FF: Love Is Really Hurt Part 15

Cast:

Super Junior

SHINee

DBSK

Genre: Horror, Romance, Friendship

 

MARRY U

 

Author POV

Heechul menghampiri seorang gadis yang sedang tertidur di kursi. Dia mengamatai wajah gadis itu sebentar sambil menggumam tidak jelas.

”Benar-benar sayang…”serunya sambil menyentuh pipi gadis itu.

Dia mengangkat tangan gadis itu dan membaui setiap inchi tangan gadis itu. Matanya berubah menjadi merah terang dan taring muncul dari mulutnya. Namun tiba-tiba gadis itu membuka matanya dan langsung terkejut.

”Apa yang kau lakukan!”serunya dengan wajah ketakutan, sangat ketakutan. Heechul hanya tersenyum yang lebih mirip seringaian lebih tepatnya.

”Flower…”serunya lagi kembali menyentuh pipi gadis itu. Gadis itu tampak sangat ketakutan dan hanya bisa menunduk.

”Kenapa aku ada disini?”tanya gadis itu takut-takut.

”Menunggu pangeran vampirmu datang…”ucap Heechul santai.

”Mwo!”seru gadis itu dan Heechul dengan sengaja menatap langsung ke matanya dan tiba-tiba gadis itu seperti kehilangan jiwanya, dia hanya bisa menatap kosong.

”Sebaiknya kau jangan banyak bertanya…ahh si tua itu menyuruhku menjaganya…sayang sekali…jika dia terus seperti tadi membuatku semakin haus…”ucap Heechul.

Dia berjalan menghampri sebuah jendela dan menatap hutan di depannya, hutan perbatasan dunia manusia dengan dunia mereka. Dia hanya tinggal menunggu orang itu datang.

 

Sementara itu di Madeira….

”Ahjussi…bukankah gadis itu yang malah akan membuat Kyu hyung berubah tapi kenapa kau membiarkannya menemui gadis itu…sudah bagus dia tetap disini…”seru Taemin pada Jin Ki yang sedang membaca buku di mejanya.

Dia menutup bukunya dan menatap Taemin.

”Gadis itu juga adalah pasangan jiwanya…kau tahu kan soal itu…memang sangat membingungkan tapi Kyu sangat mencintai gadis itu begitu juga gadis itu…aku tidak tega memisahkan mereka…kenapa anaknya harus memiliki kisah yang sama seperti ayahnya ya…”seru Jin Ki.

Taemin hanya bisa mengangguk mengerti, dia tahu Jin Ki lebih tahu segalanya, mungkin Jin Ki sudah melihat ini semua akan terjadi dan sepertinya masih aman sehingga dia tidak merasa khawatir sedikitpun, pikir Taemin.

 

Teukie POV

Aku melihat Kyu sejak tadi hanya menunduk tidak banyak yang diucapkan, dia lebih memilih diam. Bisa kulihat adik Yunho yang bernama Changmin yang sepertinya sangat tidak suka melihat sikap diam Kyuhyun karena daritadi dia terus saja menatap tajam ke arah Kyu.

”Teukie-ya…bagaimana ini? Siapa vampir itu?”tanya Yunho hyung.

”Ah ne…kami juga tidak bisa memastikan siapa tapi dari ciri-ciri yang Changmin berikan sepertinya dia orang Madeira tempat vampir murni berasal…”seruku menjelaskan analisku setelah mendengar Changmin bercerita bagaimana ciri-ciri vampir itu, memakai jubah merah pasti salah satu dari pengawal penjaga kastil tapi siapa? Dan untuk apa dia membawa Yong Soon? Menjadikannya mangsa?tidak mungkin. Meski mereka vampir murni, mereka adalah vampir paling beradab, mereka tidak akan sembarangan menjadikan manusia mangsa dan itu juga tidak disembarang tempat. Aku menoleh lagi ke arah Kyu yang kini duduknya menegang meski dia masih tetap menunduk ke bawah. Apa dia tahu sesuatu?

 

Kyu POV

Dari Madeira, sudah kuduga, berarti Jonghyu ahjussi tahu apa yang aku bicarakan dengan Jin Ki. Ini semua salahku. Ini salahku. Mianhe Yong Soon-ah, inilah yang aku takutkan. Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Aku takut terjadi sesuatu pada Yong Soon.

 

Teuki POV

”Changmin-ah…kau ingat bau vampir itu? Apakah kau pernah menciumnya?”tanyaku padanya.

”Baunya pernah disini beberapa hari yang lalu…”ucapanya singkat.

”Mwo?!”tanyaku tidak percaya. Vampir murni yang pernah kesini hanya ayah, dan Heechul hyung dan yang pasti tidak mungkin ayah, apa mungkin Heechul hyung tapi untuk apa.

Aku memikirkan alasan yang tepat dia menculik Yong Soon, aku ingat saat Yong Soon datang kesini Heechul sangat tertarik pada gadis itu tapi tidak mungkin dia berbuat gegabah seperti itu, kalaupun dia ingin gadis itu kenapa tidak besoknya dia memabwa gadis itu, kenapa harus sekarang. Jadi tidak mungkin motifnya karena Heechul menginginkannya. Lalu apa?

”Mungkinkah Heechul hyung…”seru Wookie dan membuat semua orang menoleh ke arahnya termasuk Kyuhyun.

Dia menatap Wookie dengan pandangan tidak percaya. Sepertinya benar dia tahu sesuatu. Aku harus bicara padanya.

”Ne..mungkin saja..Heechul hyung kan juga salah satu pengawal Madeira dan dia dekat sekali dengan Jonghyun ahjussi…”seru Hankyung.

Ya sepertinya kecurigaan mereka mengarah pada Heechul sama sepertiku, Kyuhyun semakin tegang di tempat duduknya.

”Lalu bagaimana hyung? Masalahnya ada hubungannya dengan Madeira…”seru Zhoumi.

Memang sulit jika seperti ini, masalahnya ada hubungannya dengan penjaga kastil itu dan yang seperti sudah diketahui mereka itu sangat berkuasa, kita tidak mungkin tiba-tiba menyerang mereka, apalagi bagi kami yang hanya manusia setengah vampir dan kami juga tidak berani karena bagaimanapun juga merekalah yang mau mengakui manusia setengah vampir sebagai bagian dari golongan vampir sehingga kami tidak dikucilkan, merekalah yang merubah peraturan itu dan sekarang aku tidak tahu apa yang mereka inginkan dari Yong Soon. Aku menatap Kyuhyun, aku harus tanya padanya, dia sepertinya tahu sesuatu.

Aku segera berjalan ke arahnya dan menarik tangannya untuk mengikutiku. Aku membawanya ke taman belakang.

”Kau tahu sesuatu kan?”tanyaku padanya dengan sedikit berbisik, agar tidak terdengar oleh yang lain.

”Aniyo..”jawabnya singkat dengan tetap menunduk. Benar dia pasti tahu sesuatu.

”Kemana kau selama 3 hari ini?”tanyaku lagi.

Dia hanya diam.

”Kau ke Madeirakan?”tanyaku memastikan dan dia hanya mengangguk.

”Mianhe hyung…aku memang kesana selama 3 hari, aku menginap di kasti Jin Ki ahjussi tapi ternyata Jonghyun ahjussi tahu aku menginap disitu dan dia memintaku untuk bergabung dengan mereka…”cerita Kyuhyun.

Aku hanya bisa membelalakan mataku tidak percaya dengan apa yang dia katakan, selama ini dia tinggal di Madeira dan bahkan dia ditawari untuk bergabung dengan mereka.

”Lalu apa jawabanmu?”tanyaku lagi.

”Aku meminta waktu tapi sebelum aku menjawabnya aku sudah dibawa kerumah dan seperti itulah kelanjutannya….”ucapnya.

Aku mengerti sekarang kenapa mereka membawa Yong Soon, mereka mau mengancam Kyuhyun untuk menerima tawaran mereka. Sungguh sangat rendah apa yang mereka lakukan. Seruku dalam hati.

”Aku merasa sangat bersalah hyung!ini semua karena aku…aku tidak bisa memaafkan diriku jika terjadi sesuatu pada Yong Soon…lebih baik aku menerima tawaran itu hyung…”serunya menatapku dengan wajah khawatir yang bercampur sedih.

”Andwe kau tidak boleh menerima tawaran itu….kita akan cari cara lain..jangan berpikir hal itu…”seruku mengingatkannya.

 

”Teukie-ya..gadis itu adalah adik kami…aku hanya ingin dia kembali…”ucap Yunho dengan wajah yang sangat serius.

”Ne..ara..aku tahu kami juga menyayangi Yong Soon sama sepertimu…kami juga menganggapnya sebagai adik kami juga…aku sedang memikirkan caranya….”seruku.

”Ya!kalau kau menyayanginya kau tidak akan mencelakakannya seperti ini..ini semua gara-gara kau!”seru Changmin tiba-tiba dan langsung menunjuk ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun tidak mendongak dan tetap menunduk.

”Kenapa kau diam saja?!kau merasa bersalahkan!seharusnya dia tidak pernah bertemu denganmu!kau hanya membuatnya terjebak dalam masalah ini!”serunya lagi.

Kyuhyun hanya terdiam, dia tidak pernah seperti ini sebelumnya jika ada orang yang membentaknya.

”Kau masih tetap diam!”seru Changmin dan maju ke depan namun Yunho langsung menahannya.

”Jangan berkata seperti itu pada adikku!tidak semua itu salahnya!”seru Donghae langsung maju ke depan. Zhoumi segera menahan Donghae.

”Itu memang salahnya!ini semua gara-gara dia!karena Yong Soon kenal dengannyalah semua ini terjadi..aku tidak tahu apa keinginan mereka dengan membawa Yong Soon seperti tapi yang jelas ini salahnya!”seru Changmin kembali menunjuk Kyuhyun yang hanya bisa menunduk.

”Kau!”seru Donghae sudah emosi.

”Hae-ya..hentikan..”seruku padanya.

Donghae kembali tenang, Yunho pun juga menenangkan adiknya.

”Ya!aku memang salah!aku yang salah dan aku yang akan bertanggung jawab atas semua ini!aku yang akan mencarinya!aku akan membawanya kembali dengan selamat!”seru Kyuhun yang tiba-tiba berdiri dan dia pun segera berjalan.

”Sepertinya dia akan lebih tidak selamat jika bersamamu!”seru Changmin lagi.

”Kau!”seru Donghae kembali emosi.

”Donghae-ya!stop!”seruku menatapnya tajam.

Aku tidak tahu harus menahan Kyu atau tidak, aku tahu dia pasti merasa sangat bersalah dan aku tahu dia pasti ingin menyelesaikan ini sendiri.

Donghae kemudian segera menyusul Kyuhyun diikuti oleh Yesung. Aku hanya bisa mendesah pelan, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini, aku sama sekali tidak tahu dimana Yong Soon bahkan aku tidak bisa memperkirakan dimana Yong Soon berada sekarang tidak ada clue sama sekali.

 

Kyu POV

Aku tahu aku harus kemana. Jin Ki ahjussi, hanya dia yang tahu dimana Yong Soon berada. Aku harus mengambil resiko kembali ke Madeira untuk bertemu dengan Jin Ki ahjussi. Aku akan kesana.

”Kyu-ya..jamkamman..kau mau kemana?”seru Donghae hyung dan dibelakangnya ada Yesung hyung.

”Aku akan mencarinya…”jawabku singkat.

”Sendirian?”tanya Yesung hyung.

”Sudahlah hyung ini semua salahku…aku yang harus bertanggung jawab dengan mencarinya sendiri…”ucapku.

”Kyu-ya..kami ini hyung-hyungmu…kami akan selalu membantumu…”seru Donghae hyung lagi.

”Gwenchana hyung…kalau aku butuh bantuan aku akan memberitahu kalian tapi untuk saat ini aku akan mencarinya sendiri…”seruku kemudian segera berjalan.

”Ya!Kyu kau mau mencari kemana?”tanya Donghae hyung.

Aku tidak mengindahkan pertanyaanya dan terus berjalan. Aku akan ke Madeira.

Kata-kata Changmin terus terngiang dipikiranku, ya ini semua salahku, tidak seharusnya aku bertemu denganny dan memiliki perasaan terhadapnya. Sudah salah sejak awal. Aku hanya membuatnya terjebak dalam masalah ini. Yong Soon-ah tunggulah, aku akan menyelamatkanmu.

 

Aku memperhatikan jalan sekitarku yang sangat ramai oleh vampir-vampir yang hilir mudik. Aku merapatkan jaketku dan menurunkan tudung jaketku agar menutupi wajahku, siapa tahu ada pengawal penjaga kastil disini dan melihatku, bisa-bisa mereka langsung membawaku. Aku menunggu Taemin yang biasanya akan lewat di depan toko ini. Aku memperhatikan wajah orang-orang yang lewat satu persatu mencarinya. Dan akhirnya aku menemukannya. Aku segera menarik tangannya dan membawanya ke lorong diantar dua bangunan.

”Hyung…”serunya padaku begitu aku menurunkan tudungku dan menunjukan wajahku.

”Bawa aku menemui Jin Ki ahjussi…”seruku dengan wajah memohon. Dia tampak bingung dengan permintaanku namun kemudian dia memegang tanganku dan tak lama kemudian aku sudah kembali ke ruangan itu.

”Ahjussi..”seruku padanya.

”Kyu-ya…”seru Jin Ki ahjussi tampak terkejut melihatku.

”Ahjussi…”

”Aku tahu….”potongnya cepat.

Tentu saja Jin Ki ahjussi tahu apa maksudku kemari. Dia pasti sudah melihatnya.

”Kyu-ya…aku tahu dimana Yong Soon tapi sepertinya terjadi sesuatu pada Yong Soon…”ucap Jin Ki ahjussi.

”Apa yan terjadi padanya?”tanyaku padanya.

Namun tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka dan muncullah Jonghyun ahjussi bersama pengawal-pengawalnya. Jin Ki ahjussi dan Taemin tampak kaget melihat kedatangannya begitu juga aku.

”Wah…wah..kau sudah datang kesini…cepat sekali…”serunya sambil tersenyum penuh arti.

”Apa kau curiga aku mengambil gadismu itu?”tanya Jonghyun ahjussi.

Dia tahu? Kenapa dia bisa tahu, pikirku.

”Kau ini apa sih hebatnya gadis itu sehingga membuatmu seperti ini…kau sama seperti ayahmu…”serunya lagi.

Aku menatapnya tidak mengerti dengan apa yang dia katakan. Ayah? Apa hubungannya dengan ayah?

”Ayahmu tadi datang padaku dan dia memintaku melepaskan gadis itu…sepertinya ayahmu tahu gadis itu sangat berarti untukmu…kau juga akan melakukan kesalahan yang sama..jatuh cinta pada seorang gadis manusia..”seru Jonghyun ahjussi membuatku terkejut dengan perkataannya. Ayahku datang kesini, dia tahu semuanya. Bagaimana bisa? Dia tidak pernah dirumah, bagaimana dia tahu.

”Ayahmu juga begitu membuang kesempatan bergabung dan malah lebih memilih gadis manusia itu sehingga muncullah makhluk seperti kalian yang merusak ras murni vampir!”seru Jonghyun ahjussi dengan setengah berteriak dan matanya menatap tajam kearahku. Aku hanya bisa menatapnya dengan pandangan kosong. Aku masih tidak mengerti dengan apa yang dia katakan.

”Kau mau melakukan kesalahan yang ayahmu lakukan yang membutanya dibuang dari kastil ini…hah!”serunya lagi.

”Aku beri kau waktu sehari untuk berpikir…kau mau gadis itu selamatkan…jangan lakukan kesalahn yang sama seperti ayahmu itu!ingat!”lanjutnya.

”Jonghyun-ah…”seru Jin Ki ahjussi.

”Diam kau saudaraku…kau pikir aku tidak tahu apa yang kau lakukan…kalung itu dan semuanya..sudah cukup membantunya!”seru Jonghyun ahjussi pada Jin Ki ahjussi.

Dan tiba-tiba Jin Ki ahjussi dibawa keluar oleh para pengawal Jonghyun ahjussi.

”Pikirkan itu Kyuhyun!”seru Jonghyun ahjussi padaku.

Aku hanya bisa terdiam tertunduk menatap lantai.

”Taemin-ah ikut aku!”serunya pada Taemin dan kemudian dia berjalan keluar dari ruangan ini dan seketika ruangan ini menjadi kosong. Apa yang harus aku lakukan? Sekarang aku tidak tahu harus bertanya pada siapa. Yong Soon-ah kau ada dimana?

 

Aku melihat mereka masih membicarakan semua kemungkinan dimana Yong Soon, aku sama sekali tidak berani bergabung kesitu karena dari jauh saja Changmin sudah menatapku dengan tatapan yang sangat tajam, entah kenapa setiap melihatnya aku semakin merasa bersalah. Aku berjalan menuju kamarku dan duduk di pinggir tempat tidurku sambil menutup wajahku dengan kedua tangaku. Aku bingung, apa yang harus aku lakukan? Apa lebih baik aku menerima tawaran itu.

”Kyuhyun-ah…”seru seseorang membuka pintu kamarku, aku tetap diam, aku malas untuk berbicara dengan siapapun saat ini tapi aku mersakan dia berjalan menghampiriku dan duduk disampingku.

”Gwenchanayo?”tanya Sungmin hyung sambil menepuk bahuku.

”Ne hyung aku hanya ingin sendiri…”ucapku.

”Kyuhyun-ah…”serunya lagi.

”Aku hanya ingin sendiri hyung…mianhe…”seruku lagi.

Akhirnya Sungmin hyung menyerah dan aku merasa dia berjalan keluar kamarku. Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini.

Tiba-tiba seseorang mengetuk jendelaku, aku segera beranjak melihatnya dan ternyata itu Taemin.

”Hyung…”serunya yang sedang berdiri di depan balkon kamarku.

”Waeyo?Jin Ki ahjussi baik-baik saja?”tanyaku padanya.

”Ne hyung…aku tahu dimana Yong Soon noona…dia ada di sebuah rumah di perbatasan Madeira dan dunia manusia dan ada Heechul hyung juga disana…”seru Taemin.

”Jeongmal?”tanyaku memastikan.

”Ne hyung tadi aku lihat…sudah ya hyung..aku harus kembali aku takut Jonghyun ahjussi tahu aku ke dunia manusia…”jawabnya.

”Gumawo Taemin-ah….josimhe…”seruku padanya dan dia pun sudah menghilang.

Jadi Yong Soon ada disana, aku harus segera kesana. Aku segera turun kebawah dengan berlari.

”Kyu-ya..ada apa?”tanya Teukie hyung yang heran melihatku turun ke bawah dengan berlari.

”Aku tahu dimana Yong Soon…”jawabku.

”Mwo?!”semua orang langsung kaget begitu aku berbicara seperti itu tidak terkecuali Changmin. Akan aku buktikan padanya aku bisa bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan.

 

 

”Kyuhyun-ah…kau yakin disini?”tanya Han hyung padaku.

”Ne…dia bilang disini…”jawabku.

”Ini kan rumah Heechul hyung dulu…”seru Wookie hyung.

Kami mengamati bangunan yang tidak jauh berbeda dengan rumah kami dan aku tahu siapa pemilik rumah ini. Tapi aku heran kenapa tampak sepi sekali, maksudku kalau memang Heechul dan Jonghyun ahjussi berusaha untuk mengancamku dengan cara seperti ini bukankah seharusnya mereka benar-benar menjaga tempat ini. Aneh sekali.

”Aneh…”gumam Teuki hyung.

Sepertinya dia juga berpikiran yang sama denganku.

 

Changmin POV

Sial, kenapa aku tidak boleh ikut ke dalam, kenapa harus menunggu disini. gerutuku dalam hati.

”Hyung..kenapa kita tidak ikut malah menunggu dimobil…”seruku pada Yunho hyung.

”Ini wilayah mereka…kita hanya bisa mengawasi…”seru Junsu hyung.

Aku hanya bisa mendengus kesal mendengar jawabannya. Lihat saja kalau sampai terjadi sesuatu pada Yong Soon , akan aku habisi lintah darat itu.

”Jaga ucapanmu dan sikapmu!”seru Yunho hyung menatapku tajam.

Aku hanya menyilangkan tanganku di depan dada dan menunggu mereka keluar dari semak-semak di depan kami dengan membawa Yong Soon yang selamat tentunya, kalau tidak habislah mereka!

Namun tiba-tiba aku melihat seseorang di balik pohon mengenakan jubah, apa itu Heechul. Aku segera keluar dari mobil dan berjalan ke arah pohon itu namun begitu aku melihat ke belakang pohon tidak ada siapa-siapa disitu.

”Waeyo?”tanya Junsu hyung yang ternyata sudah disampingku.

”Aniyo…”jawabku singkat. Apa mungkin aku salah lihat ya tadi? Gumamuku.

”Ayo kita tunggu di mobil saja…bahaya kalau ada vampir murni yang melihat kita…”seru Junsu hyung.

Aku pun mengangguk dan berjalan kembali ke mobil. Huwaa benar-benar disini bau vampirnya sangat menusuk hidungku, untung mereka tidak sebauh vampir-vampir murni itu. Ini tempat perbatasan mereka mungkin saja itu tadi benar vampir yang keluar dari Madeira, iya mana mungkin itu Heechul.

 

Kyu POV

Ruangan ini benar-benar kosong berbeda ketika terakhir kali aku kesini, memang rumah ini sudah jarang sekali digunakan oleh Heechul hyung karena dia lebih memilih tinggal di Madeira dan ini benar-benar aneh, kenapa sepi sekali. Harusnyakan ada dia atau penjaga yang lain. Ada apa ini? Apa Taemin membohongiku, anni tidak mungkin dia bohong, aku tau Taemin bukan orang jahat.

”Itu Yong Soon kan?”seru Sungmin hyung sambil menunjuk ke ruang tamu.

Aku segera menoleh ke arah itu dan berjalan kesana.

”Hati-hati Kyu…”seru Zhoumi hyung.

Aku hanya mengangguk dan berjalan perlahan ke tempat itu, ini benar-benar aneh, aku tidak mengerti, kenapa Yong Soon ditinggalkan sendiri. Apa mereka menyembunyikan sesuatu.

”Yong Soon-ah…”panggilku sambil menepuk bahunya. Dia tetap terdiam. Aku menarik bahunya agar menghadapku.

”Yong Soon-ah…”seruku begitu melihatnya yang menatap kosong ke arahku. Apa ini yang dibilang Jin Ki ahjussi kalau Yong Soon seperti ini.

”Ireona Yong Soon-ah…”seruku menepuk pipinya beberapa kali.

Dia tetap diam dengan pandangan kosong ke depan.

”Ireona…”seruku lagi sambil menepuk pipinya dan dia tetap diam. Aku jatuh terduduk disampingnya. Ottohke? Dia jadi seperti ini gara-gara aku. Aku telah mencelakakannya. Aku membutanya terjebak dalam masalah ini. Ini semua salahku!

”Kyuhyun-ah..gwenchananyo?”tanya Teukie hyung menghampiriku.

Aku hanya bisa menunjuk ke arah Yong Soon yang diam dengan pandangan kosong.

”Aigoo..Hankyung kemari…”seru Teukie hyung memanggil Han hyung.

Tak lama kemudian Han hyung sudah memeriksa Yong Soon, Sungmin hyung membantuku berdiri. Wajah mereka cemas semua, ya mereka tahu apa yang terjadi pada Yong Soon dan itu semua salahku. Sungmin hyung mengelus bahuku perlahan mencoba menenangkanku tapi aku tidak bisa, aku benar-benar merasa bersalah, ini semua salahku. Yong Soon-ah jeongmal mianhe.

”Bawa Yong Soon ke rumah…”seru Teukie hyung.

Wookie hyung dan Zhoumi hyung memapah Yong Soon untuk keluar. Sementara aku, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini, aku benar-benar merasa bersalah padanya. Sungmin hyung merangkul bahuku dan berjalan keluar, aku tidak sanggup menatap Yong Soon yang seperti  ini, aku hanya bisa menunduk.

 

Changmin POV

Aku melihat mereka keluar membawa Yong Soon, aku segera keluar dari mobil menghampiri mereka diikuti oleh hyung-hyungku yang lain.

”Yong Soon-ah…”seruku sambil menghampirinya.

Namun Yong Soon tampak berbeda, dia sadar tapi pandangan matanya kosong, seakan dia tidak melihatku ada disini, dia hanya terdiam. Aku mengiba-ibaskan tanganku di depan wajahnya dan dia sama sekali tidak berkedip. Aku tahu reaksi seperti ini, dia seperti..aigoo! andwe Yong Soon tidak boleh seperti ini! Aku menatap tajam ke arah Kyuhyun yang hanya tertunduk sambil dirangkul oleh Sungmin hyung. Dia benar-benar telah mencelakakan Yong Soon. Dia yang membuat Yong Soon seperti ini. Aku berjalan ke arahnya dan…

 

Kyu POV

BRUKK

Aku merasakan tangan Changmin mengenai wajahku dan membuatku tersungkur ke tanah.

”Kau!ini semua gara-gara kau!”seru Changmin dengan setengah berteriak.

”Ya!jaga bicaramu!”seru Donghae hyung yang berdiri di depan Changmin.

”Changmin!”kali ini Yunho hyung yang bicara.

Sungmin hyung membantuku berdiri namun aku menepis tangannya. Aku tahu aku salah dan aku tahu aku akan bertanggun jawab atas semua ini tapi aku kesal, dia selalu saja memojokanku.

Aku berdiri sendiri dan berjalan ke arahnya.

BRUKK

Aku membalas pukulannya tadi dan dia tersungkur ke tanah.

”Kyuhyun!”seru Teuki hyung.

Dia berdiri dan menatapku tajam, aku membalas tatapannya itu. Dia pikir aku takut dengannya. Dia berjalan menghampiriku, dia ingin berkelahi denganku, baiklah akan ku ladeni.

”Kau tidak bisa menjaganya!kau hanya membawa masalah untuknya!”seru Changmin padaku.

”Apa maksudmu?!”sungutku tidak terima.

”Cukup!ada apa dengan kalian!”seru Yunho hyung dan Teuki hyung bersamaan. Mereka berdua menatap kami bergantian.

”Cepat pulang!”seru Teuki hyung.

Sungmin hyung langsung menarikku untuk pulang dan Junsu hyung juga menarik Changmin, namun dia tetap menatap tajam ke arahku.

 

Donghae POV

”Hyung bagaimana?”tanyaku pensaran begitu Han hyung selesai memeriksa Yong Soon. Kami semua menatapnya penasaran. Dia hanya mengehla nafas perlahan, aku semakin penasaran dengan apa yang akan dia katakan.

”Seperti yang kita kira tadi…”jawabnya singkat sambil menatap Yong Soon yang hanya menatap lurus ke depan.

”Tapi setidaknya dia masih beruntung..dia masih bisa merespon kita meski sedikit…”ucap Han hyung lagi.

Aku hanya menatap miris keadaan Yong Soon sekarang, pasti Kyuhyun sangat merasa bersalah padanya.

”Lalu sampai kapan dia seperti ini?”tanya Wookie yang duduk disamping Yong Soon.

”Aniyo…aku tidak tahu kapan dia akan sadar…masalahnya ini dilakukan oleh vampir murni…aku tidak tahu berapa lama…”jawabnya dengan wajah tidak yakin.

”Tapi hyung bisa mengobatinyakan…seperti dulu…noona akan baik-baik saja kan hyung….”seru Henry yang tiba-tiba duduk disampin Yong Soon dan mengenggam tanga Yong Soon dan menatapnya lembut lalu beralih pada Han hyung. Kami juga menatap Han hyung menunggu jawabannya.

”Akan kuusahakan semampuku…aku tidak bisa menjamin kapan dia akan kembali sadar…karena jarang sekali kasus seperti ini…yang membiarkannya tetap hidup…”seru Han hyung lagi.

Kami hanya terdiam, aku menatap Yong Soon yang masih tetap diam, aku melihat Henry mencoba mengajaknya berbicara dan Yong Soon merespon dengan anggukan tapi tetap saja pandangannya kosong. Sungguh Heechul hyung itu apa maunya? Dia ingin memangsa Yong Soon tapi kenapa meningalakannya dalam keadaan seperti ini, bukankah vampir hanya akan melakukan hal ini pada buruannya jika dia benar-benar akan membunuhnya. Lalu apa maksudnya?pikirku.

 

Kyu POV

Entah kenapa kami malah disuruh duduk di ruang tamu padahal aku ingin melihat keadaan Yong Soon. Teukie hyung duduk di depanku dengan padangan tajam. Luka bekas pukulannya tadi sudah hilang begitupun luka yang kubuat padanya juga sudah hilang.

”Sebenarnya apa yang terjadi antara kalian bertiga?”tanya Teuki hyung pada kami.

Aku diam begitupun juga dia, aku tidak tahu harus menjawab apa. Mengatakan hubungan kami adalah cinta segita begitu?

”Kalian mencintai gadis yang samakan?”tanya Teukie hyung lagi.

Kali ini Changmin mengangguk, maka aku pun ikut mengangguk. Aku mendengar Teukie hyung mendesah pelan setelah mengetahui jawaban kami. Bingung, aku yakin dia bingung bagaimana menyelesaikan masalah ini.

Aku ingin melihat Yong Soon sekarang, semoga dia hanya shock saja bukan karena hal itu. Kemudian Han hyung turun dan berjalan menghampiri kami bersama hyung-hyungku yang lain juga Yunho hyung dan Junsu hyung.

”Bagaimana?”tanya Teukie hyung.

Han hyung hanya mengangguk dan aku tahu apa arti anggukan itu.

”Hyung…dia akan kembalikan?”tanyaku padanya.

Han hyung menatapku dan kemudian tersenyum tipis.

”Aku harap begitu…aku akan berusaha semampuku…”ucap Han hyung. Dan aku tahu apa artinya itu, dia juga tidak yakin. Apa yang harus aku lakukan semua ini salahku.

”Kau lihat kan Kyu…kau lihat…aku benar-benar tidak akan memaafkanmu sampai Yong Soon kembali seperti semula…”ucap Changmin sambil menatap tajam ke arahku.

Tidak ada yang bisa aku katakan padanya, semua yang dia bilang itu benar. Itulah kenyataannya.

”Kami akan merawatnya disini…”ucap Teukie hyung seakan mewakiliku.

”Bagaimana aku harus bilang pada ibunya…hari ini aku sudah bilang Yong Soon menginap di rumah kami tapi aku tidak yakin untuk besok…aku hanya bisa bilang dia menginap selama 3 hari karena kebetulan ibu dan adiknya akan pergi ke Incheon tapi setelah tiga hari aku tidak tahu harus mencari alasan apalagi….”seru Yunho hyung.

”Kecuali dia akan kembali seperti semula setelah tiga hari…”lanjut Junsu hyung.

Kami hanya terdiam, tidak ada yang bisa memastikan kapan dia akan kembali, bahkan Han hyung saja tidak tahu. Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku benar-benar merasa bersalah padanya tapi aku tidak tahu apa yang bisa kulakukan untuknya.

 

Changmin POV

”Hyung kenapa Yong Soon harus dirawat disini?”tanyaku tidak terima jika Yong Soon harus tinggal disini beberapa hari. Di rumah makhluk ini, aku tidak mau.

”Changmin-ah…kita tidak akan bisa memngobati Yong Soon…ini masalah vampir…”seru Yunho hyung.

”Tapi hyung…”seruku.

”Mengertilah keadaan ini Changmin…”seru Junsu hyung sambil menepuk bahuku dan kemudian merangkulku untuk pulang.

Kenapa aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk Yong Soon, kenapa harus dia yang bisa menolong Yong Soon? Dia yang sudah menyebabkan Yong Soon seperti itu.

 

Kyu POV

Aku masuk ke dalam kamarku yang sekarang ditempati oleh Yong Soon. Aku berjalan perlahan mendekatinya yang sedang duduk di atas tempat tidur. Aku duduk disampingnya, aku mengelus rambutnya perlahan. Dia tetap diam dengan pandangan kosong. Aku membawakannya makan malam.

”Yong Soon-ah…makan dulu ya…”seruku padanya. Dia hanya mengangguk tapi tetap pandangannya kosong, dia mendengar tapi seperti tidak mendengarkanku.

Kemudian aku mulai menyuapinya sedikit demi sedikit. Yong Soon-ah jeongmal mianhe ini semua salahku membuatmu seperti ini.

 

Sudah dua hari dia seperti ini, seperti tidak bernyawa. Han hyung juga sudah berusaha semampunya tapi tidak banyak perubahan terjadi pada dirinya. Dia masih tetap sama seperti mayat hidup. Bahkan setiap malam dia selalu terbangun dengan berteriak kemudian dia akan seperti orang yang sangat ketakutan. Aku sakit melihatnya seperti itu. Aku takut dia tidak akan kembali seperti semula. Seperti pagi ini aku kembali membawakannya sarapan dan menyuapinya.

”Yong Soon-ah…bangun…jebal…”seruku padanya sambil mengelus pipinya perlahan dan dia tetap diam.

Aku mengenggam tangannya dan menatapnya tapi dia sama sekali tidak melirik ke arahku. Apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu bangun?

Aku menghela nafas perlahan dan berjalan keluar kamar begitu aku keluar kamar aku berpapasan dengan Changmin, dia selalu kesini setiap pagi sebelum berangkat sekolah sedangkan aku sudah dua hari ini aku tidak masuk sekolah, aku ingin menjaga Yong Soon karena aku merasa bertanggung jawab padanya. Changmin berlalu melewatiku tanpa berbicara apapun dan menatapku tajam. Aku melihatnya masuk ke dalam kamarku. Aku hanya bisa mendesah pelan, dia pasti sangat membenciku dan itu wajar karena semua ini salahku.

”Sudah selesai?”tanya Wookie hyung begitu aku memberikan nampan padanya. Aku hanya mengangguk dan berjalan keluar dapur.

”Kyu-ya…ayah ingin bicara denganmu…”seru Eunhyuk hyung saat aku bertemu dengannya yang baru keluar dari ruangan ayah.

”Appa pulang?”tanyaku. Dia mengangguk.

”Appa ingin bicara dengamu..temuilah dia…”seru Eunhyuk hyung kemudian dia berlalu. Aku pun segera berjalan ke ruangan ayah.

Aku tahu apa yang ayah bicarakan, tapi aku benar-benar penasaran kenapa ayah meminta Jonghyun ahjussi melepaskan Yong Soon saat itu dan perkataan Jonghyun ahjussi lah yang semakin membuatku penasaran, kesalahan yang sama seperti ayahku? Memangnya kesalah apa yang pernah ayah lakukan.

Aku masuk ke dalam ruangan yang interiornya semuanya gelap bahkan gordennya pun ditutup rapi tanpa ada celah untuk sinar matahari masuk ke dalamnya. Ayah berbalik menghadpaku dan tersenyum, sudah lama sekali aku tidak melihat senyum ayah.

”Bagaimana keadaan gadis itu?”tanya ayahku.

”Ah..ne..sama seperti kemarin…”jawabku singkat.

”Mianhe…aku tidak bisa membantumu..”seru ayah lagi.

Aku ingin bertanya tentang perkataan Jonghyun ahjussi saat itu tapi kuurungkan niatku. Dia berjalan menghampiriku dan berdiri tepat di depanku.

”Apa kau benar-benar mencintai gadis itu?”tanya ayahku tiba-tiba membuatku kaget dengan pertanyaannya, kenapa dia bertanya seperti itu padaku.

”Kyuhyun-ah…ayah tidak mengerti kenapa semua ini bisa terjadi…kenapa kau harus merasakan apa yang pernah ayah rasakan dulu..aku tidak mengerti….”seru ayahku lagi.

”Maksud appa?”tanyaku tidak mengerti dengan apa yang dia ucapkan. Sama seperti ayah? Apa maksudnya? Apa ada hubungannya dengan perkataan Jonghyun ahjussi saat itu.pikirku.

”Apa yang kau alami sekarang sama seperti yang pernah terjadi padaku dan ibumu dulu…”ucapnya.

Aku hanya bisa membulatkan mataku tidak percaya dengan apa yang dia katakan. Sama? Ada apa ini?. Jadi ayah juga pernah mengalami hal seperti ini dulu.

”Kesalahan seperti yang Jonghyun bilang tapi bagiku itu bukanlah kesalahan…”seru ayah lagi.

”Lalu apa yang appa lakukan?”tanyaku penasaran dengan apa yang ayah lakukan selanjutnya.

”Aku menikah dengan ibumu…”ucap ayahku.

”Itu yang ingin aku bicarakan denganmu…apa kau benar-benar mencintai gadis itu? Menikahlah dengan Yong Soon…”lanjut ayahku.

”Mwo?!”tanyaku tidak percaya dengan apa yang ayahku katakan.

Apa maksud ayahku berbicara seperti itu. Aku tidak tahu harus menjawab apa dan hanya menatap ayahku tidak percaya. Menikah? Apa makasudnya?

 

Advertisements

2 thoughts on “FF: Love Is Really Hurt Part 15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s