FF: Our Secret Part 7

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

 

 

Part 7

Choi  Yong Soon

Rae Bin POV

Eunhyuk terus menarik tanganku begitu dia menyuruhku keluar dari mobil. Aku masih terus bertanya-tanya kemana dia membawaku. Dia menghentikan mibilnya dipinggiran jalan keluar kota dan membawaku masuk ke dalam jalan yang kecil yang ada disampingnya. Ada apa ya dia membawaku ke tempat seperti ini, jangan..jangan…

 

“Ya!Hyukkie…mau kau apakan aku? Jangan macam-macam…aku gadis baik-baik…”seruku padanya yang masih saja berjalan sambil menarik tanganku.

 

Aku mendengar Eunhyuk hanya terkekeh pelan dan tidak menanggapi perkataanku dan terus saja berjalan menarik tanganku.

 

“Ya Hyukkie…jawab aku…kita mau kemana?!” tanyaku kini dengan nada yang sedikit tinggi karena aku sudah kesal sejak tadi dia tidak menjawab pertanyaanku dan terus saja berjalan, kami terus melewati jalan setapak yang kecil dengan semak-semak yang berwarna putih tertutup salju, juga pohon-pohon yang hanya tinggal rantingnya saja karena semuanya sudah berwarna putih, jujur aku akui pemandangan ini sangat indah.

 

“Ya…sampai!!!”ucap Eunhyuk menghentikan langkahnya, dia berbalik dan tersenyum padaku dengan senyum gusinya itu dan merentangkan kedua tangannya.

 

“Tadaa…”serunya lagi.

 

Aku tersenyum melihat tingkahnya itu.

 

“Ini taman rahasiaku..”ucapnya.

 

Aku terkekeh pelan, dia menyebut ini taman, hamparan salju baru benar. Taman itu harusnya hijau bukan putih.

 

“Ya..Hyukkie-ya…kau ini babo sekali…ini bukan taman tapi hamparan salju…taman itu hijau bukan putih..”seruku menjelaskan padanya dan kulihat dia mengembungkan pipinya karena kesal aku tidak menghargai jerih payahnya mengantarkanku kemari.

 

“Arasso…aku tahu..aku salah lagi kan..”serunya dengan menundukan wajahnya.

 

Aigoo, kenapa dia jadi cepat ngambek begini sih, aku pun berjalan mendekatinya dan langsung memeluknya.

 

“Gomawo sudah membawaku ke tempat rahasiamu ini..sungguh sangat indah…akhirnya aku tahu tempat rahasia my monkey…”ucapku sambil memeluknya erat sekali.s

 

“Saranghae jagi..”ucapnya sambil membalas pelukanku dan mengecup puncak kepalaku.

 

“Nado…my Mr. Gummy Smile…”jawabku.

 

Je i POV

“Oppa ini kacamatamu…jangan lupa dipakai nanti ketahuan lagi aku sedang jalan dengan Ryeowook Super Junior”seruku sambil memasangkan kacamata hitam padanya.

 

“Gomawo jagi..”serunya sambil tersenyum dan mencubit pipiku gemas.

 

“Oppa..apho…”ucapku sambil mengelus pipiku yang dicubit olehnya.

 

“Kenapa sih oppa senang sekali mencubit pipiku?”tanyaku padanya dan dia hanya tersenyum.

 

“Pipimu itu enak sekali untuk dicubit…”jawabnya sambil terkekeh pelan.

 

“Ya!pipi oppa juga!”seruku kemudian mencubit pipinya dan gantian sekarang dia yang meringis kesakitan.

 

“Apho jagi..”serunya.

 

“Ya!kalian ini masih saja bermesraan di kamar….katanya mau belanja!”seru shindong oppa yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar.

 

Seketika itu juga kami menghentikan aktivitas cubit-mencubit kami. Wookie Oppa langsung menarik tanganku untuk berdiri dan mengenggamnya sambil berjalan keluar rumah.

@Supermarket

“Oppa…lepaskan tanganmu..aku malu tahu…kalau ketahuan bagaimana?”seruku pada wookie Oppa yang berjalan beriringan disampingku yang membawa trolley, berjalan dengan tangan yang melingkar di pinggangku.

 

“Tidak ada yang akan tahu jagi…tenanglah…”serunya dengan tetap melingkarkan tangannya dipinggangku.

Kami berjalan melewati rak-rak menuju bagian sayuran. Ini semua gara-gara Shindong Oppa yang memakan habis persediaan sayuran di kulkas, jadi saja harus membeli lagi, padahal aku sudah memperhitungkan persediaan itu untuk satu bulan tapi karena hal ini harus membeli lagi.

“Jagiya…kenapa banyak sekali?”tanya Wookie Oppa begitu melihatku memasukan banyak sayuran ke dalam trolley.

 

“Aku ingin membuat makanan spesial hari ini untuk semuanya Oppa…bukankah hari ini semuanya mau berkumpul…”jawabku dengan penuh semangat, apapun yang berbau memasak, aku pasti akan sangat semangat.

 

“Nah…selesai…ayo Oppa kita pulang dan masak…kajja…”seruku begitu memastikan semua bahan sudah dibeli.

 

Hee Yeon POV

Aku mengerjapkan mataku berkali-kali berusaha memfokuskan pandanganku, entah kenapa kepalaku masih sangat pusing seklai. Begitu aku mendapatkan kesadaranku kembali, aku melirik kesamping dan mendapati Hannie tertidur disampingku dengan memelukku, ternyata dia menjagaku sampai seperti ini. Aku menatap wajahnya yang pulas tertidur dan mengusap pipinya perlahan.

 

“Sudah baikan Haneul?”tanya Hannie yang tiba-tiba membuka matanya.

 

“Sudah lebih baik tapi masih pusing…”jawabku padanya. Dia mengelus pipiku perlahan.

 

“Kita ke dokter saja ya?”tawarnya padaku dengan cepat aku menggeleng.

 

“Wae? Jangan bilang kau takut ke dokter?”serunya lagi.

“Anieyo…aku tidak mau…”jawabku.

 

“Arasso…”serunya, Hannie tahu kalau sekali tidak mau aku pasti tidak mau dan sepertinya dia menyerah membujukku, dia pun bangkit dari tidurnya.

 

“Aku buatkan bubur dulu ya..” serunya padaku dan kemudian dia berjalan keluar kamar.

 

Hankyung POV

Begitu selesai membuat bubur, aku segera kembali ke kamar, aku melihatnya masih berbaring. Perlahan aku duduk disampingnya.

 

“Haneul-ah…makan dulu ya…”ucapku sambil mengambil mangkuk bubur, dia bangkit dari tidurnya dan duduk.

 

“Aku suapi ya….aaaa…”seruku sambil menyodorkan sesendok bubur padanya, aku melihatnya makan dengan sedikit enggan.

 

“Haneul-ah..makan yang banyak ya..biar cepat sembuh..areo?”seruku sambil kembali menyendok buburnya dan menyuapinya, kali ini dia lebih semangat maka aku pun terus menyuapinya sampai akhirnya bubur itu habis.

 

“Johta!”seruku sambil menaruh mangkuk kosong itu ke atas nampan.

 

Tiba-tiba aku melihat masih ada sisa bubur di sudut bibirnya, aku pun mendekatkan wajahku padanya dan ~chu~

 

“Hannie-ya..”serunya dengan wajah terkejut begitu aku melepas ciumanku. Aku bisa melihat wajahnya yang merona merah karena malu.

 

Aku mengacak-acak rambutnya dan kemudian keluar kamar.

 

Yesung POV

Aku terus menarik Yeon Ji sampai keluar gedung.

 

“Oppa..apho..lepas…”ucapnya dengan suara yang sedikit aneh seperti menangis. Aigoo, jangan-jangan dia menangis karena aku menarik tangannya dengan kencang. Akhirnya aku pun melepaskan cengkaramn tanganku.

 

“Mianhe Yeon Ji-ya…kau tidak apa-apa?”tanyaku padanya dengan khawatir sambil melihat tangannya yang memerah karena kutarik.

 

“Oppa..jahat…”ucap Yeon Ji yang kini mulai menangis.

Aku panik ketika melihatnya menangis, untuk tidak ada orang disini, aku pun segera menariknya ke dalam pelukanku.

 

“Mianhe…Yeon Ji-ya…uljima…”ucapku sangat merasa bersalah karena perlakuanku tadi padanya, aku tidak mau dia menangis, aku malah menyakitinya. Ottohke?? Kalau dia membenciku bagaimana?? Andwe!!

 

Aku terus memeluk Yeon Ji yang semakin terisak di dalam pelukanku, aku melepaskan pelukanku dan menatapnya yang masih berurai air mata dengan pandangan lembut.

 

“Mianhe…jeongmal mianhe…aku sudah kasar padamu..”seruku dengan memasang wajah penuh penyesalan sambil mengenggam tangannya, dia masih saja menangis membuatku semakin merasa bersalah.

 

“Yeon Ji-ya…apa yang harus aku lakukan agar kau tidak marah padaku lagi??”tanyaku padanya.

 

Aku melihatnya berhenti menangis.

 

“Belikan aku es krim!”serunya dan aku pun mengangguk dengan cepat dan menariknya pergi.

 

Yeon Ji POV

“Gomawo Oppa…”ucapku pada Yesung Oppa dengan penuh semangat. Aku melihatnya tersenyum lega karena aku sudah tidak marah lagi, lagian siapa suruh dia menarik tanganku dengan kasar seperti tadi.

 

“Makannya jangan buru-buru…”ucapnya yang melihatku memakan es krimku seperti orang kesetanan karena aku memang sangat menyukai es krim.

 

“Yeon Ji-ya…boleh aku tanya?”tanyanya padaku dengan tatapan serius, aku berhenti memakan es krimku dan menatapnya menunggunya berbicara.

 

“Gikawang itu siapamu?”tanya Yesung Oppa dengan tatapan sangat serius membuatku ingin tertawa melihatnya seserius itu.

 

“Ya!Oppa…dia itu mantanku…Oppa cemburu ya???”tanyaku padanya sambil terkekeh geli melihat ekpresinya yang aneh sekali.

“Oh…”ucapnya. hanya itu tanggapannya, aku menautkan alisku bingung dengan sikapnya kali ini, kenapa dengan yesung Oppa? Pikirku. Namun aku tidak ambil pusing dan kembali melanjutkan makanku.

 

Eunhyuk POV

“Kau kedinginan…”seruku sambil memeluknya dari belakang berusaha menghangatkan tubuhnya. Dia menggeleng menarik lenganku untuk memeluknya semakin erat.

 

“Ara…sebakinya kita pulang…kalau tidak kau akan mati kedingingan..aku tidak mau calon istriku ini mati kedinginan…”ucapku kemudian melepas pelukanku dan mengelus pipinya yang sudah mulai dingin. Aku menarik tangannya untuk pergi namun dia malah menahannya.

 

“Ani…aku masih mau disini..”ucapnya dengan setengah merengek membuatku geli melihatnya karena tidak biasanya dia seperti ini. Kemudian aku merangkul bahunya dan menyuruhnya menyenderkan kepalanya di bahuku.

 

“Saranghae Rae Bin-ah..”ucapku.

 

“Nado..Hyuk Jae-ya…”jawabnya.

 

Aku pun membalikan tubuhnya untuk menghadapku dan perlahan-lahan aku mulai mendekatkan wajahku padanya hinggat akhirnya bibirku menyentuh bibirnya, tangannya melingkar di leherku dan aku menariknya semakin mendekat pada tubuhku.

 

Donghae POV

Aku baru menyelesaikan sebuah lagu yang sengaja aku ciptakan untuk princessku ini ketika aku melihatnya mulai menitikkan air mata. Aku menjadi panik sendiri begitu melihatnya menangis.

“Hyo Soo-ya…gwenchana?kau kenapa? Aku menyakitimu?”seruku padanya sambil menyentuh wajahnya, dia menggeleng.

 

“Aniyo Oppa…aku hanya begitu bahagia…gomawo Oppa…”ucapnya.

 

Aku pun segera menariknya ke dalam pelukanku dan tanpa terasa aku pun ikut menangis.

 

“Oppa..jangan menangis juga…”ucapnya sambil menghapus air mataku.

 

“Aku beruntung memilikimu my princess…”ucapku padanya.

 

“Aku juga beruntung memilikimu prince charming…”balasnya dan kemudian aku pun mencium keningnya dan memeluknya dengan erat.

 

Yong Soon POV

Aku melihatnya keluar dari ruangan dengan sangat cepat, aku pun segera mengejarnya keluar. Aku berlari sampai tidak jauh darinya dan langsung menahan tangannya.

 

“Kyu!dengarkan penjelasanku dulu!”seruku padanya. Dia menoleh dan menatapku tajam.

 

“Semua sudah jelas Choi Yong Soon!Kau selingkuh dengan Taemin!”ucapnya sambil mengarahkan telunjukanya padaku.

 

“Ya!siapa yang selingkuh Cho Kyuhyun!”ucapku mulai kesal dengan sikapnya yang terus-terusan menunduhku seperti itu bahkan dia tidak mau mendengar penjelasanku dulu. Namja babo!gerutuku dalam hati.

 

“Lalu apa yang kau lakukan dengannya tadi Choi Yong Soon…diciumnyakan!”serunya dengan nada setengah berteriak dan tetap menatapku tajam.

 

“Ya!siapa yang dicium olehnya..memangnya kau dengan Haneul!”ucapku mulai emosi dengan tuduhannya yang mengatakan aku dicium oleh Taemin, dia itu benar-benar menyebalkan!!!

 

“Kenapa kau membawa namanya!” seru Kyuhyun dengan suara yang mulai meninggi.

 

“Oh…bukankan dia gadismu Cho Kyuhyun…kau masih berhubungan dengannyakan!”seruku semakin ngotot padanya.

 

“Kau!!”serunya sambil menunjukku.

 

“Wae??jadi benarkan kau maish berhubungan dengannya…jadi sekarang siapa yang berselingkuh Cho Kyuhyun!!!”seruku berteriak padanya, untung disini sepi, bisa gawat kalau disini ramai dan ada yang melihat aku sedang bertengkar dengan seorang Cho Kyuhyun, bisa dibantai oleh SparKyu kalau begini.

 

Aku melihatnya hanya menatapku tajam, dia tidak bisa menjawab rupanya. huh dasar namja babo yang sangat menyebalkan, menuduhku yang tidak-tidak, sekarang dia tidak bisa mengatakan apa-apa!

 

“Aku benci kau Cho Kyuhyun!”seruku kemudian berjalan melewatinya.

“Aku lebih membencimu Choi  Yong Soon!”balasanya, aku tidak peduli dan terus berjalan, malas sekali aku harus bertengkar dengannya, lebih baik aku pulang. Lihat saja, aku tidak akan bicara dengannya mulai saat ini. Kita sedang perang Cho Kyuhyun, ucapku dalam hati.

 

Kyu POV

Aku berjalan menuju dorm dengan menghentakan kakiku, aku benar-benar kesal dengan yeoja itu. dasar anak kecil! Bisa-bisanya dia berselingkuh dengann Taemin, apa sih yang dia pikirkan, aku masih bisa tahan kalau dia hanya ingin menemui SHINee tapi bukan hanya dengan Taemin, sudah begitu apa yang mereka lakukan tadi? Dasar yeoja babo! Taemin itu menyukainya. Arrggghhh, kenapa dia seperti itu???

Aku membuka pintu dorm dan aku melihat hyung-hyungku sedang berkumpul untuk makan malam, aku tidak peduli dan langsung menuju kamarku dengan membanting pintu.

 

Eunhyuk POV

Aku mendengar pintu dorm dibuka, pasti itu Kyu dan Yong Soon, dan ternyata benar aku melihat Kyu berjalan masuk ke dalam dorm.

“Kyu..mana..”pertanyaaku terhenti saat melihat wajah Kyu yang benar-benar kusut, hah bertengkar lagi pastinya. Aigooo, kapan mereka akurnya coba.

Saat Kyu membanting pintu kamarnya kami hanya bisa memandang satu sama lain, bingung. Kali ini karena apa lagi? Apa karena Taemin? Mereka berdua itu sama-sama egois, setiap bertengkar pasti merepotkan semua orang. Ah sudahlah, malas juga mengurusi mereka terus.

 

“Ya!sudah biarkan saja…”seruku sambil menyumpit kimchi yang ada dihadapanku hasil kreasi JeWook couple.

 

PLETAKKK

Tiba-tiba Rae Bin memukul kepalaku dengan sumpit ditangannya, dia menatapku tajam.

“Waeyo jagi?”tanyaku padanya.

 

“Dia itu dongsaengmu..cepat tanyakan kenapa dia…”seru Rae Bin padaku.

 

“Ah ara…”jawabku dan saat aku hendak berdiri Sungmin hyung berdiri lebih dahulu.

 

“Biar aku yang bicara dengannya..”ucap Sungmin hyung dan langsung berjalan menuju kamarnya.

 

Sungmin POV

Aku mengetuk pintu kamarnya beberapa kali namun tidak ada jawaban.

 

“Kyu…buka pintunya!!”seruku lagi.

Namun kembali tidak ada jawaban, tiba-tiba aku mendengar suara Teukie hyung pulang. Gawat kalau dia tahu Kyu sedang seperti ini pasti dia akan marah-marah pada Kyu.

 

“Sungmin-ah..kenapa kau ada di depan kamarmu?”tanya teukie hyung yang tiba-tiba sudah ada disampingku.

 

“Ah..ani hyung…”jawabku singkat.

 

“mana Kyu?”tanyanya.

 

Aku hanya bisa terdiam tidak tahu harus menjawab apa.

 

“Dia…”jawabku.

 

“Anak itu bertengkar lagi dengan Yong Soon??”seru Teukie hyung membuatku terdiam karena perkataannya tepat sasaran.

 

“Dia itu seperti anak kecil saja…Kyu keluar!!!”seru Teukie hyung di depan pintu kamar.

Advertisements

6 thoughts on “FF: Our Secret Part 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s