FF: Watching Movie With You Like…(KyuSoon Couple)

Yong Soon POV

 

Film yang paling aku tunggu tahun ini akhirnya tayang juga, huaaa jinjja aku sangat merindukan Edward Cullen, he’s getting hotter in this movie. Aku sudah tidak sabar melihat vampir tertampanku itu. aku bergegas memasukan handphone dan dompetku ke dalam tas selempang yang akan kugunakan, yup hari ini aku akan pergi menonton seri terakhir dari Twilight Saga, the best ending ever.

 

Aku akan menonton sendiri karena aku memang lebih suka kemna-mana sendiri, kemarin aku sudah basa-basi mengajak Rae Onnie, Je Ri dan juga Yeon Ji namun mereka hari ini tidak bisa, bagus sekali, aku memang lebih suka kemana-mana sendiri, kebiasaanku yang entah kenapa bisa sama dengan namja bodoh itu, ngomong-ngomong namja bodoh itu, aku tidak memberitahunya kalau aku mau pergi menonton sendiri hari ini, pasti dia tidak akan membolehkanku, dia selalu melarangku kemana-mana sendiri padahal dia selalu pergi kemana-mana sendiri dan tidak pernah mengajakku, aku masih kesal dengan masalah Spanyol kemarin. Lagian apa salahnya kalau aku tidak memberitahu dia, aku tahu dia suamiku sekarang-fakta yang sangat menyebalkan dalam kasus ini-tapi memangnya aku harus selalu memberitahu kemana aku akan pergi padanya, tidak, aku bukan tipe yang seperti itu.

 

Dengan cepat kumasukan barang-barang tadi dan setelah itu mengambil syal karena cuaca mulai dingin dan aku tidak mau alergiku kambuh, setelah itu aku segera keluar kamarku, dengan cepat kupakai sneakersku dan..

 

“Mau kemana kau?”tanya suara menyebalkan itu tepat di depan pintu apartemen kami, dia menatapku dari atas sampai bawah dan menautkan alisnya.

 

“Kau tidak perlu tahu”jawabku singkat kemudian hendak berjalan melewatinya, dia menahan tanganku, sudah kuduga pada akhirnya aku akan bilang kemana aku akan pergi dan ujung-ujungnya dia tidak akan membolehkanku, lihat saja.

 

“Ya..aku ini suamimu Cho Yong Soon..aku berhak tahu..mau kemana kau?”tanyanya lagi, aku mendesah pelan.

 

“Nonton”jawabku pada akhirnya.

 

“Dengan siapa?”tanyanya lagi, dia sudah seperti seorang suami yang menginterogasi istrinya-___-

 

“Sendiri”jawabku cepat, sebentar lagi dia pasti akan bilang tidak boleh, lihat saja.

 

“Sendiri? Memangnya kau mau menonton apa sih?”tanyanya, eh tumben biasanya dia akan langsung bilang tidak boleh, apa sekarang dia basa-basi dulu sebelum melarangku.

 

“Breaking Dawn..”jawabku, dia menatapku dengan kesal, ekspresi sama yang selalu dia tunjukkan ketika aku menyebutkan apapun tentang novel kesukaanku itu, aku masih ingat insiden penghilangan novel kesayanganku yang sudah ada tanda tangannya itu dan aku belum balas dendam padanya, ara.

 

“Tokoh vampir khayalan itu lagi…cih..”katanya, meski dia tidak suka tapi aku heran kenapa dia sangat tahu, bahkan semua judul novel itu dia tahu, apa jangan-jangan dia membaca novel-novelku itu?

 

“Wae? Itu bukan urusanmu”kataku.

 

“Kau tidak boleh pergi sendiri..aku akan menemanimu..kau tunggu aku…”katanya.

 

Aku menatapnya tidak percaya, biasanya kalau dia bilang tidak boleh tidak ada kata-kata selanjutnya tapi kali ini, kata-kata selanjutnya yang membuatku kaget, wow sejak kapan dia mau menemaniku menonton film itu, selama ini kalau aku menonton DVD twilight pasti dia tidak akan pernah mau ikut menonton, kenapa sekarang dia malah mau menemaniku?aneh sekali dia itu-___-

 

“Ah..aniya..kau lama…”kataku membantahnya, betul kalau aku menunggunya kapan aku akan menonton, hari ini jadwalnya sampai malam, masa aku harus menunggunya selama itu, tidak mau?!

 

“Kalau begitu kau ikut aku agar tidak terasa lama menunggu..”lanjutnya, apa yang baru saja dia katakan? Ikut dengannya? Isshh shiro! Aku menggeleng dengan kuat, dia malah berjalan masuk ke dalam apartemen, kemana dia? Dan tak lama kemudian dia kembali keluar dengan membawa hoodieku.

 

Dia melemparkannya padaku.

 

“Pakai itu agar tidak ada yang melihatmu..ayo”katanya.

 

Apa-apaan namja ini? Aku masih berdiri di depan pintu mencerna semua yang baru saja dia katakan, ikut dengannya lalu menonton dengannya? Mwoya?!

 

“Ya..palli..Teukie hyung sudah ngomel-ngomel di bawah..”katanya lagi, aku masih terdiam dan menatapnya tidak percaya, dia segera menarik tanganku mengikutinya berjalan.

 

**

 

Pada akhirnya aku ikut jadwalnya malam ini, mau tidak mau, menyebalkan -___-

 

“Yong Soon-ah..kau tampak seperti namja dengan hoodie itu..kau cocok jadi anggota baru kami..jadi magnae”ucap Eunhyuk Oppa yang berjalan disampingku sambil tersenyum penuh arti, ishhh shiro!! Aku hanya menatapnya jengah.

 

“Yong Soon-ah..ada apa kau ikut kami?”tanya Donghae Oppa yang juga berjalan disampingku.

 

“Iya..kenapa Yong Soon-ah?”tanya Eunhyuk Oppa, ikut-ikutan.

 

“Bukan urusan kalian”kataku sebal. Aku menatap kesal namja yang berjalan di depanku dengan santai, aku mau nonton bukan ikut jadwalnya T.T

 

Mereka ada jadwal disalah satu stasiun TV, begitu sampai disana, aku memutuskan untuk tidak ikut turun dan menunggu di mobil saja.

 

“Kau tidak mau ikut turun? Tenang tidak akan ada yang mengenalimu”tawar Donghae Oppa, aku menggeleng dengan kencang, tidak akan pernah!

 

“Tunggu aku..jangan kemana-mana”pesan Kyu padaku, cih, aku seperti tawanan dia saja, menyebalkan, sampai jam berapa aku menunggunya.

 

**

 

Aku memainkan tanganku di jendela mobil, menulis-nulis sesuatu disana, aku bosan, sangat bosan, kapan mereka selesai?? Aku ingin menonton, aku melihat jam di handphoneku, sudah pukul 11 malam, kapan selesainya.

 

“Hoammmm”

 

Ini sudah yang kesekian kalinya aku menguap, ditinggal di mobil sendirian malah membuatku mengantuk, aku meyenderkan kepalaku, mengambil headphone entah milik siapa yang tertinggal disini memasangkannya pada handphoneku dan mulai memutar lagu, isshh salah kenapa malah lagu namja bodoh itu, aku jadi semakin mengantukkan, mungkin tidur sebentar tidak ada salahnya, toh mereka juga masih lama selesainya.

 

Kyu POV

 

Aku melihat jam ditanganku, sudah jam sebelas lewat, aku berharap akan segera selesai, aku kan ingin mengajaknya nonton, yah meski aku tidak suka dengan film yang akan dia tonton itu tapi sepertinya menarik menonton bersamanya, aku belum pernah melakukannya, kencan saja kami jarang. Aku memang tidka pernah tahu cerita vampir itu seperti apa, aku hanya pernah membacanya sekali entah buku yang mana aku lupa pokoknya aku mengambilnya secara sengaja dari lemarinya karena aku penasaran kenapa dia snagat menyukai tokoh khayalan itu dan hasilnya tidak menarik sama sekali, apanya yang keren, lebih keren aku. Aku bernafas lega ketika kami sudah selesai, aku segera kembali menuju parkiran dengan terburu-buru.

 

Tok..Tok..Tok

 

Kuketuk pintu mobil namun tidak ada yang menjawabnya, aku mengintip dari jendela dan melihat gadis itu tertidur.

 

“Yong Soon tidur ya?”tanya Donghae hyung yang sudah sampai parkiran juga, dia membuka pintu tempat duduk Yongie dan benar saja dia sedang tertidur dengan headphone yang terpasang, isshh sudah kubilang untuk menunggu dia malah tidur.

 

“Memangnya ada apa dia ikut?”tanya Donghae hyung.

 

“Aku ingin mengajaknya nonton hyung”jawabku.

 

“Tengah malam?”tanya Donghae hyung lagi terkejut.

 

“kalau siangkan tidak mungkin”jawabku lagi, ya mana mungkin siang-siang bisa ketahuan lah.

 

“Ck…kau membuatnya menuggu sampa tertidur seperti itu”ucap teukie hyung yang datang bersama yang lain.

 

“Ya..mana aku tahu…padahal sudah kubilang untuk menunggu..”kataku.

 

“Kau bilang untuk menunggu bukan untuk tidak tertidur”kata Eunhyuk hyung sambil terkikik pelan, kenapa dia selalu menjadi menyebalkan kalau ada Yongie disekitarku, Eunhyuk hyung senang sekali meledekku dan Yongie.

 

“Memangnya kenapa dia ikut?”tanya Teukie hyung.

 

“Aku ingin mengajaknya menonton bersama”jawabku, Teukie hyung hanya menanggapinya dengan ber’oh’ ria.

 

“ Ya sudah bangunkan saja dia”lanjut Teukie hyung.

 

“Hyung..aku pinjam mobilnya ya”kataku pada Manager hyung yang baru sampai dengan Wookie hyung. Dia menatapku bingung namun sejurus kemudian aku menujukan kunci mobilnya yang sudah aku pegang dan tersenyum padanya. Semuanya terkejut melihatnya.

 

“Ya..Kyu..bagaimana kami pulang”kata Eunhyuk hyung.

 

“Gomawo hyung..aku akan hati-hati..annyeong..”kataku dan kemudian langsung masuk ke dalam mobil.

 

“ishhh dasar dongsaeng evil!”gerutu Eunhyuk hyung.

 

**

 

Aku sampai di bioskop dan segera memarkirkan mobilnya, kulihat gadis itu masih tertidur di kursi belakang, aku turun dan membuka pintunya.

 

“Yongie-ya..ireona”panggilku, dia hanya menggeliat sebentar namun masih memejamkan matanya.

 

“Yongie..ireonaya..”kataku sambil menepuk pipinya pelan.

 

Dia terlihat bergerak kemudian membuka matanya perlahan.

 

“Kita sudah pulang”katanya perlahan masih mengumpulkan kesadarannya.

 

“Belum..aku kan berjanji untuk mengajakmu menonton..kita sudah sampai..”kataku, dia langsung membuka matanya lebar-lebar begitu aku katakan begitu dan melihat sekelilingnya juga handphonenya.

 

“Mwo?tengah malam?!!”serunya.

 

“Kalau siang memangnya kau mau ketahuan..”kataku lagi.

 

“Kajja”lanjutku sambil mulai berjalan.

 

Aku menoleh kebelakang dan dia masih diam di mobil, aku kembali lagi dan segera menyeret tangannya. Apa dia masih dia alam mimpi, bukannya dia yang paling semangat untuk menonton.

 

Setelah membeli tiket kami langsung masuk ke dalam gedung bioskop, ini pertama kalinya kami menonton bersama, akhirnya bisa juga merasakan kencan sambil menonton film.

 

“kenapa kau tidak membangunkanku daritadi”katanya sambil berjalan mencari tempat duduk.

 

“Kau tidur seperti itu bagaimana aku tega membangunkanmu…siapa suruh tidur..”kataku.

 

“Ini gara-gara suaramu tahu”ucapnya. Suaraku? Apa maksudnya.

 

“apa maksudmu?”tanyaku.

 

“Sudahlah tidak penting”katanya kemudian duduk di bangku yang sesuai dengan nomor di tiket kami.

 

Kalau menonton tengah malam seperti ini aku pikir sepi ternyata tidak, cukup banyak juga orang yang memilih menonton tengah malam kalau bukan karena pekerjaanku aku tidak akan pernah nonton tengah malam, lebih baik tidur. Aku melihat orang-orang yang disini umunya berpasangan, ada ya orang yang mau kencan tengah malam kecuali kami tentunya, hal ini juga karena pekerjaanku yang tidak memungkinkanku untuk menonton siang hari.

 

**

 

“Hoaaammmmmm”

 

Film baru dimulai aku sudah menguap, sepertinya aku akan tidur selama film diputar, tidak apa-apa toh aku memang kesini hanya untuk menemaninya saja, aku melirik kesampingku, dia terlihat sangat antusias sekali, apa serunya sih film seperti ini, aku menopang wajahku dengan tanganku dan menatap ke depan dengan malas, aku bosan, sangat, bagaimana bisa film seperti ini sangat menarik perhatiannya, yang paling membuatku malas menonton film luar adalah aku harus membaca translatenya di bawah, kalau gadis ini sih tidak perlu.

 

“He’s getting hotter..”aku mendengarnya menggumam, apa? seksi? Vampir seperti itu dibilang seksi, hei aku lebih seksi dibanding vampir itu -__-

 

Aku sama sekali tidak memperhatikan jalannya film ini, aku melihat ke depan tapi sama sekali tidak konsentrasi dengan film ini, seperti yang kubilang tadi aku malas membaca translatenya.

Tiba-tiba aku punya ide, daripada aku mati kebosanan, lebih baik aku menggoda gadis ini saja, aku mendekatkan tubuhku padanya, dia sepertinya tidak sadar, cih serius sekali dia, aku melirik ke layar sekilas kemudian mulai berbisik ditelinganya.

 

“I’ve been waiting for hundred years”

 

“Ya!Kyu!aku sedang menonton!”gadis itu sadar juga, aku pikri dia juga tidak akan mendengar suaraku karena telinganya sudah dipenuhi oleh suara vampir aneh itu.

 

Dia menatapku kesal sebelum kembali lagi menatap ke depan, kembali serius, isshh gadis itu, hah aku semakin semangat menganggunya.

 

“Beautiful wedding”gumamnya lagi.

 

Aku kembali melirik ke arahnya, matanya menunjukan ketakjuban, saat itu adegannya adalah pernikahan, aku tidak tahu itu pernikahan siapa mungkin vampir aneh itu dengan kekasih manusianya, cih cerita macam apa itu.

 

“Kalau kau mengijinkan waktu itu pernikahan kita juga bisa seperti itu…bahkan lebih bagus”kataku.

 

“Lalu?”dia melirikku sekilas dengan tatapan malas.

 

Gadis ini sepertinya benar-benar sudah terhipnotis oleh vampir itu. Apa lagi ya yang bisa membuatnya terganggu? Ah aku tahu.

Dengan sengaja aku menyandarkan kepalaku dibahunya dan itu membuatnya sedikit terkejut.

 

“Kyu..”serunya sambil menjauhkan kepalaku namun aku tidak semudah itu menyerah dan menggamit lengannya lalu kembali menyenderkan kepalaku di bahunya.

 

“Kyu..jangan mengangguku..aku sedang serius menonton…”katanya kesal.

 

Aku mengacuhkan perkatannya dan tetap menyendarkan kepalaku di bahunya. Dia menghela nafas perlahan, aku senang sekali menganggumu Yongie.

 

Setelah aku kehabisan ide untuk menganggunya lagi, aku terpaksa mengikuti jalannya cerita film ini, hah dna hasilnya aku sama sekali tidak mengerti. Aku menatap jengah ke depan dan lebih memilih memperhatikan sekiling kami, jinjja apa yang mereka lakukan?aku melihat sepasang kekasih yang sedang berciuman di pojokkan, mereka tidak niat menonton rupanya, hah sepertinya yang serius menonton film ini hanya gadis yang duduk disampingku ini, lihat saja matanya hanya fokus tertuju pada layar, ck

 

Yong Soon POV

 

Dia sangat menyebalkan, sejak tadi selalu saja mengangguku, menirukan suara Edwardlah, memberi komentar tidka penting dan sekarang dia menyandarkan kepalanya di bahuku, dia mau menonton atau tidak sih? Kalau tidak mau menonton kenapa harus mengajakku menonton, sudah kubilang aku bisa menonton sendiri.

 

Sudah-sudah untuk apa aku jadi kesal seperti ini, aku harus berkonsentrasi menonton film ini tidak peduli dia mau mengangguku atau tidak, aku meliriknya sekilas, sepertinya dia sudah diam, baguslah, aku malah berharap dia tidur saja agar tidak mengangguku.

 

Aku sangat tergila-gila pada sosok vampir ini, he’s totally perfect, film ini yang paling aku tunggu dari semua serinya, the best ending ever, meski aku sudah tahu bagaimana jalan ceritanya karena aku sudah menamatkan buku ini berkali-kali tetap saja aku penasaran bagaimana penggambaran dari buku ini, terutama karena aku ingin melihat the sexiest man ever Edward Cullen.

 

Hei kenapa tiba-tiba gelap, aku tidak bisa melihat apa-apa, dan ya! Cho kyuhyun apa yang dia lakukan, dia menutup mataku dengan tangannya.

 

“Kau belum boleh melihat adegan ini”katanya singkt, jinjja? Namja ini benar-benar menguji kesabaranku, apa maunya? Mengangguku terus sejak tadi.

 

Aku berusaha melepaskan tanganku namun dia menahannya, Cho Kyuhyun!

 

“Kyu!lepaskan tanganmu!”geramku.

 

“Ck..kenapa harus ada adegan seperti ini…film yang tidak bagus”gumamnya.

 

“Kyu!”gerutuku lagi.

 

Apa-apaan namja ini? Dia benar-benar menganggu?!!!

 

**

 

Dia baru melepaskan tanganku saat adegan itu sudah lewat, aku menatapnya tajam, dia hanya menatapku sekilas sebelum kembali merebahkan kepalanya di bahuku. Issshhh, aku benar-benar membencinya?!!!

 

Sabar Yongie, sabar…sebaiknya aku kembali menonton dan tidak mempedulikannya lagi. Aku kembali berkonsentrasi namun sebenarnya niat dia mengajakku apa sih? Dia menarik-narik lengan bajuku sambil memanggilku.

 

“Yongie…”panggilnya, aku berusaha untuk tidak peduli.

 

“Yongie…”dia kembali memanggilku, jangan didengan Yongie.

 

“Yongie-ya…”panggilnya lagi, jinjja, kenapa hari ini dia sangat menyebalkan, sudah memakasaku mengikuti jadwalnya sampai tengah malam, sekarang dia mengangguku acara menontonku?!

 

“Yongie..”

 

“Ya!Wae Kyu?!berhenti mengangguku!aku sedang menonton?!”seruku kesal.

 

“Aku bosan Yongie…”keluhnya dengan wajah bosan, cih kalau dia tidak niat menonton tidak usah mengajakku.

 

“Salahmu sendiri kenapa mengajakku..sudah kubilang aku menonton sendiri saja..jangan ganggu aku lagi”

 

Aku pikir dia akan menyerah dan kehabisan cara untuk mengangguku ternyata tidak dan sepanjang film berlangsung dia terus mengangguku membuatku tidak menonton dengan tenang dan aku tidak menikmatinya, damn.

 

**

 

“Yongie..”panggilnya dari belakang, aku tidak peduli, aku marah padanya, Cho Kyuhyun babo!

 

“Yongie..jamkaman..”panggilnya lagi, terserah.

 

“Yongie-ya…”

 

Aku keluar dari gedung bioskop dan berjalan ke lapangan parkir dengan kesal, aku tidak bisa menonton dengan tenang karena dia?! Menyebalkan!!! Pokoknya aku akan menonton lagi tanpa dia dan tidak akan pernah aku mau menonton bersama dnegannya lagi!

 

Aku tidak mempedulikan dia yang berjalan dibelakangku, aku kesal, sangat, dia terus saja mengangguku menonton.

 

“Ya..kau marah?”tanyanya di depan mobil sambil tersenyum penuh kemenangan karena dia sukses mengangguku acara menontonku.

Aku menatapnya kesal.

“Kau lihat saja  Kyu..aku akan menonton lagi dan aku akan menonton dengan Junho Oppa atau Ongie?!”seruku sambil masuk membuka pintu mobil namun tiba-tiba dia menahan tanganku dan membalikan tubuhku tiba-tiba  aku merasakan bibirnya menyentuh bibirku sekilas. Aku segera mendorongnya menjauh, cih apa-apaan dia menciumku di tempat umum, dia pikir dengan menciumku aku tidak akan marah lagi, malah aku semakin kesal karenanya.

 

“Mianhe..aku sedang bosan tadi..”aku menatapnya tajam.

 

“ara..ara..kita akan menonton lagi besok…jadwalku tidak sampai malam besok dan aku janji tidak akan menganggumu lagi…”katanya lagi.

 

Aku menatapnya sekilas tidak peduli dan langsung masuk ke dalam mobil. Tidak akan pernah lagi aku menonton dengan namja bodoh ini, never!

 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “FF: Watching Movie With You Like…(KyuSoon Couple)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s