disampingnya.

 

Dia pun kemudian menceritakan bahwa besok nenekku akan di operasi, aku benar-benar lega karenanya dan aku sangat berterima kasih karena dia mau membantuku dan kini giliranku membantunya namun sebenarnya aku ingin memberitahunya sesuatu, soal Changmin, maksudku aku tidak berharap dia akan menerima ini semua tapi aku hanya ingin menyampaikan bagaimana perasaan Changmin padanya dan juga apa keinginan ayahnya yang sebenarnya padanya, aku tidak mau dia menyesal selanjutnya, masalah dia sudah membantu nenekku, aku akan berusaha untuk menggati uang yang telah dia keluarkan

 

”Yoon Yang-ah..boleh aku bicara sesuatu padamu..”ucapku menatapnya serius.

 

”Baiklah…dimana?”tanyanya.

 

”Di taman rumah sakit saja..”ucapku padanya.

 

Aku pun beranjak berdiri dan berjalan menuju taman rumah sakit dan dia mengikutiku kesana. Kami duduk disalah satu bangku disana di bawah pohon.

 

Aku menarik nafas sebelum bercerita padanya semuanya, semoga dia bisa membuka sedikit pikirannya mengenai masalahnya ini.

 

”Yoon Yang-ah…kau yakin dengan rencana ini?”tanyaku padanya.

 

Dia menatapku sambil menautkan alisnya.

 

”Apa maksudmu?”tanyanya.

 

”Apa kau yakin tidak mau bertunangan dengan Changmin?”tanyaku langsung.

 

Aku melihatnya mendesah pelan dan menatap lurus ke depan, aku masih menatapnya menunggu jawabannya.

 

Author POV

 

Seseorang mengamati dua orang gadis yang begitu mirip itu dengan seksama dari jauh, dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang. Apa mungkin mereka berdua adalah? Pikir orang itu.

 

Dia semakin mendekat pada dua orang gadis itu dan mulai mendengarkan percakapan mereka, matanya membulat mendengar semua percakapan dua orang gadis itu dan setelah itu dia segera pergi dari tempat itu, dia merasa harus memberitahu seseorang.

 

 

Kyu POV

 

Apa dia sudah lupa padaku? Bahkan saat tadi dia menyenggolku dia tidak tahu itu aku. Yong Soon-ah kenapa kau jadi seperti ini padahal baru sehari. Aisshh yeoja bodoh. Kenapa dia mau melakukan ini semua apa dia tidak tahu aku tidak suka, aku tidak suka karena aku takut, aku takut kehilangan dia lagi…bahkan dia pun belum menyadari siapa aku. Gadis bodoh!

 

”Kyuhyun-ah…”panggil ibuku di depan pintu kamarku.

 

Hari ini aku memang pulang ke rumahku karena aku malas pulang kesana sementara bukan Yong Soon yang ada dirumahnya.

 

”Wae?”tanyaku sambil membuka pintu kamarku.

 

”Ayahmu memanggilmu…”ucap ibuku.

 

Mau apa lagi ayahku itu? Aku pun hanya mengangguk kemudian keluar dari kamarku, aku melihat ayahku sudah duduk di sofa ruang tamu, apa yang mau dia bicarakan? Perjodohanku?

 

Aku duduk di hadapannya dan dia menatapku sebentar.

 

”Jadi bagaimana?”tanya ayahku langsung, aku tahu yang dia maksud apa, pasti mengenai janji itu. Ayah memang ingin menjodohkanku dengan seseorang namun saat itu aku bilang aku sudah memiliki seseorang yang aku cintai dan aku berjanji untuk membawanya kesini dan mengenalkannya paling lambat 3 bulan ini, ayah akan membatalkan perjodohan itu jika memang benar aku memiliki seseorang yang aku cintai.

 

Orang yang kucintai itu adalah Yong Soon, aku sudah menyuakinya sejak aku masih kecil, ya akulah yang memberikannya gelang itu, aku dan dia berteman akrab saat masih kecil dan aku pernah berjanji padanya untuk menikah dengannya saat aku dewasa nanti itulah sebabnya aku mencarinya karena saat itu tiba-tiba dia pergi tapi ternyata setelah dia bertemu dia tidak ingat aku, dia hanya menganggapku teman barunya bahkan meski sudah berkali-kali aku menunjukan bahwa aku adalah Kyu teman kecilnya dia tetap tidak mengingatnya.

Aku hanya bisa diam, aku tidak tahu harus menjawab apa, ditambah lagi sekarang Yong Soon seperti itu, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan? Langsung membawanya kesini begitu saja, tidak mungkin. Lalu bagaimana caranya? Apa aku dan dia memang tidak bisa bersama.

 

”Kalau begitu…lusa gadis yang dijodohkan denganmu akan datang”ucap ayahku dan langsung berdiri dan beranjak pergi.

 

Aku masih terdiam dalam dudukku, aku berpikir apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mau dijodohkan dengan orang lain. Aisshh Choi Yong Soon, kenapa kau tidak sadar juga sih! Dan kau membuatnya semakin sulit dengan pertukaran ini.

 

 

Yoon Yang POV

 

Aku memikirkan kata-kata Yong Soon tadi saat menceritakan apa yang dikatakan Changmin tadi. Apa selama ini dia memang menyukaiku? Dari dulu bahkan sebelum kami dijodohkan dan apakah sikapku terlalu berlebihan padanya?

 

Ayah..apa aku juga terlalu egois, aku sudah mendapatkan semuanya, keluarga yang lengkap dan sebenarnya ayah sangat sayang padaku tapi kenapa aku masih seperti ini, bahkan tadi Yong Soon menangis dan mengatakan betapa irinya dia padaku yang memiliki keluarga yang lengkap. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Menerima pertunangan itu?

 

Aku merebahkan tubuhku di atas tempat tidur Yong Soon dan menatap langit-langit, kata-kata Kyu kembali terngiang di pikiranku, aku memanfaatkannya? Benarkah? Aisshh Ottohke?

 

 

Pagi harinya aku berangkat dengan tidak semangat ke sekolah, aku menoleh ke rumah disamping rumah Yong Soon, sepertinya Kyuhyun benar-benar tidak suka denganku, dia bahkan tidak mau berangkat denganku. Aku berjalan dengan sangat pelan menju halte. Rasanya aku ingin bolos hari ini dan tidak masuk sekolah.

 

 

Yong Soon POV

 

Aku hari ini akan libur, aku mau menemani nenek yang hari ini akan di operasi. Aku bersiap untuk pergi sekolah seperti biasa tapi aku akan bolos. Seperti biasa ibu Yoon Yang akan menyambutku begitu turun dari kamarku, dia selalu tersenyum dan menyuruhku untuk sarapan, apa ini rasanya memilki seorang ibu ya? Entahlah baru dua hari disini aku sudah merasa sangat nyaman. Aku merasa ini juga hidupku, aisshh apa yang aku pikirkan, ini hanya seminggu dan malah kuharap akan lebih cepat jika Yoon Yang berubah pikiran dan mau menuruti apa yang aku katakan.

 

Selesai sarapan aku segera berpamitan pada ibu Yoon Yang dan pergi sekolah seperti biasa, tidak ada Changmin, kenapa? Karena kemarin dia bilang, dia ingin agar aku berpikir kembali tentang pertunangan ini dan jika memang aku tidak mau maka dia yang akan membatalkannya, sebenarnya bisa saja aku bilang aku memang tidak mau pertunangan ini dilanjutkan tapi rasanya aku begitu tega pada Changmin yang sudah mencintai Yoon Yang sampai seperti itu. Aku ingin Yoo Yang bisa melihat dulu bagaimana sebenarnya perasaan Changmin padanya.

 

Aku tidak turun di halte sekolah itu melainkan terus dan sampailah aku di rumah sakit.

 

 

Kyu POV

 

Aku langsung menuju rumah sakit, entah apa yang ada dipikiranku sekarang, aku hanya ingin bertemu dengan Yong Soon dan menceritakan semuanya, aku ingin menjelaskan semuanya, aku ingin dia ingat tentang siapa aku sebenarnya, hanya itu caranya. Aku merogoh sakuku dan memandang gelang yang sama seperti yang dimilikinya, gelang ini baru aku temukan semalam, sungguh sial sekali kenapa tidak dari dulu saja. Aku akan menunjukannya padanya dan semoga dia akan ingat yang terpenting sekarang dia tidak tahu siapa aku, tidak peduli dia ingat tentang janji itu atau tidak,.

 

Aku turun di halte yang tidak jauh dari rumah sakit dan segera menuju ruang perawatan neneknya, aku tahu dia pasti tidak akan masuk sekolah hari ini karena neneknya akan di operasi hari ini. aku masuk ke dalam namun ternyata dia belum datang. Aku berjalan menghampiri nenek dan duduk disampingnya.

 

Aku sudah menganggap nenek Yong Soon seperti nenek sendiri dan aku tahu betapa Yong Soon sangat mencintai satu-satunya keluarganya ini.

 

”Kyuhyun-ah…itu kau?”ucap nenek yang ternyata sudah sadar.

 

”Halmoni…iya ini aku…halmoni baik-baik saja..apa aku perlu panggilkan dokter..tunggu sebentar…”ucapku hendak pergi memanggil dokter namun tangan nenek menahanku.

 

”Aniyo…tidak perlu..aku baik-baik saja…Kyuhyun-ah…aku ingin memberitahumu sesuatu…”ucap nenek.

 

Aku kembali duduk disampingnya dan menatapnya menunggunya bercerita, kenapa nenek serius sekali sebenarnya apa yang ingin di katakannya??

 

 

Changmin POV

 

Hari ini dia tidak masuk sepertinya, aku menengok ke kelasnya dan ternyata bangkunya masih kosong, apa dia memang sangat tersiksa selama ini bersamaku? Ah aku merasa bersalah telah mengatakan hal itu kemarin, apa dia tidak suka dan semakin membenciku, aku hanya ingin dia tidak membenciku, sekarang aku tidak peduli meski dia menolak pertunangan itu bahkan mungkin aku yang akan membatalkan hal itu.

 

Begitu pulang sekolah aku akan ke rumahnya dan menjelaskan semuanya pada orang tuanya.

 

 

Kyu POV

 

Aku terdiam begitu mendengar cerita halmoni dan tiba-tiba dia menyerahkan sesuatu sebuah foto.

 

”Kumohon beritahu dia…aku tahu dia pasti akan membenciku jika aku yang memberitahunya…Kyuhyun-ah..tolong jaga dia…”ucap halmoni lagi.

 

Aku benar-benar tidak percaya dengan semua yang baru saja halmoni katakan. Yong Soon bukanlah cucunya, maksudnya orang tua Yong Soon yang dulu bukanlah orang tuanya dan yang di foto inilah orang tuanya dan dia kembar?! Itu satu fakta yang benar-benar membuatku terkejut, jadi Yoon Yang dan Yong Soon adalah saudara kembar?! Aku memperhatikan foto yang diberikan oleh halmoni padaku, foto sebuah keluarga ada seorang ayah dan ibu juga kedua bayi mereka yang sangat mirip satu sama lain. Yoon Yang dan Yong Soon. Itu mereka dan ayah mereka benarkah itu Tuan Choi?

 

”Kyuhyun-ah..”panggil halmoni lagi, aku pun menoleh padanya.

 

”Berjanjilah padaku untuk menjaganya…”pinta halmoni.

 

”Ne..halmoni..aku akan menjaganya”ucapku mantap.

 

Aku benar-benar masih belum percaya sepenuhnya dengan semua ini. ternyata Yong Soon adalah anak perempuan Tuan Choi yang hilang hampir 18 tahun yang lalu. Aku yakin yang di foto itu Tuan Choi karena kau pernah bertemu dengannya beberapa kali jika ayah mengajakku ke pertemuan antar perusahaan dan aku selalu melihat Tuan Choi disana, aku tidak tahu kalau Yoon Yang adalah anaknya.

 

 

Yong Soon POV

 

Aku melihat Kyu sedang duduk di ruang tungggu sambil bersidekap, sudah lama sekali aku tidak melihatnya apa dia masih marah padaku karena keputusanku, aku berjalan perlahan menghampirinya.

 

”Kyu…”panggilku padanya dan membuatnya menoleh, dia menatapku dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

 

”Sebentar lagi nenekmu akan masuk ruang operasi temuilah dia”ucap Kyu terdengar sangat dingin bagiku.

 

Hufft sepertinya dia masih marah padaku. Baiklah, aku memang salah, apa sebaiknya aku minta maaf padanya. Aku pun segera berjalan menuju ruang rawat nenekku. Aku membuka pintunya perlahan dan melihat nenekku masih terbaring dengan mata terpejam. Aku berjalan perlahan menghampirinya dan duduk disamapingnya mengenggam tangannya yang dingin.

 

”Halmoni..cepatlah sembuh…aku tidak mau kehilanganmu..aku takut sendiri halmoni…”ucapku sambil mengenggam erat tangannya.

 

Ya Tuhan semoga nenekku akan sehat kembali, aku takut sendiri, aku tidak memiliki siapa-siapa lagi sekarang ini. kumohon Tuhan. Doaku dalam hati.

 

 

Yoon Yang POV

 

Aku berdiri di depan rumahku, apa sebaiknya aku memang kembali kesini? Apa aku hanya melihat semuanya dari satu sisi saja, tidak dari banyak sisi dan aku menyimpulkan sesuatu yang salah? Aku masih ragu untuk masuk ke dalam rumah dan tetap menunggu di depan gerabng rumahku masih berdebat dengan pikiranku sendiri, masuk atau tidak?

 

”Yoon Yang-ah…”panggil sebuah suara membuatku menoleh dan ternyata itu Changmin, dia baru saja keluar dari mobilnya, dia menatapku.

 

Entah apa yang aku rasakan saat melihat Changmin saat ini, aku merasa bersalah telah bersikap dingin padanya dan aku juga merasa gugup karena ternyata dia sangat mencintaiku, aku pikir selama ini dia sama sepertiku, berpura-pura menerima dan sepertinya itu yang membuatku tidak suka padanya, kalau memang dia tidak menyukai pertunangan ini kenapa dia masih menjalaninya, aku merasa dia seperti mempermainkanku saat itu.

 

Dia berjalan menghampiriku dan senyum tipis tersungging di bibirnya.

 

”Kau tidak masuk sekolah? Ada apa? Kau sakit?”tanyanya bertubi-tubi.

 

Aku hanya tersenyum tipis padanya.

 

”Aniyo..”jawabku.

 

Apa sebaiknya aku bercerita padanya tapi apa tanggapannya apakah dia akan membenciku? Sepertinya aku memang harus memberitahunya. Arasso aku akan bilang padanya semuanya.

 

”Changmin-ah…bisa kita bicara sebentar…”pintaku padanya, dia sepertinya mengerti dan kemudian mengangguk.

 

Kau sudah jujur dengan perasaanmu dan kini saatnya aku juga jujur padamu tentang perasaanku selama ini mengenai pertunangan ini.

 

 

Yong Soon POV

 

Kami masih sama-sama terdiam di bangku taman Rumah Sakit, dia masih menatap lurus ke depan begitu pun aku, aku tidak berani memecahkan kebisuan ini lebih dulu, aku tahu dia sangat marah padaku dan aku takut harus bicara duluan.

 

”Kau masih akan menjalani ini?”tanyanya tiba-tiba memecah keheningan diantara kami, dia tidak melihatku dan tetap menatap lurus ke depan.

 

”Molla…”jawabku singkat, hanya itu jawaban yang aku punya, aku tidak tahu apa Yoon Yang masih mau melakukan ini.

 

”Kau tahu aku tidak suka kau melakukannya…”ucapnya lagi.

 

”Ne..aku tahu..mian…”seruku.

 

Kami kembali terdiam, aku tidak tahu apa yang harus aku ucapkan lagi padanya, bahkan hanya kata maaf yang bisa aku ucapkan dan dia hanya diam, mungkin dia benar-benar marah padaku.

 

”Kau tahu kenapa aku tidak suka kau melakukannya…karena aku takut..aku takut kau akan pergi lagi seperti dulu…”ucapnya dan kali ini dia menoleh begitu pun aku dan dia menatapku beberapa saat.

 

Lagi? Apa maksudnya? Aku tidak pernah pergi darinya, aku menautkan alisku tidak mengerti.

 

”Kau bahkan masih belum ingat siapa aku..”ucapnya kemudian terkekeh pelan lalu mengambil sesuatu dari sakunya dan memperlihatkannya padaku.

 

Aku terkejut begitu melihat sesuatu yang dia pegang, sebuah gelang yang sangat mirip denganku dan aku tahu siapa pemiliki gelang itu karena hanya orang itu yang memilikinya, aku menatapnya mencari kesamaan wajahnya dengan orang itu, benarkan itu dia? Kalau bukan kenapa dia memiliki gelang itu.

 

”Kau ingat anak laki-laki kecil yang memberikan gelang ini padamu…”ucapnya membuatku sadar kalau yang di depanku adalah dia. Ya kenapa aku begitu bodoh tidak menyadarinya selama ini, dia begitu tahu kebiasaanku, dia tahu apa yang aku suka dan tidak suka, kenapa aku tidak pernah sadar, dialah orang itu.

 

”Kyu…”lirihku.

 

Bahkan namanya sama, kenapa aku tidak sadar, aku memang bodoh, aku selalu berpikir itu hanya suatu kebetulan saja namanya sama dan aku tidak ambil pusing akan hal itu ternyata dia adalah orang itu, orang yang aku tunggu selama ini.

 

 

Changmin POV

 

”Mianhe Changmin-ah…aku sudah sangat jahat padamu…mian…”ucapnya begitu mneyelesaikan ceritanya, dia baru saja mengatakan bahwa selama beberapa hari ini dia bertukar tempat dengan orang yang sangat mirip dengannya dengan tujuan agar pertunangan itu batal, jadi kemarin aku berbicara pada orang lain? Pantas aku merasa dia agak sedikit berbeda akhir-akhir ini.

 

Dia masih menundukan wajahnya, aku bingung harus mengatakan apa padanya dan aku juga hanya bisa diam.

 

”Changmin-ah…”panggilnya sambil mendongak. Aku bisa melihat dia seperti takut.

 

”Gwenchana Yoon Yang-ah…aku tahu..kau tidak suka kan..arasso maaf aku pikir selama ini kau bisa menerima hal ini lama kelamaan tapi sepertinya tidak…”ucapku, hanya itu yang bisa aku ucapkan, aku tidak tahu lagi.

 

Yoon Yang kembali terdiam, aku pun berdiri dari dudukku dan hendak pergi, mungkin sebaiknya aku bicara pada ayahnya, aku juga merasa kasihan padanya yang seperti ini, dia benar-benar tersiksa.

 

”Arasso..aku akan bicara dengan ayahmu dan kembalilah ke rumah…”ucapku kemudian meninggalakannya yang masih duduk di taman.

 

 

Kyu POV

 

Aku menceritakan semuanya padanya, bahkan janjiku dengan ayah, aku bisa melihat wajah kagetnya begitu aku menceritakan hal itu. Aku tahu setelah ini mungkin dia akan membenciku karena sudah membohonginya selama ini, aku tidak peduli yang jelas aku sudah menceritakan bagaimana posisiku saat ini.

 

”Kau membenciku setelah mengetahui hal ini?”tanyaku padanya.

 

Aku menunggunya berbicara, apapun yang akan dia katakan aku akan terima. Aku memang salah sudah membohonginya selama ini.

 

”Nona Choi” ucap sebuah suara membuat kami menoleh dan ternyata itu dokter Han.

 

Yong Soon langsung berdiri dan menghampiri dokter Han dengan wajah cemas.

 

”Waeyo sunsangnim? Ada apa?”tanya Yong Soon begitu melihat wajah dokter Han yang menunjukan wajah tidak enak.

 

”Bisa kau ikut aku sebentar…”ucap dokter Han dan kemudian Yong Soon segera mengikutinya ke dalam rumah sakit.

 

Aku berjalan di belakangnya, kenapa perasaanku tidak enak ya? Apa ada sesuatu yang terjadi pada nenek.  Yong Soon dan doketr Han berjalan di depan sementara aku mengejar mereka di belakang dan tiba-tiba Yong Soon jatuh terduduk ke lantai dan menangis di depan sebuah ruangan. Aku segera berlari menghampirinya dan memeluknya.

 

”Yong Soon-ah…waeyo?”tanyaku padanya sambil membantunya berdiri.

 

”Halmoni…kenapa halmoni meninggalkanku…hiks..hiks…aku tidak punya siapa-siapa lagi…”ucap Yong Soon dengan air mata yang terus turun, aku melihat ke arah pandangan matanya dan aku tahu kenapa Yong Soon seperti ini.

 

Air mataku pun turun, jadi ini maksud halmoni tadi menyuruhku untuk menjaganya dan memberitahukan siapa dirinya.

 

”Uljima Yong Soon-ah..”ucapku menengakannya dengan memeluknya erat dan mengusap punggungnya perlahan.

 

”Halmoni…halmoni…halmoni…”isaknya berkali-kali.

Advertisements

3 thoughts on “FF: One and The Same 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s