FF: Summer, I’ll Fix You Part 7

Part 7

 

Author POV

 

Pagi itu adalah hari libur dan pagi ini Wookie berniat mengajak Kyu untuk bersih-bersih apartemen mereka, begitu bangun tidur dia segera menuju kamar Kyuhyun dan mengetuk pintunya denga kencang agar namja itu bangun.

 

“Kyu…ireona!!”seru wookie dengan setengah beteriak.

 

Wookie tidak juga mendengar suara dari dalam, dia pun kembali mengetuk dan kini lebih kencang.

 

“Kyu!!ireona!!!”serunya kini sudah berteriak.

 

“Hmm…”terdengar suara Kyuhyun dari dalam.

 

“Ayo segera mandi dan bersihkan apartemen ini”seru wookie lagi.

 

Kyuhyun masih memejamkan matanya dan hanya menyahut perkataan Wookie, dia kembali tidur, namun tiba-tiba dia teringat sesuatu dan membuatnya langsung terbangun dan langsung menuju kamar mandi.

 

Tak lama kemudian Kyuhyun keluar kamarnya dan melihat Wookie yang sudah mulai membesrihkan, wookie segera menghampiri Kyuhyun dan segera mmeberikan perlatan kebersihannya pada Kyuhyun,

 

“bersihkan jendela itu”perintah Wookie, Kyuhyun mengangguk dengan malas lalu berjalan menuju jendela, dia terpaksa mengikuti perintah Wookie karena setelah ini dia akan pergi dan jika Wookie melihatnya pergi tanpa membantunya bersih-bersih dijamin setelah itu dia akan mendnegar ceramah panjang Wookie, untuk menghindari itu dia lebih memilih mengikuti perintah Wookie.

 

Kyu POV

Selesai membersihkan apartemen  bersama wookie, aku segera pergi, satu tujuanku tempat gadis itu lagi, setelah pernyataanku waktu itu, aku merasa semakin yakin dengan perasaanku, ya aku memang menyukainya, tidak lebih dari itu. Aku yakin dia pasti menganggap aku hanya bercanda makanya aku ingin bicara lagi dengannya dan mengatakan padanya bahwa aku serius dengan apa yang aku katakana.

 

Aku tahu akan sulit menaklukan hati gadis itu apalagi dia masih ingat kekasihnya itu tapi aku yakin aku bisa membuatnya lupa dengan kekasihnya itu. Kebetulan sekali begitu aku sampai disana, aku melihatnya baru pulang dari suatu tempat, aku segera mengikutinya berjalan dia belakang lalu menahan tangannya, dia sedkit tersentak kaget dan semakin terkejut begitu melihat siapa yang melakukannya.

 

“Neo?!”serunya.

 

“Mian..soal waktu itu…”ucapku membuka pembicaraan.

 

“Sudah kubilang berhenti mengikutiku”ucapnya dingin.

 

“Aku tidak akan berhenti mengikutimu karena apa yang aku katakan kemarin…aku serius menyukaimu Yongie”ucapku memanggilnya dengan namanya, ini pertama kalinya aku memanggil namanya, dia sedikit terkejut, ok aku memang baru tahu sedikit tentangnya tapi bukan berarti aku tidak tahu sama sekali.

 

Yong Soon melepaskan tanganku dan segera berjalan tanpa  menoleh padaku sedikitpun, aku tahu dia pasti menganggapku aneh, aku sendiri merasa aneh dengan diriku sendiri tapi aku yakin dengan apa yang aku katakan kemarin padanya.

 

Aku berbalik dan hendak kembali pulang namun sebuah suara memanggilku.

 

“Ya!”aku menoleh mendengar suara itu.

 

Begitu aku menoleh aku melihat seorang yeoja, yeoja cerewet itu sepertinya, hei bahkan sampai sekarang aku tidak tahu namanya, babo, kenapa aku tidak Tanya namanya, ck.

 

Dia berjalan menghampiriku dan berdiri di hadapanku.

 

“Apa yang kau lakukan pada Yongie?”tanyanya, aku menautkan alisku bingung.

 

“Dia berubah..”lanjutnya, aku semakin tidak mengerti apa yang dia katakan.

 

**

Aku menatap kosong jalanan dihadapanku, baru saja beberapa saat yang lalu, gadis cerewet yang ternyata bernama Je Ri bertemu denganku, ya tadi dia mengajakku bicara, aku meminum ice teaku perlahan, beberapa percakapanku dengannya kembali memenuhi pikiranku.

 

**

 

“Aku tidak mempermasalahkanmu yang mengikutinya..aku tidak tahu apa alasanmu pada awalnya tapi kemarin dia bercerita..dia bilang kau menyukainya…aku kaget..aku tidak menyangka  perasaanmu padanya seperti itu..aku hanya ingin bilang..jangan ikuti dia lagi kalau kau memang hanya mempermainkannya..maksudku..kalau kau hanya sekedar..aku tidak tahu rasa sukamu tulus atau tidak..hanya saja..kau baru mengenalnya bahkan kau belum pernah bicara dengannya kenapa kau bisamenyukainya?”Tanya gadis dihadapanku ini, kata-katanya benar-benar masuk ke dalam pikirkanku, apa yang dia katakana benar, bagaimana bisa aku semuda itu mengatakan suka pada seorang gadis yang bahkan belum aku kenal.

 

Aku terdiam menatapnya.

 

“Kalau kau tidak serius dengan kata-katamu..jangan ikuti dia lagi”lanjutnya.

 

**

Tidak, aku serius dan bahkan aku baru saja bilang padanya kalau aku serius dengannya, aku memang tidak tahu kenapa aku bisa suka padanya tapi aku yakin perasaanku ini serius, aku serius menyukainya.

 

**

 

“Selama ini aku berharap aka nada seseorang yang dapat mengembalikan Yongie seperti dulu lagi tapi…tidak ada..tidak ada seorangpun yang bisa membuatnya seperti dulu lagi..Kyu kalau kau serius dengannya aku harap kau bisa mengembalikan Yongie yang dulu…”

 

**

 

Mengembalikannya? Seperti dulu? Bukan pekerjaan mudah bahkan melihatku saja dia tidak mau, bagaimana bisa aku dekat dengannya.

 

“Yongie..aku tidak akan menyerah..”

 

Author POV

 

Keesokan harinya, seperti biasa sepulang Kyuhyun dari kampusnya dia kembali menuju apartemen Yong Soon, baru sampai disana, dia melihat namja yang kemarin kembali mengantar Yong Soon, Zhoumi mengantar Yong Soon pulang lagi. Kyuhyun melihat Zhoumi sedang berbicara sebentar dengan Yong Soon, Kyuhyun sebenarnya kesal melihat hal itu dan ingin segera mengampiri tempat itu namun dia berusaha sabar menunggu Zhoumi pergi.

 

Namun ternyata Kyuhyun tidak sabar menunggu Zhoumi pergi dan segera menghampiri mereka.

 

“Yongie”panggil Kyuhyun.

 

Yong Soon kaget melihat Kyuhyun ada disini, Zhoumi menatap Kyuhyun dari atas sampai bawah lalu menoleh pada Yong Soon.

 

“Zhoumi..pulanglah”kata Yong Soon menyuruh Zhoumi pulang, Zhoumi menatap meremehkan Kyuhyun dan tiba-tiba saja dia menicum pipi Yong soon sekilas, hal itu membuat Yong Soon terkejut.

 

“Sampai jumpa besok sayang…”ucap zhoumi dengan segaja menekankan kata-kata terkahirnya sambil menatap Kyuhyun yang terlihat sangat kesal apalagi dia semakin kesal melihat apa yang dilakukan Zhoumi tadi.

 

Setelah itu Zhoumi segera pergi. Yong Soon menatap namja itu sekilas dan segera pergi meninggalkannya.

 

“Yongie”panggil Kyuhyun mmebuat Yong Soon berhenti berjalan dan berbalik. Yong Soon berjalan menghampiri Kyuhyun.

 

“Berhenti memanggilku seperti itu…aku tidak mengenalmu..kenapa kau sangat keras kepala sekali..berhenti mengikutiku..berhenti menemuiku dan berhenti menyukaiku”ucap Yong Soon dengan nada tajam.

 

“Aku tidak akan berhenti menyukaimu karena aku serius”ucap Kyuhyun dengan mantap.

 

“kau hanya akan membuang waktumu menyukaiku”balas Yong Soon.

 

“Tidak..aku akan membuatmu menyukaiku juga..”balas Kyuhyun.

 

Yong Soon menatap kesal namja dihadapannya, bagaimana bisa dia sangat keras kepala, ucap Yong Soon dalam hati.  Yong Soon segera berbalik dan meninggalkan namja itu.

 

Yong Soon POV

 

Namja keras kepala, apa yang dia pikirkan? Dia piker dia bisa membuatku menyukainya, tidak akan. Aku masuk ke dalam apartemenku dengan kesal, kulihat Je Ri sudah datang, dia memang selalu datang ke apartemenku, entah kenapa dia selalu khawatir denganku, dia piker aku akan bunuh diri dan menyusul nya, tidak aku masih waras.

 

“Yongie-ya..bukalah hatimu”ucapnya membuatku bingung namun sedetik kemudian aku tahu apa yang dia maksud, apa mengenai namja itu? Apa dia tahu? Atau jangan-jangan dia yang mmeberitahu tentangku padanya, mau apa dia? Membuatku lupa padanya? Tidak akan bisa.

 

“Oh..jadi kau ada hubungannya dengan namja aneh itu”ucapku tidak suka.

 

“Anni..aku juga tidak kenal dengannya tapi yang jelas aku tahu dia sayang dan peduli padamu…sama sepertiku…”ucapnya.

 

“Lalu…”kataku.

 

“Yongie bukalah hatimu..banyak orang-orang yang sayang padamu disekitarmu..”lanjutnya.

 

“Aku piker tidak..berhenti peduli padaku tidak ada yang peduli dan sayang padaku kecuali Seulong..hanya dia..tidak ada yang lain tidak kau ataupun namja itu!”seruku mulai kesal dengan kata-katanya yang seakan-akan menunjukan selama ini aku sudah salah bersikap seperti ini, tidak aku tidak salah, aku tidak bisa mempercayai orang lain selain Seulong, dia satu-satunya orang yang aku percaya yang tulus menyanyangiku.

 

“Ya!sadar Yongie..namja itu sudah mati!kenapa kau terus hidup di bawah bayang-bayangnya seakan dia segalanya seakan hanya dia yang menyayangimu…tidak Yongie!masih banyak orang yang sayangnya tulus padamu..bukan hanya namja itu!”seru Je Ri mulai meninggikan suaranya.

 

“Bagiku hanya Seulong!”seruku kemudian menuju kamarku dan menutup pintunya.

 

“Ya..Yongie!”dia terus memanggilku dari luar dan aku tidak peduli, tidak hanya Seulong, hanya Seulong yang tulus menyanyangiku yang lain tidak.

 

Kyu POV

 

Aku sampai di apartemenku dan baru saja merebahkan tubuhku di atas tempat tidur ketika handphoneku berbunyi.

 

“Appa”gumamku ketika melihat namanya yang tertera disana.

 

“Yoboseyo..appa”ucapku begitu mengangkat telepon.

 

“Mwo?pulang?”

 

Yong Soon POV

 

“Karena aku menyukaimu..”

 

“Aku tidak akan berhenti menyukaimu karena aku serius”

 

“Tidak..aku akan membuatmu menyukaiku juga..”

 

Entah kenapa kata-kata namja itu terus saja terngiang dipikiranku, semuanya, sejak pertama kali dia bilang dia menyukaiku sampai kata-katanya tadi, isshh kenapa denganku? Kenapa aku jadi terus memikirkannya, maldo andwe, aku tidak akan pernah menyukainya atau siapapun namja yang bilang menyukaiku. Tidak, hatiku hanya untuk Seulong.

 

**

 

“Nan johaeyo”ucap seorang namja dengan senyum yang aku sukai sambil menujukku, aku terkikik pelan mendengarnya.

 

“Nado..”jawabku sambil terkikik lagi, aneh sekali dia, tentu saja aku menyukainya, dia datu-satunya keluarga yang aku miliki, meski bukan keluarga kandung tapi dialah yang selalu ada disampingku disini.

 

“Aku serius”katanya lagi, aku mengerutkan dahiku, tentu saja aku juga serius menyukainya, diakan kakakku.

 

“Aku juga serius..aku sayang Oppa”kataku.

 

Aku melihatnya terlihat kesal dengan jawabanku dan meninggalkanku pergi, aku tidak mengerti dengan sikapnya itu, ya sudahlah oppaku itu memang terkadang suka aneh, aku memandang lurus ke taman panti asuhan tempat aku tinggal selama ini bersama dia, Seulong Oppa.

 

“Saranghaeyo Choi Yong Soon”

 

Seulong Oppa kembali lagi kali ini dengna setangkai bunga mawar ditangannya, aku semakin bingung dengan sikapnya.

 

“Oppa..kau sedang latihan untuk menyatakan perasaanmu pada seorang gadis?”tanyaku sambil mengambil mawar itu, dia terlihat semakin kesal dengan jawabanku, hei memangnya ada yang salah? Mungkin benarkan dia mau menyatakan perasaanya pada seorang gadis..ah mungkin seharusnya aku menjawabnya, ok sepertinya dia memintaku menjadi gadis itu.

 

“Nado saranghae Oppa..hei apa dia memanggilmu Oppa”kataku. Dia mendesah pelan kemudian duduk disampingku, aku hanya menatapnya bingung dan tiba-tiba saja dia mengenggam tanganku, aku sedikit tersentak kaget, dia menyentuh wajahku dan menyuruhku menatapnya.

 

“Neo neomu baboya…Choi Yong Soon jadilah yeojachinguku bukan adikku”katanya, matanya tepat menatap mataku, aku berusaha mencerna kata-katanya, apa maksudnya menjadi yeojachingunya? Aku kan adiknya..lalu apa maksudnya?

 

**

 

Aku menghela nafas perlahan, aku masih ingat saat pertama kali dia menyatakan perasaannya padaku, bahkan aku tidak tahu dia sedang menyatakan perasaannya padaku, aku menelungkupkan wajahku di atas meja, aku merindukannya lagi.

 

“Oppa..neomu bogophasso”lirihku smabil memejamkan mataku dan membiarkan semua memoriku bersamanya diputar ulang.

 

Author POV

 

Kyuhyun baru saja tiba di bandara Incheon, dia masih tidak mengerti kenapa ayahnya menyuruhnya pulang treburu-buru seperti ini, dia berjalan keluar bandara, dilihatnya sudah ada orang yang menunggunya di parkiran, dia segera berjalan menghampiri orang itu dan tersenyum padanya.

 

“Hyung!”sapanya pada namja yang sedikit lebih pendek darinya yang memakai kacamata hitam bersender di mobil silver itu, namja itu melepaskan kacamatanya dna tersenyum hangat pada Kyuhyun.

 

“Hari ini aku menjadi supirmu Kyu”kata namja itu sambil berjalan ke arah Kyu dan memeluknya.

 

“Sungmin Hyung..kenapa hyung yang menjemputku?”tanya Kyu pada namja yang ternyata bernama Sungmin, Lee Sungmin adalah sepupu Kyuhyun yang lebih tua beberapa tahun darinya yang memang sangat dekat dengan keluarga Kyuhyun.

 

“Ya..paling tidak bilang kau merindukanku sebelum bertanya hal itu”kataSungmin, Kyuhyun tersenyum merasa bersalah.

 

“Ne..aku merindukanmu hyung…sangat”ucap Kyuhyun sambil tersenyeum seperti anak kecil, Sungmin mengacak-acak rambut Kyuhyun.

 

“Hyung..aku sudah dewasa”kata Kyu tidak terima diperlakukan seperti itu.

 

“Keure..keureu..kalau begitu kau sudah memiliki seorang gadis eropa disana?”tanya Sungmin itu sambil mengerling menggoda pada Kyuhyun, Kyuhyun mendesah pelan.

 

“Pikiran hyung sama saja seperti Donghae..sudah ayo pulang..badanku rasanya pegal-pegal setelah 12 jam perjalanan..”jawab Kyu kemudian langsung masuk ke mobil, Sungmin terkekeh pelan melihat tingkah Kyuhyun dan kemudian mengikuti Kyuhyun masuk ke dalam mobil.

 

Entah karena pertanyaan Sungmin tadi atau memang dia sedang merindukan Yong Soon, Kyuhyun kembali membayangkan Yong Soon, dia mengambil handphonenya di saku jaketnya dan menatap nomor Yong Soon, dia seakan ingin menghubungi gadis itu namun kembali diurungkan niatnya itu, apalagi setelah dia ingat kata-kata Yong Soon kemarin.

 

Kyuhyun menghela nafas perlahan dan menyenderkan kepalanya lalu mulai memejamkan matanya.

 

**

“Kyu..ireona..sudah sampai”panggil Sungmin pada Kyuhyun yang duduk disampingnya, Kyuhyun membuka matanya sedikit, sebenarnya sejak tadi dia tidak tidur karena merasa badannya sangat pegal-pegal, begitu membuka matanya, dia melihat sbeuah rumah yang sudah sangat lama dia tidak lihat dan kali ini dia merasakan rindu melihatanya.

 

Sungmin turun lebih dahulu dan membawakan barang-barang Kyuhyun.

 

“Kyu..kau berhutang padaku..selain menjadi supir..aku juga menjadi portermu..”kata Sungmin yang berjalan di depan Kyuhyun.

 

“Ara..ara nanti aku kenalkan dengan teman-temanku”kata Kyu.

 

Mereka pun segera masuk ke dalam rumah, Kyuhyun terdiam sejenak di depan pintu, rasanya sudah lama sekali dia tidak pulang, dua tahun dan dia benar-benar merindukan suasana rumah ini, Sungmin meletakkan barang-barang Kyuhyun di dekat sofa.

 

“Ahjumma..uri Kyunnie sudah pulang”seru Sungmin sambil mendudukan dirinya di sofa, tak lama kemudian seorang wanita paruh baya masuk ke ruang tengah, Kyuhyun tertegun, sudah lama sekali dia tidak bertemu dengan ibunya.

 

“Eomma”lirihnya dan dia segera berjalan menghampiri ibunya lalu memeluknya dengan erat.

 

“Neomu bogoshippoyo eomma”ucap Kyuhyun sambil memeluk erat ibunya.

 

 

Kyu POV

 

Badanku rasanya remuk sekali, sudah lama tidak merasakan perjalanan 12 jam dan sekarang aku harus merasakannya lagi, aku membaringkan tubuhku di atas tempat tidurku sementara aku menyadari Sungmin hyung sedang menggeledah tasku, hei aku tidak membawa apa-apa, kebiasaan sekali dia itu, aku kembali bangkit dari dudukku.

“Hyung..aku tidak membawa apa-apa”kataku padanya.

 

“Isshh kupikir kau membawa sesuatu”katanya kemudian duduk disampingku.

 

“Hyung..kau tahu kenapa appa menyuruhku pulang mendadak seperti ini?”tanyaku padanya.

 

Dia sedang memainkan PSPku, dia berhenti sejenak dan menoleh padaku.

 

“Molla..ahjussi tidak bilang apa-apa…urusan bisnis kali..sebentar lagi kau kan akan menggantikannya..mungkin kau mau dikenalkan pada rekan-rekannya…”kata Sungmin hyung.

 

Hah, malas sekali kalau gara-gara itu ayah menyuruhku pulang, aku tahu aku akan lulus sebentar lagi dan akan menggantikannya tapi tidak secepat ini aku harus memulainya, rasanya aku ingin tinggal di London saja dan bisa melihatnya terus…mwo? apa yang aku pikirkan tadi? Kenapa gadis itu selalu masuk tiba-tiba dalam pikiranku.

 

“ya..kenapa kau menggelengkan kepalamu?”tanya Sungmin hyung heran, aku baru sadar apa yang aku lakukan tadi.

 

“Ah..aniya..aku mau tidur”jawabku singkat kemudian merebahkan tubuhku lagi di tempat tidur dan mulai memejamkan mataku.

 

Yong Soon POV

 

Mataku mengawasi kalau-kalau aku menemukan namja itu lagi mengikutiku, sesekali aku menengok kebelakang, eopseo, baguslah, aku kembali berjalan pulang ke apartemenku, sebelum sampai aku menengok lewat dinding di belokan dekat apartemenku, siapa tahu namja itu menungguku disana, begitu aku melihatnya, tidak ada juga, aku menghela nafas lega, syukurlah tidak ada.

 

Sepertinya dia mengikuti apa kata-kataku kemarin? Bagus akhirnya dia menyerah, tidak akan ada namja yang tahan dengan sikapku yang seperti ini, aku memang sengaja bersikap seperti itu pada mereka, mulai sekarang dia tidak akan mengangguku lagi, mengikutiku, menungguku dan semua hal menyebalkan itu, tidak akan ada lagi yang mengikutiku, menungguku, memberikan jaketnya ketika hujan..ya apa yang aku pikirkan barusan kenapa aku malah mengingat-ingat apa saja yang pernah dia lakukan padaku, aisshh,harusnya aku senang, dia tidak akan mengangguku lagi, sudah kubilang dia tidak akan tahan.

 

Author POV

 

“Gadis itu akan datang besok..kau harus menemuinya”kata ayah Kyuhyun duduk di meja kerja kantornya, Kyuhyun membulatkan matanya kaget mendengar perkataan ayahnya yang menyuruhnya ke kantor hanya untuk mengatakan ini, ayahnya masih sibuk dengan berkas-berkas ditangannya.

 

“Mwo? Appa..appa berjanji tidak akan melakukan pertunangan atau apapun sejenisnya sebelum aku luluskan?”kata Kyuhyun.

 

Ayahnya menaruh kertas-kertas ditangannya dan menatap anaknya itu.

 

“Mereka ingin bertemu denganmu besok jadi kau harus menemuninya…tidak ada tapi-tapian”jawab ayah Kyuhyun tegas.

 

“Appa”panggil Kyuhyun.

 

“aku sudah selesai bicara denganmu Kyu..kau boleh pulang..aku sedang sibuk dan besok kau harus ikut aku bertemu mereka”ucap ayah Kyuhyun dengan tegas.

 

Kyuhyun mendesah pelan, dia tidak akan bisa membantah lagi setelah ini, dia berjalan keluar kantor ayahnya dengan wajah bingung, apa yang harus dia lakukan? Dia tidak akan pernah menyukai gadis itu karena dia lebih dahulu menemukan gadis yang dia sukai, Yong Soon.

 

**

 

Sejak kejadian itu setiap harinya Yong Soon selalu mengawasi kalau-kalau Kyuhyun masih mengikutinya namun ini sudah hari ketiga dan tidak ada tanda-tanda Kyuhyun lagi didekatnya, bahkan biasanya Kyuhyun akan menunggu di depan apartemen Yong Soon, kini juga tidak ada.

 

Yong Soon berhenti di depan apartemennya menatap kosong pagar yang biasanya ada Kyuhyun bersandar disitu.

 

“Apa dia benar-benar menuruti perkataanku?”gumam Yong Soon, dia segera mengelengkan kepalanya begitu wajah Kyuhyun mulai masuk ke dalam pikirannya.

 

“kenapa aku harus peduli..bukankah itu bagus”kata Yong Soon kemudian masuk ke dalam apartemennya.

 

**

 

Malam itu Kyuhyun dipertemukan dengan gadis yang akan dijodohkan dengannya, dia datang bersama ayah dan kakak perempuannya. Mereka akan bertemu disebuah restoran, sejak pergi dari rumah wajah Kyuhyun sudah malas, dia berjalan di belakang ayahnya dengan perlahan ketika memasuki restoran, kakak Kyuhyun menyadari sikap adiknya dan sesekali dia menegur kyuhyun agar tidak trelihat seperti itu, namun Kyuhyun melakukannya lagi.

 

“Annyeonghaseyo joneun Lee HaNa-imnida”ucap seorang gadis dengan gaun putih selutut dan rambut ikal sebahu, gadis yang akan dijodohkan dengan Kyuhyun itu tersenyum pada Kyuhyun ketika mengenalkan namanya namun Kyuhyun hanya menanggapinya dengan senyum tipis.

 

“Cho Kyuhyun-imnida”Kyuhyun memperkenalkan dirinya dengan sangat singkat dan terkesan malas, kakak Kyuhyun Ahra beberapa kali menegur Kyuhyun untuk bersikap ramah namun Kyuhyun benar-benar tidak mau disini dan sikapnya malah semakin jelas menunjukan dia tidak suka dengan hal ini.

 

Kyuhyun hanya menjawab ketika ditanya meski masih dengan sopa tapi trelihat dia sudah sangat malas disini dan ingin pulang, Lee hana beberapa kali menatap Kyuhyun dan ketika pandangan mereka bertemu dia menunduk, sementara Kyuhyun terlihat biasa saja, dia tidak merasakan perasaan apapun pada gadis dihadapannya ini karena hatinya sudah milik orang lain.

 

Begitu acara makan malam selesai, ahra langsung menarik tangan Kyuhyun untuk bicara dengannya.

 

“Kyu..kenapa sikapmu seperti itu? tidak sopan tau”kata Ahra pada Kyuhyun.

 

“Aku memang tidak ingin kesini tapi appa malah memaksaku”jawab Kyu cuek.

 

“Lee hana cantik dan sopan..aku pikir dia cocok denganmu”lanjut Ahra.

 

“Ya tapi aku tidak akan pernah menyukainya”jawab Kyu malas.

 

“Wae?”tanya Ahra.

 

“Aku menyukai gadis lain”jawab Kyu singkatm ahra kaget mendengar jawaban Kyuhyun, dia tidak menyangka adiknya sudah menyukai gadis lain, setahunya adiknya ini paling tidak peduli dengan gadis-gadis disekitarnya, sekana tidak ada yang membuatnya tertarik makanya ayahnya berniat menjodohkan adiknya ini tapi mendnegar jawaban adiknya ini mmebuatnya kaget, siapa gadis yang sdua membuat adiknya ini tertarik.

 

Yong Soon POV

 

Aku kembali tidak menemukan sosok namja itu disekitarku, ini sudah hari kelima dia tidak pernah muncul disekitarku lagi, dia mendengarkan kata-kataku rupanya, aku mendesah pelan, entah kenapa ada perasaan aneh muncul di hatiku, aku takut dia marah.

 

“God..what i am thinking..dia tidak mungkin marah? Kenapa aku harus khawatir dia marah..”kataku.

 

“Biar kutebak kau merindukan namja itu bukan?”tanya Je Ri yang tiba-tiba sudah ada disampingku, dia melirikku sekilas.

 

“Ani”jawabku singkat dan meninggalkannya masuk ke dalam, setelah kejadian perdebatanku dengan Je Ri beberapa hari lalu, Je Ri selalu berkata sesuatu dimana kata-katanya itu seakan mengatakan apa yang sebenarnya aku rasakan yang pikiranku tolak, merindukannya? Mana mungkin.

 

Aku masuk ke dalam kamarku melemparkan tasku ke tempat tidur dan berjalan menyalakan laptopku, tinggal sedikit lagi tugas akhirku akan benar-benar selesai, setelah aku lulus aku akan..molla aku tidak tahu..tidak mungkin aku kembali ke Seoul..aku tidak punya siapa-siapa disana, lalu aku akan kemana? Disini? Mungkin, sepertinya aku akan meminta penggantian kewarganegaraan karena toh aku selamanya akan disini.

 

Aku mengecek handphoneku dan tanpa sadar tanganku bergerak menuju kontak handphoneku dan mataku tertuju pada nama namja itu.

 

“Kyuhyun”gumamku, ini pertama kalinya aku mengucapkan namanya selama ini aku lebih suka menyebutnya namja itu.

 

“Dia tidak serius..namja bodoh”gumamku dan jariku bergerak hendak menghapus nomornya namun aku kembali berpikir ulang untuk menghapus nomornya, aishh kenapa aku jadi seperti ini.

 

“Berhenti memanggilku seperti itu…aku tidak mengenalmu..kenapa kau sangat keras kepala sekali..berhenti mengikutiku..berhenti menemuiku dan berhenti menyukaiku”

 

Apa aku terlalu kasar padanya saat itu? apa aku salah memintanya tidak menyukaiku? Bukankah perasaan seseorang tidak bisa dipaksakan, apa aku terlalu tega memaksanya berhenti menyukaiku? Aisshh apa yang aku pikirkan, sudah bagus dia tidak mengangguku lagi tapi kalau dia marah karena aku berkata terlalu kasar, otte??

 

Kyu POV

 

Aku baru saja memejamkan mataku berusaha beristirahat setelah pulang kembali dari seoul ketika aku mendengar handphoneku berbunyi di atas meja, dengan malas aku bangun dna mengambilnya. Mataku membulat begitu melihat nama yang tertera disitu, jantungku berdegup sangat kencang saaat membuka pesan masuk itu.

 

From: Yongie

 

Mian atas kata-kataku yang kemarin..aku harap kau tidak marah dengan kata-kataku itu

 

Aku merasakan bibirku membentuk senyuman, aku snagat lelah sekarang tapi entah kenapa melihat sebuah pesan ini membuat rasa lelah itu seakan hilang, dia mengirimiku sms untuk yang pertama kali apa ini membuktikan dia mulai melihatku, dia mulai menganggapku. Aku segera mengambil jaket panjangku dan bergegas keluar apartemenku dan menuju apartemennya.

 

Sampai di depan apartemennya, aku segera mengirimkan sms padanya. Aku tersenyum setelah mengirimkannya sms, aku berharap dia akan keluar menemuiku, tak lama kemudian benar dia keluar, aku melihatnya keluar dari apartemennya,bibirku kembali membentuk senyuman, entahlah rasanya hari ini aku sangat senang sekali, dia berjalan menghampiriku, aku tersenyum padanya dan terus menatapnya, rasanya aku merindukannya, padahal baru lima hari yang lalu aku pergi tapi melihatnya sekarang membuatku menyadari bahwa aku sangat merindukan gadis ini.

 

Author POV

 

Yong Soon menunduk tidak berani menatap mata Kyuhyun yang ada dihadapannya, dia masih bingung dengan sikapnya yang tiba-tiba mau menemui Kyuhyun, dia tidak tahu harus berkata apa, sampai tangan Kyuhyun menyentuh tangnnya dan menariknya.

 

“Ayo pergi..”kata Kyuhyun sambil menarik tangan Yong Soon dan membwanya berjalan, Yong Soon pun akhirnya mengikuti Kyuhyun berjalan, dia bingung dengan sikapnya saat ini, kenapa dia mau saja dibawa Kyuhyun seperti ini, Yong Soon melirik tangannya yang di genggam erat oleh Kyuhyun lalu dia memandang wajah Kyuhyun disampingnya yang mentap lurus ke depan, Kyuhyun tersenyum senang karena gadis yang disukainya ini mulai melihtnya.

 

Apa dia sesenang itu? Gumam Yong Soon dalam pikirannya sambil memperhatikan wajah Kyuhyun lekat-lekat.

 

Mereka hanya berjalan dalam diam, Kyuhyun tidaktahu harus mulai berbicara apa pada gadis disampingnya ini sementara Yong Soon masih memikirkan kenapa dia seperti ini.

 

**

 

Kyuhyun mengajaknya ke taman tempat Yong Soon biasa pergi dan diikuti oleh Kyuhyun, mereka duduk di salah satu bangku disana dalam diam, tidak ada yang memulai pembicaraan, mereka sama-sama bingung dengan kondisi yang mereka alami sekarang.

 

“Kau…marah dengan kata-kataku kemarin?”tanya Yong Soon pada akhirnya berbicara setelah sekian lama terdiam, Kyuhyun sedikit kaget mendengar pertanyaan Yong Soon.

 

“ah..anniya”jawab Kyuhyun sedikit gugup, sambil menoleh pada gadis disampingnya dan mentap lekat-lekat wajahnya yang menatap lurus ke depan.

 

“Lalu…kemana kau selama ini?”tanya Yong Soon lagi sambil menoleh dan pada saat itu mata mereka saling bertemu, Kyuhyun merasakan jantungnya berdegup sangat kencang sementara Yong Soon mulai merasakan sesuatu di dalam hatinya saat melihat tatapan Kyuhyun, selang beberapa detik kemudian Yong Soon mengalihkan pandangannya.

 

“Ah…aku pulang ke Seoul…”jawab Kyuhyun, Yong Soon mengangguk.

 

Mereka kembali diam.

 

“Chogi…kau tinggal dimana? Seoul juga?”tanya Kyuhyun membernikan dirinya memulai pembicaraan.

 

“Bukan…Incheon…”jawab Yong Soon tanpa melihat kearah Kyuhyun dia takut pandngan mereka kembali bertemu dan memunculkan perasaan itu kembali di hatinya.

 

“Eoh…kau tinggal dengan orang tuamu?”tanya Kyuhyun lagi, Yong Soon menggeleng dan matanya menerawang menatap lurus ke depan.

 

“Aku tidak punya orang tua”katanya.

 

“Mian..aku tidak tahu”kata Kyuhyun merasa bersalah karena sudah bertanya hal itu pada Yong Soon.

 

“Gwenchana”lanjut Yong Soon.

 

“Keugeu…namja..nugunda?”kali ini Kyuhyun memberanikan dirinya bertnya mengenai namja yang meninggalkan YongSoon.

 

“Keu namja…nae namjachingu…Im Seulong”jawab Yong Soon menoleh pada Kyuhyun, mendengar Yong Soon menyebut namja itu adalah kekasihnya membuat Kyuhyun sedikit cemburu, namun dia masih berusaha terlihat biasa meski jelas terlihat perubahan wajahnya saat ini.

 

“Dia satu-satunya keluarga yang aku punya…aku tidak kenal siapa orang tuaku sejak lahir…mereka menaruhku di panti asuhan…hanya Seulong Oppa yang aku kenal saat itu…dia yang menjadi orang tuaku disana…”

 

Kyuhyun terus mendengrkan cerita Yong Soon dengan seksama, dia akhirnya mengerti kenapa namja itu sangat berarti untuk Yong Soon, Seulonglah keluarga Yong Soon satu-satunya, dia yang menjaga Yong Soon selama ini, tentu saja sulit untuk Yong Soon melepasnya, Kyuhyun merasa akan sangat berat untuknya menggantikan namja itu namun dia tidak akan menyerah karena dia menyukia gadis ini.

 

Seseorang memperhatikan Kyuhyun dan Yong Soon dari dalam sebuah mobil, tangannya mengepal kuat.

 

“Aku tidak akan membiarkan gadis itu jatuh ke tangannya…”gumam namja itu.

 

Kyu POV

 

Kami kembali berjalan ke apartemennya, aku berjalan berdampingan dengannya, sama seperti tadi dalam diam, namun kali ini diamku bukn karena aku bingung harus berkata apa tapi aku tidak bisa berkomentar apa-apa tentang hidupnya yang sulit selama ini, dia pasti sangat menderita kehilangan orang yang merupkan keluarganya satu-satunya.

 

Mulai sekarang aku yang akan menjaga gadis ini, aku yang akan ada disampingnya dan aku akan membuatnya melupakan semua kesedihannya selama ini.

 

Kami berhenti tepat didepan apartemennya.

 

“Gomawo..sudah mau menjadi teman bicaraku hari ini…”katanya.

 

“Nde…mulai sekarang kau bisa cerita apapun padaku”kataku sambil tersenyum.

 

Dia tersenyum sekilas sambil menunduk, kenapa menunduk? Aku ingin melihat senyumnya.

 

Dia menegakkan kepalanya lalu kemudian berbalik.

 

“Yongie..”panggilku, dia berhenti berjalan dan berbalik menghadapku.

 

“Aku senang kau menanyakan keberadaanku hari ini..apa itu artinya aku boleh menyukaimu?”tanyaku.

 

Di kembali menuduk.

 

“Mollaso”lirihnya kemudian kembali berbalik dan berjalan cepat menuju apartemennya.

Advertisements

6 thoughts on “FF: Summer, I’ll Fix You Part 7

  1. yeee,.. akhirnya yong soon mulai tertarik, wlpn blm menyadari,.. hwaiting kyu!! thor ini kpn dilanjutin lg????? lanjutin ya thor,.. *puppy eyes*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s