FF: Our Secret Sequel (Surprise!!!)

Our Secret Sequel (Surprise >.<)

Author POV

Dua orang yeoja sedang duduk memperhatikan seorang yeoja di hadapan mereka yang terlihat mondar-mandir dengan tangan disilangkan di depan dadanya, matanya terus mencari-cari seseorang. Sementara seorang yeoja lagi duduk sambil menyilangkan tangannya di depan dada dengan headphone terpasang dan tampak tidak peduli dengan teman-temannya yang lain dan asyik dengan kegiatannya sendiri.

“Onnie…kenapa kau mondar-mandir terus sih?”tanya seorang yeoja dengan rambut dikuncir kuda yang tidak lain adalah Yeon Ji.

Yeoja yang dipanggilnya itu menoleh.

“Ya..kemana Hyo Soo itu? sudah tahu sebentar lagi pesawatnya berangkat”ucap yeoja itu yang tidak lain adalah Rae Bin, selain ada Rae Bin juga ada Je Ri yang juga menatap Rae Bin dengan heran dan ada juga Yong Soon yang tampaknya tidak terlalu senang ada disini sekarang. Mereka semua hendak pergi ke Malayasia untuk memberikan kejutan pada namjachingu mereka.

“Sudah kubilang untuk apa jauh-jauh kesana..cih..lebih  baik dirumah”ucap Yong Soon yang sejak tadi diam dan hanya mendengarkan musik melalui headphonenya itu.

Yeon Ji dan Je Ri menatapnya heran sementara Rae Bin tampak bersiap mengomelinya lagi. Ya Rae Binlah yang memaksa Yong Soon untuk ikut menonton Super Show 3 di Malaysia itu sampai akhirnya Yong Soon mau, padahal Yong Soon tidak pernah mau menonton konser-konser Super Junior karena baginya setiap hari juga sudah melihat mereka untuk apa dilihat lagi, apa bedanya di panggung dan sehari-hari, toh dia juga sering mendengar Yesung menyanyi di dorm atau yang lain, jadi tidak penting untuk melihat mereka di panggung, begitu pikir Yong Soon,namun Rae Bin bersikeras agar dia mau ikut dan alhasil dia mau ikut meski dengan terpaksa.

“Ya..Yong Soon-ah…sekali lagi kau berbicara seperti itu..lihat saja akan terjadi sesuatu padamu”ancam Rae Bin, Yong Soon hanya mendengus kesal.

“Selalu memaksa….kenapa bisa ya Eunhyuk Oppa tahan dengan yeoja seperti Onnie…”ucap Yong Soon dengan tidak berperasaan membuat Yeon Ji dan Je Ri hanya menatapnya heran lalu beralih menatap Rae Bin yang sudah sangat marah dan menatap Yong Soon garang sementara yang ditatap hanya tampak tidak peduli.

“Ya..aku tidak akan bicara seperti itu kalau bukan uang tabunganku yang digunakan untuk membeli tiket menonton mereka!”seru Yong Soon sambil berdiri dari duduknya dan terlihat sangat kesal.

“Kalau boleh aku ganti tempat tujuan aku ingin ke Indonesia bukan Malaysia..aku mau nonton 2PM!!”serunya lagi sambil mengembungkan pipinya kesal.

Tiba-tiba Je Ri dan Yeon Ji tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Yong Soon dan Rae Bin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah adiknya yang satu ini yang tidak pernah bisa menghargai namjachingunya dan Oppadeulnya.

“Yong Soon-ah…tenang saja..akan aku ganti…lagian kenapa memberi tahu kami mendadak seperti itu..kami sangat kaget tahu-tahu kalian sudah membeli tiketnya…”ucap Je Ri dan mendapat anggukan dari Yeon Ji.

“Anni Je Ri-ya..jangan diganti biar saja…dia tidak pernah menonton namjachingunya kan..nah ini salah satu paksaan supaya sekali saja dia melihat namjachingunya itu dalam sebuah konser..”ucap Rae Bin menatap garang Yong Soon, Yong Soon hanya menghela nafas perlahan, dia tahu dia akan kalah, tidak ada yang bisa melawan Rae Bin tapi dia benar-benar berharap dia  bisa mengganti tujuannya, dia ingin melihat 2PM yang akan konser dihari yang sama dengan Super Junior di Malaysia.

“Onnie…mian aku telat…”ucap Hyo Soo yang sudah datang, Hyo Soo-lah yang ditunggu sejak tadi.

“Ne…gwenchana…”jawab Rae Bin, Hyo Soo masih mengatur nafasnya karena harus berlari, dia memperhatikan satu persatu dongsaengnya itu dan terkejut begitu melihat Yong Soon juga ikut, dia pikir Yong Soon tidak akan pernah mau ikut.

“Onnie..Yong Soon?”tanya Hyo Soo pada Rae Bin, Rae Bin tersenyum penuh kemenangan dan Hyo Soo hanya mengangguk.

“Kajja..kita berangkat…kita berikan surprise untuk mereka”ucap Rae Bin penuh semangat, dia tidak sabar untuk bertemu dengan namjachingunya yang sudah tiga minggu ini tidak bertemu karena kesibukannya di Taiwan, oleh sebab itu dia begitu senang bisa memberikan kejutan padanya, Rae Bin memang sudah merencanakan akan menonton mereka di Malaysia sejak awal tahun kemarin sekalian jalan-jalan begitu pikir Rae Bin, walaupun dia sudah menonton mereka saat di Seoul, dia juga ingin merasakan atmosfer yang berbeda di negara lain.

**

“Aigoo..kapan sih kita selesai dengan rutinitas ini”ucap Eunhyuk sambil merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

“Salah sendiri mau ikut Super Junior M juga”celetuk Kyuhyun yang juga sedang berada di dalam kamar itu dan sedang memainkan handphonenya.

“Kyunnie..”ucap Teukie namun Kyuhyun tidak peduli dan tetap saja menatap layar handphonenya.

“Gwenchana hyung…resiko menjadi terkenal memang harus seperti itu..”ucap Eunhyuk dan langsung mendapat cibiran dari Kyuhyun dan lemparan bantal dari Donghae yang kebetulan baru masuk ke kamar itu.

Sementara itu Eunhyuk hanya tertawa senang, dia kemudian berjalan mendekati Kyuhyun di tempat tidur di sampingnya yang sejak tadi asyik dengan handphonenya, dia ingin menggoda Kyuhyun kali ini.

“Kyu…setahuku di hari kita konser disini 2PM juga konser tapi di Indonesia sih…Yong Soon kesana tidak?”tanya Eunhyuk berusaha menggoda Kyuhyun.

Kyuhyun berhenti menatap handphonenya dan beralih pada Eunhyuk yang menatapnya menunggu jawaban.

“Dia tidak akan kesana…berhenti menggodaku hyung..tidak akan mempan”ucap Kyuhyun kemudian kembali asyik dengan handphonenya itu, Eunhyuk sedikit kecewa dengan reaksi Kyuhyun namun sepertinya dia tidak hilang akal dan mencoba kembali menggoda Kyuhyun.

“Kau yakin?kau tahu Yong Soon-kan nekat..atau jangan-jangan malah JunHo mengajaknya bersama mereka…otte?”ucap Eunhyuk lagi.

Kyuhyun kembali menoleh pada Eunhyuk.

“Kalau dia nekat akan aku susul dia ke Indonesia untuk membunuh gadis bodoh itu”ucap Kyuhyun dengan tatapan serius lalu beranjak dari duduknya dan keluar kamar, Eunhyuk menatap kepergian Kyuhyun sedikit takut, dia tidak habis pikir ternyata magnae mereka memang sangat-sangat sadis, benar-benar setan. Eunhyuk hanya bisa geleng-geleng kepala.

Sebenarnya Kyuhyun juga takut kalau Yong Soon akan pergi ke Indonesia bersama Junho cs itu, sebelumnya dia pernah bilang kalau 2PM akan datang ke Indonesia tapi saat itu dia tidak terlihat mau menonton mereka namun kemarin Yong Soon meminta ijin padanya untuk ikut dan jelas Kyuhyun langsung menolaknya mentah-mentah dan mengancam kalau Yong Soon nekat, dia akan menyusulnya dan membawanya pulang lagi.

“Lihat saja kalau kau macam-macam selama aku pergi Yongie babo”lirih Kyuhyun begitu keluar kamar.

Kyuhyun mendengar Donghae sedang menelepon seseorang, dia pun berjalan mendekati Donghae yang sedang duduk di sofa kamar hotel itu.

“Ne..chagiya…aku tunggu disini”ucao Donghae yang membuat Kyuhyun kaget, dengan siapa hyungnya itu bertelepon? Mana menggunakan kata-kata ‘sayang’ dan menunggu disini? Begitu pikir Kyuhyun.

“Hyung..kau sedang selingkuh ya?”tanya Kyuhyun langsung, Donghae menatapnya bingung.

“Mwoya?”tanya Donghae tidak mengerti.

“Kau sedang apa tadi hyung? Siapa yangi?tidka mungkin Hyo Soo noona ada disini”ucap Kyuhyun.

Donghae menjadi sedikit gugup mendengar pertanyaan Kyuhyun dan bingung harus menjawab apa, sebenarnya itu Hyo Soo namun tidak ada yang boleh tahu bahwa mereka kesini kecuali dia yang memang sudah diberi tahu oleh Hyo Soo lebih dahulu dan dia diminta untuk tutup mulut di depan member yang lain.

“Ah..bukan siapa-siapa Kyu…”ucap Donghae kemudian tertawa pelan dan langsung eprgi dari tempat itu, takut ditanya yang macam-macam oleh Kyuhyun.

Sementara Kyuhyun hanya menatap Donghae yang berlalu pergi dengan tatapan bingung.

“Ah…sudahlah untuk apa dipikrikan..bukan urusanku”ucap Kyu sambil menegakan bahunya.

Hyo Soo POV

Aku baru saja menutup telepon dari Donghae Oppa saat Rae onnie memanggilku, aku langsung memasukan handphoenku ke tas, aku takut ketahuan kalau aku sudah memberitahu Donghae Oppa bahwa aku dan yang lain akan menyaksikan konser mereka di Malaysia ini, sebenarnya ini rahasia tapi aku tidak enak kalau tidak bilang pada Donghae Oppa apalagi jika nanti dia meneleponku dan dia berpikiran bahwa aku masih ada di Korea sementara kenyataannya aku tidak ada,aku taku dia khawatir padaku.

“Ne..Onnie…”ucapku berusaha mensejajarkan langkahku dengan Rae Onnie, aku melihat ke depan Je Ri danYeon Ji asyik mengobrol, seperti Yeon Ji sedang bercerita tentang Malaysia pada Je Ri karena Je Ri hanya dia mendengarkan Yeon Ji berbicara dan hanya menanggapi dengan dehaman atau decakan kagum.

Mana satu lagi? Pikirku, aku mencari sosok gadis itu dan ternyata dia ada di belakang berjalan sendiri dengan tetap mengenakan headphonenya itu, dia terus saja mengerucutkan bibirnya berjalan dengan sediki menghentak, sepertinya dia tidak nyaman sekali kesini, Yong Soon seperti anak kecil saja, kenapa sih dia sangat tidak mau melihat konser mereka yang notabene adalah namjachingunya. Aku memperlambat jalanku dan berusaha menunggu Yong Soon yang berjalan dengan malas.

“Yong Soon-ah..semangat dong…kau belum pernah kesini kan…ayolah nikmati disini…lumayan liburan akhir pekan..hmm?”ucapku padanya.

Dia menoleh padaku sekilas dan menghela nafas perlahan. Aku mengacak-acak rambutnya perlahan dan tersenyum padanya.

**

Kami menggunakan dua kamar, karena jumlah kami ganjil jadi terpkasa harus ada yang bertiga, yaitu aku, Rae Onnie dan Yong Soon, aku meletakan tasku di atas tempat tidur dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur, rasanya lelah sekali, ternyata lumayan jauh juga ya, mereka pasti lebih lelah lagi, aku tidak bisa membayangkan betapa kagetnya mereka begitu tahu kami datang menemui mereka disini.

“Soo-ya…kau lihat dimana Yong Soon?”tanya Rae Onnie yang menyembulkan wajahnya dari pintu.

Aku bangun dan menggeleng, bukannya tadi dia ada di ruang tengah, aku berjalan mengukuti Rae Onnie yang berjalan.

“Aisshh..kemana anak itu? apa jangan-jangan dia benar-benar pergi ke Indonesia”ucap Rae Onnie.

“Tidak mungkin Onnie..mungkin dia sedang di kamar sebelah..”ucapku.

Aku yakin meski Yong Soon tidak suka kesini namun aku tahu sebenarnya dia juga senang kesini, aku tahu dia sangat rindu pada Kyuhyun dan ini adalah kesempatan untuk bertemu dengannya, aku yakin dia tidak akan menyia-nyiakannya, meski dia sangat menyukai 2PM tapi dibanding kesempatan bertemu Kyuhyun menurutku dia lebih memilih bertemu dengan Kyuhyun, meski dia tidak pernah mengungkapakannya secara langsung dihadapan kami tapi aku tahu itu. dasar Yong Soon!

Yong Soon POV

Argghhh, aku ingin ke Indonesia! Kenapa sih mereka malah memaksaku kesini?! Aku paling tidak suka melihatnya di atas panggung tebar-tebar pesona dengan tingkah sok polosnya itu dan ditambah dengan mendengar mereka semua meneriakan nama namja babo itu, membuatku tidak mau datang ke konsernya, tidak akan mau, cukup sekali waktu mereka comeback, segitu saja mereka sudah banyak yang meneriakan namanya apalagi sekarang, dia semakin banyak saja penggemarnya, cih,namja babo!

Aku duduk di kafe di hotel itu sambil membawa laptopku, aku duduk di salah satu tempat disitu dan memesan minuman hangat karena diluar sedang hujan, aku benci hujan, basah! Aku mulai menghidupkan laptopku dan membuka twitter, aku tersenyum senang begitu melihat ada mention dari Junho Oppa,  mereka sepertinya sudah sampai juga, aisshh aku ingin kesana sekarang T.T

Aku segera membalas mentionnya dan tidak berapa lama kemudian dia kembali membalas, wah sepertinya Junho Oppa sedang online, aku pun segera menyuruhnya untuk melakukan video call denganku dan tidak berapa lama aku bisa melihatnya.

“Annyeong!!!”seru Junho Oppa dan juga yang lainnya, berdesak-desakan agar terlihat, semua Oppaku ternyata aneh =.=”

Aku tertawa melihat mereka yang bertingkah laku seperti anak kecil itu, aku melambaikan tanganku.

“Annyeong Oppadeul!”ucapku pada mereka.

“Yongie-ya…ayo kemari…disini indah loh..jangan di Korea saja”ucap Wooyoung Oppa penuh semangat sambil menunjukan beberapa gambar dari sebuah brosur yang tidak terlalu jelas aku lihat,aku hanya tersenyum tipis, aku juga mau kesana tapikan…

“Wooyoung hyung..dia mau dibunuh Kyu hyung apa”ucap Chansung Oppa sambil menjitak kepala Wooyoung Oppa, aisshh Oppa-Oppaku ini memang sangat aneh =.=”

“Yongie-ya…oddie?sepertinya kau sedang tidak dirumah…”tanya Junho Oppa.

“Ne…aku sedang dia Malaysia Oppa”jawabku dengan wajah datar.

“Woahhhhhh…..Yongie mau menonton Kyu!!aigoo..mereka semakin romantis saja”ucap Junsu Oppa sambil mengenggam tangan Taec Oppa dan mengedip-ngedipkan matanya, aishhh mereka itu!!!

Aku mendengus kesal.

“Ya…Yongie-ya…jadi yeojachingu tuh harus seperti itu..menemani suaminya..eh salah pacarnya..”ucap Taec Oppa.

“Memang suaminya Taecyeonnie..Kyu hyung itu suaminya…”ucap Wooyoung Oppa sambil menatap serius Taec Oppa. Aku sudah mengepalkan tanganku kuat-kuat karena perkataan mereka itu. Oppadeul >.<

“Ne…Yong Soon rela jauh-jauh dari Korea ke Malaysia hanya untuk menonton suaminya..aisshh so sweet…”ucap Junsu Oppa dengan pandangan menerawang dan diikuti oleh Taec Oppa dan Wooyoung Oppa.

Junho Oppa malah tertawa terbahak-bahak, kalau aku sudah ada disana saat itu pasti sudah aku cekek mereka satu persatu atau paling tidak aku pukul kepala mereka dengan sneakersku, kenapa mereka jadi sangat menyebalkan seperti ini sih >.< Ya Tuhan!!!

“Ya…ya..ya..jangan menggoda Yong Soon terus”ucap suara penyelamatku, Khun Oppa, dialah yang selalu menjadi penyelamatku saat Oppadeul gila ini meledekku, dia selalu datang disaat yang tepat sama seperti saat ini. Dia muncul dibelakang tubuh Taec Oppa.

“Yongie-ya…annyeong!”sapanya sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya, aisshh selalu begitu.

“Annyeong Oppa..neomu gomawo sudah menyelamatkanku lagi”ucapku senang.

“Siapa yang menyelamatkanmu..aku disini juga mau ikut menggodamu…hehehehe”ucapnya sambil terkekeh  pelan dan membuat yang lainnya tertawa terbahak-bahak.

“Oppadeul!!!”seruku dengan agak kencang dan membuat semua orang disitu menoleh padaku, aku hanya bisa tersenyum pada mereka yang menatapku heran, aisshh ini gara-gara Oppadeul gila ini.

“Yongie-ya wae? Kau disangka  gadis gila ya?”ucap Taec Oppa kemudian tertawa terbahak-bahak bersama yang lain.

“Ok..lihat saja nanti..kau..kau..kau..kau..kau..dan kau..akan aku beri perhitungan!”seruku sambil menunjuk mereka satu persatu dan mereka kembali hanya tertawa.

Ya Tuhan apa salahku? kenapa aku memliki Oppadeul seperti mereka T.T kenapa Oppadeulku tidak ada yang waras dan baik??

Rae Bin POV

Hari ini konser mereka, seperti apa ya konser mereka disini? Aku sangat penasaran dan juga bagaimana ya reaksi mereka begitu melihat kami ada disini? Eunhyukkie, aku sangat merindukanmu >.< akhirnya aku bisa bertemu denganmu, yah walaupun Cuma sebentar tapi itu cukup untuk mengobati rasa rinduku selama ini ^^

“Kalian sudah siap?”tanyaku di depan hotel.

“Ne”ucap mereka serempak, sepertinya mereka juga senang, Je Ri tampak senang sekali sepertinya, tentu saja, dia kan memang sudah lama sekali tidak bertemu dengan Wookie bahkan disaat ulang tahunnya Wookie tidak bisa menemuinya, makanya pasti dia sangat menantikan hari ini. Lain lagi dengan Yeon Ji, dia memang selalu bertemu dengan Yesung Oppa karena memang Yesung Oppa tidak banyak kegiatan selain menjadi DJ menggantikan Eunhyuk di Sukira tapi sepertinya dia juga cukup senang apalagi kemarin Yesung Oppa sempat sakit dan seperti Yeon Ji agak sedikit khawatir juga dengan Yesung Oppa.

Aku melihat Yong Soon keluar dari hotel dengan malas, gadis ini dari kemarin selalu saja seperti ini, kenapa sih dia tidak bisa senang bertemu dengan namjachingunya itu. aku berjalan menghampirinya dan segera menarik tangannya untuk berjalan lebih cepat dan kami pun segera berangkat ke tempat konser.

**

Sampai disana sudah banyak sekali ELF yang datang, mereka sepertinya ingin sekali segera melihat idola mereka, jumlah mereka banyak sekali, Super Junior memang sudah memguasai Asia, mereka semua menggunakan atribut-atribut untuk konser seperti lightstick dan banner-banner yang bertuliskan member favorit mereka atau kata-kata Super Junior dan banyak lagi, aku bisa merasakan betapa mereka mencintai Super Junior, ya Super Junior milik mereka, milik ELF. Aku benar-benar merasa kagum pada Oppadeul perjuangan mereka selama 5 tahun belum ditambah masa training akhirnya bisa seperti ini, mereka begitu dikenal, aku yakin mereka sangat senang sekali, pantas mereka tidak pernah mengatakan lelah karena melihat ELF berkumpul meneriakan nama mereka memberikan sebuah semangat pada mereka dan menghapuskan rasa lelah tersebut, itulah kekuatan ELF pada Super Junior.

“Banyak sekali yang datang ya Onnie”ucap Je Ri seakan kagum melihat mereka semua.

Aku menjawabnya dengan anggukan, aku juga kagum, kagum pada Oppadeul yang bisa membuat 10.000 orang berkumpul di satu tempat untuk menyaksikan mereka.

“Aku sekarang tahu kenapa Oppa sangat mencintai ELF karena ELF sangat mencintai mereka..lihat saja mereka sampai seperti itu”ucap Yeon Ji.

Ya ELF sangat mencintai mereka, aku belum pernah melihat fandom yang seperti ini sebelumnya, ELF benar-benar daebak, mereka selalu menunjukan cinta mereka untuk Oppadeul, aku senang banyak yang mencintai Oppadeul berarti banyak juga yang akan menjaga mereka.

Aku melihat Yong Soon yang sepertinya juga sedikit kagum melihat banyak orang berkumpul untuk menyaksikan mereka, gadis yang selalu berpura-pura. Konser masih beberapa jam lagi tapi mereka sudah penuh menunggu pintu dibuka.

“Onnie…bagaimana kita bertemu mereka?”tanya Hyo Soo padaku.

Aku tersenyum penuh arti pada mereka.

“Aku sudah tahu nomor mereka disini…jadi coba kalian sms mereka…”ucapku pada mereka bertiga sementara Yong Soon masih terlihat tidak suka, anak itu masih saja!!

“Onnie..darimana kau tahu?”tanya Yeon Ji. Aku kembali tersenyum penuh arti.

**

“Yong Soon-ah..kau sudah memberitahu Kyu?”tanyaku pada Yong Soon yang sejak tadi terlihat sangat tidak peduli.

“Untuk apa? Aku tidak mau bertemu dengannya..aku kesini hanya melihatnya di atas panggung dan pulang..tidak lebih”ucapnya dengan wajah datar.

Gadis ini benar-benar menyebalkan! Aku segera menyambar handphonenya dan segera memberitahu Kyu.

“Onnie..kembalikan handphoneku..aku tidak mau bertemu dengannya!!”seru Yong Soon berusaha mengambil handphonenya kembali namun aku menahan tangannya yang menggapain handphonenya kembali.

“Aniya!sudah temui dia!”ucapku penuh kemenangan, aku melihatnya mendengus kesal dan berjalan menjauh dari kami, aku yakin dia akan menemui Kyu, dasar gadis dengan gengsi sangat tinggi, kalau ingin bertemu kenapa tidak katakan ingin bertemu kenapa harus pura-pura segala..ckckckck, sampai kapan mereka seperti itu..heu..

Author POV

Wookie menatap handphonenya kaget begitu mendapat sebuah pesan dari nomor yang tidak dia ketahui tapi si pengirim sms itu mengatas namakan Je Ri, Wookie terlihat bingung.

“Kenapa Je Ri mengajak bertemu?”ucapnya sambil terus menatap handphonenya, dia masih bingung, sms ini benar-benar dari Je Ri atau bukan, masa Je Ri ada disini? Begitu pikir Wookie.

“Wookie-ya..wae?”tanya Sungmin melihat Wookie yang bingung.

“Ah..aniya hyung…masa Je Ri mengajakku bertemu..igo…”ucap Wookie sambil menunjukan pesannnya pada Sungmin.

“Aku juga dapat sms dari Rae..”ucap Eunhyuk yang berjalan menghampiri Wookie dan Sungmin.

“Kau juga hyung?”tanya Wookie memastikan dan Eunhyuk menjawabnya dengan anggukan, semenata Donghae yang baru saja mengganti baju tersenyum senang begitu melihat sms yang dikirim ke handphonenya, dia senang akhirnya bisa bertemu lagi dengan Hyo Soo, dia melihat Wookie, Sungmin dan Eunhyuk sedang berkumpul dia pun menghampiri mereka.

“Hyung..kau juga dapat sms dari Hyo Soo?”tanya Wookie pada Donghae, Donghae agak sedikit bingung menjawab namun akhirnya dia mengangguk.

“Kau percaya itu hyung?”tanya Wookie lagi.

Donghae kembali bingung untuk menjawab.

“Ah…mollaso…”jawab Donghae.

“Jadi kau mau mengikuti?”tanya Eunhyuk.

“Yah..siapa tahu benar..coba saja temui..”ucap Donghae kemudian segera keluar ruang ganti itu.

Wookie dan Eunhyuk masih bingung, tak lama kemudian Kyuhyun masuk ke dalam ruangan ini dan menatap aneh kedua hyungnya. Lalu Wookie berjalan menghampirinya.

“Kyunnie..kau dapat sms dari Yong Soon untuk bertemu?”tanya Wookie langsung.

“Ne…wae?”tanya Kyuhyun cuek.

“Kau yakin itu Yong Soon?”tanya Wookie lagi.

“Tentu saja..siapa lagi yang berani memanggilku Tuan Cho babo selain yeoja babo itu..cih…dia memang sangat merindukanku sampai rela kemari…yeoja babo..”jawab Kyuhyun.

Wookie semakin bingung, kalau Kyuhyun tentu saja bisa sangat yakin soal Yong Soon, sedangkan Je Ri, apa benar itu Je Ri? Pikir Wookie.

**

Wookie akhirnya mengikuti perintah sms itu, dia pergi ke belakang tempat konser, dia mengedarkan pandangannya mencari sosok yang dia harap itu Je Ri meski dia tidak terlalu yakin.

“Mungkin salah orang”ucapnya.

“Oppa!!”seru sebuah mengagetkannya.

Je Ri POV

“Oppa!!”teriakku sambil menutup matanya, meski sedikit sulit karena tubuhnya yang lebih tinggi dariku.

“Je..Ri-ya”ucapnya perlahan seakan memastikan kalau itu benar, aku berusaha menahan tawaku dan membiarkannya menebak-nebak sendiri benarkah ini aku atau bukan.

“Je Ri-ya..aku tahu itu kau…”ucapnya lagi dan aku pun melepaskan tanganku dari matanya, dia berbalik menghadapku dan aku pun memasang senyum terbaikku.

“Annyeong Oppa”ucapku padanya, rasanya sudah lama sekali tidak melihatnya, sepertinya aku benar-benar merindukannya >.<

“Je Ri-ya..bagaimana bisa?”tanyanya masih tidak percaya.

“Memangnya tidak boleh ya aku datang kesini..”ucapku dengan mengembungkan pipiku, berpura-pura kesal, aku ingin menggodanya saat ini.

“Ah…aniya..aku senang hanya saja…”ucap Wookie Oppa menggantung.

“Hanya apa?”tanyaku tidak mengerti.

Dia tersenyum dan tiba-tiba saja dia langsung memelukku.

“Bogoshipoyo…”ucapnya sambil memelukku, aku pun membalas pelukannya, aku juga menrindukannya sangat.

“Nado Oppa…”balasku.

Rae Bin POV

“Rae-ya…jeongmal bogoshipoyo”seru Eunhyuk begitu melihatku, aissh dia itu berlebihan sekali, dia langsung memelukku dan membuatku sesak nafas dengan pelukannya yang begitu erat, aisshh dia ini >.<

PLETAKK

Aku pun memukul kepalanya dan membuatnya mengaduh kesakitan dan melepaskan pelukannya, makanya jangan suka berlebihan seperti tadi, ucapku dalam hati.

“Rae-ya…wae?”tanyanya dengan wajah kesal, aigoo kau semakin lucu saja jika  seperti itu.

“Tidak usah seperti itu tahu!”ucapku padanya.

“Wae? Aku kan memang sangat merindukanmu”ucapnya lagi dengan mengerucutkan bibirnya, aku terkekeh geli melihat ekpresinya yang seperti itu, dia seperti anak kecil saja.

“Aisshh…aku juga merindukanmu”ucapku pada akhirnya, dia tersenyum dan bersiap untuk memelukku lagi namun aku langsung berkelit.

“Kenapa lagi?”tanyanya.

“Sebenarnya kau tahu kenapa aku sangat tidak suka sekali menonton Sushow? Karena kau dan juga dancer itu…apa sih alasanmu solo dengan dancer itu, hah?”ucapku kembali kesal, entahlah meski dia sudah menjelaskan berkali-kali tetap saja aku kesal, untuk apa dia menggunakan sexy dancer, dia mau pamer sekarang dia sudah ‘tampan’, begitukah?

“Aigoo..Rae-ya..aku kan sudah menjelaskan padamu dari dulu…itu hanya tuntutan pekerjaan tidak lebih…percayalah padaku…”jelasnya lagi dengan wajah memelas, selalu saja wajah seperti itu, aku jadi kasihan padanya.

“Ne..ne..ara…pekerjaan..arasso..sudah sana kembali”ucapku.

“Mwo?kau mengusirku..kita baru 10 menit berbicara…oh ya..kau bersama yang lain akan menonton kami kan?”tanyanya dan aku menjawabnya dengan anggukan.

“Johta..jangan lupa teriakan namaku ya…hehehe”ucapnya.

“Untuk apa…aku lebih suka meneriakan nama Teukie Oppa…”ucapku.

“Ya..Rae…”ucapnya memasang wajah melasnya lagi, hufft dasar anak kecil.

“Ne..ne..sudah sana kembali sebentar lagi konser dimulai kan..aku mau cari yang lain…oh ya jaga kesehatanmu..”pesanku sebelum pergi.

Namun begitu aku hendak pergi tangan Eunhyuk menahanku.

“Wae?”tanyaku padanya.

“Poppo..”ucapnya sambil menunjuk pipinya, mwoya? Dasar anak kecil!kenapa minta dicium segala.

“Shiro!”ucapku tidak mau, dia ini >.< kalau ketahuan bagaimana coba?

“Poppo..Poppo..”rengeknya masih belum melepaskan tanganku.

“Ne..ne…”jawabku, ah sudahlah daripada dia terus merengek seperti anak kecil, aku pun mendekat padanya dan memberikan kecupan singkat di pipinya.

“Sudah sana”suruhku, dia tersenyum dengan senyum gummynya itu.

“Gomawo..saranghae..”ucapnya sambil berjalan pergi dan membentuk hati dengan kedua tangannya, aku tersenyum sendiri melihat tingkahnya yang seperti itu, kenapa sebentar sekali ya bertemu dengannya? Masih harus bersabar beberapa bulan lagi.

Hyo Soo POV

“Soo-ya..aku senang sekali kau menyusulku kemari”ucap Donghae Oppa begitu kami bertemu, aku tersenyum padanya, dia mengelus pipiku perlahan memperhatikan setiap detil wajahku, memangnya sudah berapa lama kami tidka bertemu.

“Oppa..wae?”tanyaku padanya.

“Aku sangat merindukanmu Soo-ya..sepertinya sudah lama sekali tidak melihatmu”ucapnya.

Aku terkekeh geli karenanya namun tiba-tiba dia mencium bibirku sekilas.

“Oppa!”seruku kaget, aku melihat sekeliling tidak ada siapapun, syukurlah aku takut ada yang melihat, dia itu kenapa malah melakukan hal itu sih >.< dia hanya tertawa pelan.

“Sebenarnya aku kesini juga mau meminta penjelasan dari Oppa”ucapku, kali ini aku ingin mengerjainya.hehehe.

“Penjelasan apa?”tanyanya tidka mengerti.

“Masalah bunga yang kau berikan pada gadis di Shanghai itu?!”ucapku kembali mengingatkannya mengenai masalah itu, waktu itu aku sempat tidak mau bicara dengannya beberapa hari karena dia yang sama sekali tidak menjelaskan namun pada akhirnya sepertinya aku memang sangat percaya padanya dan melupakan kekesalanku itu, aku tahu Donghae Oppa memang seperti itu memberi bunga, mencium tangan sepertinya itu hal yang biasa dia lakukan. Namun kali ini aku ingin mengerjainya, aku ingin tahu reaksinya.

“Soo-ya..aku kan sudah jelaskan semua..kau mau aku memberimu bungan seperti itu juga..katakan..jangan marah lagi..”ucapnya sambil mengatupkan tangannya di depan dadanya memohon padaku, aku tertawa pelan dan dia melihatku bingung.

“Aisshh..Oppa tenanglah..aku sudah tidak marah lagi kok..hanya ingin menggodamu saja…”ucapku sambil terkekeh geli.

“Kau ini..aku sudha takut kau marah tau”ucapnya sambil mengacak-acak rambutku lembut.

“Ya sudah..cepat kembali ke dalam dan buatlah ELF senang..aku akan melihat Oppa dan akan menjadi ELFISHY yang meneriakan nama Oppa paling kencang!”ucapku penuh semangat, dia tersenyum senang dan kembali mengacak-acak rambutku lembut.

“Arasso..saranghae”ucapnya.

“Nado..”balasku dan kemudian Donghae Oppa mencium keningku sekilas lalu kembali ke dalam.

Sebaiknya aku mencari yang lain karena sepertinya  konser akan segera dimulai.

Yeon Ji POV

“Pokoknya Oppa harus makan yang teratur jangan lupa minum vitamin…arasso”pesanku pada Yeppa.

“Ne..ne..kau cerewet sekali seperti ibuku..”ucap Yeppa.

Dia itu tidak tahu apa betapa khawatirnya aku saat tahu dia sedang sakit, dia itu senang sekali menyembunyikan penyakitnya dan berpura-pura sehat padahal kebalikannya.

“Oppa..ini berarti aku perhatian padamu”ucapku padanya.

Dia tersenyum dan mengacak-acak rambutku.

“Ne..ne..gomawoyo Yeon Ji-ya…”ucapnya sambil tersenyum.

Yong Soon POV

“Cih sepertinya kau sangat merindukanku sampai menyusul kesini”ucap namja bodoh itu begitu kami bertemu, sebenarnya aku malas sekali bertemu dengannya pasti dia merasa menang sekarang, dia melihatku disini berarti dia berpikir aku merindukannya.

“Percaya diri sekali kau, Tuan Cho babo!”balasku, pasti sekarang dia semakin besar kepala saja, hufft seharusnya aku tidak disini,harusnya aku ada di Indonesia bersama Oppadeul bukan bertemu dengannya disini.

“Akui sajalah..Yongie”ucapnya kemudian terkekeh pelan.

Aisshh menyebalkan sekali dia. Aku mengenggam bungkusna yang aku ingin berikan padanya dengan erat, sepertinya aku tidak usah memberikannya saja, pasti dia akan semakin merasa menang, aku datang kesini saja dia sudah sok seperti itu apalagi kalau aku memberikan ini, tidak!

“Seharusnya aku di Indonesia bukan disini”ucapku, dia menatapku tajam.

“Kau tahu kalau kau kesana..aku benar-benar akan membunuhmu Yongie”balasnya.

Aku mendengus kesal, pasti seperti ini kalau bertemu dengannya, bertengkar, adu mulut, sepertinya sudah kebiasaan kami. Padahal kami sudah cukup lama tidak bertemu terakhir saat aku diajaknya ke Taiwan. Terkadang aku merasa heran, kenapa aku tidak bisa bilang aku merindukannya? Aku menatap wajahnya dan ya aku memang merindukannya, aigoo.

“Igo..”ucapku menyerahkan bungkusan padanya, dia menrimanya namun menatapku bingung.

“Obat untuk matamu yang bermasalah..cih memalukan sekali jatuh di encore..makanya kalau jalan mata tuh dibuka!”seruku padany, dia sudah menatapku garang.

Lagian, bisa-bisanya dia membuatku cemas, aku tahu dia Cuma jatuh saja namun saat aku tahu dia jatuh banyak pikiran negatif yang muncul, aku takut dia sakit dan terjadi sesuatu padanya, selalu membuatku khawatir.

“Mwoya? Kau meledekku,hah!”sungutnya.

Aku menghela nafas perlahan.

“Aniyo..itu vitamin untukmu..aku tahu jadwalmu sangat padat dan kau itu gampang sakit…jadi harusnya kau senang aku masih bisa perhatian pada orang gampang sakit sepertimu…jangan lupa dimakan dan jaga kesehatanmu …istirahat yang cukup…kau kelihatan makin jelek sekarang..kau mau fansmu berkurang,hah?”ucapku padanya dia hanya tertawa pelan.

“Kau akan lihat nanti semakin banyak yang meneriakan namaku..hehehe”ucapnya dengan senyum evilnya itu.

Itu yang aku tidak suka darinya, dia terlalu sok sekali, aku tahu fansnya sekarang banyak dan dia senang sekali mengatakannya padaku seakan-akan mau memanas-manasiku dan jujur aku selalu terpanasi karena itu meski tidak pernah aku ungkapkan di depannya. Aisshh sudahlah, aku malah mendengarnya dan semua kesombongannya itu.

“Terserah…aku pergi dulu..”ucapku dan berbalik pergi namun tiba-tiba sebuah tangan menarikku dan langsung memelukku.

“Kyunnie..”ucapku berusaha melepaskan pelukannya, dia gila apa? Kalau ada yang lihat bagaimana? Dia tidak pernah memikirkan imagenyakah? Bodoh!

“Tidak bisakah secara langsung kau bilang merindukanku…sekali saja..”ucapnya sambil terus memelukku, pelukan yang hangat, rasanya sudah lama aku tidak merasaka pelukannya yang hangat ini, aku menghirup aroma tubuhnya yang sangat aku rindukan, aku tahu aku sangat merindukannya, semua dari dirinya, aku rindu itu.

“Kyunnie lepas..”pintaku sambil berusaha melepaskan pelukannya, dia melepaskan pelukannya dan menatapku dengan tatapan lembutnya, aku merasa bodoh, selalu saja tidak bisa bilang aku rindu padanya, entah kenapa.

Kami terdiam, dia masih menatapku, aisshh kenapa aku tidak bisa bilang aku merindukannya, sekali saja, kenapa lidhaku susah sekali mengatakan hal itu. Namun entah pikiran darimana tiba-tiba aku mendekat padanya dan mengecup bibirnya sekilas.

“Bogoshipo”kataku, dia membulatkan matanya kaget sementara aku hanya tersenyum tipis.

Dia tersenyum kali ini dan tiba-tiba saja dia menarik tubuhku mendekat sehingga tidak ada jarak diantara kami dan wajahany begitu dekat denganku.

“Kyunnie..kau tahu ini dimana..lepaskan aku..”lirihku berusaha menghindari tatapan matanya yang hanya akan membuatku kehilangan akal sehatku.

Dia menarik daguku agar aku menatapnya dan dia menyunggingkan senyum khasnya itu, aissh apa-apaan dia? Apa dia tidak tahu kalau saat ini jantungku bekerja lebih keras karena wajahnya hanya beberapa senti saja dari wajahku, dasar bodoh!!

“Kyunnie…”panggilku lagi dan dia malah mendekatkan wajahnya padaku semakin dekat dan akhirnya aku pun merasakan bibirnya yang lembut menyentuh bibirku,bergerak perlahan dan aku pun mulai membalasnya, aisshh sial aku kembali terkena pesonanya lagi >.<

Je Ri POV

“Oppa tadi aku membeli beberapa potong kimbap untuk Oppa…”ucapku sambil menyodorkan bungkusan kimbap padanya yang tadi aku beli sebelum berangkat. Dia mengambilnya dan tersenyum.

“Kau tahu aku rindu kimbap buatanmu..”ucapnya, aku terkekeh pelan.

“Oppa jangan seperti anak kecil deh…nanti juga Oppa bisa makan lagi..makanya cepat pulang…”ucapku kemudian mengambil sumpit dan menyuapinya.

“Mianhe..”ucapnya lagi. Aku menautkan alisku bingung, minta maaf untuk apa?

“Aku tidak bisa merayakan ulang tahunmu kemarin”katanya lagi dengan wajah sedih.

Aigoo, kenapa harus minta maaf segala, aku tahu Wookie Oppa sangat sibuk dan aku mengerti akan hal itu jadi aku tidak pernah memintanya untuk selalu merayakannya denganku, aku tidak mau menjadi yeoja yang egois.

“Gwenchana Oppa..Oppa harus bertanggung jawab dengan pekerjaan Oppa…jadi jangan merasa bersalah..aku mengerti kondisi Oppa..ayo makan lagi..”ucapku sambil kembali menyuapinya.

Meski aku tidak merayakannya dengannya tapi aku cukup senang dia sudah mengingatnya, aku hanya takut dia begitu sibuk sehingga lupa, ucapan darinya saja sudah cukup untukku.

“Gomawoyo Je Ri-ya…”ucapnya sambil tersenyum.

“Tutup matamu”ucapnya lagi.

Aku tidak mengerti dan hanya menatapnya bingung.

“Aisshh tutup matamu chagi…palli”perintahnya.

“Mau apa Oppa?”tanyaku.

“Sudah tutup saja matamu..tidak ada apa-apa kok…cepat..”perintahnya lagi dan aku pun akhirnya menutup mataku, sebenarnya apa yang mau Wookie Oppa lakukan kenapa menyuruhku menutup mata? Tanyaku dalam hati.

Tiba-tiba aku merasakan sesuatu menggantung di leherku.

“Nah..buka matamu..”ucapnya lagi dan begitu membuka mataku aku melihat sebuah kalung menjuntai di leherku dengan liontin nama ‘Je Ri Wookie’

“Oppa”ucapku.

“Itu hadiah untukmu chagi..mian baru sempat sekarang aku berikan…”ucapnya dengan wajah sedih.

“Ne..gwenchana Oppa..gomawo…”ucapku tersenyum senang padanya.

“Cha..Oppa..ayo habiskan..supaya Oppa lebih semangat nanti..aku akan ada disana dan meneriakkan nama Oppa…”ucapnya sambil kembali menyuapinya dan dia hanya mengacak-acak rambutku lembut.

Author POV

Konser pun dimulai, keempat yeoja itu mendapat tempat di bagian rockpit, ketiga yeoja kecuali Yong Soon menikmati konser sementara Yong Soon tampak sangat tidak nyaman dan ingin segera pulang.

“Yong Soon-ah wae?”tanya Hyo Soo pada Yong Soon.

“Anni”jawab Yong Soon singkat.

Satu persatu lagu mereka tampilkan dengan aksi yang sangat memukau, sampai akhirnya tiba pada saat giliran solo part masing-masing member. Begitu solo duet Eunhae Rae Bin tampak menatap tajam Eunhyuk meski Eunhyuk tidak sadar sementara Hyo Soo terlihat tidak suka tapi dia tidak seperti Rae Bin. Sementar Yeon Ji terlihat cemas sejak awlah memperhatikan Yesung takut terjadi sesuatu padany dan tibalah saat giliran Kyuhyun. Tampang Yong Soon sudah sangat tidak enak dilihat.

“Onnie..Yong Soon baik-baik saja?”tanya Je Ri pada Rae Bin dan mereka memperhatikan Yong Soon yang mengenggam lightstick dengan sangat kencang dan begitu nama Kyuhyun mulai diteriakan. Yong Soon menatao Rae Bin.

“Onnie…pulang!!!”serunya dengan wajah sangat kesal.

“Yong Soon-ah…kan belum selesai”ucap Rae Bin.

“Aku mau pulang Onnie!!pokoknya pulang!! Aku tidak mau disini!!”serunya lagi.

Advertisements

2 thoughts on “FF: Our Secret Sequel (Surprise!!!)

  1. Huahaha yongie ini yg sebener’a paling cemburuan dari pada yg laen kkk~

    Ck! Padahal kopel ini yg paling sering bertengkar tpi klo udah romantis bisa ngalahin hyo-hae kopel ( ˘͡ -˘͡)

    Ini pendekk thorr..
    Next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s