FF: Now That We’re Broke Up (KyuSoon Couple)

Now That We’re Broke Up

Yong Soon POV

Aku mengetuk-ngetukkan tanganku di meja belajarku dengan mata yang masih menatap nanar laptop apple biru kesayanganku, hadiah ulang tahun ke-17 dari appaku di Inggris, sesekali aku mengepalkan tanganku. Sudah cukup, aku sudah tidak tahan lagi terus seperti ini, memangnya dia pikir aku batu yang tidak punya perasaan, aku juga seorang yeoja yang punya perasaan cemburu juga. Sudah sebulan ini aku sering galau gara-gara namja babo yang sekarang berubah menjadi seorang cassanova,cih dia pikir dia begitu tampan sehingga banyak yeoja yang akan bertekuk lutut padanya. Hufft, aku membencimu Cho Kyuhyun!

Aku pun segera mematikan laptop itu, aku muak melihat skandal-skandal yang selalu dia buat yang sukses membuatku galau, aku menghela nafas dengan berat dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur, namja babo itu sekarang sedang ada di China, baguslah, aku memang sedang tidak ingin  melihat wajah sok kegantengannya itu>.<

Berkali-kali dia memintaku percaya tapi apa yang dia lakukan, bagaimana mau aku percaya padanya jika hampir setiap hari selalu saja ada berita skandalanya dengan banyak yeoja dan kali ini Victoria Onnie. Kepercayaanku juga bisa mencapai titik ragu dan sekarang aku benar-benar ragu padanya. Aku tahu dia pasti tahu tentang berita yang sedang hangat-hangatnya ini tapi apa yang dia lakukan dia seakan biasa saja, bahkan sejak pergi ke China dia belum menghubungiku, apa dia terlalu sibuk dengan Super Junior M yang sekarang menjadi sarang cassanova semua >.<, setidaknya pikirkanlah bagaimana perasaanku mendengar berita ini.

“Aku benar-benar membencimu Cho Kyuhyun!!”seruku dengan mantap.

Kau sudah merusak mood liburanku, niatku ingin menenangkan pikiranku yang selama semester kemarin benar-benar penuh dengan liburan ini dan mempersiapkan pikiranku untuk semester depan tapi apa yang dia lakukan dia membuat liburanku tidka tenang.

Aku mengambil I-Phoneku yang aku letakkan di atas tempat tidur tepat disampingku. Aku melihat tanggal masih dua  minggu lagi sebelum masuk semseter selanjutnya, ya Tuhan cepat sekali, ok aku tidak boleh memikirkan skandal itu lagi dan harus mulai menikmati liburanku sebelum aku kecewa, untuk apa aku liburan dihabiskan dengan memikirkan namja babo dan segala macam skandalnya itu, menyusahkan aku saja…

Dan aku punya sebuah ide, kalau dia bisa membuat skandal aku juga bisa, lihat saja, aku benar-benar akan membalasmu Tuan Cho babo, tunggu saja pembalasanku.

Aku segera mencari kontak di I-Phoneku dan meneleponnya.

“Eomma..aku jadi pulang besok…”ucapku pada eomma yang sedang aku telepon.

Setelah itu aku pun memutuskan hubungan telepon dan segera bangkit dari tidurku. Kita lihat Tuan Cho babo, aku juga bisa membalasmu. Aku segera menuju lemariku dan mengambil  beberapa baju yang akan aku bawa tidak perlu banyak, aku memasukannya ke dalam tas, besok aku akan kembali ke Inggris untuk liburan selama dua minggu dan selama dua minggu itu juga aku tidak akan menghubungi si babo itu ataupun mencari tahu tentang mereka, aku benar-benar ingin menenangkan pikiranku dari si babo itu!! aku mau liburan dengan tenang!!

Kyu POV

“Kyuhyun-ah…kau sudah lihat berita hari ini?”tanya Donghae hyung yang tiba-tiba masuk ke dalam kamarku, aku yang sedang bermain dengan PSPku hanya menoleh sekilas, aku tahu apa yang dia maksud pasti skandal dengan Victoria lagi kan? Aisshh mereka itu terlalu melebih-lebihkan saja, seperti tidak ada berita lain, malas aku menanggapinya.

“Ne..aku tahu..”jawabku singkat kemudian tetap serius menatap PSPku.

“Kau sudah menghubungi Yong Soon?”tanyanya lagi yang ternyata sudah duduk di tepi tempat tidurku.

Aku kembali menoleh padanya dan menatapnya, untuk apa dia bertanya soal Yongie? Jujur sebenarnya aku tidak suka jika Donghae hyung menanyakan tentang Yongie, yah mungkin aku masih belum bisa menerima bahwa Donghae hyung pernah memiliki hubungan khusus dengan Yongie meski sekarang dia sudah memiliki Hyo Soo noona.

“Untuk apa?”tanyaku dengan tidak semangat.

“Ya…kalau dia tahu berita ini dan marah padamu bagaimana?”tanya Donghae hyung lagi.

“Dia percaya padaku..”jawabku singkat.

Ya, aku sudah pernah bilang padanya agar selalu percaya padaku apapun yang terjadi dan aku rasa dia seharusnya tetap memegang kata-kataku.

“Arasso..tapi bukankah lebih baik kau menghubunginya bukankah semenjak kita di China kau belum menghubunginya…”ucap Donghae hyung.

Maunya apa sih hyungku ini, itu kan urusanku mau menghubunginya atau tidak kenapa dia yang harus repot.

“Sudahlah hyung..jangan urusi hubunganku dengannya..”ucapku singkat kemudian pergi keluar kamarku.

Kenapa dia begitu peduli pada Yongie? Apa Donghae hyung masih memiliki perasaan pada Yongie? Andwe! Tidak akan aku biarkan Yongie pergi sejengkal pun dariku. Aku menatap layar handphoneku dengan wallpaper gadis bodoh itu yang aku ambil diam-diam dari handphonenya karena dia tidak pernah mengijinkanku untuk menyimpan foto-fotonya sedangkan dia malah masih menyimpan foto-fotonya dengan Donghae hyung, untung aku masih bisa bersabar, kalau tidak mungkin aku sudah bertengkar dengan Donghae hyung. Itu dia kenapa aku masih selalu curiga pada mereka berdua, aku tahu Donghae hyung sudah memilki kekasih tapi sikapnya pada Yongie masih terlihat berbeda dibanding pada yeojachingu member Super Junior yang lain, menurutku dia terlalu perhatian pada Yongie dan Yongie entah kenapa setiap melihatnya menatap Donghae hyung seperti masih memiliki suatu perasaan karena menurutku tatapannya sangat berbeda dibanding saat melihatku.

Aku menimbang-nimbang untuk menghubunginya atau tidak, aku tahu sejak di China aku belum menghubunginya bahkan kami sudah seminggu tidak bertemu karena kesibukanku dengan Super Junior M yang sebentar lagi akan comeback, alasanku tidak menghubunginya yaitu agar dia bisa merindukanku, aku ingin dia bilang merindukanku.

Ah sudahlah nanti saja aku menghubunginya, aku ingin tahu apakah dia merindukanku atau tidak. Aku kembali menyimpan I-Phoneku di dalam saku jaketku dan sebaiknya aku kembali ke kamarku, cuaca semakin dinginn diluar.

Yong Soon POV

“Cha…selesai sudah..”ucapku begitu selesai memasukan semua pakaianku ke dalam tas, cukup satu tas saja yang akan aku bawa ke Inggris.

Hah rasanya aku benar-benar merindukan Inggris saat ini, sudah lama sekali sejak aku pulang terkahir kali kesana mungkin dua tahun yang lalu, seperti apa ya Inggris sekarang dan yang lebih penting lagi bagaimana orang tuaku, aku merindukan mereka T.T

Di Inggris aku benar-benar tidak akan memikirkan si babo itu dan melupakan semua skandal-skandal anehnya itu dan benar-benar liburan disana.

“Yong Soon-ah…sedang apa kau?”tanya sebuah suara berat yang tiba-tiba sudah berada diambang pintu.

Aku terlonjak kaget dan langsung mengelus dadaku melihat Minho Oppa berdiri di ambang pintu menatap ke arahku.

“Kau tidak punya sopan santun ya Choi Minho…ketuk pintu dulu kek”ucapku padanya.

Dia tertawa pelan dan kemudian berjalan menghampiriku.

“Kau mau kabur, hah?”tanyanya tiba-tiba.

“Lucu sekali leluconmu”jawabku.

“Oh..kau mau menyusul Kyu hyung ke China karena kau begitu merindukannya”ucapnya lagi.

Kali ini aku benar-benar ingin menjitak kepalanya, kalau bukan dia kakakku aku pasti sudah melakukannya, dia tersenyum penuh arti padaku.

“Hanya dalam mimpimu aku merindukan orang itu”ucapku ketus, malas sekali harus mendengar nama namja babo itu disebut lagi.

Aku mendengarnya terkekeh pelan dan kemudian duduk di atas tempat tidurku.

“Lalu kau mau kemana nona Choi?”tanyanya padaku.

“Ke kampung halamanku”jawabku singkat sambil memasukan I-Padku ke dalam tas.

“Kampung halamanmu disini nona Choi”serunya.

Aku menghela nafas perlahan, dia sepertinya ingin memulai adu mulut denganku.

“Sorry..i was born in England and that’s my home town Mr.Choi and pelase call me Anita…”ucapku menatapnya.

Dia terkekeh pelan kemudian merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidurku, apa dia tidak punya kegiatan lain selain mengangguku.

“Kau sedang bertengkar lagi dengan Kyu hyung?”tanyanya lagi.

“Tidak”jawabku singkat sambil mengancingkan tasku.

“Don’t lie Anita Choi…apa karena skandal itu lagi..Victoria noona? Aigoo kau percaya?”tanyanya sambil bangkit dari tidurnya dan menatap langsung mataku.

“Sudahlah Tuan Choi…pesawatku akan berangkat sebentar lagi dan please stop talking about him..aku mau liburan disana bukan mau bergalau dan aku tidak peduli dengan skandal itu..so..jangan pedulikan sikapku..aku memang seperti ini..”ucapku sambil menyandang tasku dan hendak keluar dari kamarku namun tangannya menahanku.

“Hey..little girl..aku antar ke bandara…”ucapnya.

Tetap saja sister complex bahkan dia tidak membiarkanku pergi ke bandara sendiri, aku pun hanya mengangguk.

“Ne..ne..palliwa..aku tidak mau lebih lama di Korea..”ucapku kemudian berjalan mendahuluinya keluar kamar.

Dia mengiikutiku di belakang dan dia pun segera mengantarkanku ke bandara, selamat tinggal Korea, selamat datang di Inggris, selama tinggal Tuan Cho babo!

Kyu POV

Yeoja babo itu benar-benar ya, tidakkah dia merindukanku. Dasar babo!! Begitu sampai di Korea aku akan segera menemuinya. Kau akan aku habisi Yongie! Tuhan kenapa aku punya yeojachingu yang sama sekali tidak pernah merindukanku.

Begitu sampai di bandara, kami sudah disambut oleh banyak ELF, mereka begitu perhatian sekali pada kami, benar apa kata Teukie hyung merekalah keluarga kami sebenarnya, dimanapun kami berada mereka tetap setia pada kami. Aku berjalan mengikuti hyung-hyungku yang sudah berjalan lebih dahulu di depan. Mereka beberapa kali tersenyum dan melambai pada ELF begitu pun juga aku.

Tiba-tiba aku melihat sosok yang sangat familiar buatku sedang berjalan masuk ke dalam bandara mengenakan jaket coklat panjang dan topi cupluk yang menutupi rambut pendekanya serta kacamata hitam, dari cara jalannya dan postur tubuhnya rasa-rasanya aku kenal, kenapa dia begitu mirip dengannnya…ah tidak mungkin untuk apa dia ke bandara?

“Kyu..waeyo?”tanya Wookie hyung menepuk pelan bahuku karena aku yang terdiam memperhatikan orang itu dengan seksama.

“Ah..anieyo hyung..”ucapku.

“Palli..kita harus kembali ke dorm…”ucapnya dan kemudian berjalan lebih dulu di depan dan aku pun akhirnya mengikutinya di belakang. Ah mungkin aku memang salah lihat, tidka mungkin itu dia, pasti hanya mirip saja.

Begitu sampai di dorm, rasanya dorm sangat sepi sekali, sepertinya sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Donghae hyung langsung merebahkan tubuhny ke sofa seakan lelah sekali tapi memang benar, aku pun merasa lelah sekali setelah perjalan dari China bisa tidak sih mereka tidak menjadikan perjalanan dari satuu negara ke negara lain dalam sehari, hah lama-lama seperti ini tulangku bisa remuk semua.

“Wookie-ya..aku lapar…”ucap Eunhyuk hyung yang juga sama sedang berbaring di lantai ruang tengah dorm, sekarang dia memang bagian dari Super Junior M, sepertinya dia baru merasakan bagaimana lelahnya, itu juga yang aku rasakan dengan jadwalku tahun ini yang begitu padat, konser KRY, comeback Super Junior M, ya Tuhan semoga aku bisa kuat.

Aku melihat Wookie hyung langsung berjalan ke dapur, hyungku itu memang yang paling rajin, baru pulang seperti ini saja dia langsung menuruti apa keinginann hyung-hyungku yang lain, benar-benar tipe namja yang tidak bisa menolak suatu permintaan apapun padanya.

Aku masuk ke dalam kamarku dan merebahkan tubuhku ke atas tempat tidurku sementara Sungmin hyung sudah tertidur di tempat tidurnya. Baiklah aku yang akan menghubunginya dulu, aku mengambil I-Phoneku yang aku letakkan di meja samping tempat tidurku dan kemudian mencari kontaknya, biarkan saja dia meledekku, aku memang benar-benar merindukannya tidak peduli dia merindukanku atau tidak.

“Maaf nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi”

Suara operator menjawab teleponku. Aisshh, apa-apaan dia mematikan teleponnya seperti itu. aku kembali mencoba menghubunginya dan lagi-lagi suara operator yang menjawab. Kenapa dengan yeoja ini seminggu tidak bertemu dan sekarang dia menonaktifkan handphonenya, ada apa dengannya?

Mungkin sebaiknya aku langsung ke rumhanya saja kalau begitu, aku harus tahu apa yang terjadi padamu Yongie, kenapa selama seminggu ini dia tidak menghubungiku sama sekali.

Yong Soon POV

London..akhirnya sampai juga di London. Aku menghirup nafas dalam-dalam merasakan udara London yang masuk ke dalam paru-paruku, rasanya sudah lama sekali tidak menghirup udara London dan sepertinya aku benar-benar merindukan tempat ini. Aku menenteng tasku dan merapihkan topi cupluk yang aku pakai dan merapatkan jaket panjangku menghalau dingin yang mulai terasa, London selalu lebih dingin dibanding Seoul. Aku merogoh kantongku dan mengambil handphoneku yang sudah aku ganti dengan nomor disini, aku segera menelepon orang tuaku.

“Eomma..aku sudah sampai..”ucapku begitu telepon diangkat.

“Tidak perlu eomma..aku masih tahu kok jalan ke rumah..sampai jumpa di rumah eomma..”ucapku lagi.

“Ne..aku akan hati-hati”jawabku singkat kemudian segera memutuskan hubungan telepon.

Let’s start the holiday, ucapku dalam hati. Pokoknya aku akan benar-benar liburan disini tidak akan memikirkan namja babo itu, mulai sekarang terserah apa yang mau dia lakukan, aku tidak peduli, mau skandal itu memang benar kek, aku tidak peduli yang jelas aku hanya ingin liburan saat ini. Aku pun melangkah keluar bandara dan segera menyetop taksi yang akan membawaku ke rumahku.

“Thank you”ucapku pada supir taksinya dan memberikan beberapa pound dan setelah itu supir taksi itu segera pergi.

Aku memandang rumahku yang sudah aku tinggalkan selama dua tahun ini, ternyata sudah banyak yang berubah ya, rumah bergaya modern dengan cat warna krem, dulu kan putih, sejak kapan ayah jadi suka warna krem setahuku dia suka warna putih sangat suka sekali sama seperti Teukie Oppa, aissh kenapa aku merindukan oppadeul padahalkan aku baru disini. Mungkin aku merindukan tingkah konyol mereka, memang sudah lama sekali aku tidak ke dorm sehingga membuatku rindu seperti ini pada mereka. Aku masih mengamati rumahku yang hanya digunakan beberapa bulan saja, ini saja ayah dan ibu baru kembali dari Spanyol dan mereka hanya akan menetap disini selama 6 bulan saja sebelum pergi ke Belanda, Ya Tuhan apa orang tuaku tidak pernah lelah berpindah-pindah terus, aku sih lelah makanya aku lebih suka menetap di Korea meski juga karena alasan lain. Ah stop Yong Soon, jangan ingat namanya lagi, kau mau liburan bukan bergalau disini!ucapku mengingatkan tujuanku datang kesini.

Aku melirik sekilas ke sebuah rumah tingkat dua dengan halaman yang sangat luas bercat putih dan berpagar tinggi, ternyata masih sama, apa penghuninya juga masih sama ya? Terakhir kali aku kesini mereka sedang pergi dan aku tidak sempat menemuninya, ya rumah itu adalah rumah teman kecilku dan bisa dibilang cinta pertamaku, hanya karena dia memiliki mata abu-abu, lucu sekali jika aku mengingatnya, aku menyukainya karena matanya. Jack, rasanya sudah lama sekali tidak melihatnya, tidak bisa kupungkiri aku merindukannya, entah ada dimana dia sekarang.

Baru mau masuk ke dalam rumah aku mendengar suara seseorang memanggilku.

“Anita…”panggil sebuah suara yang sangat asing bagiku, aku pun menoleh dan aku melihat seorang pria tinggi dengan wajah latin berjalan menghampiriku dan tersenyum, mata abu-abunya membuatku sadar dia adalah Jack. Omona, dia sangat berebeda sekali. Dia berhenti tepat di depanku dan kembali tersenyum.

“How are you?”tanyanya padaku.

“Fine..how about you? Oh i see that you look so different right now..”ucapku sambil membalas senyumnya.

“I’m fine too..oh really? I’m still Jack who always play with you…”ucapnya sambil terkekeh pelan.

Ya dia masih sama, masih sangat ramah padaku tapi aku akui dia banyak berubah sekarang, dia semakin tampan.

“You are on holiday here?”tanyanya padaku.

“Yes..and you..where do you go to college? Harvard?”tanyaku padanya.

Jack itu sangat pintar dan aku yakin dia pasti masuk di salah satu universitas terbagus di dunia.

“Not so far away Anita…just here..Oxford..”ucapnya kembali sambil tersenyum, itu dia yang aku suka darinya, dia selalu tersenyum.

Tuh kan, kalau tidak Harvard ya Oxford, otaknya seperti apa ya?

“Oh…ya that’s a good place for your bright brain..”ucapku berusaha melucu dan dia pun tertawa.

“Want to come ini?”tawarku padanya.

“Not right now…maybe i will call you later like we always do a few years ago..i have to go to somewhere…”jawabnya.

Aku hanya menganggukan kepalaku dan kemudian dia pun mohon pamit untuk pergi, begitu dia pergi aku pun langsung masuk ke dalam rumah.

“Yong Soon-ah…jeongmal bogoshipoyo…”ucap Eommaku yang tiba-tiba langsung memelukku begitu masuk ke dalam rumah, aku pun membalas pelukannya.

“Kau sehat?”tanya ibuku melepaskan pelukannnya, aku menjawabnya dengan anggukan dan dia kembali memelukku.

Aku juga merindukan mereka ternyata. Lalu ayah pun muncul, orang yang sangat aku rindukan.

“Yongie…”panggilnya.

Aku segera berlari menghampirinya dan memeluknya dengan erat.

“Appa..”ucapku sambil membenamkan kepalku di tubuhnya, dia mengusap kepalaku perlahan, aku rindu disentuh seperti ini oleh appaku, biasanya saat aku masih kecil ayah selalu melakukan ini sebelum aku tidur dan dengan begitu aku bisa tidur dengan nyenyak.

“Appa langsung kesini begitu tahu kau sudah sampai..kenapa kau tidak mengabari appamu, little girl?”tanyaku appaku sambil mencubit hidungku, aku terkekeh pelan.

“Jwesonghamnida Mr.Choi…”ucapku padanya layaknya seorang pelayan pada atasannya, ayahku pun hanya mengacak-acak rambutku lembut.

Ternyata memang seharusnya aku pulang, aku memang merindukan mereka semua.

Kyu POV

Sudah dua hari ini aku mencoba menghubunginya namun tetap saja tidak diangkat, kemana dia? Aku belum sempat ke rumahnya karena beberapa hari ini kami semakin sibuk saja. Padahal aku sudah ingin bertemu dengannya, aku benar-benar merindukannya. Mau bertanya pada Minho, kami pun jarang bertemu. Aku menghela nafas berat menatap layar I-Phoneku. Dasar Yongie babo, apa dia tidak tahu aku begitu merindukannya >.<

“Kyu-ya…apa yang kau lakukan?”tanya Eunhyuk hyung sambil menepuk bahuku, membuatku kaget saja.

“Aniyo…”jawabku singkat dengan tidak bersemangat, Eunhyuk hyung kemudian duduk disampingku.

“Wae? Bertengkar lagi?”tanya Eunhyuk hyung.

“Molla”jawabku singkat, aku juga tidak tahu apa yang terjadi lagi pada hubungan kami, kenapa semakin kesini semakin sulit dan berat bahkan kami sangat sering bertengkar hanya karena hal-hal kecil saja.

“Sepertinya dia marah karena skandal itu”ucap Eunhyuk hyung membuatku menoleh, bukannya dia percaya padaku?

“Dia percaya padaku hyung”jawabku.

Eunhyuk hyung menoleh padaku.

“Kau yakin? Dia memang bisa menyembunyikan perasaannyakan..bukannya begitu…seharusnya kau membuatnya semakin percaya padamu..aku rasa dia butuh ucapan meyakinkan darimu bahwa hanya dia yang ada dihatimu..”ucapnya lagi.

Aku terperangah mendengar hyungku yang satu ini bisa berbicara begitu bijaksananya, tidak pernah dia seperti itu sebelumnya. Wah sepertinya Eunhyuk hyung sudah semakin dewasa.

Apa mungkin dia butuh hal itu? apa dia butuh keyakinan tentangku? Aisshh kenapa kau seperti ini Yongie, kenapa kau tidak yakin padaku…hanya kau yang ada dihatiku dan pikiranku selamanya.

Yong Soon POV

Akhirnya bisa juga merasakan malam bersama kedua orang tuaku, rasanya sudah lama sekali. Kami makan sambil berbincang-bincang, ayah menanyakan bagaimana kuliahku dan juga keadaan paman dan bibi. Merasakan kehangatan makan malam bersama keluargamu benar-benar menyenangkan.

Begitu selesai makan malam aku melihat ayaku langsung masuk ke ruang kerjanya dan aku pun mengikutinya, aku ingin mengobrol banyak hal dengannya. He’s the best place for sharing everything about my life ^^

“Ada apa Yongie?”tanya ayahku begitu aku masuk ke dalam ruang kerjanya dan duduk di sofa yang tidak jauh dari kursi yang dia duduki.

“No..i just want to here..”ucapku singkat.

Appaku tersenyum.

“Is there any problem? Oh ya..bagaimana hubunganmu dengan kekasihmu itu? kenapa kau tidak membawanya kesini?”tanya ayahku.

Aisshh kenapa topiknya jadi seperti ini sih? Padahalkan aku ingin melupakannya sekarang ini kenapa ayah malah menanyakan hal itu.

“Ah..anni..baik…kurasa tidak perlu sekarang..masih banyak waktu lain…”jawabku dengan malas.

“Benarkah? Kau sedang ada masalah dengannya?”tanya ayahku lagi.

Aisshh ayahku ini kenapa terus menanyakan hal itu??

“I’m sorry Mr.Choi…semuanya baik-baik saja..aku kesini untuk liburan dan memanjakan diriku sendiri jadi tidak perlu membawa-bawanya”jawabku.

Lagi-lagi ayahku tertawa pelan.

“Arasso..kalau kau tidak mau bercerita..kau sudah dewasa..kau tahu harus seperti apa…bahkan kau belum mau mengenalkannya padaku..”ucap ayahku lagi.

“Kalau aku sudah yakin aku pasti kenalkan pada ayah”jawabku.

“Jadi kau belum yakin dengan pria itu?”tanya ayahku.

Pertanyaannya seakan menusukku, benar juga kata ayah apa aku tidak yakin pada namja babo itu? apa memang selama ini aku tidak pernah yakin padanya? Apa hubungan kami tidak pernah serius. Aisshh kenapa aku jadi memikirkan hal itu. stop Choi Yong Soon!

“Molla…”jawabku reflek.

Ayahku menautkan alisnya tidak mengerti, ya ayah aku juga tidak mengerti kenapa semakin kesini aku semakin tidak yakin padanya, entahlah aku merasa hubungan ini semakin lama semakin terasa aneh, bahkan selama sebulan ini kami lebih sering bertengkar. Hufft sebenarnya hubungan kami seperti apa? Semakin kesini aku semakin sulit untuk percaya padanya…

Aku termenung di balkon kamarku sambil menatap langit London yang sangat gelap tidak ada bintang.  Gelap sekali. Kenapa percakapan dengan ayah tadi terus terngiang-ngiang di otakku, aku jadi ingat namja babo itu padahal niatku kesini untuk melupakannya tapi malah semakin teringat. Aku merasa hubunganku dengannya semakin tidak jelas. Tiba-tiba aku merasakan seseorang melemparkan sesuatu dan mengenai tubuhku, aku pun mengedarkan padanganku dan melihat lampu kamar rumah disebelahku masih menyala dan aku melihat seorang berdiri di situ, dia melambaikan tangannya, Jack, dia masih ingat bagaimana memanggilku dulu, rumahku dan rumahnya yang bersebelahan membuatnya berkomunikasi denganku dengan cara seperti tadi. Dia membawa sebuah buku gambar kemudian menuliskan sesuatu disana.

What are you doing? Tulisnya.

Aku masuk ke dalam kamarku dan mengambil buku gambar di atas meja kemudian menulis jawaban pertanyaannya tadi.

Staring London sky..why? tanyaku balik.

Want to see Big Ben and Tames river tomorrow? Tulisnya lagi.

Quite interseting..i think yes. Tulisku.

Ok…i’ll pick up you at 11 tomorro. Dia kembali menulis.

Don’t be late. Ancamku.

Of course not..i’m afraid that you will be late..so just go to bed now. Suruhnya.

You too..go to bed right now!! Tulisku.

Dan setelah itu dia melambaikan tangannya kemudian masuk ke dalam kamarnya dan begitu pun aku, aku menarik selimut menutupi tubuhku, besok aku harus memulai rencana liburanku disini. Ya aku harus liburan dan melupakan namja bodoh itu, aku pun memejamkan mataku, tidak sabar menunggu hari esok.

Kyu POV

“Mwo? Inggris?”tanyaku tidak percaya saat aku pergi ke rumah Yongie dan bertemu dengan Choi ahjumma dan dia mengatakan sesuatu yang membuatku tidak percaya, Yongie pulang ke Inggris untuk liburan dan dia sama sekali tidak mengatakannya padaku.

“Dia tidak bilang padamu, Kyuhyun-ah?”tanya Choi ahjumma.

“Tidak”jawabku singkat, aku benar-benar kesal denganmu Choi Yong Soon, seenaknya saja kau pergi tanpa memberitahuku lebih dahulu dan malah mendiamkanku sampai selama ini, apa maksudnya???

Aku pun mohon pamit setelah itu, aku sampai dorm dan langsung masuk ke dalam kamarku dengan membanting pintu.

“Sepertinya bertengkar lagi”ucap Wookie hyung.

Aku tidak peduli dengan perkataan mereka dan langsung masuk ke dalam kamarku, aku duduk di tepi tempat tidurku, aku benar-benar merasa kesal dengan yeoja baboi itu, apa maksudnya pulang ke Inggris tanpa memberitahuku lebih dahulu pantas dia tidak bisa dihubungi beberapa hari ini, tentu saja sekarang dia ada di Inggris. Arrghhh, lihat saja Yongie babo begitu pulang akan aku habisi kau! Aku lalu membuka twitter dan berniat untuk mementionnya namun aku tidak jadi begitu melihta timelinenya yang banyak berisi foto-foto, aku pun membukanya satu persatu dan itu benar-benar membuatku kaget, apa-apaan dia selingkuh di Inggris? Dan Jack? Nama itu benar-benar membuatku kesal setengah mati, dia cinta pertama Yongie dan tipe idealnya jadi dia ke Inggris untuk liburan dengan cinta pertamanya ini. Yongie babo!!!

Aku terus melihat foto-foto yang mereka upload, kebanyakan foto mereka di depan Big Ben dan beberapa lagi di sisi Sungai Thames, dia benar-benar mau membalasku sepertinya. Dasar bodoh!! Begitu selesai melihat foto-fotonya aku kembali melihat sebuah mention yang membuatku menjadi semakin kesal dengan yeoja babo itu. dari Junho, apa-apaan dia?!

“Aku merindukanmu Yong Soon-ah..cepat pulang..kekekeke~”

Aku mengepalkan tanganku kuat-kuat di depan laptopku, apa ini caramu membalasku Yongie?!

Yong Soon POV

Aku sedang di depan laptopku begitu melihat mention dari Junho Oppa, ada-ada saja Oppaku itu, merindukanku? Bilang saja berharap membawakannya oleh-oleh. Aku segera mengetik sms padanya untuk melakukan video call denganku dan tak lama kemudian dia sudah muncul.

“Annyeong..annyeong..”ucapnya sambil melamabi-lambai tidak jelas dan tersenyum sehingga menunjukan eye smilenya yang sangat aku sukai.

“Wae Oppa? Katanya merindukanku? Kau mau kubawakan apa?”tanyaku tahu apa yang dia maksud merindukanku.

Aku melihatnya tertawa.

“Kau tahu saja Yong Soon-ah…bawakan aku tanda tangan Steven Gerrard”ucapnya.

“Ya..aku di London Oppa bukan Liverpool..lagipula aku Red Devil’s fan tidak boleh datang kesana…”ucapku.

Dia kembali tertawa.

“Kau menghindari Kyu hyung ya?”tanya Junho Oppa tiba-tiba.

Aisshh kenapa sih mereka berpikiran seperti itu, memangnya begitu terlihat apa kalau aku menghindarinya? Huh dia kembali mengingatkanku dengan namja babo yang berusaha aku lupakan beberapa hari ini.

“Jangan bicarakan itu..aku malas…mana yang lain Oppa?”tanyaku mengalihkan topik pembicaraan.

“Aigoo..Victoria noona itu punya Nickhun hyung..masa kau percaya gosip seperti itu..”ucap Junho Oppa.

Sepertinya dia masih setia membahas hal itu. aisshh menyebalkan sekali >.<

“Oppa..jangan bicarakan itu lagi…aku malas…sudahlah aku mau tidur saja..disini sudah malam…nanti aku belikan titipan Oppadeul…pokoknya begitu aku kembali kita berkumpul ya oppa…”ucapku.

“Yong Soon..Yong Soon..selalu seperti itu..jangan seperti anak kecil dong…percayalah pada Kyu hyung..dia mencintaimu dan kau juga kan? Cobalah percaya padanya…cha tidurlah…jal jayo saengi..”ucapnya.

Dan kemudian aku pun mematikan video callnya. Ahh aku jadi ingat namja babo itu lagi. Padahal aku ingin liburan disini tapi kenapa semua orang terus saja mengingatkanku tentang orang itu terus >.<

Hah aku sudah tidak mau peduli dengan skandal itu, tidak peduli. Aku juga tidak tahu sampai kapan aku akan mendiamkannya seperti ini, aku tidak tahu harus bagaimana saat aku pulang nanti, mungkin dia sudah lupa padaku T.T

Apa kami memang sangat tidak cocok ya? Aku memandang cincin  di jari manisku yang dia berikan padaku, apa kau benar-benar yakin denganku Cho Kyuhyun? Gumamku dan apakah aku juga yakin padamu? Entahlah…

Kyu POV

“Hyung..jebal..ijinkan aku ke Inggris…”ucapku pada Teukie hyung, memohon lebih tepatnya.

“Aniyo Kyu…kau harus bertanggung jawab dengan pekerjaanmu”ucap Teukie hyung tegas.

Aku mendengus kesal mendengar jawabannya yang entah sudah berapa kali dia menjawab seperti itu setiap aku tanya. Sudah seminggu dan aku benar-benar tidak sanggup lagi melihat Yongie yang sepertinya bahagia sekali dengan namja itu, dilihat dari banyak foto yang dia upload seminggu dan itu benar-benar membuatku kesal setengah mati!!

“Hyung”aku memohon lagi.

“Tidak Kyu”ucap Teukie hyung dengan tegas.

Aku pun hanya bisa pasrah dan kembali ke kamarku. Yongie, kau benar-benar membuatku galau seminggu ini, pembalasan yang sempurna sekali Choi Yong Soon!! Arrgghh kapan kau pulang? Kenapa kau tega sekali membuatku merindukanmu sampai seperti ini >.<

Aku baru saja keluar dari gedung SM begitu aku melihat Minho keluar dengan terburu-buru.

“Miho-ya!”panggilku dan dia pun menoleh padaku.

“Ah..hyung..waeyo?”tanyanya padaku.

“Mau kemana?”tanyanku balik.

Dia terlihat bingung mau menjawab apa.

“Menjemput Yong Soon hyung..dia pulang hari ini..”jawab Minho dengan seikit takut-takut.

Dia pulang hari ini?! Entah kenapa aku merasa senang mendengarnya padahal aku sudah berniat akan menyusulnya ke Inggris akhir pekan ini ternyata dia sudah pulang. Aku akan memintamu untuk menjelaskan Choi Yong Soon.

“Aku saja yang menjemputnya”ucapku.

“Tapi hyung…”seru Minho.

Aku tidak mempedulikannya dan segera menuju mobilku dan menjemputnya di bandara. Kau harus menjelaskan semua ini Yongie babo!

Aku mengedarkan pandanganku mencari sosok gadis yang sudah seminggu lebih tidak aku temui, rindu? Jelas, aku sangat merindukannya tapi sepertinya dia tidak. Kemudian aku melihat seorang yeoja yang sangat familiar bagiku baru datang dengan tas yang dia sandang. Melihat wajahnya membuatku ingin sekali menghampirinya dan memeluknya namun aku kembali ingat apa yang sudah dia lakukan disana. Kau benar-benar akan mati ditanganku Yongie babo!

“Yongie”panggilku dan berhasil membuatnya menoleh dan membulatkan matanya karen kaget.

Dia tidak menghiraukanku dan terus berjalan, aku segera menarik tangannya.

“Lepaskan aku!”ucapnya dengan tatapan tajam.

“Tidak..kau pulang denganku!”ucapku dan kemudian menariknya untuk keluar dari bandara.

Aku menyuruhnya masuk ke dalam mobilku. Awalnya dia menatapku tajam namun aku mendorong tubuhnya untuk masuk dan akhirnya dia masuk juga.

Sepanjang perjalanan bisa aku lihat dia terus menggembungkan pipinya terlihat sangat kesal, kenapa dia yang kesal harusnya kan aku?! Aku menghentikan mobilku di sebuah taman.

“Apa maksudmu dengan pergi ke Inggris tidak mengabariku?”tanyaku memulai interogasiku.

“Bukan urusanmu”jawabnya ketus. Dia senang sekali dengan jawaban seperti itu, aku menghembuskan nafas perlaha berusaha mengatur emosiku karena jawabnnya, dia masih menatap lurus ke depan.

“Aku bertanya padamu baik-baik Choi Yong Soon”ucapku lagi.

“Dan aku menjawabnya dengan baik-baik Cho Kyuhyu”jawabnya.

Dia memang selalu bisa membalikan kata-kata.

“Apa kau marah dengan skandal itu hah?”tanyaku padanya.

Dia menoleh padaku dan menatapku tajam.

“Menurutmu?!”tanyanya dengan nada mengejek.

Aku harus ekstra sabar menghadapi gadis ini.

“Jadi karena itu kau pergi ke Inggris dan membalas dendam dengan jalan-jalan bersama tipe idealmu, hah? Aku tidak tahu sekarang kau tipe pendendam ya Choi Yong Soon?”tanyaku dengan nada menyindir.

“Kau baru tahu? Dan kau menyesal setelah tahu ternyata yeojachingumu seperti itu?”tanyanya dengan sinis dan menatap tajam mataku.

Apa maksudnya berkata seperti itu?

“Apa maksudmu? Jangan memulai pertengkaran terus Yongie…”seruku.

“Oh..jadi kau merasa selalu aku yang memulai semua pertengkaran ini..aku baru tahu kau berpikir seperti itu Cho Kyuhyun”ucapnya lagi-lagi dengan tatapan tajamnya itu.

“Sudah kubilang berhenti membuatku galau melihatmu bersama namja-namja itu”ucapku lagi.

“Apa aku harus menuruti perkataanmu sementara kau juga melakukan hal yang sama Cho Kyuhyun, apa kau pernah berpikir perasaanku selama ini? Aku lelah Kyu…kau tetap dingin..tetap tidak peduli sementara terus-terusan kau membuatku galau…aku percaya padamu sangat percaya tapi ada suatu masa dimana aku menjadi ragu padamu dan sekarang aku merasakan itu Kyu…”ucapnya.

Aku melihatnya menjadi berbeda kali ini, dia bahkan memanggilku dengan namaku, tidak pernah dia memanggilku seperti itu, apa yang terjadi padanya?

Matanya muali bekaca-kaca, aku belum pernah melihat wajahnya yang seperti ini, dia selalu tampak galak namun kali ini berbeda dia terlihat lemah, apa benar aku membuatnya seperti itu? apa dia merasakan hubungan kami yang semakin kesini semakin tidak jelas, sering bertengkar. Apa dia tersiksa bersamaku? aku terus menatap mata coklat itu yang mulai berkaca-kaca. Aku menghela nafas perlahan.

“Lalu kau mau apa?”tanyaku padanya.

“Lebih baik kita putus Kyu…”ucapnya sambil menatapku dalam.

“Mwo?!”seruku.

Advertisements

17 thoughts on “FF: Now That We’re Broke Up (KyuSoon Couple)

  1. Kyaa… Putus? Gara2 scandal. Huh… Berita scandal artis dan fans nya yg selalu membesar-besarkan berita idolanya memang sangat berpengaruh bila artis itu memiliki pasangan. Cemburu itu selalu ada, hanya tingkatannya aja yg beda.
    Ya..mudah2an kyusoon gk putus hanya krn berita gk jelas kyk gini.
    Ini bener kan bacanya dr bawah ke atas?
    Cos aku jd rada bingung nih chingu… FF Miss you babo itu, yong soon diceritakan habis pulang liburan ke inggris.
    Dan ff ini, yongsoong pergi liburan ke inggris.
    Mian nanya terus ya…
    FF nya keren!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s