FF: High School Special Part 4

Cast:

 

Super Junior Member

SHINee Member

DBSK Member

2PM Member

Beast Member

SNSD Member

Kangta

And other K-Pop artists appereance, just wait and see ^^

Genre: Friendship and Romance

Disclaimer: Kyuhyun is mine, Taemin is mine, Junho is mine..kekekeke~

Rating: G

 

 

Part 4

 

 

Yeon Ji POV

 

 

Sepi sekali kamar ini kalau tidak ada dia, kenapa dia harus pulang segala sih? Aku jadi kesepian disini, mau main ke kamar sebelah,sepertinya juga tidak ada orang.

 

Aku hanya tidur-tiduran di tempat tidurku dan sesekali membaca tapi rasanya sangat membosankan, kira-kira apa ya yang enak dilakukan liburan seperti ini? Aku merasakan handphoneku bergetar di atas meja belajarku,aku bangkit dari tidurku dan segera mengambil handphoneku itu. Sebuah pesan masuk, aku kaget begitu tahu siapa yang mengirimku sms, ChangMin sunbae.

 

 

From: ChangMin Sunbae

 

 

Yeon Ji-ya…kau sedang di asrama?

 

 

Jariku segera bergerak untuk membalas smsnya. Ada apa yang dia menanyakan aku ada di asrama atau tidak? Tak lama kemudian balasan kembali datang.

 

 

From: ChangMin sunbae

 

 

Mau jalan-jalan ke tamanm hiburan?

 

 

Omona, ChangMin sunbae mengajakku jalan-jalan? Ottohke??lama tanganku tidak bergerak dan hanya menatap sms itu, apa yang harus aku jawab, aku mengiyakannya atau tidak? Namun sebuah sms kembali masuk.

 

 

From: ChangMin Sunbae

 

Mian aku mengajakmu tiba-tiba begini…sebenarnya ini karena aku bosan di asrama Kyu pulang ke rumahnya dan sepertinya teman-temnku yang lain punya kegiatan masing-masing..kalau kau sibuk aku tidak akan menganggu…maaf mengajakmu tiba-tiba seperti ini ^^

 

 

Ah ya sudah aku terima saja ajakannya, tidak ada salahnya pergi beramain bersamanya. Aku pun segera membalasnya.

 

To: ChangMin Sunbae

 

Ne…aku mau sunbae…aku juga bosan di asrama…Yong Soon sedang pulang ke rumahnya dan aku sendirian…

 

 

Aku menunggunya membalas, aku takut dia mengurungkan niatnya mengajakku karena tadi seperti  menolaknya. Sms pun kembali masuk.

 

From: ChangMin Sunbae

 

Jeongmal??wah kebetulan sekali…arasso aku tunggu di depan gerbang 20 menit lagi ya^^

 

 

Begitu mendapat sms seperti itu aku segera berjalan menuju lemariku mencari baju yang cocok untuk kupakai.

 

 

 

Aku melihatnya sudah menungguku di depan gerbang dan aku akui dia terlihat lebih tampan dengan tidak menggunkan seragam, dia hanya memakai T-shirt putih dengan jaket abu-abu namun bagiku dia tampak sangat tampan, dari jauh dia sudah tersenyum padaku dan aku pun membalas senyumnya.

 

 

”Apa sunbae menunggu lama?”tanyaku begitu sampai di depannya.

 

 

”Aniyo….kajja kita pergi”ajaknya langsung menarik tanganku.

 

 

Sebenarnya aku gugup seperti ini namun ChangMin sunbae membuatnya lebih mudah, sejak tadi dia terus mengajakku berbicara, banyak hal yang dia tanyakan, dari dimana rumahku, keluargaku, apa yang aku suka dan banyak lagi, aku rasa dia sangat enak untuk diajak berbicara, dia juga bercerita tentang dirinya sendiri dan keluarganya dan juga masa kecilnya yang sering dihabiskan berpindah-pindah kota,sepertinya hidupnya lebih menarik dibanding hidupku yang sangat datar.

 

 

Tak terasa kami sudah sampai di taman hiburan yang ada disini, tidak terlalu jauh juga dari sekolahku. ChangMin sunbae terlihat senang sekali bisa kesini terlihat dari senyum yang selalu mengembang diwajahnya itu.

 

”Kajja..kita main”ucapnya kembali menarik tanganku untuk masuk.

 

Sampai di dalam dia memperhatikan sekelilingnya mencari-cari permainan apa yang akan mereka coba lebih dahulu, pada akhirnya dia menoleh padaku.

 

”Mau main apa dulu?”tanyanya padaku.

 

Aku berpikir sebentar.

 

”Roller coaster, sunbae…otte?”ucapku sambil tersenyum.

 

Dia ikut tersenyum dan ya Tuhan senyum itu membuat jantungku berdegup sangat kencang bahkan sebelum aku naik roller coaster.

 

”Pilihan yang bagus…kajja..”ajaknya lagi dengan menarik tanganku yang masih terpaku karena senyumnya itu.

 

Tiba-tiba dia berhenti, aku heran kenapa dia berhenti dan menatapnya bingung.

 

”Oh ya Yeon Ji-ya…jangan panggil aku sunbae lagi..panggil saja aku Oppa atau ChangMin saja..arachi?”ucapnya dan aku hanya bisa mengangguk mengiyakan.

 

Setelah itu dia kembali menarik tanganku menuju permainan roller coaster.

 

 

Author POV

 

Sudah seminggu ini Rae Bin selalu saja diikuti Eunhyuk kemanapun dan seperti janjinya saat itu, dia harus selalu makan siang bersama Eunhyuk,sebenarnya dia ingin menghindar namun Eunhyuk selalu sudah ada di depan kelasnya setiap makan siang dan karena hal itu sekarang gosip mereka berpacaran tersebar kemana-mana padalah Rae Bin tidak memiliki perasaan apa-apa pada Eunhyuk dan sebenarnya merasa risih dengan kondisi ini karena banyak sekali yeoja-yeoja yang bertanya tentang hubungannya dengan Eunhyuk dan setiap Rae Bin bilang tidak ada hubungan apa-apa pasti mereka akan bilang bahwa Rae Bin berbohong dan itu membuatnya bingung setiap di tanya seperti itu dan akhirnya memilih untuk diam.

 

Rae Bin sedang ada diruang latihan menari, pagi-pagi sekali dia langsung kesini bahkan sebelum Je Ri bangun, bagi Rae Bin tempat inilah yang paling nyaman untuknya, sepi tidak banyak orang dan dia bisa latihan dance dengan tenang.

 

Rae Bin baru saja menyelesaikan satu lagu, ketika dia sudah merasa haus, kemudian dia berjalan ke sisi ruangan mengambil handuk dan botol minumnya lalu duduk bersandar ke dinding.

 

”Sunbae itu ingin apa sih?”ucap Rae Bin,sudah seminggu ini juga dia memikirkan apa yang ingin dilakukan sunbae itu dengan mengikutinya terus.Rae Bin kembali menegak minumannya sambil terus berpikir.

 

”Bodoh..”gumam Rae Bin kemudian kembali berdiri dan melanjutkan kegiatannya menari.

 

Seseorang memperhatikannya dari balik pintu dan tersenyum.

 

 

Yong Soon POV

 

Bahkan mereka sudah menyiapkan cincinnya, apa yang ada di pikiran ibu saat itu? Aku terheran-heran menatap dua buah cincin yang mereka tunjukan pada kami berdua, ya Tuhan hidupku sungguh sangat sial kenapa ibuku bisa berteman dengan ibunya namja tidak punya otak ini dan lebih parahnya membuat perjanjian seperti itu, aku pikir Cho ahjumma hanya punya anak perempuan tapi ternyata dia punya anak yang sangat menyebalkan disampingku ini, kenapa waktu itu aku tidak lihat ya? ah mungkin Cho ahjumma tidak menginginkan anak pembawa onar seperti dia ini, hehehe.

 

Aku melirik ke arahnya yang sedang menatapku tajam dan aku membalasnya dengan tatapan sinisku juga. Ke dua orang tua namja ini sedang menatap kami menunggu jawaban, sebenarnya tidak perlu menunggu jawaban pasti mereka tetap akan memaksa kami, apa nasibku harus berakhir seperti ini? Menikah dengan namja tidak punya otak disampingku ini? Andwe!!tapi ottohke? Aku menolaknya,dengan apa? Aku tidak punya alasan kuat, apa aku  harus bilang aku juga sudah bertunangan dengan orang lain,hah, tidak mungkin mana ada orang yang mau menunangkan anaknya saat anaknya masih berusia 16 tahun,hanya orang tuaku dan orang tuanya saja yang merupakan pengecualiannya.

 

”Ahjumm…”

 

”Omma…aku mau bicara dengannya dulu…”potong namja itu sebelum aku berbicara, Cho ahjumma dan Cho ahjussi mengangguk dan kemudian namja itu menarikku untuk berdiri dan membawaku pergi.

 

Dia membawaku ke taman belakang rumahnya yang sangat luas, sepertinya main bola juga bisa.

 

”Jadi bagaimana?”tanya namja itu langsung.

 

”Bagimana apa?”tanyaku malas, apa sih yang mau dibicarakan lagi.

 

”Pertunangan itu lah,babo sekali kau?!kau mau menerimanya?”tanyanya.

 

Dasar namja tidak punya otak, umpatku dalam hati.

 

”Tentu saja…”ucapku singkat.

 

Dia membulatkan matanya kaget mendengar jawabanku.

 

”Tentu saja tidak bodoh…mana mau aku bertunangan dengan namja tidak punya otak sepertimu..aku seperti bunuh diri menjadikanmu calon suamiku…”lanjutku.

 

Dia menatapku tajam.

 

”Aku juga tidak mau memiliki calon istri sepertimu,kasar dan tidak berperasaan…ya sudah kita tolak saja…”ucapnya.

 

Dasar bodoh, gampang sekali dia bilang kita tolak saja,apa dia tidak berpikir tentang orang tuanya,benar-benar bodoh.

 

”Heh babo…memangnya kau punya alasan yang kuat untuk menolaknya?”tanyaku padanya dan dia hanya terdiam berpikir, makanya kalau ngomong itu dipikir dulu, ucapku dalam hati. Dia masih terdiam, terlalu lama berpikir.

 

”Kau sudah punya pacar belum?”tanyaku padanya setelah dia hanya terdiam berpikir,lambat sekali dia berpikir, mungkin karena dia sering membolos.

 

Dia menoleh ke arahku dan menatapku bingung.

 

”Wae?belum…”jawabnya.

 

Aku mendesah pelan, bagaimana ini? Aku pikir dia sudah punya pacar, kalau begitu kan gampang, dia bisa menolak dengan alasan sudah punya pacar, kalau perlu dia langsung membawa pacarnya kesini. Aku juga tidak punya alasan kuat juga, pacar saja aku belum punya.

 

”Aku pikir kau punya pacar yang bisa di jadikan alasan kuat menolak hal ini tapi ternyata…sudahlah…”ucapku.

 

”Bukannya kau sudah punya pacar…itu JunHo..siapamu?pacarmu kan?”tanyanya dengan nada ketus, aku menatapnya heran kenapa dia jadi bertanya hal itu. Apa hubungannya dengannya?

 

”Mwo?aniyo JunHo bukan pacarku…”jawabku meski aku berharap iya.

 

”Bagaimana dengan Sungmin?”tanyanya lagi dengan nada yang tajam, kenapa sih namja ini, apa hubungannya aku dekat dengan siapapun? Jamkaman kenapa dia bisa tahu semua namja yang sedang dekat denganku, aku berjalan mendekatinya, aku menyipitkan mataku menatapanya.

 

”Mwoya?”ucapnya.

 

Aku menatapnya lekat-lekat.

 

”Kenapa kau tahu semua namja yang dekat denganku, hah? Kau mencari tahu tentangku? Atau jangan-jangan kau menyukaiku?”ucapku sambil tersenyum penuh arti padanya.

 

Dia mendorong tubuhku menjauh dan tersenyum sinis padaku.

 

”Menyukaimu? Dalam mimpimu..kau sama sekali bukan tipe idealku, huh”ucapnya.

 

”Memangnya kau pikir kau seperti tipe idealku, hah…namja tidak punya otak yang kasar..”sungutku.

 

”Aisshh…sudah jangan bahas itu sekarang bagaimana?”tanyanya padaku.

 

”Ya sudah kita terima saja..mau bagaimana lagi..”jawabku dengan berat hati, habisnya aku tidak tahu ide mana yang bisa dilakukan untuk menolak hal ini, lagipula aku juga tidak enak dengan ahjussi dan ahjumma yang selama ini sudah sangat baik padaku sejak kematian ibu, membalas kebaikan mereka dengan seperti ini?sudahlah tidak apa-apa tapi masa depanku?! Ah ya terima saja dulu untuk selanjutnya semuanya bisa diatur,pikirku.

 

”Ayo kembali”ucapku dan berjalan duluan kembali ke dalam.

 

”Mwo?kita terima…andwe…aku tidak mau menikah denganmu”serunya.

 

Aku berhenti dan berbalik menatapnya.

 

”Siapa juga yang mau menikah denganmu…dengarkan ideku…kita akan terima hal ini sebagai suatu kepura-puraan.,..toh mereka tidak akan tahu apa yang kita lakukan di asrama…dan setelah kita lulus jika mereka mau menikahkan kita bilang saja kita ternyata tidak cocok..gampang kan..kurasa alasan itu cukup kuat…karena menurutku apapun alasan yang kita berikan saat ini tetap saja mereka akan memaksa kita bertunangan…kecuali kalau kau sudah punya pacar dan ternyata kau menghamili pacarmu itu mungkin kau akan dinikahkan langsung dengan pacarmu itu saat ini…”ucapku sambil tertawa dan masuk ke dalam rumah.

 

”Ya…ya…kau pikir aku namja seperti apa..aku namja baik-baik tahu!”serunya sambil mengejar langkahku.

 

Ya sudah terima saja saat ini.

 

 

Je Ri POV

 

Aku baru sampai kembali ke asrama setelah membeli beberapa keperluan pribadiku di super market, aku berjalan dengan santai menuju kamarku namun langkahku terhenti begitu aku melihat sunbae yang kemarin itu yang kalau tidak salah namanya RyeoWook,aigoo aku malu sekali harus bertemu dengannya lagi gara-gara kemarin aku salah menyangkanya mengikutiku padahal dia mau pulang juga, hah ottohke??

 

Tiba-tiba sunbae itu melihat ke arahku dan tersenyum, aku hanya bisa membalasnya dengan senyum tipis dan langsung mempercepat langkahku menuju kamarku, aku tidak mau melihatnya.

 

Sampai di depan kamar, aku ingin segera masuk namun sepertinya kamar di kunci, apa Rae Bin tidak ada di dalam ya? aku segera mengambil kunciku di dalam tas selempang yang aku pakai dan benar saja kamarku masih kosong, dia belum pulang juga sepertinya, kemana sih anak itu.

 

Aku menaruh barang belanjaanku di atas tempat tidurku begitupun dengan tasku, aku meilihat sebuah handphone di atas meja Rae Bin, sepertinya anak itu lupa lagi membawa handphonenya dan membiarkannya tergeletak di atas meja, dasar Rae Bin. Kemana sih anak itu?

 

Oh ya aku ingat biasanya dia sedang latihan dance, sebaiknya aku menemuinya. Aku pun kembali keluar kamar dan berjalan menuju gedung sekolah menuju tempatnya biasa latihan dance, sekolah tampak sangat sepi dan menurutku sedikit seram, aisshh Rae Bin berani sekali pergi kesini di pagi-pagi buta hanya untuk latihan dance, aku berjalan dengan cepat melewati jalan setapak yang disampingnya banyak pohon-pohon yang sangat rimbun karena ini musim semi, aku memperhatikan sekelilingku dan benar sangat sepi sekali, aku semakin mempercepat langkahku agar cepat sampai. Sesekali aku menoleh ke belakang seakan takut ada yang mengikutiku, aisshh jangan parno Je Ri-ya.

 

Baru sampai di taman utama sayup-sayup aku mendengar sebuah suara, alunan musik, aku bergidik ngeri mendengar alunan piano itu yang berasal dari gedung seni musik, aku menatap lorong gedung jurusan seni musik yang panjang dan gelap, suara itu kembali terdengar, suara apa itu?kalau aku tidak mengeceknya, aku akan takut selamanya lewat sini. Maka aku pun memberanikan diri mencari tahu darimana asal suara itu.

 

Aku berjalan semakin mendekati ruangan yang aku pikir suara itu berasal dari sana dan benar saja, aku membuka pintu perlahan dan melongokan kepalaku ke dalamn, aku meliaht seseorang sedang memainkan piano dengan begitu lihainya, lagunya berganti dan sekarang aku tahu lagu apa ini, ini lagu kesukaanku dan ibu, aku terdiam mendegar alunan piano yang begitu indah ini yang mengingatkanku dengan masa-masa bahagiaku  dengan kedua orang tuaku saat masih kecil.

 

Aku terus mendengarkan alunan piano itu dan tanpa sadar lagu itu sudah selesai,omona kenapa aku masih disini namun saat aku hendak berbalik pergi.

 

 

”Jamkaman…”orang yang bermain piano itu memanggilku dan reflek aku pun menoleh dan begitu kaget begitu mengetahui siapa namja yang bermain piano itu, Sunbae yang ingin aku hindari. Aigoo, ottohke.

 

Dia berjalan menghampiriku dan berhenti tepat di depanku lalu tersenyum.

 

”Kim Je Ri ya kan?”ucapnya padaku.

 

Aku hanya bisa mengangguk dan tersenyum.

 

”Ne..sunbae…”jawabku agak sedikit canggung dengannya.

 

”Kau menyukai lagu tadi?”tanyanya dan aku langsung membulatkan mataku kaget dengan pertanyaannya, apa dia merasa aku suka lagu itu.

 

”Kau mau mendengarnya sekali lagi…”ucapnya padaku dan kemudian langsung menarik tanganku masuk ke dalam,apa-apaan namja ini, pikirku.

 

 

Rae Bin POV

 

Aku mengambil handuk dan botol minumku lalu memakai jaketku untuk kembali pulang ke kamarku, rasanya sudah cukup hari ini, aku baru mau berjalan menuju pintu ketika seseorang sudah berdiri di depan pintu tersenyum padaku, dia lagi. Aku mendesah pelan, aigoo aku benar-benar ingin bertanya kenapa sunbae ini selalu mengiktuki, apa yang dia inginkan.

 

Aku ingin berjalan melewatinya namun tangannya menahanku.

 

”Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat…kajja..”ucapnya.

 

Aku mengerutkan dahiku tidak mengerti dengan maksud ucapannya itu, namun tangannya terlebih dahulu menarikku sehingga aku hanya bisa mengikutinya, dia menarikku berjalan melewati setiap lorong jurusan seni tari lalu membawaku keluar berjalan menuju ke arah asrama.

 

”Sunbae…kau mau membawaku kemana?”ucapku yang masih di tarik olehnya, aku masih berbicara sopan, awas saja kalau dia berniat macam-macam padaku. Dia hanya diam menoleh padaku sekilas dan tersenyum, hanya itu.

 

Dia terus menarik tanganku melewati asrama, aku bertanya-tanya kemana dia membawaku, dia membawaku ke belakang sekolah, dia terus menarikku melewati persawahan dan juga padang rumput yang terhampar luas di belakang sekolah, aku tidak tahu kalau ada tempat seperti ini di belakang sekolah. Wow indah sekali tempat ini, tiba-tiba dia berhenti dan berbalik menatapku.

 

”Kau suka tempat ini?”tanyanya.

 

Aku hanya menjawabnya dengan anggukan dan menikmati pemadangan yang sangat indah yang belum pernah aku lihat sebelumnya.

 

”Cha..kita main layang-layang…”ucapnya lagi sambil memberikanku laying-layang, aku menatapnya tidak percaya namun di terus memaksaku dan akhirnya aku pun menerima ajakannya itu, cih sepertinya ada yang salah dengan otakku menerima ajakannya ini, dia tersenyum senang seperti anak kecil ketika dia mulai menerbangkan laying-layangnya, dasar anak kecil, mau tidak mau aku tersenyum melihat tingkahnya itu.

 

 

Yeon Ji POV

 

”Aku ingin menjadi penyanyi karena aku suka menyanyi…”ucapnya saat kami sedang duduk di depan sebuah wahan yang ada disana setelah kami lelah bermain.

 

Aku menanyakan kenapa dia ingin sekolah disana dan kenapa dia mau mengambil jurusan itu. Dia tersenyum padaku begitu selesai menjawabnya.

 

”Hanya itukah alasannya?”tanyaku lagi.

 

Sepertinya aku sudah mulai terbiasa berbicara dengannya dan tidak canggung lagi.

 

”Sesuatu yang aku suka sulit untukku mengungkapkannya terlalu banyak alasan yang jelas aku suka dan aku ingin menjalani apa yang aku suka..”jawabnya dengan mantap.

 

”ChangMin-ah…”panggil seorang yeoja pada ChangMin sunbae sambil menghampiri kami, yeoja itu tersenyum pada ChangMin sunbae dan ChangMin sunbae tampak sedikit kaget melihat yeoja ini.

 

”Apa kabar Oppa?”tanya yeoja itu, Oppa? Yeoja ini memanggil ChangMin sunbae Oppa, apa hubungan mereka? Kenapa aku tidak suka ya melihat yeoja ini.

 

”Oh baik Hyo Soo-ya…bagaimana denganmu?”tanya ChangMin sunbae sambil tersenyum pada gadis itu.

 

”Sangat baik Oppa..wah tidak menyangka bisa bertemu dengan Oppa disini bersama…”ucapannya terhenti begitu menyadari kehadiranku di samping ChangMin sunbae.

 

”Kenalkan dia Yeon Ji…”ucap ChangMin sunbae memperkenalkanku pada yeoja ini, aku tersenyum dan menjabat tangannya.

 

”Shin Hyo Soo-imnida…”ucapnya dan aku pun mengenalkan namaku padanya.

 

Dia tersenyum sekilas padaku kemudian kembali pada ChangMin sunbae dan mereka pun asyik dalam obrolan mereka, aisshh kenapa aku jadi dicuekin seperti ini, dengusku kesal. Siapa sih yeoja itu?

 

”Ternyata Oppa sudah memiliki gadis yang baru setelah putus denganku…”ucap yeoja itu disela-sela obrolannya dengan ChangMin sunbae, aku menoleh ke arahnya dan melihatnya sedang tersenyum penuh arti padaku, mwoya? Mantannya ChangMin sunbae, entah kenapa aku merasakan rasa sakit di hatiku.

 

Mantannya ChangMin sunbae dan sepertinya sunbae masih memiliki perasaan pada yeoja itu terlihat dari ekspresinya yang begitu senang bertemu dengan yeoja itu, hufft.aku hanya terdiam membiarkan mereka mengobrol. Sepertinya aku berharap terlalu banyak pada ChangMin sunbae>.<

 

 

 

”Kau marah?”tanya ChangMin sunbae begitu kami sedang berjalan pulang, sejak tadi aku memang hanya diam saja karena aku tidak tahu apa yang harus aku katakan padanya dan juga mungkin karena yeoja itu juga, ah sudahlah lupaka itu Yeon Ji.

 

”Aniyo..sunbae…”jawabku singkat dengan masih menundukan wajahku.

 

”Sudah kubilang jangan panggil aku sunbae lagi..”ucapnya.

 

”Mianheyo Oppa…”jawabku.

 

Kami kembali terdiam bahkan saat kami sudah sampai menuju jalan ke dalam asrama kami.

 

”Mianhe karena tadi malah mendiamkanku…ya tadi itu mantanku..dan..”

 

”Gwenchana Oppa..terima kasih hari ini..aku duluan mungkinYong Soon sudah pulang…”ucapku memotong ucapannya, aku tidak mau mendengarnya berbicara tentang mantannya itu, lebih aku kembali ke kamarku.

 

Aku pun segera pamit dan berjalan menuju kamarku.

 

Author POV

 

JunHo sedang berguling-guling di tempat tidurnya tidak jelas, WooYoung teman sekamarnya hanya menatap heran teman sekamarnya itu.

 

”JunHo-ya..kau kenapa sih?sudah seminggu ini kau aneh sekali…”tanya WooYoung pada sahabatnya itu.

 

”Aniyo..”jawab JunHo singkat kemudian duduk di atas tempat tidurnya dan memainkan handphonenya sambil sesekali menghela nafas berat.

 

WooYoung pun mendekati sahabatnya itu dan duduk disampingnya.

 

”Apa masalah yeoja?”tanya WooYoung langsung dan tepat sasaran memang akhir-akhir ini JunHo sedang memikirkan seorang yeoja,Yong Soon itulah yeoja itu, sudah seminggu ini dia jarang sekali bertemu dengan Yong Soon ditambah lagi gosipnya yang berpacaran dengan KyuHyun yang membuatnya semakin bersikap aneh seminggu ini.

 

”Mwoya? Darimana kau tahu?”tanya JunHo sambil menoleh pada sahabat disampingnya itu, dia tertawa kecil.

 

”Aku pakar yeoja JunHo-ya…”ucap WooYoung dengan mantap, JunHo menautkan alisnya mendengar perkataan sahabatnya ini dan tertawa pelan.

 

”Memangnya kau tahu apa soal yeoja?”tanya JunHo padanya.

 

”Kau sedang jatuh cinta?”tanya WooYoung membuat JunHo membulatkan matanya kaget, dia tidak menyangka temannya ini akan bertanya seperti ini.

 

”Ah..mollaso..”jawab JunHo sambil bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan menuju meja belajarnya dan bersandar disitu.

 

”Sudah seminggu ini gadis itu tidak seperti biasanya ya..dia mulai dekat dengan namja lain entah dengan alasan apa…dan itu membuatku sangat bingung dengan perasaanku sendiri…”ucap JunHo lagi.

 

WooYoung menatap sahabatnya ini tak lama kemudian dia tertawa terbahak-bahak.

 

”JunHo-ya..apa itu Yong Soon?”Tanya WooYoung masih sambil tertawa.

 

“Mwo?darimana kau tahu?!”seru JunHo kaget temannya itu daritadi langsung tahu sebelum dia bercerita.

 
”Kau menulis namanya di buku yang kau pinjamkan padaku..hahahaha”jawab WooYoung kemudian kembali tertawa.

 

JunHo merasa mukanya sudah memerah karena malu sekarang, bagaimana bisa dia belum menghapus nama yang tidak sengaja dia tulis di bukunya dan malah meminjamkannya pada WooYoung, tentu saja WooYoung jadi tahu,ottohke? Pikirnya.

 

”Coba kau tanya padanya…bertemu dengannya dan tanyakan padanya…itu saranku..”ucap WooYoung.

 

JunHo yang awalnya mau marah pada temannya ini malah langsung terdiam berpikir, mungkin lebih baik bertanya pada gadis itu langsung agar dia tahu pasti kenapa akhir-akhir ini dia seperti itu, pikir JunHo.

 

JunHo pun segera mengambil handphonenya dan mengetikkan sms untuk meminta bertemu pada Yong Soon, sementara WooYoung hanya tertawa kecil melihat tingkah sahabatnya yang sedang jatuh cinta ini.

 

 

Sementara itu Yong Soon baru saja kembali bersama KyuHyun dari rumahnya, mereka pulang bersama ke asrama namun tetap saja aura tidak bersahabat masih terpancar, mereka hanya akan berpura-pura baik dihadapan keluarga mereka selebihnya disekolah mereka akan seperti biasa lagi.

 

Yong Soon berjalan di depan sementara KyuHyun berjalan di belakangnya, mereka hanya diam sambil berjalan tidak ada yang ingin mereka katakan saat ini, masalah pertunangan, mereka sudah menyetujuinya.

 

Tiba-tiba Yong Soon berhenti dan mengeluarkan handphonenya lalu melihatnya sebentar dan kemudian pergi.

 

”Ya..ya..mau kemana kau?!”seru KyuHyun yang melihat Yong Soon sudah pergi.

 

”Bukan urusanmu!”teriak Yong Soon yang sudah berlari jauh.

 

”Dasar anak kecil!”umpat KyuHyun sambil melihat Yong Soon yang berlari ke arah gedung sekolah bukan ke asrama, tiba-tiba KyuHyun menjadi penasaran apa yang ingin gadis itu lakukan dia sekolah.

 

Tanpa sadar dia malah mengikuti arah gadis itu berjalan.

 

**

Yong Soon berjalan menuju taman tempat dia dan JunHo biasa bertemu dan begitu sampai disana dia melihat JunHo sudah menunggunya di bangku seperti biasa. Yong Soon berjalan perlahan mendekatinya.

 

”JunHo-ya…”panggil Yong Soon.

 

JunHo tersenyum padanya dan menyuruh Yong Soon untuk duduk disampingnya, bukannya JunHo bicara dia malah terdiam, dia jadi bingung mau menanyakannya atau tidak.

 

“Mianhe…aku tidak menepati janjiku untuk menilai tarianmu seminggu ini…”ucap Yong Soon membuka pembicaraan.

 

Yong Soon merasa bersalah telah mengingkari janjinya untuk selalu menilai tarian JunHo karena masalahnya dengan KyuHyun membuatnya harus mengingkari janjinya dengan JunHo, dia berharap JunHo tidak marah.

 

“Ne..gwenchana…Yong Soon-ah…memangnya ada apa antara kau dan Kyu?”tanya JunHo hati-hati dia takut Yong Soon merasa tidak enak atau merasa dia terlalu banyak bertanya.

 

Yong Soon menghela nafasnya perlahan, apa sebaiknya dia cerita saja ya. akhirnya dia putuskan untuk cerita juga pada JunHo.

 

”Lalu dia belum mengembalikan gitarmu? Bagaimana kau latihan?”tanya JunHo.

 

”Pelajarannya masih seminggu lagi…aku akan memaksanya untuk mengembalikan gitar itu….”jawab Yong Soon.

 

Tiba-tiba JunHo berpikir untuk membelikan gitar yang baru untukYong Soon,dia pun segera berdiri dari duduknya.

 

”Ayo ikut aku…aku mau mengejakmu ke suatu tempat…”ucap JunHo kemudian menarik tangan Yong Soon berdiri dan berjalan keluar sekolah.

 

**

KyuHyun mendengarkan semua percakapan mereka,juga tentang gitar itu, dia berpikir apa begitu keterlaluannya pada gadis itu, dia melihat JunHo mengenggam tangan Yong Soon dan mereka berjalan pulang, kenapa gadis itu sepertinya senang sekali bersama JunHo, pikir KyuHyun.

 

Dia langsung kembali ke kamarnya dan berniat mengembalikan gitar itu pada Yong Soon.

 

 

Yong Soon POV

 

JunHo mengajakku ke sebuah toko musik dan kemudian menyuruhku memilih gitar yang aku mau, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang dia lakukan.

 

”Aniyo JunHo-ya…kau tidak perlu membelikanku…”ucapku menolaknya, aku tidak mau merepotkan dia, namun dia hanya tersenyum.

 

”Pilihlah…anggap saja ini ungkapan rasa terima kasihku karena kau telah mau memberikan penilaian terhadapa tarianku…”ucap JunHo.

 

Aku tidak mau menrima kebaikan JunHo yang seperti ini karena itu akan membuatku semakin menyukainya dan membuatku berharap banyak padanya, aku tidak mau kecewa.

 

Tiba-tiba handphoneku berbunyi dan sebuah pesan masuk, dari namja tidak punya otak itu.mau apa dia? Pikirku.

 

From: Babo namja

 

Aku tunggu di depan asramamu

 

Mau apa lagi sih dia? Mengangguku saja.

 

”Yang ini saja sama seperti punyamu itukan..”ucap JunHo menunjukan sebuah gitar padaku yang hampir mirip dengan milikku yang diambil oleh namja tidak punya otak itu. Hufft mengingatnya membuatku ingin tahu kenapa dia ingin bertemu denganku.

 

”Aniyo..JunHo-ya…tidak perlu…”ucapku menolaknya lagi, aku benar-benar tidak mau dia membelikanku gitar yang baru.

 

”Ya sudah…aku ambil yang ini ya…”ucap JunHo kemudian berjalan ke kasir untuk membayarnya, aigoo apa yang dia lakukan?

 

 

Author POV

 

KyuHyun sudah menunggu Yong Soon di depan asramanya dengan gitar di tangannya, dia ingin memberikan gitar itu padanya, dia merasa sudah keterlaluan pada gadis itu.

 

”Cish..kenapa aku harus repot-repot mengembalikannya..”ucap KyuHyun sambil menunggu gadis itu keluar, kemana gadis itu? Pikir KyuHyun, apa dia belum mendapatkan smsnya?

 

Namun entah kenapa tiba-tiba KyuHyun ingat tadi Yong Soon pergi bersama JunHo, dia mengepalkan tangannya kuat-kuat berpikir kenapa Yong Soon senang sekali dekat-dekat dengan namja itu, apa Yong Soon menyukai JunHo?pikir KyuHyun, matanya menatap gitar yang dia pegang,kalau dia memberikan gitar ini pada gadis itu maka gadis itu akan pergi darinya.

 

”Aisshh kenapa aku tidak mau dia pergi sisiku…diakan sangat menyebalkan”seru KyuHyun lagi yang semakin tidak mengerti dengan perasannya akhir-akhir ini pada gadis bernama Yong Soon itu.

 

Dia pun malah berbalik kembali ke asramanya dengan membawa gitar itu dan tidak jadi memberikannya.

 

**

Yong Soon baru saja pulang dari toko musik bersama JunHo, hari sudah mulai sore. Mereka berjalan bersama menuju asrama mereka.

 

”Gomawoyo JunHo-ya…”ucapYong Soon berterima kasih pada JunHo yang sudah membelikannya gitar baru, sebenarnay dia sudah berusaha untuk menolaknya namun JunHo terus memaksanya dan akhirnya dia pun menerimanya.

 

”Ne…cheonmaneyo…lain kali aku ingin mendengarmu memainkannya…arachi?”ucap JunHo.

 

Yong Soon tersenyum padanya dan setelah itu mereka berpisah, Yong Soon tidak melihat ada tanda-tanda KyuHyun di depan asramanya, pasti dia sedang mengerjaiku,sudahlah, pikir YongSoon dan segera berjalan menuju kamarnya.

 

Rae Bin POV

 

”Kau menolak Eunhyuk sunbae?”tanya Yeon Ji tidak percaya begitu aku menceritakan bahwa tadi sunbae yang telah mengikutiku seminggu ini menyatakan cintanya padaku.

 

Aku menjawabnya dengan anggukan.

 

”Kau yakin Rae Bin-ah…”ucap Je Ri.

 

Aku hanya terdiam, sebenarnya aku juga tidak tega tadi menolaknya seperti itu, aku bisa melihat wajahnya yang sedih tapi jujur aku belum memiliki perasaan apa-apa pada sunbae itu, ya aku menyukainya tapi untuk mencintainya sepertinya tidak. Aku masih butuh belajar untuk menyukainya lebih lagi.

 

Tiba-tiba Yong Soon masuk ke dalam ruang tamu asrama, sepertinya dia baru pulang dan ditangannya dia membawa gitar, apa KyuHyun sunbae sudah mengembalikan gitarnya itu.

 

“Ada apa ini?”Tanya Yong Soon begitu melihatku yang sedang dikelilingi oleh Yeon Ji dan JeRi.

 

”Kau tahu Rae Bin baru saja menolak Eunhyuk sunbae…”ucap Yeon Ji membuat Yong Soon membelalalkan matanya kaget.

 

”Eunhyuk sunbae temannya JunHo?”ucap Yong Soon membuat kami kaget begitu dia menyebutkan sebuah nama dengan santainya tanpa embel-embel kesopanan itu, apa mereka begitu dekat? Entah kenapa aku jadi curiga, akhir-akhir ini Yong Soon memang aneh dengan selalu menanyakan JunHo sunbae padaku.

 

”Ya…ya…kenapa kau memanggilnya dengan JunHo…seperti sudah kenal dekat…”ucapku padanya, aku melihatnya sedikit gugup.

 

”Ah..aniyo..hanya…”

 

”Cepat ceritakan pada kami!”ucap Yeon Ji langsung menarik tanganYong Soon untuk duduk, hufft syukurlah perhatian mereka teralih pada Yong Soon sehingga tidak perlu bertanya yang macam-macam lagi padaku ,aku juga penasaran sih kenapa Yong Soon memanggil JunHo sunbae seperti itu seakan mereka sudah sangat dekat.

 

 

Author POV

 

ChangMin menatap sahabatnya yang baru masuk ke dalam kamar dan menaruh gitar itu di samping meja belajarnya.

 

”Kau tidak jadi mengembalikannya?”tanya ChangMin pada sahabatnya yang sedang duduk di atas tempat tidurnya dan mulai bermain dengan PSPnya lagi.

 

”Nanti saja..aku masih mau bermain-main dengannya”jawab KyuHyun dengan pandangan mata masih ke PSPnya.

 

”Bukan karena kau mulai jatuh cinta padanya kan?”tanya ChangMin membuat KyuHyun langsung menoleh ke arah sahabatnya yang juga sedang menatapnya.

 

”Kau menyukainyakan Kyunnie?”tanya ChangMin sambil menatap lekat-lekat KyuHyun.

 

”Mollaso..”jawab KyuHyun buru-buru dan langsung mengalihkan pandangannya, dia tidak mau temannya melihat wajahnya yang memerha karena malu.

 

KyuHyun pun masih belum yakin dengan perasaannya pada gadis itu, apakah dia menyukainya atau tidak yang jelas dia merasakan perasaan yang lain jika berdekatan dengan gadis itu dan dia juga tidak suka melihat gadis itu bersama orang lain, teruatam JunHo.

Advertisements

One thought on “FF: High School Special Part 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s