FF: Our Secret Part 20 (A)

 

Cast       : 1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Viozz Shawolelf Magnae GaemGyu as Choi Yong Soon

3. Yhayank kyujong-changmin’yeppa CassieTripleshawolelf as Choi Yeon Ji

4. PriskaKyu BabyEunhyuk EverlastingFriends as Shin Rae Bin

5. Diah Widiyaningsih as Choi Je Ri

6. Dea Maulida as Min Hee Yeon

7. Riani Ps as Shin Hyo Soo

8. Lisa Dhaniar Regina as Eun Ji Soo 

 

Genre   : Friendship, Romance, n genre kagak jelas lainnya….

 

Couple :

Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon

Yesung belongs to Choi Yeon Ji

Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin

Hangeng belongs to Min Hee Yeon

Donghae belongs to Shin Hyo Soo

Ryewook belongs to Choi Je Ri

 

Yesung POV

 

Lagi-lagi dia selalu membicarakan mantan-mantannya itu, aku disini dianggapnya apa? Padahal akulah kekasihnya selama setahun ini. “Yeon Ji-ya kalau begitu lebih baik kita berpisah saja” kataku datar, aku ingin lihat bagaimana ekpresinya setelah aku mengatakan itu. aku kesal karena dia terus membicarakan mantan-mantannya. Aku memperhatikan wajahnya yang tampaknya masih biasa-biasa saja, tetapi aku mencoba untuk menutupi rasa penasaranku terhadap tanggapannya.

 

“Lebih baik kita berpisah?” tanyanya lirih dengan tampang polosnya. Dia menatapku lekat, seolah bingung dengan kata-kata yang barusan aku keluarkan.

 

“Ne Yeon Ji-ya, kalau kau seperti ini terus lebih baik kita berpisah saja” kataku mantap sambil menjaga intonasi suaraku.

 

Kali ini dia menunduk dan diam, entah apa yang sedang dia pikirkan. Aku tidak bisa melihatnya seperti itu, namun detik berikutnya dia kembali menegakkan pandangannya menatapku sesaat dan pergi berlari sekencang-kencangnya tanpa mengatakan apapun padaku. Aku membalikkan badanku kearah dia berlari, aku berniat mengejarnya tapi kuurungkan niatku itu.

 

Aku melangkahkan kakiku kembali ke tempat dimana aku memarkir mobilku. Aku menarik nafas dalam sambil menyandarkan kepalaku ke sandaran jok mobilku. Aku berpikir, apa yang barusan aku katakan tadi? Aku ingat kalau Yeon Ji bukan tipe yeoja yang akan kembali dengan mantannya. Apakah sekarang aku mantan kekasihnya? ANDWE..!!! Aku sangat mencintainya, aku tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya diriku  pada hari-hari berikutnya jika tanpanya. Ini memang salahku, tidak seharusnya aku mengatakan itu padanya, untuk alasan apapun walaupun hanya untuk mengetes. Aku mengentukkan kepalaku ke stir mobil, mencela atas kebodohanku sendiri.

 

Rae Bin POV

 

Kuletakkan kembali sebuah bingkai foto yang di dalamnya terdapat gambar aku bersama dengannya, Dia siapa lagi kalau bukan EunHyuk. Kuletakkan bingkai foto itu di atas meja, sejenak aku memandangi foto kami berdua. Aku tersenyum, dan kemudian beranjak dari ujung tempat tidur yang sedang kududuki. Aku membuka pintu dan melihat Je Ri sedang membaca sesuati di ruang tengah. Sebelum aku menghampiri Je Ri, aku ke dapur terlebih dahulu mengambil dua cangkir the hangat untuk kami.

 

“Je Ri-ya” panggilku begitu aku berdiri di sampingnya.

 

Je Ri tampak menutup buku bacaan yang sedang dibacanya, menegok ke arahku kemudian tersenyum “Eonnie” sahutnya.

 

Aku duduk persis disampingnya dan memberikan secangkir the hangat yang barusan kubuat pada Je Ri. “Sedang sibuk..??” tanyaku.

 

“Gomawo, aniya hanya iseng saja melihat-lihat majalah yang isinya oppadeul” jawabnya.

 

Aku mengangguk mengerti, “Bagaimana hubunganmu dengan Wookie?” tanyaku tanpa basa-basi lagi.

 

Kulihat Je Ri mengehela nafas sebelum akhirnya dia berbicara. “Entahlah, aku merasa Wookie oppa berubah, bahkan sangat berubah. Aku merasa dia tidak peduli lagi padaku, aku tidak tahu masalahnya tapi itulah yang kurasakan sekarang eonnie” keluh Je Ri.

 

“Apa kau merasa pernah berbuat salah pada Wookie?” tanyaku

 

Je Ri mengangguk. “Saat dia dan SuJu M pergi ke Taiwan aku sedang tidak di Korea. Padahal aku sudah berjanji padanya untuk mengantarnya saat dia pergi, selama dia disana pun aku tidak pernah menghubunginya itu karena aku takut mengganggunya dan sekarang dia seolah tidak peduli padaku. Aku tahu aku yang salah, aku ingin minta maaf tapi aku takut eonnie” jelas Je Ri padaku sambil menunduk.

 

Aku mengelus pundaknya, “Uljima” kataku menenangkan. “Seharusnya kau buang rasa takutmu itu, dan segeralah minta maaf padanya. Ara? Kalau kau tidak melakukannya aku yang akan marah besar padamu.” Je Ri yang mengangguk tanda kalau dia mengerti ucapanku kemudian tersenyum padaku.

 

Hee Yeon POV

 

“Yoboseyo” kataku begitu mengangkat telponku yang berdering.

 

“Hee Yeon-ah, kapan kau kesini? Seluruh keluarga sudah datang Cuma kau yang belum datang. Ingat ini pernikahan sepupumu, tidak enak kalau hanya kau sendiri yang tidak datang.” Eomma langsung saja berceloteh saat aku mengangkat telponnya.

 

“Ne ara eomma. Tapi disini aku sedang sibuk. Mungkin dua hari sebelum acara baru aku kesana” jawabku sambil mengehela nafas.

 

“Tinggalkan dulu pekerjaanmu itu. eomma tidak ingin tahu, pokoknya besok kau sudah harus berangkat ke China. Jangan lupa bawa gaun yang cantik. Ara??”

 

“Keunde eomma??” aku memcoba untuk protes, meskipun aku tahu hasilnya pasti tidak akan diizinkan.

 

“Tidak ada tapi-tapian” sahut eomma tegas lalu segera menutup telponnya.

 

Aku kembali menarik nafas panjang. Dasar eomma, selalu saja begitu kadang aku bingung kenapa dia senang sekali membela sepupu-sepupuku itu ketimbang mengerti kondisi anaknya ini. sebenarnya aku sangat bahagia sepupuku akan menikah, tapi aku malas kalau harus berada berlama-lama di tengah keluarga besar. Pertanyaan yang paling mengesalkan ‘Kapan kau punya pacar Hee Yeon-ah? Kenapa tidak dikenalkan pada keluarga besar?’ selalu saja menghampiriku. Ingin rasanya aku berteriak ‘Berhentilah bertanya seperti itu!!! Sebenarnya aku sudah punya pacar, pacarku adalah seorang HanKyung Super Junior’ tapi tidak mungkin kan aku mengatakan seperti itu?? sedangkan hampir semua sepupuku adalah ELF.

 

Aku melangkah menghampiri lemari pakaianku, memilah-milah pakaian yang akan aku bawa ke China besok. Mungkin sejenak aku akan menghilang dari Korea dan tidak akan memberitahu siapa-siapa kalau aku akan pergi ke China termasuk juga Honey.

 

Yeon Ji POV

 

Sebenarnya aku tidak percaya dengan apa yang Yeppa katakana padaku. ‘Lebih baik kita berpisah saja Yeon Ji-ya’…………  ‘Kalau kau seperti ini terus lebih baik kita berpisah’ kata-kata yang dia ucapkan terus saja hinggap dalam pikiranku. Kenapa dia begitu jahatku? Mengucapkan itu dengan mudahnya. Kenapa dia jahat sekali?? Hatiku bergejolak. Aku terus saja bergumam tidak jelas, bahkan sekarang aku sadar aku telah berjalan terlalu jauh entah kemana. Aku tidak menyadari kakiku membawaku kemana. Kali ini airmataku mengalir dengan deras, bahkan telah terisak. Aku berjalan menghampiri sebuah dinding toko yang sedang tutup, ku berjongkok di depannya. Kusembunyikan kepalaku diantara kakiku yang kulipat. “Aku takut, aku tersesat. Jahat!!!” Gumamku sambil terisak. Aku tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini. Tiba-tiba sebuah cahaya seperti lampu blitz menyala dengan sekejap, aku mengangkat kepalaku kulihat langit, sepertinya akan turun hujan. Tak lama kemudian suara gemuruh pun tedengar dan itu semakin membuatku takut. Aku segera mengedarkan pandanganku ke jalanan yang sepi, sangat sepi. Aku tidak tahu di daerah mana ini. kulihat sebuah box telpon umum menganggur di depan toko yang berada tak jauh dariku. Langsung saja aku masuk ke dalamnya untuk berlindung. Lagi-lagi aku menangis, sekali ini semakin deras seiring dengan derasnya hujan yang mengalir dari langit. Takut, sedih, gelisah, galau, semua perasaan itu bercampur aduk menjadi satu menimbulkan sebuah sensasi perasaan yang sangat menyakitkan.

 

Yong Soon POV

 

“Yoboseyo” sahutku pada orang diseberang sana.

 

“Yoboseyo, jwesonghamnida. Apakah ini Choi Yong Soon Agesshi temannya Yeon Ji Agesshi??” Tanya seseorang itu.

 

“Nde geure. Wae? Nuguseyo?” Tanyaku balik dengan penuh selidik.

 

“aku salah satu orang yang bekerja dirumahnya. Apakah Yeon Ji Agesshi terakhir bersamamu agesshi?? Karena sampai larut malam ini Yeon Ji agesshi belum juga pulang dan memberi kabar” Jelas orang disebrang sana yang dapat kupastikan adalah salah satu pelayan di rumah Yeon Ji.

 

“Jwesonghamnida. Aku juga tidak tahu Yeon Ji dimana, terakhir kali Yeon Ji tidak bersamaku. Tapi aku akan mencari tahu dimana dia” Jawabku dengan perasaan yang sudah mulai khawatir.

 

“Baiklah kalau begitu. Maaf menganggangu. Annyong” sahut orang diseberang sana lagi.

 

Setelah sambungan telepon kami terputus langsung saja jari-jariku mengetikkan sebuah SMS yang ku Forward ke beberapa orang.

 

To : Kyu Babo, Yesung oppa, Siwon oppa, HeeChul oppa, Donghae oppa, Leeteuk oppa, Wookie oppa, Shindong oppa, HanKyung oppa, Sungmin oppa, Eunhyuk oppa, Kangin oppa, Gikwang-sshi, Rae eonnie, Je Ri-ya, Hyo Soo eonnie, Hee Yeon eonnie

 

Ada yang tau Yeon Ji dimana..??? aku mendapat kabar sampai sekarang dia belum pulang.

Nb : Yesung oppa, apa Yeon Ji sedang bersamamu? Cepat kabari!!

 

 

Setelah mengirim  SMS itu aku menimang-nimang ponselku dengan cemas, rasanya lama sekali mereka menjawab SMS-ku. Bagaimana kalau ternyata Yeon Ji tidak bersama Yesung oppa? Entah mengapa tiba-tiba aku mengkhawatirkan hal itu. Tidak biasanya dia seperti ini. ditengah pikiranku tiba-tiba saja ponsel yang aku pegang bergetar, bukan SMS tapi telpon langsung saja aku mengangkatnya tanpa ragu saat yang menelpon adalah Gikwang.

 

“Annyong, Yong Soon-sshi..???” Tanyanya memastikan saat aku mengangkat telponnya.

 

“Ye, Yong Soon imnida” jawabku

 

“Ada apa dengan Yeon Ji??” tanyanya lagi, kali ini aku mendengar nada cemas dari suaranya.

 

“Aku baru saja mendapat kabar dari orang yang bekerja di rumahnya kalau sampai sekarang dia belum pulang, padahal sudah larut malam. Aku juga ikut khawatir, apa kau tau dimana Yeon Ji??” Jelasku dengan diujungi dengan pertanyaan.

 

“Chinca?? Pasti ada sesuatu pada Yeon Ji tidak biasanya dia seperti ini. sekarang juga aku akan mencarinya”

 

“Chamkan, bolehkah aku ikut, aku juga merasa tidak tenang jika hanya berdiam saja.??” Aku meminta pada Gikwang.

 

“Baiklah” Jawab Gikwang singkat, padat dan jelas. Langsung saja aku mengambil jas hujan dan juga payung di kamarku karena cuaca diluar sedang hujan.

 

Yesung POV

 

From : Yong Soon

Ada yang tau Yeon Ji dimana..??? aku mendapat kabar sampai sekarang dia belum pulang.

Nb : Yesung oppa, apa Yeon Ji sedang bersamamu? Cepat kabari!!

 

“Ige Mwoya??” aku terkejut begitu mendapat kabar dari Yong Soon kalau Yeon Ji belum pulang ke rumah.

 

Kemana sebenarnya anak itu? bukankah dia pergi daritadi, kupikir dia meninggalkanku untuk langsung pulang. Aaaiisshhh kau sungguh membuatku cemas Yeon Ji-ya. Langsung saja aku memencet beberapa tombol di ponselku agar tersambung pada Yong Soon. Tapi yang ada malah celotehan operator yang memberitahu nomornya sedang sibuk. Apa yang harus aku lakukan sekarang?? Aku harus mencarinya, aku harus menemukannya. Aku langsung melangkah keluar dari kamarku dengan memakai pakaian yang sudah cukup rapi.

 

“Hyung..” Sapa Siwon padaku, lebih tepatnya memandangku dengan tatapan penuh selidik. “Ada apa dengan Yeon Ji? kau tidak bersamanya?” Siwon membanjiriku dengan beberapa pertanyaan sekaligus. Padahal tidak ada waktu untuk mengintrogasiku sebelum Yeon Ji kembali ditemukan. Aku tahu pasti mereka semua sudah tahu dari SMS yang dikirimkan Yong Soon.

 

“Aku akan mencarinya” Jawabku singkat kemudian meninggalkan mereka  yang memasang  tatapan bingung dan juga khawatir di ruang tengah dorm.

 

Rae Bin POV

 

Aiissshhh apa lagi ini? Ada apa dengan Yeon Ji? sampai hampir tengah malam seperti ini dia belum juga pulang. Aku menggumam begitu mendapatkan sms dari Yong Soon. Aku bingung apa yang harus kulakukan, diluar hujan deras tapi justru itu yang semakin membuatku mengkhawatirkan Yeon Ji. Kudengar dari luar ada yang mengetuk pintu kamarku dan bisa kupastikan itu pasti Je Ri.

 

“Masuk saja Je Ri-ya” sahutku, aku yakin dia pasti bisa mendengar suaraku.

 

Je Ri menyongolkan kepalanya terlebih dahulu, “Eonnie, Yeon Ji hilang” katanya.

 

Aku mendesah. “Ne ara. Aku juga sudah tau kabar itu dari sms yang dikirim Yong Soon” Jelasku.

 

“Aku ingin mencarinya, tidak biasanya dia menghilang seperti ini apalagi diluar hujan aku takut terjadi sesuatu padanya” sahut Je Ri.

 

Aku berfikir sejenak kemuadian dengan tegas aku menjawab “Aku ikut denganmu, aku tidak akan tenang jika tidak melakukan sesuatu”

 

Je Ri tersenyum puas mendengar jawabanku. “Kalau begitu aku tunggu eonnie diluar” dia pun keluar dari kamarku.

 

Tanpa pikir panjang langsung saja aku mengganti pakaianku dengan pakaian yang setebal mungkin melihat cuaca diluar sangat dingin. Tak lupa pula aku membawa payung dan jas hujan. Begitu semua telah beres aku segera menemui Je Ri yang juga telah siap di ruang tamu.

 

Aku dan Je Ri menunggu taksi yang akan membawa kami memcari Yeon Ji. yaahh meskipun sulit mencarinya di tengah kota Seoul yang luas ini setidaknya kami bisa melakukan sesuatu. Tempat pertama yang akan kami kunjungi adalah tempat-tempat favorit Yeon Ji, berharap disana kami akan menemukannya, atau ke rumah teman kampusnya dan tidak menutup kemungkinan juga kami akan menemui beberapa orang mantan pacarnya yang aku tahu. Selama menunggu aku tidak tenang, apakah begitu susahnya mendapatkan taksi saja? Sudah lebih dari 15 menit aku dan Je Ri menunggu di pinggir jalan. Sorot lampu dari sebuah mobil yang mendekati kearah kami membuatku sedikit lebih lega, berharap kalau itu adalah taksi yang dapat membawa kami. perasaanku bertambah lega begitu menyadari mobil itu berhenti tepat di depan kami, tapi ini bukan sebuah taksi melainkan sebuah mobil berwarna hitam. Seseorang membuka kaca jendela mobil dan sedikit menyongolkan kepalanya, seseorang yang kukenal.

 

“Taecyeon-ssi” kataku lebih kutujukan pada diriku sendiri, dia hanya tersenyum. “Kenapa kau disini?” tanyaku heran.

 

“Kami melihat kalian, sedang apa menunggu di pinggir jalan malam-malam begini?” Tanyanya balik.

 

“kami sedang menunggu taksi, kalian darimana? Bisa membantu kami? Yeon Ji hilang” aku langsung memburunya dengan pertanyaan.

 

“Mwo?? Yeon Ji hilang??” seseorang membelalakkan matanya karena kaget. “Apa yang kau maksud itu adalah Choi Yeon Ji..??” Tanya seseorang yang tak lain adalah Nickhun itu, aku ingat kalau Nickhun juga salah satu mantan pacar Yeon Ji jadi dia pasti cukup mengenal Yeon Ji.

 

Aku mengangguk mantap.

 

“Kami ingin mencari Yeon Ji” sahut Je Ri disampingku.

 

“Kalau begitu kami juga, ayo masuklah ke mobil” Jawan Taecyeon yang juga sudah mulai khawatir.

 

Tanpa ragu aku dan Je Ri masuk ke dalam mobil yang ternyata juga sudah ada Junho dan Seulong juga di dalamnya, aku heran kenapa ada Seulong juga??.

 

“Aku tau beberapa tempat yangmenjadi tempat favorit Yeon Ji, sebaiknya kita mengeceknya kesana dulu” Nickhun memberi saran yang langsung ditanggapi positif oleh kami.

 

 

 

Kyuhyun POV

 

Semua dorm menjadi panas karena berita darinya. Apa dia juga sedang tidak tenang  saat ini ya? Yeon Ji kan salah satu sahabatnya, rasanya tidak mungkin kalau dia tidak ikut mencari Yeon Ji. Tapi bisa gawat kalau dia mencari Yeon Ji sendirian, diluar hujan deras dan gadis itu adalah gadis bodoh. Aku pun memencet beberapa tombol di ponselku yang akan menyambungkan ke gadis itu.

 

“Yoboseyo” sahutnya cuek dari sembrang sana.

 

“Ya! Kau dimana?” aku mendengar gemericik air hujan dari telpon, bisa kupastikan dia pasti sedang berada diluar rumah.

 

“Aku sedang di jalan” jawabnya singkat.

 

“Yong Soon-ssi kita akan berenti di depan, aku akan mengeceknya disana” aku mendengar suara seorang laki-laki, tapi aku tidak mengenal suara itu yang jelas itu pasti bukan suara Junho.

 

“Disana.?? kau yakin?? Tapi terserah kau saja” sahutnya pada suara namja itu.

 

“Yaaa!!!! Kau sedang bicara pada siapa??” Aku mulai emosi, bisa-bisanya dia pergi dengan seorang namja tanpa memberitahuku terlebih dahulu.

 

“Yaa Cho babo bisa tenang sedikit tidak?, aku sedang mencari Yeon Ji bersama GiKwang” jawabnya santai.

 

“AKu tidak mengizinkan, cepat kau kembali kerumahmu. Kalau kau tidak menuruti perintahku, aku akan membunuhmu, Ara?”  Ancamku padanya.

 

“Neo Michyeosso?? Sudah kubilang aku sedang mencari Yeon Ji, aku tidak akan pulang sebelum dia ditemukan. BIsa-bisanya kau hanya memikirkan dirimu sendiri pada saat seperti ini.” dia pun langsung memutuskan sambungan telpon kami.

 

Aaaaiissshh dia menyebalkan sekali. Tapi apa dia marah padaku? Kenapa jadi dia yang marah padaku? Seharusnya aku yang marah padanya.

 

 

 

Yong Soon POV

 

Dia menyebalkan sekali, bisa-bisanya dia lebih memikirkan perasaan cemburunya itu. aku mendengus kesal sambil memasukkan ponselku ke dalam tas. “Mianhae” kataku pada Gikwang yang sedang menyetir, aku merasa tidak enak telah berteriak-teriak di depannya gara-gara Cho babo itu.

 

“Gwenchana, itu tadi pasti Kyuhyun” sahut Gikwang.

 

Aku langsung menoleh kearahnya dengan sedikit membelalakkan mataku. “Kau tidak perlu heran begitu, aku sahabatnya Yeon Ji jadi aku tahu sedikit tentang kalian. Owya, bukannya Yesung hyung namjachingu Yeon Ji, bagaimana tanggapannya?? Apa dia sudah tahu Yeon Ji hilang ?? Apa dia tahu Yeon Ji dimana??” jelas Gikwang.

 

Mendengar rentetan pertanyaannya itu aku langsung teringat kalau daritadi Yesung oppa belum mengirimkan kabar apa pun tentang Yeon Ji. aku berpikir di tengah perasaan cemasku.

 

“Kita stop di depan sana, siapa tau disana ada Yeon Ji” Gikwang seolah tidak peduli dengan jawaban dari pertanyaannya yang belum aku jawab satupun.

 

Aku menengok ke depan, mataku tertuju kea rah yang ditunjukkan Gikwang tadi. Aku tidak melihat tempat yang kurasa aka nada Yeon Ji disana, hanya sebuah kotak merah yang agak menonjol yang kulihat disana. “Telpon umum..??” kataku bingung.

 

GiKwang mengangguk, “Salah satu kebiasaan Yeon Ji, aku ingat betul saat sendirian dan tidak ada yang menemaninya dia akan bersembunyi di kotak telpon umum hingga ada orang yang menjemputnya. Walaupun aku tidak yakin kebiasaan dia itu masih melekat pada dirinya atau tidak sampai sekarang tapi mencoba setidaknya lebih baik.” Jelas Gikwang yang dapat membaca kebingunganku. Aku mengangguk mengerti, ternyata Gikwang lebih tau banyak tentang Yeon Ji.

 

 

 

Yesung POV

 

Aku mencari Yeon Ji dimulai dari tempat-tempat terdekat ketika dia hal itu terjadi dan dia meninggalkanku sendiri. Hingga sekarang pun aku belum menemukan tanda-tanda keberadaannya padahal aku sudah mencarinya selama tiga jam. Aku tidak akan kembali dan tidur dengan tenang di tempat tidurku sebelum Yeon Ji ditemukan.

 

Tiba-tiba saja aku melihat sebuah mobil yang membuatku tertarik. Bukankah itu Yong Soon?? Aku melihat sosok seorang yeoja keluar dari dalam mobil bersama seorang namja. Aku langsung saja meminggirkan mobilku dan memperhatikan apa yang terjadi diluar sana dari dalam mobilku. Aku sangat yakin itu pasti Yong Soon, aku yakin 100% tapi sedang apa dia..??? Kulihat Yong Soon membawa dua buah payung yang telah terkembang menghampiri seorang namja yang terlihat sedikit kewalahan menggendong seorang yeoja lainnya. Aku menajamkan penglihatanku di tengah hujan yang mengguyur di luar sana. Aku sepertinya cukup mengenal perawakan namja itu, tapi siapa..???  entah mengapa perhatianku tersita ke sosok yeoja yang digendongnya. Yeoja itu tampak terkulai lemas tak sadarkan diri, dia memakai mantel biru rambutnya panjang semua tubuhnya telah basah terguyur hujan. Seketika itu pula aku sadar kalau itu pasti Yeon Ji. iya benar itu Yeon Ji, Yong Soon mencari Yeon Ji dan dia menemukannya tapi siapa namja yang tampak menggendong Yeon Ji itu..???  aku mengeali namja itu begitu topi yang dipakainya terlepas dari kepalanya, aku sangat mengenal namja itu, namja yang tak lain adalah GiKwang mantan pacar Yeon Ji.

 

Aku mencekngkram stir mobilku dengan kuat. Perasaan itu sungguh mengganggu. “Secepat itukah..???” tanyaku pada diri sendiri. Hubungan kami baru bermasalah beberapa jam yang lalu dan  sekarang aku sudah mendapati yeoja yang kucintai terkulai lemas di gendongan mantan pacarnya. Aku tidak ingin kehilangannya. Aku memang bodoh, entah mengapa mataku terasa panas menyaksikan pemandangan itu dan kejadian terakhir bersama Yeon Ji pun terngiang kembali dalam ingatanku.

 

 

 

Yong Soon POV

 

“Apa perlu kuantar kau sampai ke dalam rumah..??” Tanya Seulong padaku, heran kenapa aku sudah bersama Seulong padahal tadi aku sedang bersama Gikwang..?? ceritanya sederhana saja. Aku melihat Gikwang sangat mencemaskan Yeon Ji aku yang mengerti perasaannya tidak mungkin memintanya untuk mengantarkanku pulang sedangkan dia sedang cemas. Setelah aku mengirim sms ke semuanya kalau Yeon Ji telah ditemukan kebetula sekali Rae eonnie membalas dan memberitahu kalau dia dan Je Ri sedang bersama Taecyeon oppa, Nickhun oppa, dan Seulong bersama-sama mencari Yeon JI pula, dengan senang hati mereka menjemputku dari rumah Yeon Ji karena besok aku memang masih punya mata kuliah, yang lain sudah kembali dan terakhir Seulong mengantarkanku pulang.

 

“Tidak perlu..” jawabku sambil tersenyum padanya.

 

“Tapi ini sudah larut sekali” sahut seulong lagi yang memaksa ingin mengantarku masuk,

 

“Keluargaku mengerti kalau aku dari mencari sahabatku, jadi tidak akan ada masalah yang serius dengan mereka” jelasku, aku mengerti apa yang ada dalam pikirannya dan kecemasannya. Akhirnya Seulong menganggaku mantap, yakin dengan perkataanku.

 

“Gomawo, annyong josimhae” kataku sambil tersenyum begitu aku turun dari mobil. Dia juga balas tersenyum dengan senyuman favoritku.

 

Aku segera melangkah masuk ke dalam rumah begitu mobilnya hilang dari pandanganku. Rasanya lega Yeon Ji sudah ditemukan, mungkin besok setelah pulang dari kuliah aku akan menjenguknya di rumahnya. Sesuatu membuatku tersentak kaget, tiba-tiba saja sebuah tengan besar menarik tanganku dengan paksa sampai tubuhku sedikit terhuyung-huyung menginbangi gerakannya.

 

 

 

Author POV

 

“Syukurlah dia telah ditemukan ya eonnie..” sahut seorang yeoja manis di tengah perjalanan mereka munuju apartemen.

 

“Ne benar, aku jadi lega” balas yeoja yang tampak lebih dewasa dari yeoja sebelumnya. Mereka berjalan melintasi koridor yang menjadi lintasan menuju kamar apatemen mereka. Salah satu dari yeoja yang tak lain adalah Rae Bin itu terkejut begitu melihat seseorang meringkuk di depan apartemennya. Dengan sedikit cemas dan rasa takut dia menghampiri orang itu, “Je Ri-ya nugu..???” tanyanya pada Je Ri, dia berharap kalau Je Ri mengenal orang itu sehingga dia tidak perlu takut.

 

“Molla eonnie” jawab Je Ri yang juga tidak mengenali orang itu, suara dari gadis manis itu pun mengandung sedikit kecemasan.

 

“Annyong.. nu..nugu-ya..???” Tanya Rae Bin pada orang yang meringkuk di depan apartemennya itu dengan jarang yang cukup jauh, asalkan dia yakin suaranya dapat didengar oleh orang itu.

 

Orang itu menegakkan kepalanya dan menatap kearah Je Rid an Rae Bin, “Rae Bin-ah kau lama sekali..” sahut orang itu.

 

“Hyukkie-yaa… kau membuatku takut, aku kira kau siapa, kenapa kau disini..??” Tanya Rae Bin yang sedikit lebih lega dari sebelumnya.

 

“Eonnie..” sahut Je Ri di samping Rae Bin, rae bin pun menengok Je Ri memberikan tatapan seolah ingin meminta izin kalau dia ingin masuk ke dalam apartemen lebih dahulu, Rae Bin mengangguk.

 

“Aku ingin bicara denganmu..” kata EunHyuk yang telah berdiri menghampiri Rae Bin dan menarik tangan Yeoja itu.

 

“tidak bisa besok saja..?? aku sudah lelah” sahut Rae Bin.

 

“Kemana kau tadi..??”

 

“Aku dan Je Ri habis pergi mencari Yeon Ji” sahut Rae Bin santai.

 

“Aku tidak mempermasalahkan kalau kau pergi mencari Yeon Ji. tapi yang aku permasalahkan apa harus kau pergi bersama Taec..??” Kata Eunhyuk

 

“Aigoo, jadi kau kesini untuk membicarakan hal itu? Dia hanya membantu kami, harusnya kau mengerti”

 

“Tidak harus dengannya kan..?? kau bisa memintaku untuk menemani kalian,lagipula aku tidak akan menolak”

 

“Aku haran padamu, kenapa hal begini saja bisa kau jadikan masalah besar”

 

“Karena belakangan ini kau berubah Rae Bin-ah, kau lebih sering bergaul dengan namja-namja diluar sana. Sebelumnya kau tidak seperti ini”

 

“Aku lelah, tidak ada waktu untuk meributkan masalah ini, lebih baik kau pulang saja” potong Rae Bin kemudian melangkah hendak meninggalkan Eunhyuk.

 

Buru-buru Eunhyuk pun menahan tangan Rae Bin. “Aku masih ingin bicara” kata Eunhyuk dengan tatapan seriusnya.

 

Rae Bin pun tak mau kalah menatap Eunhyuk dengan serius. “Sekali lagi aku tegaskan, aku lelah Hyukkie” Rae Bin menepis tangan Eunhyuk dan tanpa aba-aba dia pun langsung meninggalkan Eunhyuk di tempatnya yang masih menatapnya dengan seksama.

Advertisements

4 thoughts on “FF: Our Secret Part 20 (A)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s