FF: Now, Your Turn To Make Me Worried (KyuSoon Couple)

Now Your Turn To Make Me Worried

Yong Soon POV

Ige mwoya? Dia buat apa lagi sih?!selalu saja dia muncul dengan berita yang mengejutkan, dasar bodoh! Kali ini dia kecelakaan lagi? Isshh kenapa hidupnya selalu seperti itu, selalu nyaris. Aku mengetuk-ngetukkan jemariku di depan layar lapotpku membaca begitu banyak berita tentang kecelakaannya tadi pagi, dasar bodoh! Tidak ada yang memberitahuku, Oppadeul juga, aisshh mereka itu >.<

Aku memang sedang tidak ada di Seoul aku sedang liburan di rumah saudara ayah di Jeju. Aku sedang libur kuliah selama beberapa hari ini dan aku memang tidak tahu kabar dari Seoul beberapa hari ini karena niatku kemarin utnuk refreshing jadi aku tidak tahu menahu soal apa yang terjadi di Seoul, baru sehari aku meninggalkan Seoul sudah ada berita seperti itu.

Aku langsung mengambil handphoneku yang aku letakkan disamping dan berniat menghubungi Oppadeul.

“Oppa..Kyunnie bagaimana?”tanyaku pada Donghae Oppa yang sedang aku telepon. Aku berusaha tidak terdengar khawatir padahal sebenarnya sekarang aku ingin marah-marah pada Oppadeul, kenapa tidak ada yang mau memberitahuku >.<

“Mian Yong Soon-ah…dia tidak membolehkan kami memberitahumu…eh..dia baik-baik saja hanya lecet…”ucap Donghae Oppa sepertinya dia tahu kalau aku marah karena mereka tidak memberitahuku. Oh jadi si babo itu yang menyuruhnya, dia yang selalu bilang tidak akan membuatku khawatir lagi tapi dengan tidak memberitahuku malah membuatku semakin khawatir padanya, setiap mendengar dia kecelakaan aku selalu ingat kejadian 5 tahun yang lalu.

“Ne..hanya lecet..lain kali dia akan mematahkan kakinya atau tangannya…dasar bodoh!”umpatku pada Donghae Oppa. Kalau aku sudah ada disana aku pasti akan langsung memarahinya habis-habisan, kenapa dia selalu seperti itu membuatku khawatir, tidak tahukah dia aku sangat takut kehilangannya. Bodoh!

“Ya..Yong Soon-ah…dia baik-baik saja kok…jangan cemas seperti itu…kata dokter tidak ada yang patah…”terang Donghae Oppa.

Aku mendesah pelan. Ya kali ini begitu bagaimana kalau ada lagi? Aisshhh kenapa hidupnya selalu nyaris terus.

“Ne..ara..kapan dia pulang? Hari ini aku pulang ke Seoul…”ucapku.

“Mungkin sore ini…kau mulai perhatian padanya Yong Soon-ah…johta…”ucap Donghae Oppa.

“Aku memang selalu begitu Oppa…”ucapku lagi.

“Ne..Kyuhyun sangat beruntung..kami tunggu di dorm…”ucap Donghae Oppa dan langsung menutup teleponnya.

Aku bergegas mengambil tasku dan memasukan kembali baju-bajuku, dia sudah berhasil mengacaukan liburanku, tiba-tiba bibiku masuk ke dalam kamar.

“Yong Soon-ah..kau sudah mau pulang?”tanya Yeoreom ahjumma begitu melihatku merapihkan pakaianku dan memasukannya ke dalam tas.

“Ne..ada hal penting yang harus aku lakukan di Seoul…mianhe ahjumma aku hanya sehari disini..”ucapku merasa tidak enak karena baru sehari disini sudah mau pulang tapi aku memang harus pulang, aku harus tahu bagaimana keadaan namja bodoh itu!

“Oh ara..sekarang?”tanya Yeoreom ahjumma.

Aku mengangguk dan menutup tasku.

“Tunggu Ki Hyun dulu…dia akan mengantarmu ke bandara…”ucap ahjumma.

“Aniyo ahjumma..aku bisa sendiri..aku tidak mau merepotkan Ki Hyun yang baru pulang sekolah..”ucapku dan segera memakai tas gendongku itu.

“Ya sudah..kalau kau ingin buru-buru…hati-hati..salam untuk keluarga di Seoul..”ucap ahjumma sambil mengantarku sampai ke pintu.

“Ne..annyeong…”ucapku sambil melambaikan tangan dan keluar dari rumah berjalan menuju halte terdekat untuk pergi ke bandara.

Aku ingin segera sampai ke Seoul dan bertemu si bodoh itu, aku benar-benar ingin memarahinya saat ini, kenapa dia senang sekali membuatku khawatir seperti ini dan aku juga mau marah padanya kenapa dia tidak memberitahuku, memangnya dia pikir dengan tidak memberitahuku aku tidak akan cemas, itu hanya menambah kecemasanku.

Kyu POV

Aku sedang berbaring di kamarku sambil bermain dengan PSPku dan Donghae hyung masuk ke dalam kamar, duduk di tepi tempat tidurku.

“Kyunnie..tadi Yong Soon menanyakanmu..”ucap Donghae hyung padaku yang baru pulang dari rumah sakit, setelah dokter bilang aku baik-baik saja dan aku sudah boleh pulang, untuk tidak perlu dirawat, hanya lecet-lecet saja.

Aku menatapnya tidak percaya. Mwo? Jangan bilang Donghae hyung sudah menceritakannya, aisshh sinca dia pasti akan marah-marah kalau begini.

“Ya..hyung bilang ya?!”seruku padanya.

“Dia sudah tahu Kyu…”ucap Donghae hyung.

Aisshh, gadis itu sudah tahu lagi pasti dia akan meneleponku dan marah-marah.

“Isshh..darimana dia tahu? dia kan sedang di Jeju..”ucapku lebih kepada diri sendiri sambil mengambil handphoneku dan mengecek apa yeoja babo itu sudah mengirimiku sms yang berisi kemarahannya. Eopseo? Pasti sebentar lagi atau dia langsung menelepon dan memarahiku? Aku mendnegar Donghae hyung terkekeh pelan.

“Kau pikir dia setidak peduli itu padamu…dia sangat peduli padamu Kyunnie..dia tahu apapun tentangmu…makanya jangan suka bertengkar terus dengannya…kalian ini sama-sama peduli tapi gengsian..”ucap Donghae hyung.

Aku mengerucutkan bibirku sedikit tidak suka dengan pernyataannya, dia tidak pernah peduli padaku selalu aku yang peduli padanya.

“Ya..mana si bodoh itu?!”seru sebuah suara yang amat sangat aku kenal, suara yang aku pikir hanya akan aku dengar lewat telepon karena tidak mungkin dia rela melewatkan liburannya hanya karena hal ini. Tapi dia datang kali ini? Aku menatap Donghae hyung tidak percaya.

“Itu bukti dia sangat peduli padamu…”ucap Donghae hyung sambil tersenyum dan beranjak keluar kamarku.

“Hyung..hyung..jangan bilang aku ada di dorm..jebal..dia pasti akan memarahiku..”ucapku memohon pada Donghae hyung agar dia tidak bilang aku ada di dorm, karena aku yakin dia kesini untuk memarahiku.

Donghae hyung tampak berpikir, aisshh mereka ini senang sekali melihatku menderita.

“Dia di kamarnya Yong Soon-ah..wae?”ucap Wookie hyung dari luar kamar.

Shiro!Wookie hyung sudah bilang lagi! Aku mengacak-acak rambutku frustasi bersiap menghadapi kemarahan yeoja babo itu. Donghae Oppa tertawa kecil dan begitu dia membuka pintu kamarku Yongie juga hendak masuk.

“Tuh dia..”tunjuk Donghae hyung padaku lalu keluar kamar, Yongie langsung menatapku tajam, aisshh Donghae hyung, lihat saja nanti.

“Ya…babo..nappeun!!!”serunya sambil menunjukku dan berjalan menghampiriku.

“Neo!kenapa kau tidak memberitahuku, hah?!kau sengaja membuatku khawatir? Kau tidak tahu apa aku langsung kesini begitu tahu berita itu?!aku melewatkan waktu liburku hanya untuk mengkhawatirkan namja bodoh seperti dirimu!kau pikir aku tidak tahu apa yang terjadi padamu, hah?!kenapa kau senang sekali membuatku khawatir?!kenapa kau tidak bisa menjaga dirimu sendiri…”ucapnya tanpa berhenti dan aku hanya bisa mendengarkannya. Aisshh yeoja ini.

“Ya..kau pikir aku mau seperti ini..aku juga sudah menjaga diriku sendiri..tapi kalau sudah begini mau bagaimana lagi..kalau kau tidak mau kesini tidak usah kesini…”ucapku, dia bisa-bisanya datang-datang langsung memarahiku seperti ini.

“Neo..nappeun!!!kau tahu betapa cemasnya aku saat mendengar berita itu..aku langsung kesini karena aku peduli padamu..tidakkah kau tahu itu,hah?!”ucapnya dan tiba-tiba saja matanya sudah berkaca, Aigoo, apa dia mau menangis?!

“Aku takut kehilanganmu Kyunnie babo..”lirihnya dan tiba-tiba saja sesuatu mengalir dari matanya, dia menangis, aisshh shiro! Kenapa dia malah menangis sih?

“Ya…uljima…”ucapku bingung harus bagaimana, aku paling tidak suka melihatnya menangis apalagi itu karena aku, apa dia sangat peduli padaku sampai seperti ini, aisshh sinca tidak perlu sampai menangis.

“Nappeun..”lirihnya lagi dengan air mata yang masih turun.

Aku pun segera menariknya ke dalam pelukanku dan memeluknya dengan erat.

“Uljima…nan gwenchana..mianheyo sudah membuatmu cemas”ucapku sambil mengusap rambutnya perlahan.

Dia melepaskan pelukanku dan menatapku dengan wajahnya yang masih menangis, kupegang wajahnya dengan kedua tanganku dan mengusap wajahnya perlahan menghapus air matanya yang masih turun.

“Uljima…sudah kubilang aku tidak suka melihatmu menangis karenaku…jadi berhenti menangis…”ucapku sambil kembali mengusap wajahnya dengan tanganku.

“Mana yang sakit?”tanyanya padaku.

“Eopseo…aku tidak apa-apa hanya lecet-lecet saja…”ucapku tidak mau membuatnya khawatir.

Tiba-tiba dia menarik tanganku dan melihatnya. Aku hendak menariknya kembali agar dia tidak melihat lecet-lecet itu namun tangannya sudah lebih dahulu menarik tanganku.

“Awwww!!appoyo!”seruku begitu dia menusuk lukaku dengan telunjuknya.

“Katanya tidak ada yang sakit…”ucapnya dengan tatapan tajam.

“Ya..aku kan bilang hanya lecet saja..aisshh sudahlah..aku baik-baik saja…”ucapku menarik tanganku yang di pegang olehnya.

“Kau yakin tidak ada yang sakit lagi? Kakimu? Tanganmu?”tanyanya lagi.

“Nan gwenchana Cho Yong Soon”seruku memastikan bahwa aku benar-benar baik-baik saja.

“Jangan bercanda Tuan Cho babo!aku sedang serius!”serunya lagi.

“Aku juga Yongie babo! Aku baik-baik saja jangan cemaskan aku!areo?!”ucapku padanya.

Dia masih menatapku tidak percaya bahwa aku baik-baik saja, tiba-tiba aku punya ide untuk mengalihkan pikirannya dari hal tersebut, aku ingin menggodanya.

“Ya..kau jauh-jauh datang kesini hanya untuk menjengukku…sepertinya kau memang tidak bisa lepas dariku…”ucapku sambil menunjukan smirkku padanya.

Dia mengembungkan pipinya, sepertinya dia mulai terpancing meladeni ledekanku.

“Aniyo..kau sangat percaya diri sekali Tuan Cho babo…aku sudah mau pulang kok”ucapnya kemudian berdiri dari duduknya, aku segera menahan tangannya dan membuatnya kembali terduduk lalu kupeluk dari belakang dan menyandarkan daguku di bahunya.

“Kyunnie..lepaskan aku!”serunya.

“Andwe…aku masih ingin bersamamu..”ucapku.

“Ya…aku mau pulang!”serunya lagi.

Aku diam dan tetap memeluknya seperti ini.

“Gomawo..sekarang aku tahu betapa pedulinya kau padaku..saranghae…”ucapku dan dengan cepat aku membalikan tubuhnya menghadapku, aku menunjukan senyum evilku dan mendekatkan wajahku ke wajahnya.

“Ya..Kyunnie..jangan macam-macam…”ucapnya takut-takut sambil berusaha mundur. Aku menarik pinggangnya mendekat dan kemudian menautkan bibirku dengan bibirnya, aku pun mulai menggerakan bibirku perlahan dan sepertinya dia mulai menikmatinya.

Yong Soon POV

“Pokoknya lain kali aku akan membunuhmu kalau kau tidak memberitahuku!arasso!”ucapku padanya.

“Ne..ne..istriku..”jawabnya dengan santai, aisshh dia senang sekali menggodaku seperti.

“Ya!aisshh sudahlah tidak ada habisnya meladeni ledekanmu itu…aku mau pulang..jadi lepaskan aku!”ucapku padanya karena tangannya masih memelukku sambil duduk.

“Andwe! Kau harus menginap disini…waktu itu aku juga menginapkan?!”ucapnya sambil tersenyum evil, dasar namja bodoh ini!

“Ya!Cho Kyuhyun!”ucapku kemudian mencubit memarnya tadi.

“Aisshhh!!!appoyo!!!”

Advertisements

12 thoughts on “FF: Now, Your Turn To Make Me Worried (KyuSoon Couple)

  1. annyeong aq reader bru nih#gaadayang nanya…
    mian baru koment keasikan bc jd lanjut trus…
    g sengaja lg cr2 ff eh nemu couple ini,daebak nih pasangan sm2 gengsian..tp cinta mati

  2. aduh ne couple kagak ad abis-abis.a berantem.a, kayak yang d blng donghae oppa padahal sama2 pedulia tapi gengsian ckckckck…

  3. Kekeke… Skrg gantian kyu yg sakit.
    Ah yongsoon smpe bela2in dateng pdhl dia lg liburan di jeju.
    Itu bukti klo mereka itu saling peduli kekeke…

  4. aigoo yong soon sampai nangis segala,gara-gara takut kehilangan kyu cie cie 🙂 trus apa-apaan lagi itu kyu minta yongie nginep -_-‘ ckck kyu kyu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s