FF: Jet Lag (KyuSoon Couple)

Yong Soon POV

 

Aku memandang langit malam London lewat jendela kamarku, angin malam membelai wajahku perlahan memberikan sensasi dingin, padahal baru awal september, kenapa sudah dingin seperti ini. Aku merapatkan sweater yang aku pakai, menghela nafas perlahan.

 

Apa yang sedang aku lakukan di London? Tentu saja aku pulang ke rumahku, pilihan yang lebih aku pilih dibanding harus ditinggal sendirian di Seoul, dia ada di Jepang selama tiga hari ini untuk konser SMTOWN, sementara aku ditinggal sendirian di Seoul saat suasana hatiku seperti ini? Lebih baik aku pulang bukan? Memang ini bukan pertama kalinya dia meninggalkanku bahkan ini Cuma sebentar hanya tiga hari berbeda ketika dia sedang sibuk dengan kegiatan Super Junior beberapa bulan yang lalu yang mengharuskan kami terpisah selama hampir tiga bulan, kali ini beda, masalahnya banyak hal yang membuatku tidak mau ditinggal sendirian di Seoul, suasana hatiku masih belum membaik sejak kepergiaan Heechul Oppa tentunya daripada aku benging sendirian di apartemenku, lebih baik aku pulangkan?

 

Tok..Tok..Tok..

 

Aku mendengar pintu kamarku diketuk, aku pun berjalan menuju pintu untuk membukakakannya.

 

“Kau belum tidur Yongie?”tanya ibuku yang mengetuk pintu.

 

“Belum..aku belum mengantuk..”jawabku, ibuku tersenyum.

 

“Kau kesini bukan karena sedang bertengkar dengan Kyu-kan?”tanya ibuku lagi, ok ini sudah yang kesekian kalinya dia menanyakan hal itu, Hei memangnya aku kesini hanya jika aku sedang bertengkar dengan namja itu, tentu saja tidak.

 

“Eomma..memangnya aku kesini hanya karena aku sedang bertengkar dengannya..aniya..dia sedang ke Jepang selama tiga hari dan aku malas sendirian di apartemen..”jawabku.

 

“Tumben..kau tidak mau ditinggal sendiri..kenapa tidak kau susul kesana saja?”tanya ibuku, menyusulnya? Aku memang sudah menjadi istrinya tapi? Andweyo, tidak akan pernah aku sengaja menyusulnya ke tempat dia bekerja, aku masih gengsi tentu saja, aku tidak mau ujung-ujungnya dia akan mengolokku karena menyusulnya ke tempat dia bekerja.

 

“Untuk apa? Lebih baik aku pulang”jawabku cuek, ibuku terkekeh pelan.

 

“Jangan sampai kau merindukannya disini”lanjut ibuku, aku mengerucutkan bibirku, kenapa semua orang senang sekali menggodaku, anni lebih tepatnya menggoda kami berdua, aku dan Kyuhyun, sepertinya dengan kenyataan aku sudah menikah dengan Kyuhyun semakin membuat mereka senang menggoda kami.

 

“Eomma..sudah ah..aku mengantuk mau tidur..”ucapku kemudian langsung menutup pintu kamarku, aku maish mendengar ibuku terkekeh pelan diluar pintu, aku menyandarkan tubuhku di pintu kamarku dan menghela nafas perlahan, merindukannya? Tidak!

 

**

 

“Yongie-ya..eomma mau pergi dulu..kau mau ikut?”tanya eommaku begitu aku turun dari kamarku dan melihat ibuku hendak pergi.

 

Aku menjawabnya dengan gelengan.

 

“Ya..sudah..aku pergi dulu ya..”pamit ibuku, aku mengagguk dan tak lama kemudian ibuku sudah pergi, aku berjalan menuju dapur, membuka kulkas dan mengambil air minum.

 

Aku melihat jam di dinding dapur, seharusnya sekarang konser hari pertama sudah selesai dan mana janjinya? Isshh dia bilang akan meneleponku begitu konser selesai, dasar namja menyebalkan, aku mengambil handphoneku di saku jeasnku, menatap layarnya, tidak ada apapun, aku mendesah pelan. Aku sudah mengirimkannya nomorku disini tepat sebelum dia berangkat dan kenapa sampai sekarang dia tidak menghubungiku.

 

“Cho Kyuhyun menyebalkan!”umpatku.

 

Lihat saja saat pulang nanti, kalau sampai tiga hari dia tidak menghubungiku juga akan kuhabisi namja menyebalkan itu >< hoaaa apa aku merindukannya sekarang? Aniya..aniya..tidak mungkin..baru sehari..apa aku gila?!

 

 

**

 

Sudah cukup tiga hari dia tidak menghubungiku, aisshh maunya apa sih namja itu. Cho Kyuhyun kau sungguh sangat menyebalkan. Aku menatap kesal layar handphoneku yang saat ini sedang menggunakan wallpaper namja itu, semakin melihatnya  semakin membuatku kesal, apa dia tidak peduli dengan istirnya?!argghhh Cho Kyuhyun><

 

“Neo..pabo..”gumamku sambil menatap wallpaper handphoneku.

 

Aku menyentuh layar handphoneku, seakan sedang menyentuh wajahnya, aku mendesah pelan, aku merindukannya T.T ya benar aku merindukannya, sangat. Jinjja? Kenapa harus selalu aku yang merindukannya, kalau dia merindukanku pasti dia langsung menghubungiku sedangkan ini tidak.

 

Bagaimana aku bisa menjadikan Cho Kyuhyun sebagai pusat gravitasiku, mengatur seluruh kehidupanku,mengisi setiap bagian otakku sehingga membuatku selalu merindukannya bahkan hanya sehari tidak melihatnya, sudah cukup membuatku gelisah.

 

Jariku bergerak membuka folder fotonya yang aku simpan secara rahasia, sehingga dia tidak tahu, kalau dia tahu bisa-bisa besar kepala dan menjadikannya bahan ledekan. Kenapa aku bisa memiliki suami yang tega menggoda istrinya terus-terusan tapi..itu yang membuatku menyukainya..anni mencintainya..

 

Sesekali aku tersenyum melihat beberapa fotonya yang aku ambil diam-diam, aku tertawa tertahan ketika melihat fotonya ketika bangun tidur, saat seperti itu dia benar-benar jelek, bagaimana kalau fans-fansnya melihat ini..ckckck bagaimana sudah sebesar ini dia masih tidur ngiler. Jorok sekali dia itu.

 

Aku kembali tersenyum melihat wajahnya ketika tidur, damai sekali, rasanya sudah lama sekali tidak melihatnya tertidur seperti ini, tuh kan aku memang merindukannya L

 

Kyu POV

 

Aku tersenyum sendiri melihat ekspresi wajah gadis yang sudah sebulan ini resmi menjadi istriku, selalu begini ketika aku dan dia terpisah jauh, aku hanya bisa melampiaskan rasa rinduku dengan memandang foto-fotonya. Kenapa yeoja itu lebih memilih pulang ke Inggris, hah bukannya ikut menemaniku disini, aku tahu beberapa minggu ini suasana hatinya tidaklah baik, itu semua karena kepergian Heechul hyung. Aku menghela nafas perlahan, jariku bergerak menyentuh layar handphoneku seakan sedang menyentuh wajahnya.

 

“Jeongmal bogoshipo Yongie..”lirihku, meski baru tiga hari aku sudah sangat merindukannya, anni bahkan baru beberapa jam saja disini aku sudha merindukannya.

 

Cho Yong Soon, pusat kehidupanku sekarang, pengisi otakku, oksigenku. Terlalu berlebihan, tidak, aku memang sangat mencintainya, sangat mungkin lebih dibandingkan dia mencintaiku. Setiap hari hanya gadis itu yang selalu muncul dipikiranku, setiap aku bekerja apapun yang aku lakukan, selalu wajahnya yang muncul dipikiranku, ekpresinya begitu nyata untukku, ekspresi senangnya, tawanya bahkan ketika dia mengerucutkan bibirnya karena kesal jika aku mulai menggodanya.

 

“Aisshh..jinjja..aku benar-benar merindukannya”gumamku.

 

Aku kembali memperhatikan foto-fotonya yang berhasil aku tangkap. Dia paling tidak suka aku foto, memang yeoja aneh, yeoja aneh yang sudah menyihirku sehingga pikiranku hanya tertuju pada yeoja itu, tidak ada yang pernah bilang gadisku cantik tapi bagiku dia sangat cantik, dia tidak feminim malah dia tampak seperti laki-laki kadang tapi itulah daya tariknya, dia terlihat berbeda di mataku, dia spesial bagiku.

 

“Hah..kapan aku pulang?!”seruku.

 

“Ya!Kyu..apa yang kau lakukan sejak tadi, hah?!”seru suara Donghae hyung di tempat duduk belakang, aku baru sadar kami masih di dalam van sedang menuju hotel setelah konser.

 

“Dia sedang merindukan Yong Soon..kau lucu sekali Kyu..kau tidak sadar kami memperhatikan ekspresi anehmu itu..”seru Sungmin hyung di depan menatapku sambil tersenyum penuh arti, aku bisa merasakan mukaku memerah karena malu. Aishh jinjja kenapa aku tidak tahu sekarang aku sedang ada disini, sudah jelas mereka akan mentertawakanku, sial

 

“kau senyum-senyum sendiri pada handphonemu..aigoo..gadis itu benar-benar sudah membuat seorang Cho Kyuhyun menjadi gila..”lanjut Teukie hyung meledekku.

 

“Aisshh..jijja..aku benar-benar merindukannya”seru Eunhyuk hyung mengulangi kata-kata yang aku katakan tadi, sial sekali.

 

Aku menundukan wajahku ketika mendengar mereka tertawa pelan. Aku pura-pura memejamkan mataku lalu menggunakan earphone dan mulai mendengarkan lagu agar tidak mendengar celetukan menyebalkan mereka.

 

**

 

“Aisshh..jinjja aku benar-benar merindukannya…”ucap Eunhyuk hyung begitu melewatiku yang sedang makan. Selanjutnya semua member ikut tertawa.

 

“Hyung!”seruku mulai kesal, terus saja mereka tertawa, apa mereka tidak pernah merasakan rindu pada yeojachingu mereka, hah wajar kan? Perasaan mereka juga seperti itu memangnya aku aneh.

 

“Sabar Kyu..kami hanya bercanda..habisnya kau lucu jika mulai merindukan Yong Soon..hahahahha..sudah kau hubungi dia..daripada senyum-senyum gak jelas pada handphonemu..lama-lama kau seperti orang gila.hahahahaha”seru Donghae hyung, aku mendelik kesal padanya kemudian aku memutusakn untuk meninggalkan kamar hotelku.

 

Di depan hotel aku mengeluarkan handphoneku dan mencari kontak gadis itu, sebaiknya aku menelponnya, sebelum aku benar-benar gila seperti kata Donghae hyung. Apa yang sedang dia lakukan sekarang ya? Disana pagi atau malam?

 

“Hmm”sapanya di telepon, suaranya terdengar berbeda, apa dia sedang sakit?

 

“gwenchana?”tanyaku mulai khawatir.

 

Dia diam, aisshh kenapa gadis ini?

 

“Yongie-ya..gwenchana?”tanyaku lagi dan kembali diam.

 

“Yongie..Yongie..waeyo? Yongie?”ucapku mulai panik, kenapa dia tidak kunjung berusara.

 

“Ya cho Yong Soon..aku berbicara padamu…”seruku namun dia tetap saja diam.

 

Aisshh ada apa dengan gadis ini, apa yang terjadi padanya? Dia sakit? Atau..berbagai macam pikiran muncul.

 

“Cho Yong Soon..Ada apa denganmu?! Ya..kau baik-baik saja kan?!”seruku namun sama seperti tadi, dia sama sekali tidak bersuara, suara disana juga sepi, jinjja.

 

“Yongie..jangan bercanda..aku sedang serius sekarang…”seruku lagi, berharap dia hanya bercanda namun lagi-lagi tidak terdengar suara apapun.

 

“Ya..Yong..”belum sempat aku melanjutkan kata-kataku aku mendengar dengkuran halus, mwo? Dia tidur? Memangnya jam berapa sekarang disana? Aku menghela nafas perlahan, dia sukses selalu membuatku khawatir, bisa-bisanya dia tidur dengan mengangkat telepon. Setidaknya aku yakin dia baik-baik saja.

 

“Jal ja..saranghae…”ucapku kemudian mematikan teleponnya.

 

 

Yong Soon POV

 

Aku menatapnya kesal begitu melihatnya baru masuk ke dalam apartemen, bagus sekali, selama di Jepang dia tidak menghubungiku, bagus sekali kelakukanmu Cho Kyuhyun!

 

Dia sedikit kaget begitu menyadari aku sudah menunggunya di depan pintu dengan tatapan kesal, dia terlihat bingung.

 

“Wae?”tanyanya santai sambil berjalan melewatiku, wae? Hanya itu? apa dia tidak lihat aku sudah ingin membunuhnya karena sikap cueknya yang sangat menyebalkan, tiga hari tidak mengabari istrinya, benar-benar seorang Cho Kyuhyun!

 

“Ya!bagus sekali Cho Kyuhyu, tiga hari tanpa mengabari istrimu..apa kau begitu sibuknya, hah?”seruku sambil emngikutinya berjalan.

 

Dia berhenti berjalan dan berbalik menghadapku.

 

“Tidak menghubungimu? Ya..aku menghubungimu kemarin..”serunya.

 

“Jangan berbohong Cho Kyuhyun…kau menghubingiku kemarin? Sebenarnya siapa yang kau hubungi kemarin, hah?”sungutku, tidak ada yang mneghubungiku kemarin, lalu siapa? Dia menghubungi gadis lain?

 

Dia berjalan mendekat padaku dan menepuk kepalaku perlahan.

 

“Mana handphonemu?”tanyanya, aku masih menatapnya kesal kemudian memberikan handphoneku padanya.

 

“Igo..aku meneleponmu kemarin tapi saat itu kau sedang tidur…”ucapnya sambil menujukan layar handphoneku padanya dan benar kemarin dia meneleponku saat aku tidur? Salah sendiri menelponku tengah malam, seharusnya dia berpikir dulu jam berapa disana.

 

“Salahmu sendiri..kenapa meneleponku tidak lihat jam dulu? Dan kenapa harus hari terkahir”ucapku masih kesal.

 

Dia menghela nafas perlahan.

 

“Aratta..aku yang salah..mianhe…”ucapnya.

 

Aku masih mengerucutkan bibirku. Tiba-tiba saja dia menarikku ke dalam pelukannya.

 

“Setidaknya berikan aku pelukan selamat datang…tiga hari tanpa melihatmu sangat menyiksaku Yongie..bogoshippo…”ucapnya sambil memepererat pelukannya.

 

Aku melingkarkan tanganku di tubuhnya dan membalasa pelukannya,ternyata dia juga merindukanku. Cho Kyuhyun, hal inilah yang selalu membuatku tidak bisa lepas darimu.

Advertisements

8 thoughts on “FF: Jet Lag (KyuSoon Couple)

  1. rindu lagi rindu lagi …ckckckck
    aish jinjja,,aq benar-benar merindukannya ..huahahahah
    si cho kasian sekali diledek si eun …wkwkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s