FF: High School Special Part 5

Cast:

 

Super Junior Member

SHINee Member

DBSK Member

2PM Member

Beast Member

SNSD Member

Kangta

And other K-Pop artists appereance, just wait and see ^^

Genre: Friendship and Romance

Disclaimer: Kyuhyun is mine, Taemin is mine, Junho is mine..kekekeke~

Rating: G

 

 

Part 5

 

Rae Bin POV

 

“Je Ri-ya..aku berangkat duluan ya…”ucapku pada Je Ri yang masih di kamar mandi karena aku ingin segera berangkat.

 

”Ne..”jawab Je Ri, aku pun segera menyampirkan tasku di bahu dan berjalan keluar kamarku.

 

Aku menraik nafas dan menghembuskannya perlahan, sudah seminggu sejak kejadian itu namun aku masih saja merasa bersalah terhadap sunbae itu dan itu membuatku tidak berani bertemu dengannya padahal terkadang kelasku di gabung dengan kelasnya dan itu sungguh membuatku sangat gugup, aku tahu sejak kejadian itu juga dia sedikit menghindariku. Kenapa aku jadi merasa bersalah padanya ya?

 

Hari ini kelasku dan dia juga digabung lagi, ottohke? Kalau bisa keluar dari kelas itu aku sudah keluar tapi karena itu kelas YunHo seonsangnim aku tidak mungkin membolos. Aku berjalan keluar asrama dengan cepat, menyalip setiap anak yang berangkat sekolah, aku ingin sampai di kelasku juga menghindari bertemu dengan sunbae itu di perjalanan menuju gedung seni tari karena selanjutnya aku pasti akan berjalan bersamanya kesana dan aku tidak mau seperti itu. Semoga tidak bertemu dengannya, doaku dalam hati.

 

Pagi ini sepertinya doaku tidak dikabulkan oleh Tuhan, baru mau mausk ke dalam gedung seni tari aku berpapasan dengan sunbae itu yang kebetulan juga mau masuk tapi dari arah yang lain. Aku langsung berhenti berjalan dan begitupun juga dia, sepertinya kami sama-sama tampak kaget. Kami terdiam dengan posisi seperti ini, aisshh kenapa jadi seperti ini? Aku tidak berani menatapnya dan hanya bisa menunduk saja, lebih baik aku menunggunya berjalan lebih dahulu dan benar kemudian dia berjalan lebih dahlu.

 

Aku menghembuskan nafas lega dan kemudian berjalan di belakangnya, menjaga jarak beberapa meter darinya kenapa gedung ini jadi sepi sekali dan hanya ada aku dan dia yang berjalan? Pikirku melihat lorong yang begitu sepi, perasaan aku berangkat tidak terlalu pagi.

 

”Hyukkie-ya!”sapa DonHae sunbae begitu melihat sunbae itu datang dari depan kelasnya,  DongHae sunbae menatapku sekilas, kenapa aku harus bertemu degan teman-temannya sih, kalau sebentar lagi JunHo sunbae datang lengkap sudah, bagaimana aku lewat di depan kelasnya??

 

Sunbae itu langsung menghampiri DongHae sunbae dan menyapanya lalu mereka terlibat percakapan, aku melihat ke arahku, ini yang pertamanya sejak kejadian itu dia berani menatapku,DongHae sunbae pun akhirnya melihat ke arahku juga, aku pun tersenyum sekilas padanya sekedar untuk menyapa dan sunbae itu pun membalas senyumku, ini juga pertama kalinya dia tersenyum padaku setelah hari itu, apa sekarang dia sudah biasa? Satu hal lahi entah kenapa aku merasa rindu dengan senyuman polos itu. Aigoo, apa yang kau pikirkan? Aku pun segera berjalan cepat melewati mereka menuju kelasku, di tengah jalan aku bertemu JunHo sunbae, aku tersenyum padanya dan segera berjalan entahlah dia membalas senyumku atau tidak yang jelas aku ingin segera sampai kelasku.

 

”Gwenchanayo?”tanya Taemin yang tiba-tiba saja sudah ada disampingku yang sedang duduk di mejaku dengan menelungkupkan wajah ke meja.

 

Aku mendongak dan melihatnya menatapku dengan tatapan cemas.

 

”Nan gwenchana..”jawabku dengan tidak semangat.

 

Taemin menautkan alisnya seakan tidak yakin dengan jawabanku itu.

 

”Ah..bagaimana kabar Eunhyukkie hyung?”tanya Taemin sambil tersenyum penuh arti, ya dia tahu soal kejadian pernyataan cinta itu karena aku yang menceritakannya dan dia senang sekali meledekku dengan hal itu, langsung saja kupukul kepalanya dengan bukuku.

 

”Appo Rae Bin-ah…”ucapnya sambil mengusap-usap kepalanya yang tadi aku pukul, aku hanya memeletkan lidahku.

 

”Makanya jangan suka meledekku terus..”ucapku padanya.

 

Dia hanya nyengir saja.

 

”Lagian kenapa kau tolak dia sih..menurutku meski dia tidak terlalu ganteng setidakny…”

 

Sebelum dia melanjutkan kata-katanya aku kembali memukulkan buku itu ke kepalanya.

 

”Aigoo..Rae Bin-ah….”ucapnya kembali mengusap-usap kepalanya, aku mengembungkan pipiku kesl melihatnya yang terus-terusan bicara hal itu.

 

”Jangan bicarakan itu lagi!”seruku.

 

”Ne..ne…arasso..oh ya kau tahu sebentar lagi akan ada pementasan musikal yang akan menggabungkan seluruh jurusan…”ucap Taemin.

 

”Oh..”ucapku hanya itu tanggapanku, entahlah aku tidak terlalu tertarik mengenai masalah itu dan kembali menaruh kepalaku ke atas meja, melewati jam YunHo seonsangnim lama juga ya?

 

Taemin mendengus kelas melihatku dan kemudian aku mendengarnya melangkah pergi, baguslah dia pergi aku sedang tidak ingin di ganggu olehnya, sekarang aku sedang memikirkan bagaimana nasibku di kelas YunHo seonsangnim.

 

 

Seperti biasa aku melihat sunbae itu bersama dengan dua temannya sedang berkumpul, apa mereka tidak bisa bersosialisasi? Sementara sunbae yang lain juga berkumpul dengan temannya masing-masing. Tak lama kemudian YunHo sonsangnim datang kami langsung berkumpul di tengah, aku melihat sunbae itu terus menatapku yang membuatku menjadi sedikit risih, rasanya aku ingin segera pulang.

 

”Kalian pasti sudah tahu akan ada pementasan musikal yang akan menggabungkan seluruh jurusan..jadi…seni tari juga akan ikut ambil bagian dalam pementasan itu meski yang bertanggung jawab penuh adalah seni peran namun karena dalam drama musikal pastinya ada tarian maknakita juga ikut serta…”ucap YunHo seonsangin membuka kelasnya langsung dengan berita itu.

 

Itu berita yang Taemin ceritakan tadi kan?aku tidak terlalu peduli karena pasti senior yang mengisi acaranya.

 

”Dan….ini merupakan kegiatan tahunan kita tapi tahun kemarin hanya para senior saja yang melakukan pementasan namun untuk tahun ini..tingkat satu pun akan dilibatkan….jadi ini benar-benar merupakan gabungan..untuk selanjutnya kita akan lebih banyak berlatih persiapan pementasa dibanding belajar seperti biasanya…”lanjut YunHo seonsangnim menjelaskan.

 

Aku tidak terlalu tertarik mendengarkan dan lebih memikirkan sunbae itu yang terus menatapku, kenapa lagi sih dia? Daritadi aku hanya menunduk saja dan tidak berani menatapnya.

 

”Kami para guru sudah menentukan nama-nama yang akan ikut ambil bagian dalam pementasan kali ini dan bagi yang namanya disebut bisa maju ke depan…”ucap YunHo seonsangnim.

 

Selanjutnya YunHo seonsangnim mulai menyebutkan nama-nama kami, aku masih menunduk karena takut sunbae itu masih menatapku.

 

”Lee Hyuk Jae…Shin Rae Bin…”ucap YunHo seonsangnim.

 

”Nde?”ucapku terkejut mendengar namaku disebut dan saat itu juga pandangan mataku bertemu dengan sunbae itu, dia tersenyum padaku.

 

YunHo seonsangnim menatapku tajam karena aku yang terlalu lama berdiri, aku pun segera berjalan maju ke depan. Aigoo, kenapa harus sama-sama lagi dengannya? Aku berdiri di depan tepat disampingnya, aku hanya menunduku tidak berani melihat ke arah lain.

 

Begitu selesai memanggil nama-nama anak-anak yang akan ikut, YunHo seonsangnim menghampiri kami.

 

”Baiklah..karena tarian yang akan ditampilkan adalah tarian berpasangan maka mulai saat ini kalian akan berlatih berpasangan…”ucap YunHo seondangnim.

 

”Nde?”ucapku kaget mendnegar ucapan YunHo seonsangnim. Apa-apaan ini? Kenapa aku harus berpasangan dengan sunbae ini?

 

”Ada apa Nona Shin?”tanya YunHo seonsangnim tajam.

 

“Animida soensangnim..”ucapku buru-buru sebelum aku kena marah olehnya, aku kembali menunduk meratapi nasibku yang sepertinya tidak pernah lepas dari sunbae disampingku ini.

 

“Oh ya untuk Lee JunHo kau diminta oleh seni peran untuk bermain juga…”ucap YunHo seonsangnim dan aku melihat JunHo sunbae mengangguk.

 

Sekarang bagaimana???

 

 

Yong Soon POV

 

This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me

Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me

 

“Otte?”tanyaku pada JunHo begitu aku selesai memainkan sebuah lagu kesukaanku.

 

JunHo mengacak rambutku sehingga membuatnya berantakan, aku mengembungkan pipiku kesal karena dia senang sekali melakukan hal itu, menyebalkan sekali! Aku menaruh gitarku disamping dan merapihkan rambutku.

 

“Daebak…kau selalu hebat Yong Soon-ah…”ucap JunHo sambil tersenyum yang membuat matanya itu mejadi hilang dan aku selalu tertawa jika melihatnya seperti itu.

 

“JunHo-ya..kenapa matamu selalu hilang saat kau tersenyum atau tertawa?”tanyaku dan dia kembali mengacak-acak rambutku kasar membuatnya kembali berantakan.

 

“Kau meledekku, hah”ucapnya dan aku hanya bisa tertawa kecil sembari merapihkan rambutku kembali.

 

Saat ini sama seperti hari-hari sebelumnya, aku sedang bersama JunHo di taman biasa kami bertemu kali ini dia tidak mau latihan dan hanya ingin mendengarkanku bermain gitar.

 

Aku menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, rasanya nyaman sekali disini.

 

”Mainkan lagi…”ucap JunHo.

 

”Aku capek…”jawabku.

 

”Mwo?aku memintamu kesini untuk mendengarkanmu bermain gitar..jadi cepat mainkan lagi..”ucapnya menatapku tajam.

 

Memangnya dia pikir tidak capek.

 

”Aku tidak pernah marah jika kau memintaku mengulang-ulang dance-ku berkali-kali..”ucapnya sebelum aku membuka suara untuk membantahnya.

 

Aku mendesah pelan, aku kalah. Aku pun kembali memainkan lagu lain yang juga sangat aku sukai.

 

”Jamkaman…”tiba-tiba JunHo menghentikan permainanku.

 

Aku menoleh padanya dan menatapnya bingung, dia menatapku lekat-lekat bukan ke wajahku tapi ke jariku, aku menautkan alisku bingung, memang ada yang salah dengan jariku? Pikirku.

 

”Wae?”tanyaku padanya yang masih menatap jariku lalu ke wajahku.

 

”Sejak kapan kau pakai cincin?”tanyanya dan sukses membuatku langsung terkaget-kaget, Omona aku lupa melepas cincin itu gara-gara kemarin aku harus ke rumah namja tidak punya otak itu dan terpaksa memakainya dan aku lupa melepasnya lagi, sekarang aku harus jawab apa??

 

”Ah..ini..bukan apa-apa..pemberian ahjussi..saat pulang kemarin…”jawabku agak sedikit ragu-ragu.

 

Dia menganggukan kepalanya, sepertinya dia percaya, syukurlah dia tidak bertanya yang macam-macam lagi padaku. Namun tiba-tiba dia menarik tanganku, mengenggamnya sambil menatapku lekat-lekat, jantungku berdegup sangat kencang karenanyam, Omo kenapa dia melihatku seperti itu?

 

”Kau cantik memakai cincin itu…”ucapnya sambil tersenyum lembut padaku, aku merasa saat ini aku tidak bisa bernafas mendengar kata-katanya itu,aku hanya bisa menatapnya yang masih tersenyum padaku tanpa bisa berkata apa-apa. Sepertinya aku benar-benar menyukai namja ini dan itu salah sangat salah tidak seharunya aku menyukainya.

 

 

Author POV

 

KyuHyun mengepalkan tangannya kuat-kuat melihat pemandangan di depannya itu, JunHo sedang mengenggam tangan Yong Soon, dia benar-benar membenci JunHo sekarang, niatnya untuk mencari Yong Soon dia malah mendapatkan pemandangan yang sangat tidak enak ini.

 

”Kau lucu jika sedang cemburu Kyunnie..”ucap sebuah suara di belakangnya yang ternyata itu ChangMin, dia tertawa kecil melihat tingkah sahabatnya ini.

 

”Mau apa kau mengikutiku?”tanya KyuHyun sinis.

 

Lagi-lagi ChangMin kembali tertawa kecil, dia benar-benat tidak habis pikir bagaiman seorang sahabatnya yang terkenal sebagai bad boy di sekolah ini bisa cemburu pada seorang gadis sampai seperti ini dan itu sangat lucu menurut ChangMin.

 

”Aisshh..”ucap KyuHyun kemudian berbalik pergi.

 

ChangMin yang masih tertawa kecil kemudian berjalan mengejar langkah KyuHyun dan kemudian merangkul bahu sahabatnya itu.

 

”Aku senang melihatmu cemburu seperti itu Kyunnie..lanjutkan…”ucap ChangMin kemudian tertawa. Sementara KyuHyun hanya mendengus kesal.

 

**

 

Kenapa nasibku jadi sama seperti Rae Bin sih? pikirYeon Ji semenjak kejadiaan dia pergi bersama ChangMin dan bertemu dengan mantannya itu, Yeon Ji juga sedikit menghindari ChangMin dan tidak mau bertemu dengannya. Dia berusah agar tidak perlu bertemu dengan ChangMin di setiap kesempatan

 

”Kyunnie..Kyunnie…”ucap sebuah suara yang membuat Yeon Ji langsung terpaku di tempat, dia tahu itu suara ChangMin dan di baru sadar dari jauh ChangMin bersama KyuHyun sedang berjalan ke arahnya.

 

Yeon Ji bingung apa yang harus di lakukannya dan hanya bisa diam di tempat. Sampai mereka tepat di depan Yeon Ji.

 

”Yeon Ji-ya..”panggil ChangMin sedikit ragu, ChangMin juga merasakan sejak kejadian itu Yeon Ji seperti menghindarinya bahkan tidak pernah lagi menyapanya ataupun tersenyum padanya ketika bertemu, dia seperti tidak menganggap ChangMin ada.

 

Yeon Ji mendongak dan menatap ChangMin sekilas, KyuHyun disamping ChangMin hanya menatap mereka berdua bingung dan tidak ambil pusing lalu segera meninggalkan mereka pergi.

 

”Aku duluan ya..”ucap KyuHyun pada ChangMin kemudian langsung pergi meninggalkan mereka berdua yang masih saling terdiam.

 

”Yeon Ji-ya…bisa kita bicara sebentar…”ucap ChangMin.

 

”Mian sunbae..aku harus kembali ke kelas…”ucap Yeon Ji buru-buru kemudian segera pergi namun ChangMin segera menahan tangannya.

 

 

Yeon Ji POV

 

ChangMin sunbae mengajakku berbicara, entah apa yang ingin dia bicarakan denganku, aku hanya mengikutinya yang terus saja menarik tanganku kemudian berhenti di sebuah pohon yang menuju ke gedung seni suara.

 

Aku menundukan wajahku tidak berani menatapnya,mungkin aku memang bodoh kenapa selama ini malah menjauhinya, aku seperti orang cemburu tapi sayang orang yang aku cemburui itu tidak akan pernah sadar. Baboya Yeon Ji-ya!ucapku pada diriku sendiri.

 

Aku mendengarnya mendesah pelan.

 

”Kau marah padaku?”tanyanya padaku setelah sekian lama kami terdiam.

 

Aku menggeleng, aku tidak tahu lagi jawaban apa lagi yang bisa aku berikan, aku tidak mungkin aku bilang aku marah padanya.

 

”Kau marah karena aku mendiamkanmu kemarin?”tanyanya lagi dna lagi-lagi aku menggeleng karena menurutku hanya itu jawaban yang aku punya.

 

”Kau marah karena aku bertemu dengan Hyo Soo?”tanyanya lagi dan kali ini entah kenapa aku tidak bisa menggeleng. Kenapa aku ini? Aku tidak mungkin marah karena itu, tidak!

 

”Aniyo sunbae..aku tidak pernah marah padamu karena apapun…permisi aku harus kembali ke kelasku…”ucapku memberanikan diriku untuk mendongak dan menatapnya yang sedang menatapku.

 

Aku pun segera berjalan meningalkannya namun lagi-lagi tangannya menahanku, mau apa lagi dia?

 

”Apa kau menyukaiku?”tanya langsung dan seketika itu juga aku membulatkan mataku tidak percaya dengan apa yang dia katakan? Darimana dia bisa berpikiran seperti itu padaku?

 

Dia masih menatapku menunggu jawaban sementara aku masih tidak percaya dia bertanya seperti itu, aku segera menghempaskan tangannku.

 

”Itu bukan urusanmu sunbae untuk tahu perasaanku…”ucapku kemudian langsung meninggalkannya pergi kembali ke kelasku.

 

Kenapa jadi seperti ini?

 

 

Je Ri POV

 

”Semua sudah dapat peran masing-masing kan?”tanya Sunny seonsaengnim pada kami yang sedang membaca naskah untuk pementasan musikal.

 

”Ne..seonsangnim..”jawab mereka serempak semnentara aku masih menatap nasakahku dengan tidak percaya, peran utama wanita dan peran utama prianya adalah, mataku menatap luru ke depan ke arah seorang namja tinggi di depanku yang juga sedang menatap naskahnya, Choi MinHo, Ottohke? Kenapa jadi malah seperti ini?

 

Bagaimana aku bisa berakting dengan profesional jika yang di depanku adalah seorang Choi MinH orang yang aku suka >.<.

 

Tiba-tiba dia menatapku sepertinya sadar jika sejak tadi aku terus memperhatikannya, aku buru-buru mengalihkan pandanganku darinya dan kembali fokus pada naskahku meski sebenarnya aku sama sekali tidak bisa konsentrasi sekarang ini.

 

Aku membaca naskah itu sepintas-pintas dan mataku membulat begitu membaca sebuah adegan yang sangat aku hindari itu dna ternyata ada, kissing secene? Omona, bagaimana ini?aku kembali menlihat ke arahnya yang masih menunduk membaca naskah, kenapa harus ada adegan seperti ini?

 

”Nah kalian sudah membacanya kan? Mulai besok kita latihan..mungkin besok dengan Heechul sonsaengnim…arachi?”ucap Sunny seonsangnim dan kami semua mengangguk.

 

”Oh ya..Je Ri-ya…kau juga harus berlatih dengan Kim RyeoWook siswa senin musik karena dia yang akan menangani masalah musik jadi kau bisa berlatih menyanyi dengannya..”ucap Sunny seonsangnim lagi.

 

”Ne..”jawabku dengan sedikit tidak bersemangat, setelah itu Sunny seonsangnim langsung keluar ruang teater.

 

Aku hanya bisa menghela nafas dengan berat dan berjalan ke sisi ruangan dan duduk disana menatap naskahku itu. Bagaimana ini? Itu yang sejak tadi terus aku pikirkan.

 

”Gwenchanayo Je Ri-ya?”Tanya Nickhun sunbae yang sudah ada disampingku.

 

”Ah..ne..gwenchana sunbae…”jawabku, dia tersenyum kemudian duduk disampingku.

 

”Kau gugup ya?”tanya Nickhun sunbae.

 

Aku hanya tersenyum tipis padanya.

 

”Tenang saja kita akan membantumu..aku juga tahun lalu jadi pemeran utama pria dan jujur aku juga sangat gugup waktu itu..tapi tenang saja banyak yang akan membantumu..kau pasti bisa…kau berbakat makanya seonsangnim menunjukmu..tunjukkan kalau kau memang bisa…hwaiting!”ucap Nickhum sunbae.

 

Aku tersenyum padanya.

 

”Ne..gomawoyo sunbae..”ucapku.

 

”Nah..sebaiknya kau baca saja naskahnya dulu kalau ada yang tidak mengerti kau bisa tanyakan padaku…”ucap Nickhun sunbae lagi.

 

Aku mengangguk dan tersenyum penuh terima kasih padanya, dia memang sunbae yang sangat baik pantas banyak yang menyukainya. Aku melihatnya berjalan ke arah Taeyeon sunbae dan mulai berbincang denagnnya sementara disudut ruangan lain aku melihat MinHo masih duduk sambil membaca naskahnya, wajahnya tampak datar saja, apa dia belum tahu kalau ada adegan seperti itu?mungkin.

 

Aku mendesah pelan kemudian kembali membaca naskah itu, ya aku pasti bisa! Ucapku menyemangati diriku sendiri.

 

Author POV

 

Yong Soon pulang sendiri menuju asramanya setelah kelasnya selesai, dia memang ingin segera pulang ke asramanya secepatnya dan tidur. Namun di jalan KyuHyun sudah menungunya.

 

”Mau apa lagi kau?”ucap Yong Soon ketus pada KyuHyun.

 

”Kau masih memakai cincin itu?”tanya KyuHyun begitu melihat cincin yang melingkar di jari Yong Soon.

 

”Akan aku lepas”ucap Yong Soon sambil hendak mencopot cincin itu dari tangannya.

 

”Bagaiman kalau aku memintamu untuk tidak mencopotnya”ucap KyuHyun membuat Yong Soon kaget dan menatapnya bingung.

 

”Tidak..akan aku copot sekarang juga”jawab Yong Soon cepat.

 

”Kau ingat perjanjian kita..sebulan penuh Choi Yong Soon kau menjadi pembantuku dan kau harus menuruti apa perkataanku…atau kau mau terjadi sesuatu pada gitarmu…”ucap KyuHyun dengan santainya.

 

Sementara Yong Soon sudah mengepalkan tangannya kuat-kuat, dia benar-benar membenci namja dihadapannya ini, bisa-bisanya dia mengatur hidupnya sekarang. Yong Soon menatap tajam KyuHyun sementara yang ditatap hanya menunjukan senyum evilnya itu.

 

”Yongie-ya..”panggil seseorang membuat Yong Soon menoleh.

 

Henry berjalan ke arah Yong Soon dengan tatapan bingung karena melihatnya bersama KyuHyun.

 

”Ah hyung..”ucap Henry menyapa KyuHyun.

 

”Waeyo?”tanya Yong Soon pada Henry.

 

“Kau bisa kembali ke kelas sebentar…masih ada sesuatu…”ucap Henry, setelah itu Yong Soon segera menarik tangan Henry untuk pergi dan meninggalkan KyuHyun yang sangat yakin kalau gadis itu akan menuruti perkataannya.

 

**

 

Yong Soon dan Henry kembali ke kelas dan sudah ada Leeteuk seonsangnim di dalam kelasnya, mereka pun segera kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.

 

”Baiklah…seperti yang kalian sudah tahu kalau sekolah kita akan mengadakan pemetasan musikal yang akan melibatkan seluruh jurusan disini dan juga termasuk kita…”ucap Leeteuk sonsaengnim.

 

Yong Soon terlihat tidak terlalu semangat mendengarkan karena dia masih kesal dengan ucapan KyuHyun tadi, dia terus saja menatap cincin yang melingkat di jarinya itu dengan sesekali mendengus kesal. Dia tidak habis pikir dengan namja itu, dulu dia yang meminta agar jangan pernah memakainya di sekolah tapi sekarang dia malah menyuruhnya untuk selalu memakai cincin itu.

 

”Namja babo..tidak punya otak!”lirih Yong Soon.

 

”Choi Yong Soon..apa kau mendengarkan perkataanku padamu…”ucap Leeteuk sonsaengnim pada Yong Soon yang baru sadar bahwa Leeteuk sonsaengnim sedang berbicara padanya.

 

”Jwesonghamnida seonsangnim…”ucap Yong Soon meminta maaf karena dia tidak mendengarkan perkataan Leeteuk seonsangnim.

 

Leeteuk seonsngnim menghela nafas perlahan lalu berbicara lagi pada Yong Soon.

 

”Kau juga akan menjadi pemeran di drama itu selain mengatur musiknya jadi mulai besok kita semua akan berlatih dan kau bisa latihan ke ruang teater…”ucap Leeteuk seonsangnim.

 

Yong Soon tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar, menjadi pemeran juga? Apa tidak salah?pikirnya.

 

”Ne..seonsangnim”jawab Yong Soon, mau bagaimana lagi dia hanya bisa menjawab iya, dia berpikir, benar-benar suatu kesalahan menjadikannya pemeran disitu juga.

 

”Baiklah mulai besok kita fokus pada pementasan itu…arasso?”ucap Leeteuk seonsangnim.

 

”Ne..seonsangnim”ucap murid-murid serempak.

 

 

Rae Bin POV

 

Seperti biasa setelah makan malam kami bersama-sama berkumpul, sepertinya sudah kebiasaan bagi kami. Aku melihat Je Ri yang uring-uringan terus sambil menatan naskah dramanya sementara Yong Soon asyik dengan gitar pemberian JunHo sunbae itu, sebenarnya aku penasaran ada hubungan apa diantara mereka kenapa sepertinya sangat dekat sekali, Yong Soon tidak menceritakan tentag hal itu saat kami memintanya bercerita dia hanya bilang dia memang sedang dekat dengan JunHo sunbae hanya itu. Sementara Yeon Ji terlihat murung sejak tadi. Apa yang terjadi pada mereka semua?

 

”Ya..ya..kalian kenapa aneh semua sih?”tanyaku pada mereka semua yang membuat mereka menoleh padaku.

 

”Siapa yang aneh? Kau yang aneh Rae Bin-ah..Cuma mau jadi pasangan Eunhyuk sunbae saja sampai seperti itu..nikmati saja…”belum selesai Yong Soon berkata aku langsung menimpuknya dengan boneka babi yang aku pegang dan tepat mengenai kepalanya.

 

”Ya!”serunya.

 

Aku terkekeh geli melihatnya.

 

”Kau tahu kan bagaimana rasanya KyuHyun sunbae ditimpuk sepatu olehmu dan bahkan mungkin lebih parah lagi sakitnya..”ucapku dan dia langsung mengembungkan pipinya kesal, dia selalu seperti itu kalau diingatkan kejadian itu. Lagian salah sendiri meledekku akan aku ledek balik dia.

 

”Kalian ini..”ucap Yeon Ji sambil geleng-geleng kepala.

 

”Aisshh..aku tidak mau jadi peran utama…”seru Je Ri membuat kami menoleh padanya yang menutup wajahnya dengan naskah itu.

 

Yong Soon berjalan mendekatinya dan membuka naskah yang menutupinya itu.

 

”Waeyo? Karena ada adegan kissingnya itu”ucap Yong Soon terang-terangan dan sukses membuatnya dipukul oleh Je Ri berkali-kali.

 

”Ya..ya..appo..aku kan hanya berkata yang sebenarnya…”ucap Yong Soon sambil menghindari pukulan Je Ri.

 

Yeon Ji terkekeh pelan melihat kelakukan mereka, aku pun juga hanya bisa melihat tingkah Yong Soon yang memang paling sering meledek kami tapi jika giliran kami yang meledeknya dia akan marah.

 

”Kau butuh teman latihan Je Ri-ya..aku siap membantu…”ucap Yeon Ji sambil berjalan mendekat pada Je Ri dengan tatapan yang sangat sulit di artikan.

 

”Ya!aku masih normal!”seru Je Ri.

 

Yong Soon langsung tertawa terbahak-bahak melihat wajah Je Ri yang sudah ketakutan seperti itu. Teman-temanku memang sudah tidak waras semua, aneh sekali =.=”

 

Sedangkan aku masih memikirkan nasibku besok yang akan latihan dengan sunbae itu, aissh bagaimana ini? Aku pasti gugup sekali harus berhadapan dengannya, kenapa aku harus berpasangan dengannya sih??

 

 

 

Pagi ini dengan malas aku berjalan keluar kamarku, melangkah dengan malas, meski matahari bersinar terang sekali namun sepertinya aku merasa hari ini sangat mendung, selalu saja sejak tadi aku mendengus kesal. Bagaimana hari ini bisa berjalan? Ucapku dalam hati.

 

Aku berjalan menuju ruang seni tari dengan langkah berat. Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku.

 

”Wajahmu sungguh sangat buruk Rae Bin-ah..senyum..”ucap Taemin yang ternyata menepuk bahuku.

 

Aku menatapnya tajam tapi dia hanya tertawa kecil. Kenapa dia bisa begitu menyebalkan sekali sih!!aku mempercepat langkahku meninggalakannya yang sekarang mulai tertawa terbahak-bahak. Salah apa aku punya teman sepertinya >.<

 

Semoga hari ini tidak menjadi hari yang buruk.

 

 

Author POV

 

”Kau yang merencanakannya?”tanya DongHae tidak percaya pada temannya yang sedang duduk disampingnya ini, sementara JunHo hanya geleng-geleng kepala saja.

 

”Ne..aku yang meminta pada YunHo seonsangnim”ucap Eunhyuk mantap.

 

Ya dia yang merencanakan agar dia bisa berpasangan dengan Rae Bin, dia sudah berjanji tidak akan menyerah untuk mendapatkan gadis itu.

 

”Seperti yang sudah aku bilang…aku tidak akan menyerah…”ucap Eunhyuk lagi.

 

Kedua temannya hanya bisa menatap namja ini tidak percaya, bagaimana Eunhyuk masih saja berusaha mendapatkan Rae Bin meski sudah ditolak, dia benar-benar gigih, begitu pikir DongHae dan JunHo.

 

”Sudah ya..aku harus latihan dulu dengannya…”ucap Eunhyuk kemudian keluar kelas.

 

”Kau belum latihan DongHae-ya?”tanya JunHo disampingnya begitu Eunhyuk sudah pergi dari kelas.

 

”Nanti..kau tidak ke ruang teater? Oh ya kau sudah tahu yang menjadi pasanganmu?”tanya DongHae.

 

JunHo tersenyum penuh arti, entah ini kebetulan atau memang takdir, kenapa dia bisa berpasangan dengan Yong Soon dalam pementasan kali ini, meski bukan pemeran utama tapi mereka dipasangkan disini dan itu membuat JunHo sangat senang kemarin begitu tahu kalau dia akan di pasangakan dengan Yong Soon bahkan WooYoung teman sekamarnya saja hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sahabatnya itu.

 

”Ne…”jawab JunHo pura-pura biasa padahal sebenarnya dia ingin bilang pada DongHae bahwa dia sangat senang sekali.

 

”Pati berat untukmu..kau tidak mengenalnyakan? Anak seni musik”ucap DonHae lagi.

 

”Tidak juga..”jawab JunHo masih berusaha biasa padahal dia ingin bilang bahwa dia sudah mengenal gadis itu, sangat mengenalnya malah dan memiliki perasaan khusus pada gadis itu hanya saja dia belum mengatakan pada kedua teman sekelasnya ini, mungkin nanti begitu pikir JunHo.

 

DongHae hanya menatap JunHo bingung melihat tanggapan temannya tergolong sangat biasa, bukankah JunHo tidak suka ikut-ikut hal seperti ini tahun kemarin dia kan ditawari tapi dia menolak? Pikir DongHae.

 

 

 

**

 

Eunhyuk menatap Rae Bin yang terus saja menghindar dari tatapannya itu, apa dia masih mengingat kejadian itu? Pikir Eunhyuk. Kemudian Eunhyuk pun berjalan menghampiri Rae Bin yang masih terus menghindari tatapan Eunhyuk.

 

”Gwenchanayo?”tanya Eunhyuk begitu sampai di depan Rae Bin.

 

Rae Bin kaget dan mendongak.

 

”Ne..”jawabnya.

 

”Ara..ayo kita latihan lagi…”ucap Eunhyuk kemudian langsung menarik tangan Rae Bin untuk berdiri, Rae Bin kaget dengan perlakuan Eunhyuk namun mau tidak mau dia mengikutinya.

 

Eunhyuk merasa Rae Bin seperti masih takut padanya karena hal kemarin dan sedikit tidak konsentarsi dalam latihan, beberapa kali dia di marahi oleh YuRi seonsangnim.

 

”Baiklah kita istirahat dulu 20 menit”ucap YuRi seonsangnim kemudian pergi keluar ruang tari.

 

Rae Bin berjalan menuju tasnya dan hendak menganbil botol minum namun belum sempat mengambil sebuah botol minum sudah disodorkan dulu padanya dan ternyata Eunhyuk yang memberikannya.

 

”Igo..”ucap Eunhyuk.

 

Rae Bin menoleh dan menatapnya sedikit ragu. Namun Eunhyuk langsung menaruh botol itu ke tangannya dan menarik tangan Rae Bin keluar menuju taman.

 

Rae Bin hanya diam dan tidak berani berbicara apapun pada Eunhyuk, jujur ini adalah kejadian yang paling tidak dia inginkan jika sedang bersama Eunhyuk, dia tahu pasti akan ada saat-saat seperti ini dan itu sangat tidak disukainya, dia tidak mau terlihat seperti ini di depan Eunhyuk.

 

”Kau masih mengingat kejadian itu?”tanya Eunhyuk tiba-tiba membuat Rae Bin menatapnya dan mereka saling bertatapan selama beberapa waktu.

 

”Lupakan kejadian itu..bersikaplah profesional..aku tahu kau bisa..”ucap Eunhyuk pada Rae Bin sambil tersenyum dan menepuk kepalanya perlahan. Rae Bin terpaku melihat Eunhyuk bersikap seperti itu padanya dan hanya bisa terdiam menatap Eunhyuk.

 

”Ayo kembali…”ucap Eunhyuk pada Rae Bin

 

”Hwaiting!”ucapnya lagi sambil mengepalkan tangannya dan tersenyum pada Rae Bin dan entah kenapa hal itu membuat senyum Rae Bin juga mengembang.

 

Setelah itu Eunhyuk berjalan lebih dahulu di depan sementara Rae Bin di belakang.

 

 

Je Ri POV

 

Aku berjalan perlahan menuju ruang seni musik, hari ini jadwalnya untuk latihan dengan sunbae itu, syukur aku sudah tidak merasa canggung lagi dengannya sejak kejadian itu, ternyata kami banyak memiliki kesamaan.

 

Aku membuka pintu ruang musik itu dengan perlahan dan mendapatinya sudah ada disana di depan piano besar itu. Aku berjalan perlahan sepertinya dia sedang memainkan beberapa lagu yang berganti-ganti.

 

”Sunbae..”panggilku padanya.

 

Dia berhenti bermain dan menoleh padaku dan tersenyum.

 

”Cepat sekali datangnya…mau langsung latihan?”tanyanya padaku.

 

”Terserah sunbae…”jawabku.

 

Dia tersenyum.

 

”Aku baru dapat lagunya semalam..jadi tidak keberatankan kalau aku latihan dulu dengan lagu itu…”ucapnya.

 

”Ne..aku akan menunggu disana sambil membaca naskah saja…”ucapku padanya.

 

Setelah itu aku berjalan ke atas panggung kecil yang ada di ruang seni itu sambil membaca naskahku. Dia mulai memainkan nada-nada di lagu itu, mengalun sangat indah, aku baru tahu lagu itu sangat indah sekali apa mungkin karena RyeoWook sunbae yang memainkannya, da memang benar-benar berbakat.

 

Sementara dia bermain piano, aku fokus pada naskahku membacanya dan ternyata aku sudah sampai di adegan itu, aigoo, aku langsung menutup naskahku dan tanpa sadar ternyata RyeoWook sunbae sudah selesai bermain dan sekarang dia sudah duduk disampingku memiringkan wajahnya menatapku bingung.

 

”Sunbae…”ucapku kaget begitu melihatnya memiringkan kepalanya menatapku bingung.

 

”Kau kenapa Je Ri-ya…kenapa mukamu jadi merah?”tanya RyeoWook sunbae yang sukses membuatku memegang wajahku dengan kedua tanganku dan menjatuhkan naskah itu.

 

”Benarkah?”tanyaku, memastikan apakah benar wajahku memerah hanya karena memikirkan hal itu saja.

 

RyeoWook sunbae mengambil naskahku dan membacanya dan kemudian dia tertawa terbahak-bahak.

 

”Jadi karena ini kau jadi malu”ucap RyeoWook sunbae sambil menunjukan naskah itu.

 

”Sunbae…”ucapku sambil berusaha mengambil naskah itu dari tangannya.

 

”Kau butuh teman latihan Je Ri-ya…”ucap RyeoWook sunbae dan tiba-tiba saja dia sudah mendekatkan wajahnya padaku, membuatku menahan nafasku dan terpaku, dia semakin mendekatkan wajahnya padaku.

 

Omona, apa yang akan dia lakukan?dia tersenyum tipis dan semakin mendekatkan wajahnya bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya di wajahku dan itu membuatku sangat gugup.

 

”Hahahaha..wajahmu lucu sekali Je Ri-ya!”ucap RyeoWook sunbae tertawa terbahak-bahak di hadapanku.

 

Jadi dia mengerjaiku, menyebalkan sekali dia sama seperti sahabatnya yang dulu mengerjaiku JunSu sunbae. Aku mengembungkan pipiku kesal dan menatapnya tajam namun dia malah tertawa semakin kencang.

 

 

Author POV

 

ChangMin memperhatikan Yeon Ji yang sejak tadi menghindari tatapannya disaat mereka sedang latihan untuk pementasan, apa dia keterlaluan ya kemarin? Pikir ChangMin, jujur dia sendiri tidak sadar apa yang dia ucapkan saat itu.

 

Dia melihat kesampingnya, sahabatnya sepertinya sama sekali tidak peduli dengan pementasan ini dan malah asyik dengan PSPnya itu, dia memang selalu seperti itu, ucap ChangMin dalam hati.

 

Dia berjalan mendekat ke arah KyuHyun yang sedang sibuk bermain PSPnya.

 

”Ya..ya..kita sedang latihan Kyunnie…seriuslah sedikit..”ucap ChangMin.

 

KyuHyun hanya menoleh sebentar.

 

”Aku tidak peduli dengan pementasan bodoh itu..”ucap KyuHyun.

 

ChangMin tidak tahu harus seperti apa menghadapi temannya yang satu ini. tiba-tiba dia ingat ingin memberikan suatu kabar yang pasti akan membuat temannya itu langsung peduli dengan pementasan ini.

 

”Kyunnie-ya..kau tahu tidak Yong Soon juga bermain di pementasan ini dan dia dipasangkan dengan JunHo…”ucap ChangMin.

 

Seketika itu juga KyuHyun berhenti menatap PSPnya dan malah menatap ChangMin tajam.

 

”Mworago?kau bohong?!”seru KyuHyun yang sepertinya sudah kesal, ChangMin semakin yakin kalau KyuHyun memang menyukai gadis itu.

 

”Ne..mereka sedang latihan di ruang teater…”ucap ChangMin.

 

KyuHyun langsung keluar dari ruangan.

 

”Kyunnie…kau mau kemana? Aisshh apa dia memang sangat menyukai gadis itu…gawat kalau dia membuat keributan..”ucap ChangMin yang langsung menyusul KyuHyun yang sudah berjalan lebih dahulu di depan.

 

 

**

 

Yong Soon tidak percaya kalau lawan mainnya di pementasan ini adalah JunHo, dia baru tahu tadi saat JunHo tiba-tiba datang dan menghampirinya mengajaknya latihan. Yong Soon sebenarnya sangat senang namun dia berusaha menyembunyikan perasaan senangnay itu dengan bersikap biasa begitu juga JunHo, namun merekalah yang paling cepat beradaptasi dibanding pasangan lainnya bahkan yang lain pun tidak menyangkan mereka bisa cepat akrab seperti itu, memang tidak ada yang tahu tentang kedekatan Yong Soon dengan JunHo.

 

”Kalian benar-benar cocok”ucap Zhoumi sonsaengnim pada Yong Soon dan JunHo yang terlihat malu begitu di puji bahwa mereka sangat cocok.

 

Tiba-tiba KyuHyun datang dengan tatapan tajam dan membuat semua orang disana langsung melihat ke arahnya. Dia berjalan dengan cepat menghampiri Yong Soon yang berdiri disamping JunHo.

 

”Aku ingin bicara dengannya”ucap KyuHyun pada Zhoumi sonsaengnim yang terlihat bingung kenapa KyuHyun tiba-tiba datang.

 

KyuHyun langsung menarik tangan Yong Soon keluar.

 

”Ya..lepaskan aku!”ucap Yong Soon berusaha melepaskan tangan KyuHyun namun tentu saja tenaga KyuHyun lebih kuat darinya dan Yong Soon hanya bisa pasrah ditarik oleh KyuHyun.

 

Dia menarik tangan Yong Soon sampai keluar gedung seni peran dan melepaskan tangannya secara kasar, membuat Yong Soon meringis kesakitan dan mengusap pergelangan tangannay yang memerah.

 

”Apa-apaan kau….ikut pementasan ini bermain dengan JunHo!”sembur KyuHyun pada Yong Soon.

 

”Memangnya kenapa, hah!”ucap Yong Soon setengah berteriak, dia benar-benar kesal dengan namja di hadapannya ini, tiba-tiba datang dan menariknya keluar dengan kasar.

 

”Kau tahu ayah dan ibuku akan datang ke acara itu dan kau mau mereka melihatmu yang tunanganku berakting dengan pria lain, hah!”seru KyuHyun.

 

”Heh, sejak kapan kau peduli dengan pertunangan itu, sudah kubilang jangan bicarakan itu di sekolah!”jawab Yong Soon sambil menatap KyuHyun tajam.

 

KyuHyun kembali menarik tangan Yong Soon masuk ke gedung seni peran.

 

”Pokoknya kau tidak boleh ikut!”ucapnya dan kembali menarik tangan Yong Soon dengan kasar.

 

Kali ini KyuHyun membawanya menghadap Heechul sonsaengnim yang bertanggung jawab dalam pementasan kali ini. dia membawa Yong Soon ke ruangan Heechul sonsaengnim dan langsung masuk.

 

”Aku mau bicara dengan seonsangnim”ucap KyuHyun sambil menarik Yong Soon untuk masuk.

 

Heechul sonsaengnim yang bingung hanya menyuruh mereka duduk.

 

”Apa yang ingin kau bicarakan”ucap Heechul sonsaengnim.

 

”Jangan ikut sertakan dia dalam pementasan ini”ucap KyuHyun, sementara Yong Soon hanya menatap tidak percaya bahwa KyuHyun akan berbicara seperti itu, kenapa dia begitu mempermasalahkan ini? pikir Yong Soon.

 

”Memangnya apa hakmu melarangnya, Cho KyuHyun?”tanya Heechul seonsaengnim setelah menatap Yong Soon sekilas kemudian kembali pada KyuHyun.

 

”Dia tunanganku”jawab KyuHyun yang sukses membuat Yong Soon membulatkan matanya kaget begitu juga Heechul seonsaengnim.

 

KyuHyun terlihat santai setelah mengatakannya sementara Yong Soon sudah tidak tahu apa yang harus dikatakannya pada namja disampingnya itu, kesal tentu saja, tapi kenapa dia malah memberitahukan masalah pertunangan mereka pada Heechul seonsangnim??begitu pikir Yong Soon.

 

”Maksudmu?”tanya Heechul sonsaengnim pada KyuHyun masih belum percaya, Yong Soon berharap agar KyuHyun meralat kata-katanya tdai.

 

”Ne..dia tunanganku…calon menantu Tuan Cho pemilik setengah saham sekolah ini..jadi sonsaengnim..tidak mungkin kan ayahku melihatnya berakting dengan pria lain di depannya karena dia sekarang tunanganku…”ucap KyuHyun mantap, lagi-lagi Yong Soon tidak percaya dengan apa yang didengarnya, dia anak salah satu pemilik disini? Ucap Yong Soon dalam hati.

 

”Apa maksudmu Cho KyuHyun?”tanya Heechul sonsaengnim lagi.

 

”Sonsaengnim tidak percaya? Silahkan telepon ayahku sekarang dan tanyakan padanya apakah benar Choi Yong Soon adalah tunangan Cho Kyuhyun..”ucap KyuHyun lagi-lagi dengan santai sambil memberikan handphonenya pada Heechul sonsaengnim.

 

 

 

Yong Soon POV

 

Namja babo, tidak punya otak!!! Umpatku sambil mengacak-acak rambutku frustasi, bisa-bisanya dia bilang aku adalah tunangannya di depan guru kami dan sekarang karenanya juga aku batal mengikuti pementasan itu.

 

Aku menelungkupkan wajahku ke atas meja, berusaha menenangkan diriku, rasanya aku ingin membunuhnya saat ini juga, Ya Tuhan kenapa jadi seperti ini? harsunya kutolak saja saat itu T.T

 

Hidupku akan berakhir sebentar lagi, semua guru disini pasti akan tahu dan jangan sampai seluruh siswa disini tahu juga, bisa habislah diriku ini, rasanya kalau sampai itu terjadi aku ingin pindah.

 

”Cho KyuHyun, kau menyebalkan!!”teriakku di kelas yang sepi, syukurlah mereka sedang sibuk latihan sementara aku disini meratapi nasib sialku.

 

 

Author POV

 

KyuHyun tersenyum senang begitu berjalan kembali ke kelasnya, dia akan melakukan apapun agar gadis itu tidak pergi darinya, ya kini KyuHyun menyadari bahwa perasaannya pada gadis itu sudah berubah sekarang, dia bukan membenci gadis itu tapi sangat menyukainya dan dia tidak akan membiarkan siapapun mengambilnya termasuk JunHo.

 

Di jalan menuju kelasnya di berpapasan dengan JunHo, JunHo menatapnya tajam begitupun KyuHyun, mereka berhenti.

 

”Lepaskan dia”ucap JunHo pada KyuHyun.

 

KyuHyun menunjukan senyum evilnya.

 

”Kau tidak menyukainyakan? Jangan sakiti dia lagi”ucap JunHo.

 

”Bagaimana kalau aku menyukainya seperti kau menyukainya..bahkan lebih dari itu…”ucap KyuHyun.

 

JunHo kemudian hendak berlalu dan tidak meladeni ucapan KyuHyun tadi namun langkah berhenti begitu KyuHyun berbicara.

 

”Dia milikku dan akan aku tunjukkan kalau dia benar-benar milikku..jauhi dia”ucap KyuHyun kemudian berjalan menuju kelasnya.

 

JunHo masih terdiam disitu dan tidak tahu apa maksud ucapan KyuHyun, dia pun kembali berjalan menuju kelasnya.

 

 

Yong Soon POV

 

”Ikut aku!”perintah namja tidak punya otak itu sambil menarikku pergi.

 

”Lepaskan aku!mau apalagi kau!”sungutku padanya dia hanya menatapku tajam.

 

 

”Ikut aku!”ucapnya lagi dan langsung menarikku pergi.

 

Dia terus menyeretku di sepanjang lorong membuat kami diperhatikan.

 

Namja ini membawaku ke kantin dan langsung membuka pintu kantin dengan kasar sehinggan membuat semua orang disana menoleh ke arahnya, aku semakin takut dengan apa yang akan dia lakukan. Aku melihat semua teman-temanku ada disitu, juga JunHo, Omona apa yang akan dilakukan namja ini?

 

 

”Dengar…Choi Yong Soon adalah tunanganku dan mulai saat ini jangan pernah ada yang mendekatinya lagi”ucap KyuHyun sambil menujukan cincin di jariku.

 

Aku membelalakan mataku kaget, dia benar-benar melakukannya, membuat semua orang tahu dengan status kami, dia gila! Aku menatapnya tidak percaya. Aku bisa melihat teman-temanku menatapku tidak percaya dan JunHo, aku tidak berani melihat ke arahnya, bagaimana ini? dia pasti menyangka aku sudah berbohong padanya saat itu? Ottohke>.<

 

 

Author POV

 

JunHo menatap tidak percaya dua orang yang sedang berdiri itu, dia tidak percaya bahwa Yong Soon dan KyuHyun adalah tunangan. Dia mengepalkan tangannya kuat-kuat, jadi  itu maksud ucapan KyuHyun tadi. Ucap JunHo dalam hati.

 

”JunHo-ya..”ucap WooYoung disampingnya sambil menepuk bahu JunHo, dia tahu JunHo pasti kaget mendengar hal ini.

 

”Aku akan merebut Yong Soon darinya..dia tidak pantas untuk Yong Soon”ucap JunHo.

Advertisements

3 thoughts on “FF: High School Special Part 5

  1. yongie-yaaa,, ini ga ad lanjutan’a kah?
    udh mulai seru nih, konflik dri msg” couple udh mulai keliatan,,,
    mian aku bru baca ff high school karena ff kamu d library tuh byk bgt, jdi’a bru smpet baca’a,,
    smoga ad lanjutan’a n_n

    keep writing so i’ll keep reading ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s