FF:Our Secret Part 13

Part 13

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

Choi Yong Soon

*My favorite number and Kyu’s number as my part…hehehehe..semoga suka ^^ happy reading…*

Author POV

Sungmin dan Heechul sedang berjalan-jalan di pinggir pantai sambil berbincang-bincang.

“Hyung..kira-kira besok kita akan kemana ya?”tanya Sungmin sambil menatap langit malam yang sedikit mendung.

“Ah aku sih inginnya kita ke kota..shopping…pasti barang-barang disini murah-murah dan unik..”ucap Heechul dengan pandangan mata menerawang membayangkan dia akan membeli banyak barang-barang yang unik untuk dia bawa kembali ke Korea.

Sungmin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah hyungnya yang senang sekali berbelanja. Liburan ini benar-benar dinikmati mereka, jarang-jarang SM memberikan liburan panjang seperti ini dan itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebelum mereka harus kembali bekerja tanpa kenal lelah.

“Ahhh…disini benar-benar indah…rasanya benar-benar obat lelah yang ampuh…”ucap Sungmin sambil merentangkan tangannya.

“Ne…seharusnya setiap tahun ya kita jalan-jalan seperti ini..”ucap Heechul yang dibalas anggukan oleh Sungmin.

Eunhyuk POV

Rae Bin berbaring disampingku dengan mata terpejam, tanganku bergerak menyusuri setiap inchi wajahnya, matanya, hidungnya, pipinya, juga bibir merahnya. Dia menyunggingkan senyuman.

“Sudah mau pulang?”tanyaku padanya.

Dia menggeleng.

“Aku masih mau disini Hyukkie-ya…”ucapnya dengan tetap memejamkan matanya.

Aku terkekeh geli mendengar nada suaranya yang manja, aku pun mengelus kepalanya perlahan. Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Aisshh menganggu saja. Aku merogoh saku celanaku dan ternyata ada sebuah sms masuk.

From: EvilKyu

Hyung..Yeon Ji hilang…

Aku langsung membulatkan mataku begitu melihat sms dari Kyu.

“Mwo?!”ucapku dan membuat Rae Bin langsung bangkit dari tidurnya.

“Waeyo Hyukkie-ya?”tanyanya.

“Yeon Ji hilang”ucapku dan Rae Bin menunjukan ekpresi yang sama, sama-sama kaget.

“Aishhh.anak itu..ya sudah..Hyukkie ayo kembali..”ajak Rae Bin dan kemudian aku pun mengangguk, kami pun kembali ke dorm.

Aduh anak kecil itu, ada-ada saja tingkahnya, kenapa bisa hilang segala?!

Donghae POV

“Ada apa hyung?”tanyaku begitu sampai di kamar hotel bersama Hyo Soo, tadi Kyu mengirim sms dan bilang bahwa Yeon Ji hilang.

Begitu sampai di kamar aku sudah melihat wajah panik Yesung hyung begitu juga Yong Soon. Yesung hyung berkali-kali berusaha menghubungi Yeon Ji namun sepertinya nihil karena dia terus-terusan menghela nafas dengan berat. Sementara Yong Soon jelas sekali terlihat paniknya dan Kyu terus merangkul bahu Yong Soon.

“Hyung waeyo?”tanya Eunhyuk yang baru saja datang bersama Rae Bin.

Tak lama kemudian yang lain pun mulai berdatangan satu persatu.

“Otte?”tanya Kibum begitu masuk ke dalam kamar yang ditempati Yong Soon dan Yeon Ji.

Yesung hyung menggeleng.  Sepertinya masih belum ketemu, aisshh keman anak itu bisa-bisanya dia pergi sendirian di tempat yang tidak dikenal seperti ini.

“Ini salahku sudah membuatnya marah….”lirih Yesung hyung.

“Sudahlah hyung…Teuki hyung dan Kangin hyung kan sedang mencarinya…”ucap Kibum sambil menepuk bahu Yesung hyung.

Author POV

“Sungmin-ah..kita kembali yuk…kita sudah berjalan sangat jauh..”ucap Heechul dengan wajah yang mulai ketakutan karena mereka sudah berjalan cukup jauh dari keramian di pinggir pantai senggigi itu namun sepertinya Sungmin masih ingin berjalan-jalan dan tidak menghiraukan ucapan Heechul dan malah berjalan duluan.

“Ya!Sungmin-ah…jangan tinggalkan aku..gelap sekali..”ucap Heechul mengejar langkah Sungmin.

Tiba-tiba Sungmin berhenti dan membuat Heechul menabrak tubuhnya.

“Ya!Sungmin-ah..kalau mau berhenti bilang-bilang dong!”ucap Heechul sambil mengusap-usap dahinya yang mengenai tubuh Sungmin.

“Hyung…itu apa?”tanya Sungmin sambil menunjuk ke arah yang sangat gelap.

“Sungmin-ah..jangan bicara macam-macam kau!sepi sekali disini!”ucap Heechul yang mulai merasakan bulu kuduknya merinding begitu Sungmin menunjuk ke arah tempat itu, dia jadi teringat cerita mereka saat makan malam bersama tentang cerita mitos-mitos mistis itu. Heechul yang memang sedikit penakut jika menyangkut mitos-mitos mistis seperti itu langsung berlindung di balik tubuh Sungmin.

“Aigoo..kita pulang saja Minnie…”ucap Heechul lagi sambil bersembunyi di balik tubuh Sungmin.

Namun Sungmin tidak mau mengikutinya karena dia sedikit penasaran dengan apa yang ada disana, dia seperti melihat sesuatu bukan tapi seseorang.

Sungmin mulai melangkahkan kakinya namun tangannya ditahan Heechul.

“Minnie-ya..mau kemana? Kita pulang saja”ajak Heechul.

“Sebentar hyung aku mau memastikan…seperti ada orang disitu…”ucap Sungmin.

“Minni-ya…jangan bicara macam-macam!”bentak Heechul.

“Ya hyung siapa yang bicara macam-macam…aku kan bilang itu orang bukan setan!”ucap Sungmin.

“Tapi kalau itu setan..ottohke?”tanya Heechul semakin bersembunyi di balik tubuh Sungmin.

“Ya paling-paling kita mati dan besok di surat kabar akan muncul berita seperti ini “Dua anggota Super Junior ditemukan tewas secara misterius di pinggir pantai Pulau Senggigi””ucap Sungmin dengan santai dan langsung mendapat jitakan dari Heechul.

“Daritadi kau bicara sembarangan terus…”seru Heechul.

“Lagian hyung takut banget sih..mana ada setan yang membunuh manusia…lagipula aku yakin dia manusia kok..tuh dengar ada suara tangisan kan?”ucap Sungmin semakin membuat Heechul ketakutan karena dia mulai mendengar suara tangisa dari arah tersebut.

“Sungmin-ah..pulang saja!!!ayo!!1”ucap Heecul menggamit lengan Sungmin kuat-kuat.

“Anni hyung…aku mau lihat dulu..kalau hyung gak mau ikut..hyung tunggu disini saja…”ucap Sungmin melepaskan tangan Heechul.

“Anni..kalau aku yang diserang saat sendirian bagaimana…aku tidak mau mati duluan…aku ikut denganmulah..kalau mati bareng-bareng…”ucap Heechul kembali menggamit lengan Sungmin.

“Ya hyung…mau diserang siapa? Memangnya kita sedang main game…aisshh hyung kebanyakan berinteraksi dengan Raja setan game itu…”ucap Sungmin.

“Sudah jangan banyak bicara lagi..cepat lihat kesana setelah tidak ada apa-apa kita pulang..perasaanku sudah sangat tidak enak nih…”ucap Heechul lagi.

Mereka pun akhirnya berjalan menuju tempat tadi dan suara tangisan semakin jelas terdengar.

“Oppa…oppa…”sebuah suara mulai terdengar.

Heechul langsung berhenti dan menahan Sungmin untuk berhenti juga.

“Minnie-ya…setannya bisa bicara bahasa Korea..apa dia turis dari Korea yang meninggal disini..aigoo..minnie kita pulang saja…”ucap Heechul mulai merengek.

Sungmin hanya geleng-geleng kepala melihat imajinasi hyungnya itu yang terlalu gila, mungkin ini gara-gara Heechul sering bermain dengan Kyu sehingga membuatnya percaya dengan hal-hal imajinasi.

“Hyung..itu tandanya dia manusia..mungkin dia tersesat..kita bantu saja..”ucap Sungmin kemudian kembali melangkah dan suara tangisan itu semakin terdengar ditambah panggilang-panggilan.

Sungmin dan Heechul semakin mendekat dan lama kelamaan muali terlihat seorang manusia yang jongkok di atas pasir dengan menelungkupkan wajahnya diantara kedua kakiknya.

“Yeon Ji-ya!!”seru Sungmin begitu melihat dengan jelas siapa orang itu, dia tahu betul itu Yeon Ji.

Heechul yang dibelakangnya pun memberanikan diri untuk melihat melalu bahu Sungmin dan dia sama terkejutnya melihat Yeon Ji yang sedang jongkok dengan wajah beruraikan air mata.

“Yeon Ji”seru Heechul.

Yeon Ji menatap mereka berdua dengan wajah penuh air mata dan langsung berdiri memeluk Sungmin.

“Oppa..aku takut…hikss..hikss..aku takut…”ucap Yeon Ji sambil memeluk Sungmin, Sungmin mengusap perlahan punggung Yeon Ji berusaha menenagkannya.

“Gwenchana..gwenchana…kau tersesat ya?”tanya Sungmin sambil terus mengusap punggung Yeon Ji perlahan dan Yeon Ji mengangguk dalam pelukannya.

“Ayo pulang..mereka pasti suda mencemaskanmu…”ucap Sungmin lagi.

Yeon Ji melepaskan pelukannya dan kemudian Heechul merangkul bahunya untuk membawanya pulang.

Yong Soon POV

“Oppa ottohke?”tanyaku pada Teukie Oppa dan Kangin Oppa yang baru saja kembali setelah mencari Yeon Ji, mereka berdua menggeleng. Aigoo dimana dia? Kenapa dia bisa tersesat sih, sudah tahu tidak tahu tempat ini masih saja berjalan-jalan sendiri.

Aku melihat Yesung Oppa yang wajahnya sudah sangat sedih dan Kibum Oppa yang berusaha menenagkannya.

“Ya sudah besok kalau dia tidak ketemu juga kita lapor polisi saja…”usul Donghae Oppa.

Aisshh liburan yang seharusnya menyenangkan malah jadi seperti ini. Aku melihat jam di kamar hotel sudah hampir tengah malam. Ya Tuhan kemana Yeon Ji, semoga dia tidak apa-apa. Doaku dalam hati.

Semuanya juga sudah tampak lelah dan bingung harus mencari kemmana lagi.

Tak lama kemudian tiba-tiba pintu diketuk dan kami semua langsung kaget begitu tahu siapa yang datang.

“Yeon Ji-ya!”ucap kami bersamaan, Yesung Oppa langsung mendongak dan tampa kaget begitu melihat Yeon Ji yang datang bersama dengan Sungmin Oppa dan Chul Oppa.

“Oppa..”ucap Yeon Ji dan langsung berjalan ke arah Yesung Oppa dan memeluknya.

“Aku takut”ucapnya dalam pelukan Yesung Oppa dan Yesung Oppa mengelus punggunya perlahan.

“Ne..gwenchana…ada aku disini..mianheyo Yeon Ji-ya…”ucap Yesung Oppa dan Yeon Ji hanya mengangguk.

“Syukurlah..”ucap Teukie Oppa, Donghae Oppa dan Eunhyuk Oppa hampir bersamaan dan bisa aku lihat mereka terlihat lega sekali, begitu pun aku.

Setelah itu Sungmin Oppa dan Heechul Oppa menceritakan apa yang terjadi pada kami, aku ingin tertawa begitu Heechul Oppa menyangka itu suara setan, dara Oppaku yang satu itu memang penakut dengan hal-hal berbau mistis padahal tidak ada yang menyangka orang segalak Chul Oppa takut dengan hal seperti itu.

Aku masih belum bisa tidur juga, ini gara-gara harus terjaga sampai jam 1 pagi, aku jadi tidak bisa tidur lagi. Aku melihat Yeon Ji sudah pulas tertidur disampingku, pasti dia lelah sekali sehingga langsung terlelap, syukurlah kau sudah ketemu, kau tidak tahu ya betapa paniknya Yesung Oppa saat itu bahkan aku sempat berpikir dia mau bunuh diri saat tahu kau hilang. Aku menatap jam dia I-Phoneku..sudah pukul 3 pagi dan aku belum bisa tidur, bagus sekali. Padahal besok aku ingin jalan-jalan ke kota kalau begini pasti aku akan ngantuk. Ah shiro!

Tiba-tiba handphoneku berbunyi, aku menautkan alisku bingung begitu tahu yang menelepon adalah Keroro Prince. Bukannya baru jam 5 pagi disana, ada apa sepagi ini dia sudah telepon?

“Wae?”tanyaku langsung begtiu mengangkat telepon.

“Ya!selalu saja tanpa basa-basi…apa kabarmu?”tanyanya.

“Kau bisa tahu sendiri..aku mengangkat teleponmu berarti aku baik-baik saja”ucapku.

“Kau tidak macam-macam kan dengan Kyu hyung?”tanyanya lagi.

Oh jadi ini niatnya meneleponku. Dasar sister complex tingkat parah, memangnya apa yang akan aku lakukan dengan tuan cho babo itu. hufft dia itu selalu saja, aku kan sudah dewasa masih saja diseperti itu kan, sebelum berangkat saja, aku sampai memohon pada eomma untuk menyuruh si keoro ini mau mengijinkanku pergi, saat itu dia sudah mengunci kamarku agar aku tidak pergi. Untungnya eomma baik padaku, lagian eomma saja tidak sampai segitunya karena dia percaya padaku, sedangkan si Minho ini malah sama sekali tidak bisa memberiku kepercayaan. Dasar!

“Lagian apa yang akan aku lakukan dengannya? Tidak ada!”jawabku ketus.

“Baguslah…awas saja kalau kau melakukan sesuatu dengannya..aku bisa tahu Yong Soon-ah!”ujarnya mengancam.

“Ne..ne..sudah aku mau tidur…salam untuk eomma…annyeong..”ucapku langsung memutuskan sambungan telepon sebelum dia berbicara lagi. Malas sekali meladeni tuduhan sister complexnya itu. ah aku harus segera tidur agar tidak mengantuk.

Hankyung POV

“Kau senang hari ini?”tanyaku pada Haneul saat kami sedang berjalan-jalan di trotoar menikmati pemandangan kota Beijing yang sangat indah.

Haneul mengangguk dan mengenggam erat tanganku, wajahnya tidak pernah lepas dari senyuman meksi wajahnya masih terlihat sedikit pucat namun sepertinya senyumannya mampu menyemarkan wajah pucatnya itu. matanya terus saja mengamati setiap bangunan di kota ini dan sesekali tersenyum. Ini memang pertama kalinya aku membawanya kesini dan sepertinya dia bahagia sekali terutama saat bertemu dengan ibuku dan juga keluargaku yang lain. Aku juga senang ternyata ibu menyetujui hubungan kami.

“kau tidak lapar?”tanyaku pada Haneul yang masih terus saja menatap sekeliling.

“Anni…”jawabnya singkat namun matanya maish terus memperhatikan sekelilingnya, sepertinya dia sangat kagum sekali dengan kota ini.

“Kajja kita makan dulu…ini sudah siang…kita ke restoranku ya…”ucapku sambil menarik tangannya menuju retsoranku.

Sesampainya disana, tidak ada ibuku yang ada hanya bibiku.

“Hangeng…”panggil bibiku begitu masuk ke dalam toko.

Haneul membungkuk pada bibiku dan bibiku tersenyum hangat padanya.

“Hee Yeon..ayo duduk…”ucap bibiku menyuruhnya duduk di salah satu bangku.

“Ne..”jawab Haneul kemudian duduk di salah satu bangku disana.

Kebetulan hari ini tidak terlalu ramai mungkin karena masih siang, biasanya  restoran akan ramain saat sore sampai malam hari.

“Mama dimana bi?”tanyaku pada bibiku.

“Dia sedang pergi melihat restoran yang lain…aku ambilkan makanan dulu ya…”ucap bibiku.

“Ya…Xie-Xie bibi”seruku dan kemudian bibiku masuk ke dalam untuk mengambil makanan.

Hee Yeon POV

Aku memperhatikan sekeliling ruang restoran ini, banyak sekali foto-foto anggota Super Junior disini meski yang paling banyak adalah fotonya Hannie, tentu saja ini kan restoran miliknya. Aku membayangkan bagaimana jadinya jika seluruh member Super Junior kesini, pasti ramai sekali. Oh ya mereka juga pernah kesini kan tapi tidak semuanya hanya Super Junior M saja, begitu aku melihat sebuah foto Super Junior M yang ada disini, ada Kyu, Wookie dan Donghae disana. Aku kangen mereka semua, meski baru tiga hari, sedang apa ya mereka disana? Ingin sekali aku bisa liburan bersama mereka di Indonesia, tempat yang belum pernah aku kunjungi tapi aku cukup senang bisa kesini bertemu keluarganya Hannie.

“Ayo dimakan Hee Yeon..”ucap bibinya Hannie sambil membawakan dumpling.

“Ya…Xie-xie..”ucapku sambil tersenyum.

Hannie duduk di depanku.

“Apa yang kau lihat?”tanyanya pdaku karena aku maish asyik memandangi semua gambar itu.

“Kalian…”jawabku.

Aku mendengar Hannie tertawa.

“Kau seperti ELF saja..jika setiap kesini pasti senang sekali melihat gambar-gambar ini…kau kan sudah sering melihatnya Hee Yeon-ah…”ucapnya.

Aku menatapnya lembut dan tersenyum.

“Ini berbeda Hannie…aku selalu senang melihat kalian berfoto bersama seperti ini..ini..ini..”tunjukku pada foto-foto bersama mereka.

“Kalian seperti satu keluarga besar…senang sekali melihat kalian akrab seperti itu…”ucapku lagi.

“Ne…aku sayang mereka…merekalah keluargaku…dan kau juga bagian dari mereka..begitu juga yang lain..Rae Bin, Yeon Ji, Yong Soon, Hyo Soo dan juga Je Ri…”ucapnya.

Aku menoleh padanya dan tersenyum lembut, Ya aku tahu Hannie sangat menyayangi mereka.

“Cha…sebelum dumplingnya dingin..ayo dimakan…kau harus coba menu restoranku yang paling enak  ini…”ucapnya kemudian mengambil sumpit dan menyumpit dumpling itu lalu menyuapiku.

Aku mengunyah perlahan, ternyata rasanya memang enak sekali, baru kali ini aku makan dumpling seenak ini, aku memang baru kesini, kasihan sekali aku, namjachinguku pemilik restoran ini tapi aku baru pertama kali kesini T.T

“Hannie..kau sudah menghubungi mereka?”tanyaku begitu ingat tentang member Super Junior yang lain yang sedang liburan.

“Sudah…semalam aku menghubungi mereka..kau tahu semalam Yeon Ji hilang tapi untung sudah ketemu…mereka itu ada-ada saja..”ucapnya kemudian tertawa dan itu membuatku ikut tertawa juga. Tidak di Korea tidak di Indonesia selalu saja ada masalah.

“Cha…habiskan dumplingnya dan kita harus segera pulang…ingat kau masih sakit jangan terlalu lelah..arachi?”serunya menyuapkan dumpling lagi padaku.

Aku pun mengangguk dan tersenyum padanya. Aku benar-benar menyayangimu Hannie, aku ingin selalu bersama selamanya. Saranghae yeongwonhi  hannie ^^

Yeon Ji POV

Pagi ini Yesung Oppa akan mengajakku ke suatu tempat yang spesial katanya, oleh sebab itu aku sudah bangun pagi-pagi seperti ini. Aku segera bangkit dari tempat tidurku menoleh sebentar kesampingku. Yong Soon masih tertidur sangat pulas, dasar pemalas sekali dia, padahal matahari sudah mulai tinggi dia maish tidur dengan pulas seperti ini, bukannya Oppadeul mau jalan-jalan ke kota.

Aku pun menghampirinya dan mencoba membangunkannya dengan menepuk pipinya perlahan.

“Yong Soon-ah..ireona..ireona..”panggilku dengan menepuk pipinya perlahan.

Yong Soon hanya menggeliat pelan menarik selimutnya untuk menutup tubuhnya. Dasar gadis ini, kalau sudah tidur sangat susah untuk dibangunkan. Aku kembali menepuk pipinya perlahan.

“Ireona…”ucapku lagi.

“Yeon Ji-ya…aku masih ngantuk tahu..aku baru tidur jam tiga pagi..biarkan aku tidur lima belas menit lagi…”ucapnya dengan mata terpejam dan membalikkan tubuhnya dariku.

Hufft gadis ini, susah sekali untuk bangun. Sebaiknya langsung kutarik dia untuk bangun saja.

“Cepat bangun atau kau mau ditinggal Oppadeul!”seruku sambil menarik tangannya mencoba membuatnya bangun dari tidurnya itu. dia pun berhasil duduk meski dengan mata yang masih terpejam.

“Aigoo…kau jahat sekali Yeon Ji-ya…”ucapnya dengan mata terpejam, aku jadi tersenyum sendiri melihatnya.

“Jangan tidur lagi…aku mau mandi dulu habis itu kau yang mandi…”ucapku padanya dan dia hanya mengangguk dengan mata yang masih terpejam.

Aku segera berjalan menuju kamar mandi, aku tidak mau Yesung Oppa menungguku, aku harus segera bersiap-siap.

Yong Soon POV

Tok…Tok..Tok

Aishhh..suara apa itu? menganggu tidurku saja. Apa mereka tidak tahu aku baru tidur jam 3 tadi. Aku tidak mempedulikan suara itu dan menutup telingaku dengan bantal dan menarik selimut menutupi seluruh tubuhku,aku masih mau tidur.

Tok..Tok..Tok..

Suara itu kembali terdengar dan aku masih pura-pura tidak tahu, biarkan saja.

“Yong Soon-ah…buka pintunya!”teriak Yeon Ji dari dalam kamar mandi yang membuatku langsung terlonjak kaget dengan suaranya yang melengking itu. aigoo, suaranya membuat kupingku sakit. Dengan malas aku pun berjalan menuju pintu kamar dan membukanya.

“Yong Soon-ah!”seru sebuah suara membuatku langsung kaget dan langsung menyadari keadaanku yang tidak layak untuk dilihat oleh Yesung Oppa yang mengetuk pintu.

“Oppa!!”ucapku kemudian langsung menutup pintu kamar kembali. Aigoo, aku melihat diriku di cermin di dekat pintu kamar. Aisshh rambutku berantakan sekali. Hufft kenapa Yesung Oppa bertamu pagi-pagi seperti ini.

“Yeon Ji-ya…Yesung Oppa sudah menunggu cepat!”teriakku pada Yeon Ji yang masih di kamar mandi.

“Ne”jawabnya.

“Oppa..tunggu saja sebentar lagi Yeon Ji keluar!”seruku pada Yesung Oppa yang ada diluar sementara aku kembali ke tempat tidurku untuk melanjutkan tidurku yang terganggu gara-gara dua orang aneh ini, huh kenapa mereka bisa menjadi couple sih.

Aku menarik selimut lagi dan memejamkan mataku sampai aku merasakan selimutku ditarik.

“Ya!mau sampai kapan kau tidur?kau mau ditinggal Oppadeul,hah!”seru Yeon Ji sangat berisik sekali.

“Ne..ne..arasso..hanya lima menit lagi…”ucapku sambil menarik selimutku lagi.

“Ya sudah…aku mau pergi dulu..kalau kau ditinggal aku tidak tanggung jawab,…aku sudah membangunkanmu…”ucapnya.

Aku hanya menjawab dengan ‘Hmm’ dan tak lama kemudian aku mendengar dia melangkah pergi. Syukurlah, aku bisa tidur dengan tenang sekarang.

Kyu POV

“Kyu bangun!!!”seru sebuah suara menganggu waktu tidurku saja, apa mereka tidak tahu aku baru tidur jam tiga tadi.

Aku tidak menghiraukan suara itu dan terus saja memejamkan mataku. Aku hanya ingin tidur lebih lama lagi.

“Ya!bangun!kita mau pergi..kau mau aku tinggal, hah!”ucap suara itu lagi.

Aisshh Kangin hyung ini benar-benar tidak bisa tenang di pagi hari seperti ini.

Tiba-tiba aku merasakan tanganku ditarik untuk bangun.

“Bangun…cepat…sudah pagi…”ucapnya sambil menepuk pipiku dengan kencang. Dasar Kangin hyung benar-benar penyiksaan terhadap dongsaeng.

“Wae hyung? Aku masih ngantuk…”ucapku dengan mata masih terpejam.

“Kita mau pergi…cepat bangun!”ucapnya lagi.

“Hyung…aku baru tidur jam tiga tadi..”ujarku memelas, aku berharap dia akan membiarkanku tidur lebih lama lagi.

“Mwo?apa yang kau lakukan,hah?”tanya Kangin hyung.

“Main game hyung…gara-gara Yeon Ji hilang aku belum sempat menyelesaikan level gameku makanya aku lanjutkan setelah Yeon Ji ketemu…”jawabku.

“Aishhh…dasar kau ini..pokoknya cepat bangun..kalau tidak akan aku tinggal!”ucap Kangin hyung yang kemudian berjalan menuju kamar mandi.

Aigoo, aku benar-benar masih mengantuk dan ingin tidur. Aku kembali merebahkan tubuhku di tempat tidur dan menarik selimut menutupi tubuhku, lima menit saja. Lumayankan.

Je Ri POV

“Sudah cantik kok..”seru Rae Onnie yang baru saja selesai mandi.

Aku tersipu malu karena dia melihatku sedang mematut diriku di depan cermin.

“Onnie…”ucapku padanya.

Rae Onnie duduk di pinggir tempat tidur dan kembali memperhatikanku.

“Kau mau kemana?”tanya Rae Onnie.

“Pergi dengan Wookie Oppa…”jawabku sambil tersenyum.

“Oddie?”tanyanya lagi.

“Kami mau berjalan-jalan di pinggir pantai….”jawabku.

“Hemm…yang semalam dapat hadiah spesial dari Wookie…”ucapnya sambil terkekeh pelan.

“Onnie-ya…jangan bicarakan itu…”ucapku.

Rae Onnie kembali terkekeh geli.

“Onnie tidak pergi kemana-mana?”tanyaku padanya.

“Aku mau pergi ke kota dengan yang lain..biasa belanja…”jawab Rae Onnie.

“Huh dasar Onnie….ya sudah aku pergi dulu ya..”ucapku kemudian segera keluar kamar.

Baru aku hendak keluar Wookie Oppa ternyata juga hendak berjalan kemari.

“Je Ri-ya…kajja…”ucap wookie Oppa yang langsung menggamit lenganku.

Dia membawaku keluar hotel menuju pantai Senggigi. Disana dia mengenggam tanganku dan membawaku berjalan di pinggir pantai. Semilir angin pantai memainkan rambutku yang aku gerai. Walapun hanya berjalan-jalan seperti ini entah kenapa aku merasa sangat senang sekali mungkin karena Wookie Oppa yang berjalan bersamaku.

Wookie POV

“Je Ri-ya…”panggilku saat kami sedang berjalan di pinggir pantai.

“Hmm…”jawabnya.

“Kau senang liburan disini?”tanyaku padanya.

“Ne..neomu haengbokhayo…”jawabnya sambil berhenti berjalan dan berdiri tepat di depanku sambil merentangkan tangannya.

Aku tersenyum geli melihat tingkahnya, betapa polosnya yeojaku ini. Aku menjulurkan tanganku merapihkan rambutnya yang dimainkan oleh angin.

“Neomu yeppeo”ucapku padanya dan seketika itu juga mukanya langsung memerah, membuatnya semakin cantik saja.

“Oppa..jangan menggombal seperti itu…”ucapnya.

“Animinda…jinjja..naui Je Ri..neomu yeppeo…”ucapku lagi.

“Aisshh..Oppa…kau membuatku malu…”ujarnya dengan wajah yang sudah memerah. Aku terkekeh geli melihatnya dna langsung saja aku menggamit lenganya dan kembali mengajaknya berjalan.

“Jeongmal saranghae Je Ri-ya..”ucapku.

“Nado Oppa…”balasnya.

Yeon Ji POV

Mwo?!Yesung Oppa mengajakku kesini?penangkaran kura-kura?!apa tidak ada tempat yang lebih spesial lagi. Aishh, dia benar-benar aneh. Aku mengerucutkan bibirku begitu tahu dia mengajakku kemari namun sepertinya Yesung Oppa tidak sadar bahwa aku tidak suka kemari.

“Yeon Ji-ya…ayo kesini..”ucapnya memanggilku yang memang sengaja berjalan dibelakangnya dengan memasang tampang kesal agar dia tahu aku tidak suka kesini tapi sepertinya percuma dia tidak sadar akan hal itu.

Aku masih diam mematung tidak mau mengikutinya berjalan. Dia berbalik dan berjalan ke arahku lalu menarik tanganku untuk mengukutinya.

“Kajja…Yeon Ji-ya”ucapnya sambil terus menarik tanganku.

Hufft apa dia tidak sadar juga kalau aku tidak suka kesini pasti kalau dia sudah ke tempat seperti ini aku akan di cuekin. Rasanya aku ingin kembali ke kamar saja.

Sudah satu jam kami disini dan dia masih sibuk dengan melihat berbagai makhluk bertempurung itu dan itu sungguh sangat menyebalkan dan yang lebih parah lagi,aku disuruh untuk mentranslate semua ucapan petugas itu ke dalam bahasa Korea, dia benar-benar memanfaatkanku yang memang bisa berbahasa Inggris.

“Yeon Ji-ya….ini bagus ya?”tanya Yesung Oppa sementara aku hanya menjawabnya dengan anggukan, apa dia tidak bisa melihat tampangku yang sudah tidak enak dilihat ini, malang sekali nasibku memiliki namjachingu yang anehT.T

Rae Bin POV

Hari ini kami akan jalan-jalan ke kota. Wah senangnya bisa melihat kota Lombok itu seperti apa. Kami sedang menunggu yang lain di depan hotel. Sudah ada Heechul Oppa,Sungmin Oppa, Eunhyuk,dan HaeSoo tinggal menunggu Teukie Oppa dan Kangin Oppa juga duo evil couple itu. Sementara Ji Soo dan Kibum sudah pergi sejakpagi entah kemana, pasti berjalan-jalan berdua,mereka itu selalu lebih senang pergi berdua.

Mana mereka? Lama sekali…apa tidak tahu semakin siang jadi semakin panas. Matahari memang sudah muncul semua membuat semuanya menjadi terang benderang terlalu malah, maksudku aku tidak pernah melihat matahari yang seterang ini. Ciri khas negara khatulistiwa.

Tak lama kemudian Teukie Oppa dan Kangin Oppa sudah datang namun aku tidak melihat evil couple itu.

“Oppa…Yong Soon-ah…oddika?”tanyaku pada Teukie Oppa yang baru saja datang mengenakan kemeja putih dan celana coklat selutut ditambah kacamata hitam. Kalau ada ELF yang lihat pasti langsung histeris.

“Molla…sudah pergi saja..”jawab Kangin Oppa.

Aku memperhatikan kembali masing-masing member Super Junior yang ada disini, kenapa mereka tampak sangat keren?? Apa aku saja yang baru sadar bahkan Hyukkie pun terlihat tampan disampingku dengan baju hitam tanpa lengan dan celana putih selutuh plus topi hitam.aigoo, kenapa dia bisa tampak keren seperti itu. Bahkan Heecul Oppa dan Sungmin Oppa pun seperti itu, kenapa mereka bisa tampak sangat berbeda atau aku yang baru sadar. Sejak kapan mereka jadi keren seperti ini?

“Jagiya…waeyo?”tanya Eunhyuk membuyarkan lamunanku.

“Ah…anieyo..ayo pergi…”jawabku cepat dan berjalan mendahului mereka,jangan sampai Hyukkie tahu aku menganggapnya keren, dia pasti besar kepala sekali.

Kami pun akhirnya pergi ke kota untuk membeli beberapa barang yang menarik untuk dibawa kembali ke Korea, kami pergi ke sebuah pasar souvenir yang berada tidak jauh dari pinggir pantai jadi sambil belanja kami masih bisa menikmati pemandangan pantai yang sangat indah.

“Aigooo..itu lucu sekali!”seru Heechul Oppa begitu melihat barang-barang yang menarik untuknya.

“Ah…yang itu juga…”seru Heechul Oppa lagi. Hampir setiap tempat pasti ada yang menarik perhatiannya.

Kami yang berjalan di belakangnya hanya bisa geleng-geleng kepala saja. Benar-benar tingkah AB yang satu ini.

Yong Soon POV

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geoscheoreom
neowa hamkke majubomyeo saranghal su issdamyeon
dasi ireoseol geoya

naege sojunghaessdeon gieoksogui haengbokdeul
himdeun sigan sogeseodo deouk ttaseuhaessdeon
huimangeun naegen jamdeulji anhneun kkum

Kenapa aku mendengar suara si babo itu ya? Apa aku sedang bermimpi menontonnya. Aku bangkit dari tidurku dan perlahan mulai membuka mataku. Aku melihat ke meja disamping tempat tidur karena aku merasa suara tadi seperti berasal dari samping tempat tidurku dan benar saja ternyata handphoneku yang berbunyi. Omona sejak kapan aku pakai ringtone suaranya.ini pasti kerjaan si babo itu yang mengganti ringtone handphoneku yang 2PM menjadi suranya. Dasar!

Aku segera mengangkat telepon yang ternyata dari si babo itu.

“Wae?!”tanyaku ketus padanya.’

“Ya!kau meninggalkanku!”serunya.

Apa maksudnya? Meninggalkan apa?aneh sekali, jangan-jangan dia sedang mengingau.

“Tuan Cho babo…apa maksudmu, hah?kau baru bngun tidur atau masih tidur?”ucapku.

“Sekarang kau ada dimana?”tanyanya lagi.

“Tentu saja dikamarku”jawabku.

“Kau tidak pergi bersama yang lain?”tanyanya lagi.

Pergi bersama yang lain? Memangnya mereka pergi kemana? Aigoo, iya bukannya mereka hari ini mau pergi ke kota, berarti aku ditinggal!!!mereka jahat sekali!!!

“Ya!kita ditinggal!!ahhh!!”seruku padanya.

“Heh…ternyata bukan aku saja yang ditinggal kau juga…hahahahaha”ucapnya sambil tertawa.

Huh dia menyebalkan sekali, padahal kan aku mau jalan-jalan ke kota. Argghhh. Mereka jahat sekaliT.T

“Ahhh…aku mau jalan-jalan…aku kan mau ikut ke kota juga…mereka jahat sekali meninggalkanku…huh…”ucapku sambil merengek.

“Ya…ya…berhenti seperti itu…kita susul saja mereka…aku tunggu di depan hotel 15 menit lagi!”ucapnya kemudian langsung saja menutup telepon.

“Ya!”dia menyebalkan sekali menyuruhku seenaknya saja.

Aku pun segera bangun dari tempat tidur dan langsung masuk ke kamar mandi, pokoknya aku harus tetap ke kota hari ini.Oppadeul jahat sekali T.T

Aku bergegas menuju ke depan hotel ternyata dia sudah menungguku lebih dahulu. Dia tersenyum padaku begitu melihatku berjalan menghampirinya.Omo kenapa dia terlihat berbeda hari ini?dia tampak sangat tampan. Omo apa yang aku katakan tentangnya. Anni..anni…dia tidak tampan…tapi kenapa ditampak sedikit lebih keren…sedikit ya dengan T-Shirt biru tua dan celana coklat muda selutut juga topi dan kacamata hitam.entah kenapa aku malah terpaku melihatnya. Aigoo, kenapa aku malah terpesona padanya>.<

Kyu POV

“Ya!apa aku sangat tampan sampai-sampai kau terdiam seperti itu”ucapnya kemudian menjitak kepalaku.

Huh meski dia setampan apapun tetap saja sifatnya menyebalkan dan tidak akan pernah membuatku terpesona padanya.

“Ya!sakit tau!”seruku sambil mengusap-usap kepalaku.

Seenaknya saja dia memukul kepalaku. Huh >.<

Tiba-tiba dia memkaikan aku topi.

“Hari ini sepertinya akan sangat panas…pakai ini”ucapnya sambil membetulkan letak topiku.

Aku terperangah dengan sikapnya yang benar-benar berbeda selama liburan ini, benar-benar aneh kenapadia tiba-tiba bisa perhatiaan sekali padaku. Jangan sampai aku terpesona padanya. Lagi-lagi dia mengejutkanku dengan langsung mengenggam tanganku dan membawaku pergi.aigoo, apa ada yang salah dengan otakmu Cho Kyuhyun>.<

Yesung POV

Aku melihatnya yang sejak tadi sudah memasang wajah cemberut, sebenarnya aku sengaja mengajaknya kesini, aku tahu dia tidak suka, aku ingin sekali mengerjainya. Aku tersenyum sendiri melihatnya yang terus saja mengembungkan pipinya. Benar-benar seperti anak kecil saja.

Aku melihatnya berjalan menuju ke arah pantai,pasti dia sudah kesal sekali.aku pun berjalan mengikutinya dan melihatnya duduk di pasir menghadap ke pantai. Aku berjalan perlahan menghampirinya dan mengalungkan lenganku di lehernya dan itu membuatnya sedikit terlonjak kaget.

“Oppa”ucapnya.

“Kau marah padaku?”tanyaku berusaha memancingnya untuk berbicara.

Dia hanya menggeleng namun aku tahu maksudnya,sudah jelas dia kesal denganku. Aku terkekeh geli.

“Oppa waeyo?”tanyanya sambil melepaskan tanganku dan menatapku dengan wajah cemberutnya itu.

“Ani..aku hanya senang saja melihatmu seperti itu”seruku sambil mencubit pipinya.

“Oppa..apho!aku balas ya!”ucapnya dan kemudian mencubit pipiku.

Dia tertawa melihatku yang kesakitan dicubit olehnya. Gampang sekali membuatnya tersenyum lagi.

“Nah…gitu dong…jangan cemberut terus…kau lebih cantik kalau tertawa…”ucapku padanya dan langsung membuat wajahny bersemu merah.

Aku pun mengacak-acak rambutnya lembut dan entah apa yang ada dipikiranku, aku langsung menarik wajahnya untuk lebih dekat padaku dan perlahan mulai mendekatkan wajahku padanya, aku menunggu reaksinya namun ternyata dia malah memejamkan matanya maka aku pun semakin mendekatkan wajahku padanya dan mulai menyentuhkan bibirku pada bibirnya, dia mengalungkan tangannya pada leherku dan aku pun menarik kepalanya agar semakin dekat padaku dan aku pun mulai menggerakan bibirku perlahan di bibirnya.

Kibum POV

Aku merebahkan kepala Ji Soo di bahuku sambil menikmati semilir angin pantai di bawah pohon kelapa. Aku mengelus rambutnya perlahan.

“Ji Soo-ya…aku akan pulang kembali ke Amerika setelah liburan ini…”ucapku padanya,

Sebenarnya sejak kemarin aku ingin sekali mengatakan ini padanya dan juga pada hYungdeul yang lain namun aku belum sempat. Ya setelah ini aku harus kembali ke Amerika karena ada beberap hal yang harus aku selesaikan. Aku tahu Ji Soo beberapa bulan disini dan pasti dia belum mau untuk kembali ke Amerika oleh sebab itu aku tidak akan memaksa Ji Soo ikut jika dia masih ingin disini.

“Mwo?wae?”tanyanya melepaskan diri dari rangkulanku dan menatapku.

“Mianhe…tapi ada sesuatu hal yang harus aku lakukan disana…”jawabku.

“Lalu?”tanyanya padaku.

Aku menghela nafas dengan berat dan kemudian menatap matanya dalam.

“Aku tidak akan memaksamu jika kau tidak mau kembali…”ucapku pada akhirnya.

Aku terus menatapnya menunggu reaksinya. Dia menghela nafas kemudian tersenyum.

“Aku akan selalu ikut denganmu…kurasa sudah cukup liburan di Korea…setidaknya aku pernah melihat kampung halamanku walau sebentar…”ucapnya sambil tersenyum.

“JiSoo-ya…”panggilku.

“Gwenchana Kibum-ah….aku akan ikut denganmu..arasso?”serunya.

Aku pun segera merengkuhnya kedalam pelukanku dan mencium puncak kepalanya.

“Gomawo…saranghae Ji Soo-ya…”ucapku padanya.

“Nado…”balasnya.

Yong Soon POV

Kami berdua terus saja berjalan tanpa arah padahal tadi kami sudah menelepon Oppadeul dan mereka sudah menunjukan jalannya pada kami tapitetap saja kami sepertinya tersesat.

“Ya!Kyunnie…tanya dimana letak pasar itu..”ucapku pada Kyuhyun yang berjalan disampingku.

“Mwo?kau saja”balasnya.

Disuruh bertanya saja susah sekali anak ini.

“Kau tidak bisa bahasa Inggris ya Tuan Cho babo!”ucapku sambil tersenyum mengejek dan dia langsung menatapku tajam.

“Mwo?!enak saja..aku bisa..jangan-jangan kau yang tidak bisa bahasa Inggris makanya menyuruhku bertanya”ucapnya membelas ejekanku tadi.

Hah benar-benar bodoh, sudah tahu aku lahir dan besar di Inggris bagaimana mungkin aku tidak bisa berbahasa Inggris. Ternyata kau tidak sepandai yang aku pikirkannya ya Cho Kyuhyun!

“Tuan Cho babo..sejak lahir aku sudah bisa berbahasa Inggris…kau lupa aku lahir dimana?”tanyaku dengan nada mengejeknya.

Aku bisa melihat tampangnya yang sudah sangat kesal karenaku. Rasakan itu berani-beraninya kau merendahkanku.

“Kau pikir aku tidak bisa bahasa Inggris Yongie babo!”ucapnya.

“Ne…kau hanya fasih mengucapkannya bukan bisa lagipula otakmu kan hanya berisi rumus matematika saja tuan Cho babo!”balasku.

“Daripada otakmu yang kosong!”balasnya lagi sambil menyentil dahiku dengan tangannya.

“Kau!!!”seruku.

Tanpa sadar kami sudah berdiri saling berhadapan sambil saling menatap tajam satu sama lain. Mungkin sekarang orang-orang sedang memperhatikan kami. Biarkan saja,lagian dia yang selalu saja memulai pertengkaran,kali ini hanya gara-gara bahasa Inggris. Dasar bodoh!

“Ya!Ya!apa yang kalian lakukan!aisshh!”seru sebuah suara yang sangat kukenal. Aku pun berbalik dan melihat Teukie Oppa dan juga yang lain.

“Oppa…Kyuhyun jahat padaku!”ucapku sambil berlari pada Heechul Oppa mencari perlindungan padanya.

“Ya!Kyuhyun-ah…kau apakan dongsaengku…kau senang sekali meledeknya”ucap Heechul Oppa memarahi Kyuhyun. Aku menjulurkan lidahku padanya dan terlihat sekali dia sudah sangat marah.

Hahhaha aku senang sekali, rasakan itu tuan Cho babo.

“Hyung…dia yang mulai”ujar Kyu membela diri.

“Anni..kau duluan!”balasku tidak terima dengan perkataannya.

“Yongie babo!”serunya.

“Stop!kalian membuat kita diperhatikan!”seru Teukie Oppa membuat kami semua diam.

“Sudah pulang!”ucapnya lagi.

Dan akhirnya kami pun mengikuti perintah Teukie Oppa yang sepertinya sudah mulai marah. Aku berjalan disamping Heechul Oppa dan menggamit lengannya semenatara mataku masih saling bertatapan sinis dengan Kyuhyun. Huh dia benar-benar menyeblkan sekali>.<

Baru saja tadi aku bilang diaperhatian tapi sepertinya aku tarik kembali kata-kataku itu. Dia tetap saja menyebalkan!!!

Keeseokan harinya

Je Ri POV

Aku sedang mematut diriku di depan cermin begitu Rae Onnie keluar dari kamar mandi dengan tank top kuning dan hot pants putih, hari ini kami mau berenang. Setelah hampir seminggu disini dan bahkan besok kami sudah harus pulang baru kali ini kami sempat bermain di pantai untuk berenang. Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku berenang.

“Je Ri-ya…palliwa…kita bangunkan Yong Soon dan Yeon Ji…pasti mereka belum bangun..kalau Ji Soo dan Hyo Soo sudah siap katanya…”ucap Rae Onnie.

Aku membetulkan letak bandoku dan kemudian menatap cermin sebentar lalu berbalik pada Rae Onnie.

“Cha…kajja..”ucapku sambil menarik tangan Rae Onnie untuk keluar.

Sampai di depan kamar YongJi, Rae Onnie langsung mengetuk pintu kamarnya dan ternyata tidak berapa lama kemudian pintu sudah dibuka. Wah tumben mereka sudah bangun pikirku.

Yeon Ji yang membukakan pintu,sepertinya dia sudah siap dilihat dari pakaiannya, hotpants putih dan tank top biru muda.

“Onnie…bangunkan Yong Soon..sejak tadi dia tidak mau bangun…”ucap Yeon JI begitu pintu di buka.

Yong Soon…Yong Soon…dia mau ditinggal lagi apa seperti kemarin…kalau ditinggal marah-marah tapi kalau dibangunkan seperti ini juga marah-marah benar-benar duplikat Kyu Oppa.

Rae Onnie langsung masuk ke dalam kamar dan hanya bisa geleng-geleng kepala melihat Yong Soon yang masih tertidur pulas di atas tempat tidurnya, Rae Onnie segera berjalan menghampirinya dan menarik selimutnya.

“Yong Soon-ah…bangun!!!!”teriak Rae Onnie sambil menepuk pantat Yong Soon.

Dan berhasil Yong Soon langsung membuka matanya.

“Onnie-ya…aku masih ngantuk”ucapnya dengan mata setengah terpejam.

Rae Onnie langsung menarik tangan Yong Soon untuk bangun dan menyeretnya menuju kamar mandi, aku dan Yeon Ji hanya bisa geleng-geleng kepala sambil terkekeh pelan.

“Ne Onnie…aku mandi sendiri!”ucap Yong Soon dari dalam kamar mandi.

Aigoo, apa Rae Onnnie mau memandikan Yong Soon, aku dan Yeon Ji Sudah tidak bisa menahan tawa kami lagi melihat tingkah mereka berdua. Kemudian Rae Onnie keluar dari kamar mandi.

“Beres kan!”ucap Rae Onnie sekan telah menyelesaikan sebuah misi.

Tak lama kemudian Yong Soon sudah selesai mandi.

“Ayo kalau mau pergi”ucapnya sepertinya masih kesal karena dibangunkan seperti itu oleh Rae Onnie.

“Kau mau memakai pakaian itu ke pantai”ucap Rae Onnie begitu melihat Yong Soon yang tetap setia memakai jeans dan T-Shirtnyaitu.

“Memangnya kenapa? Aku tidak mau berenang ini…”jawabnya.

“Anni…kau harus pakai ini…”ucap Rae Onnie sambil menyodorkan tank top dan hot pants pada Yong Soon.

“Andwe!!aku tidak mau pakai itu!”ucapanya.

“Ya!pakai ini!”ucap Rae Onnie dan kemudian mendorong Yong Soon masuk ke dalam kamar mandi bersama Rae Onnnie dan sepertinya sebentar lagi Yong Soon akan kalah sama seperti tadi.

“Ne…ne…aku bisa pakai sendiri..keluar dari kamar mandi”ucap Yong Soon dari dalam kamar mandi.

Pasti kalau kalau sudah berhadapan dengan Rae Onnie, dia akan memaksamu dengan segala cara sampai kau mau. Kasihan Yong Soon, aku tahu dia paling tidak suka memakai pakaian seperti itu.

Yeon JI POV

Aku melihat Yong Soon berjalan dengan mengembungkan pipinya, sepertinya dia kesal Rae Onnie berhasil memaksanya memakai pakaian seperti itu. Yang meski dia masih tetap menggunakan atasan T-Shirtnya. Aku terkekeh geli melihatnya dan kemudian menggamit lengannya untuk berjalan disampingku.

“Senyumlah..ini hari terakhir kita disini loh…dan kita mau berenang…”ucapku padanya.

“Aku kan tidak akan berenang…”ucapnya dengan mengerucutkan bibirnya.

“Ya…kau bisa berjemur kan…”ucapku dan dia hanya mendengus kesal.

Yong Soon memang tidak bisa berenang, oleh sebab itu dia sedikit malas dengan kegiatan yang akan kita lakukan hari ini. Dia pernah punya trauma dengan laut karena saat masih kecil dia pernah hampir tenggelam dilaut makanya dia suka pantai tapi tidak bisa jika dibawa sudah mendekati laut, pasti dia akan seperti orang ketakutan.

Begitu sampai  di pantai, Oppadeul sudah berkumpul dan sedang bermain-main dengan ombak, aku memberanikan diri mencari sosok Yesung Oppa diantara mereka dan ternyata Yesung Oppa sedang berada di pinggir pantai tertawa memperhatikan Oppadeul yang lain yang sedang berkejar-kejaran. Kenapa aku jadi gugup sekali meliahtnya? Ini pasti gara-gara kemarin. Ciuman pertama kami.aigoo! tiba-tiba pandangan mata kami bertemu, dia tersenyum padaku dan itu sukses  membuat wajahku memerah.

“Yeon Ji-ya…kau kenapa?”tanya Yong Soon disampingku.

“Ah..anni…”jawabku cepat buru-buru mengatur perasaanku lagi dan aku melihat Yesung Oppa kembali memperhatikan Oppadeul yang sekarang sedang main dorong-dorongan. Seperti anak kecil saja =.=”

“Aku kesana dulu ya Yong Soon-ah…”ujarku pada Yeon Ji, aku ingin berkumpul dengan yang lain.

Yong Soon hanya mengangguk dan kemudian aku melihatnya hanya duduk diatas pasir dan mulai mendengarkan lagu. Sebenarnya kasihan sekali melihatnya hanya duduk saja dipinggir pantai namun kemudian aku melihat seorang lagi yang juga hanya duduk dipinggir pantai sambil memainkan PSPnya siapa lagi kalau bukan Kyu Oppa, dia kan memang tidak bisa berernang. Benar-benar pasangan yang kompak,sama-sama tidak bisa berenang.

Eunhyuk POV

Aku melihat kearah pantai ada dua orang yang sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.aishh couple itu. Aku tahu Kyuhyun memang tidak bisa berenang tapi kenapa Yong Soon tidak ikut berenang bersama yang lain? Memangnya dia tidak bisa berenang? Tapi kalaupun tidak bisa berenang kenapa tidak bermain air saja sama seperti Hyo Soo dan Yeon Ji. Sudah gitu wajahnya di tekuk terus, dia seperti tidak sedang liburan.

Lebih baik aku ajak saja dia bermain. Aku pun berjalan menghampirinya.

“Yong Soon-ah…ayo main…”panggilku begitu aku sampai di depannya.

“Anniyo Oppa…aku mau disini saja…”jawabnya.

“Wae?ayo mainlah…kajja..”ucapku sambil menarik tangannya untuk berdiri kemudian menariknya menuju pantai.

“Oppa…aku tidak mau kesana…aku tidak mau bermain air…”ucapnya lagi.

“Aishhhh..kita ini sedang liburan…kajja…kita main bersama…”ucapku terus saja menariknya.

“Andwe!!”tiba-tiba Yong Soon berteriak, dia langsung terduduk di pasir sambil memeluk tubuhnya.

“Takut…takut…”ucapnya lagi.

Kami semua kaget melihatnya.

“YongSoon-ah…gwenchanayo?”tanya Donghae sambil mencoba berusaha membantu Yong Soon berdiri, namun Yong Soon langsung menghempaskan tangan Donghae.

“Andwe…aku takut!”serunya lagi.

“Eunhyuk-ah..dia kenapa?”tanya Teukie hyung padaku dan aku hanya bisa menjawabnya dengan gelengan kepala. Aku hanya mengajaknya bermain tapi kenapa dia malah seperti ini, apa yang terjadi padanya.

“Yong Soon-ah…kau takut kenapa?”tanya Sungmin hyung pada Yong Soon yang masih seperti orang ketakutan.

“Takut…aku takut…”ucap Yong Soon lagi.

“Oppa…”panggil Yeon Ji yang datang bersama yeoja yang lain.

Dia tampak terkejut melihat Yong Soon seperti itu.

“Oppa…Yong Soontrauma dengan laut…”ucap Yeon JI membuat kami langsung kaget.

Aigoo, pantas dia tidak mau bermain di laut, Ya Tuhan aku hampir membunuh orng, aku tidak tahu diapunya trauma seperti itu. Aku jadi merasa bersalah.

“Hyung!!”seru Kyuhyun yang datang dengan wajah marah.

“Apa yang hyung lakukan pada Yongie?!”ucapnya padaku.

“Ah…mianhe Kyu..aku tidak tahu Yong Soon punya trauma seperti itu…”ucapku merasa bersalah telah membuatnya ketakutan seperti ini.

Kyuhyun langsung membantu Yong Soon berdiri,wajahnya masih ketakutan dan kini dia mulai menangis, Kyuhyun langsung merangkul tubuhnya.

“Kyu..”panggil Teukie hyung.

“Sudah hyung..aku yang akan mengurus Yongie…”ucapnya sambil membawa Yong Soon tapi aku masih melihat Kyu menataptajam padaku. Aigoo, Ottohke?? Pasti Kyu sangat marah padaku.

Aku masih menatap mereka dengan pandangan cemas, aku takut Kyu marah padaku.

“Hyung dia pasti marah padaku? Ottohke…aku tidaktahu hyung..”ucapku padaTeukie hyung.

“Hyukkie-ya…sudahlah…nanti kau harus minta maaf padanya…aku yakin Kyu akan memaafkanmu…kau kan tidak tahu…”ucap Rae Bin sambil menyentuh bahuku.

Aigoo, aku masih ingat tatapan tajamnya tadi,sungguh sangat menyeramkan seakan dia mau membunuhku. Ottohke??

Kyu POV
Aku membawanya ke kamarnya dan terus saja memeluknya berusaha menenangkannya. Aisshh apa-apaan Eunhyuk hyung itu, dia tidak tahu apa kalau Yong Soon punya trauma dengan laut.

“Takut…aku takut…”lirih Yongie.

“Ne…gwenchana…ada aku disini…”ucapku sambil mengelus punggunya perlahan dan semakin mengeratkan pelukanku padanya.

Aku menghapus air matanya yang terus turun dengan tanganku kemudian mencium keningnya.

“Gwenchana Yongie..mianhe aku sudah berjanji pada Minho untuk menjagamu…aku malah membuatmu seperti ini…”ucapku sambil terus memeluknya, aku masih mendengarnya terisak.

Eunhyuk POV
Sebaiknya aku segera minta maaf padanya,aku pun segera pergi dari pantai menuju kamar Yong Soon, pasti dia ada disana,aku harap Yong Soon baik-baik saja.

Aku sampai di depan kamarnyadan melihat pintunya terbuka sedikit maka aku pun membukanya perlahan namun belum sempat terbuka aku langsung kaget begitu melihat pemandangan di depanku. Aigoo..Kyu dan Yong Soon?!aku belum pernah melihatnya secara langsung yang benar-benar karena…aigoo…

Kyu POV

Bisa-bisanya dia tertidur dalam pelukanku seperti ini.

“Kyunnie…”panggilnya.

Sepertinya dia sudah bangun, baguslah pegal sekali rasanya memeluknya seperti ini terus.

“Enak sekali ya tidur dalam pelukanku…”ucapku dengan nada menyindirnya. Lagian bisa-bisanya dia tidur saat aku memeluknya.

Dia melepaskan pelukanaku dan menatapku sambil mengembungkan pipinya.

“Kau menyesal…”ucapnya sambil mengerucutkan bibirku.

Aku tersenyum padanya dan mengacak-acak rambutnya secara kasar.

“Anni…aku senang…jarang-jarang kau tidur dalam pelukanku…ahya kecuali saat kau kedinginan waktu itu..apa sepertinya kau akan selalu tidur nyenyak jika aku memelukmu?”ucapku sambil menunjukan senyum evilku.

Aku senang menggodanya dengan mengingatkannya pada kejadiaan itu, dia pasti akan sangat malu jika aku mengingatkannya dengan kejadian itu.

“Ya!jangan ingatkanaku lagi!”serunya dengan wajah kesal.

Apa dia akan semakin kesal jika aku melakukan ini? Aku pun langsung mendekatkan tubuhku padanya dan dia semakin mundur, aku terus maju sementara dia terus mundur dan akhirnya di tersudut, itu yang aku mau.

“Kyunnie…”panggilnya dengan wajah ketakutan, ah aku senang sekali melihat wajah ketakutannya itu.

“Apa kau kan kesal jika aku melakukannya?”tanyaku dengan menyunginggkan senyum evilku.

Aku menarik wajahnya untuk mendekat, tidak ada yang bisa dia lakukan karena dia sudah terpojok sekarang. Aku mendekatkan wajahku padanya dan menempelkan bibirku pada bibirnya, dia terlihat terkejut dengan perlakuanku dan berusaha untuk melepaskannya namun aku malah menarik tengkuknya untuk memperdalam ciuman kami.

Aku melihatnya sangat menikmati ciumanku ini,sudah kuduga dia tidak akan kesal jika aku menciumnya..hehehehe

Aku melepaskan ciumanku dan berusaha mengatur nafasku begitu juga dia akibat ciuman kami tadi. Aku tersenyum evil padanya dan dia langsung menatapku tajam.

“Ya!tuan Cho babo!kenapa kaum menciumku tiba-tiba!”serunya dengan wajah kesal.

Aku terkekeh pelan melihatnya kesal seperti itu, sepertinya tadi dia tidak seperti itu. Pintar sekali dia menyembunyikan perasaannya itu.

“Tapi kau senangkan?”ujarku dengan nada mengejek.

“Ya!Kyunnie babo!”serunya sambil bersiap melemparkan sneakersnya.

Aisshh dasar gadis kasar, aku segera berdiri dan berlari keluar kamar namun begitu aku sampai di depan kamar aku melihat Eunhyuk hyung terkejut melihatku. Apa yang dia lakukan disini? Apa dia mengintip kami?

“Ya!hyung apa yang kau lakukan disini? Kau mengintip ya?!”ujarku padanya.

“Ah..anieyo..Kyu..aku…ng…”jawabnya.

Sudah jelas dia tidak bisa bohong, aisshh apa-apaan dia, apa jangan-jangan dia juga melihat saat aku berciuman dengan Yongi. Aigoo, gawat!

“Kyu babo!!”seru Yongie yang keluar kamar dengan bersiap melemparkan sneakersanya padaku.

“Ya jangan padaku!tuh pada Eunhyuk hyung tadi dia mengintip kita yang sedang berciuman…”seruku berusaha agar membuatnya tidak melempar sepatu itu ke arahku.

“Mwo?!Tuan Cho babo!kau menyebalkan!!!”ucapnya dan langsung melemparkan sneakers itu kearahku namun aku menggunakan tubuh Eunhyuk hyung yang masih terpaku mendengar pertengkaran kami sebagai tameng dan

BUKKK

Sepatu itu tepat mengenai kepala Eunhyuk hyung, hufft syukurlah bukan kepalaku.

“Yong Soon-ah…aku salah apa…”ucap Eunhyuk hyung dengan wajah memelas sambil memegang pelipisnya yang terkena sepatu Yongie.

Yong Soon POV

“Tumben diam..”ucap Teukie Oppa ketika kami sudah sampai di Incheon kembali setelah liburan di Lombok seminggu.

Teukie Oppa seakan menyindir aku dan Kyu yang sejak tadi hanya berdiam diri. Jujur aku masih kesal karena kejadiaan kemarin, gara-gara dia yang menciumku tiba-tiba,sudah gitu Eunhyuk Oppa lihat lagi, untung saja kepalanya aku lempar dengan sneakersku, setidaknya itulah pembalasanku tapi aku belum membalasmu Tuan Cho babo!

Aku melirik Kyu yang hanya menatap lurus ke depan, kau sungguh menyebalkan!!!gerutuku dalam hati.

“Hyung tentu saja mereka diam..kau tidak tahu ya…saat kita panik Yong Soon kenapa-napa…mereka malah berciu…”belum sampai Eunhyuk Oppa menyelasikan kata-katanya Kyu langsung menepuk mulut Eunhyuk Oppa dengan tangannya.

“Hyung!!!kau mau aku mati di tangan dia,hah!”ucap Kyu.

“Oppa..kau mau merasakan sneakers kananku hah!”ujarku padanya.

“Aisshhh..kalian ini dibandara saja bikin heboh!sudah..sudah…”ucapTeuki Oppa menenangkan kami.

“Memangnya kalian ngapain?”tanya Donghae Oppa menatap kami berdua dan juga Eunhyuk Oppa, aku segera menatap tajam Eunhyuk Oppa menyuruhnya diam, kalau tidak akan aku habisi dia!

Donghae POV
aku mengatar Hyo Soo ke rumahnya setelah liburan kemarin. Aku melihat rumahnya ada sebuah mobil terparkir di dalam.

“Sudah sampai…kau pasti kangen dengan rumahmu…”ucapku padanya.

“Anni..aku tidak kangen dengan rumahku…disana kan ada Oppa..”ucapnya.

Aku pun mengacak-acak rambutnya lembut, kemudian membukakan pintu untuknya kemudian mengeluarkan barang-barangnya.

“Gomawoyo Oppa..liburan yang menyenangkan…aku senang…”ucapnya lagi.

Aku mengganguk dan tersenyum padanya.

“Hyo Soo!!”seru sebuah suara yang sudah berdiri di depan pintu, seorang pria paruh baya yang dilihat dari wajahnya sangat mirip dengan Hyo Soo, apa itu ayahnya,sepertinya begitu.

“Appa…”panggil Hyo Soo sedikit terkejut melihat pria itu yang ternyata memang ayahnya.

Aku belum pernah bertemu dengan ayahnya sebelumnya karena Hyo Soo pernah bercerita bahwa ayahnya lebih sering di luar negeri mengurus bisnsinya disana dan hanya pulang beberapa bulan sekali saja.

“Ahjussi…”sapaku sopan pada ayah Hyo Soo.

Ayah Hyo Soo hanya menatapku dari atas sampai bawah dan dia pun melirik ke arah Hyo Soo.

“Hyo Soo-ya..masuk ke dalam!”perintah Shin ahjussi dan kemudian masuk ke dalam.

“Oppa…aku masuk dulu ya..josimhe…nanti kalau sudah sampai dorm..hubungi aku…”ucapnya.

Dan aku pun mengangguk, sebelum pergi aku mencium keningnya.

Hyo Soo POV
”Duduk”perintah ayah begitu aku masuk ke dalam rumah yang hanya ditempati oleh aku dan ayah karena ibu sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sebenarnya lebih tepatnya aku tinggal sendiri karena ayahku lebih sering diluar negeri dibanding dirumah.

“Apa dia namjachingumu?”tanya ayah begitu aku duduk dihadapannya.

“Ne…”jawabku.

“Dia Lee Donghae Super Junior itu?”tanya appaku lagi.

“Ne…”jawabku.

“Sejak kapan kau pacaran dengannya?”tanyanya lagi.

“Setahun yang lalu”jawabku.

Kami terdiam dan aku hanya bisa menunduk entah kenapa perasaanku sangat tidak enak sekali.

“Apa tidak ada pria lain yang lebih pantas untukmu,hah?kau tahu dia seorang penyanyi…apa dia bisa menjamin masa depanmu?”tanyaku appaku dengan nada yang sedikit tinggi.

Sudah kuduga, ayah tidak akan pernah setuju hubunganku ini, oleh sebab itu aku merahasiakannya darinya tapi sepertinya mudah untuknya mencari informasi hubunganku dengan Donghae Oppa.

“Appa…mianhe…aku tahu appa marah karena aku tidak pernah memberitahu appa…aku hanya tahu appa pasti tidak setuju..hanya saja…aku mencintainya appa…”lirihku dengan wajah masih menunduk.

Aku mendnegar appa menghela nafas dengan berat.

“Andwe…dia tidak pantas untukmu..kau harus menikah dengan orang yang sama denganmu…apa hebatnya penanyi itu…pokoknya aku tidak setuju kau berpacaran dengannya…kau harus putus dengannya…”ucap Appaku dengan sangat yakin.

Aku langsung mendongakkan wajahku dan melihat wajah ayahku yang menatapku serius.

“Keundeu…”ucapku.

“Tidak..ada tapi-tapian..aku sudah menyiapkan seseorang yang cocok denganmu dandia akan datang lusa…itu sebabnya aku pulang…pokoknya aku tidak mau tahu…kau harus mengakhiri hubunganmu dengan penyanyi itu!”ucap appaku.

Aku hanya bisa terdiam tidak tahu apa yang harus aku katakan, bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan, aku tidak mau putus dari Donghae Oppa, aku mencintainya..Ottohke???

Advertisements

4 thoughts on “FF:Our Secret Part 13

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s