FF: Love Is Really Hurt Part 1

Cast:

Super Junior

SHINee

DBSK

Genre: Horror, Romance, Friendship

 

 

1.      HERE WE GO

 

”Hyung sudah mau berangkat ya?” tanyaku pada seseorang yang sudah bersiap pergi, dia mengenakan T-shirt warna putih dan dilapisi jaket warna biru saphire, dia bergegas mengenakan topi lalu kacamata hitam dan tak lupa jam tangannya.

”Ne..”jawabnya singkat.

Huh memang hyungku yang satu ini sangat dingin sekali pada siapapun tapi dia lah hyungku yang paling tampan diantara yang lain. Pasti sekarang dia sedang bersiap untuk menuju agensinya di kota. Yah pekerjaannya adalah seorang model dan kurasa dia cukup terkenal karena beberapa kali aku melihat wajahnya di televisi ataupun juga di majalah yang sering di bawakan oleh hyung-hyung ku yang lain.

Yah aku punya banyak hyung karena aku adalah anak terakhir di keluargaku. Aku punya 9 hyung. Ok mereka semua bukan saudara kandungku hanya 4 diantara mereka yang merupakan saudara kandungku sisanya mereka semua di angkat anak oleh ayahku. Yang tadi itu adalah hyung kandungku.

Aku berjalan keluar rumahku menikmati pagi yang indah ini, merasakan sinar matahari menerpa kulitku dan membuatnya sedikit berkilau. Aku bisa melihat anggota keluargaku yang lain sedang melakukan hal yang sama denganku, berjemur. Dan bisa kulihat dari setiap mereka berkilau. Terkadang aku berpikir bagaimana jika ada orang yang tidak sengaja melihat hal ini, mungkin mereka akan lari terbiri-birit karena ketakutan, meski kami tidak terlalu berkilau tapi tetap saja jika di bawah sinar matahari kulit kami seperti memancarkan cahaya. Meski kami makhluk yang takut akan sinar matahari tapi kami juga butuh sinar matahari karena kami bukan murni makhluk itu, kami setengah makhluk itu dan setengah lagi manusia. Ya kami adalah sekumpulan manusia setengah vampir. Cerita perjalanan hidup kami menjadi manusia setengah vampir sangatlah panjang. Ayahku yang seorang vampir murni menikah dengan ibuku yang seorang manusia biasa dan lahirlah kami berlima. Oleh sebab itu kami semua adalah setengah vampir, tapi ibuku kini sudah tidak ada, tentu saja umur vampir dengan manusia tentulah berbeda. Kami memiliki umur yang sangat panjang sehingga kami bisa hidup sangat lama bahkan berabad-abad. Bagi kami yang manusia setengah vampir ada satu keuntungan di banding dengan vampir murni. Pertama, tentu kami tidak perlu takut dengan matahari karena kami tidak akan hilang jika terkena sinar matahari berbeda dengan ayahku yang hanya keluar pada malam hari saja. Kami bisa menikmati hari seperti manusia biasa namun kami harus tetap berhati-hati karena kulit kami masih memancarkan cahaya jika terkena sinar matahati dan itu yang harus kami jaga, jadi jika kami ingin pergi ke tempat manusia kami harus seperti hyungku tadi, memakai jaket, topi dan kacamata. Namun tidak semua dari kami memancarakan sinar yang begitu terang, contohnya aku dan kelima hyungku yang lain yang bisa dengan bebas pergi ke tempat manusia tanpa harus khawatir para manusia itu akan takut dengan kami, karena kami berenam memiliki sinar yang lebih redup dibanding yang lain sehingga tidak terlalu kelihatan. Kedua, kami akan muda selamanya, seperti diriku yang baru berulang tahun yang ke-18 tahun lalu, sampai sekarang aku masih berumur 18 tahun begitu juga hyung-hyungku yang lain. Ya bagi kami manusia setengah vampir, kami akan selalu berumur 18 tahun karena pada umur itulah kami akan mulai berubah menjadi vampir sebelumnya dari mulai lahir sampai usia kami 18 tahun kami adalah manusia biasa, ketika kami beranjak 18 tahun kami akan berubah menjadi vampir sehingga kami tidak akan tumbuh dewasa lagi seperti layaknya vampir murni, itulah yang disebut manusia setengah vampir. Ketiga, kami bisa makan apa saja, baik itu darah maupun makanan manusia karena kami bisa terbiasa akan kedua hal itu tapi ayahku membuat peraturan agar kami hanya boleh minum darah satu bulan sekali dan itu pun harus darah binatang tidak boleh manusia karena begitulah kesepakatan yang kami buat dengan kelompok warewolf, yang tinggal tidak jauh dari tempat kami. Tak perlu aku ceritakan pasti semua sudah tahu musuh utama vampir adalah warewolf yang selalu berusaha melindungi manusia dari serangan vampir. Karena ayahku adalah vampir yang memang ingin hidup berdampingan dengan manusia maka ayah menyetujui perjanjian itu dan dia mengajari kami untuk menahan rasa haus kami. Tidak untukku, aku masih berat untuk bisa menahan rasa hausku terkadang sebulan sekali minum darah sangat berat untukku, mungkin karena aku baru mulai berubah menjai vampir sejak setahun yang lalu sehingga aku masih belum terbiasa, paling tidak dalam sebulan aku harus minum darah dua kali kadang lebih. Aku juga bingung kenapa hanya aku yang paling sulit mengendalikan diriku. Aku memandang sekeliling dan memperhatikan bahwa hyungku sedang sibuk denga  kegiatan mereka masing-masing. Hah beginilah menjadi yang paling kecil, tidak ada teman yang bisa ku ajak bermain.

Namaku Lee Kyuhyun, aku adalah si bungsu dari ke-11 saudaraku. Menjadi yang paling kecil terkadang menyenangkan tapi juga terkadang menyebalkan. Aku punya 11 saudara, bukan semua saudara kandung. Kami semua sangat unik, masing-masing memiliki kelebihan masing-masing. Itulah untungnya menjadi manusia setengah vampir karena biasanya kami akan memiliki keahlian khusus yang merupakan keahalian yang paling menonjol sebelum usia kami 18 yang akan terbawa sampai ke masa kami menjadi vampir seperti ini. Ayahku bernama Lee Young Jae dan ibuku beranama Han Soo Hee, namun sekarang aku hanya tinggal memiliki ayah karena ibuku sudah lama meninggal, aku pun tidak ingat kenapa ibuku meninggal, ayah dan hyung-hyungku tidak pernah cerita akan hal itu setiap kali aku tanya mereka hanya bilang ibu meninggal karena dia memang sudah tua dan umur manusia tidak sepanjang umur vampir, tapi jujur aku sama sekali tidak ingat wajah ibuku sama sekali. Aku punya 4 hyung kandung dan sisanya adalah hyung angkatku. Mereka adalah Lee Jung Soo atau biasa aku panggil Leeteuk hyung, dialah yang paling tua diantara kami bukan berarti umurnya yang sudah tua tentu saja dia selalu 18 tahun tapi dia yang lebih dulu berumur 18 tahun di banding yang lain umurnya denganku terpaut 5 tahun.

 

 

Dia adalah hyung yang paling terbaik karena dia sangat baik sekali padaku. Satu lagi karakteristik manusia setengah vampir, kami mempunyai warna mata yang berbeda-beda yang menunjukan kepribadian kami masing-masing, seperti Leetuk hyung yang memiliki mata berwarna abu-abu, menunjukan dia pribadi yang hangat . Memang hyungku adalah pribadi yang sangat hangat sekali bahkan aku sempat berpikir dia salah terlahir menjadi vampir seharusnya dia terlahir menjadi seorang angel, karena kuakui wajahnya sangat tidak cocok menjadi vampir wajahnya persis seperti seorang angel. Keahliannya adalah kemampuannya menenangkan orang lain dan membuat oranglain tidur. Sungguh jika di sudah mulai mengelurakan kekuatannya, sekalipun kau sedangmarah besar kau pasti akan berhenti marah. Hebat sekali kan dia. Aku memperhatikannya sedang duduk menghadap bunga-bunga sambil berbincang dengan Lee Sungmin. Sungmin hyung bukanlah hyung kandungku dia di angkat anak olehku ketika aku masih belum lahir. Aku tidak begitu tahu asal usulnya karena aku jarang menanyakan hal itu pada setiap hyung angkatku, aku cukup senang karena mereka bisa menerimaku. Dia adalah manusia setengah vampir yang paling manis diantara kami semua, wajahnya yang terlihat mirip seorang wanita terkadang membuatnya di juluki Pretty Boy.

 

Dia adalah manusia setengah vampir yang sangat manusia, kenapa aku bilang begitu karena hanya dialah yang mampu berinterkasi dengan manusia sangat baik. Lihat saja rambutnya saja diwarnai pirang persis seperti manusia-manusia yang sering aku lihat di tv. Dia sama sepertiku tidak memiliki kulit yang terlalu bercahaya jika di bawah sinar matahari jadi dia bisa pergi ke tempat manusia tanpa perlu takut ketahuan. Dia memiliki warna mata hijau terang yang selalu dia sembunyikan dengan lensa kontak warna hitam yang selalu dia pakai, alasannya simple dia tidak mau terlihat mencolok di antara manusia yang lain. Keahliannya adalah dia bisa terbang, hah aku ingin sekali seperti dia, yah meski kemampuan itu jarang dia gunakan, tentu saja jarang digunakan bagaimana reaksi manusia jika melihat sesorang dapat terbang tanpa saya, selain itu dia memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat cepat dan dia mampu berinteraksi dengan orang lain dengan sangat mudah, entahlah setiap orang yang bertemu dengannya pasti akan sangat akrab dengannya walau hanya dalam waktu 5 menit saja makanya dia yang selalu disuruh keluar membeli berbagai kebutuhan kami.

Mereka seperti merasa aku perhatikan dan mereka pun tersenyum padaku dan menyuruhku agar menghampiri mereka, maka aku pun menurut dan berjalan menghampiri mereka.

”Kau sudah bangun Kyu?”tanya Leeteuk hyung.

Aku mengangguk dengan semangat dan Sungmin hyung hanya mengacak-acak rambutku lembut. Aku menoleh kesamping dan mendapati hyung yang paling sering aku kerjai sedang tertidur di ayunan. Muncullah ide isengku untuk mengerjainya. Aku pun berpamitan pada kedua hyungku tadi dan berjalan mengendap-endap ke belakang hyung ku yang sedang tertidur itu.

Han Dul Set…seruku dalam hati dan aku pun langsung membalik ayunan itu sehingga Eunhyuk hyung terjatuh ke tanah dan langsung terbangun. Aku pun tertawa terbahak-bahak melihatnya. Bisa kulihat semua hyung ku hanya menggeleng-gelengkan kepala mereka melihat tingkahku yang memang sudah sangat terkenal sebagai evil magnae.

”Ya!Kyu sakit tau!”seru Eunhyuk hyung.

Aku hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihatnya memegang pingganggnya yang sakit smabil sesekali meringis.dan tiba-tiba sebuah jitakan yang sangat keras mendarat di kepalaku.

”Minta maaf!cepat!”seru Donghae hyung padaku.

Kenapa sih Donghae hyung ini selalu saja membela Eunhyuk hyung.

”Sudahlah Donghae-ah…”seru Eunhyuk hyung sambil kembali duduk di ayunan itu namun sekarang lebihberhati-hati tentunya.

Itulah kenapa aku senang sekali menggoda hyung angkatku itu karena dia tidak pernah marah dan ekpresinya sangat lucu jika sudahaku kerjai seperti itu. Tiba-tiba Donghae hyung langsung menjewer kupingku.

”Auu!!sakit hyung!!Ne…ne…aku minta maaf…”seruku sambil menahan sakit karena kupingku di jewer olehnya.

”Minta maafnya bukan padaku tapi pada Eunhyuk…cepat!!!”serunya lagi.

Aku pun terpaksa berjalan menghampiri Eunhyuk hyung dan meminta maaf padanya.

”Mianhe hyung…aku salah…”seruku sambil memasang waja penuh penyesalanku dan kulihat Eunhyuk hyung hanya tersenyum dan mengangguk. Ya dia memang hyung yang paling baik walaupun kadang otakknya sedikit yadong tapi dia tidak pernah marah jika aku kerjai bahkan terkadang kami menjadi partner in crime yang baik. Aku pun dudukdi ayunan itu disamping Eunhyuk hyung yang sedang membaca majalah, saat aku melihat majalah apa yang di bacanya dia buru-buru menutupnya. Dasar yadong!pasti majalah seperti itu. Aku heran kenapa Wookie hyung dan Sungmin hyung mau saja dititipi olehnya setiap pergi ke tempat manusia untuk membeli majalah seperti itu.

 

Wajahnya memang polos tapi tidak dengan otaknya, sangat parah. Dia juga salah satu hyung angkatku. Sama seperti hyung angkatku yang lain aku tidak tahu asal usul dirinya karena sudah jelasaku lahir paling terkahir tentu saja mereka sudah ada sebelum aku. Dia adalah hyung yang paling lucu diantara hyung-hyungku yang lain. Mungkin itulah kelebihannya dia bisa berubah menjadi apa saja, aku juga iri dengannya bisa berubah menjadi apa saja, meski aku juga bisa meminjam kekuatannya itu selain itu dia bisa membuat semua orang tertawa mudah sekali dia melakukannya makanya dia juga salah satu hyung yang sangat asyik, kecuali kalau otak yadongnya sudah keluar dia jadi tidak asyik lagi. Dia juga adalah hyung yang paling malas, kerjaannya hanya tidur saja ataupun nongkrong di depan laptopnya entah apa yang dia lakukan. Makanya dia sering sekali bertengkar dengan Leeteuk hyung karena hyung tidak suka melihatnya bermalas-malasan seperti itu.oh ya satu lagi kelebihannya dia pintar menari entah darimana dia dapat keahlian itu, apa jangan-jangan dulu dia adalah penari. Mungkin. Dia sangat dekat sekali dengan Donghae hyung karena kalau tidak salah mereka seumuran saat menjadi 18 tahun abadi dan karena itu aku sedikit cemburu padanya karena Donghae hyung adalah hyung favoritku. Dia berbeda denganku tubuhnya bersinar lebih terang di banding yang lain sehingga dia tidak bisa leluasa ke tempat manusia tanpa memakai perlengkapan yang aku bilang tadi. Dia punya mata berwarna kuning terang.

Aku bosan hanya melihat Eunhyuk hyung membaca majalah yadongnya. Tidak ada apa orang yang bisa aku ajak main. Aku melihat Donghae hyung sedang berjemur sambil membaca majalah. Akupun berjalan menghampirinya.

”Donghae hyung…”seruku padanya yang sedang asyik membaca majalah sambil berjemur.

Dia kemudian melepaskan kacamatanya dan menatapku.

”Waeyo?”tanyanya.

”Main yuk?”seruku padanya.

”Main saja sendiri…aku sedang berjemur nih..”Serunya lagi.

”Ya!mau berjemur sampai kapan juga tidak akan merubah kulitmu menjadi coklat…kau kan vampir…”seruku sambil tertawa dan bergegas meninggalakannya yang kurasa dia akan segera marah mendengar pernytaanku dan benar saja dia melepemparkan majalahnya padaku tapi aku lebih sigap dan menangkapnya sebelum mengenai kepalaku. Aku pun menjulurkan lidahku padanya dan berlali masuk ke dalam.

 

Donghae hyung adalah yang paling mirip seperti manusia karena warna matanya yang hitam pekat sama seperti manusia biasa. Dia adalah hyung yang paling polos diantara yang lain tapi jangan salah dia itu sangat fashionable, bisa dilihat dari tingkahnya masa hanya berjemur di taman belakang rumah harus memakai kacamata segala. Hyung ku yang satu ini memang sedikit aneh. Dia juga adalah partner in crime ku bersama Eunhyuk hyung, kami senang sekali mengerjai hyung-hyungku yang lain bersama mereka. Keahliannya adalah mengerti semua bahasa, dari mulai bahasa manusia sampai bahasa hewan, sangat klop dengan Eunhyuk hyung yang sering berubah menjadi berbagai macam bentuk selain itu dia juga memiliki kemampuan kemampuan untuk mengetahui perasaan orang lain. Dia bisa tahu apakah kita sedih atau senang. Sehingga dia adalah hyung favorit hyung-hyungku karena menurut mereka keahlian  yang dimilikinya sangat unik dan menyennangkan untuk mengatahui perasaan orang lain. Dia juga bisa pergi kemana saja tanpa takut ketahuan dia bisa berjalan di tengah matahari yang menyengat tanpa perlutakut diketahui identitsanya karena dia benar-benar tidak bersinar. Sudah kubilang dialah yang paling mirip manusia. Kami pun sempat heran padanya kenapa dia tidak bersinar meski sedikit saja di bawah matahari. Bahkan kami sempat berpikir kalau dia adalah manusia tapi ternyata tidak begitu kami melihatnya berburu mangsa dengan mata hitam pekatnya itu dia tampak sangat mirip vamir murni ketika sedang berburu dan nafsu makannya itulah yang sangat menakjubkan, dia bisa tahan tidak minum darah sebulan atau berbulan-bulan berebda denganku tapi jika sudah saatnya berburu. Lima ekor kijang belum cukup baginya, mungkin masih tidak seheboh rekorku tapi aku melakukan itu dalam beberapa kali perburuan tidak sekali perburuan sepertinya. Dan dari caranya berburu jangan pernah mengusiknya jika sudah berburu.

Aku mencium bau bawang dari arah dapur. Sudah kuduga pasti hyung imutku sedang masak dan benar saja, kulihat dia sedang asyik mengaduk-ngaduk masakannya. Aku pun berjalan menghampirinya.

”Masak apa nih hyung?”tanyaku padanya sambil mengambil terlur gulung yang telah da buat sebelumnya.

Tiba-tiba dia memukul tanganku.

”Ya!Kyu!jangan dimakan sekarang tunggu hyungmu yang lain!”serunya.

Aku hanya memanyunkan bibirku dan berjalan keluar.

”Hyung…trio china itu kapan datang?”tanyaku sebelum aku benar-benar keluar dari dapur.

”Heh…dia juga hyungmu tahu…seenaknya saja kau bilang trio china…entahlah sepertinya malam ini..kau tanya leeteuk hyung saja sana…jangan menggangguku masak…aku sedang berkonsentrasi tau…”serunya.

Aku hanya mendengus kesal mendengarnya dan berjalan keluar dari dapur. Dia memang kalau sudah asyik masak tidak mau diganggu oleh siapapun. Dia sangat suka sekali memasak. Memang sih masakannya enak tidak kalah dengan Han hyung, koki china kami. Sebenarnya di rumah sebesar ini banyak pelayan yang tidak terlihat tentunya karena mereka peri rumah. Kecuali kepala pelayan kami Shin  yang seorang vampir, menurut cerita hyungku, dia sudah bersama ayah sejak dulu sebelum Leeteuk hyung lahir.

 

Wookie hyung adalah yang tadi memasak di dapur seperti yang pernah aku bilang Wookie hyung adalah salah satu hyungku yang bertugas membeli segala kebutuhan kami ke tempat manusia. Kenapa hanya mereka berdua yang boleh? Tentu kami tidak boleh sembarangan pergi ke tempat manusia banyak hal yang harus kami patuhi dan itu tidak mudah untuk kami sebab kami harus bisa menjaga rapat-rapat identitas kami. Berhubung Wookie hyung adalah orang yang mirip dengan Sungmin hyung mampu berinteraksi dengan manusia sangat baik maka mereka berdualah yang ditugaskan untuk melakukan itu. Keahliannya adalah matanya, saat kau melihat matanya maka apapun yang kau sembunyikan akan terungkap. Ya matanya mampu membuat kita melakukan apa saha yang dia inginkandan mengetahui apa isi pikiran kita karena dengan sendirinya kita akan menceritakannya. Oleh sebab itu terkadang dia sering dimarahi hyung-hyungku karena selalu memaksa kami untuk berterus terang mengenai suatu hal sehinggat tidak ada yang bisa kami sembunyikan. Dia memiliki wajah seperti anak kecil bahkan kupikir awalanya aku lebih tua darinya tapi ternyata dia yang lebih tua dariku. Oh ya Wookie hyung ini juga salahsatu hyung angkatku juga. Dia bisa kubilang baik padaku meski tidak terlalu karena kami selalu saingan mendapat perhatian hyungku yang lain sebab dia hanya diatasku sedikit. Karena kami sama-sama manja. Dia memiliki warna mata coklat bening yang menunjukan kepribadiannya yang mirip-mirip anak-anak, itu juga membantu memudahkan dia untuk berinteraksi dengan manusia karena dia tidak perlu memakai lensa kotak untuk menutupi matanya yang berwarna tidak seperti Sungmin hyung.

Aku berjalan menuju ruang keluarga, bingung tidak tahu apa yang bisa aku kerjakan. Aku duduk di sofa dan mendapati Kibum hyung sedang asyik dengan piano besar yang ada di ruangan itu. Ya dia senang sekali bermain piano. Aku bisa mendengar dia mulai memainkan tuts pianonya. Aku hanya bisa mendengarkan dan menghayatinya. Permainannya sangat indah tapi aku jarang sekali bicara dengan hyungku yang satu ini karena dia yang paling pendiam diantara yang lain.

 

Aku hanya terus menatapnya bermain piano. Dia adalah hyung yang paling jarang aku lihat karena dia lebih sering bergaul dengan para vampir murni meski dia hyung kandungku. Sebenarnya dia baik namun seperti kubilang tadi dia sangat dingin. Sepertinya dia sangat benci dengan manusia karena dia tidak pernah sama sekali berinteraksi dengan manusia, sebenarnya aku juga tidak pernah tapi aku tidak pernah benci dengan manusia. Keahliannya adalah pemikirannya yang sangat cerdas dan kemampuan melihat masa depan serta mampu menghilang. Dia adalah hyung yang paling pintar. Namun akhir-akhir ini dia sering menatap sinis kearahku. Meski aku jarang berbicara dengannya tapi dia tidak pernah memandangku sesinis itu sampai kemarin, dia memandangku dengan tatapan sangat tajam. Dia punya mata berwarna ungu gelap, sangat menyeramkan. Apalagi dia lebih sering berkumpul dengan teman-temannya yang vampir murni itu menambah kesan misterius padanya. Aku sendiri belum pernah melihat vampir murni selain keluargaku sendiri jadi aku tidak terlalu tahu seperti apa mereka tapi menurut cerita hyungku mereka sangat menyeramkan. Tiba-tiba Kibum hyung berhenti bermain dan menatap ke arahku tapi kali ini dia menatapku lembut.

”Berhati-hatilah…dengarkan semua perkataan hyungmu…jadilah anak yang penurut…ini demi dirimu sendiri…meski hal itu sulit dicegah karena itu takdirmu…”serunya dan tiba-tiba dia sudah menghilang. Kebiasaanya pergi tanpa pamit. Tapi apa maksudnya dengan itu takdirku.ah dia pasti sedang tidak waras.

”Kyu….panggil Yesung dikamar…makanan sudah siap…”seru Leeteuk hyung padaku dari meja makan.

Asik makanan sudah siap. Sebenarnya malas sekali untuk memanggil hyung ku yang satu itu. Entah kenapa sejak aku lahir dia lebih sering menyendiri di kamar. Sangat aneh. Terkadang dia terdengar seperti menangis tapi kan semua juga tahu vampir tidak bisa mengeluarkan air mata. Aku bangkit dari sofa dengan malas dan berjalan menuju kamarnya yang berada di ujung dekat kolam di taman belakang. Aku sampai di depan kamarnya dan mengetuk.

”Hyung…makan dulu…”seruku padanya.

Tak lama kemudian dia sudah membuka pintu, seperti biasa dengan tatapan sendunya, meski dia tersenyum padaku namun aku bisa jelas terlihat matanya yang berwarna biru lembut memancarkan kesedihan yang mendalam. Hyung ku yang satu ini memang sangat aneh. Dia berjalan mendahuluiku dan aku berjalan di belakangnya.

 

Yesung hyung adalah salah satu hyung angkatku, sejak dulu dia memang terlihat aneh dibandingkan hyungku yang lain. Dia lebih sering menyendiri di kamarnya atau membaca di perpustakaan. Keahliannya pengendalian emosi, dia bisa mengendalikan emosi orang disekitarnya untung saja setiap dia sedang aneh dia tidak mengendalikan emosi kami sehingga merasakan apa yang mereka rasakan, bisa-bisa aku akan selalu sedih seperti dia. Meski begitu dia cukup baik padaku bahkan terkadang terlalu baik terutama akhir-akhir ini aku juga merasa aneh. Ternyata dia sangat dekat dengan Kibum hyung meski jarang bertemu tapi sesekali aku melihat Yesung hyung berbincang dengan Kibum hyung dan sepertinya mereka sangat cocok. Yesung hyung dan Kibum hyung sama-sama pintar bermain piano dan suara Yesung hyung juga sangat bagus.

”Kau sudah makan?”tanyanya tiba-tiba.

”Ah…andwe…kami menunggu hyung…”jawabku agak sedikit canggung dengannya.

Akhirnya kami sampai di meja makan dan bisa kulihat seluruh hyung ku sudah berkumpul. Ada Leeteuk hyung yang duduk di kursi utama, tentu saja jika tidak ada ayah dialah yang menjadi penjaga kami. Sudah seminggu ini ayah pergi bertemu keluarga kami jauh disana, aku juga tidak tahu dimana ayah tidak pernah bilang. Di deretan kursi dikanan ada Sungmin hyung, Donghae hyung, Eunhyuk hyung, dan Wookie hyung. Yesung hyung langsung duduk di deretan kursi di kanan dan aku pun mengambil tempat duduk di samping Yesung hyung. Tiba-tiba Kibum hyung sudah ada disampingku dan itu membuatku sedikit kaget. Tak lama kemduian Siwon hyung datang dan mengambil tempat duduk di samping Kibum hyung.

”Tumben cepat sekali?”tanya Sungmin hyung.

”Ne…pemotretannya tidak jadi hari ini hyung…”jawab Siwon hyung.

 

Siwon hyung adalah hyungku yang tadi pagi pergi, dia adalah hyung yang paling tampan diantara hyungku yang lain, pantas saja dia menjadi model di dunia manusia. Keahliannya membaca pikiran orang lain. Dia dingin tapi tidak sedingin Kibum hyung bahkan jika kami sudah berkumpul dia bisa menjadi yang paling lucu tapi tentu saja di tetap mejaga imagenya. Dia memiliki warna mata emas, menunjukan bahwa kepribadiannya yang sama tampannya seperti wajahnya. Aku akui Siwon hyung lah yang paling bisa diatur, sangat sopan pokonya dia hampir sempurna menurutku. Keahliannya adalah membaca pikiran, dia mamapu membaca pikiran semua orang terkadang risih juga karena jadinya aku tidak bisa berbohong di depannya selain itu dia bisa berpindah tempat kapan saja dalam waktu singkat seperti tadi, tiba-tiba dia sudah ada dirumah, padahal jarak dari kota ke rumah kami sangat jauh. Keahlian yang memabwa keberuntungan buatnya kurasa.

”Mari makan…”seru Leeteuk hyung dan kami pun mulai mengambil makanan yang sudah disediakan di meja makan. Namun tiba-tiba.

”Kau melupakan aku ya Leeteuk…”seru sebuah suara yang tiba-tiba sudahada di samping Siwon hyung dan membuat Siwon hyung terkejut.

”Ah….wonnie…apa kabar?”tanyanya ramah pada Siwon hyung.

”Ne..baik ahjussi…”seru Siwon hyung sambil mengambil gelas dan meminumnya untuk mengatasi keterkejutannya tadi.

”Panggil aku hyung!”serunya pada Siwon hyung.

Siwon hyung yang sangat takut melihatnya sudah melotot hanya bisa mengangguk dan kini semuanya hanya bisa tertawa melihat tingkah pamanku ini. Ya dia adalah Kim Heechul pamanku. Meski dia pamanku tapi sebenarnya dia seumuran dengan Leeteuk hyung.

 

Dia memang sedikit mirip wanita. Dia adalah adik ayahku tapi adik angkatnya tentu saja. Dia adalah vampir murni seperti ayahku. Dia sangat aneh. Ya terkadang dia bisa sangat baik pada kami namun terkadang dia bisa sangat jahat pada kami. Dia tidak pernah mau di panggil ahjussi oleh kami karena menurutnya dia masih muda seperti kami meski umrunya sudah hampir 5 abad tapi berhubung dia menjadi vampir saat usianya 19 tahun maka dia tidak mau dipanggil ahjussi. Seperti kebanyakan vampir murni lainnya dia hanya minum darah, dia hanya datang di acara makan kami hanya sebagai pelengkap saja, karena dia tidak pernah makan tentu saja. Matanya berwarna merah seperti kebanyakan vampir murni dan sudah tidak diragukan lagi dia sangat kuat apalagi mengingat usianya yang sudah 5 abad bisa dibayangkan kekautannya tanpa keahlian spesifik sekalipun dia sudah sangat kuat.

Heechul hyung mengarahkan pandangannya padaku.

”Apa kabar Kyu?”tanyanya dengan senyumannya.

”Ne…baik…”jawabku singkat dan kembali melahap ayam gorengku.

”Aishh…anak ini…tidak ada sopan-sopannya pada ahjussinya…”seru Heechul hyung.

Aku hanya menatapnya sekilas dan kembali menyantap ayam gorengku. Memangnya aku harus seperti apa.seruku dalam hati.

”Bukannya kau tidak mau dipanggil ahjussi…”seru Yesung hyung.

Dan itu membeuat tawa kami meledak. Seperti biasa Yesung hyung tidak pernah menyebutnya hyung ataupu  ahjussi. Kulihat Heechul hyung hanya bisa cemberut saja.

”Seperti Wonnie…dia sangat menghargaiku…”seru Heechul hyung sambil menepuk bahu Siwon hyung dan mmebuatnya tersedak.

”Hyung…”seru Siwon hyung sambil mengambil minuman.

Tiba-tiba seseorang sudah datang dan menarik tangan Heechul. Itu Kangin ahjussi, dia juga adik ayahku dan pastinya dia adalah vampir sejati. Badannya sangat besar sehingga menambah kesan menyeramkan padanya.

”Cepat…umma mencarimu…”seru Kangin ahjussi.

”Aishh…nenek tua itu mau apa lagi…”seru Heechul hyung sambil bangkit dari tempat duduknya.

Hah pasti dia dicari oleh nenek lagi. Jangan harap yang dipanggil nenek tua itu adalah nenek-nenek tentu saja tidak. Vampir adalah makhluk abadi maka nenekku tidak lah terlihat seperti nenek-nenenk. Dia masih tampak seperti seorang ahjumma berumur 35 tahun karena pada umur itulah dia dirubah menjadi vampir, aku jarang sekali bertemu dengan nenekku itu karena dia jarang berkunjung kesini. Dia seperti kurang suka dengan keberadaan kami sebagai manusia setengah vampir. Tak lama kemudian mereka berdua lenyap dan kami kembali makan dengan tenang.

 

 

Langit sudah semakin gelap dan sebentar lagi hari akan berganti dengan malam. Aku terus menatap layar komputerku, aku masih aysik dengan game yang sedang aku mainkan sekarang. Sedikit lagi finish. Namun tiba-tiba Leeteuk hyung masuk ke dalam kamraku dengan berkacak pinggang. Ah menganggu saja.

”Kyu!kau tidak bersiap pergi sekolah hah!”teriak hyung langsung di kupingku.

Asihh, aku segera menutup kupingku dan beranjak dari depan komputer.

”Aishh, berisik sekali hyung! Aku pasti ke sekolah kok!”seruku sambil mengambil tas dan memasukan sembarang buku ke dalam tas.

”Kemarin kau juga bilang begitu tapi mana buktinya…kemarin kau bolos lagi kan..”seru Leeteuk hyung lagi.

Aku hanya bisa tersenyum dan menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Ya kemarin aku bolos tidak masuk karena tertidur di depan permainan gameku saat bermain di rumah temanku.

”Cepat makan dan bersiap!”seru Leeteuk hyung sambil berjalan keluar kamar.

Aissh, sebenarnya aku malas sekali pergi ke sekolah, sekolah seperti apa itu, isinya vampir semua sangat tidak menyenangkn, jujur aku sangat iri dengan hyung-hyungku yang lain yang bisa bersekolah di sekeloah yang sama dengan manusia, seperti wookie hyung yang sekolah di sekolah manusia. Aku bosan sekolah disana, sejak kecil aku tidak pernah merasakan sekolah di sekolah manusia. Bahkan melihat manusia saja aku tidak pernah, menyebalkan seklai hyung-hyungku itu, mereka terlalu protektif terhadapku. Itulah kenapa aku benci menjadi yang paling bungsu mereka terlalu memperhatikanku. Memang aku akui aku yang paling labil diantara hyung-hyungku, aku yang paling sulit mengontrol emosiku tapi itu bukan alasan tepat kenapa aku tidak boleh barang sedikitpun berinteraksi dengan manusia. Aku merasa menjadi yang paling bodoh diantara hyung-hyungku padahal aku tidak bodoh, aku tidak pernah ke tempat manusia sekalipun, aku hanya bisa menontonnya lewat televisi tapi itu tidak cukup bagiku aku ingin melihat langsung.

Aku berjalan keluar kamarku untuk makan malam tapi belum sampai di meja makan tanganku sudah ditarik oleh Donghae hyung dan membawaku masuk ke kamarnya.

”Waey hyung?”tanyaku padanya.

Dia mnaruh telunjuknya di bibirku, agar aku diam. Aku mengangguk mengerti sepertinya ini saatnya evil-evil ini beraksi. Aku melihat Eunhyuk hyung sudah duduk di pojok kamar Donghae hyung sambil tersenyum penuh arti. Apa lagi yang akan kami buat kali ini?

Donghae hyung kemudian menyuruhku duduk, maka aku pun duduk di kursi di depan komputernya sementara Donghae hyung sibuk mencari sesuatu di dalam lacinya tak lama kemudian dia langsung menunjukan benda itu pada kami. Sekotak penuh kertas kuning bertuliskan huruf cina.

”Ah…basi hyung…kita pernah melakukan itu sebelumnya…pasti mereka sudah tahu…”seruku padanya.

”Ne…ini masih ampuh…tinggal kita cari cara lain saja…jangan seperti kemarin…”seru Eunhyuk hyung.

”Betul itu Kyu…aku sudah punya ide baru nieh…”seru Donghae hyung sambil menatapku penuh arti.

Hah sepertinya mereka kali ini ingin menjadikanku tumbal untuk mengerjai trio china itu. Ya mereka adalah sepupu-sepupu kami dari china, mereka adalah Hankyung, Zhoumi dan Henry. Leeteuk hyung bilang mereka akan berkunjung kesini dan akan tinggal disini cukup lama dan mereka akan menjadi sasaran empuk kami. Seperti tahun lalu mereka habis kami kerjai, sehingga kami dihukum oleh Leeteuk hyung selama  4 bulan tidak boleh ikut berburu. Hah sangat menyakitkan. Aku benar-benar stress saati itu. Sebenarnya sekarang aku agak takut juga tapi…akulah si evil magnae….tidak ada yang bias menghalangi kejahilanku…

”Hyung…pokoknya kau tidak mau jadi tumbal kali ini…4 bulan tanpa berburu sudah cukup menyiksaku…”seruku tidak mau menjadi tumbal mereka.

”Ayolah Kyu…hanya kau yang bisa…”seru Eunhyuk hyung yang diikuti anggukan oleh Donghae hyung.

”Ok…ceritakan rencananya…”seruku.

Mereka berdua kemudian menceritakan rencananya padaku, mereka ingin agar aku menyelinap dengan ilmu menghilang lalu menempelkan kertas itu di dahi mereka, sehingga mereak tidak bisa bergerak. Itu sih gampang tapi masalahnya adalah bagaimana cara aku mendapatkan kemampuan itu, yang memliki kemampuan itu hanya Kibum hyung dan dia sangat sulit di dekati. Mereka memang selalu saja merepotkanku. Aku memang memliki kemampuan untuk menyerap kemampuan orang lain sehingga secara tidak langsung aku memiliki semua kemampuan hyung-hyungku tapi itu juga jika aku berdekatan dengan mereka paling tidak selama 5 menit. Dan dengan Kibum hyung, sepertinya itu mustahil. Dia sangat sulit di dekati.

”Kau tahu hyung…ini Kibum hyung!”seruku padanya sedikit gentar karena ada hubungannya dengan Kibum hyung. Seseorang yang jarang sekali aku temui dan pastinya sulit untuk berbicara dengannya.

”Arasso…tapi kan entah kenapa beberapa hari ini..Kibum sangat baik padamu…”seru Eunhyuk.

Aku berpikir sejenak, benar juga ya sudah beberapa hari ini Kibum hyung memang sangat baik padaku. Semoga saja bisa.

”Hemm…hyung pekerjaan ini beresiko…aku dapat apa?”tanyaku meminta imbalan. Tentu saja aku harus meminta imbalan dari pekerjaan yang menantang ini.

”Bulan depan jatah buruan Eunhyuk buatmu…”seru Donghae hyung sambil menunjuk ke arah Eunhyuk hyung dan Eunhyuk hyung hanya bisa melotot ke arah Donghae hyung.

”MWO!!ANDWE!!!JATAHMU SAJA!!kau kan makan paling banyak, kenapa harus aku!”seru Eunhyuk hyung tegas.

Donghae hyung hanya bisa mengacak-acak rambutnya frustasi sementara aku menunggu apa yang akan mereka berikan karena kalau tidak ada imbalan aku tidak akan jalan.

”Arasso…aku berikan jatahku satu untukmu…”seru Donghae hyung akhrinya mengalah.

”Asyik…yang paling besar ya hyung…”seruku semangat dan segera beranjak keluar ruangan sambil tersenyum jahil.

”Aissh…dasar anak itu…benar-benar evil…memeras hyungnya sendiri…”seru Donghae hyung dari dalam kamar.

Sekarang saatnya mencari Kibum hyung. Cari dimana ya?dia suka menghilang dan muncul tiba-tiba. Tapi sepertinya ini hari keberuntunganku. Aku mendengar suara piano, pasti itu Kibum hyung. Aku segera bergegas menuju kesana. Sampai disana aku mendapati Kibum hyung sedang memainkan piano itu. Aku berjalan perlahan-lahan mendekatinya. Dia berhenti memainkan pianonya dan menoleh ke arahku.

”Ada apa?”tanyanya.

”Andwe…”jawabku dengan berpura-pura biasa saja, takut kalau Kibum hyung tahu apa yang aku rencanakan, masalahnya dia bisa melihat masa depan. Makanya aku bilang ini tugas yang beresiko, kalau sampai dia tahu apa yang akan kami kerjakan matilah kami. Meskipun appa belum pulang tapi kalau masih ada Leeteuk hyung tetap saja, terkadang dia menjadi pengganti appa jika appa sedang pergi.

”Kau mau apa?”tanyanya lagi dengan wajah menyelidik.

”Ah hyung…kita kan sudah lama tidak pernah bicara..wajar dong aku ingin bicara dengan hyungku..”seruku dengan wajah seyakin mungkin.

Aku bingung harus bicara apa padanya. Selama 5 menit, apa yang harus aku bicarakan.

”Jangan membuat ulah lagi…”serunya tiba-tiba.

Aishh pasti dia sedang melihat masa depan sekarang, aku langsung menutup pikirannya untuk menghalanginya melihat masa depan. Tiba-tiba dia terkekeh pelan.

”Sepertinya kemampuanmu semakin terasah Kyu…”serunya.

Aku hanya menatapnya pura-pura tidak tahu dan duduk disampingnya.

”Ajari aku main piano hyung…”seruku.

Ya itu ide bagus Kyu memintanya mengajari aku piano.

”Kau kan sudah bisa?”tanyanya lagi.

”Ah..hyung kau kan masternya…aku baru belajar sedikit-sedikit hyung…ayolah…”seruku dengan memasang puppy eyes andalanku.

”Aku tahu kau sedang merencanakan sesuatu…pantas saja kau menutup pikiranku….pergi sana…aku tidak suka tidak bisa melihat masa depan…”serunya lagi.

”Lagian siapa suruh bisa melihat masa depan…bagiku masa depan itu bisa berubah dan tidak bisa dilihat….kenapa hyung senang sekali melihat masa depan orang lain…”seruku berubah menjadi serius.

Ya aku tidak suka sekali jika dia mulai melihat masa depan diri kami masing-masing. Itu memuakkan, menurutku masa depan bukan di tulis di sebuah batu sehingga masih bisa dirubah.

Dia hanya terkekeh mendnegar perkataanku.

”Jangan pernah melawan takdirmu…aku melihat kau akan mengalami banyak masalah di masa depan…”serunya sambil menatapku lekat-lekat.

Aku menatapnya balik dengan pandangan tajam.

”Hah…berhenti melihat masa depanku…”seruku sambil berjalan pergi meninggalkannya. Aku malas sekali mendengarnya bercerita tentang masa depanku. Aku benci itu. Aku tidak mau mengetahui bagaimana masa depanku. Aku hanya ingin menjalaninya. Sudahlah tidak usah dipikirkan, yang penting aku sudah mendapatkan kemampuannya.

”Masa depanmu sangat menarik Kyu…aku hanya tinggal menuggu itu terjadi…”serunya.

Aku sempat menghentikan langkahku dan berbalik melihatnya namun ternyata dia sudah tidak ada disitu. Sudahlah sebaiknya aku kembali ke tempat hyung-hyungku.

”Bagaimana Kyu?berhasil?”tanya Eunhyuk hyung begitu aku kembali ke kamar mereka.

”Tentu saja…lihat aku…”seruku kemudian menghilang di depan mereka dan tiba-tiba muncul di samping Donghae hyung yang sedang duduk di tepi tempat tidurnya.

”Bagus..kau memang hebat Kyu…”seru Donghae hyung sambil menepuk bahuku.

”Let’s get the party started!”seru Eunhyuk hyung.

Hey darimana dia belajar kata bahasa Inggris itu bukannya dia tidak bisa, kami berdua mentapnya heran.

”Hyukkie…belajar darimana kata itu?”tanya Donghae hyung dengan pandangan tidak percaya dan sedikit mengejeknya lebih tepatnya.

”Aishh Donghae-ah…aku tidak sebodoh itu tau…”seru Eunhyuk hyung sambil menjitak kepala Donghae hyung.

”Kyu..aku sudah banyak kemajuan kan?”tanyanya padaku.

”Ne…lebih baik hyung bicara dengan Siwon hyung baru bisa dibilang ada kemajuan…”seruku smabil tertawa dan Dongha hyung juga ikut tertawa mendengarnya.

”Aishh..dengan Siwon lebih baik aku tinggal diluar negeri dulu…hah dia akan mengejekku habis-habisan…”seru Eunhyuk hyung.

Tiba-tiba bel berbunyi. Pasti itu mereka trio china. Kami saling tersenyum penuh arti dan siap melakukan aksi kami.

Hankyung hyung, Zhoumi hyung dan Henry. Hah Henry juga ikut. Terkadang aku sedkit tidak suka dengannya karena umurnya di bawahku dan setiap dia kesini pasti aku tidak menjadi magnae lagi dan hyung-hyungku lebih perhatian dengan Henry. Menyebalkan.

Kami bertiga mengintip dari dalam kamar Donghae hyung yang memang ada di dalnti bawah dan tidak jauh dari pintu masuk. Aku melihat Wookie hyung sedang membuka pintu. Dan keluarlah 2 makhluk itu.

 

Hankyung hyung, adalah yang paling tua diantara trio china itu, han hyung adalah kakak dari Zhoumi hyung dan Henry. Dia sangat pintar masak dan dia memiliki banyak restoran di china, dia juga salah satu manusia setengah vampir yang tidak mirip seperti vampir, kulitnya tidak pucat dengan mata coklat seperti manusia biasa. Dia cukup baik, dia selalu mau mebuatkanku makanan jika aku lapar berbeda dengan Wookie hyung, aku harus memohon dulu baru dia mau membuatkanku makanan. Kalau Han hyung tinggal bilang saja aku mau makan apa pasti langsung dia buatkan. Keahliannya selain memasak adalah pengobatan. Dialah ahli pengobatan yang paling hebat menurutku di banding vampir-vampir yang pernah aku temui. Entah darimana dia belajar itu.

Kulihat Wookie hyung langsung memeluk Han hyung sekilas lalu beralih pada Zhoumi hyung.

 

Zhoumi hyung adalah adik dari Han hyung, menurutku wajahnya mirip dengan Leeteuk hyung sedikit, waktu kecil aku sempat tertukar ketika bertemu dengannya. Dia sedikit pendiam tapi jika sudah bertemu partner in crime nya yaitu Siwon hyung, hah dia bisa menjadi orang yang tidak tahu malu. Hanya Siwon hyung yang bisa dekat sekali dengannya. Keahlian spesialnya adalah memutar waktu, ya dia bisa memutar waktu dalam artian kita bisa kembali ke masa dulu tapi tetap kita tidak bisa merubah takdir yang sudah ada, hanya melihat saja. Sedikit menyeramkan memiliki kemampuan seperti itu, melihat ke masa lalu, ya kalau masa lalunya menyenangkan kalau masa lalu itu tidak menyenangkan.

Mana si kecil? Aku tidak melihatnya.

”Siap beraksi Kyu?”tanya Eunhyuk hyung.

”Tidak ada Henry…”seruku.

”Tidak apa-apa…cepatlah…”seru Dongahe hyung.

Aku pun sudah mengambil dua lembar kertas kuning itu dan sudah menghilang dan berjalan keluar kamar mendekati mereka.

Advertisements

2 thoughts on “FF: Love Is Really Hurt Part 1

  1. Wah….berbeda beda yah karakternya!!!
    Hebat deh kemampuannya kyu oppa!!!sukaaaa!!!
    Suka sama ceritanya!!!dan penasaran sama masa depannya kyu oppa!!pasti ada hubungannya dengan yong soon!!
    Lanjuuuut!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s