FF: Our Secret Part 4

Our  Secret

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

 

Part 4

Choi  Yong Soon

 

Yong  Soon POV

“Kyu-ya..lepas!”seruku begitu kami berjalan keluar dorm melepaskan rangkulan tangannya dibahuku, jujur aku merasa sangat risih karena aku orangnya sangat geli-an.

“Ya!siapa juga yang mau terus-terusan merangkulmu…”serunya kemudian berjalan mendahuluiku menuju mobilnya.

Aku berjalan menghentakan kakiku dengan kencang, hufft punya namjachingu seperti dia itu sangat menguras hati, mungkin orang berpikir betapa senangnya bisa menjadi  yeojachingu Cho Kyuhyun Super Junior, sudah tampan suaranya bagus lagi. Yakk, tidak ada enak-enaknya menjadi yeojachingunya, aku juga tidak habis pikir kenapa aku bisa menjadi yeojachingunya dulu, empat tahun yang lalu, sepertinya saat itu aku pasti sedang tidak sadar.

Aku merasakan handphoneku bergetar di saku jaketku, aku pun segera merogohnya ternyata ada sebuah sms masuk dari Minho Oppa.

Dimana kau? Cepat pulang…sudah malam…mau aku jemput??

Aku segera mengetik balasan untuk Minho Oppa dan kembali menaruh handphoneku ke saku jaketku, Minho Oppa, Choi Minho SHINee, ya dialah Oppaku, bukan Oppa kandung tapi kakak sepupuku. Ayah dan ibuku tinggal di Inggris sedangkan aku disini tinggal bersama ayah dan ibu Minho Oppa karena aku tidak mau pindah ke Inggris saat itu. aku dan Minho Oppa sangat dekat sekali bahkan terkadang orang menganggapku adalah adik kandungnya, dia sangat perhatian sekali padaku, dulu sebelum dia debut aku sering sekali di ajaknya ke SM oleh sebab itu aku jadi bertemu namja babo ini. Hah kalau ingat saat itu, apa sih yang membuatku mau menerimanya menjadi namjachinguku disaat usiaku masih 14 tahun dan dia 18 tahun. Ya aku dan Kyuhyun terpaut  4 tahun, jauh kan? Ya sangat jauh tapi entahlah kenapa ya kami masih bisa bertahan sejauh ini. Padahal, orang yang sangat aku sukai itu Taemin..Taemin SHINee..tapi aku malah dapatnya Kyuhyun T.T

“Kyu-ya..palli…Minho Oppa sudah sms nieh…”seruku padanya yang sudah masuk ke dalam mobilnya.

“Iya…ini juga sudah buru-buru tau..Minho ini..aku yang tanggung jawab padanya..”ucap Kyu kemudian mulai menyalakan mobilnya.

Sepanjang jalan aku terus melihat ke jendela samping, ternyata malam hari di Seoul indah juga ya, jarang sekali aku melihatnya. Lama kelamaan kenapa mataku mengantuknya, mungkin aku bisa tidur sebentar.

Kyu POV

“Sudah sampai…”seruku begitu sampai di depan rumahnya. Dia diam saja, aku pun menoleh kesamping dan melihatnya tertidur pulas.

Aku tersenyum melihat wajahnya yang polos, sekali anak kecil tetap saja anak kecil. Aku pun mendekatkan tubuhku padanya memperhatikan wajahnya yang tertidur, kyeopta! Kenapa aku bisa suka pada gadis ini ya? Gadis kecil yang sangat menyebalkan, tidak bisa perhatian, kerjaannya marah-marah terus, bahkan dia malah menyukai artis lain dibanding namjachingunya. Dia menjadi Taemints bukannya SparKyu.  Apa sih yang dia lihat dari anak kecil seperti  Taemin,huh apa karena dia juga anak kecil. Kesal sekali setiap dia sengaja datang ke Mubank atau Mucore dengan tujuan melihat SHINee sedangkan waktu Super Junior comeback dia hanya datang dua kali di awal-awal itu juga di paksa oleh Rae Noona, kalau tidak mana mungkin dia mau datang, sementara saat SHINee comeback dia selalu datang sampai mereka goodbye stage tapi entah kenapa tetap saja meski dia sering membuatku kesal dengan sikap cueknya itu, aku tetap sayang padanya…sangat sayang malah dan aku tidak mau kehilangannya.

“Babo..”ucapku sambil mengelus kepalanya perlahan kemudian tanganku turun menyentuh pipinya dan mengelusnya.

“Kenapa aku bisa begitu menyukaimu gadis babo…”ucapku lagi.

Aku semakin mendekatkan tubuhku padanya untuk mencium keningnya namun..

“Hyung! Apa yang kau lakukan pada yeodongsaengku?!”seru sebuah suara di depan jendela mobilku menatapku dengan tatapan kesal.

“Minho-ya!”seruku begitu melihat ternyata dia yang sedang berdiri di depan jendela mobilku. Aku pun segera keluar dari mobil dan menghampirinya.

“Hyung..jangan nodai yeodongsaengku!”serunya lagi.

“Ya!siapa yang mau menodainya…dia sedang tidur tau…aku mau membangunkannya…”seruku kemudian membuka pintu mobilku dan menunjukan pada Minho bahwa dongsaeng kesayangannya itu memang sedang tidur.

“Dia malah tidur…”seru Minho begitu melihat Yong Soon yang tertidur pulas. Dia mendekat ke arah Yong Soon dan menepuk pipinya perlaha.

“Yong Soon-ah..ireona…ireona…”seru Minho namun Yong Soon tidak bergerak, hah dia kalau sudah tidur tidak akan bisa dibangunkan lagi.

“Sudah…aku bawa saja ke kamarnya…”seruku kemudian mendekat ke arah Yong Soon dan menaikannya ke punggungku. Aigoo, berat sekali gadis ini.

“Hyung..bisa?”tanya Minho memastikan aku bisa menggendongnya.

“Ne…cepat masuk…sudah malam…”seruku padanya dan Minho pun akhirnya berjalan di depanku dan aku mengikutinya di belakang.

Hangeng POV

“Jal Ja yo haneul…”ucapku pada Hee Yeon ketika sudah sampai di depan rumahnya, aku mengelus kepalanya perlahan.

“Ne..Oppa..”ucapnya sambil tersenyum manis sekali..aigoo cantik sekali.

“Mau dicoba lagi yang tadi?”ucapku sambil tersenyum jahil padanya dan itu membuat mukanya langsung memerah, aku pun tertawa melihat ekpresinya itu.

“Aigoo…naui haneul…”ucapku lagi dan kemudian menyentuh dagunya mendekatkan wajahku padanya, aku melihatnya tidak segugup tadi maka aku pun semakin mendekatkan wajahku padanya namun tiba-tiba dia malah mencium pipiku sekilas.

“Sudah malam…Oppa masih ada jadwal besok…cepat pulang dan istirahat…”ucapnya sambil tersenyum.

“Ne…arasso…mimpikan aku….”seruku padanya sambil mengacak-acak rambutnya lembut.

“Pasti…”jawabnya.

Aku pun menunggunya sampai masuk ke dalam rumah lalu kembali ke dorm.

 

Yeon Ji POV

“Ehemm…”

Aku masih sibuk membalas sms dari teman lamaku, Gikwang, ya ampun tidak menyangka bisa bertemu dengannya lagi tadi, aigoo, dia jadi tambah tampan sekarang.

“Ehemm…”

“Oppa…kau sakit?”tanyaku pada Yesung Oppa yang sedang menyetir.

“Anni…”jawabnya sambil melirik ke arahku.

Aneh sekali Yesung Oppa ini, apa dia sedang sakit ya? Kenapa dia seperti itu terus, aneh. Namun aku kembali sibuk membalas sms dari Gikwang lagi.

“Ehemm..”

Lagi-lagi Yesung Oppa seperti itu, aku menaruh handphoneku ke tas dan menatap Yesung Oppa lekat-lekat, aku menjulurkan tanganku untuk menyentuh keningnya.

“Oppa..kau sakit? Kalau begitu aku telepon Teukie Oppa ya…”ucapku padanya.

“Aniyo Yeon Ji-ah…aku baik-baik saja…”jawabnya sambil menatap lurus ke depan.

Aku masih memperhatikannya lekat-lekat, mungkin dia memang tidak sakit  ya sudahlah, handphoneku kembali bergetar di dalam tas ku, aku pun segera mengambilnya dan melihat balasan sms dari Gikwang setelahnya aku kembali sibuk berbalas sms dengan Gikwang.

Hyo Soo POV

“Oppa…aku mengantuk nih…”ucapku pada Donghae Oppa yang sedang menyetir untuk mengantarku ke rumah, baru kali ini aku pulang dari dorm begitu larut, ini gara-gara onniedeul yang betah sekali di dorm sampai lupa waktu.

“Tidurlah dulu jagi..nanti kalau sudah sampai aku bangunkan..ara?”ucapnya sambil mengelus kepalaku dengan sebelah tangannya.

 

“Jagiya..ireona…sudah sampai…”seru sebuah suara membuatku terbangun, aku membuka mataku perlahan dan melihat wajah Donghae Oppa tepat di depanku.

“Sudah sampai Oppa?”tanyaku padanya sambil berusaha memfokuskan pandanganku.

“Ne…jagi..bangunlah…atau kau mau aku gendong ke dalam rumah…”seru Donghae Oppa kemudian terkekeh pelan.

“Ani…aku bangun…”jawabku sambil mengucek-ucek mataku dan duduk dengan tegak. Donghae Oppa kemudian keluar dari mobil dan aku mengikutinya.

“Gomawo Oppa..”ucapku padanya dan aku lihat dia tersenyum sambil tetap berdiri di depan rumahku.

“Oppa pulanglah..”seruku padanya ketika hendak membuka pintu rumah.

“Aku ingin memastikan naui princess masuk ke dalam dengan selamat dulu….”ucapnya dan itu membuatku terkekeh pelan. Aigoo, namjachinguku ini sungguh sangat romantis, itu yang aku suka darinya. Dia selalu saja tahu bagaimana membuat mukaku menjadi merah karena malu oleh setiap perkataannya yang mungkin bagi member lain akan sangat terlalu berlebihan tapi bagiku tidak, itu yang spesial dari namja yang baru menjalani hubungan denganku selama satu tahun ini. Kalau bukan karena aku pergi liburan ke Mokpo saat itu mungkin aku tidak akan bertemu namja ini. Lee Donghae ^^

“Oppa aku akan baik-baik saja…pulanglah…besok Oppa harus syutingkan?pulanglah..annyeong…”seruku padanya sambil tersenyum.

“Mimpi indah princess…”ucapnya sambil tersenyum menunjukan wajah polosnya.

“Ne…mimpi indah juga prince charming…”ucapku padanya dan kemudian masuk ke dalam rumah, dari jendela rumah aku melihatnya masuk kembali ke mobilnya maka aku pun melambaikan tanganku padanya.

 

Rae Bin POV

Aku menatap namja disebelahku dengan tatapan kesal, aisshh kenapa aku punya namjachingu yang sangat-sangat pelit, aku mendelik tajam padanya namun sepertinya dia tidak merasakannya dan tetap asyik mendengarkan musik lewat I-Podnya. Bayangkan saja untuk apa dia mengantarku pulang jika kami pulang bersama Ryeowook dan Je Ri?! Lebih baik tidak usah dan biar aku sendiri saja yang bersama Wookie dan Je Ri, apa saking sayangnya dia dengan mobilnya sampai-sampai dia harus menumpang untuk mengantarkanku pulang. Argghh! Aku benci kau Hyukkie!

“Noona…”panggil Wookie dari kursi depan.

“Wae!”tanyaku ketus padanya sambil menatapnya tajam.

“Ah aniyo…”jawabnya buru-buru dan memasang wajah ketakutan.

Tak lama kemudian kami sampai di apartemenku, aku segera turun tanpa mempedulikan Eunhyuk dan segera berjalan menuju lift, aku malas mengucapkan selamat malam pada namja babo itu. namun tiba-tiba tanganku ditahan olehnya.

“Rae-ya…kau marah?”tanyanya dengan memasang wajah memelas.

“Anni..aku mengantuk…aku mau tidur…”seruku menghentakan tangannya dan hendak pergi namun dia kembali menahan tanganku.

“Rae-ya…jebal..jangan marah…”serunya mulai merengek seperti anak kecil saja.

“Aku tidak marah Lee Hyuk Jae!”ucapku dengan nada yang mulai meninggi, entahlah sejak tadi dia menyebalkan sekali buatku.

“Ani…itu tandanya kau marah…ada apa Rae-ya?aku salah apa?”tanyanya padaku.

Sudah pelit, babo lagi! Itulah namjachinguku, aku salah apa Tuhan sampai mendapatkan namjachingu seperti ini.

Aku menghela nafas perlahan.

“Sudahlah Hyukkie…kau tidak salah..aku hanya sedang bad mood..aku mau tidur…”ucapku dengan suara yang lebih lembut sekarang, susah berbicara dengan dia lebih baik aku mengalah melupakan kekesalanku.

“Aku antar..”serunya.

“Tidak…”jawabku cepat

“Rae-ya..kau kenapa sih? Kau kesal karena seminggu ini kita jarang bertemu? Ara akhir pekan ini aku akan mengajakmu kencan..bagaimana?”tanyanya.

Tuh kan, dia memang tidak pernah merasa, aku kesal karena apa.

“Ne..”jawabku sambil tersenyum tipis agar terlihat antusias padahal aku sama sekali tidak tertarik.

“Johta! Kita akan kencan akhri pekan ini…nah sekarang masuklah…jal ja yo chagi…”ucapnya sambil tersenyum dan menunjukan gummy smilenya itu dan selalu hanya karena senyum gusinya itu aku pasti luluh dan tanpa sadar aku pun tersenyum padanya, senyum yang tulus tentunya.

 

Je Ri POV

“Pasangan yang aneh ya?”tanya Wookie Oppa disampingku.

“Ya Oppa…mereka itu hyung dan noonamu…”ucapku padanya.

“Ne jagi…”seru Wookie Oppa sambil mengacak-acak rambutku lembut.

“Besok..kau ke dorm lagi kan?”tanya Wookie Oppa.

Aku mengangguk dan tersenyum padanya.

“Kan aku masih punya hutang pada Oppa…”seruku.

“Ne…kau harus ingat itu…nah sekarang tidurlah…mimpi indah..”seru Wookie Oppa kemudian mencium keningku.

“Ehemm..ayo Wook pulang…”ucap Hyukkie Oppa yang ternyata sudah ada disamping Wookie Oppa.

“Ah..ne hyung…”jawab Wookie Oppa yang terlihat malu karena Hyukkie Oppa melihatnya menciumku.

Aku pun berjalan bersama Rae onnie yang sudah menunggu di depan lift tapi sebelumnya aku melambaikan tanganku pada kedua Oppaku ini.

 

Yeon Ji POV

“ANNYEONG!!!”teriakku begitu membuka pintu dorm mereka.

Sungmin Oppa yang sedang lewat di depan pintu sangat terkejut begitu melihatku datang.

“Yeon  Jin-ya!kau kesini lagi?!”tanyanya dengan wajah kaget.

Aku hanya mengangguk dan berjalan masuk ke dalam dorm, aku melihat dorm sudah mulai sepi karena mereka semua sudah memulai aktivitasnya masing-masing, aku hanya melihat Shindong Oppa yang sedang tiduran di sofa dan aku melihat Siwon Oppa yang baru keluar dari kamarnya.

“Annyeong Woonie Oppa…”seruku smabil tersenyum padanya.

Dia menautkan alisnya melihatku datang dan menatap Sungmin Oppa yang berdiri di belakangku. Kenapa mereka ini? Pikirku. Siwon Oppa pun kemudian berjalan menuju dapur.

“Oppa…Yong Soon…sudah datang?”tanyaku pada Sungmin Oppa yang hendak mengikuti Siwon Oppa ke dapur.

“Belum…Kyu juga tidak ada…mungkin mereka pergi bersama…”jawab Sungmin Oppa dan kemudian masuk ke dalam dapur.

Aisshh, kemana soulmate-ku itu, padahal aku ingin mengajaknya pergi.

Eunhyuk POV

Aigoo, Yeon Ji sudah datang, sebaiknya aku tetap di kamar, aisshh rusak sudah hari tenangku hari ini kalau Yeon Ji kesini, untung Yong Soon tidak ada, kalau dia juga datang maka berakhirlah hari tenangku.

“Cho Kyuhyun sudah kubilang aku akan mengalahkanmu…sekarang aku satu level diatasmu…rasakan kekalahanmu…”seru suara yeoja yang sangat aku kenal dan sepertinya dia panjang umur sekali baru aku pikirkan muncul juga dia.

Ya Tuhan, lebih baik aku tidur seharian saja. Kenapa Yong Soon juga kesini??? Tiba-tiba Sungmin hyung masuk ke dalam kamarku.

“Wae hyung?”tanyaku pada Sungmin hyung.

“Aku pusing…ada tiga evil diluar dan sebentar lagi sepertinya Teukie hyung harus mengganti engsel pintu lagi…”ucap Sungmin hyung seakan semua yang dia ceritakan benar-benar sangat gawat, yah memang sangat gawat, evil couple itu kalau sudah main game, salah satunya kalah maka benar-benar terjadi pertumpahan darah.

 

Yeon Ji POV

“Yong Soon-ah!”seruku pada Yong Soon yang baru masuk ke dalam dorm dengan wajah sangat senang sepertinya dia sudah mengalahkan Kyuhyun kali ini.

“Ya!noona…ajak evil ini pergi…”seru Kyuhyun padaku, aku mendelik tajam padanya saat dia memanggilku noona, enak saja aku dipanggil noona, aku kan masih muda dibandingkan dengannya jangan karena aku jadian dengan hyungnya dia bisa seenaknya memanggilku noona.

“Heh!aku lebih muda darimu Cho Kyuhyun!”seruku dengan menggunakan sedikit nada pada pemanggilan namanya nada yang selalu Yong Soon gunakan jika memanggilnya untuk mengejeknya.

“Oh..begitu ya Yeon Ji Noona…”kembali dia membalasku, aku menatapnya tajam sambil bertolak pinggang begitu pun juga dia yang sedang melotot padaku.

“Aisshh..sudah…sudah..Yeon Ji-ya…ada apa kau mencariku?”tanya Yong Soon padaku, begitu dia bertanya begitu aku jadi ingat tujuanku kemari, aku langsung tersenyum padaku.

“Temani aku menonton Beast!”seruku dengan senyuman mengembang di wajahku, dia menaikan alisnya menatapku heran.

“Bukannya kau Hottest…sejak kapan kau menjadi beauty??”tanyanya padaku.

“Ah itu tidak penting..yang penting temani aku…jebal…”seruku memohon padanya.

Yong Soon POV

Aku meninbang-nimbang tawaran Yeon Ji,kalau aku ikut kesana aku tidak mengerti apa-apa, aku tidak tahu tentang Beast tapi aku juga tidak enak menolak permintaannya. Aku melirik ke arah Kyu yang masih berdiri disampingku, dia menatapku dengan tatapan-kenapa-meminta-ijinku-hah dasar, dia itu tidak pernah apa bersikap perhatian sedikit saja, setidaknya beri tanggapan apa gitu.

“Ada SHINee juga loh!”seru Yeon Ji lagi dan kali ini aku langsung tersenyum. Ada SHINee berarti ada Taemin! Aisshh kenapa Minho Oppa tidak bilang.

“Jeongmal?”tanyaku sangat antusias.

Yeon Ji mengangguk dengan semangat. Ah sudah lama sekali tidak melihat Taemin, aku rindu padanya>.<

“Pergi saja tidak usah kembali!”seru Kyu kemudian berjalan meninggalkan kamarku menuju kamarnya dengan membanting pintu.

“Aku mau ikut!!!”seruku pada Yeon Ji dan aku lihat Yeon Ji tersenyum.

“Ne..kajja kita pergi…”seru Yeon Ji kemudian menarik tanganku pergi.

Huwaa..bisa melihat Taemin lagi…asyik ^^

 

Sungmin POV

“Tuh kan hyuk…pintu kamarku harus diganti lagi…”seru Sungmin hyung padaku begitu kami mendengar pintu kamar KyuMin dibanting.

“Hyung…lama-lama aku pusing dengan gaya pacaran mereka yang seperti itu…sebentar-bentar bertengkar hanya karena hal kecil lagi…pusing hyung…dorm tidak pernah tenang..”seru Hyukkie sambil mengacak-acak rambutnya frustasi.

Aku hanya mengangguk mengiyakan, hufft bagaimana caranya ya agar couple evil itu bisa menjalani hubungan selayaknya sepasa kekasih yang normal? Padahal sudah empat tahun mereka pacaran tapi tetap saja seperti anak kecil, adegan romantis? Jangan harap, adegan kekerasan iya…

“Hyung…aku punya ide…”seru Siwon yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar sambil tersenyum.

 

Advertisements

5 thoughts on “FF: Our Secret Part 4

  1. Siwon kyak dedemit ya asal nongol..
    Thorr mo celoteh dikit nih, alur’a bagus gga kecepetan cuma disini penggunaan bahasa’a yg kurang coz disini pake bahasa gaul, terlalu informal..
    Over all bgus+kerenn aq suka..

    Next..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s