FF: To Know You Part 1(KyuSoon Couple)

Author POV

 

“Finish”

 

Yong Soon tersenyum senang ketika sudah selesai membuat sarapan dan menaruhnya di atas meja makan, tak lama kemudian Kyuhyun datang, dia sudah rapih karena dia ada jadwal pagi ini. Kyuhyun duduk di meja makan, menopang dagunya dengan kedua tangannya memperhatikan Yong Soon yang masih belum sadar kalau Kyuhyun sudah ada disini, begitu dia berbalik Yong Soon sedikit terkejut melihat Kyuhyun yang sudah bangun dan rapih. Kyuhyun tersenyum kecil melihat ekspresi kaget Yong Soon.

 

“Ya..kau mengagetkanku tau..sudah berapa lama kau duduk disitu?”tanya Yong Soon.

 

“Baru saja..masa kau tidak bisa menyadari kedatangan suamimu ini Yongie sayang…”jawab Kyuhyun sambil tersenyum, yang menurut Yong Soon itu senyum menyebalkan seorang Cho Kyuhyun. Yong Soon hanya mendesah pelan kemudian duduk dihadapan Kyuhyun.

 

“Oh ya..aku akan pulang hari ini”ucap Yong Soon.

 

“Pulang?”

 

Kyuhyun tidak mengerti apa yang dimaksud Yong Soon.

 

“Pulang..aku mau pulang ke London..”Yong Soon menjelaskan, Kyuhyun yang sedang mengambil piring di atas meja langsung terkejut dan menatap Yong Soon dengan alis yang bertaut.

 

“Mwo?!untuk apa kau pulang?anni”Kyuhyun langsung melarang Yong Soon, dia tidak akan membiarkan istrinya itu ke London sendirian.

 

“Ayah yang memintaku pulang…ada anak teman ayah yang bertunangan dan mereka memintaku datang juga..”Yong Soon menjelaskan alasan kenapa dia ingin pulang.

 

“Untuk apa mereka mengundangmu juga?”tanya Kyuhyun.

 

“Mollaso…ayah juga mengajakmu tapi aku bilang kau sedang sibuk…”jawab Yong Soon lagi.

 

“Aku tidak sibuk…aku bisa ikut denganmu…”

 

“Kau ada SS4 kyu…jangan yang aneh-aneh deh…aku akan pergi sendiri…”Yong Soon menekankan kembali niatnya untuk pulang.

 

“Shiro!kau tidak boleh pergi ke London sendiri…”

 

Yong Soon memutar bola matanya, kenapa sifat protekti suaminya ini sangat-sangat berlebihan.

 

“Kenapa tidak boleh sendiri? Tidak akan terjadi apa-apa padaku…aku sudah biasa sendiri ke London…lagipula..aku akan kembali saat SS4 dimulai…”Yong Soon mencoba memberi alasan kembali.

 

“kau memang harus kembali saat SS4..kau harus ada di backstage……”ucap Kyuhyun.

 

“Shiro!aku tidak mau di backstage..aku akan menonton kalian dari rockpit..”ucap Yong Soon sambil tersenyum.

 

Kyuhyun kaget mendengar perkataan Yong Soon, bukankah gadisnya ini paling tidak suka harus melihat konser mereka, makanya Kyu menyuruh Yong Soon untuk di backstage saja tapi kini dia tidak menyangka kalau Yong Soon mau menontonnya dari venue Rockpit.

 

Tiba-tiba handphone Yong Soon berbunyi, dengan cepat dia mengambilnya dan tersenyum sekilas menatap layar handphonenya sebelum kembali pada Kyuhyun.

 

“Yeon Ji sudah menjemputku..dia akan mengantarku ke bandara..aku pergi dulu…”ucap Yong Soon,

 

“Mwo? Kau mau berangkat hari ini…kenapa kau baru bilang..biar aku yang mengantarmu..”Kyuhyun bangkit dari duduknya.

 

“Anni..kau ada jadwalkan pagi ini…jangan mencoba bolos Kyu…”Yong Soon mengingatkan Kyuhyun, Kyuhyun terlihat kesal karena Yong Soon tidak memintanya mengantarnya padahal meski ada jadwal pagi dia pasti akan mengantar Yong Soon terlebih dahulu, kenapa dia harus meminta pada Yeon Ji untuk diantar? Tanya Kyuhyun dalam hati.

 

“Kabari aku setelah kau sampai…”ucap Kyuhyun.

 

Yong Soon tersenyum dan berjalan menghampiri Kyuhyun.

 

“Ara…”dengan cepat Yong Soon mencium pipi Kyuhyun sekilas,membuat Kyuhyun kembali kaget, sepertinya pagi ini dia sudah sering kaget, Yong Soon yang tiba-tiba ingin pulang, Yong Soon yang akan menonton mereka dari venue rockpit dan sekarang Yong Soon tiba-tiba mencium Kyuhyun, hal yang sangat jarang Yong Soon lakukan terutama hanya untuk alasan berpamitan.

 

“Jaga kesehatanmu..aku akan kembali untuk menontonmu..”Yong Soon kembali tersenyum pada Kyuhyun yang masih tidak percaya melihat sikap Yong Soon pagi ini.

 

“Annyeong…”Yong Soon berjalan melewati Kyuhyun dan keluar dari apartemen mereka.

 

Kyuhyun masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi, kenapa Yong Soon jadi aneh seperti itu? kenapa hari ini dia terlihat sangat manis tidak seperti Yong Soon yang biasa?

 

“Aneh sekali dia…”gumam Kyuhyun.

 

Yong Soon POV

 

Akhirnya sampai di London juga, badanku rasanya pegal-pegal semua padahal aku sudah biasa kesini, hemm mungkin karena sudah lama kesini, kalau bukan karena ayah memintaku datang untuk acara yang sangat..ah apa maksudnya mereka memintaku datang juga, hufft sudah tahu aku paling malas datang ke acara seperti itu.

 

Aku hanya membawa satu tas yang aku gendong sekarang, aku kan hanya 5 hari disini untuk apa membawa baju banyak-banyak toh bajuku masih banyak disini, pokoknya sebelum SS4 aku harus sudah kembali, aku sudah janji untuk menontonnya, dia pasti sangat kaget mendengar aku akan menonton dirinya dari venue, alasan kenapa aku mau karena..aku penasaran seberapa mempesonanya dia diatas panggung sampai-sampai banyak sekali yang menyukainya.

 

Sampai di depan bandara, aku melihat seseorang yang aku kenal yang bekerja di rumahku disini, sepertinya ayah memang sangat ingin aku pulang, sampai-sampai dijemput seperti ini.

 

“Agassi..”sapa pria paruh baya itu padaku, aku tersenyum padanya, dia membukakan pintu mobil untukku dan aku pun segera masuk ke dalam, aku ingin segera sampai rumah, untuk tidur.

 

Ah ya aku belum mengabarinya kalau aku sudah sampai tapi..aku sangat mengantuk saat ini, mungkin nanti saja saat aku sudah sampai rumah, aku mulai memejamkan mataku sepanjang perjalanan ke rumah.

 

**

 

Tok..Tok..Tok..

 

Aku mendengar pintu kamarku diketuk, dengan malas aku bangun dari tempat tidurku dan membuka pintu, ternyata itu adalah eommaku.

 

“Eomma…”ucapku.

 

“Yongie-ya..kau baru bangun? Hurry up..kita akan berangkat sebentar lagi…”ucap eommaku membuatku langsung membuka mataku yang masih setengah trepejam.

 

“Mwo? Memangnya hari ini?!”seruku.

 

Eommaku mengangguk.

 

“Memangnya ayahmu tidak bilang…”

 

Aku menggeleng, ayah tidak bilang kalau hari ini, jinjja? Aku baru sampai dan aku harus menghadari acara itu ?! that’s good ><

 

“Mungkin dia lupa..yasudah cepat ganti baju..ibu tunggu dibawah sebentar lagi ayahmu pulang…ok sayang…”

 

Sesudah itu ibuku sudah berlalu dari kamarku dan meninggalkanku yang mematung di depan kamarku, malam ini? Aku baru sampai dan aku harus ke pesta malam ini juga? Ayah, bagus sekali, kenapa tidak saat aku baru datang aku langsung dibawa ke pesta, dengan malas aku menutup pintu kamarku dan berjalan ke kamar mandi.

 

**

 

Aku turun ke bawah dengan malas, baru sampai tangga terkahir ibu sudah memanggilku.

 

“Yongie..pakai ini…”ucapnya sambil menunjukan benda yang tidak akan pernah aku gunakan, never, dia menunjukanku sebuah heels berwarna krem sesuai dengan warna dressku, ya ibuku kembali berhasil memaksaku memakai dress, shiro, kenapa aku harus diundang ke acara formal, aku paling tidak suka itu.

 

“I’m never gonna wear it mom”ucapku.

 

“You must honey…it’s formal occasion…”ucap ibuku lagi.

 

Aku menghela nafas perlahan.

 

“Sudah siap semua?”tanya ayahku yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah, juga dengan pakaian yang sangat rapih.

 

“Dia tidak mau memakai sepatunya sayang…”ibuku menatap ayahku meminta bantuan agar aku mau memakai sepatu ini, tidak ayah tidak boleh ikutan membujukku karena aku pasti akan langsung luluh.

 

“Yongie..you will look more beautiful with that heels..wear itu..”ayahku mulai dengan bujukannya.

 

“Dad..please..i can’t”aku memasang wajah termelasku padanya namun sedetik kemudian dia tersenyum.

 

“Let’s go..”katanya.

 

Aku mendesah pelan, aku kalah, dengan sangat terpaksa aku memakainya, untung tidak terlalu tinggi, setidaknya tidak akan membuat kakiku sakit, aku berjalan dengan perlahan di belakang kedua orang tua, huaaa shiro!!><

 

Seperti semua acara formal, membosankan, kenapa mereka mengundangku juga, aku berjalan bersama ayah dan ibuku masuk ke dalam sebuah rumah yang sangat luas, mereka hebat, siapapun yang membuat dekorasi rumah ini seakan-akan bukan sebuah rumah tapi sebuah gedung, hebat. Aku masih memandangi kagum setiap dekorasi disini, terkadang ayah berhenti jika bertemu dengan teman-temannya, lalu mengenalkanku, aku hanya tersenyum pada mereka, sepertinya mereka tidak tahu aku sudah menikah, baguslah, tidak ada pertanyaan soal pernikahan.

 

Aku tidak terlalu tertarik untuk melihat acara pertunangannya, jadi aku lebih memilih tidak bersama orang tuaku dan hanya berdiri di belakang, tidak ada hal asyik yang bisa aku lakukan, aku ingin pulang, setelah mengambil minum, aku berjalan ke taman belakang yang juga ramai dengan para tamu, wow i bet how many guests that they invite, much i think. Aku duduk disalah satu tempat duduk disana dan mulai membuka handphoneku.

 

Kenapa aku jadi merindukannya ya? Sedang apa dia di Seoul? Pasti sedang latihan. Aisshh jinjja kenapa baru sehari-mungkin, aku tidak terlalu menghitung perbedaan waktu Seoul dan London, anggap saja sudah sehari-sudah merindukannya? Akhir-akhir ini aku jadi semakin sering merindukannya, hatiku benar-benar sudah terikat pada namja bodoh itu. aku tersenyum menatap layar handphoneku, aku ingat belum mengabarinya kalau aku sudah sampai, tidak bisa dibayangkan betapa cemasnya dia, dia kan selalu berlebihan=.=

 

“Anita…”

 

Aku mendengar namaku dipanggil, aku mendongakkan kepalaku dan ada seorang namja berdiri di hadapanku sambil tersenyum, aku menatapnya dengan seksama, apa dia kenal denganku? Siapa dia ya?

 

Aku mencoba mengumpulkan ingatanku tentang orang dihadapanku ini, isshh aku ini benar-benar susah mengingat wajah orang.

 

“Kau masih ingat aku?”tanyanya. berpikir Yongie, siapa namja ini? Ayo ingat, memalukan kalau tidak ingat, dia saja ingat denganmu masa kau tidak, aisshh semakin dipikirkan aku tidak ingat, dia menatapku menunggu jawabanku dengan terpaksa aku menggeleng lemah dengan tatapan merasa bersalah tidak bisa mengingatnya.

 

Namja ini malah tertawa.

 

“Gwenchana..tentu saja kau lupa..terkahir kali kita bertemu saat usia kita masih 7 tahun..Lee Tae Woo..kau ingat sesuatu?”tanyanya lagi.

 

Lee Tae Woo? Mendengar namanya saja aku asing, ya Tuhan aku bertemu dengannya saat usiaku 7 tahun tentu saja aku lupa tapi hebat sekali namja ini masih mengingatku.

 

Aku menggeleng lagi sambil tersenyum penuh rasa bersalah karena tidak bisa mengingatnya.

 

“Aku pernah ke rumahmu dulu dan kau melemparku dengan sepatu disini..kau ingat?”katanya lagi sambil menunjuk pelipisnya.

 

Sebuah kilasan memori muncul dipikiranku, ah ye aku ingat, waktu itu ada namja yang sangat menyebalkan bahkan lebih menyebalkan dari Kyu yang datang ke rumahku, jadi dia..ya kalau tidak salah namanya ada Woo-nya..jadi Lee Tae Woo..Omo aku tidak menyangka ini dia.

 

“Tae Woo…ah..aku ingat”kataku sambil tersenyum.

 

“Jinjja? Joha…aku pikir akan sulit membuatmu ingat ternyata hanya dengan kejadian itu kau ingat…”lanjutnya.

 

“Mian aku tidka sengaja waktu itu…”

 

“Ne..gwenchana..itu sudah lama sekali saat kita masih kecil…boleh aku duduk disini?”tanyanya meminta izin.

 

Aku baru ingat sejak tadi dia berdiri, seharusnya aku mempersilahkannya duduk, babo!

 

“Ne..ne…”

 

Dia pun duduk tepat disampingku.

 

Kyu POV

 

Aku menatap jam di ruang latihan dengan kesal, seharusnya dia sudah sampai, kenapa dia belum mengabariku juga, jinjja gadis itu, dia hanya manis dihari itu setelahnya dia kembali cuek, sepertinya dia kemarin seperti itu agar aku mengijinkannya pergi.

 

“babo..”gerutuku.

 

“Kyu..ada apa denganmu? Kenapa sejak tadi ekspresimu seperti itu..sedang bertengkar lagi dengan Yong Soon?”tanya Sungmin hyung yang duduk disampingku.

 

“Dia pulang ke London dan dia belum mengabariku sampai sekarang…padahal dia sudah janji”aku menceritakan kekesalanku pada Sungmin hyung, hanya dia satu-satunya hyung yang aku percayai untuk tempat bercerita tentang hubunganku dan Yong Soon, hyung yang lain, tidak.

 

Sungmin hyung terkekeh pelan.

 

“Jinjja kalian ini…mungkin Yong Soon masih capek karena baru sampai..aku yakin dia akan menghubungimu…”ucap Sungmin hyung.

 

“Tapi hyung…ah molla…”kataku malas, entah kenapa sejak tadi dia pergi perasaanku sudah tidak enak, tiba-tiba saja aku menjadi cemas dan sekarang semakin cemas karena dia belum mengabariku bahwa dia sudah sampai atau belum. Aku selalu cemas kalau dia pergi kemana-mana sendiri, sama seperti kemarin. Gadis itu selalu bisa membuatku khawatir.

 

“Kenapa kau jadi cemas begitu Kyu? Dia kan memang sering ke London sendiri…”ucap Sungmin hyung.

 

“Arasso entahlah..aku belum tenang kalau dia belum bilang bahwa dia sudah sampai disana…”kataku lagi.

 

Sungmin menghela nafas perlahan.

 

“Ya sudah..aku yakin dia baik-baik saja..ayo lanjut latihan…”Sungmin hyung bangkit dari duduknya lebih dahulu, dengan masih berharap sms atau telepon dari Yong Soon aku berdiri dari dudukku dengan malas dan terus menatap layar handphoneku, tenang Kyu mungkin kata Sungmin hyung benar, Yongie sudah sampai tapi dia masih capek dan belum sempat mengarabariku, aku yakin dia baik-baik saja. Tentu saja dia baik-baik saja.

 

Saat aku ingin berkumpul ke tengah bersama hyungdeulku yang lain tiba-tiba perasaanku semakin tidak enak, kenapa ya?

 

“Kyu..palli!”seru Teukie hyung.

 

Aku menenagkan perasaanku sendiri, semua baik-baik saja, dia sudah sampai disana,dia akan segera menghubungiku.

 

Author POV

 

Yong Soon masih meladeni namja yang sedang mengajaknya mengobrol ini meski dia sedikit bosan dan ingin pulang namun demi kesopanan dia harus melakukannya, dia terkadang hanya tersenyum menanggapi perkataan namja ini atau dia hanya menjawab seadanya saja.

 

Berkali-kali dia melirik handphonenya, malam sudah semakin larut, Yong Soon sudah sangat ingin pulang, dia masih merasa lelah setelah perjalanan dari Seoul ke sini dan haru menghadiri acara ini juga.

 

“Tae Woo-ssi..aku ke dalam dulu..”Yong Soon meminta izin untuk kembali ke dalam, Tae Woo, namja itu mengangguk sambil tersenyum.

 

Di dalam Yong Soon mencari ayahnya, dia ingin pulang duluan. Yong Soon mengedarkan pandangannya mencari sosok ayahnya, ketika dia melihatnya langsung saja dia menghampiri Tuan Choi.

 

“Dad..i wanna go home first..i am really tired…”ucap Yong Soon pada ayahnya.

 

“But..do you know how to go home?”tanya Tuan Choi karena tidak percaya anaknya bisa pulang sendiri, dia sebenarnya merasa bersalah mengajak Yong Soon kesini, dia bisa melihat wajah anaknya sangat lelah.

 

“Yes..don’t worry..”ucap Yong Soon lagi.

 

“I’ll pick you..”lanjut Tuan Choi.

 

“Aniya..aku bisa pulang sendiri dad..it’s not far from here..i really want sleep in my bed right now..”kata Yong Soon.

 

Tuan Choi mengangguk akhirnya mengangguk, Yong Soon mencium pipi ayahnya sekilas kemudian berjalan meninggalkan rumah itu, sebenarnya Tuan Choi ingin mengantar anaknya pulang tapi Yong Soon adalah tipe gadis yang tidak selalu merasa dirinya bisa melakukan apapun sendiri, dia juga tidak suka dianggap istimewa karena siapa ayahnya,tanpa sadar ada seseorang yang mengikutinya, Tae Woo.

 

Yong Soon tersenyum ketika berpapasan dengan orang-orang saat dia berjalan keluar rumah, sampai di luar gerbang rumah itu, dia mengambil handphonenya di tas, dia benar-benar lupa untuk mengabari Kyuhyun kalau dia sudah sampai, sambil berjalan jarinya mulai mengetik sms untuk Kyuhyun.

 

Yong Soon melihat ke kiri dan ke kanan jalan sebelum menyebrang untuk sampai di halte, dia hanya perlu naik bus sekali dan itu pun tidak sampai 15 menit, kenapa harus diantar segala,pikir Yong Soon. Tae Woo keluar juga dari rumah itu mencari sosok Yong Soon, dia mengedarkan pandangannya mencari Yong Soon yang sudah berjalan lebih dahulu.

 

Tak lama kemudian matanya menangkap sosok Yong Soon yang sedang menyebrang jalan sambil menunduk menatap handphonenya, Tae Woo segera mempercepat langkahnya, dia ingin mengantar Yong Soon, namun tiba-tiba dia melihat dari arah jalan sebuah mobil melaju dengan cukup kencang dan Yong Soon tidak melihatnya.

 

“Anita!”Tae Woo berteriak memanggil Yong Soon namun Yong Soon tidak mendengarnya namun Yong Soon baru sadar ada sebuah mobil dihadapannya ketika cahaya lampu mobil itu menyilaukannya, dia berbalik namun pada saat itu jarak mobil dengan tubuhnya sangat dekat, pengemudi mobil itu berusaha mengerem mobilnya namun tubuh Yong Soon lebih dahulu menyentuh bagian depan mobil itu.

 

Yong Soon POV

 

Aku merasakan suara seseorang memanggilku dengan keras, suara seorang namja, bukan Kyu, aku ingin membuka mataku tapi rasanya kepalaku sangat pusing, aku merasakan kepalaku diletakkan disuatu tempat yang keras, aku merasakan rasa pusing itu berubah pelan-pelan menjadi rasa sakit, jinjja sangat sakit, aku ingin menyentuh kepalaku tapi aku tidak bisa merasakan tanganku.

 

“Anita!”

 

“Yongie!”

 

Aku mendengar suara orang yang banyak dan beberapanya memanggilku,salah satunya ada suara ayahku, ayah kepalaku sangat sakit sekali, aku ingin mengatakan itu pada ayahku tapi aku tidak bisa melihat apa-apa, aku tidak bisa melihat orang-orang yang memanggilku itu.

 

Rasa sakit itu semakin terasa, sangat sakit, aku memejamkan mataku dengan kuat menahan rasa sakitnya namun rasa sakitnya semakin terasa dan setelah itu semuanya tidak terdengar lagi, hening.

 

Author POV

 

Nyonya Choi terus mengenggam tangan Yong Soon yang tidak diinfus dengan wajah sangat sedih, dia mengusap punggung tangan Yong Soon perlahn.

 

“Yongie..bangunlah…”ucap Nyonya Choi dengan terisak, dia kembali memangis sambil mengenggam tangan Yong Soon, dia tidak percaya hal ini akan terjadi pada anaknya, kalau tahu seperti ini, dia akan pulang bersama anaknya saat itu namun semuanya sudah terjadi.

 

Tae Woo berdiri disamping Nyonya Choi, menyentuh pundak nyonya Choi menengakannya.

 

“dia baik-baik saja ahjumma..tidak ada luka dalam…”ucap Tae Woo berusaha tenang meski sebenarnya dia juga cemas karena sejak tadi Yong Soon sama sekali tidak sadarkan diri padahal kata dokter dia tidak terlalu parah karena memang mobil yang menabraknya tidak melaju dengan kecepatan yang tinggi namun karena pengemudinya mabuk makanya dia tidak melihat Yong Soon menyebrang, saat dia ingin mengerem tubuh Yong Soon sudah menyentuh mobil orang itu terlebih dahulu.

 

“Tae Woo-ya..kenapa dia belum bangun juga…”ucap Nyonya Choi frustasi, Tae Woo mendesah pelan dia memandangi wajah Yong Soon, matanya masih terpejam, perban ada di kepalanya juga tangannya, pelipisnya robek sehingga harus dijahit karena kepalanya menyentuh aspal begitu juga tangannya yang tergores aspal, tidak terlalu banyak luka-luka yang didapan Yong Soon tapi entah kenapa dia belum sadar juga.

 

Tiba-tiba pintu ruang rawat Yong Soon terbuka, Tuan Choi masuk dengan terburu-buru, Nyonya Choi kembali menangis, Tuan Choi langsung memeluk istrinya itu.

 

“Dia baik-baik saja…sebentar lagi dia pasti bangun…”ucap Tuan Choi menengakan Yong Soon.

 

“Bagaimana kalau terjadi sesuatu pada kepalanya…”ucap Nyonya Choi dengan nada sangat cemas.

 

“Tidak..dokter tidak bilang itu..nanti setelah dia bangun..dia akan diperiksa lagi..tenanglah…”Tuan Choi kembali menengakan istrinya.

 

“Sebaiknya kau tenangkan dirimu dulu diluar…ayo..”Tuan Choi mengajak Nyonya Choi untuk keluar ruangan rawat agar lebih tenang dan membiarkan Yong Soon untuk istirahat.

 

“Tae woo-ya…tolong jaga Yong Soon sebentar ya..”ucap Tuan Choi meminta bantuan Tae Woo, Tae Woo mengangguk dan setelah itu Tuan Choi membawa Nyonya Choi keluar ruangan.

 

Tae woo duduk di tempat tadi Nyonya Choi duduk, dia menarik tangan Yong Soon dan mengenggamnya.

 

“Seharusnya aku bisa menolongmu saat itu…”lirihnya, dia bangkit dari duduknya dan menyentuh kening Yong Soon yang di perban mengusapnya sekilas.

Advertisements

7 thoughts on “FF: To Know You Part 1(KyuSoon Couple)

  1. Wah.. Jd bgni kejadiannya…
    Feeling nya kyu bener2 kuat. Dia bs merasakan sesuatu yg buruk akan terjadi pd yong soon. Sampe cemas gtu kyu. Ternyata yongie tertabrak mobil. Pasti kyu langsung meluncur ke london tuh. Lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s