FF: Our Secret Sequel (Lost In Seoul)

 

 

Author POV

 

Yong Soon sedang asyik dengan buku bacaannya ketika tiba-tiba handphonenya berbunyi, dengan malas dia menutup buku yang sedang dibacanya, dia menggumam kesal karena keasyikannya diganggu dengan dering telepon itu. Dia berjalan menuju meja belajarnya dan menatap sekilas layer handphonenya itu sebelum menjawabnya.

 

”Wae?”tanya Yong Soon tanpa basa-basi.

 

”Mwo?”Yong Soo  tampak sedikit terkejut dengan pertanyaan orang diseberang telepon.

 

”Tidak..aku sibuk..” jawab Yong Soon malas, dia terdiam sejenak tidak lama kemudian dia memutar bola matanya dan mendesah pelan.

 

”Aisshh…ara jemput aku…”Yong Soon kembali berkata.

 

”Mwo?!” dia kembali terkejut namun sedetik kemudian sambungan telepon sudah ditutup, Yong Soon mendnegus kesal menatap layar handphonenya.

 

”Anak itu..”gerutu Yong Soon.

 

Dengan langkah malas Yong Soon berjalan menuju lemarinya memilih baju sebentar kemudian berganti baju.

 

Dia mengambil tas selempanganya memasukan handphonenya ke dalam tas lalu keluar kamarnya.

 

**

 

Yong Soon berdiri di sebuah halte yang sepi pada siang hari ini, langit yang mendung juga udara yang mulai dingin karena sudah hampir masuk musim dingin membuat Yong Soon memasukan kedua tangannya ke dalam saku sweaternya.

 

”Mana anak itu?!”gerutu Yong Soon sambil menoleh ke kanan dan ke kiri mencari seseorang.

 

Tak lama kemudian seorang gadis dengan rambut kuncir kuda berjalan dengan cepat sambil tersenyum saat melihat Yong Soon yang sedang menunggu di halte.

 

”Ya…kau datang juga..sudah lama menunggu?”tanya gadis itu tanpa rasa bersalah telah membuat sahabatnya itu lama menunggu.

 

”Aku tidak mau dimarahi Yesung Oppa karena kau hilang…”jawab Yong Soon dengan tatapan kesal pada gadis yang tidak lain adalah Yeon Ji, Yeon Ji hanya nyengir tanpa rasa bersalah.

 

Dia yang meminta Yong Soon menemaninya jalan-jalan hari ini, awalanya Yong Soon menolak apalagi sekarang sedang hari libur namun dia juga tidak tega membiarkan sahabatnya ini keluyuran di kota Seoul sendirian, kalau hilang bagaimana? Apalagi Yeon Ji itu buta arah, akhirnya dengan terpaksa dia menuruti keinginan gadis yang usianya beberapa bulan saja dibawahnya.

 

”Gomawo…kajja…”

 

Yeon Ji menggamit lengan Yong Soon kemudian menaiki bis yang kebetulan sudah datang.

 

”Kita mau kemana?”tanya Yong Soon sambil duduk tepat disamping Yeon Ji.

 

”Keliling Seoul”jawab Yeon Ji cepat.

 

”Mwo?!kau gila?!”Yong Soon tidak habis pikir dengan kemauan Yeon Ji, keliling Seoul memang dia pikir Seoul itu kecil.

 

”Aku benar-benar sedang bosa Yong Soon-ah…jadi..aku ingin jalan-jalan seharian ini dan kita baru akan pulang nanti malam…”ucap Yeon Ji dengan penuh penekanan pada pulang malam, Yong Soon menatap gadis disampingnya ini dengan tatatapan tidak percaya, dia belum bilang pada Kyuhyun.

 

Yeon JI sedang asyik menikmati pemandangan diluarnya, Yong Soon tidak tahu mereka kemana, Yeon Ji hanya bilang mereka baru akan turun jika bis berhenti di tujuan akhir, Yong Soon sebenarnya ingin menolak ide gila ini tapi Yeon Ji orangnya keras kalau dia ingin ini maka harus dituruti begitu juga kali ini, mau meninggalkannya, dia tidak tega, sama seperti alasan awal Yeon Ji buta arah.

 

”Wah…aku belum pernah sampai ke daerah ini…”ucap Yeon Ji kagum dengan pemandangan disampingnya, hutan-hutan kecil juga danau.

 

Yong Soon mendesah pelan, jadi hari ini dia akan menjadi baby sitter Yeon Ji o.O

 

”Yeon Ji-ya..kau sudah bilang pada Yesung Oppa?”tanya Yong Soon.

 

”Belum..”jawab Yeon Ji singkat, dia merogoh tas selempanganya kemudian mengambil handphonenya dan menunjukannya pada Yong Soon.

 

”Tidak ada yang tahu kita pergi..aku mematikan handphoneku..pokoknya aku sedang ingin pergi jauh..”lanjutnya.

 

”Ya!kau ini kenapa sih? Sedang bertengkar dengan Yesung Oppa, hah?”tanya Yong Soon lagi yang merasa aneh dengn sikap sahabatnya yang tidak biasanya seperti ini, seakan-akan dia sedang menghindari semua orang.

 

”Tidak..aku hanya sedang bosan dan ingin jalan-jalan saja..”jawabnya.

 

”Oh ya mana handphonemu?”tanya Yeon Ji pada Yong Soon.

 

”Untuk?”Yong Soon bertanya balik, Yeon Ji menengdahkan tangannya meminta handphone Yong Soon, dengan heran Yong Soon menyerahkan handphonenya pada Yeon Ji.

 

Tiba-tiba saja Yeon Ji mengambil baterai handphone Yong Soon dan menyimpannya kemudian menaruhnya ditasnya sedangkan handphone Yong Soon dikembalikan.

 

”Igo”katanya santai.

 

”Ya!kenapa kau mengambil bateraiku?!”seru Yong Soon kesal.

 

”Kan sudah kubilang tidak ada yang tahu kita pergi dan tidak ada yang boleh tahu…jadi Kyuhyun juga tidak boleh tahu…pokoknya kita akan bersenang-senang hari ini”jawab Yeon Ji sambil tersenyum senang, Yong Soon tidak habis pikir dengan kelakuan Yeon Ji dan hanya menghela nafas perlahan.

 

**

 

Member Super Junior baru saja selesai latihan persiapan Super Show 4 ketika Kyuhyun dengan terburu-buru keluar ruangan.

 

”Buru-buru sekali…”gumam eunhyuk.

 

”Biasa…pasti dia mau menelepon Yong Soon..mana betah dia sehari tidak mendengar suara gadisnya itu…”Sungmin menjawab gumaman Eunhyuk.

 

”Ketemu terus bertengkar…tidak ketemu seperti itu..pasangan aneh…”lanjut Eunhyuk.

 

”Yah…daripada pasangan itu..”ucap Sungmin sambil menoleh pada Donghae yang sedang duduk dipojokan dengan handphone ditelinganya, sesekali dia tersenyum sendiri membuat yang lain menatapnya aneh.

 

”Itu sih tidak usah ditanya…setiap hari..setiap jam..Donghae kaya juga ya…setipa hari pakai telepon internasional…”kata Eunhyuk.

 

”Bukan kaya tapi tidak pelit…”ucap Sungmin lagi, membuat Eunhhyuk mendelik kesal.

 

Diluar ruangan Kyuhyun sedang menghubungi gadisnya itu. Sudah berkali-kali dia mencoba menghubungi gadisnya itu tapi nomornya tidak aktif.

 

”Isshh..kemana gadis itu…”gerutu Kyuhyun sambil menatap kesal handphonenya.

 

Tiba-tiba Yesung keluar dari ruangan juga dengan wajah kesal, Kyuhyun meliriknya sekilas sebelum Yesung berjalan lebih jauh.

 

”Yesung hyung kenapa”gumam Kyuhyun.

 

 

**

 

”Ah..sudah lama tidak jalan-jalan seperti ini…”seru Yeon Ji sambil merentangkan tangannya ke udara dan memejamkam matanya merasakan udara sore hari yang cukup sejuk di pingiran kota Seoul.

 

Yong Soon yang duduk tidak jauh darisana hanya mendesah pelan, dia ingin pulang. Yeon Ji asyik memandangi danau dihadapannya dengan senyuman dibibirnya, lain dengan Yong Soon yang duduk dengan gelisah.

 

”Aku benar-benar menjadi baby sitternya hari ini..”lirih Yong Soon sambil memejamkan matanya dan menyandarkan tubuhnya.

 

 

”Yong Soon-ah..main sepeda yuk”ajak Yeon Ji yang tiba-tiba sudah ada dihadapannya membuat Yong Soon sedikit kaget.

 

”Shiro”seru Yong Soon, dia hanya ingin menemani bukan ikut-ikutan.

 

”Ah..ayolah…”pinta Yeon Ji dengan merengek.

 

”Shi-Ro!”seru Yong Soon lebih tegas dan penuh penekanan.

 

”Kajja”Yeon Ji langsung menarik tangan Yong Soon untuk berdiri lalu menriknya ke tempat penyewaan sepeda.

 

Yong Soon hanya pasrah karena dia tiba-tiba ditarik begitu saja. Tidak jauh dari situ ada seorang namja yang memperhatikan dengan seksama dua gadis itu sambil menggumamkan sesuatu.

 

Yeon Ji dan Yong Soon akhirnya bersepeda disekitar danau yang lumayan ramai di sore hari seperti ini, Yeon Ji membawa sepedanya dengn kencang sementara Yong Soon yang memang sedng tidak mood hanya membawanya pelan dan membuatnya jauh tertinggal di belakang Yeon Ji.

 

Karena Yong Soon membawa sepedanya dengan melamun tidak sadar kalau ada seseorang yang lewat di depannya, begitu sudah dekat dia baru sadar dan langsung mengerem mendadak membuat Yong Soon hampir terjengkang ke depan.

 

”Jwesonghamnida…”ucap Yong Soon pada orang yang dia tabrak.

 

”Ne..gwenchana..”jawab orang itu yang ternyata adalah seorang namja.

 

”Yong Soon-ah!”Yeon Ji berteriak dari jauh memanggil Yong Soon, Yong Soon kembali membungkukan badannya pada namja itu kemudian segera memabwa sepedanya menghampiri Yeon Ji.

 

Namja itu terus memperhatikan Yong Soon yang membawa sepedanya pada Yeon Ji kemudian memperhatikan kedua gadis itu dengan seksama ketika Yong Soon mulai berbicara pada Yeon Ji, Yeon Ji melihat ke arah namja itu sekilas begitu juga dengan Yong Soon.

 

 

**

 

Yong Soon dan Yeon Ji sudah selesai bermain sepeda dan saat ini mereka sedang makan sate ikan di salah satu bangku di taman itu.

 

”Huaaa…neomu joha..sudah lama sekali aku tidak main sepeda…”ucap Yeon Ji sambil menyantap sate ikannya dengan lahap.

 

”Jinjja..kakiku pegal semua…”keluh Yong Soon sambil menyelonjorkan kakiknya, Yeon Ji terkekeh pelan.

 

”Habis ini kita kemana?”tanya Yeon Ji, Yong Soon langsung menatapnya tidak percaya, masih mau jalan lagi?!

 

”Aku capek Yeon Ji-ya…ayo pulang…”pinta Yong Soon.

 

“Anni..kansudah kubilang kita akan sampai malam..kalau begitu kita makan saja dulu..aku sudah lapar..kajja…”ucap Yeon Ji sambil berdiri dari duduknya, dengan malas Yong Soon mengikuti Yeon JI berdiri, tiba-tiba pandangan matanya tertuju pada suatu arah, seorang namja memperhatikan mereka dan ternyata namja itu yang hampir Yong Soon tabrak, kenapa namja itu memperhatikan kami terus sejak tadi? Bukankah dia tidak tertabrak olehku? Pikiran Yong Soon penuh pertanyaan.

 

“Yong Soon-ah..ayooo…”seru Yeon Ji yang sudah ada beberapa meter didepannya dia berbalik karena merasa Yong Soon tidak mengikutinya.

 

Yong Soon mengira mungkin dia hanya salah lihat saja dan mengejar langkah Yeon Ji. Sementara namja itu masih terus memperhatikan Yeon Ji dan Yong Soon.

 

Yeon Ji mengajak Yong Soon makan disebuah kedai pinggir jalan, hari sudah gelap saat itu, Yeon Ji makan dengan lahap namun Yong Soon memakan pesanannya dengan malas, dia tidak tahu bagaimana nasibnya setelah pulang nanti pasti dia akan dimarahi oleh Kyuhyun, dia menatap handphonenya yang mati, sudah berapa kali Kyuhyun menghubunginya?

 

“Ya..kenap kau tidak makan? Perjalanan kita masih panjang Yong Soon-ah…”ucap Yeon Ji sambil meminum jus jeruk yang dia pesan. Yong Soon mendesah pelan, sampai kapan selesainya.

 

Mata Yong Soon mengamati tempat yang sangat asing baginya, dia sendiri juga tidak tahu ini dimana. Dia langsung berpikir, bagaimna mereka pulang? Tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam kedai ini yang membuat Yong Soon membulatkn matanya kaget.

 

”Namja itu…”gumam Yong Soon.

 

”Wae?”tanya Yeon Ji yang mendapati sahabatnya menggumamkan sesuatu.

 

”Ah…anni…”jawab Yong Soon cepat, namun dia memperhatikan namja itu dengan seksama, dia duduk tidak jauh dari tempat mereka duduk, sebenarnya namja itu tidak terlihat jahat tapi entah ini kebetulan atau tidak namja itu selalu ada di dekat mereka, namja itu terlihat seperti seumuran mereka namun yang aneh kenapa dia terus-terusan memperhatikan kami Yong Soon sibuk dengan pikirannya sampai tidak sadar kalau namja itu menatap balik Yong Soon, Yong Soon segera mengalihkan pandangannya.

 

”Kenapa perasaanku tidak enak ya…ah anni..anni…everything’s alright…”lirih Yong Soon sambil menatap langit yang sudah gelap, dia ingin segera pulang.

 

Selanjutnya Yeon Ji mengajak Yong Soon mencari aksesoris untuk handphonenya karena mereka tidak tahu tempat ini akhirnya mereka berjalan tanpa arah namun akhirnya mereka menemukan pusat pertokoan di wilayah itu.

 

”Isshh..neomu kyeo…”ucap Yeon Ji sambil mengambil sebuah gantungan kelinci.

 

Yong Soon sejak tadi terlihat gelisah karena dia kembali melihat namja di taman tadi tidak jauh dari mereka, perasaan Yong Soon tidak enak dan terus mengamati gerak-gerik namja itu.

 

”Yong Soon-ah..kau dengar aku?”tanya Yeon Ji membuyarkan lamunan Yong Soon.

 

”Mwo?”tanya Yong Soon.

 

Yeon Ji mendesah pelan.

 

”yang ini atau yang ini?”tanya Yeon Ji sambil menunjukan dua buat gantungan handphone berbentuk kelinci.

 

”Yang ini saja…cepatlah..kita pulang sudah malam…”kata Yong Soon dengan nada cemas.

 

Yeon JI heran dengan Yong Soon namun akhirnya dia mengangguk dan segera berjalan ke arah kasir, dia juga sudah ingin pulang karena ternyata sudah jam 9 malam. Masalahnya dia tidak tahu ini dimana dan tidak tahu jalan pulang, dia berharap Yong Soon tahu.

 

Setelah selesai membayar Yeon Ji dan Yong Soon keluar dari toko, Yong Soon mendapati namja tadi ada di penjual pinggir jalan dihadapan toko ini, dia segera menggamit lengan Yeon Ji untuk segera pergi darisitu.

 

”Ayo cepat”Yong Soon meminta Yeon Ji berjalan cepat, dia takut namja itu mengikuti mereka.

 

**

 

Kyuhyun latihan dengan tidak konsentrasi karena sejak tadi sore gadisnya itu tidak bisa dihubungi, begitu juga dengan Yesung meski dia masih berusaha fokus berbeda dengan Kyuhyun. Saat jeda latihan Kyuhyun kembali menelepon gadisny itu.

 

”Shiro…kemana gadis itu?kenapa nomornya tidak aktif..”gerutu Kyuhyun.

 

Selagi sibuk dengan kegiatannya menghubungi handphone Yong Soon, Yesung menghampiri Kyuhyun.

 

”Kyuhyun-ah…apa Yeon Ji bersama Yong Soon?”Tanya Yesung.

 

Kyuhyun menautkan alisnya bingung.

 

“Molla…memangnya kenapa hyung?”Kyuhyun bertanya balik, dia sendiri tidak tahu kemana gadisnya? Mana dia tahu Yeon Ji pergi dengan Yong Soon atau tidak.

 

”Yeon Ji belum pulang ke rumah katanya dan dia tidak bisa dihubungi..aku pikir dia bersama Rae Bin atau Je Ri tapi ternyata tidak…Yong Soon tidak bisa kuhubungi…”jawab Yesung.

 

Kyuhyun terdiam beberapa saat, dia berpikir sepertinya memang Yong Soon bersama Yeon Ji karena mereka sama-sama tidak bisa dihubungi, lagian Yeon Ji tidak punya teman dekat lain selain ketiga orang itu termasuk gadisnya, kalau bukan pergi dengan Je Ri atau Rae Bin pasti dengan Yong Soon.

 

”Mungkin hyung..Yongie juga tidak bisa dihubungi..issshh gadis itu…”gerutu Kyuhyun lagi dan kembali menghubungi Yong Soon begitu juga dengan Yesung yang menghubungi Yeon Ji.

 

 

**

 

Yong Soon mempercepat langkahnya ketika mereka sudah menjauh dari toko-toko dan hanya tinggal jalan setapak yang sepi, sebenarnya tujuan Yong Soon adalah halte tapi dia tidak menemukan halte dimana-mana, dia bingung. Yong Soon menoleh ke belakang beberapa kali.

 

”Oddie?aku mengantuk…”tanya Yeon Ji kemudian menguap, Yong Soon menggamot lengan Yeon Ji dengan kuat.

 

Dia masih memerhatikan belakangnya.

 

”Yong Soon-ah..kenapa kau menengok ke belakang terus?”tanya Yeon Ji.

 

 

Yong Soon menaruh telunjuknya di bibirnya menyuruh Yeon Ji jangan kencang=kencang berbicara.

 

”Wae?”tanya Yeon Ji berbisik.

 

”Aku merasa kita diikuti seseorang…”jawab Yong Soon pelan.

 

Mata Yeon JI membulat.

 

”Nugu?”tanyanya.

 

”Namja yang tadi hampir aku tabrak..sejak di taman itu aku merasa dia mengikuti kita dan sekarang sepertinya dia mengikuti kita juga…”jawab Yong Soon.

 

”Ya..Yong Soon-ah..kau jangan menakutiku…”Yeon Ji mulai takut dengan perkataan Yong Soon dia menoleh ke belakang dan memang melihat ada seorang namja yang berjalan di belakangnya.

 

”Itukah dia..”lirih Yeon Ji, Yong Soon mengangguk.

 

“Makanya cepatlah..”kata Yong Soon sambil mengajak Yeon Ji berjalan cepat. Yeon Ji mengangguk dan mengikuti langkah cepat Yong Soon dengan mengenggam erat lengan Yong Soon.

 

 

”Yong Soon-ah…dia masih mengikuti kita…”Yeon Ji mulai ketakutan, Yong Soon masih berusaha tenang, kemudian dia menarik Yeon Ji untuk sembunyi.

 

”Kita sembunyi dulu..”Yong Soon membawa Yeon Ji ke samping sebuah toko dan melongokkan kepalanya melihat namja itu yang masih berjalan ke arah mereka.

 

”Ottohke?”tanya Yeon JI dengan wajah cemas, Yong Soon sendiri bingung, dia tidak tahu halte ada dimana.

 

”Baterai handphoneku mana? Aku akan minta Kyu menjemput”kata Yong Soon pada Yeon Ji yng terlihat ketakutan.

 

Yeon Ji merogoh saku tasnya mencari-cari baterai itu namun dia tidak menemukannya.

 

”Hah..eopseo..oddie..”ucapnya panik karena tidak menemukan baterai itu.

 

”Ya sudah mana handphonemu..pakai handphonemu saja…”kata Yong Soon namun Yeon Ji menatapnya ragu.

 

”Baterai handphoneku mati sejak pagi..”lirih Yeon Ji, Yong Soon hanya bisa terdiam, tidak tahu harus mengatakan apa, lalu mereka harus bagaimana sekarang, namja itu semakin mendekat.

 

Yong Soon bingung menatap Yeon Ji yang terlihat ketakutan, dia berpikir, apa sebaiknya dia tanya saja namja itu mau apa pada mereka? Kalau misal dia memang mau berbuat jahat setidaknya dia masih bisa melawan, Yong Soon bisa sedikit karate meski hanya sampai sabuk kuning setidaknya dia bisa melawan, Yong Soon berpikir seperti itu.

 

”Yasudah kita tanya saja dia maunya apa”kata Yong Soon setelah sekian lama terdiam.

 

”Kau gila?!kalau dia mau merampok kita lalu membunuh kita bagaimana…”Yeon Ji tampak cemas, Yong Soon menjadi ragu kembali.

 

”Coba aku cari lagi..mungkin terselip”Yeon Ji kembali merogoh saku tasnya dengan cepat dan wajahnya berubah senang ketika dia merasakan sesuatu yang keras.

 

”Dapat!ini”ucapnya sambil menyerahkan baterai itu dengan cepat Yong Soon memasangkannya.

 

Dia segera menyentuh nomor 5 panggilan cepat ke Kyuhyun.

 

**

 

Kyuhyun baru saja ingin menelepon Yong Soon kembali namun dia melihat nama Yong Soon tertera lebih dahulu di handphonenya, dia segera mengangkatnya.

 

”Ya!dimana kau, hah?!”seru Kyuhyun dengan setengah berteriak, membuat semua member menatapnya kaget.

 

”Kyu..cepat jemput kami..ada seseorang yang mengikuti kami..aku tidak tahu dia mau apa..”Yong Soon berkata dengan cepat dan terdengar panik.

 

”Mwo?!kami? kau dengan siapa?”tanya Kyuhyun dengan nada cemas karena mendengar suara Yong Soon yang panik.

 

”Wae?”tanya Yesung yang menghampiri Kyuhyun.

 

”Yeon Ji..palli…jemput kami…”ucap Yong Soon lagi dengan nada panik.

 

”Ya..kau ada dimana?”tanya Kyuhyun dengan wajah cemas, Yesung hanya memperhatikannya, dia sangat penasaran ada apa namun dia menunggu Kyuhyun selesai.

 

”Mollaso…tapi masih di Seoul…”

 

”Mwoya?!bagaimana aku bisa menjemputmu..kalau kau sendiri tidak tahu kau dimana..isshh…apa orang itu masih mengejarmu?”tanya Kyuhyun yang mulai panik.

 

”Nde..masih..”Yong Soon menjawab dengan ketakutan.

 

”Kau sedang apa sekarang?”tanya Kyuhyun,

 

”Sembunyi..dia hampir sampai ke tempat kami Kyu…ottohke??!!”suara Yong Soon semakin terdengar ketakutan.

 

”Aisshhh..kau jalan terus jangan sembunyi…setelah kau ketemu tempat yang jelas kau beritahu aku..”Kyuhyun tampak sedikit kesal dan juga panik.

 

”Ara…ara…nanti aku menelponmu lagi…”kata Yong Soon lagi, setelah itu sambungan telepon di putus.

 

”Hyung..aku pergi dulu”ucap Kyuhyun tanpa basa-basi kemudian langsung keluar ruangan latihan, Yesung yang merasa ada hubungannya dengan Yeon Ji mengikuti Kyuhyun di belakang,sementara yang lain hanya menatap mereka heran.

 

 

**

 

”Apa katanya?”tanya Yeon Ji, seteleh Yong Soon memutuskan sambungan telepon.

 

”Kita disuruh jalan terus…kalau aku tahu tempat yang jelas aku akan meneleponnya lagi untuk menjemput kita..”jwab Yong Soon kemudian mengajak Yeon Ji kembali berjalan.

 

”Ya!”seru sebuah suara membuat mereka kaget, apa itu suara namja itu?

 

Yong Soon dan Yeon Ji semakin mempercepat jalan mereka, Yeon Ji menggamit erat lengan Yong Soon dan wajahnya sangat ketakutan begitu juga Yong Soon.

 

”Ya!”seru suara itu lagi.

 

”Ottohke??”Yeon Ji semakin panik, Yong Soon berusaha menenngkan Yeon Ji meski sebenarnya dia takut, dia tidak melihat tempat yang menunjukan dimana mereka saat ini.

 

”Yeon Ji-ya!”seru suar itu lagi.

 

Yeon Ji dan Yong Soon berhenti berjalan, mendengar nama Yeon Ji disebut, mereka saling berpandangan sesaat.

 

”Dia tahu namamu?”tanya Yong Soon, Yeon Ji menggeleng.

 

“Benar kau Yeon Jikan?”Tanya suara itu lagi dari jauh.

 

”Yeon Ji-ya..dia mengenalmu…”kata Yong Soon, Yeon Ji terlihat bingung darimana orang itu tahu tentangnya.

 

”Ottohke?”tanya Yeon Ji pada Yong Soon.

 

Yong Soon kemudian berbalik dan menarik Yeon Ji untuk berbalik juga, dia berpikir mungkin namja ini mengenal Yeon Ji namun jika namja ini hanya menebak dan ingin berbuat sesuatu yang buruk setidaknya ilmu karatenya masih bisa dia gunakan, piker Yong Soon.

 

“Yeon Ji-ya..”ucap namja itu ketika sampai di depan mereka, Yong Soon menatapnya seakan-akan berani meski sebenarnya dia takut, Yeon Ji malah bingung darimana namja ini tahu namanya padahal dia tidak kenal.

 

“Kau tidak ingat aku?”Tanya namja itu, Yeon Ji menautkan alisnya bingung.

 

”Shin Dae Woong..kau ingat?temanmu di Canada”lanjut namja itu,

 

Yong Soon menatap Yeon Ji sekilas, Yeon Ji tampak berpikir.

 

”Omon..Dae Woong-ah!”seru Yeon Ji setelah beberapa saat berpikir.

 

**

 

”Lain kali aku tidak akan membiarkanmu pergi tanpa memberitahuku”ucap Kyuhyun tegas saat di perjalanan pulang setelah menjemput Yong Soon.

 

Yong Soon hanya mengangguk pasrah, dia tahu sudah salah pergi tanpa memberitahu Kyuhyun.

 

”Mian..”lirih Yong Soon, Kyuhyun hanya menghela nafas perlahan.

 

”Untung dia temannya Yeon Ji coba kalau bukan…jangan lakukan itu lagi..”Kyuhyun menoleh ke arah Yong Soon yang duduk disampingnya, Yong Soon mengangguk dan menunduk.

 

 

**

 

”Yeon Ji-ya..kau tahu betapa cemasnya aku seharian….kau tidak bisa dihubungi…Rae Bin dan Je Ri tidak tahu dimana dirimu..Yong Soon juga sama sepertimu..kau belum pulang juga sampai larut malam…”

 

Yeon Ji mendesah pelan mendengar ceramah panjang Yesung sepanjang perjalanan pulang setelah menjemputnya, Yeon Ji merasa sedikit bersalah apalagi dengan kejadian tadi untung yang tadi adalah temannya coba kalau bukan.

 

”Ne..ne..arassoo..mianhe”potong Yeon Ji sebelum Yesung berbicara tanpa henti, Yesung menghela nafas perlahan.

 

”Jangan lakukan itu lagi..aratta”ucap Yesung dengan penekanan, Yeon Ji hanya menggumam tidak jelas.

 

”Apa?aku tidak dengar”lanjut Yesung.

 

”Ne..aku janji tidak akan melakukannya lagi..”

Advertisements

7 thoughts on “FF: Our Secret Sequel (Lost In Seoul)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s