FF: Our Secret Sequel (RaeHyuk Couple)

 

 

RaeHyuk Couple

 

Author POV

 

Sejak tadi Eunhyuk tidak kunjung tenang, sejujurnya dia sangat takut untuk bertemu dengan Nyonya Shin ,dia masih ingat tatapan tajam Nyonya Shin padanya saat terakhir kali bertemu, saat Rae Bin sedang dirawat, dia sadar betapa tidak sukanya Nyonya Shin pada Eunhyuk.

 

“Kan sudah kubilang tidak usah ikut”ucap Rae Bin yang sejak tadi memperhatikan wajah Eunhyuk yang cemas.

 

“Aniya..kapan lagi bertemu ibumu Rae-ya”jawab Eunhyuk yang sedang menyetir mobil, Rae Bin menghela nafasnya perlahan.

 

Dia sebenarnya tidak mau mengajak eunhyuk untuk ikut pulang bersamanya, dia tahu ibunya masih belum bisa menerima hubungannya dengan Eunhyuk, karena berbagai alasan yang Rae Bin sendiri tidak mengerti.

 

Tak lama kemudian mereka sudah masuk ke jalan menuju rumah Rae Bin dan begitu sampai diujung jalan terlihatlah rumah Rae Bin, rumah yang sederhana tapi luas. Rae Bin keluar lebih dahulu dari mobil, dia menghampiri jendela mobil Eunhyuk.

 

“Kalau mau pulang..pulang saja”ucap Rae Bin yang masih berharap Eunhyuk lebih baik pulang, cukup mengantarnya saja, Eunhyuk menggeleng dan keluar dari mobil.

 

Wajah Eunhyuk semakin cemas begitu Rae Bin mulai berjalan menuju pintu rumahnya, dia mengikuti langkah Rae Bin di belakang sambi menunuduk.

 

Tok..Tok..Tok..

 

Rae Bin mengetuk pintu rumahnya dan tak lama kemudian pintu dibuka.

 

“Eomma”ucap Rae Bin membuat Eunhyuk di belakangnya semakin cemas dan memainkan tangannya sambil tetap menunduk.

 

“Rae Bin-ah…kenapa kau tidak memb eritahuku dulu? Kau datang dengan siapa?”tanya Nyonya Shin.

 

Rae Bin terlihat ragu-ragu menjawab, kemudia dia menyingkir sedikit menunjukan orang di belakangnya, wajah Nyonya Shin langsung berubah begitu melihat Eunhyuk yang bersama Rae Bin.

“Neo?!”seru Nyonya Shin dengan nada tajam.

 

Eunhyuk mendongak dan membungkuk.

 

“Annyeonghaseyo Omonim”sapa Eunhyuk.

 

“Omonim?Ya..siapa yang sudah merestuimu dengan anakku, hah?”seru Nyonya Shin membuat Eunhyuk bingung.

 

“Eomma..sudahlah…kami baru sampai dan capek..kenapa tidak menyuruh kami masuk…”ucap Rae Bin menengahi.

 

“Aisshh..ya sudah masuk…”suruh Nyonya Shin.

 

Rae Bin berjalan menghampiri Eunhyuk dan menggamit lengannya untuk masuk, eunhyuk masih terlihat canggung dan tidak berani menatap Nyonya Shin.

 

“Appa oddie?”tanya Rae Bin begitu melihat tidak ada ayahnya dirumah.

 

“Sedang ke kebun”jawab Nyonya Shin.

 

Rae Bin duduk di sofa ruang tamunya bersama dengan Eunhyuk, sementara Nyonya Shin masuk ke dalam.

 

“Mianhe”ucap Rae Bin, dia tidak tahu harus berkata apa yang jelas dia merasa bersalah atas sikap ibunya tadi pada Eunhyuk.

 

“Ne..gwenchana..wah rumahmu bagus ya…”ucap Eunhyuk sambil mengamati rumah Rae Bin dengan seksama.

 

“Tidak sopan melihat-lihat rumah orang seperti itu”ucap Nyonya Shin ketus, dia kembali membawa nampan berisi air minum dan meletakannya di meja.

 

“Eomma..aku kan bisa mengambil sendiri..seperti aku tamu saja”ucap Rae Bin.

 

“Gamsahamnida ahjumma”kata Eunhyuk.

 

“Mwo? Ahjumma..sejak kapan aku menjadi bibimu, hah?!”seru Nyonya Shin lagi tidka terima dengan panggilan Eunhyuk, hal ini membuat Eunhyuk semakin bingung harus memanggil apa.

 

“Eomma..sudahlah..Hyukkie hanya ingin bersikap sopan pada eomma…dia sudah menyempatkan waktunya datang jauh-jauh dari Seoul..”bela Rae Bin pada eommanya.

 

“Siapa yang menyuruhnya kesini? Tidak ada”jawab Nyonya Shin lagi.

 

Rae Bin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tidak tahu harus bagaimana lagi menanggapi sikap ibunya ini, dia menoleh pada Eunhyuk yang masih berusaha tersenyum, dia bisa melihat wajah Eunhyuk yang sedih, tangan Rae Bin langsung megenggam tangan Eunhyuk dan menatapnya penuh rasa bersalah, Eunhyuk hanya tersenyum dan mengangguk.

 

“Anak kesayangan appa pulang…”seru Tuan Shin yang baru saja pulang, begitu melihat anak satu-satunya itu pulang.

 

“Appa”seru Rae Bin terlihat senang melihat kedatangan ayahnya.

 

“Wah..Eunhyuk-ah..kau juga kemari..mau melamar Rae Bin?”tanya Tuan Shin menggoda Eunhyuk, membuat wajah Rae Bin dan Eunhyuk memerah.

 

“Aku tidak akan pernah merestui mereka menikah”seru Nyonya Shin kemudian berjalan ke dalam.

 

Tuan Shin menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya itu, Tuan Shin tidak terlalu mempermasalahkan dengan siapa Rae Bin berhubungan, asalkan pria itu menyayangi Rae Bin apa adanya itu cukup, oleh sebab itu dia setuju saja Rae Bin dengan Eunhyuk karena menurutnya Eunhyuk adalah pria yang bertanggung jawab dan sangat mencintai Rae Bin.

 

“Eunhyuk-ah..apa kabar?”tanya Tuna Shin sambil duduk di sofa.

 

“Baik..ahjussi..”jawab Eunhyuk.

 

“Kenapa kau memanggilku ahjussi..panggil aku abonim…”ucap Tuan Shin lagi dan Eunhyuk menangguk sambil tersenyum.

 

Rae Bin terlihat senang ayahnya menyetujui hubungannya dengan Eunhyuk, meski ibunya tidak, setidaknya masih ada yang merestui mereka, meski Rae Bin masih terus berpikir bagaimana caranya agar Eommanya mau merestui hubungan mereka.

 

**

 

Makam malam terasa sangat canggung terutama antara Eunhyuk dan Nyonya Shin,Rae Bin merasakan atmosfer yang tidak enak antara ibu dan namjachingunya itu namun RaeBin tidak berani membuka pembicaraan disaat-saat seperti ini.

 

“Ehmm..Eunhyuk-ah..bagaimana pekerjaanmu?”tanya Tuan Shin membuka pembicaraan dan berusaha meredakan kecanggungan yang mereka rasakan saat ini.

 

“Ah..baik abonim..kami akan melakukan tour setelah ini…”jawab Eunhyuk sambil tersenyum pada Tuan Shin yang duduk tepat di hadapannya.

 

“Oh..keureu..jagalah kesehatanmu…”lanjut Tuan Shin.

 

“Nde..gamsahamnida…”balas Eunhyuk sambil menunduk, dia melirik ke arah Nyonya Shin melihat ekspresinya.

 

“Apa yang kau lihat?”tanya Nyonya Shin tajam pada Eunhyuk.

 

“Ah..animida..”jawab Eunyuk cepat,Rae Bin hanya menghela nafas disamping Eunhyuk, dia tidak habis pikir kenapa ibunya begitu tidak sukanya pada Eunhyuk.

 

**

 

Makan malam yang canggung itu berakhir, Rae Bin membantu ibunya membereskan makan malam, sementara Eunhyuk dan Tuan Shin mengborol.

 

“Eomma..”panggil Rae Bin pada ibunya.

 

“Wae?”tanyanya.

 

“Kenapa sih eomma sebegitu tidak sukanya padah Hyukkie…dia baik eomma…sangat malah..”ucap RaeBin.

 

Nyonya Shin tetap sibuk dengan kegiatannya.

 

“Kalau dia baik..dia tidak akan membiarkanmu berbaring di rumah sakit saat itu”jawab Nyonya Shin.

 

“Eomma..itu kesalahanku..bukan Hyukkie..lagipula dia sudah menjagaku siang dan malam…berilah kesempatan padanya…”pinta Rae Bin.

 

“Tidak…kau lebih pantas dengan yang lain Rae Bin-ah..apa itu..tidak ada yang tahu kau kekasihnyakan? Bisa saja dia selingkuh dibelakangmu…dan soal menjagamu..lihat dia sering pergi-pergi sepertiitu..hah pokoknya aku tidak setuju kau menikah dengan namja itu”tegas Nyonya Shin membuat RaeBin hanya mendesah pelan,dia tahu tidak ada yang bisa dia katakan pada ibunya jika sudah seperti ini.

 

**

 

Pagi harinya Rae Bin sedang duduk bersama Eunhyuk di luar rumah, Eunhyuk sedang bercerita tentang Wookie yang baru saja melamar Je Ri.

 

“Jinjja?”tanya Rae Bin tidak percaya.

 

“Nde..dia baru mengirimku sms tadi malam”jawab Eunhyuk sambil menunjukan sms dari Wookie di handphonenya.

 

Rae Bin mengambilnya dan membacanya lalu mengangguk.

 

“Wah..ternyata Wookie Oppa berani juga ya..johta..”ucap RaeBin sambil tersenyum senang.

 

“Rae-ya..kapan aku bisa melamarmu seperti Wookie?”tanya Eunhyuk sambil mengenggam tangan Rae Bin.

 

Rae Bin hanya bisa menghelanafasnya, dia tidak tahu harus menjawab apa, dia ingin seperti dongsaengnya yang lain tapi bagaimana dengan ibunya? Itu yang dia pikirkan.

 

“Eomma..sebelum kau melamarku..kau sudah ditolak olehnya…”jawab Rae Bin.

 

“Aratta..aku akan berusaha mengambil hati ibumu dulu…”ucap Eunhyuk sambil tersenyum dengan senyum khasnya itu.

 

Eunhyuk melongok ke dalam rumah dan melihat Nyonya Shin hendak pergi.

 

“Rae-ya..ibumu mau kemana?”tanya Eunhyuk.

 

Rae Bin ikut melongok ke dalam.

 

“Mungkin ke pasar..”jawab RaeBIn singkat.

 

Tiba-tiba Eunhyuk berdiri dan masuk ke dalam rumah.

 

“Saatnya mengambil hati ibumu..”ucap Eunhyuk sambil tersenyum sementara Rae Bin hanya melihatnya bingung.

 

Eunhyuk menghampiri Nyonya Shin yang hendak pergi.

 

“Ibunya Rae Bin…mau ke pasar? Biar aku antar…”ucap Eunhyuk.

 

Nyonya Shin menatapnya sekilas.

 

“Tidak perlu..hanya butuh jalan sebentar ke pasar..”jawabnya.

 

“Ah..biar aku temani…”ucap Eunhyuk lagi.

 

Nyonya Shin melihat Eunhyuk sangat bersungguh-sungguh dan tidak menemukan alasan lain untuk menolaknya sehingga akhirnya dia mengalah dan membiarkan Eunhyuk menemaninya.

 

Rae Bin POV

 

Apa Hyukkie baik-baik saja ya? Bagaimana kalau dia terus-terusan di omeli oleh eomma, aisshh namja itu kenapa malah mengikuti eomma?

 

Aku duduk di ruang tengah mengambil hadnphoneku, sebaiknya aku menghubunginya, belum sempat aku menghubunginya, ayah pulang.

 

“Rae-ya..eomma oddie? Eunhyuk juga?”tanya ayah begitu baru masuk ke dalam rumah.

 

“Eunhyuk mengantar eomma ke pasar”jawab Rae Bin, mata ayah langsung membulat begitu mendengar jawabanku,dia pasti kaget.

 

“Jinjja? Wah namjamu itu gigih sekali..”jawab ayahku.

 

Aku hanya tersenyum tipis.

 

“Appa..bisa tidak appa berbicara pada eomma..bilang kalau Hyukkie itu baik tidak seperti pikiran eomma…”pintaku pada ayah.

 

Ayah duduk disampingku dantersenyum.

 

“Kau pikir selama ini aku tidak berusaha membujuk ibumu…tentu saja aku berusaha membujuknya keundeu..kau tahukan ibumu seperti apa..susah…”jawab ayahku, aku menghela nafas perlahan, iya ibu memang susah jika sudah seperti ini.

 

“Tapi bagaimana hubunganku dengan Hyukkie…”ucapku.

 

“Suatu saat ibumu pasti merestumi..”kata ayahku lagi.

 

“Tapi kapan?”tanyaku.

 

“Tergantung seberapa gigih namjamu itu mengambil hati ibumu…”jawab ayahku sambil tertawa pelan, aisshh ayah, aku mengerucutkan bibirku,kesal dengan jawaban ayah yang seperti itu.

 

 

Eunhyuk POV

 

“Kau bawa ini”perintah ibunya Rae Bin padaku sambil memberikan jinjingan padaku, aku menerimanya dengan senang hati, ok satu langkah untuk mendapatkan hati ibunya RaeBin.

 

Aku terus mengikutinya berjalan di belakang, untung disini tidak banyak yang mengenaliku jadi bisa aman berjalan-jalan tanpa perlu melakukan penyamaran. Ibunya Rae Bin berhenti disebuah toko.

 

“Ibunya Rae Bin…mau memasak makanan kesukaan Rae Bin ya?”tanyaku saat ibunya Rae Bin sedang mencari bahan-bahan yang aku tahu apa itu,bahan untuk membuat makanan kesukaan Rae Bin.

 

Ibunya Rae Bin tidak berkata apa-apa, kemudian membayar belanjaan namun aku lebih dulu menyerahkan uangku, Ibunya Rae Bin berusaha menolak tapi uangku sudah lebih dulu ada ditangan penjual. Pada akhirnya dia mneyerah.

 

“Jangan lakukan itu lagi..aku tidak mau berhutang padamu”ucap ibu Rae Bin sambil kembali berjalan.

 

Aku hanya tersenyum simpul di belakang membawa barang belanjaan yang lumayan banyak.

 

“Rae Bin selalu bilang kalau dia sangat rindu masakan ibunya…dia juga selalu bilang kalau ingin bisa memasak seenak makanan buatan ibunya…dia sangat mengagumi anda…”ucapku sengaja untuk menarik perhatinnya.

 

“Oh ya..dia juga suka sekali bercerita tentang anda..dia sangat menyanyangi anda…”

Aku terus bercerita sepanjang jalan, untuk menunjukan bahwa aku benar-benar mengenal Rae Bin.

 

Author POV

 

Selesai makan malam Eunhyuk duduk diluar untuk membalas semua sms dari dongsaengnya yang aneh-aneh dan hampir semuanya berisi nada mengejek.

 

“Isshh dasa Kyuhyun”umpat Eunhyuk begitu membaca sms dari nomor yang tidak di kenalnya tapi dia tahu kalau itu dari Kyuhyun,terlihat dari caranya mengirim sms.

 

“Masih sempat-sempatnya saja dia meledekku ketika sudah ada di Inggris”gumam Eunhyuk.

 

Rae Bin melihat Eunhyuk yang sedang duduk diluar dan berjalan menghampirinya, lalu duduk disampingnya dan menyandarkan kepalanya di bahu Eunhyuk, membuat Eunhyuk sedikit kaget.

 

“Rae-ya..kau mengagetkanku”ucap Eunhyuk.

 

“Sedang apa?”tanya Rae Bin, sambil mengambil handphone Eunhyuk yang dia pegang.

 

Dia membaca sms dari dongsaengdul Eunhyuk.

 

“Isshh..kau ini..mereka senang sekali meledekmu..dan kau tidak pernah marah..harusnya kau marah Hyukkie..”ucap Rae Bin sambil menegakan kepalanya.

 

Eunhyuk menggeleng.

 

“Aniya..untuk apa marah…”jawabnya enteng, Rae Bin mendesah pelan.

 

“Kau ini terlalu baik..kenapa sekali-kali kau marah sehingga kau tidak diledek lagi…”ucap RaeBIn.

 

Eunhyuk tersenyum simpul.

 

“Sekalinya aku marah..aku melakukan hal bodoh yang hampir membuat gadis yang aku cintai meninggalkanku…”ucap Eunhyuk membuat Rae Bin terdiam, Rae Bin paling tidak suka kalau Eunhyuk sudah mengungkit masalah yang kemarin.

 

“Sudah jangan bicarakan itu lagi”ucap Rae Bin dengan wajah kesal.

 

“Makanya aku tidak mau marah..nanti aku melakukan hal bodoh lagi”lanjut Eunhyuk.

 

Mereka terdiam beberapa saat, Rae Bin tidak tahu harus berkata apa, dia merasa bersalah karena selama ini selalu menyusahkan Eunhyuk.

 

“Mianhe…”ucap Rae Bin.

 

Eunhyuk bingung,kenapa Rae Bin minta maaf, perasaan Rae Bin tidak melakukan kesalahan apapun padanya, malah Eunhyuk yang merasa bersalah pada Rae Bin, yang tidak bisa menjadi namjachingu yang baik untuknya, hanya membuatnya kesal terus.

 

“Untuk?”tanya Eunhyuk.

 

“Pokoknya mianhe..”ucap Rae Bin kemudian menyandarkan kepalanya lagi di bahu Eunhyuk,Eunhyuk mengusap kepala Rae Bin perlahan dan merangkul bahunya.

 

Tidak jauh darisitu kedua orang tua Rae Bin sedang memperhatikan Rae Bin dan Eunhyuk yang sedang duduk berangkulan.

 

“Kau lihat..Rae Bin dan Eunhyuk saling mencintai…”ucap Tuan Shin.

 

“Tetap saja….dia tid…”

 

“Dia akan bisa menjaga Rae Bin dengan baik..aku bisa melihat Eunhyuk tulus pada Rae Bin..apa kau tega memisahkan mereka…”potong Tuan Shin.

 

“Lihat saja kemarin..”

 

“Tapi dia menjaga Rae Bin dengan baik…dia pria yang bertanggung jawab..aku bisa merasakannya..”potong Tuan Shin lagi.

 

Nyonya Shin akhirnya hanya bisa mendesah pelan kemudian berjalan meninggalkan Tuan Shin yang masih berdiri di tempatnya.

 

Eunhyuk POV

 

Drrt..Drttt..Drttt..

 

Aku merasakan handphoneku bergetar, siapa yang mengirim sms pagi-pagi seperti ini,tidak tahu kondisi, aku meraba-raba tempat tidurku mencari handphoneku, dapat.

 

Aku membuka mataku dengan malas dan membaca sms dari Teukie hyung? Untuk apa dia mengirimku sms di hari libur seperti ini.

 

From: Teukie hyung

 

Hyukkie…cepat pulang ke dorm! Ada hal penting!bantu aku!sekarang juga aku minta kau pulang!palli!0

 

Mwo?aku langsung bangun dari tidurku dan mengusap-usap mataku berkali-kali dan membaca sms itu lagi, hal penting? Apa?sepertinya Teukie hyung tidak pernah sampai panik seperti ini, isshh. Aku segera bangun dari tidurku, ke kamar mandi, membasuh muka dan segera berganti baju lalu keluar kamar.

 

Aku melihat Rae Bin baru saja ingin membangunkanku,terlihat bingung melihatku yang terburu-buru.

 

“Hyukkie-ya wae? Kenapa kau terburu-buru seperti itu?”tanya Rae Bin.

 

“Teukie hyung…aku pulang dulu ya..nanti aku kesini lagi..ok”ucapku terburu-buru kemudian langsung keluar rumah.

 

Sial sekali,ada apa sebenarnya? Kenapa Teukie hyung tiba-tiba mengirimku sms seperti itu?aku segera menjalan mobilku untuk segera sampai di Seoul.

 

**

 

Aku bergegas naik lift, dengan tidak sabar aku menunggu lift berhenti, begitu berhenti aku seger manuju dorm, memasukan kombinasi password dan masuk ke dalam.

 

“Hyung..wasseo…waeyo?”tanyaku begitu masuk ke dalam dan melihat dorm sangat sepi, kemana Teukie hyung.

 

Tiba-tiba Teukie hyung keluar dari kamarnaya dengan handuk di kepalanya dan menatapku heran.

 

“Wow…cepat sekali kau kesini? Kau ngebut ya?”tanyanya dengan santai.

 

Apa maksudnya? Kenapa dia terlihat santai tidak seperti di smsnya.

 

“Hyung menyuruhku segera kesinikan?”tanyaku, dia mengangguk.

 

“Ada apa hyung?kau kenapa?”tanyaku sedikit panik.

 

“Bantu aku membersihkan dorm…”ucapnya sambil tersenyum tanpa dosa dan seketika itu juga aku terduduk lemas, aku tidak tahu harus berkata apa, kali ini mereka berhasil mengerjaiku lagi, jinjja apa orang sepolos aku harus selalu bernasih begini T.T

 

“Hyung…aku pikir kau kenapa…”ucapku.

 

Drtt..Drrtt..Drrtt..

 

Handphoneku bergetar di saku celanaku, aku merogohnya dan sebuah sms masuk dai ibunya Rae Bin.

 

From: Ibunya Rae Bin

 

Kau pergi tanpa pamit?sopan sekali..kalau hari ini kau tidak kembali juga aku akan menjodohkan Rae Bin dengan orang lain besok

 

“Mwo?!”seruku begitu membaca sms yang masuk ini, sial sekali, ini gara-gara Teukie hyung, aku pikir dia kenapa-kenapa sekarang malah aku yang terjebak masalah, aissshh

 

“Hyung..aku baliklagi”ucapku pada Teukie hyung yang menatapku heran,aku bergegas keluar dorm dan langsung menuju mobilku, memacunya kembali untuk sampai ke rumah Rae Bin, aisshh apa hari ini hari tersialku.

 

Aku sampai di rumah Rae Bin sore hari, sialnya jalanan macet saat aku kembali. Sepertinya benar hari ini hari tersialku. Aku mengetuk pintu rumahnya dan tak lama kemudian ibunya yang membukakan pintu. Ibunya Rae Bin menatapku tajam, aku segera berlutut dihadapannya.

 

“Ommonim..jeongmal mianheyo..tadi aku terburu-buru karena aku takut terjadi sesuatu pada hyungku..makanya aku langsung pergi tanpa pamit..dan jebal jangan jodohkan Rae Bin dengan orang lain..aku mencintainya begitu juga dia..aku berjanji akan menjaganya dengan baik..aku tidak akan meninggalkannya..kalau perlu aku akan selalu mengajaknya kemanapun aku pergi dan aku bersumpah hanya Rae Bin yang aku cintai..Ommonim..jebal…”jelasku panjang lebar.

 

“Hyukkie-ya..”ucap sebuah suara, Rae Bin berdiri disamping ibunya.

 

“Eomma..berhenti mengerjai Hyukkie…”ucap Rae Bin membuatku tidak mengerti.

 

Ibunya Rae Bin menatapku.

 

“Kau belajarlah sopa santun dan aku pegang janjimu untuk menjaga Rae Bin..mulai sekarang jaga dia baik-baik..”ucap ibunya Rae Bin tanpa ekspresi kemudian masuk ke dalam rumah. Aku masih berusaha mencerna kata-katanya, apa maksudnya dia sudah merestui kami?

 

“Hyukkie”panggil Rae Bin membantuku berdiri.

 

“Kau ini gampang sekali di kerjai..”kata RaeBin lagi.

 

“Jadi ibumu sudah merestui kita?”tanyaku.

 

Rae Bin tersenyum dan mengangguk, jinjja? Ah sepertinya hari ini hari terbaikku.

 

Kruukk..krukk.

 

“Hyukkie..kau belum makan dari pagi?”tanya Rae Bin, aku mengangguk.

 

“Isshh..babo..kau bisa sakit..ayo cepat masuk..kau harus makan…”ucap Rae Bin sambil menggamit lenganku membawanya masuk, aku tersenyum bahagia, akhirnya, benar-benar hari ini hari terbaikku ^^

Advertisements

7 thoughts on “FF: Our Secret Sequel (RaeHyuk Couple)

  1. huuahhhh chukkaeyo Eunhyuk .. akhirnya direstuin .. XD

    authornya, lanjutin our secret yg KyuSoon couple dong ..
    gomawo 🙂

  2. jahat bngt ibunya rae bin, ngerjain hyukppa, kalo istrinya tau gimana(nunjuk diri sendiri)
    Hahahahah
    Ditunggu aja lah ff selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s