FF: Damn, I Really Miss You (KyuSoon Couple)

Damn, I Really Miss You…

Yong Soon POV

Aku berhenti mengerjakan tugas kuliahku dan mulai mengetuk-ngetukkan pulpenku ke atas meja belajarku dengan tangan yang menopang daguku, pikiranku melayang entah kemana, pandanganku menerawang keluar jendela kamarku,sesekali aku melirik handphoneku yang aku letakkan disampingku, aku mendesah pelan, menutup buku dan mangambil handphoneku itu. aku memperhatikannya dengan seksama. Rasanya baru seminggu tidak melihatnya kenapa aku begitu merindukannya? Pikirku. Senyuman tersungging di bibirku begitu melihat gambar chibinya yang aku jadikan wallpaper handphoneku.

“Kalau seperti ini kau sangat lucu”ucapku.

Selalu seperti ini, kenapa akhir-akhir ini aku jadi sering merindukannya jika dia sedang sibuk? Aissh sinca!apa aku begitu mencintainya sampai-sampai baru seminggu tidak bertemu saja sudah membuatku sangat merindukannya. Aigoo, kenapa kau selalu menempel di otakku Cho Kyuhyun!umpatku dalam hati.

Aku meletakkan handphoneku kembali ke sampingku dan menelungkupkan wajahku ke atas meja, lelah sekali, baru seminggu masuk kuliah rasanya benar-benar sangat lelah, semester ini benar-benar sangat sibuk, aku menghela nafas perlahan.

“Apa yang sedang dia lakukan sekarang ya?”ucapku.

Sepertinya dia juga sama-sama sibuk minggu ini, bahkan dia hanya sempat mengirimiku sms dua kali. Tiga bulan itu rasanya lama sekali ya, dia akan seperti ini selama tiga bulan ke depan, aisshh jadi selama 3 bulan ini aku harus selalu merasakan rindu yang teramat sangat padanya L. Aku kembali mengambil handphoneku di atas meja, jariku bergerak untuk mengirim sms padanya.

To: StupidKyu

Bogoshipo L

Aku menimbang-nimbang untuk mengirimkannya atau tidak, sepertinya rasa gengsiku masih tinggi, aku yakin dia pasti akan kegirangan sekali jika aku mengirimnya sms seperti ini lebih dahulu, anni..anni..aku tidak mau dia merasa menang dengan kenyataan bahwa aku merindukannya lebih dahulu tapi..aisshh kenapa sifat gengsiku itu tidak bisa hilang dan itu selalu saja membuatku tersiksa karena hanya bisa merindukannya diam-diam tanpa bisa mengungkapkan padanya.

Aku kembali menghapus sms yang sudah aku tulis tadi. Ok, aku sekarang sangat merindukannya dan sepertinya lebih baik kalau aku meneleponnya, sepertinya aku juga merindukan suaranya T.T

Namun begitu hendak meneleponnya ada sebuah panggilan masuk.

Jun-Jun Oppa^^

Aku menautkan alisku bingung, tumben sekali dia menelponku bukannya mereka juga sedang sibuk, gara-gara itu aku jadi semakin merindukan si babo itu karena mereka yang biasanya aku ajak gila-gilaan agar aku tidak merindukan si babo itu, mereka juga malah sedang sibuk jadilah aku seperti orang bodoh merindukannya -.-“.

Kyu POV

“Sudah telepon saja..”ucap Zhoumi hyung yang sedang duduk disampingku yang sejak tadi terus menatap layar handphoneku.

“Mwo?”tanyaku padanya, dia menoleh dan terkekeh pelan.

“Kau merindukannya kan? Ya sudah telepon saja…apa susahnya sih…”ucap Zhoumi hyung lagi.

“Aniya hyung…dia itu tidak peka dan sangat menyebalkan sekali…memangnya dia tidak merindukanku apa..”ucapku, lagi-lagi Zhoumi hyung terkekeh pelan.

“Kau dan dia sama…”ucap Eunhyuk hyung yang baru keluar dari kamarnya, cish dia mendengar saja apa yang aku bicarakan, aku mendelik tajam padanya sementara dia buru-buru pergi dari situ, aku tidak sama dengannya, aku pernah meneleponnya duluan saat aku merindukannya yah meski melalui Sungmin hyung duluan tapikan tetap saja aku ada inisiatif untuk menghubunginya lebih dahulu sedangkan gadis bodoh itu, terlalu gengsi atau dia tidak merindukanku sama sekali..aisshh, kenapa harus selalu aku yang duluan >.<

“Kyunnie..Kyunnie…”ucap Zhoumi hyung sambil menggeleng-gelengkan kepalnya dan beranjak dari duduknya menyusul Eunhyuk hyung sehingga tinggalah aku sendiri.

Hufft, 3 bulan seperti ini sungguh sangat menyiksaku, tidak bisa bertemu dengannya itulah kenapa aku menyebut 3 bulan ini sangat menyiksaku.

“Aishh..kau benar-benar ya Choi Yong Soon!”ucapku kemudian langsung mencari nomornya, aku harus menghubunginya.

Kenapa sibuk?ucapku dalam hati begitu telepon tidak tersambung-sambung, apa yang sedang dia lakukan?

Yong Soon POV

“Bilang pada Chansungie Oppa..dia masih berhutang ramyon padaku…”ucapku pada Junho Oppa yang sedang meneleponku.

“Mwo? Kau masih ingat hal itu, hah?”tanyanya.

“Tentu saja..tidak ada yang gratis di dunia ini Mr.Lee”ucapku sambil tertawa padanya, aku mendengarnya berdecak pelan.

“Arasso..kau dan Kyu hyung tidak ada bedanya..sama saja…”ucapnya lagi.

Mwo? Enak saja dia menyamakan aku dengan si babo itu.

“Ya..enak saja..aku tidak sama dengannya..”sungutku tidak terima dia bilang aku sama dengannya, cih, menyebalkan sekali >.<

Aku mendengarnya tertawa kecil.

“Ya..Yongie-ya…kau tidak merindukan Kyu hyung..biasanyakan kau menjadikan kami pelampiasanmu jika sedang merindukan Kyu hyung..sekarang kami kan sedang sibuk juga..nah apa kau merindukannya dan berinisiatif untuk menelponnya lebih dulu?”tanya Junho Oppa.

Aku mendegus kesal, jangan-jangan dia menelponku hanya ingin menanyakan hal itu, alasan yang sangat tidak jelas, apa hubungannya dengannya, kenapa akhir-akhir ini Oppa-Oppaku sangat menyebalkan tidak yang di SuJu, 2PM dan juga SHINee.

Dia kembali tertawa kecil, rasanya aku ingin mencekik lehernya saat ini juga kalau saja dia ada dihadapanku.

“Ya…ya..berhenti tertawa…siapa yang merindukannya hah…”ucapku dengan nada sinis, di kembali tertawa, Ya Tuhan, namja ini benar-benar ingin aku habisi kali ya >.<

“Ara..ara…yeoja dengan gengsi tinggi…aku Cuma mau bilang kalau menrindukannya katakan padanya…areo?cha..sudah malam..tidurlah..jal jayo..”ucapnya.

“Ya..ya..kenapa mengucapkannya seperti itu..”ucapku tidak terima cara dia mengucapkan selamat malam sama seperti si babo itu. hufft.

“Apa aku sudah mirip Kyu hyung..hehehehe..annyeong Yongie”ucapnya dan langsung saja memutuskan sambungan telepon.

Aku menatap handphoneku dengan kesal, seenaknya saja dia menutup teleponnya seperti padahal aku baru mau marah-marah  padanya, bodoh!lihat saja nanti saat aku bertemu lagi dengannya!umpatku dalam hati.

Aku berjalan menuju tempat tidurku dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur, meski aku belum mengantuk, aku memasangkan headphoneku dan mulai memutar lagu, lagu kesukaanku yaitu suaranya..hehehe

Aku benar-benar merindukannya saat ini T.T

Kyu POV

Siapa yang sedang bertelepon dengannya, Minho? Anni, Minho tidak pernah menelponnya di malam hari lagipula tidak mungkin selama itu, lalu siapa? Aku terdiam berpikir, kira-kira siapa yang sedang bertelepon dengan yeoja babo itu. tiba-tiba aku ingat kalau mereka sering menelpon Yongie di malam hari karena aku pernah mengecek telepon masuk ke handphonenya dan kebanyakan dari mereka meneleponnya malam hari. Aisshh dia mau selingkuh lagi, hah! Aku sudah senang saat tahu mereka juga sedang sibuk untuk debuh di Jepang dan tidak mungkin menghabiskan waktu dengan Yongie-ku tapi kalau seperti ini, sepertinya aku haru selalu khawatir pada yeoja babo tukang selingkuh itu, huh!

Aku kembali mencoba menelponnya dan kali ini diangkat, sepertinya dia sudah selesai berselingkuh  -.-“.

“Kenapa kau belum tidur?”tanyaku langsung begitu telepon di angkat, aku ingin tahu apakah dia mengaku kalau dia baru saja menerima telepon dari mereka.

“Ya…kenapa langsung bertanya seperti itu..kau yang membangunkanku tau”ucapnya ketus, dasar yeoja bodoh!

“Aisshh..sinca..apa yang kau lakukan tadi?ternyata menelpon Junho lebih penting dibanding menelpon namjachingumu sendiri, hah?”tanyaku ketus padanya.

“Mwoya? Siapa yang meneleponnya? Dia yang meneleponku lebih dahulu dan sepertinya Junho Oppa lebih mau meneleponku dibanding namjachinguku sendiri”ucapnya membalas ucapanku, dia pintar sekali membalas kata-kataku.

 

Yong Soon POV

Kenapa sih dia selalu saja terlalu cemburu pada Junho Oppa, lagian salah sendiri kenapa tidak menghubungiku lebih dahulu malah Junho Oppa duluan, tidak punya inisiatif untuk meneleponku lebih dahulu, pasti dia gengsi, sama sepertiku, omo aku dan dia sama? Anni..anni…

“Oh  begitu ya Cho Yong Soon..Junho lebih berarti bagimu dibanding calon suamimu sendiri?”ucapnya dengan menekankan pada kata-kata suami.

Mwoya? Dia benar-benar menyebalkan sekali!apa maksudnya bicara seperti itu, dia sepertinya senang sekali memancing kemarahanku dengan kata-katanya itu.

“Ya..kenapa selalu saja kau gunakan kata-kata itu, hah”seruku tidak suka dengan kata-kata yang selalu dia katakan itu, menikah? Andwe!!

“Lihat saja..akan kupastikan saat margamu berubah menjadi Cho..kau tidak boleh berhubungan dengan namja-namja favoritmu itu…tidak akan pernah kuijinkan mereka masuk lagi  ke dalam otakmu..hanya ada aku di otakmu itu!”ucapnya.

Aku menghela nafas perlahan, dasar egois!tidak perlu melakukan itu juga, hanya ada kau di otakku, Tuan Cho babo, ucapku dalam hati dan aku selalu heran kenapa dia begitu tertempel sangat kuat di otakku ini >.<

Entah kenapa jika dia sudah mengatakan hal itu pasti, aku tidak tahu lagi cara membalasnya, meski kata-katanya terdengar sangat egois bagi orang lain tapi bagiku kata-kata itu sangat manis untukku, aku bisa merasakan kalau dia benar-benar mencintaiku.

“Arassoyo…Tuan Cho…aku merindukanmu mengatakan itu langsung di depanku…”ucapku pada akhirnya mengungkapkan kalau aku merindukannya.

Kyu POV

Aku tersenyum begitu mendengarnya berkata seperti itu, aku tahu pasti dia merindukanku.

“Jadi sekarang seorang Cho Yong Soon yang bodoh mulai merindukan Cho Kyuhyun yang tampan..”ucapku sambil terkekeh pelan.

Aku mendengarnya mendengus kesal dan hal itu membuatku malah tertawa.

“Lihat saja nanti saat kau pulang Tuan Cho babo!”ucapnya.

Aku kembali tertawa pelan.

“Aku juga merindukanmu Yongie sayang…”ucapku kali ini dengan nada yang lembut bukan mengejek, aku yakin saat ini pasti mukanya sudah memerah karena malu, pasti cantik sekali, hah sepertinya aku benar-benar ingin menemuinya saat ini.

“Cih..kau merayuku Tuan Cho babo?”tanyanya skpetis, dasar yeoja bodoh ini pintar sekali menyembunyikan perasaannya tapi mungkin itu yang aku suka darinya caranya menyimpan perasaanya padaku membuatku selalu penasaran dengan perasaanya yang sebenarnya padaku dan aku selalu senang untuk membuatnya menyatakan perasaannya itu.

“Menurutmu…apa aku tidak boleh merayu calon istriku?”tanyaku memancingnya lagi.

“Kau menyebalkan Cho Kyuhyun!”desisnya.

“Aku memang menyebalkan tapi kau sangat mencintaiku…bukan begitu Nona Cho?”ucapku lagi kembali meledekanya, aku yakin dia pasti sudah sangat ingin membunuhku.

“Akan kubunuh kau Cho Kyuhyun!”ancamnya, aku tertawa pelan, gadis sadis ini selalu seperti itu.

“Arasso..mianhe…aku hanya bercanda Yongie…”ucapku sebelum dia bicara lagi, sepertinya sudah cukup meledeknya malam ini.

“Neomu bogoshippo…”lanjutku, kali ini serius, aku mendengarnya menghela nafas perlahan.

“Nado”jawabnya singkat.

Gadis ini selalu saja seperti ini.

Yong Soon POV

Kami terdiam, selalu seperti ini, saat-saat serius pasti saja kami akan lebih banyak diam, berbeda dengan yang tadi, aku juga bingung mau bilang apa, aku memang merindukannya tapi aku kan sudah bilang tadi.

“Selalu seperti ini…kita tidak cocok ya menjadi pasangan yang serius…hehehehe….cha sudah malam..tidurlah..mimpikan aku”ucapnya, cih dasar namja dengan tingkat kepercayaan diri tinggi, memimpikannya berarti aku akan mimpi buruk malam ini.

“Aku tidak mau mimpi buruk malam ini dengan adanya dirimu di mimpiku…oh ya salam untuk Oppadeul yang lain bilang aku sangat merindukan mereka…”ucapku.

“Mwo?kau tidak boleh merindukan mereka..kau hanya boleh merindukanku tau!oh ya besok kau harus mengirimkanku fotomu yang terbaru!”ucapnya.

Aku menautkan alisku bingung, foto? Untuk? Pikiranku di penuhi tanda tanya.

“Mwo?untuk apa?”tanyaku tidak mengerti.

“Tentu saja agar aku selalu bisa melihatmu babo..lagian kau tidak pernah mau difoto olehku..jadi kau harus mengirimkannya..yang terbaru…arasso..kalau tidak aku yang akan membunuhmu begitu aku pulang!”ancamnya, sekarang gantian dia yang mengancamku,bodoh!

“Shiro!”ucapku dan langsung memutuskan sambungan telepon seenaknya saja dia memintaku mengirimkannya fotoku, dasar aneh!

Tiba-tiba sebuah pesan masuk.

From: StupidKyu

Aku tunggu besok, awas kalau kau tidak mengirimkannya!

Cih, tidak akan pernah Cho Kyuhyun, ucapku dalam hati sambil merebahkan tubuhku ke atas tempat tidur dan menatap langit-langit kamarku, senangnya hari ini aku bisa melepaskan rasa rindu padany meski tidak dengan kata-kata yang romnatis tapi aku cukup senang bisa beradu mulut dengannya, sudah lama tidak seperti ini tapi rasanya tetap saja beda kalau tidak melihat langsung, aku harus bersabar selama tiga bulan ini tidak melihatnya, damn, i really miss him. It’s just one week how about 3 months???

Advertisements

15 thoughts on “FF: Damn, I Really Miss You (KyuSoon Couple)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s