FF: Birth Day=Proposal Day

 

 

This ff is dedicated to Rae Bin ‘Onnie’ hohohoho

 

“Saengil chukka hamnida…saengil chukka hamnida…saranghaneun uri onnie..saengil chukka hamnida…”

 

Rae Bin menatap tidak percaya tiga orang gadis yang sangat disayanginya berdiri di ambang pintu dan berjalan perlahan masuk ke dalam kamarnya dengan sebuah kue lengkap dengan lilinnya, dia tidak menyangka ketiga adiknya ini akan memberikannya kejutan di pagi-pagi buta sekali.

 

“Saengil chukkaeyo onnie”ucap Je Ri yang memegang kue tepat dihadapan Rae Bin yang sedang duduk di atas tempat tidurnya, dia bahkan baru bangun tidur dan belum mencuci mukanya.

 

Je ri menyodorkan kue itu ke hadapan Rae Bin.

 

“Make a wish dan tiup lilinnya”seru Yeon Ji dengan senyuman mengembang di wajahnya, Rae Bin masih tidak percaya dengan yang terjadi.

 

Namun dia tetap mengikuti perintah Yeon Ji menutup matanya dan mulai membuat permohonan, sebuah permohonan yang simple, dia hanya ingin selalu mendapatkan yang terbaik, untuk hubungannya dengan Eunhyuk juga untuk semuanya, begitu membuka matanya dia segera meniup lilinnya dan dengan cepat Yong Soon yang berdiri disamping Rae Bin mencolek krim kue itu dan menempelkannya di pipi Rae Bin.

 

“Ya!Yong Soon!”Rae Bin berteriak begitu menyadari wajahnya ditempeli dengan krim.

 

“Aku juga mau eonnie”ucap Je ri kemudian menempelkan krim itu ke pipi Rae Bin lagi.

 

“Aku juga”kini giliran Yeon Ji yang menempelkan krim putih itu.

 

“Ya!!kalian!!”seru Rae Bin kesal, dia langsung mengambil kue itu dari tangan Je Ri, begitu menyadari mereka akan mendapat balasan, ketiga gadis itu segera berlari keluar kamar menghindari Rae Bin

 

**

 

Eunhyuk tampak sangat gelisah di pesawat yang membawa dia juga yang lainnya pulang kembali ke Seoul setelah konser selama dua hari di Osaka, Jepang, alasan kenapa Eunhyuk sangat gelisah adalah karena dia ingin segera sampai Seoul saat ini dan bertemu dengan Rae Bin, hari ini adalah hari ulang tahun Rae Bin dan dia sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk gadis yang sudah menjadi kekasihnya selama 3 tahun ini.

 

“Tenang saja Hyukkie-ya…sebentar lagi kita sampai…”ucap teukie yang duduk disampingnya, sedikit tersenyum kecil melihat ekspresi Eunhyuk yang sangat tidak enak dilihat.

 

“Arasso…nan arayo…tapi…aisshh..kenapa aku jadi gugup seperti ini ya?”ucap Eunhyuk, lagi-lagi Teukie tersenyum kecil dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah dongsaengnya yang satu ini.

 

“Oh ya kau sudah mengucapkan selamat ulang tahun untuknnya?”tanya Teukie lagi.

 

“Aisshh…aku sampai lupa mengucapkannya…ahhh ottohke hyung?!”Eunhyuk terlihat panik mendengar pertanyaan Teukie, Teukie semakin menatapnya aneh.

 

“Ya..ya…tenang Hyukkie…kau kan langsung bertemu dengannya nanti..ya sudah nanti saja mengucapkannya…jinjja..kau ini…bagaimana kalau kau menikah hari ini..tidak bisa dibayangkan…ck”Teukie berkata panjang lebar menanggapi tingkah Eunhyuk yang menurutnya sangat berlebihn.

 

Eunhyuk tidak mendengar ucapan Teukie dan mengenggam kedua tangannya dengan erat, dia takut, gugup semuanya menjadi satu, dia takut dengan apa tanggapan Rae Bin setelah dia mengatakannya.

**

 

“Kapan kalian menyiapkan ini semua?”tanya Rae Bin yang sudah rapih berjalan santai menuju meja makan apartemennya, disana sudah duduk tiga orang adiknya yang menunggunya.

 

“It’s secret”ucap Yong Soon sambil menyumpit potongan telur gulung yang dihidangkan di meja makan namun sebelum Yong Soon bisa mengambilnya dengan cepat Je Ri menepuk tangan Yong Soon membuat telur itu jatuh kembali ke tempatnya, Je Ri menatap Yong Soon tajam, kebiasaan sekali makan duluan. Yong Soon mengembungkan pipinya kesal.

 

Rae Bin menarik kursi tepat disamping Yeon Ji.

 

“Semalaman onnie..kau tahu…kami baru tidur pukul 3 karena ingin membuat kejutan ini…”ucap Yeon Ji.

 

Rae Bin tersenyum kemudian mengacak-acak rambut Yeon Ji.

 

“Gomawo..kalian sahabat terbaikku”ucap Rae Bin.

 

“Ah…bukan sahabat tapi adik…Onnie..usiamu bertambah satu tahun artinya kau tambah tua..”Yong Soon berkata dengan santai seperti kebiasaannya.

 

“Ya..satu bulan lagi kau juga akan bertambah tua nyonya Cho”balas Rae Bin.

 

“Setidaknya onnie duluan yang bertambah tua…”Yong Soon tetap tidak mau kalah membuat kedua gadis yang lain mendesah pelan, kalau sudah seperti ini pasti tidak akan selesai, keluh Yeon Ji dalam hati.

 

Rae Bin POV

 

Aku merebahkan tubuhku ke atas sofa,kekenyangan setelah sarapan dengan banyak sekali menu yang Je Ri buat, jinjja dia benar-benar ingin membunuhku, memintaku untuk menghabiskan semuanya-__-

 

“Onnie…Eunhyuk Oppa sudah mengucapkan selamat ulang tahun padamu?”tanya Yeon Ji yang mendudukkan tubuhnya disampingku, aku menoleh padanya dan menggeleng, ne dia belum mengucapkan selamat ulang tahun, jangankan ucapan itu, mengabariku saja dia tidak sejak kemarin, aku tahu dia sedang sangat sibuk, konser dua hari di Osaka, mungkin itu yang membuatnya tidak bisa menghubungiku, tidak apa-apa sih aku mengerti keadaannya, yang penting hari ini dia pulang dan bisa istirahat, akhir-akhir ini dia sangat sibuk, aku terkadang suka cemas dengan kesahatannya itu.

 

“Mwo?!pacar macam apa itu?!isshh dasar Eunhyuk Oppa”Yeon Ji malah terlihat kesal, aneh sekali gadis ini, harusnyakan aku yang kesal.

 

“Gwenchana,..dia sedang sangat sibuk..lagipula hari ini mereka pulang kok”jawabku membelanya.

 

“Mereka sudah sampai bandara”ucap Yong Soon yang baru keluar dari dapur, aku mengangguk mengiyakan, mungkin Kyuhyun yang mengabarinya, terkadang aku iri dengan pasangan itu, meski mereka sering bertengkar tapi Kyuhyun selalu perhatian pada Yong Soon apalagi sejak mereka menikah, apa aku juga berpikir untuk menikah seperti mereka? Ah anni..anni..aku hanya berpikir mungkin..aisshh tentu saja aku ingin menikah tapi tidak dalam waktu dekat ini, apa yang akan ibuku katakan kalau aku bilang aku akan segera menikah dengan Hyukkie, ibuku saja baru menyetujui hubunganku dengan Eunhyuk dan ibuku juga masih terlihat tidak terlalu suka, masa aku langsung bilang aku ingin menikah dengannya, tidak, aku tahu apa jawaban ibuku nantinya.

 

Aku mengambil handphoneku yang aku letakkan di meja samping sofa, memandangi layarnya sekilas, kenapa dia tidak mengabariku juga kalau sudah sampai di Seoul, setidaknya aku tahu dia baik-baik saja, tidak apa-apa kalau dia lupa ulang tahunku, please hanya bilang aku sudah sampai itu cukup, aku khawatir padanya.

 

Aku mendesah pelan dan mengamati kegiatan adik-adikku, Yeon Ji yang sibuk menonton TV, Yong Soon yang sibuk dengan laptopnya dan Je Ri..kemana gadis itu?ah dia memang selalu menghilang tiba-tiba dan muncul tiba-tiba.

 

Eunhyuk POV

 

Begitu sampai di dorm, dengan cepat aku menaruh tasku dan keluar lagi dari kamar, mengambil kunci mobilku.

 

“Aku pergi dulu hyung”seruku pada semuanya.

 

“Eoh..semoga berhasil”aku mendengar suara Teukie hyung sebelum aku kelur pintu, aku menghembuskan nafas perlahan, aku yakin semuanya akan baik-baik saja, ne.

 

Dengan cepat aku membawa mobilku menuju apartemen Rae Bin, sampai di depan apartemennya, aku segera mengambil handphoneku dan mengirimkan sms pada gadis itu untuk menemuiku di bawah.

 

Tak lama kemudian aku melihat sosoknya keluar dari apartemennya,senyum terkembang di wajahku, jinjja padahal hanya dua hari tidak bertemu, dengan melihat wajahnya aku benar-benar merasa sangat merindukannya. Dia melihat mobilku dan berjalan menghampiriku, aku membuka kaca mobilku.

 

“Ya..kenapa meminta bertemu disini..kenapa tidak ke atas saja?”tanyanya.

 

Aku tersenyum sekilas padanya.

 

“masuk..”ucapku.

 

Dia membulatkan matanya seakan tidak percaya dengan apa yang baru aku katakan.

 

“Ayo masuk..sayang…”kataku lembut, dia masih terpaku di tempatnya, kenapa gadis ini jadi lambat berpikir, apa aku kurang jelas meminta.

 

“Hari ini hari ulang tahunmu dan sepanjang hari ini aku akan menjadi pelayanmu yang akan menemanimu..kajja masuk…”ucapku lagi.

 

“Tapi..kau kan baru pulang…aku…”

 

“Ayo cepat masuk..kau tidak mau semua orang tahukan..seorang Eunhyuk Super Junior sedang menjemput kekasihnya yang bernama Shin Rae Bin..masuk…”kataku lagi, dia mendesah pelan, kemudian membuka pintu mobilku.

 

“Ya..memangnya kau tidak capek..kau baru saja sampai kan…”katanya begitu sudah masuk ke dalam mobilku.

 

“Tidak juga..aku sudah sampai dua jam yang lalu…ketempat mana kita akan pergi pertama?”tanyaku.

 

“Hyukkie-ya..pulanglah ke dorm…kau itu baru sampai..aku tahu kau belum tidur..”katanya lagi.

 

“Ara..game center…kita kesana”ucapku dengan senang tanpa mempedulikan kata-katanya lagi, dia terlalu berlebihan, aku memang belum tidur, aku lelah tapi saat melihatnya aku rasa aku tidak lelah lagi.

 

Rae Bin POV

 

Aku tidak habis pikir dengan namja ini, aku tahu dia sangat lelah, dia baru saja sampai setelah perjalanan dari Jepang dan apa maksudnya dengan mengajakku kesini, padahal sudah jelas-jelas dia butuh tidur.

 

Dia menarik tanganku masuk ke dalam game center.

 

“Ayo mai hockey dulu…”katanya penuh semangat, seperti anak kecil, sekarang aku berpikir, dia yang ulang tahun, kenapa dia yang tampak sangat bersemangat sekali.

 

Dia menarik tanganku ke permainan hockey, aku menatapnya malas, aisshh jinjja, apa dia tidak merasa lelah, dasar bodoh. Aku hanya dia didepan permainan itu.

 

“Wae? Ayo mulai”katanya menatapku bingung.

 

“Kau butuh tidur…dorm adalah tempatmu bukan disini”kataku datar.

 

Dia berjalan menghampiriku.

 

“Aku tidak butuh tidur cukup dengan melihatmu…lagipula aku tidak mau melewatkan hari yang spesial untuk gadisku yang tersayang..jadi nikmatilah hari ini bersamaku..ara…dan senyum…”ucapnya sambil menyentuh wajahku, menyentuhkan tangannya menyuruhku membentuk senyuman di wajahku, aku tersenyum tipis, kenapa dia selalu bisa membuatku luluh, dengan tatapanannya, senyumnya dan kini kata-katanya.

 

Padahal niatku baik, aku tidak mau membuatnya sakit tapi dia sendiri yang melakukannya, dasar Hyukkie babo.

 

Apa yang kami lakukan setelah itu? tentus aja mencoba semua permainan disitu, kalau dibilang aku tidak senang, itu bohong, sudah lama sekali aku dan Eunhyuk tidak pernah pergi bersama seperti ini, menghabiskan waktu bersama-sama dengan seperti ini, dia sangat sibuk dan aku mengerti dengan hal itu, aku tidak memaksanya untuk selalu bertemu denganku, aku hanya menanyakannya lwat telepon dan sms, isinya lebih banyak memintanya untuk menjaga kesehatannya dan hari ini aku benar-benar senang akhirnya aku bisa merasakan lagi berjalan-jalan bersama Eunhyuk.

 

“Ok..aku akan mengalahkanmu Shin Rae Bin!”serunya sambil memegang bola basket dengan tatapan penuh keyakinan bahwa kali ini dia bisa mengalahkanku, hei sejak tadi dia belum bisa mengalahkanku, sudah tiga kali, walaupun aku sudah jarang bermain basket tapi sepertinya kemampuanku masih baik buktinya Eunhyuk masih belum bisa melewati poinku sejak tadi.

 

“Keureu coba saja Lee Hyukjae”kataku sambil menatapnya dengan tatapan sedikit mengejek.

 

 

**

 

Setelah puas bermain di game center dengan hasil permainan basket, dia tetap tidak bisa mengalahkan poinku meski sudah enam kali mencoba.

 

“katakan aku lebih hebat darimu”ucapku.

 

“Hah..ara..ara…aku hanya mengalah karena hari ini ulang tahunmu..berarti aku tidak boleh membuatmu kecewa..sebenarnya aku bisa saja mengalahkanmu…”katanya menyangkal, aku terkekeh pelan.

 

“Baiklah..bagaimana kalau besok kita bertanding lagi dan kita buktikan siapa yang lebih hebat..tidak perlu mengalah lagikan besok…”ucapku.

 

Dia terdiam kehabisan kata-kata.

 

“Aku lapar..ayo makan…”katanya mengalihkan pembicaraan dan berjalan lebih dahulu ke mobilnya, aku tersenyum kecil dan mengejar langkahnya.

 

“Ya..kau berusaha menghindar ya..akui saja kau tidak bisa mengalahkanku..”seruku padanya yang berjalan di hadapanku.

 

Kami makan disalah satu restoran yang tidak jauh dari tempat tadi, dia terlihat sangat kelaparan, seperti tidak makan beberapa hari.

 

“Memangnya kau belum makan tadi?”tanyaku melihatnya makan begitu lahap.

 

Dia menggeleng. Mwo? Dia belum makan sejak sampai disini dan malah menjemputku bukannya makan dulu, isshh dia ingin sakit sepertinya, dia itu…

 

“ya..kenapa tidak makan dulu..kalau kau sakit bagaimana..sudahlah kita pulang saja..kau memaksakan dirimu tau”kataku sedikit kesal, sepertinya yang sudah kubilang dari awal aku tidak peduli dia lupa dengan ulang tahunku asal aku tahu dia baik-baik saja, dia sehat, itu cukup.

 

Dia berhenti makan dengan tiba-tiba begitu aku selesai berbicara.

 

“Aniya..maksudku aku belum makan lagi setelah aku makan siang sayang…jangan marah-marah dulu..hari ini kan hari ulang tahunmu..jadi kau harus selalu tersenyum..aratta?”katanya kemudian kembali menyantap makananannya, aku mendesah pelan, dia selalu saja bisa menyangkal, dia selalu saja seperti itu.

 

Eunhyuk POV

 

Selanjutnya aku mengajaknya ke pinggir sungai Han, sangat sulit untuk kami kencan di tempat yang ramai jadi aku membawanya kesini. Dia menyenderkan kepalanya di bahuku, saat ini kami sedang duduk berdampingan menikmati pemandangan sungai Han.

 

“Sudah lama sekali kita tidak seperti ini..”ucapnya perlahan.

 

“Nde..mianhe..aku sangat sibuk dan mengabaikanmu”kataku.

 

Dia menegakkan tubuhnya dan menatapku dalam sambil menggeleng.

 

“Hei..itu tanggung jawabmu..kenapa minta maaf,,,sudah seharusnya aku mengerti akan hal itu..”katanya.

 

Aku mengelus kepalanya perlahan dan tersenyum padanya.

 

“Gomawo..”ucapku, dia tersenyum dan kembali merebahkan kepalanya dia bahuku.

 

Tiba-tiba aku ingat, aku belum memberikannya ucapan ulang tahun juga hadiah dan sup rumput laut. Aku melepaskan kepalanya dari bahuku, dia menatapku bingung.

 

“Tunggu disini sebentar”kataku kemudian berdiri dari dudukku dan berlari menuju mobilku, aku mengambil sebuah bungkusan biru muda di belakang, sebuah tempat makan yang aku letakkan dibelakang juga, begitu semuanya dapat aku segera kembali ke tempat tadi.

 

Dia menatapku aneh saat aku membawa barang-barang itu.

 

“Hari ini adalah hari ulang tahun Shin Rae Bin dan pelayanmu hari ini ingin mengucapkan selamat ulang tahun.. dan igo hadiah untukmu..”kataku sambil tersenyum padanya.

 

Rae Bin mengambil bungkusan biru muda itu dari tanganku.

 

“Bukalah..”kataku menyuruhnya mmebuka, dia pun mulai mmebukanya dan terlihatlah sebuah boneka beruang kecil berwarna coklat muda dan di tubuhnya ada tulisan Hyukkie, dia tersenyum sekilas, sebelum menatapku.

 

“Kenapa beruang? Apa kau terlihat seperti beruang sekarang?”tanyanya.

 

Aku tertawa kecil.

 

“Beruang lebih lucu sepertinya…”kataku.

 

“Tapi..aku lebih suka monyet…”ucapnya.

 

“keureu..anggaplah itu monyet…”lanjutku.

 

“Bercanda..beruang atau monyet tidak penting…yang penting siapa yang memberikannya”katanya kemudian berjalan menghampiriku dan tiba-tiba saja memelukku, aku sedikit kaget dengan perlakuannya ini.

 

“Gomawo..kau sudah mengorbankan waktu istirahatmu untukku”katanya, aku mengelus kepalanya perlahan.

 

“Ah..ada yang kurang..ulang tahun kurang lengkap tanpa sup rumput laut..ayo dimakan..”kataku melepas pelukannya lalu mulai duduk kembali dan membuka tempat makan yang aku bawa, dia mendekat padaku, aku mengambil sendok dan menyuapinya.

 

“Mashitta?”tanyaku padanya. Dia mengangguk.

 

“Kau yang membuat?”tanyanya, aku hanya tersenyum, bukan aku yang membuat tapi Wookie.

 

“Aku tahu pasti Wookie Oppa..bukan kau”katanya sambil tersenyum mengejek lalu mengambil tempat makan itu dari tanganku dan menyuap sendiri.

 

 

Rae Bin POV

 

Eunhyuk bilang ada satu tempat lagi yang ingin dia kunjungi bersamaku, aku menebak-nebak apa tempat itu, masalahnya dia tidak mau memberi tahuku, hari sudah mulai gelap, tidak terasa sudah hampir seharian aku bersamanya, suatu hal yang jarang sekali aku lakukan dengannya.

 

Tiba-tiba dia memberhentikan mobilnya tepat di sebuah taman, rasa-rasanya aku mengenal tempat ini, aku memperhatikannya sekilas lewat jendela mobil lalu beralih padanya.

 

“Ayo turun”katanya, dia mulai turun dari mobil, aku masih mengingat-ingat dimana ini? Aku merasa pernah kesini.

 

Aku turun dari mobil, masih memikirkan ini dimana, tiba-tiba dia sudah ada disampingku.

 

“Masih ingat tempat ini?”tanyanya, aku menengok padanya, dia tersenyum, aku menggeleng, aku benar-benar lupa.

 

“Keureu..biar aku mengingatkanmu..”katanya.

 

Apa maksudnya? Jadi aku pernah kesini bersamanya?kapan?

 

“Hari itu…aku sedang kesal dengan hyungdeulku..aku memutuskan kesini untuk sekedar menenangkan pikiranku..aku tidak sengaja kesini dan tiba-tiba saja..aku melihat seorang anak kecil yang sepertinya sedang tersesat karena aku adalah orang baik aku menghampiri anak kecil itu ingin membantunya namun saat aku dekati anak itu malah menangis dan setelah itu datang seorang gadis yang marah-marah padaku karena telah membuat anak kecil itu menangis…dia bahkan sampai memaki-makiku..aku yang sedang kesal semakin kesal…memangnya dia pikir aku salah apa..dan dia juga tidak sadar aku siapa…seenaknya saja memakiku seperti itu…”

 

Aku merasa tahu cerita itu..itu kan…Omona? itu kejadian tiga tahun yang lalu, saat aku pertama kali bertemu dengannya, jadi disini? Wow aku bahkan sudah lupa akan hal itu dan dia masih ingat.

 

“Hyukkie..”ucapku, dia menghentikan kata-katanya, aku menatapnya tidak percaya, dia masih ingat semua ternyata.

 

“Kau ingat?”tanyanya sambil tersenyum menunjukan senyum gusinya itu, aku mengangguk perlahan.

 

“Babo..namja yang sangat menyebalkan yang telah membuat sepupu kesayanganku menangis…itu kau”ucapku.

 

“Padahal aku tidak berbuat apa-apa…tidak apa kau memakiku karena pada akhirnya aku bisa mengenalmu…”katanya lagi sambil tersenyum.

 

Dalam hati aku juga mengiyakan kata-katanya, kalau bukan karena itu aku mungkin tidak akan mengenalnya, maksudnya mungkin aku akan mengenalnya sebagai salah satu member Super Junior tapi tidak dengan mengenalnya dengan dekat, apa itu artinya takdir? Mungkin, ya aku hanya berharap dia memang takdirku, satu-satunya harapanku di hari ulang tahunku ini, aku berharap dialah takdirku.

 

“Aku bahkan hampir lupa tempat ini..sudah lama sekali…”kataku sambil mengamati taman yang sepi kalau sudah malam seperti ini.

 

“sudah lama tapi bagiku rasanya seperti kemarin..”ucapnya.

 

Ya walaupun sudah lama aku juga merasa seperti baru saja kemarin.

 

“Sudah..ayo pulang..kau harus istirahat”kataku sambil menoleh padanya, dia menggeleng, bukankah dia bilang ini tempat terakhir yang ingin dia kunjungi bersamaku.

 

“Ada satu lagi…”ucapnya.

 

Dia berjalan perlahan mendekat padaku, aku hanya menatap wajahnya dengan tatapan bingung, apa yang dia inginkan, dia berhenti tepat di hadapanku menarik tanganku dan mengenggamnya.

 

“Hari ini adalah hari ulang tahun gadis yang sangat kucintai Shin Rae Bin..di hari bahagianya ini aku ingin memintanya untuk…maukah kau menikah denganku?”Eunhyuk menatapku dalam, aku seakan tidak mengerti apa yang baru saja dia katakan, ara aku tahu dia memintaku untuk menikah dengannya dan itu berarti…mwo?! dia melamarku?!

 

Dia masih menatapku menunggu ucapan yang akan aku keluarkan, aku sendiri bingung harus menjawab apa, bukan aku bingung karena aku tidak mau semuanya lebih karena aku merasa ini sangat cepat dan..aku masih berusaha mencerna semuanya..jadi benar dia melamarku.

 

“Shin Rae Bin maukan kau mengganti nama keluargamu menjadi Lee?”tanya Eunhyuk lagi. Jinjja, dia memang melamarku.

 

Terdiam, terpaku, bingung harus menjawab apa, merasa ini semua adalah mimpi, itu yang aku rasakan.

 

“Hyukkie-ya..”lirihku.

 

“Hemmm….”gumamnya masih menatap mataku dalam menunggu aku mengucapkan sesuatu.

 

“Aku bersedia…”ucapku dengan perlahan, bahkan aku merasa bergetar mengatakan kata-kata itu, dia tersenyum senang, matanya memancarkan sebuah kelegaaan, dia terus mengenggam erat tanganku.

 

“Jinjja?”tanyanya seakan tidak percaya.

 

“Aku bersedia Hyukkie..”kataku sekarang lebih mantap dan selanjutnya aku merasakan dia menarikku ke dalam pelukannya, aku melingkarkan tanganku dipinggangnya.

 

“Gomawo…kau tahu betapa gugupnya aku hanya untuk mengatakan itu..aku takut kau akan menolakku…”ucapnya.

 

Aku tersenyum kecil dipelukannya, memangnya aku akan menolaknya? Dengan alasan apa? Tidak ada, aku pasti akan menerimanya.

 

Aku melepas pelukanku dan menatapnya begitu juga dengannya. Dia kembali menarik tanganku dan kemudian dia memasangkan sesuatu di jariku sebuah cincin.

 

“Bersiaplah menjadi nyonya Lee secepatnya”

 

 

Advertisements

2 thoughts on “FF: Birth Day=Proposal Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s