FF: Our Secret Part 10

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

*Choi Yong Soon*

Part 10

Hankyung POV

Aku terus memperhatikan wajah Hee Yeon yang sedang tertidur pulas, wajahnya pucat sekali, aku mengelus pipinya perlahan, apa yang terjadi padamu Haneul? Ucapku dalam hati. Aku mengenggam tangannya yang tidak di infus, kumainkan jari-jarinya. Aku benar-benar khawatir dengan kondisinya, sebenarnya dia kenapa?

Tiba-tiba handphoneku berbunyi aku segera mengangkatnya.

“Hyung..waeyo?”tanyaku pada Teukie hyung yang sedang menelponku.

“Bagaimana keadaannya?”tanya Teukie hyung.

“Masih menunggu hasil pemeriksaan mungkin besok hyung…hari ini dia menginap di rumah sakit begitu juga aku…maaf tidak sempat memberitahumu…”jelasku padanya.

“Ne…apa perlu aku kesana..”tanyaku padanya.

“Tidak usah hyung…kalau semakin banyak yang kesini bisa-bisa kita ketahuan semua…”ucapku lagi, ya ini saja aku harus pintar-pintar menyamar menyembunyikan identitasku kalau sampai aku ketahuan membawa seorang gadis kemari apa kata netizen nantinya tentang Super Junior dan pastinya semua rahasia yang kami simpan rapat-rapat ini akan terbongkar.

“Kau yakin?aku akan kesana sekarang…”ucap Teukie hyung lagi.

“Tidak perlu hyung…aku baik-baik saja…kalau ada apa-apa aku pasti akan telepon hyung..”kataku lagi.

“Ara..kalau ada apa-apa segera telepon aku…aku yang akan bicara dengan manager..”ucap Teukie hyung.

“Ne…gomapta hyung…”seruku kemudian menutup sambungan telepon.

Aku kembali memperhatikan wajah pucat Haneul, semoga tidak terjadi apa-apa padanya, semoga dia akan sehat kembali seperti biasanya. Aku terus mengenggam erat tangannya dan lama kelamaan mataku tidak bisa diajak kompromi dan aku pun merebahkan kepalaku disampingnya.

Yeon Ji POV

“Ini apa?”tanya Yesung Oppa padaku begitu antusias.

“Ini soto Oppa..”jawabku.

“Kalau ini?”tanyanya lagi.

“Ini sate”jawabku.

“Yang ini?”tanyanya sambil menujuk sebuah gambar lagi dimenu.

“Ini gado-gado”jawabku.

“Nah..ini..ini…apa?”tanyanya kembali.

“Itu Asinan Oppa…”jawabku lagi.

“Hoaa..mirip kimchi…”ucapnya penuh dengan ketakjuban seakan melihat sesuatu yang luar biasa, yah Yesung Oppa memang selalu berlebihan.

Dia kembali memperhatikan daftar menu, lama-lama aku bosa juga jadinya sejak tadi dia hanya memballikan-balikan menu dan bertanya terus-terusan tanpa memesan. Aku menunggunya dengan menopang wajahku dengan kedua tanganku memperhatikannya yang sedang menatap serius daftar menuh dihadapannya seakan dia mau membeli semuanya. Dia lucu sekali, tidak pernah risih ya pergi keluar harus selalu berpakian lengkap seperti ini, kacamata dan topi, aku menjulurkan tanganku membetulkan letak topinya.

“Wae?”tanyanya padaku.

“Topi Oppa miring…nanti ketahuan lagi Yesung Super Junior sedang makan di restoran Indonesia..”ucapku sambil terkekeh pelan, dia pun tersenyum padaku.

Aku senang sekali setiap kali melihatnya tersenyum, dia sangat manis sekali apalagi matanya akan hilang jika dia tersenyum.

“Oppa…Yong Soon dan Kyuhyun Oppa sudah baikan belum ya?”tanyaku sambil memainkan sendok yang sudah disiapkan di meja.

“Molla…kenapa kau jadi mengkhawatirkan mereka?”tanya Yesung Oppa tanpa menatapku.

“Oppa…Yong Soon kan soulmateku…kalau dia putus dengan Kyu bagaimana?”seruku.

“Ya…dia soulmate-mu yang selalu saja membuat pasangan masing-masing khwatir…”ucap Yesung Oppa.

“Nde??”tanyaku memastikan perkataannya yang sedikit tidak aku mengerti.

“Anni..coba saja kau tanyakan padanya…”ucap Yesung Oppa kemudian menutup buku menu dan menatapku.

“Oh iya ya…lebih baik aku sms Yong Soon saja…”ucapku semangat dan kemudian mengambil handphoneku di tasku dan segera mengetik sms padanya.

Semoga mereka sudah baikan.

Yesung POV

“Nickhun….”ucap  Yeon Ji lirih, Nickhun? Nickhun 2PM? Dia kenal dengan Nickhun, aku melihatnya melambaikan tangan pada seseorang yang sama sepertiku mengenakan topi dan dan juga kacamat juga masker, darimana Yeon Ji bisa mengenalinya. Aku melihat namja itu balas melambaikan tangannya pada Yeon Ji dan berjalan ke arah meja kami.

Dia berhenti tepat disampingku dan memperhatikanku.

“Yesung hyung?”serunya dengan suara yang sangat kecil.

Aku mendongak dan ternyata benar dia Nickhun 2PM, dia melepas maskernya dan tersenyum padaku.

“Annyeong hyung…”ucapnya padaku.

“Ne…annyeong…”balasku, dia menatapku dan Yeon Ji bergatian dan tersenyum penuh arti.

“Duduklah…”ucap Yeon Ji menyuruhnya duduk.

“Ani..aku tidak mau menganggu…”jawabnya.

“Lalu ada apa kau kesini?”tanya Yeon Ji padanya.

“Aku rindu masakan Asia Tenggara…”ucap Nickhun.

“Sudah ya…aku sudah selesai…annyeong…”ucapnya pada kami dan kemudian berlalu pergi.

“Aisshh…dia masih mengingat tempat ini ternyata…”gumam Yeon Ji.

Entah kenapa aku kembali merasa cemburu pada Yeon Ji, berapa banyak lagi anggota BB yang dia kenal, kemarin satu fakta membuatku benar-benar kaget ternyata Gikwang adalah mantannya sekarang apa hubungannya dengan Nickhun 2PM? Aku ingin bertanya padanya.

“Yeon Ji-ya..kau kenal Nickhun?”tanyaku padanya.

“Ne..Oppa..dia yang mengajakku kemari dulu saat kami pacaran…”ucap Yeon Ji dengan ekpresinya yang bsiasa.

Mwo?? Nickhun 2PM juga mantannya. Aigoo, siapa lagi mantannya, tanpa terasa aku mengenggam sendokku dengan kencang.

“Oppa..waeyo?”tanya Yeon Ji melihat perubahan ekpresiku.

“Siapa saja mantanmu?”tanyaku langsung padanya.

“Nde?? Oh…ada Gikwang…Nickhun…Thunder…Seung Hyun…Lee Jonghyun…”

BRAKK

Aku memukul meja dengan kencang membuat semua orang menoleh pada kami, aku sudah tidak mau mendengarnya bicara lagi. Aku segera pergi meninggalkannya, dia itu bisa dengan santainay membicarakan mantan-mantannya itu di depanku. Dasar Yeon Ji!

Yong Soon POV

“Mau langsung pulang?”tanya Kyu padaku saat kami sedang duduk di ayunan di taman tempat dia melamarku.

Aisshh aku tidak percaya si bodoh ini melamarku, sepertinya hari ini dia sedang kerasukan setan dan yang lebih parahnhya lagi aku menerimanya, sepertinya aku memang sudah gila karena seorang namja bernama Cho Kyuhyun, aku memperhatikan jari manisku, sebuah cincin melingkar disana dan tanpa sadar senyum tersungging di wajahku.

“Kau senang?”tanyanya padaku tiba-tiba di depanku.

“Anni…”jawabku merasa malu, pasti mukaku sudah merah sekarang, aku memalingkan wajahku tidak mau melihatnya.

“Yongie…”ucapnya memanggilku dengan nama kecilku, jamkaman, darimana dia tahu nama kecilku? Yang tahukan hanya Minho Oppa saja.  Reflek aku menoleh padanya dengan ekpresi kaget begitu mendengarnya memanggilku dengan nama kecilku itu dan tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang hangat menyentuh bibirku sekilas.

Dia melepaskan ciumannya dan tersenyum manis sekali padaku. Aigoo, dia menciumku lagi! Apa yang terjadi padanya, selama 4 tahun kami pacaran dia tidak pernah sekalipun menciumku dan hari ini dia melakukannya berkali-kali.

Dia berdiri dari jongkoknya.

“Ayo pulang…”ucapnya sambil mengacak-acak rambutku dan kemudian berjalan meninggalkanku.

Aku hanya bisa diam di tempatku, hari ini aku melihat sosok Kyuhyun yang lain, dia benar-benar berbeda dari biasanya, dia begitu romantis…apa ada yang salah dengan otaknya itu? pikirku.

“Ya!lama sekali sih!”teriaknya dari jauh, aku kembali terdiam. Omona tetap saja dia seorang Cho Kyuhyun yang cuek buktinya dia kembali lagi seperti aslinya, sudah kuduga setan seperti dia mana bisa selalu menjadi baik.

“Ne!”balasku dengan berteriak juga. Hufft, dia itu tetap saja sukanya marah-marah, aku berjalan dengan cepat mengejar langkahnya yang panjang.

Dia berjalan di depan sementara aku di belakang, ternyata keromantisan Cho Kyuhyun hanya sampai disitu saja, dia sudah kembali menjadi dirinya yang dulu. Sepertinya setan yang merasukinya sudah keluar dari tubuhnya. Dia berjalan sangat cepat membutaku harus berjalan cepat juga untuk mengejar langkahnya.

“Ya!pelan-pelan!”seruku padanya yang berjalan di depanku. Dia berhenti dan berjalan kembali ke belakang dan menarik tanganku untuk berjalan. Dasar Cho Kyuhyun!

Kyu POV

Jujur jantungku masih terus berdegup kencang sejak kejadian tadi, aku melamarnya, apa yang ada dipikiranku saat itu. aisshh, sepertinya aku memang sudah gila karena yeoja bernama Choi Yong Soon ini. Aku terus menarik tangannya untuk berjalan karena dia berjalan pelan sekali padahal tahu ini sudah malam.

Aku mengenggam tangannya dengan erat dan itu malah membuat jantungku semakin berdegup dengan kencang, apa dia juga seperti ini ya? Tapi ekspresinya sangat biasa sejak tadi aku melamarnya. Yeoja aneh!

Akhirnya sampai juga di depan rumahnya, entah kenapa perjalanan menjadi sangat lama atau memang perasaanku saja ya.

“Gomawo..”ucapnya begitu hendak masuk ke dalam rumah.

“Ah..ne…”jawabku sedikit gugup, kenapa aku menjadi gugup seperti ini ya?

“Kau sendirian di rumah?”tanyaku padanya karena melihat rumahnya sudah sangat sepi.

“Ne…eomma dan appa sedang pergi dan sepertinya belum pulang..”jawabnya.

“Oh…hati-hati di rumah…aku pulang dulu…”ucapku lagi dan berjalan meninggalkannya.

“Kyunnie…”panggilnya, dia memanggilku dengan nama kecilku ternyata sama seperti tadi aku memanggilnya dengan nama kecilnya, aku tersenyum sekilas sebelum menoleh padanya.

“Josimhe…”ucapnya padaku.

“Jal ja yo…”ucapku dengan nada yang sering aku gunakan di vareity show untuk sekedar menggodanya karena dia bilang dia tidak suka dengan caraku mengucapkannya itu dan benar saja dia melepas sneakersnya dan bersiap melemparku.

“Ya Cho Kyuhyun!sekali lagi kau seperti itu sepatu ini akan mendarat tepat di kepalamu!”serunya memasang wajah kesal yang memang ingin aku lihat.

Aku tertawa sekilas dan segera kembali ke mobilku.

Aku masuk ke dalam dorm dan melihat dorm sudah gelap, sepertinya mereka semua sudah tidur. Aku langsung saja menuju kamarku dan aku melihat Wookie hyung keluar dari kamarnya.

“Kyuhyun-ah…kau baru pulang?”tanya Wookie hyung yang berusaha melihatku dalam kegelapan.

“Ne hyung…”jawabku, Wookie hyung berjalan ke dapur sementara aku langsung masuk ke dalam kamarku.

Aku melihat Sungmin hyung sudah tertidur pulas dan aku pun juga merasa mengantuk maka aku pun segera merebahkan tubuhku di atas tempat tidur.

Rae Bin POV

“Jagiya jangan marah lagi ya..”ucapnya sambil menyentuh daguku, aku segera menghempaskan tangannya.

Pagi-pagi seperti ini dia datang ke apartemenku hanya untuk meminta maaf seperti ini?! Semalam aku memang kesal dengannya, bagaimana tidak dia memintaku bersikap romantis dengan pasangannya, tentu saja aku kesal, memangnya dia pikir aku setipe dengan Je Ri dan Hyo Soo yang selalu menempel dengan pasangannya itu.

“Jagi…”rengek Eunhyuk lagi.

Hufft, dia seperti anak kecil, sepertinya yang harusnya dipanggil bocah itu bukan Kyu tapi anak ini. Dia terus saja menarik-narik tanganku meminta maaf. Aigoo, dia itu bisa tidak bersikap dewasa sekali saja.

“Ya!apa-apaan sih!”seruku melepaskan tanganku yang dipegang olehnya. Dia kembali memasang wajah memelasnya.

“Oppa..masuk dulu ayo sarapan…”seru Je Ri yang tiba-tiba muncul dibelakangku masih mengenakan celemknya. Dia sedang membuat sarapan sepertinya.

“Je Ri-ya…kebetulan sekali aku belum makan…”ucapnya dengan semangat. Dasar pelit!!!

Aku mendengus kesal begitu dia berjalan masuk melewatiku, dia itu kalau ada yang gratis akan lupa padaku, namun tiba-tiba dia kembali dan menggamit tanganku masuk.

“Aku mau makan dengan jagiyaku..”ucapnya sambil tersenyum dan menujukan gummynya itu. aku luluh lagi deh, kenapa setiap dia tersenyum seperti itu aku pun ikut tersenyum juga???

Begitu selesai sarapan Eunhyuk tetap saja di apartemenku, dia duduk di sofa sambil menonton TV, apa dia tidak ada jadwal pagi ini? Tanyaku dalam hati, aku pun berjalan menghampirinya.

“Ya!kau tidak ada jadwal…sudah siang masih disini…”seruku padanya.

“Tidak ada….aku malas di dorm..apalagi sebentar lagi dua evil itu datang…lebih baik aku disini…”ucapnya sambil mengganti channel TV.

“Ya sudah…aku mau ke dorm dengan Je Ri mau memberikan sesuatu pada Chul Oppa..kau disini saja jaga apartemenku..”ucapku kemudian berjalan masuk ke dalam kamarku untuk mengambil barang titipan Heechul Oppa dan memasukannya ke dalam tasku.

“Ya..jagiya…kau malah meninggalkanku sendiri..mau ngapain sih ke dorm?lebih baik berdua saja disini…”serunya di depan pintu kamarku sambil tersenyum menggoda padaku.

Aku segera melemparkan boneka babiku ke arahnya membuatnya mengaduh kesakitan.

“Ya!sakit jagi…”ucapnya sambil mengusap-usap kepalanya…”

“Dasar yadong!aku mau ke dorm sekarang..terserah kau mau ikut atau tidak…”seruku kemudian berjalan melewatinya.

Aku melihat Je Ri sudah siap dan sepertinya sedang menelepon  Wookie. Aku pun segera menarik tangannya untuk pergi.

“Kajja..”ucapku pada Je Ri yang hanya bisa mengikutiku.

“Ya..jamkaman jagi…aku ikut…”serunya mengejarku.

Yong Soon POV

“Aku sudah selesai…”ucapku begitu aku selesai memakan sarapanku.

“Hari ini kau libur Yong Soon-ah?”tanya eomma padaku dan aku pun mengangguk. Senangnya hari ini hari libur, aku bisa istirahat di rumah.

Aku segera mohon diri untuk kembali ke kamarku namun sejak tadi aku melihat Minho Oppa terus saja memperhatikanku, apa ada yang aneh pada diriku? Sepertinya tidak. Aku pun segera menuju kamarku dan begitu juga Minho Oppa, kamarku dan kamarnaya bersebelahan, dia memperhatikanku dengan seksama sebelum masuk ke dalam kamarnya. Aneh sekali dia hari ini.

Aku berjalan menuju tempat tidurku dan mangambil handphoneku yang tergeletak di atas tempat tidur ternyata ada pesan masuk dari Chul Oppa.

From: Pinky Pinky Oppa

Heebum dan baengshin merindukan eommanya…

Bilang saja Oppa sibuk tidak sempat membersihkan kucinya itu. dasar, dia itu, punya kucing tapi sangat malas merawatnya, pasti kali ini dia memintaku memandikan mereka. Aku pun segera membalas pesannya dan bilang bahwa aku akan datang kesana, padahal niatnya aku tidak mau datang ke dorm hari ini ingin dirumah saja namun sepertinya godaan untuk bermain dengan Heebum dan Baengshin lebih menarik dibanding di rumah. Mereka berdua itu kucing terlucu yang pernah aku lihat, aku menyayangi mereka berdua seperti anakku, ya aku sangat menyukai  kucing makanya aku bisa akrba dengan Chul Oppa selain memiliki golongan darah yang sama tentunya. We are AB.

Aku segera mengambil tas selempangku dan kumasukkan PSP juga handphoneku kesana dan bersiap untuk pergi lagi begitu aku keluar kamar, Minho Oppa juga keluar, dia kembali memperhatikanku dengan seksama.

“Waeyo Oppa?”tanyaku padanya yang masih memperhatikanku.

Dia berjalan mendekat ke arahku dan tiba-tiba mengenggam tanganku. Ige mwoya?? Apa yang dia lakukan? Aku kan adiknya.

“Sejak kapan kau memakai cincin?”tanya Minho Oppa tepat di depan wajahku.

“Ng??”ucapku.

“Ini apa?”tanyanya sambil menujuk cincin yang ada dijari manisku.

Aku tidak tahu harus menjawab apa, aku tahu Minho Oppaku ini sister complex, kalau aku bilang Kyu melamarku, akan terbayang bagaimana dorm SuJu selanjutnya. Minho Oppa pasti akan marah-marah kesana.

“Kemarin kau pergi dengan Kyu hyung kan? Kemana?”tanyanya lagi.

“Tidak kemana-mana…”jawabku langsung berusaha menghidari tatapan matanya yang besar takut aku malah keceplosan.

“Apa dia yang memberikannya padamu? Apa dia melamarmu?”tanya Minho Oppa tepat sasaran.

“Ah…anu..ng…itu…”jawabku tidak jelas, aku tidak tahu apa jawaban yang harus aku berikan.

“Yong Soon-ah….kau ini masih kecil..masa kau langsung menerima lamarannya begitu saja…aigoo..harusnya dia meminta ijinku dulu…aisshh kenapa kau juga malah menerimanya..kau ini masih 18 tahun Yong Soon…masa kau sudah mau menikah..aigoo..”ucap Minho oppa.

“Minho-ya!!!!siapa yang akan menikah!!!”seruku menghentikan perkataanya yang semakin panjang saja.

“Lalu ini apa? Dia melamarmu kan?”tanya Minho Oppa lagi.

“Ne…tapi bukan berarti aku akan menikah dalam waktu dekat…kami hanya ingin membuat hubungan ini lebih serius…areo?”seruku padanya.

“Keundae…”

“Stop Minho-ya!aku mau pergi…”seruku kemudian berjalan melewatinya, malas sekali aku harus mendengar ceramah panjanganya itu. kenapa dia begitu sister complex sekali >.<

Sampai di apartemen mereka aku langsung menuju lantai 12 karena memnag tujuanku kesana, nanti saja setelah puas bermain dengan Heebum dan Baengshin aku turun ke bawah menemui namja babo itu. aku memnecet bel dorm mereka dan tak lama kemudian Heechul Oppa membukanya.

“Mana yang harus mandi?”tanyaku langsung pada Chul oppa, dia pun langsung mengambil Heebum dan Baengshin.

“Aigoo..anak eomma kotor sekali..kajja kita mandi…appamu terlalu sibuk ya…”ucapku pada Heebum dan kemudian mengendongnya di sebelah kanan lalu Baengshin di sebelah kiri.

Aku memandikan mereka berdua, tidak sampai 30 menit mereka sudah bersih kembali. Aku membiarkan mereka bermain sendiri sementara aku melihat Chul Oppa sudah siap berangkat.

“Ada jadwal Oppa?”tanyaku padanya.

“Ne…makanya aku tidak sempat memandikan mereka..”ucapnya sambil mengambil tasnya.

“Ada bayarannya ya Oppa….”seruku sambil tersenyum.

“Ya nanti aku suruh Kyu mengajakmu jalan-jalan….”ucap Heechul Oppa kemudian tersenyum jahil padaku dan memakai jaketnya.

“Kurang…”ucapku lagi.

“Dasar dongsaeng kurang ajar…jangan seperti si kunyuk itu…jamkaman…”ucap Heechul Oppa sebelum keluar.

“Sejak kapan kau pakai cincin?”tanya Chul Oppa mendekat padaku dan meraih tanganku serta mengamati cincin itu.

Aigoo, kenapa dia melihatnya sih, Chul Oppa juga sister complex bagaimana aku bilang padanya, mungkin sebaiknya aku lepaskan saja cincin ini tapi aku yakin Kyu akan sangat marah.

“Apa bocah itu melamarmu?”tanya Chul Oppa, aku hanya bisa nyegir.

“Ya dasar bocah babo!seenaknya saja dia melamarmu…andwee…kau tidak boleh menikah dengannya!!!”seru Chul Oppa.

“Aishh oppa sudahlah..siapa juga yang akan menikah..sudah sana pergi..”seruku sambil mendorong tubuhnya untuk keluar.

“Liat saja setelah pulang akan aku tanyakan pada bocah itu…seenaknya dia melamar seorang gadis tanpa minta persetujuan kami dulu..”ucapnya dan aku pun segera menutup pintu tidak mau lagi mendengar ocehannya.

Hah mungkin sebaiknya aku lepas saja agar tidak ada yang bertanya lagi.

Hyo Soo POV

“Jagi..aku punya lagu lagi untukmu…”ucap Donghae Oppa penuh semangat begitu aku sampai di dorm, hari ini aku dan dia akan jalan-jalan ke taman bermain tapi dia mengajakku untuk singgah ke dorm dulu.

“Jeongmal?coba mainkan untukku!”pintaku padanya.

Dia pun mengambil gitarnya dan mulai memetikanya mengalunkan sebuah nada yang sangat indah ditambah lagi dengan suaranya yang merdu. Dia benar-benar bisa membuatku tersenyum bahagia seperti ini.

“Bagaimana?”tanyanya padaku begitu dia selesai memainkan lagunya.

“Oppa…kau selalu keren…”ucapku padanya dia pun tersenyum dan aku pun mencium keningnya.

“Ya…bisa tidak sih…jangan skinship di dorm…”ucap Yong Soon yang lewat di depan kami.

“Ya!menganggu saja kau Yong Soon..”ucap Donghae Oppa.

Aku melihat Yong Soon hanya mengembungkan pipinya kesal, dia sepertinya sudah baikan dengan Kyu, baguslah, setidaknya dalam beberapa hari ini tidak ada suara barang yang dilempar atau pintu yang dibanting, kali ini bertahan sampai berapa lama ya mereka baikan? Tiba-tiba aku menangkap sesuatu di jari Yong Soon, cincin? Bukankah dia tidak pernah memakai cincin atau perhiasaan lainnya. Omona? Apa Kyu melamarnya? Tidak mungkin.

Dia pun pergi meninggalkan kami.

“Oppa..”panggilku pada Donghae.

“Ne..jagi…”jawabnya sambil menoleh padaku.

“Apa Kyu bercerita sesuatu pada kalian?”tanyaku padanya.

“Cerita apa? Tidak..kemarin dia pulang larut sepertinya…”jawabnya dan aku hanya menganggukan kepalaku.

“Kajja kita pergi bermain..”serunya padaku dan segera menarik tanganku untuk pergi.

“Oppa jangan lupa topi dan kacamatanya..”ucapku mengingatkan.

Dia pun segera mengambil topi dan kacamatanya kemudian memakainya.

Donghae POV

Aku melihat senyum di wajah Hyo Soo terus terkembang,dia sangat cantik jika tersenyum seperti itu, aku mengajaknya ke taman bermain hari ini dan sepertinya dia sangat menikmatinya.

“Oppa…ayo kesana…”pintanya sambil menggamit lenganku dan aku pun mengikutinya.

“Oppa aku mau boneka itu…”ucapnya padaku sambil menunjuk boneka teddy bear coklat yang besar. Saat itu kami ada di stand permainan bola basket yang bisa memasukan bola ke dalam ring akan mendapatkan boneka itu.

Aku pun mencoba melakukannya dan ternyata berhasil. Aku memberikan bonek itu padanya dan aku melihatnya tersenyum senang sekali. Kami duduk di salah satu tempat duduk disana tepat di bawah pohon.

Hari sudah mulai sore, Hyo Soo merebahkan kepalanya di bahuku dan aku mengenggam tangannya dengan erat.

“Gomawo Oppa…hari ini aku bahagia sekali…”ucapnya.

Aku mengelus kepalanya perlahan.

“Jagi…Teukie hyung bilang minggu depan kami diberi libur satu minggu dan Teukie hyung mau mengajak kita liburan ke Indonesia..kau mau ikut kan jagi? Nanti aku yang bicara dengan orang tuamu…”ucapku.

Dia melepaskan kepalanya dari bahuku dan menatapku dengan senyuman, aissh senyuman yang membuat jantungku berdetak lebih cepat setiap melihatnya.

“Ne…aku mau ikut Oppa…”ucapnya.

“Johta!kita bisa liburan bersama..”ucapku senang.

Dia kembali merebahkan kepalanya di bahuku dan aku merangkulnya. Senangnya dia akan ikut aku liburan bersama.

“Hyo Soo-ya…”panggilku.

“Ne….”dia mendongak melihatku.

Aku pun mulai mendekatkan wajahku padanya perlahan-lahan, aku melihatnya memejamkan matanya dan kurasakan bibirnya yang lembut, aku semakin mengeratkan rangkulanku padanya membuat jarak kami semakin dekat dan menggerakan bibirku perlahan di bibirnya.

Kibum POV

“Oppa bukankah itu Donghae Oppa dan Hyo Soo….”ucap Ji Soo saat kami sedang makan di sebuah restoran.

Aku melihat ke arah yang Ji Soo tunjuk dan menemukan pasangan itu sedang berjalan bergandengan tangan. Iya itu Donghae hyung. Aku pun segera keluar dari restoran itu dan memanggil mereka.

“Hyung!”teriakku pada mereka. Donghae hyung langsung menoleh dan berjalan menghampiriku.

“Eonni..kau sedang bersama Kibum Oppa?”tanya Hyo Soo pada Ji Soo.

“Ne..kami kan sedang liburan disini…”ucap Ji Soo sambil tersenyum.

“Ara..sebelum kalian kembali ke Amerika kan?”ucap Donghae hyung sambil terkekeh pelan.

“Apa kalian akan ikut liburan kami ke Indonesia?”tanya Donghae hyung padaku.

Ji Soo menatapku bingung, aku lupa memberitahunya bahwa anak-anak Super Junior akan pergi liburan ke Indonesia.

“Oh..Ji Soo-ya…aku lupa mmeberitahumu kemarin Teukie hyung bilang mereka ingin liburan ke Indonesia minggu depan…kau mau ikut?”tanyaku padanya.

“Terserah oppa saja…”jawab Ji Soo.

Wookie POV

“Jagiya…”panggilku pada Je Ri yang sedang memasak sementara aku duduk di kursi di dapur memperhatikannya masak.

“Ne…”jawabnya singkat tanpa menoleh ke arahku.

“Jagi..”panggilku lagi.

“Ne..”jawabnya namun lagi-lagi tanpa menoleh.

Aku pun berjalan menghampirinya dan memeluknya dari belakang.

“Oppa!”ucapnya kaget ketika aku memeluknya dari belakang.

“Kau cuek sekali padaku…”ucapku sambil terus memeluknya.

“Aku kan sedang masak Oppa..lepas ah…”ucapnya sambil berusaha melepaskan tanganku dari memeluknya namun aku malah memeluknya semakin erat.

“Anni…aku ingin seperti ini saja…”ucapku padanya.

“Oppa manja sekali sih…”serunya namun tetap saka aku terus memeluknya.

Je Ri POV

Hari ini Wookie Oppa aneh sekali, sangat manja, sama seperti ini dia terus saja memelukku dari belakang membuatku tidak bisa memasak.

“Oppa…lepas…kau tidak mau makan hari ini..”seruku padanya masih berusaha melepaskan rangkulan tangannya di pingganggku. Namun ternyata dia merangkulku sangat kuat dan tiba-tiba saja dia membalikan tubuhku menghadapnya.

Dia mendektakan wajahnya padaku, semakin lama semakin dekat dan bisa kurasakan hembusan nafasnya di wajahku, dia mendudukan wajahnya sedikit.

“Eheemmmmm” seru sebuah suara membuat kami menjauh dan ternyata itu Yong Soon.

Dia berjalan melewati kami untuk mengambil air minum. Bisa kurasakan mukaku memerah sekarang begitu juga Wookie Oppa.

“Yong Soon-ah…”panggilku.

“Ne…ara…aku tidak akan menganggu kalian lagi..”ucapnya sambil tersenyum penuh arti dan berjalan meninggalkan kami.

Wookie oppa kembali ke tempat duduknya. Tadi aku melihat sesuatu di jari Yong Soon. Omo apa itu cincin? Kenapa Yong Soon memakai cincin? Bukannya dia tidak suka memakai seperti itu, apa dari Kyu? Apa jangan-jangan…anni tidak mungkin…tapi…

“Oppa..”panggilku pada Wookie Oppa.

“Ne..”jawabnya.

“Kyu tidak cerita bagaimana mereka baikan?”tanyaku padanya.

Wookie Oppa menggeleng.

“Dia pulang larut semalam dan sepertinya langsung tidur tapi tidak tahu jika dia berbicara pada Sungmin hyung di kamar…memangnya kenapa kau ingin tahu sekali?”tanya Wookie Oppa padaku.

“Ah anni…hanya bertanya saja…Oppa..ambilkan wortel di kulkas dong…”pintaku padanya dan dia pun berjalan menuju kulkas mengambil wortel.

Tidak mungkin Kyu melamar Yong Soon,berani sekali dia. Pasti itu hanya cincin biasa.

Donghae POV

“Sepertinya kita harus kembali…”ucapku begitu mendapat sebuah sms dari Teukie hyung yang menyuruh kami untuk pulang, sepertinya sangat penting sekali.

“Ne…hyung juga mengirim sms padaku..”ucap Kibum.

Akhirnya kami pun kembali ke dorm.

Sesampainya di dorm aku melihat mereka semua sudah berkumpul membuat lingkaran dengan Yong Soon dan Kyu di depan mereka. Kenapa lagi dua anak itu? seperti sedang diinterogasi saja. Apa mereka membuat masalah lagi? Aku pun berjalan menuju kerumunan mereka.

“Kau mau menikah dengan Yong Soon kan Kyu?!”seru Heechul Oppa membuatku kaget.

Menikah? Kyuhyun? Yong Soon? Aku melihat Kyuhyun dan Yong Soon membelalakan matanya kaget dan saling pandang.

“Kau sudah melamar Yong Soon,Kyu?”tanya Teukie hyung.

Melamar? Kyu sudah melamar Yong Soon? Aisshh dua anak kecil itu, apa yang mereka pikirkan?

Advertisements

5 thoughts on “FF: Our Secret Part 10

  1. 2anak kecil?? Apa takut kyu duluan yg married?? Kkk~
    Oppadeul gga ada yg sadar masa’ cuma heechul doank yg sadar?? Para yeoching’a pada cepet sadar’a..

    Next part..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s