FF: Saengil Chukkae My Sweet Taeminnie

Saengil Chukkae My Sweet Taeminnie >.<

 

Author POV

 

Yong Soon baru saja selesai makan malamnya begitu melihat pintu kamar  kakak sepupunya terbuka.

 

“Dia sudah pulang rupanya”gumam Yong Soon, dia pun berjalan ke arah kamar tersebut, dia melihat Minho sedang duduk membelakanginya dan muncullah ide untuk mengisengi kakanya itu, Yong Soon berjalan perlahan agar tidak diketahui oleh Minho.

 

“Choi Minho, apa yang kau lakukan!”seru Yong Soon membuat Minho kaget dan berbalik, dia menatap kesal Yong Soon namun Yong Soon hanya tersenyum polos.

 

“Ya!masuk kamar tuh ketok dulu”ucap Minho.

 

“Kau juga tidak pernah ketok pintu dulu kalau ke kamarku”ucap Yong Soon yang kemudian duduk di atas tempat tidur Minho.

 

Minho menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah adik perempuannya itu yang sering membalas ucapannya.

 

“Kau sudah makan?”tanya Minho.

 

“Eoh..baru selesai..”jawab Yong Soon yang kemudian berbaring di atas tempat tidur Minho.

 

“Kalau mau tidur di kamarmu jangan disini..pindah sana…”ucap Minho lagi.

 

Yong Soon bangkit dari tidurnya dan mengerucutkan bibirnya.

 

“Dasar pelit!kau juga sering begitu!”seru Yong Soon.

 

“Biarin..”jawab Minho sambil kembali asyik dengan kegiatannya.

 

Mereka sama-sama terdiam beberapa saat.

 

“Oppa..Taemin sebentar lagi ulang tahunkan? Oppadeul mau memberi kejutan apa?”tanya Yong Soon.

 

“Molla..”jawa Minho cepat tanpa menatap Yong Soon dan masih sibuk dengan kegiatannya, merasa dicuekin Yong Soon berjalan menghampiri Minho di meja belajarnya dan menopang wajahnya dengan tangannya di depan Minho.

 

“Kalian mau memberi apa?”tanya Yong Soon lagi sambil menatap Minho.

 

“Isshh..kau ini! Kami tidak tahu mau memberi apa..ngapain kau memikirkan ulang tahun Taemin nanti Kyu hyung marah lagi..sudah jangan kasih apa-apa ke Taemin..sudah tahu punya namjachingu yang pencemburu masih saja suka manas-manasin…”ucap Minho membuat Yong Soon mengembungkan pipinya kesal, Taemin kan hanya dianggapnya sahabat berhubung usia mereka yang tidak berbeda jauh, dia selalu berpikir Minho sepertinya tidak suka dia berdekatan dengan Taemin berbeda dengan dulu,Minho semangat sekali ingin mendekatkan mereka berdua.

 

“Ara..kalau kau tidak mau memberitahu pasti Key Oppa mau…”ucap Yong Soon sambil tersenyum penuh arti dan mengeluarkan handphonenya dari saku sweaternya.

 

“Ya!”seru Minho mencoba menghalangi niat Yong Soon untuk menelepon Key, masalahnya dia takut Key akan bilang kalau mereka akan membuat pesta kejutan untuk Taemin dan pada akhirnya Yong Soon pasti minta ikut.

 

 

Yong Soon POV

 

“Oppa..annyeong….Oppa aku boleh bertanya sesuatu?”tanyaku pada Key Oppa yang sedang aku telepon sementara si mata belo disampingku berusaha menggapai handphoneku namun aku selalu menahan tangannya, aku yakin pasti mereka sudah menyiapkan sesuatu untuk Taemin, curangdia tidak mau memberitahuku, lihat saja memang hanya dia yang bisa memberitahuku masih ada Key Oppa, Jong Oppa dan Onew Oppa.

 

“Wah..Yong Soon-ah…sudah lama tidak mendengar suaramu…mau tanya apa?”tanya Key Oppa diseberang telepon.

 

“Oppa..sebentar lagi kan Taemin ulang tahun kalian sedang menyiapkan apa?”tanyaku langsung sambil menjulurkan lidahku pada Minho Oppa disampingku yang menatapku kesal dan menepuk kepalaku, aku menatapnya tajam dan akhirnya kami sama-sama melotot, dia pikir aku takut dengan mata besarnya, mataku lebih besar >.<

 

“Oh..ulang tahun Taemin ya…kami akan menyiapkan pesat kejutan..kau mau ikut Yong Soon-ah?”tawar Key Oppa, aku berdiri dari dudukku dan tersenyum senang.

 

“Wah..jijja?? aku mau ikut Oppa!”seruku dan Minho Oppa disampingku berkata tidak tanpa bersuara. Dia mengacungkan jari telunjuknya ke arahku mengancamku.

 

“Boleh..tapi Minho mengijinkanmu ke dorm kan?”tanya Key Oppa.

 

“Ya Minho Oppa sudah membolehkanku kok…”ucapku sambil melirik Minho Oppa yang sudah snagat kesal disampingku dan tersenyum mengejek dan tatapan-aku berhasil Cho Minho-.

 

“Gomawo Oppa..”ucapku sebelum menutup telepon.

 

“Choi Yong Soon!!!”seru Minho Oppa menatapku garang.

 

“Oppa aku mengantuk..jaljayo!”seruku dan kemudian segera berlari ke arah pintunya dan menutupnya dengan cepat sebelum dia mengejarku, aku masuk ke dalam kamarku dan menguncinya, jaga-jagar siapa tahu namja itu masuk tiba-tiba ke kamarku, dia itu terlalu protektif memangnya aku akan selingkuh, aku kan hanya ingin ikutan merayakan ulang tahun sahabatku, anni idolaku, aku kan Taemints…hehehehe

 

Aku duduk di atas tempat tidurku, memikirkan hadiah apa yang akan aku berikan pada Taemin, apa ya? Tiba-tiba aku mengingat sesuatu,aku berjalan menuju laci mejaku, membukanya dan ternyata benda itu masih ada, aku pikir sudah aku buang dulu, aku mengambil kotak berwarna merah itu. Lima tahun yang lalu ya?benar-benar cinta monyet, lucu sekali jika mengingat hal itu. Harusnya aku memberikan padanya lima tahun yang lalu tapi sepertinya saat itu aku takut karena perasaanku padanya bukan perasaan sebagai seorang fans tapi lebih, cinta pertamaku..hehehehe

 

“Aku akan memberikan yang seharusnya menjadi miliknya lima tahun yang lalu”ucapku kemudian kembali menaruh kotak itu ke dalam laci dan akan kuberikan nanti padanya.

 

 

**

 

“Cinta pertamaku? Siapa ya?”ucap Yeon Ji pada Rae onnie, seperti biasa kalau sedang tidak ada urusan masing-masing kami sering berkumpul di apartemen Rae Onnie untuk sekedar mengobrol atau sepertiku mengobrak-abrik koleksi dvd film-filmnya atau sekedar menyuruh Je Ri membuat makanan, hehehe. Saat ini aku sedang menonton salah satu film koleksi Rae Onnie sementara Je Ri sedang pergi ke minimarket, Yeon Ji dan Rae Onnie seperti biasa sedang bergosip atau membicarakan hal yang tidak penting -.-.

 

“Molla..aku lupa”ucap Yeon Ji, mereka bicara terlalu kencang, wajar sih mereka duduk di lantai di tempat yang sama denganku menonton tapi tetap saja bisa tidak pelan sedikit, aisshh >.<

 

“Kau itu terlalu banyak yang kau sukai…”ucap Rae Onnie, aku langsung tertawa mendengar perkataan Rae Onnie, hah memang anak itu mana ingat cinta pertamanya orang dia gampang sekali jatuh cinta, playgirl..hehehehe

 

“Ya!Yong Soon-ah..kau mentertawakanku?!”seru Yeon Ji kelas.

 

Aku menggeleng namun kemudian tertawa lagi.

 

“Yong Soon-ah..jangan meledek Yeon Ji”ucap Rae Onnie.

 

“Loh yang bicara duluan kan Onnie..aku hanya menanggapi…”ucapku kemudian terkekeh pelan.

 

“Aisshh sudah-sudah…”Rae Onnie akhirnya menengahi, lagian memang bukan aku duluan yang mulai aku hanya menengahi saja. Bukan salahku dong ^^

 

Yeon Ji mengembungkan pipinya kesal dan aku menutup mulutku menahan tawaku.

 

“Yong Soon-ah..bagaimana denganmu? Siapa cinta pertamamu?”tanya Rae Onnie tiba-tiba membuatku terkejut dengan pertanyaannya itu.

 

“It’s secret”ucapku.

 

“Nugu? Kyu?Donghae?atau temanmu di Inggris itu?”tanya Rae Onnie yang tiba-tiba pindah ke sofa dan duduk merapat padaku, aishhh kenapa dia begitu penasaran siapa cinta pertamaku.

 

“Ya..Onnie…kenapa penasaran sekali kan sudah kubilang itu rahasia”ucapku lagi.

 

“Lalu nugu? Kyu ya?”tanyanya lagi, kenapa dia begitu penasaran sih -.-

 

“Cih mana mungkin aku mengejar-ngejar namja bodoh itu”ucapku.

 

“Wow..jadi cinta pertamamu itu satu-satunya namja yang berhasil membuat seorang Choi Yong Soon mengejar-ngejar cintanya..ckckckck aku penasaran siapa dia?”ucap Rae Onnie tampak berpikir.

 

“Sudah janga dipikirkan Onnie nanti kau gila..aku pinjam yang ini ya…aku pulang dulu onnie..annyeong…”ucapku kemudian mengambil dvd yang ingin aku pinjam dan memasukannya ke dalam tas selempangku lalu kemudian keluar apartemen Rae Onnie, tidak ada yang perlu tahu siapa cinta pertamaku, kalau mereka tahu pasti terkejut.

 

Author POV

 

“Onnie masih dipikirin juga cinta pertama Yong Soon…ckckckck”ucap Yeon Ji yang sednag asyik mengganti-ganti chanel TV sementara Rae Bin seperti sedang memikirkan sesuatu disampingnya, mencari tahu siapa cinta pertama Yong Soon habisnya dia sangat penasaran.

 

“Memangnya kau tidak penasaran siapa namja yang dikejar-kejar Yong Soon itu?”tanya Rae Bin.

 

“Aku sudah tahu”jawab Yeon Ji singkat dengan tatapan mata tetap ke depan TV.

 

“Nugu?!”tanya Rae Bin sangat penasaran.

 

“Taemin”ucap Yeon Ji singkat sambil melirik Rae Bin sekilas, Rae Bin menatap Yeon Ji tidak percaya? Taemin? Cinta pertama Yong Soon?tanya Rae Bin dalam hati.

 

“Ya..gotjimal..Taemin kan hanya teman Yong Soon dan Yong Soon hanya suka sebagai fans..”ucap rae Bin masih belum percaya kalau Taemin adalah namja yang dikejar-kejar Yong Soon.

 

“Sekarang sih tidak tapi dulu…”jawab Yeon Ji lagi.

 

Rae Bin masih menatap tidak percaya berita yang baru dia tahu, selama ini Yong Soon paling jarang menceritakan hubungannya dengan siapapun, dia paling jarang curhat padanya mengenai masalah percintaan berebeda dengan Yeon Ji atau Je Ri, Yong Soon lebih sering menutup diri dan terkesan cuek dengan masalah percintaannya jadi dia tidak pernah tahu siapa yang benar-benar Yong Soon sukai, meski dia banyak menyukai namja-namja namun dia tidak merasakan suatu ketertarikan yang berbeda pada diri Yong Soon kecuali pada Seulong yang menurutnya Yong Soon memiliki sedikit perasaan pada namja itu tapi Taemin? Selama ini dia tidak tahu.

 

 

**

 

Taemin baru saja keluar ruangan latihan paling akhir karena yang lain sudah duluan, sebentar lagi tempat latihan akan digunakan oleh Super Junior. Baru keluar pintu, super junior member sudah berada di depan pintu.

 

“Ah..annyeong hyungdeul…”ucapnya pada semuanya sambil membungkuk.

 

“Taemin-ah..baru selesai ya…ckckckck..kau tumbuh cepat sekali…”ucap Teukie sambil menatapnya dari atas sampai bawah. Taemin hanya tersenyum.

 

“Ne..hyung baru selesai..aku permisi dulu..”ucapnya kemudian berjalan melewati mereka yang hendak masuk.

 

Tak jauh dari situ dia berpapasan dengan Kyuhyun dan Wookie yang sedang berjalan bersama, Kyuhyun tersenyum pada Taemin dan Taemin membalas senyum Kyuhyun dengan sedikit kaku. Terkadang Taemin masih kaku jika bertemu dengan Kyuhyun, dia masih takut terutama karena kedekatannya dengan Yong Soon, meski beberapa bulan ini mereka jarang bertemu,Kyuhyun yang tau kalau Taemin menyukai Yong Soon selalu berusaha bersikap biasa pada Taemin meski sebenarnya dia tidak suka namun dia juga tidak punya hak menyuruh Taemin tidak menyukai Yong Soon, baginya yang terpenting Yong Soon tidak memiliki perasaan apa-apa pada Taemin.

 

“Sudah lupakan Taemin”ucap Taemin pada dirinya sendiri begitu Kyuhyun dan Wookie lewat.

 

Taemin masih belum bisa melupakan Yong Soon karena Yong Soon adalah cinta pertamanya, meski dia sudah berusaha namun perasaan itu masih ada dan itu sangat tidak enak, karena setiap bertemu Kyuhyun pasti yang dia ingat adalah Yong Soon dan rasa iri itu pasti muncul, kenapa Kyuhyun hyung begitu beruntung bisa mendapatkan Yong Soo? Itu yang selalu ada dipikiran Taemin.

 

 

Yong Soon POV

 

Hari ini hari ulang tahun Taemin, aku sudah tidak sabar untuk mengucapkannya pada Taemin ^^. Aku mengambil kotak merah itu dari laci dan memasukannya ke tas selempangku. Hari ini aku akan membuat kue dulu dengan Key Oppa kebetulan hari ini Taemin dan Onew Oppa sedang ada jadwal sementara yang lain kosong makanya mereka mau menghias dorm dan membuat kue ulang tahun dan aku ikutan juga.

 

“Ya!choi Yong Soon kau mau pergi ke pesta,hah?!ganti bajumu”seru Minho Oppa yang menungguku di bawah, aku menatap diriku, apa yang salah memangnya kenapa kalau pakai baju seperti ini.

 

“Kau mau membuat kue dulu kan dengan Key hyung…pakai bajumu yang biasa..kalau tidak ganti kau tidak boleh iku!”serunya dengan wajah serius. Aisshh dasar>.<

 

Aku mengerucutkan bibirku berjalan kembali ke kamarku. Tak lama kemudian aku sudah mengganti bajuku dan aku siap pergi.

 

Sampai di dorm aku langsung melepas sepatuku dan berjalan menuju dapur.

 

“Oppa!”sapaku pada Key Oppa yang sedang siap-siap untuk membuat kue.

 

Dia tersenyum.

 

“Igo…”ucapnya sambil memberikan celemek padaku, aku memakainya dengan cepat.

 

“Kajja!”ucapku penuh semangat,kenapa aku begitu senangnya ingin membuat kejutan untuk Taemin^^

 

 

**

 

“Oppa..sebelah situ…”ucapku pada Jjong Oppa yang menaruh beberapa hiasan di tempat yang salah dia segera berpindah dan menaruh di tempat yang sudah aku tunjuk.

 

Aku tersenyum menatap hiasan yang sudah kami pasang. Aku mengacungkan kedua jempolku pada Jjong Oppa menandakan bahwa semuanya sudah siap dan pas. Taemin kau pasti akan sangat terkejut.

 

“Yong Soon-ah..kau menyiapkan pesta kejutan seperti seorang yeojachingu yang menyiapkan pesta kejutan untuk ulang tahun namjachingunya..”ucap Key Oppa sambil menaruh kue di tengah-tengah meja yang sudah kami siapkan di ruang tamu mereka, aku hanya tersenyum tipis pada Key Oppa.

 

“Dia idolaku Oppa jadi harus spesial..”ucapku.

 

Minho Oppa di depan kamarnya menatapku penuh arti, aku tahu apa maksud tatapannya itu, aku sudah tidak punya perasaan apa-apa Choi Minho! Dia itu kenapa terlalu takut, aku gadis yang setia.

 

“Mereka sudah di lift”ucap Jjong Oppa sambil menatap layar handphonenya sepertinya Onew Oppa baru saja mengirim sms padanya yang mengatakan kalau mereka sudah pulang.

 

“Kajja..matikan lampunya!”ucap Key oppa.

 

Aku menarik tangan Minho Oppa yang masih berdiri di ambang pintu kamarnya, isshh dia tidak mau memberik kejutan untuk adiknya apa. Aku mengambil kue di atas meja dan menunggu mereka sampai di dorm.

 

Tak lama kemudian aku mendengar pintu dibuka.

 

“Hyung..kenapa lampunya dimatikan? Mereka sedang pergi?”tanya Taemin pada Onew Oppa sepertinya, mungkin dia heran kenapa lampu dimatikan.

 

“Hyung…hidupkan lampunya…”ucap Taemin lagi.

 

“Hyung dimana?”tanya Taemin, sepertinya Onew Oppa sudah meninggalkannya, aku menahan tawaku, dia itu masih polos sekali sampai sekarang.

 

“Hyung!!!!”teriak Taemin memanggil hyung-hyungnya, hehehehe aku tahu Taemin takut gelap, pasti wajahnya sekarang sudah ketakutan. Mereka jahat sekali tapi ini kan hari ulang tahunnya dikerjai sedikit tidak apa-apakan.

 

“Hyung Oddie??”seru Taemin yang terdengar mulai panik, aku terkikik pelan namun Minho Oppa langsung menjitak kepalaku menyuruhku diam, aisshh dasar dia itu tadi tidak semangat sekarang?!

 

Key Oppa memberikan kode pada Jjong Oppa untuk menghidupkan lampu dan…

 

“Saengil Chukka hamnida!!!!”seru kami semua bersama-sama, Taemin menatap kami terkejut, aku berjalan membawa kue ulang tahunnya dan berhenti tepat di depannya.

 

“Saengil chukkae..”ucapku sambil tersenyum dan menyodorkan kue itu padanya, dia terkejut melihatku datang namun dia buru-buru tersenyum menghilangkan keterkejutannya itu.

 

“Gomawo”ucapnya sambil tersenyum pada semuanya.

 

Muncul ide iseng di otakku untuk melemparkan kue itu ke mukanya namun sebelum aku melakukannya Minho Oppa langsung mengambil kue itu dari tanganku.

 

“Tidak ada acara bersih-bersih dorm malam ini”ucapnya, sepertinya dia tahu rencanaku, cih kenapa sekarang dia seperti bisa membaca pikiranku sih -.-“

 

Aku mengerucutkan bibirku, kesal karena tidak diijinkan untuk bermain.

 

“Ya..Yong Soon-ah..sayang kalau kuenya untuk itu mending dimakan…”ucap Onew Oppa.

 

Aku mendesah pelan.

 

“Nah…ayo kita makan-makan!”seru Jjong Oppa penuh semangat.

 

Jjong Oppa langsung berjalan menuju ruang makan mereka diikuti yang lain, aku melihat Taemin memperhatikanku dengan seksama.

 

“wae?”tanyaku padanya.

 

“Ah..anni..tidak menyangka kau datang”ucapnya.

 

Aku tersenyum padanya.

 

“Aku kan fansnya Taemin Oppa”ucapku dengan suara dan wajah yang sengaja dibuat seimut mungkin.

 

“Kau lebih tua beberapa bulan dari ku Yongie!”ucapnya sambil mendorong dahiku.

 

“Mwo?!ini tidak sopan namanya Lee Taemin, mendorong dahi orang yang lebih tua!”seruku padanya, aku menatapnya tajam begitupun dia dan akhirnya kami malah tertawa bersama-sama. Sudah lama sekali tidak seperti ini.

 

“Kajja..kita makan!”ucapnya sambil merangkul bahuku dan membawaku ke ruang makan mereka, it’s time to party ^^

 

**

 

Kami mengobrol banyak hal ketika makan, aku duduk disamping Taemin dan sejak aku duduk Minho Oppa sudah menatap tajam padaku, ya aku gadis yang setia Choi Minho, kenapa sih dia harus curigaan seperti itu >.<

 

“Oppa…kenapa kau menaruh daging di mangkukku!”seruku pada Key oppa yang menaruh daging di mangkuk nasiku, aku kan tidak suka -.-

 

“Ah mian aku lupa kau tidak suka…”ucapnya sambil menunjukan wajah pura-pura lupa.

 

Namun tiba-tiba Taemin mengambil daging diatas mangkukku.

 

“Untukku saja”ucapnya sambil tersenyum padaku, aku membalas senyumnya dan lagi-lagi Minho Oppa menatapku tajam, bukan aku yang salah Taemin yang duluan.

 

Aku merasa Taemin sedikit aneh malam ini, dia terlihat sangat senang sekali padahal menurutku kejutan kami tidak terlalu bagus, maksudku berhubung mereka sangat sibuk jadi baru bisa menyiapkan hari ini tapi kenapa dia merasa sangat senang ya? Kado yang mereka berikan juga sederhana, oh ya aku baru ingat aku belum memeberikan kado ulang tahunnya dariku.

 

Lagi-lagi Minho Oppa menatapku tajam saat aku hendak menjangkau gelasku tapi karena terlalu jauh Taemin yang mengambilkan, ya itu bukan salahku >.<. rasanya aku ingin segera pulang kalau seperti ini.

 

“Huaaaaa kenyang…”ucap Jjong Oppa begitu kami selesai makan. Aku merapihkan meja makan dan membawanya ke tempat cuci bersama Onew Oppa dan Key Oppa.

 

Begitu kami kembali ke ruang tengah mereka sedang membicarakan kado.

 

“Hyung gomawo kadonya..”ucap Taemin pada Jjong Oppa.

 

“Minho hyung gomawo..”ucap Taemin lagi pada Minho Oppa.

 

“Jamkaman sepertinya ada yang belum memberi kado..”ucap Key Oppa yang tiba-tiba sudah ada di belakangku membuatku terlonjka kaget, kenapa dia bisa tiba-tiba muncul di belakangkun>.<

 

“Oh ya..aku juga punya kado untukmu..tunggu sebentar ya…”ucapku kemudian berjalan ke arah tempatku meletakkan tas, aku mengambil kotak merah itu dan menyembunyikannya di belakang tubuhku lalu kembali berjalan ke tempat mereka berkumpul namun saat aku hendak duduk mereka semua malah berdiri.

 

“Oppa..mau kemana?”tanyaku melihat mereka yang mau pergi, Key Oppa menarik tangan Minho Oppa yang sepertinya tidak mau pergi.

 

“Kado spesial dari Yong Soon harus diberikan hanya berdua..ara..kami keluar dulu ya…”ucap Key Oppa dan kemudian menarik Minho Oppa untuk keluar juga, aku menatap mereka bingung, ada apa sih? Pandanganku beralih pada Taemin, aku menatapnya dengan pandangan penuh tanda tanya, dia menegakkan bahunya juga tidak mengerti, aku menghela nafas perlahan.

 

“Ya sudalah mereka memang aneh!”seruku kemudian duduk disamping Taemin.

 

“Tutup matamu”perintahku pada Taemin.

 

“Untuk apa?”tanyanya bingung.

 

“Pokoknya tutup matamu”seruku lagi. Akhirnya dia mengalah dan menutup matanya.

 

“Jangan mengintip!”ingatku padanya.

 

“Nde..”jawabnya.

 

Aku menarik tangannya dan meletakan kado itu di tangannya.

 

“Buka matanya”ucapku lagi.

 

Dia membuka matanya perlahan dan menatap sebuah kotak merah di tangannya.

 

“Buka”perintahku padanya sambil tersenyum.

 

Dia membukanya dan melihat sebuah kalung dengan liontin Micky Mouse, dia tersenyum melihatnya dan menatapku penasaran, sepertinya dia ingin tahu kenapa aku memberikan kalung itu.

 

“Micky mouse..kau manis dan imut seperti Micky mouse…”ucapku.

 

“Aisshh..aku tampan Yongie”serunya tidak terima sambil mengembungkan pipinya membuatnya tampak semakin imut saja seperti tikus>.<

 

“Tuh kan imut kayak tikus”ucapku lagi kemudian terkekeh pelan.

 

“Sekarang aku tampan!”serunya tidak terima aku mengatainya imut. Memang sih sekarang dia sudah sangat berbeda dia terlihat lebih dewasa sekarang, tapi aku kangen dengan keimutannya dulu, aku suka dia menjadi lebih dewasa tapi aku rindu wajah imutnya dulu, i like to see him as a boy not a man

 

“Ne..ne..kau sekarang sudah dewasa dan tidak imut lagi..harusnya aku memberikannya lima tahun yang lalu saat kau masih imut sayang aku tidak punya keberanian saat itu..”ucapku dan upss aku baru sadar aku sudah salah bicara.

 

“Kau ingin memberikan ini lima tahu yang lalu jadi ini kado untukku sejak lima tahun lalu?”tanyanya penasaran dan wajah tidak percaya.

 

“Ah..sudah lupakan…hehehehe”ucapku sambil tersenyum hampir saja ketahuan, gawat-gawat >.<

 

Tiba-tiba kami malah terdiam satu sama lain. Kenapa suasananya jadi seperti ini? Pasti gara-gara aku keceplosan tadi kenapa aku harus bilang kalau hadiah ini sudah aku siapkan sejak lima tahun lalu, babo>.<

 

“Yongie-ya…”panggil Taemin padaku, aku menatapnya menunggunya bicara lagi. Dia tersenyum.

 

“Gomawo…oh ya..boleh aku cerita sesuatu padamu?”tanyanya padaku, aku mengangguk cepat.

 

“In tentang cinta pertamaku…”ucapnya lagi, aku mendesah pelan, cinta pertama lagi >.< kenapa topiknya seminggu ini selalu cinta pertama, tapi aku juga penasaran cinta pertama Taemin seperti apa ya?pasti sangat jauh dariku.

 

“Wae?”tanyanya melihat perubahan wajahku.

 

“Anni..ceritakan”ucapku sambil tersenyum semangat.

 

Dia tersenyum sekilas kemudian mulai bercerita.

 

“Cinta pertamaku itu adalah seorang gadis yang sangat imut dan lucu..dia berbeda dengan gadis lain dan bagiku dia cantik..dia manis..aku menyukainya sejak pertama kali bertemu dengannya..aku begitu senang saat tau namanya dan aku semakin senang ketika dia mau berteman denganku..dia juga sangat baik dan selalu mendukungku aku selalu berharap bisa memilikinya tapi aku tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku pada gadis itu lalu dia bertemu dengan namja lain dan sepertinya mereka menyukai satu sama lain dan ya dia bahagia bersama namja itu meski begitu aku masih saja menyukainya, aku suka senyumnya, aku suka wajah polosnya, aku suka wajah kesalnya..bodoh ya aku masih menyukai gadis itu…tapi kau tahu cinta pertama itu sulit dilupakan…”ceritanya panjang lebar.

 

Kasihan sekali Taemin, dia menyukai seorang gadis tapi tidak berani mengungkapkannya, kenapa ceritanya sama, aisshh sudah..sudah malah beruntung aku tidak mengungkapkannya saat itu bisa-bisa aku lebih kecewa.

 

“Kau bodoh..harusnya kau mengatakannya saat itu sebelum dia bertemu namja lain..”ucapku.

 

Dia tersenyum padaku.

 

“Kalau aku mengatakannya saat itu…kau pasti jadi milikku….”ucapnya membuat mataku membulat karena kaget, apa yang dia katakan barusan? Siapa gadis itu? aku? Bukan, dia pasti hanya sedang bercanda.

 

Namun tiba-tiba dia mendekatkan tubuhnya padaku, aku terdiam di tempatku, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini, apa yang akan dia lakukan?dia menaruh tangannya di pipiku, aku maish diam terpaku, tidak seharsunya tidak begini tapi kenapa aku tidak bisa berbuat apa-apa dan setelah itu aku merasakan bibirnya menyentuh keningku.

 

“Jeongmal Saranghae Yongie…”ucapnya sambil menatapku lembut. Aku hanya bisa terdiam dan menatapnya tidak percaya. Ya Tuhan kenapa semuanya jadi seperti ini??

 

“Mianhe aku mengatakannya saat ini…aku tidak berharap apa-apa..aku tahu dengan siapa kau tidak bisa hidup…aku selalu merasa iri padanya..dia beruntung bisa memilikimu…aku hanya ingin mengungkapkan perasaanku selama ini saja…terlambat tentu saja..pernyataanku sekarang tidak akan mengubah apapun tapi aku hanya ingin kau tahu…mianhe…”ucapnya lagi.

 

**

 

“Kau menyesal dia mengatakannya tadi bukan lima tahun yang lalu?”tanya Minho Oppa begitu dia mengantarkanku ke rumah lagi.

 

Kami masih di dalam mobil, aku maish terkejut dengan hal tadi, tentu saja bagaimana tidak sesuatu hal yang tidak akan pernah aku percaya bahwa dia juga memiliki perasaan yang sama denganku lima tahun yang lalu dan baru dia ungkapkan sekarang, rasanya semuanya seperti mimpi, apa mungkin ini mimpi?

 

Aku mendesah pelan.

 

“Apa yang dia katakan tidak akan mengubah apapun”ucapku.

 

“Tapi kalau dia mengatakannya lima tahun lalu semuanya akan berbeda”ucap Minho Oppa lagi.

 

Tentu saja kalau lima tahun yang lalu dia mengatakannya semuanya akan berbeda, ceritanya tidak akan seperti ini tapi kenyataanya tidak seperti itu kan dan semua sudah lewat tidak bisa diulang, meski aku juga merasa bodoh saat ini, kami sama-sama bodoh.

 

“Semua sudah lewat tidak bisa diulang”ucapku lagi.

 

“Bagiamana perasaanmu setelah tahu hal itu?”tanyanya.

 

“Aku yeoja yang setia Oppa…aku dan dia hanya sahabat dan selamanya akan selalu begitu..”ucapku kemudian turun dari mobil.

 

Aku segera masuk ke dalam rumah dan menuju kamarku, aku merebahkan tubuhku di atas tempat tidur mengingat kejadian tadi. Bodoh, sangat bodoh! Lima tahun lalu ceritanya akan berubah tapi sepertinya memang jalannya harus seperti ini.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s