FF: This Is What I Will Give To You Ms.Choi (KyuSoon Couple)

This is What I Will Give to You Ms. Choi

Kyu POV

Aku termenung di depan meja komputer sambil memikirkan apa yang akan aku berikan pada yeoja itu, salahku sendiri mengiyakan perjanjiannya saat itu. aisshh apa yang harus aku berikan padanya ya? Aku mengacak-acak rambutku frustasi, aku harus memberikannya sesuatu sebelum dia yang  memintaku melakukan sesuatu.

“Kyuhyun-ah…kau belum tidur?”tanya Sungmin Hyung yang baru saja masuk kamar.

“Belum hyung…”jawabku sambil masih berpikir kira-kira hadiah seperti apa yang akan aku berikan pada yeoja babo itu.

“Tumben kalau belum tidur biasanya kau sibuk dengan game-mu…”ucap Sungmin hyung kemudian tertawa pelan.

Aku membalikan tubuhku menghadapnya.

“Hyung..kira-kira..aku berikan Yongie apa ya?”tanyaku pada Sungmin hyung yang sedang membaca sambil tiduran di atas tempat tidurnya.

Dia berhenti membaca dan menutup bukunya, menatapku dengan tatapan bingung, memangnya kenapa kalau aku mau memberikan hadiah pada yeojachinguku sendiri?

“Berikan saja dia boneka..atau kalung..atau makan malam romantis…”ucap Sungmin hyung.

“Ya..hyung..dia bukan tipe yeoja seperti itu..”bantahku, baru aku memberikan hadiah itu padanya, aku jamin hadiah itu akan dia lempar kembali padaku, dia itu benar-benar tidak seperti seorang yeoja.

“Aisshh..merepotkan sekali hubunganmu dengannya Kyu..ya sudah ajak saja dia ikut kita ke Taiwan…”seru Sungmin hyung.

Tiba-tiba aku merasa ide itu sangat menarik, bagaimana kalau aku mengajaknya ikut ke Taiwan untuk mengikuti Super Junior m comebcak, bagus sekali setidaknya aku tidak perlu menahan rindu untuk tidak bertemu dengannya selama beberapa hari, kemarin saja di Jepang sudah cukup tiga hari tidak mendengar kabar darinya bahkan saat kami sudah pulang saja aku juag tidak sempat menemuinya dan aku harus berangkat lagi ke Taiwan.

“Hyung..itu ide yang bagus hyung”ucapku dengan tersenyum senang, Sungmin hyung menatapku tidak percaya.

“Kau yakin Kyu membawanya bersama kita? Aku kan Cuma bercanda tadi..kalau ketahuan bagaimana?”tanya Sungmin hyung terlihat sedikit khawatir, dasar tadi dia yang mengusulkan hal itu sekarang malah tidak mau.

“Tenang saja hyung tidak akan ketahuan…”ucapku sambil tersenyum penuh arti, ya aku sudah menyiapkan rencana agar dia tidak ketahuan yang penting aku bisa bersamanya.hehehe

Sungmin hyung hanya menatapku sambil geleng-geleng kepala.

“Terserah kau saja Kyu..asal jangan ketahuan aja…”ucap Sungmin hyung kemudian dia langsung merebahkan tubuhnya dan tidur.

**

Keesokan harinya aku sengaja pergi ke rumah Yongie untuk meminta ijin pada paman dan bibinya untuk membawanya ke Taiwan, aku sengaja datang saat dia sedang pergi, ini kan surprise untuknya jadi jangan sampai ketahuan lebih dulu. Aku pikir akan sulit meminta ijin dari paman dan bibinya, apalagi aku hanya pergi berdua dengannya, tidak berdua dalam arti sebenaranya tapi kan hanya dia satu-satunya yeoja yang ikut.

“Aku percaya padamu Kyu..jaga di baik-baik disana ya…tidak lama-lama kan?”tanya Choi ahjumma.

“Ne..tidak lama kok ahjumma..”jawabku.

“Ara…mungkin dia memang butuh liburan..kau tahu selama kau di Jepang dia dirumah seperti apa…selalu saja uring-uringan tidak jelas..lagipula minggu ini kami akan pergi ke Jepang dan sepertinya Minho juga tidak bisa pulang…jadi dia akan di rumah..daripada dia sendirian..”ucap Choi ahjumma lagi.

“Ne..ahjumma..boleh aku yang menyiapkan barang-barangnya untuk pergi?”tanyaku pada Choi ahjumma.

Dia menatapku dengan wajah bingung.

“Aku ingin menyiapkan suatu kejutan untuknya…”ucapku lagi memberi alasan dan akhirnya Choi ahjumma mengangguk untuk mengijinkan aku yang menyiapkan barang-barangnya, aku kan harus menjalankan rencanaku agar dia tidak ketahuan. Aku harus memilihkan baju-baju yang harus dia bawa untuk menjalankan rencanaku.

Choi ahjumma mengantarkanku ke kamarnya, baru kali ini aku masuk ke dalam kamar seorang gadis, untung dia sedang tidak ada kalau ada pasti dia akan menimpukku dengan sneakersnya itu jika dia tahu aku masuk ke kamarnya.

“Ini kamarnya..memangnya kau mau menyiapakan apa sih Kyu?”tanya Choi ahjumma.

“Itu rahasia ahjumma..oh ya jangan bilang kalau aku mau mengajaknya ke Taiwan ya ahjumma..aku akan memberitahunya nanti..”ucapku sambil terkekeh pelan.

“Ya sudah..pintunya aku buka saja ya…”ucap Choi ahjumma, aku pun mengangguk dan Choi ahjumma pun turun ke bawah.

Aku mulai masuk ke dalam kamarnya, lumayan rapih untuk kamar seorang yeoja seperti dia. Aku memperhatikan kamarnya yang bernuansa biru laut itu, tempat tidurnya menggunakan bed cover MU, dasar maniak bola, pantas dia cocok dengan Yesung hyung kalau sudah ngomongin sepak bola. Aku melihat meja belajarnya yang juga rapih. Namun mataku langsung menangkap dua buah poster yang membuatku benar-benar kesal, apa-apaan dia memajang poster 2PM dan SHINee, cih dasar yeoja dengan gengsi sangat tinggi, bahkan di hadapan dirinya sendiri saja dia begitu gengsi.

Aku menju lemarinya dan melihat beberapa tempelan disana dan kebanyakan isinya rumus-rumus kimia yang tidak kumengerti, sepertinya dia niat sekali sampai di tempel seperti ini, aku mulai mengambil beberapa buah jaketnya yang menurutku tidak terlalu mencolok dan kemudian beberapa bajunya yang juga tidak mencolok, ya pokoknya agar dia tidak ketahuan. Aku melepmpar semua barang-barang itu ke tempat tidur, biar saja dia yang membereskan dia nanti, aku akan menyuruhnya memasukan semunya ke dalam tas, kemudian aku melihat topi yang pernah aku berikan padanya dulu di atas meja belajarnya itu, aku bergerak mendekatinya dan mengambil topi itu.

“Tetap saja kau lebih menyukaiku dibanding poster-poster itu”ucapku kemudian melempar topi itu ke tempat tidur, itu juga harus dibawa.

Selesai, aku tinggal menginstruksikan padanya untuk memasukan barang-barangnya ke dalam tasnya. Aku segera berpamitan pada Choi ahjumma begitu aku selesai dan langsung kembali ke dorm sebelum yeoja babo itu pulang kerumahnya.

**

“Tenang Minho-ya…aku akan menjaga dongsaeng kecilmu itu”ucapku di telepon pada Minho, aku juga harus memberitahu kakaknya ini kalau aku akan mengajak adiknya ke Taiwan.

“Keundae hyung dia Cuma sendiri kan disana…”ucap Minho.

Aisshh, dia ini benar-benar sister complex sekali, dia sendiri disana tapi kan tidak benar-benar sendiri amsih ada hyungdeul juga yang lain dan tidak semuanya namja kok.

“Minho-ya..kau tidak percaya padaku, hah? Aku akan menjaganya tenang saja..lagipula dia tidak sendirian disana ada hyungdeul yang lain”ucapku kambali meyakinkan anak ini.

Dia terdiam beberapa saat, aku pikir dia marah dan mematikan tekeponnya.

“Arasso hyung..aku percaya padamu..jaga dia baik-baik disana..jangan macam-macam dengannya hyung…”ucap Minho.

“Ne..ne..arasso”jawabku.

“Tapi hyung kalau dia ketahuan bagaimana?”tanya Minho lagi, aku pikir sudah selesai.

“Tenang…aku sudah menyiapkan suatu rencana..sudah ya Minho..”ucapku kemudian memutuskan telepon sebelum dia bertanya yang macam-macam lagi dan malah tidak mengijinkan adiknya untuk pergi.

**

“Kau jadi membawanya Kyu?”tanya Sungmin hyung padaku.

“Ne tentu saja jadi hyung…”jawabku.

“Kalau ketahuan?’tanya Sungmin hyung lagi.

“Kalian lihat saja besok pagi..”ucapku sambil tersenyum padanya.

Sungmin hyung hanya bisa memutar bola matanya menanggapi ucapanku dan kemudian dia kembali keluar kamar, aku akan memberitahu Yongie sekarang, aku segera meneleponnya.

“Apa yang kau lakukan di kamarku, hah? Siapa yang menyuruhmu masuk ke kamarku?!”ucapnya begitu telepon tersambung, aku tahu pasti dia marah sekali melihat kamarnya yang tiba-tiba berantakan dan pasti Choi ahjumma sudah memberitahukan aku tadi datang.

“Kau sudah lihat kan? Cepat masukkan barang-barang itu ke dalam tasmu…besok kita berangkat ke Taiwan..”ucapku berusaha sedatar mungkin padahal aku ingin sekali tertawa, aku sudah membayangkan wajah bingungnya ketika mengatakan ini.

“Mwo?!Kau gila?!aku tidak mau ke Taiwan!”ucapnya terdengar sangat kesal.

“Kalau begitu besok pagi aku akan menjemputmu dan kita akan ke Taiwan”ucapku lagi.

Aku mendengarnya mendengus kesal.

“Untuk apa aku ke Taiwan?!”tanyanya dengan nada ketus.

“Ini hadiah dariku untukmu Yongie dan tentu saja menemaniku Yongie babo..sudah cepat bereskan barang-barangmu..besok pagi kalau kau tidak datang ke dorm aku yang akan menyeretmu dari rumah”ancamku padanya.s

“Tidak..aku tidak mau pergi ke Taiwan Tuan Cho babo!”ucapnya lagi.

“Arasso..berarti besok aku akan meyeretmu dari rumah untuk pergi..lagipula paman dan bibimu juga kakak tersayangmu itu sudah mengijinkan kok…”ucapaku lagi.

Akhirnya aku mendengarnya mendesah pelan, aku menang. Dia pun langsung mematikan teleponnya, sepertinya dia benar-benar kesal tapi aku jamin dia akan datang besok ke dorm, aku pikir dia tidak akan menolak ajakan untuk bisa bersamaku selama seminggu ini di Taiwan,aku tahu dia begitu mencintaiku.hehehehe.

Aku segera mengetik sms untuk mengingatkannya lagi.

To: Yongie Babo

Jangan lupa besok aku tunggu di depan dorm jam 10, jangan terlmabat dan oh ya pakai topimu itu. awas kalau tidak!

Tak lama kemudian balasan datang, aku tersenyum sendiri membuka pesan darinya.

From: Yongie Babo

Ne..arasso!!

Sepertinya dia benar-benar kesal tapi aku yakin sebenarnay dia begitu bahagia. Kapan lagi dia bisa menghabiskan waktu seminggu penuh dengannya.

**

Aku memperhatikan ke jalan di depan dorm menunggunya datang, kami sedang bersiap untuk berangkat ke Taiwan karena akan ada acara di salah satu stasiun TV disana sebelum Super Junior M comeback.

“Kau seperti menunggu seseorang Kyu?”tanya Donghae hyung sambil melihat ke arah yang aku lihat, aku memang belum memberitahu hyungdeulku kalau aku mengajak Yongie ikut ke Taiwan hanya Sungmin hyung saja yang tahu dan sepertinya dia sedikit khawatir melihat wajahnya yang terus saja menatapku dengan pandangan cemas.

“Ne hyung”jawabku dengan mata masih menatap jalan di depan dorm.

“Nuguya?”tanya Donghae hyung lagi.

“Kau akan tahu sebentar lagi hyung..”ucapku sambil tersenyum padanya. Dia hanya menatapku bingung, hyung nanti kau juga tahu siapa yang datang, ucapku dalam hati dan kupastikan kalian akan kaget.

Tak lama kemudian aku melihatnya datang, benarkan dia tidak akan menolak permintaanku, aku melihat seorang berjalan dengan tas di punggugnya memakai jaket coklat panjang dan juga topi tapi dari topi itu aku tahu siapa dia, ternyata dia memakai topi itu juga. Dia berjalan sampai berhenti tepat di depanku, semua orang langsung menatapnya heran.

“Siapa di Kyu?”tanya manager kami.

Aku menatapnya sekilas kemudian tersenyum pada mereka.

“Asisten pribadiku”ucapku mantapa, aku bisa melihat Yongie langsung membelalak kaget dengan apa yang aku katakan dan dia mendelik tajam padaku namun aku tidak peduli, ini yang aku maksud rencanaku.

Semua hyungdeulku langsung membelalak kaget begitu melihat siapa yang aku maksud dengan asisten pribadiku.

“Yong…”ucapan Eunhyuk hyung langsung terpotong begitu Sungmin hyung menginjak kaki Eunhyuk hyung, baguslal Sungmin hyung memang hyung yang paling aku sayang, dia mengerti keadaanku hampir saja aku melempar Eunhyuk hyung agar tidak keceplosan.

Donghae hyung ekpresinya juga kaget begitu juga Wookie hyung dan Siwon hyung yang hanya bisa geleng-geleng kepala saja. Aku tertawa pelan pada mereka, manager hyung juga hanya geleng-geleng kepala saja.

“Ya sudah..ayo berangkat..”ucap manager hyung.

Aku berjalan di depan bersama Donghae hyung dan Wookie hyung semnetar Yongie berjalan di belakang, aku tahu dia terus menatapku tajam sejak tadi dan sayup-sayup aku mendengar Eunhyuk hyung mengajak ngobrol Yongie.

“Yong Soon-ah..kau dibayar berapa menjadi asisten pribadinya Kyu?”tanya Eunhyuk hyung namun kemudian aku mendengar Eunhyuk hyung meringis kesakitan, hah makanya jangan bertanya macam-macam dengan yeojaku itu.

“Aisshh..yeojamu itu Kyu..”ucap Eunhyuk hyung yang kemudian berjalan disampingku.

**

Sampai di Taiwan sudah ada Zhoumi hyung dan Henry dan ekpresi mereka juga sama begitu melihat aku membawa Yong Soon.

“Hyung…kau membawa Yong Soon?”ucap Henry sambil berbisik padaku.

“Ne..dia kan asisten pribadiku..”jawabku sambil tersenyum senang.

Henry hanya berdecak sementara Zhoumi hyung ekpresinya kurang lebih sama dengan hyungku yang lain, tidak habis pikir dengan kelakukanku. Hari ini jadwal kami adalah latihan untuk comeback dan Yongie ikut melihatku latihan bersama yang lain dan ini pertama kalinya dia melihatku latihan, sekalipun di Korea dia tidak pernah mau melihatku latihan ternyata ada bagusnya juga aku menjadikannya asisten pribadiku.

Aku bisa melihat Yongie sejak sampai disini terus saja menatapku tajam, aku tahu dia pasti marah sekali padaku, ya sekali-sekali mengerjainya tidak apakan. Dia sedang duduk memperhatikanku yang sedang latihan disini pasti dia tidak bisa seenaknya memarahiku memangnya dia mau ketahuan, begitu selesai latihan aku sengaja ingin mengerjainya lagi, aku berjalan menghampirinya.

“Ya ambilkan aku minum”ucapku padanya, dia membelalakan matanya menatapku sementara aku hanya memasang senyum evilku.

Dia kemudian berdiri dari duduknya dan berjalan sambil mengentak-hentakan kakiknya untuk mengambil air minum, aku tersenyum melihat tingkahnya itu sementara hyung-hyungku hanya bisa menggumam tidak jelas.

“Kau ini Kyu..”ucap Donghae hyung.

Tak lama kemudian dia sudah kembali dan memberikanku sebotol minuman.

“Gomawo..asisten pribadiku…”ucapku sambil menunjukan smirkku padanya dan dia hanya bisa menatapku tajam.

Aku kembali ke tempat hyungdeulku latihan dan kembali latihan bersama mereka.

Aku benar-benar lelah setelah seharian latihan, aku melihat Yongie menopang wajahnya dengan tangannya dan terkantuk-kantuk, sepertinya dia lelah sekali, memang sih daritadi aku selalu menyuruhnya mengambilkan, mengambilkan itu, apa aku keterlaluannya. Aku berjalan menghampirnya yang sepertinya sudah mengantuk.

“Yongie-ya..ireona..ayo pulang..”ucapku sambil mengguncang tubuhnya pelan.

Dia membuka matanya dan mengangguk, kemudian berdiri. Aku berjalan disampingnya yang terus saja menguap, dia benar-benar mengantuk. Apa aku keterlaluann ya?

**

Keeseokan harinya, kami ada jadwal di salah satu stasiun TV disini dan dia kembali ikut, sepertinya suasana hatinya sudah agak sedikit membaik, tidak seperti kemarin yang hanya cemberut saja sekarang dia sudah sering bercandang dengan yang lain terutama Henry, aissh sepertinya golongan darah berpengaruh pada kedekatanmu dengan seseorang. Dia sekarang dekat sekali dengan Henry. Seperti saat ini, aku berjalan di depannya dan dia di belakang dengan Henry.

“Berkeley? Temanku juga ada yang disitu tapi aku lupa mengambil jurusan apa”ucap Yongie, aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.

“Oh..really?Berkeley is very big..it’s so hard to find someone if you don’t know where exactly he is”jawab Henry dengan menggunakan bahasa Inggris, sok sekali dia.

“Yeah…maybe i will ask him later and i will tell you Oppa..”ucap Yong Soon.

Aku tahu mereka pernah tinggal di luar negeri tapi setidaknya kenapa tidak menggunakan bahasa yang mudah di mengerti, dasar mereka itu sok sekali. Aku hanya mendengus kesal mendengar percakapan mereka yang berlanjut dengan menggunakan bahasa Inggris terus.

“Kau sengankan Kyu dia disini?”tanya Zhoumi hyung yang berjalan disampingku sambil tersenyum.

Aku hanya menanggapinya dengan senyuman juga tidak mungkin kalau aku bilang iya, nanti kalau kedengaran olehnya bagaimana. Tentu saja aku senang dia ikut kesini, rasanya aku selalu bersemangat setiap latihan, aku bisa selalu melihatnya tidak perlu uring-uringan karena merindukannya dan yang pasti aku tidak perlu khawatir dia pergi dengan namja-namja favoritnya itu di Korea karena sekarang dia ada disini bersamaku.

“Ya ambilkan PSPku”ucapku memerintah Yongie yang sedang duduk menunggu kami selesai di make up.

“Ambil sendiri Tuan Cho bab…”aku menatapnya sambil tersenyum dan membuatnya berhenti berbicara, aku tahu dia tidak mungkin melanjutkan kata-katanya itu, dia mau ketahuan.

Akhirnya dia berjalan mengambilkan PSPku dan memberikannya padaku dengan kasar.

“I will take revenge Mr.Cho, just look it!”ucapnya sambil menyerahkan PSP itu dan aku pun tersenyum padanya.

“Gomawo..asisten pribadiku”ucapku dan membuatnya mendengus kesal sebelum kembali ke tempat duduknya.

Aku mendengar Eunhyuk hyung terkekeh pelan di sudut ruangan, sepertinya dia yang paling menikmati siksaanku pada Yongie.

“Let’s see what will happen to you Mr.Lee”ucap Yongie membuat Eunhyuk hyung berhenti tertawa. Rasakan hyung saat nanti pulang, lagian dia berani sekali menggoda Yongie-ku.

Setelah itu kami pun memulai acara ini dan Yongie menunggu di ruang ganti.

**

Begitu acara sudah selesai kami kembali ke ruang ganti dan melihat Yongie tertidur di sofa, dia sepertinya lelah mengikuti kegiatan kami selama beberapa hari ini. Tiba-tiba Zhoumi hyung menepuk pundakku.

“Sebaiknya dia pulang besok..dia tidak akan tahan mengikuti jadwal kita…kau tidak kasihan padanya…”ucap Zhoumi hyung.

“Ne..kyu..kita akan semakin padat setelah ini…kasihan dia…”ucap Wookie hyung.

Kasihan juga ya melihatnya yang selalu kelelahan setiap kami selesai jadwal dan setelah ini jadwal kami semakin padat, apa sebaiknya dia kembali ke Seoul saja ya.

“Ne..hyung…”ucapku, aku tidak bisa memkasanya untuk terus mengikuti kami, aku tahu dia tidak akan kuat, sepertinya aku sudah jahat sekali padanya.

Begitu kami bersiap pulang, Yongie masih terlihat mengantuk dan matanya masih setengah terpejam. Aku berjalan menghampiri manager hyung.

“Hyung..aku mau keluar sebentar..pinjam mobilnya ya”pintaku padanya, dia menatapku bingung.

“Mau apa kau Kyu? Besok masih ada jadwal”ucapnya.

“Sebentar hyung…sebentar..ayolah…”aku memohon padanya dengan puppy eyesku dan akhirnya dia mneyerahkan kunci mobil padaku.

“Ne..jangan pulang malam-malam dan jangan sampai kau dilihat orang..”manager hyung mengingatkanku.

“Sipp hyung..gomawoyo…”ucapku kemudian melihat mereka sudah mau pulang, sementara Yongie masih menungguku, sepertinya dia memang sudah terbiasa untuk menjadi asisten pribadiku buktinya dia menunggu memerintahkannya untuk pulang,hehehehe.

“Kau mau membawa Yong Soon kemana?”tanya Donghae hyung.

“Ada deh hyung”ucapku sambil tersneyum penuh arti padanya.

“Arasso..hati-hati..”ucap Donghae hyung lagi.

Aku mengangguk dan kemudian melihat mereka sudah pergi, aku segera menghampiri Yongie yang masih terkantuk-kantuk dan sekali-kali tertidur kemudian bangun lagi, aissshh kau memang harus segera pulang Yongie.

“Yongie-ya..ireona..”panggilku sambil mengguncang tubuhnya.

“Sudah mau pulang Kyu?”tanyanya dengan mata yang masih setengah terpejam.

“Ne..tapi kita akan jalan-jalan dulu..kajja..”ucapku kemudian memakai masker dan kacamatku lalu menarik tangannya untuk pergi.

**

Aku membawanya ke sebuah taman di pusat kota Taipei.

“Dimana ini?”tanya Yongie yang sudah sadar sepenuhnya begitu aku memberhentikan mobilku di taman.

“Kau belum pernah lihat pemandangan malam di Taiwan kan?”tanyaku padanya.

Aku segera turun dari mobil dan dia pun mengikutiku. Kami memandang keindahan kota Taipe di malam hari.

“Besok kau akan pulang”ucapku padanya.

Dia menoleh padaku.

“Mwo?”tanyanya tidak mengerti.

“Ne…besok kau harus pulang…sepertinya kau tidak cocok dengan jadwal kami…kau pasti kelelahan selama dua hari ini..mianhe..aku hanya ingin bisa bersamamu setiap hari..tidak perlu menahan rasa rindu tidak melihatmu…”ucapku mengalir begitu saja, bahkan aku tidak sadar aku mengucapkan kata-kata itu.

Dia terdiam.

“Kau yang lebih lelah…aku senang bisa bersamamu selama disini…aku juga ingin selalu bersamamu dan tidak perlu menahan rasa rindu tidak melihatmu….aku tidak mau pulang..aku mau menemanimu..”ucapnya sambil menoleh padaku dan kami saling bertatapan beberap saat.

Lalu aku mengacak-acak rambutnya perlahan.

“Aku memang lelah tapi semua itu akan hilang jika aku tahu ada seseorang yang merindukanku dan mengkhawatirkanku di Seoul meski tidak melihatnya dan hanya tahu bahwa dia merindukanku dan menkhawatirkanku..itu cukup…rasanya aku tidak lelah menjalankan ini semua karena aku tahu kau selalu mendukungku…”ucapku, aku bisa melihat matanya mulai berkaca-kaca, aigoo, kenapa dia malah menangis disaat seperti ini, kenapa dia jadi cengeng seperti ini.

“Aigoo..jangan menangis…”ucapku menyentuh wajahnya dengan jariku dan menahan air matanya agar tidak turun.

“Aku tidak suka kau menangis..”ucapku lagi.

Dia mengusap matanya agar tidak menangis dan kemudian tersenyum padaku.

“Senyum lebih baik”ucapku kembali mengacak-acak rambutnya perlahan dan kembali menatap lurus ke depan.

“Hattchhi”

Tiba-tiba dia bersin, aku langsung menoleh padanya yang kembali bersin berkali-kali.

“Kau memang harus pulang besok”ucapku kemudian melepaskan syal yang aku pakai dan memakaikan padanya yang tidak memakai syal, babo sekali dia, tidak memakai syal di malam yang dingin seperti ini.

Aku langsung mengenggam tangannya erat menarik tubuhnya untuk mendekat padaku agar dia hangat, lalu aku menarik kepalanya untuk bersandar pada lenganku dan mengusap rambutnya perlahan.

**

Aku melihat layar handphoneku, seseorang menelepon dan itu membuat senyumku mengembag.

“Kenapa Kyu?”tanya Sungmin hyung disampingku.

“Dia merindukanku hyung”ucapku kemudian segera keluar dari ruang latihan untuk menjawab teleponnya.

Aku tahu dia pasti sangat merindukanku.

“Miss me?”ucapku langsung begitu mengangkat telepon.

“Ya Tuan Cho babo! Kau membuatku kena flu tahu!”serunya di telepon.

Aku terkekeh pelan mendengarnya berbicara, memang sih suaranya sedikit lain dari biasanya sepertinya dia memang sedang flu, aigoo, kasihan sekali yeoja-ku itu.hehehehe.

“Mianhe..mianhe…bagaimana keadaanmu sekarang?”tanyaku.

“Kau bisa tahu dari suaraku”ucapnya ketus.

“Ne..aku tahu..istirahatlah..”ucapku.

Kemudian dia terdiam, aku pikir dia sudah mematikan teleponnya namun kemudian aku mendengarnya mendesah pelan.

“Bogoshipoyo”ucapnya perlahan.

Aku benar-benar ingin mentertawakannya saat ini, dia benar-benar lucu sekali jika mengatakan hal itu, aku yakin mukanya sudah memerah sekarang. Yongie-ku benar-benar lucu sekali jika sedang mengungkapkan perasaanya seperti itu.

“Ne..nado bogoshipoyo Yongie…”jawabku.

Aku kembali mendengarnya terdiam, aisshh dia itu.

“Sekarang istirahtalah…aku akan pulang sebentar lagi…cepat sembuh jangan main dengan namja-namja favoritmu dulu..istirahat saja di rumah..”pesanku padanya.

“Ne..”jawabnya dengan suara yang agak sedikit serak.

“Sarangahae…”ucapku.

Dia kembali terdiam, susah seklali untuknya mengucapkan kata-kata itu, yeoja dengan gengsi tinggi, ckckckck.

“Nado..”jawabnya singkat, jawaban apaan itu setelah lama terdiam hanya itu jawabannya. Dasar Yongie babo!

“Nado apa?”pancingku padanya, dia menghela nafas perlahan, senang sekali menggodanya seperti itu, aku bisa mmebayangkan wajahnya yang sudah merah sekarang ini, pasti lucu sekali, andai aku ada disitu aku pasti sudah mentertawainya habis-habisan.

“Saranghae..”ucapnya pada akhirnya.

“Nah..gitu dong…ya sudah istirahat sana…aku mau latihan dulu..nanti malam aku akan menelponmu…annyeong…”ucapku mengakhiri pembicaraan dengannya.

Aku kembali ke ruang latihan namun begitu aku membuka pintu, hyungdeulku langsung terjatuh di depanku, ternyata mereka sedang menguping di balik pintu, dasar hyungdeul autis!

“Ya hyung..kalian menguping kami ya?!”seruku pada mereka dan mereka hanya bisa tersenyum-senyum tidak jelas.

“Ciee…yang sekarang jadi pasangan romantis..”celetuk Eunhyuk hyung yang langsung mendapat jitakan dari Sungmin hyung disampingnya, aku sudah menatap Eunhyuk hyung tajam.

“Ayo..ayo…latihan lagi…”ucap Siwon hyung menarik tanganku untuk kembali latihan sementara aku masih menatap Eunhyuk hyung tajam, lihat saja setelah pulang hyung!seruku dalam hati.

**

Setidaknya sekarang aku yakin setiap meninggalkannya dia akan tetap merindukanku dan itu cukup bagiku ^^

Advertisements

11 thoughts on “FF: This Is What I Will Give To You Ms.Choi (KyuSoon Couple)

  1. wahhh kyu oppa makin romantis aj, trus perhatian banget tuh sama yong soon..kekeke..
    Kyusoon couple keyen keyen keyen

  2. Kya… Lucu bgt.
    Skrg kyu kok jd lbh sweet dan romantis ya?
    Ya..baguslah. Cowo itu yg hrs mulai duluan hahaha…cewe itu tinggal nerima dan membalasnya.
    Bagus2 ff nya.. Makin seru..
    Lanjoooot

  3. cie kyusoon jadi pasangan romantis yah walaupun baru dikit, tapi itu kemajuan yg luar biasa 🙂 setidaknya gengsinya sudah menurun perlahan-lahan kkkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s