FF: A Ghost Love Story Part 6

 

 

 

Part 6

 

Yong Soon POV

 

Aku mendorong tubuh Kyuhyun dengan kasar sekarang, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lakukan,dia merebut ciuman pertamaku?!! Aku menatapnya tajam dan setelah itu pergi dari situ, aku berjalan dengan menghentaka-hentakan kakiku, namja tidak punya otak, namja playboy!! Ah dia sangat menyebalkan?! Apa yang dia lakukan menciuma seorang yeoja sedangkan dia sudah memiliki seorang pacar, apa maksudnya?

 

“Nappeun namja?!!”seruku membuat semua orang menatapku heran, aku menghela nafas perlahan.

 

Aku benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran namja itu, kenapa dia malah menciumku, apa dia tidak tahu itu hanya semakin menyakiti hatiku, seenaknya saja dia mempermainkan perasaanku seperti itu. apa itu memang sifatnya? Hah!

 

Aisshh, dia sangat menyebalkan, dia pikir aku menyukainya? Tidak?! Dia bahkan melupakan yeojachingunya dan sekarang dia merayuku?!

 

Tapi…aku berhenti berjalan dan menyentuh dadaku, kenapa perasaanku seperti ini? Kenapa? Kenapa aku malah berdebar-debar?! Aisshh maldo andwe, aku tidak mungkin menyukainya, tidak, aku menggeleng-gelengkan kepalaku dengan cepat dan menggigit bibir bawahku menampik kenyataan bahwa aku memiliki perasaan pada namja bodoh dan menyebalkan itu.

 

Tiba-tiba saja aku merasakan sesuatu mengalir di pipiku, sial kalau sedang marah seperti ini aku pasti menangis, aku menghapus air mataku dengan punggung tanganku, sampai aku merasakan seseorang menahan tanganku untuk menghapus air mataku dan malah memelukku.

 

“Gwenchana?”tanyanya, dari suaranya aku yakin itu Ryeowook? Mwo? Kenapa dia ada disini.

 

**

 

“Kau menyukainyakan?”tanya Ryeowook untuk yang kesekian kalinya, sejak tadi dia hanya bertanya hal itu terus dna jawabanku selalu sama, tidak, kali ini aku menjawabanya dengan gelelngan.

 

“Lalu kenapa kau marah padanya setelah tahu dia memiliki kekasih?”tanya Ryeowook lagi.

 

“Molla”jawabku.

 

Aku sudah menceritakan semuanya mengenaik Kyuhyun pada Ryeowook kecuali kejadian tadi. Aku menunduk mengamati sepatuku dan aku mulai memainkan kakiku, tiba-tiba Ryeowook menyentuh tanganku membuatku mendongak.

 

“Kau menyukainya..jujurlah”ucapnya dengan tatapan mata yang sangat lembut dibalik kacamatnya itu.

 

“Tidak boleh”jawabku pelan. Aku mendengarnya menghela nafa perlahan.

 

“Dia bukan untukku”lanjutku.

 

Tiba-tiba Ryeowook langsung menarikku ke dalam pelukannya membuatku kaget sehingga tubuhku sedikit menegang kemudian dia menepuk pundakku perlahan membuatku lebih nyaman.

 

“Dia akan kembali ke tubuhnya setelah itu dia akan lupa padaku…apapun kemungkinannya dia hidup atau tidak..dia memang bukan untukku..aku bodoh ya…aku hanya ingin semuanya selesai dan aku kembali ke kehidupanku yang dulu sebelum bertemu dengannya dan menganggap aku tidak pernah bertemu dengannya…”ucapku.

 

 

Author POV

 

Kyuhyun mengejar Yong Soon yang berlari, dia juga tidak mengerti kenapa dia malah melakukan hal itu tadi, itu benar-benar suatu ketidak sengajaan, Kyuhyun sendiri tidak mengerti dengan perasaannya terhadap gadis ini, jujur selama beberapa hari ini dia terus memikirkan Yong Soon, dia merasa sangat tidak enak ketika Yong Soon menjauhinya, mendiamkannya dan lebih memilih bersama Ryeowook, apa itu cemburu?

 

Kyuhyun berhenti berjalan begitu melihat Yong Soon sedang bersama dengan Ryewook tangannya mengepal kuat, dia tidak suka melihat pemandangan di hadapannya ini, Ryeowook memuluk Yong Soon.

 

“Apa karena aku tidak nyata?”lirih Kyuhyun.

 

**

 

Ryeowook mengantar Yong Soon pulang ke rumahnya, untuk kali ini Yong Soon tidak mau peduli dengan keberadaan Kyuhyun lagi, dia ingin menenangkan perasaannya dulu saat ini.

 

“Gomapta”ucap Yong Soon pada Ryeowook begitu mereka sampai di depan rumah Yong Soon.

 

Ryeowook mengangguk dan setelah itu dia sudah pergi, Yong Soon berjalan perlahan masuk ke dalam rumahnya, dia tidak melihat keberadaan Kyuhyun.

 

“Aku tidak peduli”lirih Yong Soon, kemudian masuk ke dalam kamarnya.

 

**

 

Sudah dua hari Yong Soon benar-benar berusaha tidak peduli pada Kyuhyun, dia tidak tahu kemana namja itu pergi karena memang selama dua hari ini dia sama sekali tidak melihat keberadaan Kyuhyun di rumahnya.

 

“Baguslah dia pergi”gumam Yong Soon begitu dia baru selesai mengerjakan PR nya, dia memasukan buku tulisnya ke dalam tas sekolahnya lalu dia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, memasang earphonenya dan mulai mendengarkan lagu sambil memejamkan matanya.

 

Tiba-tiba sebuah kejadian beberapa hari yang lalu kembali teringat oleh Yong Soon.

 

Flashback

 

“Gomapta”ucap Yong Soon yang baru saja menyelesaikan PR matematikanya di bantu oleh Kyuhyun. Dia membawa buku-bukunya dan berjalan meninggalkan ruangan tengahnya untuk kembali ke kamar, Kyuhyun mengikutinya dengan cepat.

 

Saat Yong Soon membuka pintu kamarnya, Kyuhyun langsung masuk mendahului Yong Soon dan membuat Yong Soon kaget ketika Kyuhyun sudah ada di kamarnya.

 

“Ya!apa yang kau lakukan?!keluar dari kamarku”seru Yong Soon namun Kyuhyun tidak peduli dan malah  duduk diatas tempat tdur Yong Soon dan memperhatikan kamar Yong Soon.

 

“Cukup rapih untuk ukuran gadis sepertimu..aku pikir kamarmu sangat berantakan sehingga kau malu jika aku melihatnya..”ucap Kyuhyun sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar Yong Soon.

 

“Ok sudah cukup karya wisatanya..sekarang keluar kamarku”perintah Yong Soon.

 

“Anni”jawab Kyuhyun singkat dan malah merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur Yong Soon membuat Yong Soon mencibir kesal.

 

**

 

Yong Soon tidak bisa memejamkan matanya sama sekali, bagaimana bisa dia memejamkan matanya jika ada seorang namja yang berbaring disebelahnya, apa lagi namja itu yang sudah membuat jantung Yong Soon berdebar-debar beberapa hari ini setiap di dekatnya.

 

Yong Soon menolehkan kepalanya ke samping dan disaat yang bersamaan Kyuhyun juga sedang menolehkan kepalanya kesamping dan akhirnya mereka saling bertatapan, Kyuhyun menatap Yong Soon lembut, sementara Yong Soon merasakan debaran jantungnya setiap melihat tatapan mata Kyuhyun padanya.

 

Flashback end

 

Yong Soon POV

 

Aisshh..sial sekali, kenapa aku malah bermimpi kejadian beberap hari yan lalu, araseo, araseo aku memang menyukainya dan aku membenci fakta itu, kenapa aku bisa menyukai orang seperti dia >< andwe aku tidak boleh membiarkan perasaan ini terus ada. Aku harus segera menyelesaikan urusan namja itu dan kembali ke kehidupanku yang normal, benar!

 

Aku bangun dari tidurku dan keluar kamar.

 

“Kyuhyun-ah..Kyuhyun-ah”panggilku pada namja itu namun dia sama sekali tidak muncul, bahkan aku tidak merasakan ada keberadaanya disini,a pa mungkin di bawah.

 

Di ruang tengah aku kembali memangil namanya dengan sedikit berbisik aku takut ibu mendengarnya masalahnya selama ini aku tidak bilang kalau ada arwah yang berkeliaran di rumahku ini, bisa-bisa aku akan dimarahi habis-habisan.

 

“Kyu”panggilku lagi namun sepertinya tidak ada, kemana namja bodoh dan menyebalkan itu.

 

“Yongie-ya”panggil sebuah suara yang ternyata nenekku, dia mmeperhatikanku yang seperti sedang mencari sesuatu.

 

“Kau sudah menyelesaikan urusan dengan arwah itu?aku tidak merasakannya disekitar sini lagi”ucap nenekku.

 

Mwo? Jadi dia benar-benar pergi dari rumah?aisshh kemana aku harus mencarinya kalau begini??

 

**

 

“Dia tidak bisa kembali ke tubuhnya?”tanya nenekku begitu aku menceritakan tentang masalah namja itu.

Aku mengangguk, sepertinya nenenkku heran, mungkin nenek pikir setelah aku menemukan tubuhnya dia akan bisa kembali tapi ternyata tidak, aku juga heran kenapa tidak bisa kembali.

 

“Apa masih ada urusan yang belum selesai?”tanya nenekku tiba-tiba setelah beberapa lama terdiam dan sibuk dengan alam pikirannya sendiri.

 

Aku diam, bingung, urusan apa, aku berpikir kira-kira apa urusannya yang belum selesai dan ya,..itu..kenapa aku bisa lupa, awal aku bertemu dengannyakan dia sedang mencari cincin, mungkin itu yang menyebabkan dia belum bisa kembali ke tubuhnya, aishhh baboya Yongie, kenapa bisa lupa, lalu cincin itu dimana? Huaaaaaaa ottohke? Bagaimana mencari cincin itu?!

 

“Cincin?!dan lusa dia akan dijemput orang tuanya?!ottohke?!”seruku membuat nenekku langsung kaget.

 

“Yongie-ya!wae?”tanya nenekku. Aku tidak menghiraukan pertanyaan nenekku dan kembali ke kamarku, bergegas mandi dan berangkat ke sekolah.

 

Ok aku tidak ke sekolah tapi ke tempat kecelakaan itu. aku harus menemukan cincin itu sebelum tubuh namja itu dibawa ke Amerika, kalau begitu bagaimana dia bisa kembali ke tubuhnya dan selamanya dia akan jadi arwah gentayangan, tidak, tidak.

 

Aku mulai mencari di semak-semak di dekat situ.

 

“Aisshh..dimana cincin itu? ottohke?”ucapku berulang-ulang karena aku tidak melihat apapun disini, kecelakaan itu sudah hampir dua minggu yang lalu bagaimana mungkin masih ada, bagaimana kalau sudah diambil orang?aku harus mencari kemana…ottohke T.T

 

“Ottohke?!”ucapku sambil terduduk di pinggir jalan.

 

**

 

Berkali-kali aku menghela nafas, hari ini aku sangat tidka bersemangat ke sekolah, pertama cincin itu tidak tahu ada dimana dan sekarang namja itu juga hilang, huaaahh sial sekali aku ini. Aku menelungkupkan wajahku di atas meja.

 

“Ottohke..ottohke..ottohke”gumamku berulang-ulang.

 

“Yongie-ya wae?”tanya Je Ri, aku menggeleng lemah, tidak ada yang bisa membantuku saat ini, hah kali ini kau gagal menyelasikan tugasku dengan baik.

 

Aku berdiri dari dudukku dan berjalan keluar kelas, aku berjalan tanpa semangat di sepanjang lorong sekolah.

 

“Ottohke?”liirhku lagi.

 

“Yong Soon-ah..”panggil seseorang dari ujung lorong, ryeowook?

 

 

**

 

“Cincin?”tanya Ryeowook saat kami sedang duduk ditaman sekolah, Ryeowook mengajakku berbicara di taman dan pada akhirnya aku menceritakan semua kegalauanku padanya.

 

Aku mengangguk.

 

“Dan aku tidak tahu ada dimana”ucapku sambil menghela nafas perlahan.

 

“Kalau kau menemukan cincin itu..kau yakin akan mengembalikannya?”tanya Ryeowook, aku menoleh padanya dan mengerutkan dahiku.

 

“Tentu saja..aku ingin hidupku kembali normal..”jawabku.

 

“Bukankah kau menyukainya?”tanya Ryeowook lagi. Aku mendesah pelan.

 

“Sudah jangan dibahas lagi..aku tidak mau menyukainya”jawabku.

 

Ryeowook mengangguk dan aku melihatnya merogoh saku jas seragamnya seperti mencari sesuatu dan tiba-tiba dia memberikanku sebuah kotak perhiasaan, aku menatapnya bingung.

 

“Sepertinya itu cincinnya”ucap Ryeowook membuatku membulatkan mataku kaget, aku mengambil kotak itu dan membukanya, aku menyentuh cincin itu dan mengamatinya.

 

“Ada namanya disana juga..pacarnya itu”ucap Ryeowook, aku mengatami cincin itu dan benar ada namanya dan juga Hye Jin.

Aku tersenyum tipis,bodoh sekali aku sempat menyukai namja itu, dia milik orang lain dan setelah aku memberikan ini dia akan kembali menjadi milik Hye Jin.

 

“Bagaiman kau bisa menemukannya?”tanyaku pada Ryeowook, dia hanya tersenyum, hemm rahasia kalau begitu.

 

“Ara..gomawo”ucapku.

 

“Kau yakin akan memberikannya?”tanya ryeowook lagi.

 

“Ya..tentu saja..sebentar lagi hidupku akan normal”ucapku lagi kemudian berdiri dari dudukku, sepulang sekolah aku akan memberikannya pada Hye Jin.

 

“Tapi perasaanmu padanya tidak akan menjadi normal kembali”ucap Ryeowook membuatku berhenti berjalan, dia benar tentu saja susah mengembalikan perasaanku seperti dulu lagi, aku sudha terlanjur menyukai namja itu tapi aku tidak akan menjadi gadis yang jahat, dia memang bukan untukku. Aku kembali berjalan menuju kelasku.

 

**

 

Aku menarik nafas dan menghembuskannya perlahan sebelum masuk ke dalam rumah sakit, aku mengecek cincin itu di dalam tasku, yup ada. Aku tinggal memberikannya pada Hye Jin lalu mencari namja bodoh itu sebelum besok, dia akan dibawa oleh orang tuanya ke Amerika.

 

“Hidupmu akan kembali normal Choi Yong Soon”gumamku kemudian berjalan mausk ke dalam rumah sakit.

 

 

Author POV

 

Yong Soon mengetuk pintu kamar rawat Kyuhyun perlahan, tak lama kemudian seseorang membukakan pintunya dna itu adalah Hye Jin, Yong Soon tersenyum pada Hye Jin.

 

“Yong Soon-ah..musun iriya?”tanya Hye Jin.

 

“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu”jawab Yong Soon.

 

Hye Jin tersenyum mengangguk kemudian mempersilahkan Yong Soon untuk masuk ke dalam, Yong Soon menoleh ke tempat Kyuhyun terbaring dan tersenyum tipis, Hye Jin memperhatikan ekspresi Yong Soon ketika melihat ke arah Kyuhyun dan merasa sedikit aneh dengan ekspresinya. Hye Jin mempersilahakn Yong Soon duduk di sofa yang ada disitu.

 

“Apa yang ingin kau bicarakan?”tanya Hye Jin.

 

Yong Soon menghela nafas perlahan, lalu mengeluarkan kotak cincin itu dari dalam tasnya dan menaruhnya di atas meja, Hye Jin menatapnya bingung.

 

“Dengarkan apa yang akan aku ceritakan ini sampai selesai..kalau kau tidak percaya tidam apa-apa..aku hanya menjalankan tugasku…”ucap Yong Soon.

 

Hye Jin masih tidak mengerti namun dia mengangguk dan Yong Soon pun mulai bercerita semuanya dari awal, dari dia bertemu dengan arwah Kyuhyun sampai sekarang dia sudah menemukan cincin itu yang sebenarnya ingin Kyuhyun berikan pada Hye Jin, Hye Jin menatap Yong Soon tidak percaya dan berkali-kali dia menggeleng.

 

“Aku tidak memaksamu untuk percaya karena pasti akan sangat sulit..hanya saja..sepertinya Kyuhyun sangat mencintaimu…”kata Yong Soon sambil menoleh ke arah Kyuhyun yang terbaring, dia mengatakannya dengan nada yang sangat sedih.

 

“Aku akan membawanya sebelum besok”lanjut Yong Soon kembali menatap Hye Jin.

 

“Dia akan dibawa hari ini”ucap Hye Jin, membuat Yong Soon kaget.

 

**

 

Sementara itu Kyuhyun kembali ke tempat kecelakaannya, dia duduk di pinggir jalan menelungkupkan wajahnya diantara kedua kakinya yang ditekuk, dia tidka tahu harus bagaimana lagi, perasaannya benar-benar kacau saat ini.

 

Tiba-tiba sebuah kilasan muncul di pikiran Kyuhyun, dia melihat Yong Soon kembali ke rumah sakit tempat dia dirawat dan menemui gadis yang menungguinya. Bagai sebuah film, percakapan Yong Soon dengan gadis itu terdengar jelas dan pada saat Yong Soon menyerahkan sebuah kotak cincin pada Hye Jin, semuanya langsung kabur.

 

Kyuhyun mendongak, dia menyentuh kepalanya dan tiba-tiba semua kejadian sebelum dia kecelakaan berputar di kepalanya.

 

“Hye Jin”lirih Kyuhyun.

 

Dia kembali mengingat semuanya, semua hal sebelum dia mengalami kecelakaan, dia berdiri dari duduknya dan segera berlari menuju rumah sakit.

 

Yong Soon POV

 

“Keureu..aku akan mencarinya sekarang…tunggu sebentar”ucapku apda Hye Jin kemudian aku langsung keluar kamarnya dan berjalan dengan cepat keluar rumah sakit, aku harus menemukannya sebelum dia akan dibwa pergi dan dia tidak akan bisa kembali ke tubuhnya.

 

Aisshh kemana aku harus mencarinya?ottohke?

 

“Ottohke?”lirihku ketika sampai diluar rumah sakit.

 

Tiba-tiba aku melihat seseorang duduk di bawah pohon di depan rumah sakit, itu Kyuhyun, Yong Soon langsung berlari menghampirinya.

 

“Ya!apa yang aku lakukan disini?!kau tidak mau kembali ke tubuhmu, hah?!ikut aku!”seru Yong Soon pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun menoleh padanya dengan tatapan datar.

 

“Aku tidak mau kembali”ucapnya datar.

 

Yong Soon mengepalkan tangannya dengan kuat, lalu langsung menarik tangan Kyuhyun untuk masuk ke dalam rumah sakit.

 

“Kau itu bodoh!sangat bodoh!kenapa kau malah pergi, hah!kau tidak mengharagai usahaku membantumu!kau tidak mau kembali ke tubuhmu, kau tidak mau menemui keluargamu, kau tidak mau menemui Hye Jin lagi, hah!”seru Yong Soon sepanjang jalan menuju kamar Kyuhyun, dia menarik Kyuhyun dan terus mengomel, tidak sadar akan semua mata yang menatapnya heran, karena mengomel sendirian sepanjang jalan.

 

Kyuhyun hanya diam, perasaannya benar-benar aneh sekarang, entah kenapa dia tidak ingin kembali ke tubuhnya, dia tidak tahu kenapa dia tidak ingin kembali ke tubuhnya, dia takut setelah dia kembali ke tubuhnya dia akan melupakan gadis yang sedang menariknya saat ini.

 

Yong Soon melepaskan tangan Kyuhyun begitu sampai di depan kamarnya, Yong Soon menghela nafas perlahan.

 

“Masuklah”ucap Yong Soon.

 

“Kau?”tanya Kyuhyun, Yong Soon menggeleng.

 

“Tugasku sudah selesai..kembalilah ke tubuhmu..aku harap kau akan hidup..jangan sia-siakan hidupmu lagi..lain kali aku tidak akan membantumu lagi..kau menyusahkan..”ucap Yong Soon sambil tersenyum mengejek, namun dalam hatinya dia sedih, sangat sedih.

 

Kyuhyun maju mendekati Yong Soon untuk memeluknya namun Yong Soon malah mundur dan menggeleng.

 

“Masuklah…”perintah Yong Soon.

 

“Kau adalah orang yang pertama yang akan aku cari ketika aku bangun nanti”ucap Kyuhyun sambil menatap Yong soon dalam, Yong Soon hanya tersenyum tipis, itu hanya kata-kata perpisahan, ucap Yong Soon dalam hati karena setelah ini dia akan lupa semuanya.

 

Yong Soon membuka pintu kamar itu dan Kyuhyun pun masuk, Yong Soon mengigit bibir bawahnya dengan kuat berusaha meredam agar tangisannya tidak keluar namun air mata itu tetap turun, tanpa Yong Soon sadari Hye Jin melihatnya dari dalam kamar.

 

Yong Soon langsung berlari pergi keluar dari rumah sakit, dia berhenti di depan rumah sakit di bawah pohon tempat dia bertemu dengan Kyuhyun tadi, dia mengusap air matanya dan menarik nafas lalu menghembuskan nafasnya perlahan agar tidak menangis lagi, setelah itu dia kembali berjalan menuju halte terdekat untuk pulang ke rumah.

 

“Semua akan kembali menjadi biasa”lirih Yong Soon sebelum menaiki bisa yang membawanya ke rumahnya.

Advertisements

6 thoughts on “FF: A Ghost Love Story Part 6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s